Leclerc: Ferrari belum tunjukkan kecepatan sesungguhnya

Kami belum tampil sekencang-kencangnya

Jakarta (ANTARA) – Charles Leclerc merasakan mobil Ferrari SF90 cukup kencang dan konsisten setelah beberapa kali mencuri perhatian ketika turun di tes pramusim di Sirkuit Catalunya, Barcelona.

Namun pebalap asal Monako itu mengatakan jika tim berjuluk kuda jingkrak itu belum menginjak pedal gas mereka dalam-dalam, demikian laman resmi Formula1.com pada Kamis malam.

“Mobil ini terasa nyaman, dari hari pertama keseimbangannya cukup bagus dan tidak berubah banyak hingga hari ini, jadi ini adalah hari yang positif,” kata Leclerc kepada media saat istirahat makan siang di Sirkuit Catalunya Kamis sebelum melanjutkan sesi siang tes pramusim.

Scuderia Ferrari mengalami hari buruk pada tes hari Rabu ketika Sebastian Vettel mengalami kecelakaan menyusul masalah di velg ban. Namun tim bermarkas di Maranello itu mendapati hasil positif ketika Leclerc mencatatkan waktu tercepat selama tes pramusim sejauh ini dengan waktu 1 menit 16,231 detik menggunakan ban kompon terlunak Michelin, C5.

“Jelas, saya kira seperti tim lain kami belum tampil sekencang-kencangnya. Masih ada sejumlah margin, sedikit tentunya di diri saya. Saya masih harus belajar, saya merasa nyaman dengan mobil lap demi lap dan dengan mobil itu sendiri, jadi kelihatan bagus saat ini.”

Leclerc mengaku cukup puas dengan performa tim sejauh ini.

“Saya kira kami terlihat kuat saat ini. Entah tim lain berpura-pura atau tidak kami tidak tahu dan kami akan tahu di babak kualifikasi. Tapi untuk sekarang kami cukup senang dengan pekerjaan yang kami lakukan,” kata Leclerc.

Catatan waktu Leclerc hari itu lebih cepat hampir satu detik dibandingkan catatan waktu rekan satu timnya, Vettel, yang diciptakan pada tes pramusim 2018.

Leclerc bergabung dengan Ferrari musim ini menggantikan Kimi Raikkonen yang bertukar kursi dengannya di Alfa Romeo.

Baca juga: McLaren kembali tercepat di Catalunya, Vettel alami kecelakaan

Baca juga: Russell: Williams tawarkan banyak potensi pengembangan

Baca juga: Red Bull jalani hari produktif dengan Honda di Catalunya

Pewarta:
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Leclerc kembali tercepat di tes pramusim Catalunya

Jakarta (ANTARA) – Charles Leclerc membawa Ferrari kembali tercepat di tes pramusim F1 2019 di Sirkuit Catalunya, Barcelona, Kamis waktu setempat.

Pebalap asal Monako itu mencatatkan waktu terbaiknya 1 menit 16,231 menggunakan ban Michelin kompon terlunak C5 di sesi pagi pada hari ketiga pekan kedua tes pramusim di Catalunya, demikian laman resmi Formula1.com Jumat pagi.

Catatan waktu Leclerc hari itu, waktu tercepat selama tes pramusim digelar di Catalunya, mendekati catatan Lewis Hamilton ketika merebut pole position di GP Spanyol 2018 dengan margin 0,058 detik.

Namun ketika tiga puluh menit tersisa di sesi siang, mobil SF90 yang dia kendarai mengalami kendala dan mogok, dengan asap keluar dari bagian buritan, di tikungan 8.

Pebalap Red Bull Pierre Gasly juga mengalami hari buruk. Pebalap asal Prancis itu mengalami kecelakaan menghantam pembatas di tikungan 9 sehingga menghancurkan sayap depan dan belakang mobil RB15 yang dia kendarai.

Insiden yang menimpa Leclerc dan Gasly menyebabkan jalannya tes sempat dihentikan dua kali. Kemudian insiden ketiga yang menyebabkan bendera merah dikibarkan kembali menimpa Lance Stroll dari Racing Point ketika mobil RP19-nya mogok di trek.

Romain Grosjean juga mengalami masalah dengan knalpot mobil Hass VF-19 yang menghentikan sesi tesnya setelah menempuh 16 putaran.

Sementara itu, Mercedes masih menyimpan rapat-rapat potensi kecepatan mobilnya, walaupun Lewis Hamilton sempat pertama kali mencatatkan waktu tercepat di sesi pagi dengan 1 menit 18,097 detik menggunakan ban kompon terkeras kedua C2.

Sementara sebagian besar tim memfokuskan tes hari itu untuk uji jarak panjang di sesi siang, waktu terbaik di peringkat tiga besar tidak berubah hingga siang hari.

Leclerc memimpin diikuti oleh Alexander Albon dari Toro Rosso dan Lando Norris dari McLaren.

Gasly, sebelum mengalami kecelakaan, membuat waktu terbaik keempat. Sedangkan Daniel Ricciardo, yang turun di sesi siang menggantikan Nico Hulkenberg, mencatatkan waktu tercepat kelima dengan mobil Renault R.S.19.

Tim dan pebalap akan menyelesaikan tes pramusim di Catalunya pada hari terakhir, Jumat, sebelum berkonsentrasi untuk menghadapi balapan perdana F1 musim 2019 yang akan digelar di Melbourne, Australia pada 17 Maret nanti.

Hasil tes pramusim Sirkuit Catalunya, Barcelona, hari ketiga pekan kedua, Kamis (28/2):

1. Charles Leclerc MON Scuderia Ferrari Mission Winnow SF90 1m 16.231s 138 lap
2. Alexander Albon THA Red Bull Toro Rosso Honda STR14 1m 16.882s 118 lap
3. Lando Norris GBR McLaren F1 Team MCL34 1m 17.084s 84 lap
4. Pierre Gasly FRA Aston Martin Red Bull Racing Honda RB15 1m 17.091s 65 lap
5. Daniel Ricciardo AUS Renault F1 Team R.S.19 1m 17.204s 65 lap**
6. Nico Hulkenberg GER Renault F1 Team R.S.19 1m 17.496s 73 lap*
7. Lance Stroll CAN SportPesa Racing Point F1 Team RP19 1m 17.556s 103 lap
8. Antonio Giovinazzi ITA Alfa Romeo Racing C38 1m 17.639s 71 lap
9. Romain Grosjean FRA Rich Energy Haas F1 Team VF-19 1m 17.854s 16 lap**
10. Lewis Hamilton GBR Mercedes AMG Petronas Motorsport W10 1m 18.097s 85 lap*
11. George Russell GBR ROKiT Williams Racing FW42 1m 18.130s 140 lap
12. Kevin Magnussen DEN Rich Energy Haas F1 Team VF-19 1m 18.199s 53 lap*
13. Valtteri Bottas FIN Mercedes AMG Petronas Motorsport W10 1m 18.960s 97 lap**

*hanya di sesi pagi
**hanya di sesi siang

Rekor Sirkuit Catalunya:
Lap tercepat: Lewis Hamilton Mercedes 1m16.173 (kualifikasi GP Spanyol)
Lap tercepat balapan: Daniel Ricciardo Red Bull 1m18.441 (2018)

Baca juga: Leclerc: Ferrari belum tunjukkan kecepatan sesungguhnya

Baca juga: Leclerc gantikan Raikkonen di Ferrari

Pewarta:
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

McLaren kembali tercepat di Catalunya, Vettel alami kecelakaan

Jakarta (ANTARA) – McLaren kembali menjadi mobil tercepat selama dua hari berturut-turut pada tes pramusim Formula 1 2019 pekan kedua di Sirkuit Catalunya, Barcelona, pada Rabu.

Carlos Sainz membawa mobil MCL33 pada hari kedua tes pekan kedua itu dengan waktu tercepat 1 menit 17,144 detik yang dia ciptakan pada sesi pagi untuk mengungguli pebalap Sergio Perez (Racing Point) dan Sebastian Vettel (Ferrari), dikutip dari laman resmi Formula1.com pada Kamis pagi.

Sainz menggunakan ban kompon terlunak kedua C4 seperti Perez, sementara Vettel menggunakan ban C3.

Waktu yang dicatatkan Sainz sementara ini menjadi rekor tercepat selama tes pramusim tahun ini digelar di Catalunya.

McLaren pada tes hari Selasa juga menjadi yang tercepat. Lando Norris, pebalap rookie McLaren itu menempuh waktu tercepat 1 menit 17,709 detik bersaing ketat dengan pebalap Red Bull Pierre Gasly dengan margin tipis 0,006 detik di peringkat dua.

Sementara itu, Vettel dalam tes hari Rabu mengalami kecelakaan ketika menggeber mobil Ferrari SF90-nya di lap ke-41.

Mobil yang ia kendarai menghantam pagar di tikungan tiga yang mengharuskan pebalap Jerman itu menjalani pemeriksaan medis, walaupun akhirnya dia dinyatakan tidak cedera.

Ferrari menyatakan bahwa insiden itu disebabkan oleh masalah mekanis, yang menimpa tak hanya Vettel namun juga mempengaruhi waktu Charles Leclerc, yang hanya mampu turun di trek pada 10 menit terakhir tes hari itu.

Di kala Ferrari mengalami hari buruk, sejumlah pebalap seperti Sainz, Kimi Raikkonen (Alfa Romeo), Romain Grosjean (Haas), Max Verstappen (Red Bull), Daniil Kvyat (Toro Rosso) dan Robert Kubica (Williams) melahap lebih dari 100 putaran hari itu.

Selain Vettel, dua pebalap lain mengalami kendala mobil dan menyebabkan bendera merah dikibarkan. Carlos Sainz, salah satunya, yang mengalami kendala dengan tekanan air mobil MCL33, sementara Verstappen menghentikan mobilnya di ujung lintasan pit sehingga harus ditarik oleh para mekanik ke dalam garasi.

Tes pramusim di Catalunya menyisakan dua hari dan akan berakhir pada Jumat. Sementara balapan pertama F1 musim 2019 akan digelar 17 Maret di Melbourne, Australia.

Hasil tes pramusim hari kedua pekan kedua di Sirkuit Cataluya, Barcelona, Spanyol, Rabu (27/2)

1. Carlos Sainz Jr. ESP McLaren F1 Team MCL34 1m 17.144s 130 lap
2. Sergio Perez MEX SportPesa Racing Point F1 Team RP19 1m 17.842s 88 lap
3. Sebastian Vettel GER Scuderia Ferrari Mission Winnow SF90 1m 18.195s 40 lap*
4. Kimi Raikkonen FIN Alfa Romeo Racing C38 1m 18.209s 113 lap
5. Romain Grosjean FRA Rich Energy Haas F1 Team VF-19 1m 18.330s 120 lap
6. Max Verstappen NED Aston Martin Red Bull Racing Honda RB15 1m 18.395s 128 lap
7. Daniil Kvyat RUS Red Bull Toro Rosso Honda STR14 1m 18.682s 101 lap
8. Valtteri Bottas FIN Mercedes AMG Petronas Motorsport W10 1m 18.941s 74 lap*
9. Lewis Hamilton GBR Mercedes AMG Petronas Motorsport W10 1m 18.943s 102 lap**
10. Nico Hulkenberg GER Renault F1 Team R.S.19 1m 19.056s 58 lap**
11. Robert Kubica POL ROKiT Williams Racing FW42 1m 19.367s 130 lap
12. Daniel Ricciardo AUS Renault F1 Team R.S.19 1m 22.597s 72 lap*
13. Charles Leclerc MON Scuderia Ferrari Mission Winnow SF90 Tak ada catatan waktu 1 lap**

*hanya sesi pagi
**hanya sesi siang

Rekor Sirkuit Catalunya:
Lap tercepat: Lewis Hamilton Mercedes 1m16.173 (kualifikasi GP Spanyol)
Lap tercepat balapan: Daniel Ricciardo Red Bull 1m18.441 (2018)

Baca juga: Alonso kembali ke F1 sebagai duta McLaren

Baca juga: Masalah tekanan oli hambat tes Mercedes di Catalunya
 

Pewarta:
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Alonso kembali ke F1 sebagai duta McLaren

Jakarta (ANTARA) – Tim McLaren F1 mengumumkan pada Rabu bahwa juara dunia dua kali Fernando Alonso akan menguji mobil balap F1 2019 McLaren dan membantu para pebalap dalam perannya sebagai duta baru McLaren.

Pebalap asal Spanyol itu pensiun dari balapan Formula 1 akhir musim lalu namun menghadiri sesi tes pramusim di Sirkuit Catalunya, Barcelona, pada Selasa.

McLaren menyatakan bahwa Alonso akan menjadi penasehat para pebalap tim berbasis di Woking itu, yaitu Carlos Sainz dan pebalap rookie Lando Norris serta para mekanik, dikutip dari Reuters pada Rabu.

“Dia juga akan membalap di sesi tes tertentu untuk membantu pengembangan mobil MCL34 dan MCL35 untuk musim 2020,” demikian pernyataan McLaren.

Alonso akan membalap di Indianapoli 500 pada Mei untuk tim McLaren dan mengincar gelar pebalap kedua setelah Graham Hill asal Inggris yang memenangi gelar Triple Crown dunia otomotif.

Setelah menjuarai balapan Le Mans 24 Hours dan Monaco Grand Prix, Alonso mengincar gelar juara Indianapolis sebagai bagian dari tiga gelar juara tersebut.

“Fernando adalah bagian dari keluarga McLaren,” kata bos McLaren Zak Brown dalam pernyataan.

“Dia telah menorehkan catatan di sejarah tim dan terus melanjutkan ceritanya di McLaren, jadi sangat pantas jika kami meresmikan statusnya sebagai duta McLaren, bersama juara dunia dua kali Mika Hakkinen,” kata Brown.

Alonso, yang juga bergabung dengan Toyota di kejuaraan balap endurance (ketahanan), menyatakan bahwa McLaren seperti rumah spiritualnya dan ingin menjadi bagian dari tim itu untuk jangka panjang. Indianapolis adalah awal dari kolaborasi dia dengan McLaren.

“Saya sangat bersemangat untuk membina talenta muda, entah itu dengan tim saya sendiri atau membantu generasi baru pebalap Formula 1 di McLaren untuk mengeluarkan potensi sebenarnya dari mereka,” kata Alonso.

Baca juga: Alonso ukir prestasi di balap 14 Daytona

Pewarta:
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Russell: Williams tawarkan banyak potensi pengembangan

Mobil ini belum sempurna saat ini, tapi saya rasa dia tentunya memiliki potensi dan kami masih memiliki tiga hari untuk melakukannya

Jakarta (ANTARA) – Pebalap rookie asal Inggris George Russell melahap total 119 lap dengan mobil balap Williams FW42 di hari pertama pekan kedua tes pramusim di Sirkuit Catalunya, Barcelona, Selasa.

Walaupun finis di peringkat sembilan tercepat, dengan waktu tercepat 1 menit 19,662 detik, Russell melihat mobil FW42 itu masih menawarkan banyak potensi untuk dikembangkan ke depan, demikian laman resmi Formula1.com pada Rabu.

Menggunakan ban bekas dengan kompon terlunak C5 untuk membuat waktu tercepatnya itu, Russell mengungkapkan bahwa masih ada kesempatan untuk mengejar perkembangan mobil menyusul keterlambatan tim Williams untuk mengikuti tes pada pekan pertama.

“Jelas belum mengejar untuk pekan lalu ketika setiap orang di tingkat ini sudah berada di tahap mencari setelan keseimbangan, sedangkan kami masih harus memahami mobil, tapi saya merasa kita berada di tempat yang bagus,” kata Russell.

“Mobil ini belum sempurna saat ini, tapi saya rasa dia tentunya memiliki potensi dan kami masih memiliki tiga hari untuk melakukannya.”

Russell menjajal sejumlah kompon ban dalam tes hari itu mulai dari C3,C1, C4 dan C5.

“Kami menghabiskan satu set C4 dan satu set C5 namun keseimbangannya kurang tepat bagi kami. Kami masih memahami batasan dan apa yang dilakukan oleh kompon yang berbeda, jadi tidak ada alasan untuk khawatir jika kami tidak mendapatkan waktu lap yang seharusnya kami raih, karena hal itu akan datang,” kata Russel.

Pada pekan pertama tes, Williams melewatkan dua hari pertama dan mengalami tes yang berat dengan hanya menyelesaikan total 88 putaran.

“Setelah beberapa minggu terakhir, sangat melegakan bisa mengakhiri hari seperti hari ini, karena kami belajar banyak tentang mobil dengan bahan bakar rendah dan tinggi.”

“Ini memberikan indikasi yang bagus untuk bergerak maju beberapa hari ke depan, dan juga bagi semua orang di pabrik yang telah mendesain sejumlah upgrade,” kata dia.

Williams tahun lalu mengalami musim balapan terburuk mereka setelah hanya meraih tujuh poin dari 21 balapan F1 musim lalu dan finis di peringkat buncit konstruktor walaupun menggunakan mesin yang sama dengan tim juara Mercedes.

Williams memiliki pasangan pebalap baru, rookie asal Inggris Raya sekaligus juara Formula 2 George Russell dan pebalap Polandia Robert Kubica, yang kembali membalap di F1 setelah pulih dari cedera karena kecelakaan reli pada 2011.

T.A059/

Pewarta:
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Masalah tekanan oli hambat tes Mercedes di Catalunya

“Tapi saya lega bisa melakukan beberapa lap. Tim melakukan pekerjaan yang sangat bagus untuk membuat mobil berjalan lagi. Sangat penting untuk merasakan paket aerodinamika yang baru.”

Jakarta (ANTARA) – Tim Mercedes-AMG F1 dirundung masalah tekanan oli mobil ketika turun di hari pertama tes pramusim pekan kedua di Sirkuit Catalunya, Barcelona, Selasa.

Pebalap asal Finlandia Valtteri Bottas hanya mampu menyelesaikan tujuh putaran ketika mobil balap W10 yang ia kendarai harus mogok hampir sepanjang sesi siang tes karena mengalami masalah tekanan oli, demikian laman resmi Formula1.com pada Rabu.

Sementara Lewis Hamilton mendapati tes hari itu tanpa masalah, menguji paket aerodinamika baru untuk menghadapi GP Australia serta menyelesaikan 83 putaran dengan waktu terbaik 1 menit 20,332 detik di P12.

Bottas hanya melewati tiga tikungan sebelum mobilnya mogok dan harus meninggalkannya di pinggir trek.

Setelah mobil W10 ditarik ke pit dan masalah tekanan oli diperiksa, Mercedes memutuskan untuk menghabiskan sesi siang dengan memberikan power unit baru ke mobil Bottas, yang hanya mampu menikmati enam lap sebelum tes usai sore itu.

“Sayang sekali, setelah reliabilitas yang tak ada masalah empat hari pekan lalu, saya menghabiskan sebagian besar hari ini menunggu ketika kami memiliki masalah tekanan oli di lap pertama dan harus mengganti power unit,” kata Bottas.

“Tapi saya lega bisa melakukan beberapa lap. Tim melakukan pekerjaan yang sangat bagus untuk membuat mobil berjalan lagi. Sangat penting untuk merasakan paket aerodinamika yang baru.”

Hamilton, sementara itu, membahas kemajuan keseimbangan mobil W10 yang sempat dibilang Bottas seperti menyeimbangkan sebuah pisau pekan lalu.

“Mobil terasa relatif bagus,” kata Hamilton. “Perbaikan terasa dari pekan lalu, yang mana adalah langkah bagus. Ban juga bekerja lebih baik sekarang karena suhu trek yang sedikit lebih tinggi. Kami harus terus menganalisa semuanya dan terus berjuang.”

Direktur teknis Mercedes James Allison merefleksikan hasil tes hari itu.

“Selain mengalami masalah (tekanan oli), kami melakukan sesuatu yang berguna,” kata Allison. “Kami mendapati bahwa mobil bersikap sedikit berbeda dengan paket baru. Kami berharap untuk menjalani hari tanpa masalah besok dan rasa yang lebih baik dari apa yang bisa dilakukan mobil itu.”

Tes kurang berjalan mulus juga bagi Ferrari hari itu saat mobil SF90 Charles Leclerc harus menghabiskan waktu di pagi hari di dalam garasi karena mengalami masalah pendingin mobil dan hanya mampu menyelesaikan total 29 lap.

Sebastian Vettel, akan tetapi, menikmati sesi siang tanpa masalah dan finis di peringkat empat.

Pewarta:
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

McLaren dan Red Bull bersaing ketat pada pekan kedua tes Catalunya

Jakarta (ANTARA) – Pebalap McLaren Lando Norris menjadi pebalap tercepat bersaing ketat dengan Pierre Gasly (Red Bull Racing) pada hari pertama tes pramusim pekan kedua Formula 1 2019 di Sirkuit Catalunya, Barcelona, Selasa,

Pebalap rookie McLaren itu menempuh waktu tercepat 1 menit 17,709 detik sementara Gasly dengan 1 menit 17,715 detik di peringkat dua, dikutip dari laman resmi Formula1.com pada Rabu dini hari.

Mobil McLaren MCL33 yang dikendarai Norris sempat terhenti di trek dua kali setelah sebelumnya mengalami masalah hidrolik pada sesi pagi.

Norris memperbaiki catatan waktunya pada sesi siang untuk menggeser Gasly ke peringkat dua dengan margin tipis 0,006 detik. Gasly, pebalap asal Prancis, sejauh ini mencatatkan waktu terbaik untuk Red Bull.

Di tempat ketiga ada Lance Stroll dari Racing Point dengan waktu 1 menit 17, 824 detik.

Sementara itu, Mercedes mengalami masalah tekanan oli di mobil Valtteri Bottas yang membuat pebalap asal Finlandia itu harus menunggu di garasi hampir sepanjang sesi siang. Mercedes kemudian memutuskan untuk mengganti power unit baru untuk diuji Bottas, yang hanya mampu menjalani tujuh putaran hari itu.

Sementara rekan satu tim Lewis Hamilton melakukan 83 lap dengan waktu terbaik 1 menit 20,332 di P12.

Tes kurang berjalan mulus juga bagi Ferrari hari itu saat mobil SF90 Charles Leclerc harus menghabiskan waktu di pagi hari di dalam garasi karena mengalami masalah pendingin mobil.

Sebastian Vettel, akan tetapi, menikmati sesi siang tanpa masalah dan finis di peringkat empat.

Kemudian ada Williams, yang sempat melewatkan dua hari di pekan pertama, namun menikmati hari produktif di pekan kedua dengan melahap 119 lap dengan mobil FW42 mereka.  George Russel mengakhiri tes di P9 dengan waktu terbaiknya 1 menit 19,662 detik.

Pebalap Renault Niko Hulkenberg masih memiliki waktu tercepat di tes pramusim, 1 menit 17,393 detik, yang dia ciptakan di hari terakhir pekan pertama tes.

Hasil lengkap tes pramusim hari pertama pekan kedua di Sirkuit Catalunya, Barcelona, Selasa (26/2):
1. Lando Norris GBR McLaren F1 Team MCL34 1m17.709s 80 lap
2. Pierre Gasly FRA Aston Martin Red Bull Racing Honda RB15 1m17.715s 136 lap
3. Lance Stroll CAN SportPesa Racing Pont F1 Team RP19 1m17.824s 82 lap
4. Sebastian Vettel GER Scuderia Ferrari Mission Winnow SF90 1m17.925s 81 lap**
5. Antonio Giovinazzi ITA Alfa Romeo Racing C38 1m18.589s 99 lap
6. Alexander Albon THA Red Bull Toro Rosso Honda STR14 1m18.649s 103 lap
7. Charles Leclerc MON Scuderia Ferrari Mission Winnow SF90 1m18.651s 29 lap*
8. Kevin Magnussen DEN Rich Energy Haas F1 Team VF-19 1m18.769s 131 lap
9. George Russell GBR ROKiT Williams Racing FW42 1m19.662s 119 lap
10. Daniel Ricciardo AUS Renault F1 Team R.S.19 1m20.107s 77 lap**
11. Valtteri Bottas FIN Mercedes AMG Petronas Motorsport W10 1m20.167s 7 lap**
12. Lewis Hamilton GBR Mercedes AMG Petronas Motorsport W10 1m20.332s 83 lap*
13. Nico Hulkenberg GER Renault F1 Team R.S.19 1m20.348s 80 lap*

* hanya di sesi pagi
** hanya di sesi siang

Rekor Sirkuit Catalunya:
Lap tercepat: Lewis Hamilton Mercedes 1m16.173 (kualifikasi GP Spanyol)
Lap tercepat balapan: Daniel Ricciardo Red Bull 1m18.441 (2018)

Waktu tercepat tes pramusim:
Nico Hulkenberg Renault 1m 17.393s

Baca juga: Hulkenberg bawa Renault tercepat di pekan pertama tes pramusim
Baca juga: Leclerc pandang tim rival masih “berpura-pura” di tes pramusim

 

Pewarta:
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Red Bull jalani hari produktif dengan Honda di Catalunya

Jakarta (ANTARA) – Pebalap Red Bull Racing Pierre Gasly menjalani hari produktif dengan mobil RB15 bermesin Honda yang dia kendarai pada hari pertama pekan kedua tes pramusim F1 2019 di Sirkuit Catalunya, Barcelona, Selasa.

Pebalap asal Prancis itu melahap total 136 lap, paling banyak di antara pebalap lain, dengan waktu terbaik kedua 1 menit 17,715 detik di peringkat dua, dikutip dari Reuters pada Rabu dini hari.

Terpaut margin tipis 0,006 detik dari pebalap McLaren Lando Norris di peringkat pertama, Gasly cukup puas dengan catatan waktu yang dia ciptakan dengan menggunakan ban kompon lebih keras dari yang dipakai Norris.

Kepala tim Red Bull Racing Christian Horner mengakui puas dengan hasil positif tes hari itu.

“Kami berhasil menjalani kurang lebih semua program kami,” kata Horner. “Jarang-jarang kalian bisa menyelesaikan hal yang direncanakan pagi hari pada siang harinya.”

“Honda jelas melakukan pekerjaan yang super. Kami sangat terkesan di semua bagian produk ini sejauh ini,” kata Horner.

“Masih ada progres yang ingin kami lakukan untuk mengejar para pebalap teratas, tapi ini jelas awal dari start yang bagus,” kata Horner soal kemitraannya dengan Honda.

Red Bull berpisah dengan Renault sebagai pemasok power unit pada akhir musim lalu setelah didera isu reliabilitas mesin.

Pada hari pertama di pekan kedua di Catalunya, pebalap McLaren Lando Norris menjadi pebalap tercepat hari itu.

Mobil pebalap McLaren itu sempat dua kali mogok di trek, yang pertama kali disebabkan oleh masalah hidrolik.

Fernando Alonso, juara dunia dua kali asal Spanyol yang meninggalkan McLaren dan pensiun akhir tahun lalu, ikut menyaksikan tes pramusim hari itu.

Pebalap Kanada Lance Stroll finis di P3 menggunakan kompon ban paling lunak C5 untuk menungguli pebalap Ferrari Sebastian Vettel di peringkat empat dengan kompon ban lebih keras C3.

Juara dunia lima kali Lewis Hamilton dengan Mercedes W10 menjadi pebalap terlambat kedua di belakang Valtteri Bottas.

Mercedes masih terlihat pelan karena mereka sedang fokus menguji mobil jarak jauh. Selain itu mereka juga menguji banyak bagian aerodinamika mobil dengan membawa sayap depan baru, moncong dan dasar mobil yang berbeda dari yang mereka uji pekan lalu.

Kemudian ada Williams, yang sempat melewatkan dua hari di pekan pertama, namun menikmati hari produktif di pekan kedua dengan melahap 119 lap dengan mobil FW42 mereka. George Russel mengakhiri tes di P9 dengan waktu terbaiknya 1 menit 19,662 detik.

Walaupun hari ini menjadi yang paling lambat, pebalap Renault Niko Hulkenberg masih memiliki waktu tercepat di tes pramusim, 1 menit 17,393 detik, yang dia ciptakan di hari terakhir pekan pertama tes.

Hasil lengkap tes pramusim hari pertama pekan kedua di Sirkuit Catalunya, Barcelona, Selasa (26/2):
1. Lando Norris GBR McLaren F1 Team MCL34 1m17.709s 80 lap
2. Pierre Gasly FRA Aston Martin Red Bull Racing Honda RB15 1m17.715s 136 lap
3. Lance Stroll CAN SportPesa Racing Pont F1 Team RP19 1m17.824s 82 lap
4. Sebastian Vettel GER Scuderia Ferrari Mission Winnow SF90 1m17.925s 81 lap**
5. Antonio Giovinazzi ITA Alfa Romeo Racing C38 1m18.589s 99 lap
6. Alexander Albon THA Red Bull Toro Rosso Honda STR14 1m18.649s 103 lap
7. Charles Leclerc MON Scuderia Ferrari Mission Winnow SF90 1m18.651s 29 lap*
8. Kevin Magnussen DEN Rich Energy Haas F1 Team VF-19 1m18.769s 131 lap
9. George Russell GBR ROKiT Williams Racing FW42 1m19.662s 119 lap
10. Daniel Ricciardo AUS Renault F1 Team R.S.19 1m20.107s 77 lap**
11. Valtteri Bottas FIN Mercedes AMG Petronas Motorsport W10 1m20.167s 7 lap**
12. Lewis Hamilton GBR Mercedes AMG Petronas Motorsport W10 1m20.332s 83 lap*
13. Nico Hulkenberg GER Renault F1 Team R.S.19 1m20.348s 80 lap*

* hanya di sesi pagi
** hanya di sesi siang

Rekor Sirkuit Catalunya:
Lap tercepat: Lewis Hamilton Mercedes 1m16.173 (kualifikasi GP Spanyol)
Lap tercepat balapan: Daniel Ricciardo Red Bull 1m18.441 (2018)

Waktu tercepat tes pramusim:
Nico Hulkenberg Renault 1m 17.393s

Baca juga: McLaren dan Red Bull bersaing ketat pada pekan kedua tes Catalunya
 

Pewarta:
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Espargaro terkesan dengan potensi motor KTM

Jakarta (ANTARA News) – Pol Espargaro (Red Bull KTM Factory Racing) mengaku terkesan dengan potensi motor KTM setelah menyelesaikan hari terakhir tes pramusim MotoGP di Sirkuit Losail, Qatar, Senin, di peringkat tujuh.

Espargaro mencatatkan waktu tercepat ketujuh dengan 1 menit 54,770 detik, atau selisih 0,562 detik dari Maverick Vinales (Monster Energy Yamaha MotoGP) di P1, demikian laman resmi MotoGP.com Selasa pagi.

Selisih setengah detik dan berada di P8 dengan waktu kombinasi membuat Espargaro terkesan dengan potensi motor KTM musim ini.

“Saya terkesan dengan potensi motor kami dan apa yang telah kami jalani di sini,” kata Espargaro.

“Ini adalah trek di mana kami biasanya kesulitan di tahun-tahun sebelumnya…. Saya cukup terkesan, kami melakukan pekerjaan yang bagus, lap yang bagus, ritme yang bagus. Motor terasa bagus dan kami berada di sepuluh besar,” kata Espargaro.

Catatan MotoG tahun lalu menunjukkan bahwa pebalap KTM terdepan finis 31 detik setelah pemenang GP Qatar Andrea Dovizioso tahun lalu.

Lalu apakah pebalap KTM bernomor 44 itu beranggapan bisa mempertahankan kecepatannya dan menempel pebalap terdepan musim ini?

“Saya tidak tahu dalam satu pekan ini semuanya bisa berubah,” kata dia.

Walaupun demikian, Espargaro melihat hasil tes kali ini positif dan mereka memiliki target yang bagus di balapan nanti.

Namun demikian, Espargaro mengaku kendala utama KTM saat ini adalah di bagian depan motor ketika menggunakan ban lunak.

Mungkin juga kondisi berpengaruh karena di sejumlah tes sebelumnya para pebalap KTM sering terjatuh dari motor.

“Semua orang dihadapi kondisi seperti itu, dan kami harus melakukan yang terbaik dan meraih performa bagus di balapan tapi juga keselamatan sehingga kami tidak kehilangan poin-poin pertama di musim ini,” kata dia.

Usai tes pramusim di Qatar, para pebalap MotoGP akan memusatkan perhatiannya menghadapi race pertama musim 2019 di Qatar yang digelar pada 10 Maret nanti.

Baca juga: Rossi puas dengan progres Yamaha di Qatar

Baca juga: Vinales tercepat hari terakhir tes pramusim di Qatar

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Vinales tercepat hari terakhir tes pramusim di Qatar

Jakarta (ANTARA News) – Maverick Vinales (Monster Energy Yamaha MotoGP) kembali menjadi yang tercepat dan menyelesaikan hari terakhir tes pramusim di Sirkuit Losail, Qatar, Senin, dengan waktu terbaik 1 menit 54,208 detik.

Vinales, pebalap tercepat di hari pertama dan ketiga tes, ditempel ketat oleh pebalap rookie Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) di tempat kedua, demikian laman resmi MotoGP pada Selasa pagi.

Sementara itu, juara dunia Moto GP musim lalu Marc Marquez (Repsol Honda Team) membuat kemajuan di hari terakhir dengan finis di peringkat tiga diikuti oleh Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha MotoGP) di P4.

Rekan satu tim Marquez, Jorge Lorenzo, yang masih memulihkan diri dari cedera, finis di peringkat lima besar.

Yamaha menjadi yang tercepat di hari terakhir tes di Qatar dengan Vinales menyelesaikan 50 lap dan Rossi 38 putaran.

Rossi cukup puas dengan hasil positif tes namun rekan satu timnya menyatakan Yamaha masih perlu memperbaiki daya cengkeram motor (edge grip) karena dianggap masih kalah dengan motor pesaing lainnya.

Quartararo menyelesaikan 48 lap dan catatan waktunya lebih baik dari hari kedua. Bersama rekan satu tim Franco Morbidelli yang finis di P6 hari ini mereka menunjukkan progres bagus dari kedua tim Yamaha, yang semua pebalapnya berada di peringkat enam besar tercepat hari ini.

Marc Marquez di tempat ketiga dengan waktu 1 menit 54,613 dan total 53 lap, untuk menguji ketahanan jarak panjang ketika dia masih memulihkan diri dari cedera bahu.
Baca juga: Marquez: Honda buat kemajuan besar di setup motor

Catatan waktu Lorenzo terpaut 0,040 dari Marquez dan 0,002 dari Rossi setelah hasil buruk di dua hari pertama tes dan finis di luar 15 besar.

Sementara itu Danilo Petrucci (Mission Winnow Ducati Team) menjadi yang tercepat di antara pebalap dengan mesin Borgo Panigale. Pebalap Italia itu finis di P9 dengan total 43 lap, sedangkan rekannya Andrea Dovizioso turun di P15 dengan total 50 lap.

Keduanya memfokuskan tes untuk menempuh jarak panjang dan menjajal setup motor Ducati mereka.

Alex Rins (Team Suzuki Ecstar), yang tercepat di hari kedua, kali ini finis di P11 dengan waktu 1 menit 54,852 detik dengan total 41 lap. Rekan satu tim Joan Mir menjadi pebalap rookie tercepat kedua di P12.
Baca juga: Rins bawa Suzuki tercepat pada hari kedua tes pramusim di Qatar

Sebanyak 15 pebalap teratas mengakhiri tes hari pamungkas di Qatar dengan selisih catatan waktu satu detik. KTM pun berada di peringkat sepuluh besar dan rookie Quartararo sepertinya tidak bisa diremehkan.

Usai tes pramusim di Qatar, para pebalap MotoGP akan memusatkan perhatiannya menghadapi race pertama musim 2019 di Qatar yang digelar pada 10 Maret nanti.

Berikut hasil lengkap hari ketiga tes pramusim di Sirkuit Losail, Qatar, Senin (25/2)

1    = Maverick Viñales ESP Monster Yamaha (YZR-M1) 1m 54.208s [Lap 25/50]
2    = Fabio Quartararo FRA Petronas Yamaha SRT (YZR-M1)* 1m 54.441s +0.233s [28/48]
3    = Marc Marquez ESP Repsol Honda (RC213V) 1m 54.613s +0.405s [30/53]
4    = Valentino Rossi ITA Monster Yamaha (YZR-M1) 1m 54.651s +0.443s [35/38]
5    = Jorge Lorenzo ESP Repsol Honda (RC213V) 1m 54.653s +0.445s [26/33]
6    = Franco Morbidelli ITA Petronas Yamaha SRT (YZR-M1) 1m 54.660s +0.452s [42/61]
7    = Pol Espargaro ESP Red Bull KTM Factory (RC16) 1m 54.770s +0.562s [27/37]
8    ^4 Takaaki Nakagami JPN LCR Honda (RC213V) 1m 54.789s +0.581s [48/50]
9    1 Danilo Petrucci ITA Ducati Team (Desmosedici) 1m 54.818s +0.610s [19/43]
10    ^6 Jack Miller AUS Pramac Ducati (Desmosedici) 1m 54.851s +0.643s [47/47]
11    2 Alex Rins ESP Suzuki Ecstar (GSX-RR) 1m 54.852s +0.644s [28/41]
12    2 Joan Mir SPA Suzuki Ecstar (GSX-RR)* 1m 54.997s +0.789s [37/38]
13    2 Francesco Bagnaia ITA Pramac Ducati (Desmosedici)* 1m 55.074s +0.866s [30/47]
14    1 Tito Rabat ESP Reale Avintia (Desmosedici) 1m 55.229s +1.021s [52/66]
15    1 Andrea Dovizioso ITA Ducati Team (Desmosedici) 1m 55.233s +1.025s [32/50]
16    1 Andrea Iannone ITA Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 1m 55.343s +1.135s [21/39]
17    = Cal Crutchlow GBR LCR Honda (RC213V) 1m 55.690s +1.482s [25/39]
18    = Miguel Oliveira POR Red Bull KTM Tech3 (RC16)* 1m 55.773s +1.565s [28/28]
19    = Aleix Espargaro ESP Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 1m 55.814s +1.606s [28/54]
20    ^3 Bradley Smith GBR Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 1m 56.072s +1.864s [37/38]
21    1 Karel Abraham CZE Reale Avintia (Desmosedici) 1m 56.121s +1.913s [26/50]
22    1 Johann Zarco FRA Red Bull KTM Factory (RC16) 1m 56.162s +1.954s [32/42]
23    1 Hafizh Syahrin MAL Red Bull KTM Tech3 (RC16) 1m 56.371s +2.163s [25/42]

*Rookie

Waktu tercepat hari kedua:
Alex Rins SPA Suzuki 1m 54.593s

Waktu tercepat hari pertama:
Maverick Vinales SPA Yamaha 1m 55.051s

Rekor resmi MotoGP Qatar
Lap terbaik:
Johann Zarco FRA Yamaha 1m 53.680 (2018)
Lap tercepat ketika balapan:
Jorge Lorenzo SPA Yamaha 1m 54.927 (2016)
Baca juga: Crutchlow: Hari kedua lebih baik, tapi masih perlu banyak perbaikan
 

Pewarta: A059
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sirkuit Mandalika tidak untuk Formula 1

Sejak semula kami memang fokus pada perlombaan sepeda motor

Jakarta (ANTARA News) – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia Persero (ITDC) memastikan pembangunan Sirkuit Mandalika di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), hanya ditujukan untuk menggelar perlombaan MotoGP dan tidak untuk Formula 1.

“Sejak semula kami memang fokus pada perlombaan sepeda motor. Para penggemar olahraga sepeda motor di Indonesia juga lebih banyak. Dorna sebagai pemilik lisensi MotoGP juga sudah lama berkeinginan masuk ke Indonesia,” kata Direktur Utama ITDC Abdulbar M Mansyur di Jakarta, Senin, selepas bertemu dengan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi.

Meskipun hanya fokus pada penyelenggaraan MotoGP, Abdulbar mengaku perusahaan BUMN di bidang pariwisata itu juga telah menjalin kontrak penyelenggaraan Motul Superbike (SBK) sebagai satu paket penyelenggaraan.

“Kontrak kami dengan Dorna pada MotoGP itu selama lima tahun dan ada pilihan untuk perpanjangan kontrak. Penggemar MotoGP tentu berbeda dengan penggemar Superbike,” katanya.

Abdulbar menyatakan penyelenggaraan perlombaan Superbike akan berlangsung dalam waktu yang berdekatan dengan MotoGP agar terdapat efisiensi biaya penyelenggaraan.

Abdulbar mengatakan pembangunan sirkuit Mandalika sepanjang 4,32 kilometer itu akan dimulai pada September 2019 oleh perusahaan konstruksi asal Prancis Vinci.

“Tapi sebelum dibangun, kami akan melakukan homologasi dan pengesahan lintasan ke Federasi Sepeda Motor Internasional (FIM) dalam waktu dekat. Setelah itu, persiapan pra-konstruksi, pelelangan dan pengadaan. Kaim menargetkan pengerjaan fisik dimulai pada September atau Oktober,” katanya tentang sirukuit yang juga akan dipakai sebagai jalan umum di luar waktu penyelenggaraan.

“Kami akan membentuk badan usaha bernama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) sebagai operator penyelenggaraan MotoGP dan lomba lain di Mandika. ITDC merupakan pemilik tanah di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika. Kami yang menandatangani kontrak karena badan itu belum terbentuk,” kata Abdulbar.

Baca juga: Menpora dorong keterlibatan masyarakat dukung MotoGP Mandalika

Baca juga: Pembangunan sirkuit MotoGP Mandalika jalan terus

Baca juga: ITDC alokasikan Rp700 miliar untuk lintasan MotoGP di Mandalika

Pewarta: Imam Santoso
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menpora dorong keterlibatan masyarakat dukung MotoGP Mandalika

Indonesia menjadi negara yang layak dan pantas jadi tuan rumah MotoGP

Jakarta (ANTARA News) – Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi berjanji mendorong lebih banyak partisipasi masyarakat luas, termasuk sponsor, untuk mendukung penyelenggaraan MotoGP di kawasan Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada Maret 2021.

“Pemerintah tentu akan bersama-sama nanti mendorong dan mengajak partisipasi publik yang lebih luas lagi agar hajat MotoGP itu memberikan gambaran bagi dunia bahwa Indonesia menjadi negara yang layak dan pantas jadi tuan rumah MotoGP,” kata Menpora ketika menerima Direktur PT Pengembangan Pariwisata Indonesia Persero/Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Abdulbar M Mansyur di Jakarta, Senin.

Menpora mengatakan penyelenggaraan MotoGP di Indonesia menjadi impian bagi seluruh masyarakat Indonesia selain dari pihak Dorna selaku pemilik hak komersial dan penyiaran yag ingin menggelar kembali MotoGP di Tanah Air.

“Pemerintah mengharapkan penyelenggaraan MotoGP berdampak luas bukan hanya bidang prestasi olahraga melainkan juga sektor ekonomi pariwisata serta pemasaran Indonesia,” kata Menpora.

Baca juga: Menpora harapkan kajian Sirkuit Mandalika selesai 2018

Abdulbar mengatakan pembangunan sirkuit Mandalika sepanjang 4,32 kilometer itu akan dimulai pada September 2019 oleh perusahaan konstruksi asal Prancis Vinci.

“Tapi sebelum dibangun, kami akan melakukan homologasi dan pengesahan lintasan ke Federasi Sepeda Motor Internasional (FIM) dalam waktu dekat. Setelah itu, persiapan pra-konstruksi, pelelangan dan pengadaan. Kaim menargetkan pengerjaan fisik dimulai pada September atau Oktober,” katanya.

Abdulbar mengatakan biaya konstruksi sirkuit MotoGP Mandalika masih dalam penghitungan tim konstruksi. “Tapi, pembangunan infrastruktur seperti jalan, penerangan, dan pengolahan limbah kawasan membutuhkan biaya Rp4,5 triliun,” katanya.

Indonesia, lanjut Abdulbar, harus membayar uang sewa hak komersial dan lisensi kepada Dorna Sports sebesar sembilan Euro per tahun atau mencapai lebih dari Rp143 miliar. “Itu adalah biaya sewa total karena urusan transportasi dan penginapan para pebalap sudah diatur oleh Dorna. Kami tidak perlu lagi mengurusinya,” katanya.

Meskipun harus membayar biaya lisensi itu, PT ITDC akan mendapatkan keuntungan dari biaya penyiaran, suvenir dan sejumlah hal lain dari penyelenggaraan MotoGP di Mandalika.

Baca juga: ITDC targetkan sirkuit Mandalika siap digunakan untuk MotoGP 2021

“Mungkin, Dorna lebih melihat kami dibanding Thailand karena kami adalah Badan Usaha Milik Negara dan Indonesia punya pasar yang potensial bagi MotoGP,” katanya.

Selain kontrak lima tahun penyelenggaraan MotoGP, PT ITDC juga telah menyepakati kontrak penyelenggaraan World Super Bike Motul untuk lima tahun mulai 2021.

“Kami akan membentuk badan usaha bernama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) sebagai operator penyelenggaraan MotoGP dan lomba lain di Mandika. ITDC merupakan pemilik tanah di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika. Kami yang menandatangani kontrak karena badan itu belum terbentuk,” kata Abdulbar.

Baca juga: Pembangunan sirkuit motogp Mandalika dimulai 2019

Baca juga: ITDC alokasikan Rp700 miliar untuk lintasan MotoGP di Mandalika

Pewarta: Imam Santoso
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Marquez: Honda buat kemajuan besar di setup motor

Jakarta (ANTARA News) – Juara dunia MotoGP 2018 Marc Marquez (Repsol Honda Team) mengatakan Honda membuat perkembangan signifikan ketika dia memperbaiki catatan waktunya di hari kedua tes pramusim MotoGP 2019 di Qatar, Minggu.

Marquez, yang pada hari pertama tes finis P10, pada hari kedua mencatatkan waktu 1 menit 55,004 detik untuk menjadi pebalap tercepat kelima, demikian laman resmi MotoGP.com pada Senin.

“Saya senang karena ini kali pertama dan hari pertama saya melakukan banyak lap dengan kondisiku yang lumayan bagus,” kata Marquez.

Marquez, yang sedang dalam pemulihan dari cedera bahu kiri, menyelesaikan 57 lap hari itu, paling banyak di antara pebalap yang berada di peringkat 16 besar.

“Tentu terasa sedikit sakit tapi ini normal, masih ada dua pekan (sebelum balapan). Di luar itu kami membuat kemajuan besar di setup motor dan rasanya, sekarang dengan ritme ini saya lebih dekat dari para pebalap teratas,” terang Marquez.

Marquez mengakui dia bukan lah yang tercepat di Qatar karena Honda masih mengalami kesulitan di Sirkuit Losail ketika tes pramusim.

Juara dunia tujuh kali itu melakukan uji coba banyak komponen di hari kedua. Dia dan tim mencoba untuk mencari tahu masalah di setingan motor yang menghambat mereka untuk melaju cepat di hari pembuka tes pramusim di Sirkuit Losail itu.

“Hari ini kami melakukan banyak hal. Pertama kami konsentrasi di setup motor karena kemarin kami gagal, kami jauh.”

“Kami melakukan kemajuan besar di sana, karena saya menemukan rasa yang bagus di motor dan mengendarainya dengan baik, kemudian kami menguji banyak sekali hal,” kata Marquez.

Honda juga menguji fairing dan paket aerodinamika mereka di hari kedua.

Di hari terakhir tes yang akan digelar Senin, Marquez berencana untuk mencari tahu bagaimana dia membalap di jarak panjang dengan cedera bahu yang dia alami.

“Kita akan lihat besok. Tentu ketika saya bangun tidur, bahu ini terasa lebih sakit daripada kemarin tapi ketika saya sampai di atas motor dia tidak menjadi masalah,” kata Marquez.

Hari terakhir tes pramusim di Qatar akan digelar Senin mulai pukul 16:00 (GMT+3) waktu setempat.

Baca juga: Kemarin, Marquez bergoyang diiringi angklung hingga Indonesia promosi wisata di Thailand

Baca juga: Marc Marquez goyang “Despacito” diiringi musik angklung (video)

Baca juga: Ridwan Kamil beri Marc Marquez hadiah kujang

Penerjemah: Aditya Eko Sigit Wicaksono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Crutchlow: Hari kedua lebih baik, tapi masih perlu banyak perbaikan

Jakarta (ANTARA News) – Pebalap LCR Honda Castrol Cal Crutchlow mengakhiri hari kedua tes pramusim di Sirkuti Losail, Qatar, Minggu, dengan finis di peringkat sembilan setelah mendapati hasil yang buruk pada hari pembuka.

Cruthlow tidak puas dengan hasil tes hari pertama dan dia sedang berusaha mencari pengaturan yang tepat serta adaptasi dengan motor RC213V 2019 yang ia kendarai karena melewatkan tes di Valencia dan Jerez di akhir 2018 karena saat itu sedang cedera.

“Hari pertama sangat tidak positif. Jujur, kami memiliki hari yang buruk kemarin dengan tidak mampu menemukan pengaturan yang tepat untuk motor dan saya tidak merasa enak dan nyaman. Sepertinya semua Honda kesulitan kemarin,” kata Crutchlow seperti dikutip MotoGP.com pada Senin pagi.

Pebalap asal Inggris itu merampungkan hari kedua dengan total 35 lap dan waktu terbaik 1 menit 55,247 detik, atau selisih 0,654 dari pebalap tercepat hari itu Alex Rins.

“Hari ini sepertinya ada sedikit perbaikan, mungkin tidak banyak di garasi saya, tapi sepertinya Repsol Team telah memperbaiki paket mereka sedikit,” kata Crutchlow.

Crutchlow akan turun dengan motor dan setingan yang serupa pada tes esok hari.

“Terus terang saya lebih senang hari ini daripada kemarin. Tapi kami masih banyak yang harus dibenahi.”

Crutchlow mencoba sejumlah komponen yang berbeda untuk Honda dan menunggangi motor 2018 rekan satu timnya, Taakaki Nakagami, di hari kedua.

Cedera yang dialami Crutchlow pun tentunya mempengaruhi penampilannya di tes pramusim kali ini.

“Saya merasa ok, tak terlalu buruk…. Untuk jarak panjang kalian ingin melakukannya dalam kondisi sebaik mungkin, tapi saat ini kami mungkin dua detik lebih lambat dari kondisi terbaik yang memungkinkan,” kata dia.

Baca juga: Rins bawa Suzuki tercepat pada hari kedua tes pramusim di Qatar
 

Pewarta:
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Rins bawa Suzuki tercepat pada hari kedua tes pramusim di Qatar

Jakarta (ANTARA News) – Pebalap tim Suzuki Ecstar Alex Rins menjadi pebalap tercepat pada hari kedua tes pramusim MotoGP di Sirkuit Losail, Qatar, Minggu waktu setempat.

Pebalap Spanyol itu mencatatkan waktu 1 menit 54,593, namun ditempel ketat oleh pebalap Monster Energy Yamaha MotoGP Maverick Vinales dengan selisih waktu 0,057 detik, demikian dilaporkan laman resmi MotoGP.com pada Senin pagi.

Kedua pebalap itu juga menjadi dua pebalap tercepat pada hari pertama tes, Sabtu.

Sementara itu pebalap rookie Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) mencuri perhatian dengan finis di peringkat tiga.

Rins yang melahap total 47 lap dan tampak sebagai pesaing utama pada musim 2019 nanti. Rekan satu timnya Joan Mir finis di P11 dengan waktu 1 menit 55,280 detik, dan menjadi pebalap rookie tercepat kedua hari itu.

Manajer tim Davide Brivio mengatakan bahwa Mir saat itu sedang menguji sejumlah hal dan beradaptasi dengan motor.

Vinales menyelesaikan sedikit lebih banyak lap dari hari pertama dengan 52 putaran dan hampir menjadi yang tercepat, namun dia dan tim menyatakan harus membuat progres dan perbaikan di hari terakhir tes.

Valentino Rossi memiliki catatan waktu yang jauh berbeda dan finis di P19, dengan selisih lebih dari satu detik dari waktu Vinales setelah menyelesaikan 51 putaran.

Direktur tim Yamaha Massimo Meregalli mengonfirmasi hasil positif dari tes Sepang dan konsistensi kecepatan pada hari pertama di Qatar sangat mendukung.

Pada Minggu, mereka fokus ke perbandingan dan pengembangan fairing. Yamaha masih belum menentukan fairing mana yang akan dipakai, terlihat juga buritan baru di garasi mereka.

Di peringkat empat ada Danilo Petrucci (Mission Winnow Ducati Team). Pebalap Italia itu menjadi pebalap tercepat yang mengendarai mesin Borgo Panigale.

Setelah 48 lap, waktu tercepat Petrucci berada di 1 menit 54,953 detik. Rekan satu timnnya, Andrea Dovizioso di peringkat 8 dengan 1 menit 55,175 detik.

Kemudian Marc Marquez (Repsol Honda Team) menjadi pebalap Honda tercepat di peringkat lima dengan waktu 1 menit 55,004 detik dan menyelesaikan hampir 60 putaran.

Juara dunia MotoGP musim lalu itu sedang memulihkan diri dari cedera bahu yang dia alami. Sedangkan rekan satu tim, Jorge Lorenzo lebih cepat dari hari pertama namun bersaing ketat dengan Johann Zarco (Red Bull KTM Factory Racing) dan Rossi.

Lorenso melahap 44 lap ketika dia sedang berjuang untuk pulih dari cedera tangan. Waktu terbaiknya adalah 1 menit 55,742 detik.

“Hal yang paling penting adalah menemukan spesifikasi final mesin,” kata manajer tim Alberto Puig. “Ini yang kami coba untuk pahami dan perbaiki.”

Berikut hasil lengkap hari kedua tes pramusim di Sirkuit Losail, Qatar, Minggu

1.    Alex Rins SPA Suzuki Ecstar (GSX-RR) 1m 54.593s
2.    Maverick Vinales SPA Monster Yamaha (YZR-M1) 1m 54.650s +0.057s
3.    Fabio Quartararo FRA Petronas Yamaha SRT (YZR-M1)* 1m 54.908s +0.315s
4.    Danilo Petrucci ITA Ducati Team (Desmosedici) 1m 54.953s +0.360s
5.    Marc Marquez SPA Repsol Honda (RC213V) 1m 55.004s +0.411s
6.    Aleix Espargaro SPA Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 1m 55.173s +0.580s7.
7.    Takaaki Nakagami JPN LCR Honda (RC213V) 1m 55.175s +0.582s
8.    Andrea Dovizioso ITA Ducati Team (Desmosesdici) 1m 55.205s +0.612s
9.    Cal Crutchlow GBR LCR Honda (RC213V) 1m 55.247s +0.654s
10.    Pol Espargaro SPA Red Bull KTM Factory (RC16) 1m 55.255s +0.662s
11.    Joan Mir SPA Suzuki Ecstar (GSX-RR)* 1m 55.280s +0.687s
12.    Jack Miller AUS Pramac Ducati (Desmosedici) 1m 55.380s +0.787s
13.    Franco Morbidelli ITA Petronas Yamaha SRT (YZR-M1) 1m 55.556s +0.963s
14.    Tito Rabat SPA Reale Avintia (Desmosedici) 1m 55.661s +1.068s
15.   Francesco Bagnaia ITA Pramac Ducati (Desmosedici)* 1m 55.680s +1.087s
16.    Andrea Iannone ITA Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 1m 55.698s +1.105s
17.    Johann Zarco FRA Red Bull KTM Factory (RC16) 1m 55.716s +1.123s
18.    Jorge Lorenzo SPA Repsol Honda (RC213V) 1m 55.742s +1.149s
19.    Valentino Rossi ITA Monster Yamaha (YZR-M1) 1m 55.795s +1.202s
20.    Karel Abraham CZE Reale Avintia (Desmosedici) 1m 55.951s +1.358s
21.    Miguel Oliveira POR Red Bull KTM Tech3 (RC16)* 1m 56.274s +1.681s
22.    Bradley Smith GBR Aprilia Test Rider (RS-GP) 1m 56.866s +2.273s
23.    Hafizh Syahrin MAL Red Bull KTM Tech3 (RC16) 1m 56.983s +2.390s

*Rookie

Waktu tercepat hari pertama:
Maverick Vinales SPA Yamaha 1m 55.051s

Rekor resmi MotoGP Qatar
Lap terbaik:
Johann Zarco FRA Yamaha 1m 53.680 (2018)
Lap tercepat ketika balapan:
Jorge Lorenzo SPA Yamaha 1m 54.927 (2016)

Baca juga: Ungguli Rins, Vinales tercepat hari pertama tes pramusim di Qatar
 

Pewarta: A059
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ungguli Rins, Vinales tercepat hari pertama tes pramusim di Qatar

Jakarta (ANTARA News) – Maverick Vinales (Monster Energy MotoGP) mencatatkan waktu tercepat di hari pertama tes pramusim MotoGP di Sirkuit Losail, Qatar pada Sabtu malam.

Pebalap Yamaha itu menorehkan waktu tercepat 1 menit 55,051 detik untuk mengungguli Alex Rins dari Suzuki Ecstar yang berada di tempat kedua dengan selisih 0,108 detik, demikian laman resmi MotoGP.com pada Minggu pagi.

Vinales menyelesaikan 50 lap di hari pertama tes pramusim, dan hasil itu terlihat bagus bagi tim yang berbasis di Iwata itu saat rekan Vinales, Valentino Rossi tidak jauh di belakang dengan melahap 47 lap.

Baca juga: ITDC targetkan sirkuit Mandalika siap digunakan untuk MotoGP 2021
Baca juga: Graziano: Valentino Rossi bisa membalap hingga usia 46

Direktur tim Massimo Meregalli menyatakan bahwa Yamaha telah menentukan mesin mana yang akan dipakai dan akan fokus membandingkan data yang mereka peroleh dengan data dari tes pramusim di Sepang, Malaysia.

Sementara untuk aerodinamika motor, Yamaha masih akan melakukan sejumlah tes.

Sementara itu Petronas Yamaha SRT memetik hasil positif lewat pebalap rookie Fabio Quartararo yang melakukan debut di MotoGP.

Pebalap asal Perancis itu finis terbaik ketujuh dan menyelesaikan 49 lap.  Sedangkan Franco Morbidelli berada di P14.

Alex Rins menyelesaikan 48 lap dan pebalap Spanyol itu menunjukkan hasil baik bagi pabrikan asal Hamamatsu itu setelah hampir menjadi yang tercepat pula di Sepang. Rekan satu tim Joan Mir berada di P11.

Suzuki memiliki knalpot baru yang diuji. Manajer tim Davide Brivio mengonfirmasi jika sasis mereka telah ditentukan, begitu juga spesifikasi mesin yang akan dipakai.

Saat ini Suzuki akan fokus ke tuning dan detail termasuk pengecekan akhir paket aerodinamika, suspensi dan penyetelan.

Baca juga: Musim 2019 janjikan balapan lebih kompetitif dengan aturan baru
Baca juga: Rossi: Yamaha masih harus bebenah untuk bisa bersaing dengan Suzuki, Honda, Ducati

Di belakang dua pebalap teratas ada duo pebalap Ducati Mission Winnow dengan Andrea Dovizioso yang lebih cepat 0,044 detik dari rekannya Danilo Petrucci.

Ducati memiliki lap lebih sedikit dari tim pesaingnya, Dovi melahap 29 lap sementara Petrucci sebanyak 37 lap.

Petrucci unggul tipis 0,010 detik dari Rossi yang berada di peringkat lima.

Manajer tim Ducati Davide Tardozzi mengatakan bahwa mereka sedang fokus mengembangkan sejumlah detail dan akan fokus untuk menentukan paket aero pada tes Minggu.

Berikut hasil tes pramusim di Sirkuit Losail, Qatar, Sabtu (23/3)
1. = Maverick Viñales ESP Monster Yamaha (YZR-M1) 1m 55.051s [Lap 48/50]
2. = Alex Rins ESP Suzuki Ecstar (GSX-RR) 1m 55.159s +0.108s [45/48]
3.  = Andrea Dovizioso ITA Ducati Team (Desmosedici) 1m 55.550s +0.499s [23/29]
4.  = Danilo Petrucci ITA Ducati Team (Desmosedici) 1m 55.594s +0.543s [25/37]
5.  = Valentino Rossi ITA Monster Yamaha (YZR-M1) 1m 55.604s +0.553s [42/47]
6.  = Tito Rabat ESP Reale Avintia (Desmosedici) 1m 55.694s +0.643s [44/44]
7.  = Fabio Quartararo FRA Petronas Yamaha SRT (YZR-M1)* 1m 55.772s +0.721s [42/49]
8.  = Takaaki Nakagami JPN LCR Honda (RC213V) 1m 55.943s +0.892s [28/45]
9.  = Pol Espargaro ESP Red Bull KTM Factory (RC16) 1m 56.040s +0.989s [43/47]
10. = Marc Marquez ESP Repsol Honda (RC213V) 1m 56.167s +1.116s [26/34]
11. = Joan Mir SPA Suzuki Ecstar (GSX-RR)* 1m 56.264s +1.213s [47/52]
12. = Aleix Espargaro ESP Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 1m 56.358s +1.307s [24/34]
13. ^1 Andrea Iannone ITA Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 1m 56.447s +1.396s [28/30]
14. 1 Franco Morbidelli ITA Petronas Yamaha SRT (YZR-M1) 1m 56.511s +1.460s [45/47]
15.  = Francesco Bagnaia ITA Pramac Ducati (Desmosedici)* 1m 56.738s +1.687s [27/45]
16.  = Johann Zarco FRA Red Bull KTM Factory (RC16) 1m 56.770s +1.719s [24/53]
17.  = Miguel Oliveira POR Red Bull KTM Tech3 (RC16)* 1m 56.891s +1.840s [28/42]
18.  = Cal Crutchlow GBR LCR Honda (RC213V) 1m 56.921s +1.870s [23/43]
19.  = Jack Miller AUS Pramac Ducati (Desmosedici) 1m 56.932s +1.881s [33/46]
20.  = Karel Abraham CZE Reale Avintia (Desmosedici) 1m 57.053s +2.002s [22/39]
21.  = Jorge Lorenzo ESP Repsol Honda (RC213V) 1m 57.090s +2.039s [31/38]
22.  = Bradley Smith GBR Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 1m 57.137s +2.086s [29/48]
23.  = Hafizh Syahrin MAL Red Bull KTM Tech3 (RC16) 1m 57.459s +2.408s [30/44]

Rekor resmi MotoGP Qatar
Lap terbaik:
Johann Zarco FRA Yamaha 1m 53.680 (2018)
Lap tercepat ketika balapan:
Jorge Lorenzo SPA Yamaha 1m 54.927 (2016)
 

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kopenhagen akan jadi tempat start Tour de France 2021

Jakarta (ANTARA News)  –  Kopenhagen akan menggelar tiga etape awal Tour de France 2021, menjadikan ibukota Denmark itu sebagai titik start awal paling utara dalam sejarah lomba balap sepeda paling bergengsi di dunia tersebut.

Pihak penyelenggara Kamis (Jumat WIB) mengatakan, rencana tersebut melanjutkan tren Tour de France dimana pembukaan dilakukan di luar Prancis.

Tahun ini start pembukaan Tour de France digelar di Brusel, Belgia. Sebelumnya start dilakukan di Dusserdorf Jerman, dan pada 2014 di Ultrecht Belanda.

Negara lain seperti Inggris, Luxembourg, Monaco, Spanyol dan Swiss juga pernah menjadi tempat “Grand Depart”, sedangkan tahun 2021 untuk pertama kalinya negara Skandinavia dilibatkan.

Denmark menjadi negara ke-10 yang menjadi tempat start Tour de France yang berlangsung selama tiga minggu dan finis di Paris itu.

“Denmark akan menjadi contoh yang bagus dimana sepeda merupakan alat transportasi utama di perkotaan,” kata direktur lomba Christian Prudhomme, seperti dikutip Reuters.

Etape pertama nantinya berupa Individual Time Trial 13 kilometer di jalanan seputar Kopenhagen, disusul dengan etape kedua 190 kilometer dari Roskilde ke Nyborg, melintasi Jembatan Great Belt sejauh 18 kilometer.

Selanjutnya etape ketiga sejauh 170 kilometer dari Velje ke Sonderborg sebelum rombongan pebalap menuju Prancis. 

Kopenhagen sering disebut sebagai kota plaing ramah untuk bersepeda dan jumlah sepeda di kota itu diklaim lebih banyak dari jumlah penduduk.

“Ini penghargaan besar bagi Kopenhagen untuk menggelar start Tour de France,” kata Wali Kota Kopenhagen Franck Jensen.
 

Pewarta:
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Leclerc pandang tim rival masih “berpura-pura” di tes pramusim

Barcelona (ANTARA News) – Pebalap baru Ferrari Charles Leclerc belum yakin jika mobil balap Ferrari SF90 lebih cepat dari Mercedes dengan mengatakan bahwa tim rival mereka itu dan yang lainnya kemungkinan masih menyimpan kecepatan aslinya.

Menanggapi pernyataan pebalap Mercedes Valtteri Bottas yang mengatakan bahwa Ferrari selangkah lebih maju di tes pramusim di Sirkuit Catalunya, Barcelona, Leclerc menyatakan bawah penampilan bisa menipu.

“Performa saat ini tidak masuk akal,” kata pebalap berusia 21 tahun asal Monako itu di hari terakhir tes pramusim seperti dikutip Reuters, Jumat pagi.

“Ini masih tes dan mereka kemungkinan belum menekan dan kami pun demikian.”

“Kami tidak tahu sejauh mana tim lain berpura-pura,” kata Leclerc memandang tim lain belum menunjukkan kemampuan maksimal mobilnya.

Baca juga: Leclerc bawa Ferrari tercepat hari kedua tes pramusim di Catalunya
Baca juga: (Profil) – Charles Leclerc dan kisahnya menuju Formula 1

Sebelumnya Bottas dan Lewis Hamilton mengatakan bahwa Ferrari terlihat kuat setelah mereka menguasai dua hari pertama tes sebagai yang tercepat.

Ferrari, salah satu tim tertua dan tersukses di F1 telah menjalani sejumlah pencapaian impresif dengan mobil SF90 mereka sementara Mercedes menjalani program mereka tanpa menunjukkan sesuatu yang bisa menjadi perhatian.

“Tak peduli soal bahan bakar atau mode mesin yang mereka gunakan… bagaimana pun juga mereka cepat di jarak pendek maupun panjang,” kata Bottas.

“Saya kira kami merasa di titik ini mereka mungkin sedikit lebih di depan, namun jelas membuat perhitungan yang detail itu tidak mungkin.  Masih terlalu pagi. Dengan peraturan baru, balapan akan sangat berkembang.”

Bottas juga mengatakan jika mobil penantang tahun ini akan bisa sangat berbeda ketika turun di Melbourne untuk balapan pertama musim ini pada 17 Maret nanti.

Baca juga: Hulkenberg bawa Renault tercepat di pekan pertama tes pramusim
Baca juga: 10 alasan untuk tidak melewatkan balapan F1 2019
Baca juga: F1 perkenalkan perubahan regulasi aerodinamika musim balapan 2019

Mercedes saat ini masih perlu membuat mobil mereka lebih cepat dan memperbaiki lebih lanjut sisi keseimbangan mobil, lanjut Bottas.

“Terasa sedikit berbeda (dari mobil tahun lalu), paling tidak di kondisi seperti ini (musim dingin),” kata Bottas. “Lagi pula sepertinya ban memiliki waktu pendek untuk membuatnya berkerja (optimal).”

Bottas mengatur keseimbangan mobil Mercedes sulitnya seperti menyeimbangkan pisau saati ini. “Tapi kami kira tidak ada masalah yang mendasar. Saya kira mobil jelas memiliki potensi yang banyak namun belum sampai di sana.”

Mercedes menyatakan bahwa mereka ingin lebih fokus ke kecepatan dan performa pada tes pramusim pekan depan setelah memusatkan perhatian mereka di reliabilitas pekan ini.

Tes pramusim di Barcelona akan dilanjutkan pada 26 Februari selama empat hari hingga 1 Maret nanti.

Mercedes mengincar gelar juara keenam secara berturut turut pada F1 musim ini.

Sementara itu, Ferrari terakhir kali menjadi juara konstruktor pada 2008, tahun ketika Hamilton menjadi juara dunia bersama McLaren.

Baca juga: Pertarungan papan tengah Formula 1 2019 diprediksi akan sangat kompetitif

Pewarta:
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Hulkenberg bawa Renault tercepat di pekan pertama tes pramusim

Jakarta (ANTARA News) – Pebalap Renault Nico Hulkenberg menutup pekan pertama tes pramusim di Sirkuit Catalunya, Barcelona pada Kamis sebagai pebalap tercepat dengan waktu 1 menit 17,392 detik.

Walaupun keluar sebagai yang tercepat, pebalap Jerman itu menuai hasil yang tidak terlalu positif ketika dia mengakhiri sesi siang tes di pit dengan masalah yang belum teridentifikasi dari mobil R.S.19nya, demikian laman resmi Formula1.com pada Jumat pagi.

Rekan satu timnya, Daniel Ricciardo finis ketiga tercepat di belakang pebalap Toro Rosso Alexander Albon di tempat kedua.

Di belakang tiga pebalap tercepat, dua pebalap Mercedes akhirnya menunjukkan sedikit kecepatan mobil W10, yang dipercaya masih bisa lebih cepat lagi walaupun Valtteri Bottas mengatakan kepada media jika mobil Mercedesnya mengalami kendala keseimbangan.

Duo pebalap Mercedes finis P4 dan P5 dengan Bottas mencatatkan waktu lebih cepat dari rekannya Lewis Hamilton.

“Secara umum mobil ini terasa lebih baik hari ini dan mulai terlihat. Akan tetapi, kami masih harus menggali lebih dalam, menganalisa data dan perubahan yang kami buat,” kata Hamilton seperti dikutip Reuters.

“Reliabilitas mobil solid yang mana menunjukkan kerja keras yang telah dilakukan setiap orang di pabrik.”

Baca juga: Daniil Kvyat bawa Toro Rosso tercepat hari ketiga tes pramusim
Baca juga: Leclerc bawa Ferrari tercepat hari kedua tes pramusim di Catalunya

Sementara itu pebalap dari tim rival Ferrari, Charles Leclerc, yang tercepat di hari kedua, mengakhiri tes hari ini di peringkat enam walaupun catatan waktu terbaiknya diraih menggunakan ban kompon C3 Pirelli sementara Hamilton menggunakan C4 dan keempat pebalap teratas menggunakan ban paling lunak C5.

Setelah sempat dihantam isu reliabilitas selama tes, Haas mampu melahap 130 lap di hari keempat lewat Romain Grosjean dan Kevin Magnussen, keduanya finis di P9 dan P10.

Pierre Gasly membuat hari yang paling produktif bagi Red Bull di tes pramusim kali ini dengan melahap 146 putaran dan finis di peringkat 11 di atas Lance Stroll dari Racing Point.

Tes hari keempat bagi Antonio Giovinazzi dari tim Alfa Romeo kurang begitu mulus. Pebalap Italia itu membuat bendera merah dikibarkan dua kali di 10 menit terakhir tes ketika mobil Alfa Romeo C38 yang ia kendarai berhenti di trek.

Walaupun demikian, Giovinazzi melaju sejauh 154 putaran hari itu.

Baca juga: Ini kata Raikkonen soal mobil F1 baru Alfa Romeo
Baca juga: Robert Kubica kembali ke F1 bersama Williams

Setelah melewatkan dua hari pertama tes, Williams berusaha mengejar ketertinggalan pengembangan mobil mereka dengan Robert Kubica dan George Russel yang menguji mobil FW42 dengan memasang aero rake.

Ini kali pertama Kubica menjajal FW42. Pebalap Polandia yang kembali membalap di F1 itu  tergelincir dua kali di trek dan sempat beberapa kali menghalangi laju mobil Hamilton dan Leclerc di sesi pagi.

George Russel mengambil alih kemudi FW42 pada siang harinya dan hanya mampu melakukan tes sepanjang 17 lap.

Tes pramusim di Barcelona akan dilanjutkan pada 26 Februari selama empat hari hingga 1 Maret nanti.

Hasil tes pramusim hari keempat di Sirkuit Catalunya, Barcelona, Kamis (21/2):
1. Nico Hulkenberg GER Renault F1 Team R.S.19 1m 17.393 24 lap**
2. Alexander Albon THA Red Bull Toro Rosso Honda STR14 1m 17.637 136 lap
3. Daniel Ricciardo AUS Renault F1 Team R.S.19 1m 17.785 34 lap*
4. Valtteri Bottas FIN Mercedes AMG Petronas Motorsport W10 1m 17.857 57 lap**
5. Lewis Hamilton GBR Mercedes AMG Petronas Motorsport W10 1m 17.977 58 lap*
6. Charles Leclerc MON Scuderia Ferrari Mission Winnow SF90 1m 18.046 138 lap
7. Lando Norris GBR McLaren F1 Team MCL34 1m 18.431 132 lap
8. Antonio Giovinazzi ITA Alfa Romeo Racing C38 1m 18.511 154 lap
9. Romain Grosjean FRA Rich Energy Haas F1 Team VF-19 1m 18.563 64 lap*
10. Kevin Magnussen DEN Rich Energy Haas F1 Team VF-19 1m 18.720 66 lap**
11. Pierre Gasly FRA Aston Martin Red Bull Racing Honda RB15 1m 18.780 146 lap
12. Lance Stroll CAN SportPesa Racing Pont F1 Team RP19 1m 19.664 72 lap
13. George Russell GBR ROKiT Williams Racing FW42 1m20.997 17 lap**
14. Robert Kubica POL ROKiT Williams Racing FW42 1m 21.542 48 lap*

*hanya di sesi pagi
** hanya di sesi siang

Rekor Sirkuit Catalunya:
Lap tercepat: Lewis Hamilton Mercedes 1m16.173 (kualifikasi GP Spanyol)
Lap tercepat balapan: Daniel Ricciardo Red Bull 1m18.441 (2018)

Baca juga: 10 alasan untuk tidak melewatkan balapan F1 2019

T.A059/

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pengembangan mobil terlambat, Williams bantah alami krisis

Barcelona (ANTARA News) – Claire Williams membantah jika tim Williams F1 berada dalam krisis menyusul keterlambatan perkembangan mobil yang menyebabkan mereka melewatkan dua hari pertama tes pramusim F1 2019 di Sirkuit Catalunya, Barcelona.

“Kami tahu kami memiliki masalah dan kami harus memperbaikinya. Tapi Williams tidak berada di dalam krisis, tidak pula di dalam kekacauan,” kata wakil kepala tim Williams F1 itu di sela-sela tes pramusim hari ketiga, demikian Reuters pada Kamis pagi.

Claire, yang ayahnya adalah pendiri salah satu tim paling berjaya di dalam 69 tahun sejarah F1 itu, juga membantah jika dia akan menghadapi konsekuensi dan turun dari posisinya di Williams.

“Jika kalian sempatkan waktu lima menit di (pabrik) Grove, kalian akan tahu jika itu bukan lah penyebabnya. Kami membuat kesalahan besar dengan tidak menurunkan mobil kami dan ada sejumlah alasan untuk itu, tidak hanya satu alasan,” kata Claire.

Spekulasi media soal penyebab keterlambatan Williams terpusat pada masa depan direktur teknis Paddy Lowe, yang bergabung dari Mercedes pada 2017 dengan tanggung jawab untuk mengawasi desain dan produksi mobil balap baru.

Claire tidak berkomentar banyak soal itu dan menjelaskan jika dia akan tetap berada sebagai kepala tim.

“Tentunya sebagai pimpinan ini adalah tanggung jawab utama saya, tetapi tanggung jawab setiap orang di tim aalah memastikan mereka menjalankan peran mereka untuk membuat produk mereka di tempat yang seharusnya,” kata Claire.

Sesi wawancara dengan Lowe yang tadinya akan digelar Rabu dibatalkan oleh Williams yang mengatakan akan menggelarnya pada pekan depan.

Baca juga: Fokus pengembangan, Williams batalkan uji coba awal mobil balap baru
Baca juga: Daniil Kvyat bawa Toro Rosso tercepat hari ketiga tes pramusim

Williams yang mengalami musim terburuknya di F1 pada tahun lalu, dengan mobil yang susah dikendarai, tidak bisa menurunkan mobilnya dalam sesi perekaman gambar pada Sabtu dan dua hari pertama tes pramusim.

Mobil FW42 mereka baru turun pada sesi siang di hari ketiga dengan George Russel yang melahap hanya 23 putaran.

Tidak seperti rival mereka yaitu Haas dan Racing Point, Williams yang menggunakan mesin Mercedes mendesain dan memproduksi sebagian besar dari mobil mereka di markasnya di Inggris.

Williams menolak memberikan detail lebih lanjut soal apa yang salah, namun mengakui jika kegagalan mereka sangat memalukan dan meminta maaf kepada para fans.

Namun Claire memastikan Williams tidak memiliki masalah finasial.

“Kami sangat meyakinkan di bujet yang kami miliki tahun ini, sangat sepadan dengan apa yang kami miliki tahun lalu,” kata Claire. “Secara finansial tim kami solid. Itu bukan masalah utama saya saat ini.”

Sebanyak 650 orang bekerja di Williams, 300 di antaranya di bidang teknik mesin modern, yang menangani 40 proyek. “Bisnis kami tumbuh 15 persen dalam satu tahun.”

Williams, yang didukung duo pebalap George Russell dan Robert Kubica,memiliki wajah baru dan sponsor baru tahun ini.

Mereka bisa berlega hati setelah menurunkan pebalap rookie asal Inggris Russel dengan di belakang kemudi FW42 pada sesi siang hari ketiga tes pramusim di Barcelona.

Paket aerodinamika baru akan datang pada Kamis ketika pebalap Polandia Robert Kubica dijadwalkan untuk menjalani tes.

“Kami yakin kami akan memiliki dua mobil dan sejumlah sasis cadangan di Melbourne,” kata Claire soal balapan pertama musim 2019 yang akan digelar di Melbourne, Australia pada 17 Maret.

Baca juga: Robert Kubica kembali ke F1 bersama Williams
Baca juga: 10 alasan untuk tidak melewatkan balapan F1 2019

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Daniil Kvyat bawa Toro Rosso tercepat hari ketiga tes pramusim

Barcelona (ANTARA News) – Pebalap Rusia Daniil Kvyat membawa mobil balap Toro Rosso bermesin Honda sebagai yang tercepat di hari ketiga tes pramusim F1 2019 di Sirkuit Catalunya, Barcelona, pada Rabu waktu setempat

Kvyat, di 15 menit terakhir hari tes, mencatatkan waktu tercepat 1 menit 17,704 detik menggunakan kompon ban paling lunak, menyingkirkan catatan Kimi Raikkonen (Alfa Romeo) yang tadinya tercepat pada sesi pagi tes, demikian Reuters pada Kamis pagi.

“Kami tahu kami akan meraih P1,” canda Kvyat, yang pernah dibuang Toro Rosso pada 2017 dan menjadi pebalap simulasi Ferrari sebelum kembali bergabung dengan tim saudari Red Bull itu.

“Prioritasnya bukan itu (menjadi yang tercepat) tapi bangkit dari hari pertama yang tidak  ideal,” kata dia.

Kvyat melahap 137 lap, selisih satu lap dari Raikkonen yang melahap lebih banyak putaran.  Performa yang impresif dari Honda, sebagai pemasok mesin Toro Rosso dan Red Bull, setelah beberapa tahun belakangan dirundung dengan masalah reliabilitas dan performa yang buruk.

Baca juga: Balapan di balik kacamata “Si Manusia Es” Kimi Raikkonen
Baca juga: Ini kata Raikkonen soal mobil F1 baru Alfa Romeo

Sebelumnya, Raikkonen membuat kejutan dengan menjadi yang tercepat di sesi pagi dengan 1:17,762, catatan waktu itu lebih cepat dari rekor terbaik tes pramusim tahun lalu sebelum diperbaiki oleh Kvyat pada sesi siang.

Sebastian Vettel yang membawa Ferrari SF90 sepanjang 134 lap hari itu menjadi pebalap tercepat keempat dengan menggunakan ban berkompon lebih keras dan oleh karenanya lebih lambat dari ban yang digunakan pebalap yang berada di peringkat atasnya.

Baca juga: Leclerc bawa Ferrari tercepat hari kedua tes pramusim di Catalunya
Baca juga: (Profil) – Charles Leclerc dan kisahnya menuju Formula 1

Max Verstappen dengan RB15 bermesin Honda melahap 109 lap dan berada di peringkat lima besar.

Sementara itu, tim juara Mercedes, belum menunjukkan kecepatannya ketika Valtteri Bottas menjadi pebalap terlambat dari sembilan pebalap yang turun di sesi pagi namun melahap lap paling banyak dari pada yang lain yaitu 88 lap, sementara Vettel hanya 80 lap dengan jenis ban yang sama (C3).

Juara dunia lima kali Lewis Hamilton mengambil alih kemudi mobil FW10 di sesi siang dengan menggunakan ban purwarupa untuk melahap 94 putaran. Hamilton hanya lebih cepat dari pebalap Williams George Russel hingga hari ketiga tes usai.

Baca juga: Mercedes khawatir terganggu Brexit, rival Ferrari lebih diuntungkan
Baca juga: 10 alasan untuk tidak melewatkan balapan F1 2019

McLaren, yang menikmati performa bagus pada dua hari terakhir, terlambat dua jam untuk menurunkan mobil mereka karena melakukan perubahan setingan pada malam harinya.  Namun demikian, Carlos Sainz mampu menggeber mobil MCL34 McLaren sepanjang 90 putaran.

Setelah melewatkan dua hari pertama tes karena pengembangan mobil, Williams baru menurunkan mobil FW42 mereka pada sesi siang hari ketiga.  George Russel membawa FW42nya sepanjang 23 putaran dengan waktu terbaik 1 menit 25,625 detik.

Hari ketiga tes diwarnai tiga kali pengibaran bendera merah, semuanya disebabkan oleh mobil Haas.  Tim asal Amerika Serikat itu berusaha menyelesaikan masalah koil pengapian yang mengganggu jalannya tes  yang dilakukan oleh Pietro Fittipaldi dan kemudian Romain Grosjean.

Kabar baiknya adalah Kevin Magnussen siap turun pada Kamis siang setelah tim memperbaiki masalah headrest (sandaran kepala) yang memaksa sang pebalap asal Denmark itu menghentikan tes dan menyerahkan mobilnya untuk dikendarai Fittipaldi di hari kedua.

Hasil final tes pramusim F1 2019 di Sirkuit Catalunya, Barcelona, Rabu (20/2):

1. Daniil Kvyat RUS Red Bull Toro Rosso Honda STR14 1m 17.704 137 lap

2. Kimi Raikkonen FIN Alfa Romeo Racing C38 1m 17.762 138 lap

3. Daniel Ricciardo AUS Renault F1 Team R.S.19 1m 18.164 80 lap**

4. Sebastian Vettel GER Scuderia Ferrari Mission Winnow SF90 1m 18.350 134 lap

5. Max Verstappen NED Aston Martin Red Bull Racing Honda RB15 1m 18.787 109 lap

6. Nico Hulkenberg GER Renault F1 Team R.S.19 1m 18.800 63 lap*

7. Romain Grosjean FRA Rich Energy Haas F1 Team VF-19 1m 19.060 69 lap**

8. Pietro Fittipaldi BRA Rich Energy Haas F1 Team VF-19 1m 19.249 48 lap*

9. Carlos Sainz Jr. ESP McLaren F1 Team MCL34 1m 19.354 90 lap

10. Sergio Perez MEX SportPesa Racing Point F1 Team RP19 1m 20.102 67 lap

11. Valtteri Bottas FIN Mercedes AMG Petronas Motorsport W10 1m 20.693 88 lap*

12. Lewis Hamilton GBR Mercedes AMG Petronas Motorsport W10 1m 20.818 94 lap**

13. George Russell GBR ROKiT Williams Racing FW42 1m 25.625 23 lap

*hanya di sesi pagi
**hanya di sesi siang

Rekor Sirkuit Catalunya:
Lap tercepat: Lewis Hamilton Mercedes 1m16.173 (kualifikasi GP Spanyol)

Lap tercepat balapan: Daniel Ricciardo Red Bull 1m18.441 (2018)

Baca juga: Red Bull berbenah untuk tantang Mercedes dan Ferrari di 2019

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Leclerc bawa Ferrari tercepat hari kedua tes pramusim di Catalunya

Jakarta (ANTARA News) – Charles Leclerc membawa Ferrari menjadi yang tercepat di hari kedua tes pramusim F1 2019 di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Selasa waktu setempat.

Catatan terbaik pebalap asal Monako itu diciptakan di sesi pagi tes pramusim yaitu 1 menit 18,247 detik, demikian laman resmi Formula1.com pada Rabu pagi.

Leclerc tidak mampu memperbaiki catatan waktunya di sesi siang namun menggeber mobil Ferrari SF90-nya untuk melahap 157 putaran di Catalunya, paling banyak di antara pebalap lain yang turun hari itu.

Baca juga: (Profil) – Charles Leclerc dan kisahnya menuju Formula 1

Di belakang Leclerc, McLaren membuat kejutan lagi kali ini Lando Norris yang memacu MCL34nya sebagai mobil tercepat kedua dengan selisih 0,306 detik dari Ferrari.

Kemudian ada Kevin Magnussen yang memetik hasil positif dari Haas untuk menguntit di peringkat tiga tercepat, posisi yang sama dengan rekannya, Romain Grosjean pada hari pertama tes kemarin.

Setelah tergelincir di pagi hari, Alexander Albon menemukan cara menyesuaikan diri dengan mobil Toro Rosso STR14-nya dan finis di peringkat empat tercepat mengungguli Antonio Giovinazzi dari Alfa Romeo.

Sementara Pierre Gasly harus mengakhiri lebih awal tes setelah mobil Red Bull RB15 yang dia kendarai melintir dan menabrak pagar pembatas di tikungan 13 dan merusak sayap belakang mobilnya.

Baca juga: F1 perkenalkan perubahan regulasi aerodinamika musim balapan 2019
Baca juga: 10 alasan untuk tidak melewatkan balapan F1 2019

Daniel Ricciardo juga kehilangan sayap belakang mobil Renault R.S.19 nya ketika melaju kencang di trek lurus sirkuit Catalunya.

Pebalap Australia itu beruntung bisa menghindarkan mobilnya menabrak pembatas.

Lewis Hamilton dengan Mercedes W10-nya mengakhiri tes hari kedua di peringkat 10.

Setelah melewatkan tes hari pertama, Williams kembali tidak turun di hari kedua karena pengembangan mobil mereka belum selesai.

Ferrari menguasai dua hari tes pramusim sebagai setelah sebelumnya Sebastian Vettel keluar sebagai pebalap yang tercepat.

Baca juga: Vettel tercepat pada hari pertama tes pramusim di Catalunya, Sainz kedua
Baca juga: Vettel: hari pertama tes pramusim nyaris sempurna

Hasil final tes pramusim hari kedua di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Selasa

1. Charles Leclerc (MON) Scuderia Ferrari Mission Winnow SF90 1m18.247 157 lap
2. Lando Norris (GBR) McLaren F1 Team MCL34 1m18.553 104 lap
3. Kevin Magnussen (DEN) Rich Energy Haas F1 Team VF-19 1m19.206 59 laps
4. Alexander Albon (THA) Red Bull Toro Rosso Honda STR14 1m19.301 132 lap
5. Antonio Giovinazzi (ITA) Alfa Romeo Racing C38 1m19.312 101 lap
6. Valtteri Bottas (FIN) Mercedes AMG Petronas Motorsport W10 1m19.535 89 lap**
7. Pierre Gasly (FRA) Aston Martin Red Bull Racing Honda RB15 1m19.814 92 lap
8. Nico Hulkenberg (GER) Renault F1 Team R.S.19 1m19.837 95 lap**
9. Daniel Ricciardo (AUS) Renault F1 Team R.S.19 1m19.886 28 lap*
10. Lewis Hamilton (GBR) Mercedes AMG Petronas Motorsport W10 1m19.928 74 lap*
11. Lance Stroll (CAN) SportPesa Racing Point F1 Team RP19 1m20.433 79 lap
12. Pietro Fittipaldi (BRA) Rich Energy Haas F1 Team VF-19 1m21.849 13 lap**

*turun hanya di sesi pagi
**turun hanya di sesi siang

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Leclerc tercepat di sesi pagi tes pramusim Barcelona

Jakarta (ANTARA News) – Charles Leclerc yang melakoni debutnya bersama Ferrari menjadi yang tercepat di sesi pagi hari kedua tes pramusim di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Selasa.

Pebalap asal Monaco itu menggeber mobil SF90 yang menggunakan ban kompon C3 dengan catatan waktu tercepat 1 menit 18,247 detik di hari kedua, lebih lambat 0,086 detik dari catatan waktu rekan satu timnya Sebastian Vettel di hari pertama, demikian laman resmi Formula1.com pada Selasa.

Baca juga: (Profil) – Charles Leclerc dan kisahnya menuju Formula 1
Baca juga: Vettel: hari pertama tes pramusim nyaris sempurna

Pebalap Alfa Romeo Antonio Giovinazzi juga melakukan debut yang impresif di belakang kemudi mobil C38, yang dikendarai Kimi Raikkonen pada hari pertama tes, sempat menjadi penantang utama Leclerc sebelum Kevin Magnussen dari Haas memperbaiki catatan waktunya untuk finis P2 di sesi pagi.

Lando Norris membawa mobil McLaren MCL34 finis P4 di depan Pierre Gasly dengan Red Bull RB15 yang bermesin Honda.

Pagi yang kurang bersahabat bagi pebalap Toro Rosso Alexander Albon yang melintir ke gravel di lap pertama.

Kepala tim Toro Rosso Franz Tost mengatakan kemungkinan ada masalah dengan kemudi pebalap asal Thailand itu.  Mobil Albon sempat melintir lagi di tikungan terakhir sirkuti Catalunya.

Sementara itu, Daniel Ricciardo dikejutkan ketika sayap belakang mobil R.S.19-nya terlepas ketika dia melaju kencang di lintasan lurus Barcelona.  Pebalap Australia itu terpelintir di tikungan pertama namun bisa menghindarkan mobilnya menabrak pagar pembatas dan melanjutkan balapan.

Setelah melewatkan tes hari pertama, Williams kembali tidak turun di hari kedua karena pengembangan mobil mereka belum selesai.

Hasil tes pramusim Barcelona hari kedua, sesi pagi, Selasa (19/2):

1. Charles Leclerc (MON) Scuderia Ferrari Mission Winnow SF90 1m18.247 73 lap
2. Kevin Magnussen (DEN) Rich Energy Haas F1 Team VF-19 1m19.234 32 lap
3. Antonio Giovinazzi (ITA) Alfa Romeo Racing C38 1m19.312 62 lap
4. Lando Norris (GBR) McLaren F1 Team MCL34 1m19.489 53 laps
5. Pierre Gasly (FRA) Aston Martin Red Bull Racing Honda RB15 1m19.814 69 lap
6. Daniel Ricciardo (AUS) Renault F1 Team R.S.19 1m19.886 28 lap
7. Lewis Hamilton (GBR) Mercedes AMG Petronas Motorsport W10 1m19.928 74 lap
8. Alexander Albon (THA) Red Bull Toro Rosso Honda STR14 1m20.046 61 lap
9. Lance Stroll (CAN) SportPesa Racing Point F1 Team RP19 1m20.433 45 lap

Baca juga: Mercedes khawatir terganggu Brexit, rival Ferrari lebih diuntungkan
Baca juga: 10 alasan untuk tidak melewatkan balapan F1 2019
Baca juga: F1 perkenalkan perubahan regulasi aerodinamika musim balapan 2019

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Vettel: hari pertama tes pramusim nyaris sempurna

Barcelona,  (ANTARA News)  – Sebastian Vettel dengan mobil Ferrari SF90 mencatatkan waktu tercepat 1 menit 18,161 detik di hari pertama tes pramusim F1 2019 di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Senin.

Vettel mencatatkan waktu terbaiknya itu di sesi pagi tes pramusim dengan ban medium C3, demikian Reuters pada Selasa pagi.

Pebalap Jerman itu turun di sesi pagi dan siang, dan menjadi salah satu dari dua pebalap yang melahap satu lap di bawah 79 detik. Dia juga menjadi pebalap yang paling banyak melakukan putaran hari itu, dengan total jarak setara menjalani dua setengah balapan (169 lap).

Baca juga: Vettel tercepat pada hari pertama tes pramusim di Catalunya, Sainz kedua

“Tak disangka,” kata Vettel. “Mobil ini berjalan dengan sangat baik, kami tidak memiliki isu yang menghambat kami. Kami sebenarnya menyelesaikan program seperti yang kami inginkan.”

“Kesan pertama kemarin (ketika menjalani proses perekaman gambar) kami sudah sangat bagus dan kuat seperti hari ini.  Sepertinya mobil ini bekerja dengan baik, saya merasa nyaman … tentunya saya melahap cukup lap hari ini,” kata dia.

Vettel mengaku masih sedikit kaku dan harus berlatih lagi karena beberapa bulan terakhir tidak melakoni balapan.

Dia memuji semua yang telah bekerja keras di Ferrari. “Bagaimana mereka mengatasi regulasi baru dan apa yang mereka turunkan di trek hari ini nyaris sempurna pada hari pertama membalap,” kata Vettel yang memasuki musim kelimanya dengan Ferrari itu.

Tim yang bermarkas di Maranello, Italia itu tahun ini juga memiliki kepala tim baru, Mattia Binnoto yang menggantikan Maurizio Arrivabene.

Ketika Vettel lebih cepat sekitar dua detik dari pebalap lain, Carlos Sainz dari tim McLaren membuat kejutan memperbaiki catatannya dengan waktu tercepat kedua 1 menit 18,558 detik diikuti oleh Romain Grosjean dari Haas dengan 1 menit 19,159 detik.

Max Verstappen juga menuai hasil positif dengan mobil Red Bull RB15 yang kali ini menggunakan mesin Honda di hari pertama tes.  Pebalap Belanda itu akan menyerahkan kemudi RB15 ke rekannya Pierre Gasly pada hari kedua tes besok.

Verstappen finis tercepat keempat di atas Kimi Raikkonen yang mobil Alfa Romeonya sempat melintir lima menit setelah tes dimulai.

Mobil pebalap Finlandia itu tergelincir di tikungan 5 di lap pertama sehingga menyebabkan bendera merah dikibarkan lima menit setelah tes dimulai.

Baca juga: Balapan di balik kacamata “Si Manusia Es” Kimi Raikkonen
Baca juga: (Profil) – Charles Leclerc dan kisahnya menuju Formula 1

Bukan hanya Raikkonen yang bermasalah, Romain Grosjean dari tim Haas juga tergelincir keluar trek di tikungan ketiga yang menyebabkan tes tertunda untuk kedua kalinya.  Masalah di tekanan
bahan bakar diduga sebagai penyebabnnya, walaupun pebalap asal Prancis itu mengaku mobil VF-19 terasa bagus dikendarai.

Juara dunia lima kali Lewis Hamilton dan Daniel Ricciardo yang melakoni debut bersama Renault melewatkan sesi pagi dan baru turun di sesi siang. 

Renault menurunkan satu pebalapnya, Nico Hulkenberg di sesi pagi, sementara Daniel Ricciardo mengambil alih kemudi setelah makan siang untuk menggeber Renault R.S. 19 mereka.

Hamilton finis di peringkat sembilan dengan Mercedes W10 sementara Ricciardo di peringkat 11.

Baca juga: F1 perkenalkan perubahan regulasi aerodinamika musim balapan 2019

“Kalian harus dispilin karena kami bersemangat untuk melihat catatan waktu dan pastinya kalian ini cepat dan berada di puncak di setiap sesi, tapi itu bukan lah tujuan dari tes ini,” kata kepala tim Mercedes Toto Wolff.

“Harus melalui bagian-bagian dan melihat apa yang ditunjukkan data dan sensor. Tapi iya, saya melihat waktunya … jelas Ferrari kuat sejak pagi tadi,” kata Wolff.

Satu-satunya tim yang melewatkan hari yang cerah di trek Catalunya adalah Williams, yang akan juga melewatkan hari kedua tes karena pengembangan mobil mereka belum selesai.

Baca juga: Mercedes khawatir terganggu Brexit, rival Ferrari lebih diuntungkan
Baca juga: 10 alasan untuk tidak melewatkan balapan F1 2019

Hasil akhir hari pertama tes pramusim di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Senin (18/2)

1. Sebastian Vettel (GER) Scuderia Ferrari Mission Winnow SF90 – 1m18.161 169 lap

2. Carlos Sainz Jr. (ESP) McLaren F1 Team MCL34 – 1m18.558 119 lap

3. Romain Grosjean (FRA) Rich Energy Haas F1 Team VF-19 – 1m19.159 65 lap

4. Max Verstappen (NED) Aston Martin Red Bull Racing Honda RB15 – 1m19.426 128 lap

5. Kimi Raikkonen (FIN) Alfa Romeo Racing C38 – 1m19.462 114 lap

6. Daniil Kvyat (RUS) Red Bull Toro Rosso Honda STR14 – 1m19.464 77 lap

7. Sergio Perez (MEX) SportPesa Racing Point F1 Team RP19 – 1m19.944 30 lap

8. Valtteri Bottas (FIN) Mercedes AMG Petronas Motorsport W10 – 1m20.127 69 lap*

9. Lewis Hamilton (GBR) Mercedes AMG Petronas Motorsport W10 – 1m20.135 81 lap**

10. Nico Hulkenberg (GER) Renault F1 Team R.S.19 – 1m20.980 65 lap*

11. Daniel Ricciardo (AUS) Renault F1 Team R.S.19 – 1m20.983 44 lap**

*Turun hanya di sesi pagi

**Turun hanya di sesi siang

Rekor Sirkuit Catalunya:

Lap tercepat: Lewis Hamilton Mercedes 1m16.173 (kualifikasi GP Spanyol)

Lap tercepat balapan: Daniel Ricciardo Red Bull 1m18.441 (2018)

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Aris Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Vettel tercepat pada hari pertama tes pramusim di Catalunya, Sainz kedua

Jakarta (ANTARA News) – Sebastian Vettel dengan mobil Ferrari SF90 mencatatkan waktu tercepat 1 menit 18,161 detik pada hari pertama tes pramusim F1 2019 di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Senin waktu setempat.

Vettel turun pada sesi pagi dan siang, membuat pebalap Jerman itu menjadi salah satu dari dua pebalap yang melahap satu lap di bawah 79 detik. Dia juga menjadi pebalap yang paling banyak melakukan putaran hari itu, dengan total jarak seperti menjalani dua setengah balapan (169 lap), dikutip dari laman resmi Formula1.com pada Selasa.

Carlos Sainz dari tim McLaren membuat kejutan dengan waktu tercepat kedua 1 menit 18,558 detik diikuti oleh Romain Grosjean dari Haas dengan 1 menit 19,159 detik.

Max Verstappen juga menuai hasil positif dengan mobil Red Bull RB15 yang kali ini menggunakan mesin Honda pada hari pertama tes.  Pebalap Belanda itu akan menyerahkan kemudi RB15 ke rekannya Pierre Gasly pada hari kedua tes Selasa.

Baca juga: Panduan memahami slang F1 bagi pemula
Baca juga: Balapan di balik kacamata “Si Manusia Es” Kimi Raikkonen

Verstappen finis tercepat keempat di atas Kimi Raikkonen yang mobil Alfa Romeonya sempat melintir lima menit setelah tes dimulai.

Mobil pebalap Finlandia itu tergelincir di tikungan 5 di lap pertama sehingga menyebabkan bendera merah dikibarkan lima menit setelah tes dimulai.

Bukan hanya Raikkonen yang bermasalah, Romain Grosjean dari tim Haas juga tergelincir keluar trek di tikungan ketiga yang menyebabkan tes tertunda untuk kedua kalinya.

Masalah di tekanan bahan bakar diduga sebagai penyebabnnya, walaupun pebalap asal Prancis itu mengaku mobil VF-19 terasa bagus dikendarai.

Juara dunia lima kali Lewis Hamilton dan Daniel Ricciardo yang melakoni debut bersama Renault melewatkan sesi pagi dan baru turun di sesi siang. 

Renault menurunkan satu pebalapnya, Nico Hulkenberg pada sesi pagi, sementara Daniel Ricciardo mengambil alih kemudi setelah makan siang untuk menggeber
Renault R.S. 19 mereka.

Hamilton finis di peringkat sembilan dengan Mercedes W10 sementara Ricciardo di peringkat 11.

Satu-satunya tim yang melewatkan hari yang cerah di trek Catalunya adalah Williams, yang akan juga melewatkan hari kedua tes pada Selasa karena pengembangan mobil mereka belum selesai.

Baca juga: 10 alasan untuk tidak melewatkan balapan F1 2019
Baca juga: Pertarungan papan tengah Formula 1 2019 diprediksi akan sangat kompetitif

Hasil akhir hari pertama tes pramusim di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Senin (19/2)

1. Sebastian Vettel (GER) Scuderia Ferrari Mission Winnow SF90 – 1m18.161 169 lap

2. Carlos Sainz Jr. (ESP) McLaren F1 Team MCL34 – 1m18.558 119 lap

3. Romain Grosjean (FRA) Rich Energy Haas F1 Team VF-19 – 1m19.159 65 lap

4. Max Verstappen (NED) Aston Martin Red Bull Racing Honda RB15 – 1m19.426 128 lap

5. Kimi Raikkonen (FIN) Alfa Romeo Racing C38 – 1m19.462 114 lap

6. Daniil Kvyat (RUS) Red Bull Toro Rosso Honda STR14 – 1m19.464 77 lap

7. Sergio Perez (MEX) SportPesa Racing Point F1 Team RP19 – 1m19.944 30 lap

8. Valtteri Bottas (FIN) Mercedes AMG Petronas Motorsport W10 – 1m20.127 69 lap*

9. Lewis Hamilton (GBR) Mercedes AMG Petronas Motorsport W10 – 1m20.135 81 lap**

10. Nico Hulkenberg (GER) Renault F1 Team R.S.19 – 1m20.980 65 lap*

11. Daniel Ricciardo (AUS) Renault F1 Team R.S.19 – 1m20.983 44 lap**

*Turun hanya di sesi pagi

**Turun hanya di sesi siang

Rekor Sirkuit Catalunya:

Lap tercepat: Lewis Hamilton Mercedes 1m16.173 (kualifikasi GP Spanyol)

Lap tercepat balapan: Daniel Ricciardo Red Bull 1m18.441 (2018)

Baca juga: Ferrari luncurkan jet darat baru untuk F1 2019
Baca juga: McLaren MCL34 diluncurkan, Sainz jatuh hati pada pandangan pertama

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Mercedes khawatir terganggu Brexit, rival Ferrari lebih diuntungkan

Barcelona (ANTARA News) – Tim Mercedes memiliki kekhawatiran jika kesepakatan Brexit bisa berdampak buruk bagi tim Formula 1 yang berbasis di Inggris itu ketika menjalani musim balapan F1 2019.

Bos tim Mercedes Toto Wolff di sela-sela hari pertama uji pramusim di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Senin, mengatakan bahwa pisahnya Inggris Raya dari Uni Eropa adalah mimpi buruk bagi tim, demikian dilaporkan Reuters pada Selasa.

Mercedes, juara lima musim terakhir, memiliki pabrik dan fasilitas operasi mesin performa tingginya di Brackley dan Brixworth yang terletak dekat Sirkuit Silverstone.

Tujuh dari sepuluh tim, termasuk Williams, Renault, Red Bull, dan McLaren juga bermarkas di Inggris. Hanya Ferrari, Toro Rosso dan Alfa Romeo yang markasnya di Eropa daratan.

“Brexit adalah kekhawatiran terbesar kami dan akan menjadi kekhawatiran besar bagi semuanya yang tinggal dan beroperasi di United Kingdom,” kata Wolff.

Wollf khawatir Brexit akan mempengaruhi bagaimana mereka mendatangkan bagian-bagian mesin dan layanan jasa lainnya masuk ke Inggris. “Gangguan di perbatasan atau terhadap akses akan sangat merugikan industri Formula 1 di UK.”

Walaupun belum ada kejelasan apakah industri balap itu akan terdampak oleh Brexit yang terjadi dengan maupun tanpa kesepakatan dengan Eropa. Wolff bahkan menyebut Brexit “sumber dari segala masalah.”

Dengan 39 hari tersisa sebelum Brexit, ratifikasi persetujuan perpisahan Inggris Raya dengan Eropa mandek di parlemen Inggris, sehingga kemungkinan besar Inggris akan meninggalkan Eropa tanpa kesepakatan yang bisa meredam gangguan ekonomi.

Formula 1 musim ini terdiri dari 21 balapan yang dimulai di Australia pada Maret. Selain itu ada satu balapan di Inggris dan delapan lainnya di Benua Eropa termasuk Monako.

Wolff mengatakan bahwa Mercedes memiliki pegawai dari 26 negara yang berbeda, sebagian besar dari Eropa, dan industri otomotif di Inggris bisa dibilang mirip Silicon Valley-nya California yang merupakan pusat inovasi dan keahlian.

Industri otomotif Inggris, seperti dilaporkan Asosiasi Industri Motorsport, memiliki pendapatan sekitar sembilan miliar poundsterling dan memperkerjakan 41.000 orang.

Brexit akan menimbulkan masalah distribusi bagian-bagian kendaraan serta pergerakan orang keluar dan masuk Inggris.

“Itu akan sangat membuat pusing semua tim yang bermarkas di Inggris,” kata Wolff.

“Ferrari di Italia, Sauber (Alfa Romeo) di Swiss, mereka akan sangat diuntungkan daripada tim-tim Inggris.”

Ferrari mendesain dan membangun sasis mereka di Maranelo serta memasok power unit untuk Alfa Romeo dan Haas.

Baca juga: Mercedes luncurkan mobil balap baru untuk Formula 1 2019
Baca juga: Ferrari luncurkan jet darat baru untuk F1 2019

 

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Mobil belum selesai, Williams akan lewatkan hari pertama tes pramusim di Barcelona

Sayangnya kami harus menunda tes pramusim di Barcelona hingga Selasa pagi

London (ANTARA News) – Williams akan melewatkan hari pertama tes pramusim Formula 1 di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Spanyol pada Senin karena mereka masih belum menyelesaikan pengembangan mobil balap mereka.

“Sayangnya kami harus menunda tes pramusim di Barcelona hingga Selasa pagi,” kata wakil kepala tim Claire Williams dalam pernyataan, seperti dikutip Reuters pada Minggu.

Sebelumnya Williams juga membatalkan sesi perekaman gambar pada Sabtu di Sirkuit Catalunya karena terlambat menyelesaikan paket mobil mereka.

“Kami menghadapi musim dingin yang sangat sibuk di Grove untuk menyiapkan FW42 sebelum musim balapan dimulai dan, walaupun semua orang telah bekerja keras, kami butuh beberapa waktu lagi sebelum mobil ini siap untuk turun.”

“Prioritas utama kami adalah untuk selalu memastikan bahwa kami membawa mobil ke trek sebaik mungkin dan kadang butuh waktu yang lebih lama dari yang bisa kalian antisipasi.”

Baca juga: Fokus pengembangan, Williams batalkan uji coba awal mobil balap baru
Baca juga: Robert Kubica kembali ke F1 bersama Williams

Williams hanya meraih tujuh poin dari 21 balapan F1 musim lalu dan finis di peringkat buncit konstruktor walaupun menggunakan mesin yang sama dengan tim juara Mercedes.

Mereka memiliki pasangan pebalap baru, rookie asal Inggris Raya sekaligus juara Formula 2 George Russel dan pebalap Polandia Robert Kubica, yang kembali membalap di F1 setelah pulih dari cedera karena kecelakaan reli pada 2011.

Russel akan menjadi pebalap pertama yang menjajal FW42 pada Selasa, sementara Kubica akan turun pada Rabu.  Keduanya akan turun bersama di trek Catalunya pada Kamis.

Pebalap cadangan Nicholas Latifi juga akan berada di belakang kemudi FW42 pada Selasa siang dan Rabu pagi.

“Pastinya kami akan kehilangan waktu namun kami masih memiliki tujuh hari untuk menguji dan kami akan memaksimalkan waktu untuk menyiapkan mobil untuk balapan pertama,” kata Williams.

Balapan F1 musim 2019, yang menerapkan perubahan regulasi di aerodinamika mobil, akan memulai balapan GP pertama di Australia pada 17 Maret nanti.

Tim lain, termasuk Mercedes dan Red Bull, telah menjajal mobil mereka di trek pada sesi shakedown.

Khawatir belum selesai menyusun mobilnya, Renault juga akhirnya sempat mengikuti sesi shakedown dan perekaman gambar dengan menurunkan Daniel Ricciardo di belakang kemudi mobil RS19 mereka.

Baca juga: Ini kata Raikkonen soal mobil F1 baru Alfa Romeo
Baca juga: Red Bull luncurkan mobil balap baru dengan balutan livery edisi spesial

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ferrari berharap SF90 bisa akhiri 10 tahun puasa gelar

Jakarta (ANTARA News) – Tim Formula 1 Ferrari kalah dari Mercedes pada 2018 meski memiliki mobil yang lebih cepat dari beberapa saingan mereka, setelah serangkaian kesalahan oleh Sebastian Vettel dan tim.

Bos baru Ferrari Mattia Binotto mengatakan mobil ini “pengembangan tahun lalu, bukan sebuah revolusi.” Tim telah mencoba untuk “meningkatkan standar, berusaha ekstrim seperti yang kita bisa.”

Vettel bergabung dalam tim bersama pembalap Charles Leclerc, di musim F1 keduanya.

Baca juga: (Profil) – Charles Leclerc dan kisahnya menuju Formula 1

“Saya menantikan tahun ini. Tim berada di jalan yang benar dan mudah-mudahan kita dapat terus lebih baik,” kata Vettel yang dilansir BBC Sports pada Sabtu (16/02).

“Saya ingin memenangkan kejuaraan. Itu misi saya dan alasan mengapa saya di sini.”

“Saya sangat bersemangat untuk memulai petualangan baru ini. Ini telah menjadi mimpi sejak kecil sehingga ini adalah hari yang sangat emosional bagi saya,” kata Leclerc, yang dipromosikan setelah musim perdananya yang mengesankan untuk tim Sauber. 

“Ini adalah hari yang sangat membanggakan bagi saya. Saya tidak gugup. Saya rasa ini lebih merupakan kesempatan bagi saya untuk bersama Sebastian, yang merupakan seorang juara, saya bisa belajar banyak. 

“Saya cukup yakin ini akan menjadi musim yang menakjubkan. Kuncinya adalah bekerja bersama tetapi saya yakin kami akan berhasil,” tambahnya.

Binotto menyebut timnya saat ini adalah “impian yang terwujud karena mempunyai pembalap terbaik di F1. 

Mobil baru, yang disebut SF90 karena memperingati ulang tahun ke-90 Ferrari pada 2019, menampilkan desain sayap depan yang ekstrem untuk memenuhi regulasi baru tahun ini, yang tujuannya adalah untuk memungkinkan mobil balapan lebih dekat sekaligus mengurangi turbulensi yang dialami oleh mobil melaju di belakang lain.

Baca juga: Ferrari luncurkan jet darat baru untuk F1 2019

Pewarta: Hendri Sukma Indrawan
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ini kata Raikkonen soal mobil F1 baru Alfa Romeo

Jakarta (ANTARA News) – Kimi Raikkonen mendapatkan sensasi membalap yang berkesan usai menggeber untuk pertama kalinya mobil balap F1 tim Alfa Romeo di trek Fiorano.

“Kami memiliki sesi yang bagus di trek,” kata Raikkonen seperti dikutip Formula1.com pada Jumat.

“Mobil ini terasa bagus dan aku mampu mendapatkan impresi pertama tentang mobil yang akan kami gunakan musim ini.”

Baca juga: Siap bertarung untuk musim 2019, Sauber ganti nama jadi Alfa Romeo Racing
Baca juga: Balapan di balik kacamata “Si Manusia Es” Kimi Raikkonen

Alfa Romeo memperkenalkan mobil balap mereka yang dibalut livery edisi spesial bertemakan gambar hati ketika turun pada uji coba awal di sesi shakedown dan pengambilan gambar pada Rabu.

Raikkonen menyelesaikan 33 lap dan masih dalam batas 100 km yang diziinkan ketika menyelesaikan proses perekaman gambar.

“Kami akan mengerjakan sejumlah detail terakhir dan menuju Barcelona untuk menjalani tes selama dua pekan. Aku menantikan untuk bisa mengenal mobil ini lebih baik di sana,” kata Raikkonen.

Tim-tim F1 melakukan proses perekaman gambar di sesi shakedown karena itu merupakan kesempatan bagus untuk melakukan pengecekan sistem serta memberikan waktu kepada tim untuk memperbaiki kekurangan mereka sebelum turun di sesi tes pramusim.

Baca juga: Ferrari luncurkan jet darat baru untuk F1 2019
Baca juga: McLaren MCL34 diluncurkan, Sainz jatuh hati pada pandangan pertama

“Setelah musim dingin panjang kami senang bisa berada di trek dengan mobil baru kami untuk pertama kali,” kata kepala teknisi Alfa Romeo Simone Resta.

“Fokus dari pekerjaan kami hari ini adalah di aerodinamika, set-up, dan pengecekan piranti pendingin. Kami menjalani total 33 lap dan akan menggunakan data kami untuk mengetahui sejauh mana regulasi berpengaruh kepada mobil kami.”

Kepala tim Alfa Romeo Fred Vasseur menambahkan bahwa semua anggota tim berjuang untuk memulai musim baru dengan landasan yang sebisa mungkin terbaik.

“Para pebalap dan kru kami termotivasi, dan kami menantikan untuk turun di kejuaraan serta memberikan performa yang kuat,” kata Vasseur.

Alfa Romeo secara resmi akan meluncurkan mobil balap mereka untuk musim balapan 2019 pada pagi hari sebelum tes pramusim di sirkuit Barcelona-Catalunya, Spanyol dimulai pada Senin, 18 Februari nanti.

Baca juga: 10 alasan untuk tidak melewatkan balapan F1 2019
Baca juga: Red Bull berbenah untuk tantang Mercedes dan Ferrari di 2019

 

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ferrari luncurkan jet darat baru untuk F1 2019

Jakarta (ANTARA News) – Scuderia Ferrari pada Jumat meluncurkan mobil balap baru mereka yang dinamai SF90 untuk balapan Formula 1 musim 2019.

Ferrari, yang diperkuat Sebastian Vettel dan Charles Leclerc di belakang kemudi serta kepala tim baru Mattia Binotto yang menggantikan Maurizio Arivabene, meluncurkan SF90 di sirkuit uji mereka di Fiorano, demikian Formula1.com pada Jumat.

Ferrari mengalami musim terbaik mereka di era turbo-hybrid pada musim lalu dengan finis kedua di klasemen konstruktor. Tim berjuluk kuda jingkrak itu berharap dengan mobil baru itu mereka bisa mengambalikan kejayaan tim yang bermarkas di Maranello itu tahun ini.

“Mulai pada 2018 kami memiliki pencapaian yang bagus,” kata Binotto dalam peluncuran SF90.

“Mobil ini adalah pengembangan dari mobil tahun lalu, bukan revolusi. Kami mencoba untuk menaikkan standard, mencoba seekstrim mungkin.”

Baca juga: McLaren MCL34 diluncurkan, Sainz jatuh hati pada pandangan pertama

Baca juga: Dengan mobil baru, Hamilton yakin F1 musim 2019 bisa lebih baik

Mengikuti regulasi aerodinamika baru musim ini, SF90 memiliki desain sayap yang lebih sederhana dari musim lalu, kemudian bagian buritan mobil yang dibalut warna merah kebesaran tim itu didesain lebih ramping. Mobil balap F1 tim Scuderia Ferrari SF90 (Formula1.com)

“Kami semua senang,” kata Vettel. “Kalian mulai melihat mobil itu, sedikit bagian pada akhir tahun lalu dan sekarang kalian melihatnya secara keseluruhan. Ini hari pertama kalian melihatnya.”

“Saya sangat senang melihat semuanya menjadi satu kesatuan. Saya tak sabar lagi untuk mengendarainya,” kata Vettel.

Vettel akan berduet dengan Leclerc yang merupakan pebalap termuda Ferrari sejak Ricardo Rodriguez.

Baca juga: (Profil) – Charles Leclerc dan kisahnya menuju Formula 1

Leclerc yang datang dari Sauber bertukar bangku dengan Kimi Raikkonen akhir musim lalu.

Ferrari akan menuju ke Spanyol untuk menjalani tes pramusim di Sirkuit Barcelona-Catalunya pada 18 Februari.

Baca juga: Red Bull luncurkan mobil balap baru dengan balutan livery edisi spesial

Baca juga: 10 alasan untuk tidak melewatkan balapan F1 2019

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

McLaren luncurkan jet darat baru untuk F1 2019

Jakarta (ANTARA News) – McLaren meluncurkan mobil balap terbarunya, MCL34, pada Kamis, yang akan menjadi tunggangan Carlos Sainz dan Lando Norris di balapan Formula 1 musim 2019.

Jet darat yang didominasi warna oranye dan biru tua itu diperkenalkan kepada publik dalam acara peluncuran di markas McLaren di Woking, Inggris Raya, demikian laman resmi Formula1.com pada Kamis.

Memiliki desain sayap depan yang lebih sederhana dan bargeboard yang lebih ringkas karena mengikuti regulasi baru, MCL34 yang kali ini menggunakan mesin Renault akan digeber untuk pertama  kalinya di tes pramusim di Sirkuit Barcelona-Catalunya pada 18 Februari nanti.

“Ini akan menjadi tahun yang hebat bagi kami,” kata CEO McLaren Zak Brown sebelum peluncuran. “Saya kira kami memiliki bakat-bakat yang luar biasa. Semua orang akan sangat menantikan melihat kami di balapan Australia.”

Baca juga: Pertarungan papan tengah Formula 1 2019 diprediksi akan sangat kompetitif
Baca juga: F1 perkenalkan perubahan regulasi aerodinamika musim balapan 2019

  mobil balap baru McLaren MCL34. (Formula1.com)

Mobil McLaren tahun lalu, MCL33, tampak sebagai salah satu mobil terkuat di papan tengah ketika dikendarai Fernando Alonso dan Stoffel Vandoorne di awal musim.

Mereka finis di peringkat enam konstruktor tahun lalu menggunakan mesin Honda.

“Saya kira kami akan mendapati dua pebalap Grand Prix yang muda dan sangat cepat. Kemudian semua orang di McLaren telah bekerja sangat keras untuk memastikan kami membuat mobil balap yang lebih baik daripada yang kami hasilkan di 2018,” kata Brown.

McLaren yang pernah dominan di zaman Ayrton Senna dan Alain Prost belum pernah memenangi balapan sejak 2012. Terakhir kali mereka merebut gelar juara dunia adalah ketika bersama Lewis Hamilton pada 2018.

Baca juga: Seidl mulai bertugas sebagai direktur pelaksana McLaren sebelum GP Spanyol
Baca juga: 10 alasan untuk tidak melewatkan balapan F1 2019

 

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

McLaren MCL34 diluncurkan, Sainz jatuh hati pada pandangan pertama

Jakarta (ANTARA News) – Pebalap McLaren Carlos Sainz mengaku jatuh hati pada pandangan pertama kepada mobil balap baru McLaren, MCL34, yang baru saja diluncurkan di markas besar mereka di Woking, Kamis.

Jet darat yang didominasi warna biru dan oranye pepaya itu diluncurkan oleh 34 anggota tim McLaren sebelum Sainz dan rekannya Lando Norris (19) naik ke panggung bersama mobil baru mereka, demikian dilaporkan Reuters pada Kamis.

“Aku suka warna barunya. Kawanku di tim, aku akan lihat dalam beberapa bulan ini apakah aku suka dia,” canda Sainz (24) yang pindah dari Renault itu.

Baca juga: McLaren luncurkan jet darat baru untuk F1 2019
Baca juga: Panduan memahami slang F1 bagi pemula

Sainz dan Norris menggantikan Fernando Alonso yang pensiun dan Stoffel Vandoorne.

“Banyak beban di pundakku, banyak orang bergantung padaku dan Carlos,” kata Norris.

McLaren yang pernah dominan di zaman Ayrton Senna dan Alain Prost belum pernah memenangi balapan sejak 2012. Terakhir kali mereka merebut gelar juara dunia adalah ketika bersama Lewis Hamilton pada 2018.

Mobil McLaren tahun lalu, MCL33, tampak sebagai salah satu mobil terkuat di papan tengah ketika dikendarai Fernando Alonso dan Stoffel Vandoorne di awal musim.

Mereka finis di peringkat enam konstruktor tahun lalu menggunakan mesin Honda.

Baca juga: Pertarungan papan tengah Formula 1 2019 diprediksi akan sangat kompetitif
Baca juga: F1 perkenalkan perubahan regulasi aerodinamika musim balapan 2019

Bos McLaren Zak Brown, yang membawa sponsor baru bagi tim, mengatakan bahwa akan menjadi jalan panjang bagi McLaren untuk bisa mendapatkan hasil lebih baik dari peringkat enam setelah Direktur Balapan Eric Boullier meninggalkan tim itu tahun lalu.

“Kami sedang dalam proses pembangunan kembali dan ini akan menjadi sebuah petualangan,” kata Brown.

McLaren merekrut James Key dari Toro Rosso sebagai kepala teknis tahun lalu.

Kemudian, mantan bos tim Porsche Le Mans Andreas Siedl akan menjalani tugasnya sebagai direktur pelaksana McLaren pada 1 Mei nanti.

Baca juga: Seidl mulai bertugas sebagai direktur pelaksana McLaren sebelum GP Spanyol
Baca juga: 10 alasan untuk tidak melewatkan balapan F1 2019

 

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Graziano: Valentino Rossi bisa membalap hingga usia 46

Jakarta (ANTARA News) – Graziano Rossi, ayah dari Valentino Rossi, berbicara tentang partisipasi putranya di Moto GP kepada media Italia Corriere Della Sera.

Graziano, yang juga pebalap Grand Prix pada tahun 70-an dan 80-an, yakin bahwa Valentino, yang akan genap berusia 40 tahun pada sabtu (16/2), masih akan memiliki beberapa tahun yang bagus dalam balapan.

Dia bahkan menyebut Rossi bisa balapan hingga usia 46, demikian laman resmi MotoGP.com pada Kamis. 

Akan menjadi kisah yang epik jika Rossi pensiun di usia 46. Pebalap berjuluk “the Doctor” itu telah menggunakan nomor 46 di motornya sepanjang karir balapannya.

Baca juga: Valentino Rossi kenang gelar juara saat ditanya “10 Years Challenge”

Baca juga: Rossi: Yamaha masih harus bebenah untuk bisa bersaing dengan Suzuki, Honda, Ducati

Rossi akan kembali membalap bersama Yamaha di balapan kelas premier Moto GP tahun ini di mana kompetisi akan ketat seperti musim-musim lalu.

“Tidak seperti orang lain, dia seakan mampu menghentikan efek dari waktu… seperti sepuluh tahun lalu, dia berada di kondisi terbaiknya,” kata Graziano.

“Aliran adrenalin ketika mengendarai motor dan berada di depan yang lain; kepuasan ketika tidur dan berkata ‘hari ini saya telah melakukan yang terbaik’.”

“Dia tidak menang tahun lalu, namun dia memiliki kredensial untuk menang lagi, jika dia tidak menang, itu karena Yamaha melaju dengan tidak benar,” kata sang ayah.

Usai peluncuran motor balap baru YZR M1 di Jakarta pekan lalu, Valentino Rossi mengaku sudah tidak sabar menjajal sepeda motornya di musim balapan tahun ini.

“Saya benar-benar menantikan musim baru untuk balapan, saya ingin menaiki kembali M1 saya. Saya merasa sedang dalam kondisi terbaik dan penuh semangat, dan saya percaya, dengan kerja keras, kami dapat meningkat dari tahun sebelumnya dan kembali ke posisi puncak,” kata Rossi.

Rossi dan rekan setimnya, Maveric Vinales, telah melakoni tes pramusim MotoGP 2019 di Sirkuit Sepang, Malaysia, pada 6-8 Februari.

Ujicoba pamungkas digelar di Qatar pada 23-25 Februari, sebelum balapan perdana musim 2019 di Sirkuit Losail Qatar pada 10 Maret.

Baca juga: Uji MotoGP Sepang tampilkan perubahan baru

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Racing point ungkap mobil balap baru untuk F1 2019

Jakarta, (ANTARA News) – Tim Racing Point F1 meluncurkan mobil balap baru mereka untuk balapan Formula 1 musim 2019 di pameran mobil internasional Kanada, Toronto, Rabu.

Racing Point, yang sebelumnya dikenal sebagai Force India, mengumumkan sponsor baru mereka Sport Pesa dan tetap memilih merah muda sebagai warna kebesaran livery mereka, demikian laman resmi Formula1.com pada Rabu.

Force India mengalami kesulitan finansial musim lalu sebelum akhirnya konsorsium pimpinan Lawrence Stroll membelinya dan memberi nama baru Racing Point, dengan mempertahankan 400 staf dan fasilitas yang mereka miliki.

Baca juga: Red Bull luncurkan mobil balap baru dengan balutan livery edisi spesial
Baca juga: Mercedes luncurkan mobil balap baru untuk Formula 1 2019

  Sergio Perez dan Lance Stroll menyibak tirai penutup mobil balap tim Racing Point F1 di pameran mobil internasional Kanada, Toronto, Rabu. (Twitter.com/racingpointF1)
Lance Stroll bergabung dengan tim yang kini dimiliki oleh ayahnya itu setelah dua tahun membalap bersama Williams. Sementara Sergio Perez akan menjalani tahun keenam bersama tim itu.

“Targetnya ekstrim,” kata Perez ketika peluncuran mobil. “Kami ingin mencapai level berikutnya. Sekarang adalah saatnya untuk menunjukkan apa yang kami bisa lakukan karena sekarang kami memiliki semua peralatan yang dibutuhkan.”

Stroll pun mengaku sangat menantikan musim balapan 2019 bersama tim barunya.

“Ini adalah babak baru dan perjalanan yang sangat menarik berada di depan kami. Berada di sini adalah mimpi yang menjadi kenyataan dan saya sudah tidak sabar lagi untuk beraksi,” kata Stroll.

Baca juga: Fokus pengembangan, Williams batalkan uji coba awal mobil balap baru
Baca juga: Tatap musim 2019, Renault luncurkan mobil balap baru

Racing Point mempertahankan warna merah muda yang menjadi identitas mereka selama dua musim balapan terakhir.

“Warna merah muda ini… saya yakin dalam dua tahun telah menjadi ikonik,” kata kepala tim Otmar Szafnauer. “Tujuan jangka panjangnya adalah membawa tim ini ke peringkat teratas olahraga ini.”

“Kami menempatkan pondasi pada tempatnya dan sangat lah penting untuk melangkah maju pada 2019 manakala kami memulai era baru ini.  Kami ingin bertarung untuk podium dan menargetkan finis peringkat empat besar di kejuaraan ini,” kata Szafnauer.

Baca juga: Toro Rosso luncurkan STR14 untuk musim balapan 2019
Baca juga: F1 perkenalkan perubahan regulasi aerodinamika musim balapan 2019

T.A059/

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Dengan mobil baru, Hamilton yakin F1 musim 2019 bisa lebih baik

Aku sempat jeda sementara waktu dari balapan, sekarang mencoba untuk fokus dan memusatkan kembali diriku serta berlatih keras untuk musim yang baru. 2018 adalah tahun yang hebat, tapi aku rasa 2019 bisa saja lebih baik

London (ANTARA News) – Tim Mercedes-AMG F1 menjalankan mobil balap terbaru mereka untuk musim balapan 2019 untuk pertama kalinya pada Rabu di Sirkuit Silverstone.

Juara dunia Lewis Hamilton mengatakan bahwa musim 2019, bersama mobil baru Mercedes, yang dinamai W10, bisa lebih baik dari musim lalu, demikian Reuters pada Rabu.

“Aku sempat jeda sementara waktu dari balapan, sekarang mencoba untuk fokus dan memusatkan kembali diriku serta berlatih keras untuk musim yang baru. 2018 adalah tahun yang hebat, tapi aku rasa 2019 bisa saja lebih baik,” kata Hamilton.

Baca juga: Mercedes luncurkan mobil balap baru untuk Formula 1 2019
Baca juga: Red Bull luncurkan mobil balap baru dengan balutan livery edisi spesial

Hamilton dan rekan satu timnya dari Finlandia Valtteri Bottas menjalani uji coba mobil dalam sesi shakedown sepanjang 100 km di Silverstone sekaligus untuk keperluan penyutingan.

“Aku ingin meraih lebih, aku ingin terus berusaha. Aku merasa semangat dan siap untuk menyerang,” kata Hamilton.

Pebalap asal Inggris Raya itu memenangi 11 balapan musim lalu dan menjadi pebalap ketiga yang meraih lima gelar juara dengan rekor kemenangan 73 kali.

Michael Schumacher masih memegang rekor kemenangan terbanyak dengan 91 kali.

Baca juga: Refleksi karir sang legenda Michael Schumacher
Baca juga: F1 perkenalkan perubahan regulasi aerodinamika musim balapan 2019

Mercedes menjadi juara konstruktor selama lima tahun terakhir, namun bos mereka Toto Wollf mengingatkan bahwa perubahan regulasi tahun ini bisa menjadi tantangan baru.

“Kami tidak akan meremehkan dan tentunya tidak ada perasaan berhak berada di depan,” kata dia.

“Sebenarnya, dengan perubahan regulasi di musim baru, setiap tim memiliki kesempatan yang sama untuk mengincar titel dan kami memandang semua itu sebagai potensi ancaman.”

Mercedes mengatakan bahwa mobil baru mereka, yang menggunakan livery yang sama dengan tahun lalu, telah berubah banyak di bawah bodinya.

Direktur teknis James Allison mengungkapkan tim mereka telah bekerja keras membenahi suspensi dan aerodinamika mobil untuk mewujudkan sebuah mobil balap yang lebih ramah terhadap ban, daripada mobil tahun lalu, dan tetap kompetitif di setiap trek di  kalender musim.

Mereka juga membuat perubahan di sistem pendingin power unit untuk membuat mobil lebih efisien serta lebih aerodinamis.

Balapan pertama musim 2019 akan digelar di Australia pada 17 Maret nanti.

Baca juga: 10 alasan untuk tidak melewatkan balapan F1 2019
Baca juga: Formula 1 musim 2018 dalam restrospeksi

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Red Bull luncurkan mobil balap baru dengan balutan livery edisi spesial

Jakarta (ANTARA News) – Tim Red Bull Racing F1 pada Rabu meluncurkan mobil balap terbaru mereka untuk balapan Formula 1 musim 2019 dengan balutan livery edisi khusus yang kontras.

Tim yang berbasis di Milton Keynes melalui akun resmi Twitter mereka merilis bagaimana desain mobil baru mereka yang dibalut livery bergaya kamuflase berwarna merah di atas warna dasar biru tua.

Beberapa tahun belakangan, Red Bull memiliki kebiasaan untuk meluncurkan mobil balap baru dengan livery edisi spesial sebelum menggantinya dengan warna kebesaran mereka ketika kembali ke trek. Tahun ini pun mereka lakukan hal yang sama.

Baca juga: Red Bull berbenah untuk tantang Mercedes dan Ferrari di 2019
Baca juga: Formula 1 musim 2018 dalam restrospeksi

  Mobil balap Red Bull Racing RB15 dalam balutan livery edisi spesial (Twitter/redbullracing)

Max Verstappen menjadi pebalap pertama yang mencoba mobil RB15 di Sirkuit Silverstone pada Rabu, sementara rekan satu timnya Pierre Gasly menontonnya dari pinggir trek.

Red Bull pernah menjadi tim juara, baik di titel pebalap maupun konstruktor, antara 2010-2013.

Namun, pada tahun lalu, mereka hanya mampu memenangi empat balapan yang merupakan hasil terbaik mereka sejak era mesin V6 hybrid turbo diperkenalkan pada 2014.

Baca juga: Renault-Red Bull berpisah usai GP Abu Dhabi

Red Bull mengalami musim yang buruk bersama Renault sebagai pemasok mesin.

Dengan performa balapan yang kurang konsisten, Red Bull hanya mampu finis di peringkat tiga tahun lalu di belakang Mercedes dan Ferarri.

Daya tahan mesin menjadi salah satu alasan bagi Red Bull untuk berpisah dengan Renault pada akhir musim lalu dan menggandeng Honda sebagai rekannya untuk 2019.

Red Bull melihat progres yang dilakukan Honda ketika perusahaan asal Jepang itu menjadi rekan tim junior Toro Rosso dan yakin bisa menjadi penantang utama tahun ini.

Baca juga: Mercedes luncurkan mobil balap baru untuk Formula 1 2019
Baca juga: Panduan memahami slang F1 bagi pemula

 

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Fokus pengembangan, Williams batalkan uji coba awal mobil balap baru

Kami memutuskan tidak untuk menjalankan mobil kami selama proses penyutingan akhir pekan nanti untuk memberi kesempatan tim memaksimalkan waktu mereka di pabrik sebelum kami berangkat ke Barcelona untuk tes hari pertama pada 18 Februari

Jakarta (ANTARA News) – Tim Williams F1 membatalkan rencana uji coba awal mobil balap terbaru mereka dengan alasan untuk memaksimalkan program pengembangan mobil sebelum menjalani tes pra-musim di Barcelona.

“Kami memutuskan tidak untuk menjalankan mobil kami selama proses penyutingan akhir pekan nanti untuk memberi kesempatan tim memaksimalkan waktu mereka di pabrik sebelum kami berangkat ke Barcelona untuk tes hari pertama pada 18 Februari,” Wakil ketua tim Williams F1 Claire Williams, seperti dikutip laman resmi Formula1.com, Rabu.

Williams, yang meluncurkan mobil balap baru mereka pada Senin, memasang target untuk bangkit musim ini setelah terpuruk di peringkat buncit klasemen konstruktor tahun lalu.

Baca juga: 10 alasan untuk tidak melewatkan balapan F1 2019
Baca juga: Formula 1 musim 2018 dalam restrospeksi
Baca juga: F1 perkenalkan perubahan regulasi aerodinamika musim balapan 2019

Williams bukan satu-satunya tim yang mengeluhkan mepetnya kalender balap tahun ini yang tidak saja mulai lebih awal namun juga disertai perubahan regulasi aerodinamika.

Ketua tim Renault Cyril Abiteboul saat peluncuran mobil balap F1 Renault pada Selasa mengatakan bahwa musim ini akan sangat ketat bagi tim untuk menyiapkan uji coba dan merasa jika mereka mungkin harus lebih konservatif dalam menyiapkan segalanya di musim selanjutnya.

Williams menunjukkan wajah baru mereka di grid F1 2019 pada Senin dengan meluncurkan mobil balap yang dinamai FW42 yang dibungkus livery berwarna biru cerah, hitam dan putih serta sponsor baru, perusahaan telekomunikasi Rokit.

Dengan dikendarai oleh juara dunia Formula 2 George Russel dan pebalap senior Robert Kubica yang kembali ke F1, FW42 diharapkan mampu membawa Williams ke balapan yang kompetitif setelah musim kemarin finis di peringkat 10 konstruktor dengan mengantongi hanya tujuh poin.

Baca juga: Robert Kubica kembali ke F1 bersama Williams

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Mercedes luncurkan mobil balap baru untuk Formula 1 2019

Sejak 2017, ini kali kedua kami mengalami perubahan besar di regulasi

Jakarta (ANTARA News) – Mercedes AMG F1 pada Rabu meluncurkan mobil balap baru mereka yang dinamai W10 yang akan dikendarai Lewis Hamilton dan Valtteri Bottas di musim balapan Formula 1 2019.

Sebelum menjalani tes pra-musim di Barcelona, mobil penantang baru dari Mercedes itu dijajal oleh duo pebalap mereka di trek Silverstone pada Rabu, demikian laman resmi Formula1.com pada Rabu.

Di ajang promosi itu, W10 akan dibatasi untuk melaju tidak lebih dari 100 km dengan ban super-hard.
  Mobil balap tim Mercedes-AMG W10 yang akan digunakan di balapan Formula 1 musim 2019. (Twitter/MercedesAMGF1)

Mobil balap Mercedes tahun lalu, W09, membawa Lewis Hamilton merebut gelar juara dunia F1 kelima kalinya dalam karirnya, dan keempat kalinya bersama Mercedes.

Baca juga: 10 alasan untuk tidak melewatkan balapan F1 2019
Baca juga: F1 perkenalkan perubahan regulasi aerodinamika musim balapan 2019

Sementara bersama Hamilton dan Bottas, Mercedes mengamankan gelar juara konstruktor kelima kali secara berturut-turut tahun lalu.  

Jika tahun ini Mercedes bisa menjadi juara konstruktor, mereka akan menyamai catatan rival mereka, Ferrari, yang berhasil menjadi juara konstruktor enam kali berturut-turut.

Namun demikian ketua tim Mercedes Toto Wolff menjaga agar ekspektasinya tidak terlalu tinggi mengingat perubahan regulasi aerodinamika pada desain mobil F1 2019.

“Sejak 2017, ini kali kedua kami mengalami perubahan besar di regulasi,” kata Wolff.

“Semuanya diatur ulang. Setiap tim memiliki peluang untuk membuat mobil yang cepat dan saya secara pribadi sangat menanti untuk melihat bagaimana tim-tim itu bekerja dan apakah kami bisa menjaga posisi kami di depan.”

“Lima gelar juara ganda lebih dari apa yang bisa kami bayangkan tapi setiap musim diawali dari nol.  Tak ada kredit yang bisa kalian bawa dari musim-musim lalu ke musim yang baru, dan ini lah mengapa kami menyambut setiap tahun dengan motivasi yang sama dan semangat seperti setiap musim yang telah lalu,” kata Wolff.

Baca juga: Berharap pada perkembangan mesin, Renault tatap musim balapan kompetitif
Baca juga: Toro Rosso luncurkan STR14 untuk musim balapan 2019

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Seidl mulai bertugas sebagai direktur pelaksana McLaren sebelum GP Spanyol

Jakarta (ANTARA News) – McLaren telah mengonfirmasi bahwa direktur pelaksana baru Andreas Seidl akan mulai bekerja untuk memimpin tim F1 itu pada 1 Mei, sebelum Grand Prix Spanyol.

Sebelum pindah ke McLaren, Seidl telah membawa Porsche menjuarai kejuaraan dunia balapan ketahanan (World Endurance Championships) selama tiga kali pada 2015, 2016, dan 2017 di balapan 24 jam Le Mans, demikian laman resmi Formula1.com pada Selasa.

Baca juga: McLaren luncurkan mobil F1 2019 pada hari Valentine

Seidl diharapkan bisa membawa kemenangan bagi McLaren, yang akan diperkuat oleh duo pebalap baru, Carlos Sainz dan Lando Norris pada musim balapan 2019.

McLaren mengalami musim buruk beberapa tahun terakhir ini dengan puasa naik podium sejak balapan Grand Prix Australia 2014.

“Kami senang Andreas bisa bergabung dengan tim pada 1 Mei,” kata CEO McLaren Racing Zak Brown.

“Ini akan memungkinkan kami untuk melanjutkan momentum dari rencana pemulihan kami dan kami menanti untuk menyambut dia di McLaren.”

Baca juga: Pebalap Tim McLaren nantikan mobil hebat yang baru

Baca juga: Panduan memahami slang F1 bagi pemula

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Berharap pada perkembangan mesin, Renault tatap musim balapan kompetitif

Enstone (ANTARA News) – Renault mengincar target untuk bersaing dengan tiga tim terkuat di Formula 1 pada musim balapan 2019 setelah melihat perkembangan besar dari performa mesin mereka.

Direktur pelaksana Renault Sport Racing Cyril Abiteboul sebelum peresmian mobil baru R.S.19 di Enstone, Selasa, mengatakan bahwa tim mereka sedang mulai bangkit setelah kerja keras beberapa tahun belakangan untuk membangun kembali tim.

Renault finis di peringkat empat konstruktor tahun lalu di bawah Mercedes, Ferrari dan Red Bull, dengan catatan mesin mereka digunakan oleh Red Bull yang memenangi empat balapan musim lalu.

Baca juga: Tatap musim 2019, Renault luncurkan mobil balap baru

Abiteboul, seperti dikutip oleh Reuters, Selasa, mengatakan bahwa  progres mesin mereka selama pengembangan di musim dingin sangat lah substansial.

“(Kenaikan performanya) paling besar dari yang pernah kami lakukan sejak V6 diperkenalkan (pada 2014),” kata Abiteboul.

“Musim dingin paling produktif yang pernah kami alami dalam hal pengembangan performa mesin,” kata dia.

Renault dan Red Bull berpisah tahun lalu sehingga perusahaan otomotif asal Prancis itu hanya memasok mesin untuk tim pabrikan mereka dan McLaren pada musim ini. Red Bull beralih menggunakan mesin Honda.

Baca juga: Tim Red Bull jalani musim balap baru dengan Honda

Baca juga: 10 alasan untuk tidak melewatkan balapan F1 2019

Abiteboul mengaku salah satu keuntungan dari hal itu adalah mereka memegang kendali penuh setelah bertahun-tahun dikritik oleh Red Bull terkait rendahnya performa dan daya tahan mesin.

Renault kali ini mengincar target nol DNF atau gagal finis karena masalah mesin.

“Kami harus menyeimbangkan performa dan daya tahan, tapi ini adalah permainan yang semua orang mainkan di zaman Formula 1 modern,” kata Abiteboul.

Renault telah berkembang dan menghabiskan dana banyak di peralatan.

Jumlah staf mereka di Enstone mencapai 750, termasuk kontraktor, belum lagi pegawai sebanyak 450 orang di Perancis yang mengerjakan power unit di Viry-Chatillon.

“Dengan fasilitas baru itu, kami memiliki kapasitas produksi yang  lebih efisien dalam waktu. Dan oleh karena itu bisa lebih cepat bereaksi daripada sebelumnya,” kata Abiteboul.

Mantan juara dunia empat kali sekaligus penasehat khusus Renault Alain Prost mengatakan bahwa dia terkesan dengan perubahan yang dilakukan Renault dan berharap Ricciardo dan Hulkenberg bisa naik podium tahun ini.

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sam Lowes kembali, tim Gresini optimistis tatap Moto2 2019

Kembalinya Sam Lowes adalah pertaruhan yang ingin kami menangkan

Jakarta (ANTARA News) – Pebalap Inggris, Sam Lowes, yang kembali memperkuat Federal Oil Gresini di Moto2 menimbulkan optimisme di jajaran tim tersebut menatap musim balap 2019.

“Ini pasti akan menjadi musim yang sangat baik bagi kami, kembalinya Sam Lowes adalah pertaruhan yang ingin kami menangkan,” kata Manajer Federal Oil Gresini Moto2, Fausto Gresini, dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Selasa.

Lowes merupakan juara dunia Supersport 2013 yang sempat membalap di Federal Oil Gresini Moto2 pada musim 2016 silam dan menempati urutan keenam klasemen akhir.

Namun, Lowes hijrah ke Aprilia Racing Team Gresini dan Swiss Innovative Investors KTM pada musim balap 2017 dan 2018.

Kembalinya Lowes juga menjadi berkah tersendiri bagi Gresini yang kembali mengikat kontrak sponsor dengan jenama Indonesia, Bold Xperience, untuk musim balap 2019.

“Sangat penting bagi kami bahwa brand seperti Bold Xperience menaruh kepercayaan kepada kami sekali lagi,” kata Fausto.

Event Manager Bold Experience Mulyadi Sugiono mengakui kembalinya Lowes membuat pihaknya meyakini Federal Oil Gresini Moto2 bakal memiliki masa depan cerah.

“Dengan kembalinya Sam Lowes, kami percaya tim ini akan memiliki masa depan yang cerah. Semoga kerja sama ini bisa membawa kesuksesan bagi kedua belah pihak di tahun 2019 ini,” kata Mulyadi.

Lowes bakal menunggangi Kalex Triumph 765 yang berkelir logo Bold Xperience kala menantang Moto2 2019.

Tak hanya logonya tampil di berbagai atribut tim, Bold Xperience juga berkesempatan memberikan layanan VIP bagi para pemenang undian Bold Xperience Mission: Spain.

Baca juga: Buntut insiden Fenati, Marinelli Snipers musim depan tak berkompetisi di Moto2

Baca juga: Dimas Ekky bakal lakoni debut Moto2 di Sepang

Pewarta:
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tatap musim 2019, Renault luncurkan mobil balap baru

Jakarta (ANTARA News) – Tim Renault F1 merilis mobil balap R.S.19. yang dikendarai oleh duo pebalap Daniel Ricciardo dan Nico Hulkenberg di balapan Formula 1 musim 2019.

Ricciardo bersama Hulkenberg menyibak tirai penutup mobil penantang baru Renault di pabrik Renault di Enstone, Inggris Raya, Selasa, demikian laman resmi Formula1.com.

R.S. 19, yang desain liverynya didominasi warna hitam dan kuning, akan siap dikendarai pada sesi tes pra-musim di Sirkuit Barcelona-Catalunya pada 18 Februari.

Baca juga: 10 alasan untuk tidak melewatkan balapan F1 2019

Baca juga: Kalender balapan Formula 1 musim 2019

Tahun lalu, mobil R.S.18, yang dikendari Hulkenberg dan Carlos Sainz, memberikan musim terbaik bagi Renault setelah turun kembali ke Formula 1 pada 2016 silam. Renault finis di peringkat empat konstruktor di atas rival mereka Haas pada 2018.

Dengan kedatangan Ricciardo, yang pindah dari tim Red Bull, Renault bersiap untuk menghadapi musim balapan 2019.

Baca juga: Toro Rosso luncurkan STR14 untuk musim balapan 2019

Baca juga: Panduan memahami slang F1 bagi pemula

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sekitar 1.200 pesepeda akan ramaikan Tour de Bintan 2019

Jakarta (ANTARA News) – Ajang balap sepeda amatir Tour de Bintan akan digelar untuk ke-9 kalinya dari 29-31 Maret 2019 di Pulau Bintan, Kepulauan Riau.

CEO Meta Sport, penyelenggara Tour de Bintan Natalie Marquet di Jakarta, Selasa mengungkapkan bahwa Tour de Bintan menjadi salah satu dari tiga ajang di Asia dan 21 ajang di tingkat dunia yang merupakan bagian Seri Dunia UCI Gran Fondo.

“Selama tiga tahun berturut-turut, Tour de Bintan menjadi kualifikasi kejuaraan dunia UCI Gran Fondo,” kata Natalie.

Panitia penyelenggara menargetkan sebanyak 1.200 peserta yang terdiri atas pebalap sepeda amatir untuk berpartisipasi di Tour de Bintan tahun ini. Sampai saat ini pendaftaran masih dibuka dan sudah ada perwakilan dari 42 negara yang mendaftar.

Natalie mengungkapkan Tour de Bintan tahun lalu diikuti sekitar 1.100 perserta.

Gran Fondo sendiri berasal dari bahasa Italia yang berarti bersepeda jarak jauh.  Lintasan pada sebuah ajang balap sepeda gran fondo umumnya memiliki panorama yang indah.

Oleh karena itu, ajang Tour de Bintan digelar juga sebagai salah satu upaya meningkatkan promosi sport-tourism setempat.

Tujuh pilihan lomba akan disediakan dalam Tour de Bintan yang dibagi menjadi sejumlah kelompok umur.

Peserta dapat memilih untuk hanya melakukan satu balapan, jarak terdekat adalah 55 km atau dapat juga memilih paket balapan 2-3 hari.

Dua dari tujuh pilihan balapan yang tersedia merupakan kualifikasi untuk kejuaraan dunia 2019 di Polandia yaitu di kategori individual time trial sejauh 17 km yang digelar pada Jumat siang (29/3) dan kategori Gran Fondo Classic berjarak 144 km pada Sabtu pagi (30/3).

Untuk bisa lolos kualifikasi Kejuaraan Dunia Gran Fondo di Polandia, peserta Tour de Bintan harus menyelesaikan perlombaan dengan minimal masuk 25 persen peringkat teratas di kelompok usia masing-masing, jelas Natalie.

Balapan yang berlangsung selama tiga hari itu akan menyediakan jalur yang memadukan pemandangan pulau tropis di Bintan, yang diliputi pantai pasir putih, hutan dan deretan desa-desa indah.

Balapan akan dibuka pada Jumat (29/3) di Lagoi Bay, area Bintan Resorts dengan melombakan kategori individual time trial.

Hari berikutnya dilombakan Gran Fondo Classic yang akan diselenggarakan di kota Simpang Lagoi menempuh rute sejauh 144 km.

Perlombaan terakhir pada Minggu (31/3) akan dimulai dan berakhir di Bintan Lagoon Resort.

Kepala Dinas Pariwisata Daerah Kabupaten Bintan Wan Rudy Iskandar berharap ajang balap sepeda Tour de Bintan 2019 bisa meningkatkan pergerakan wisatawan domestik dan mancanegara di Bintan, sebuah pulau yang memiliki sejumlah resort mewah, yang berjarak kurang lebih 40 menit dari Singapura itu.

Walaupun target 1.200 peserta, tapi bisa 3.000 – 4.000 orang yang hadir karena para peserta tidak datang sendiri tapi juga membawa keluarganya, ungkap Wan Rudy.

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Toro Rosso luncurkan STR14 untuk musim balapan 2019

Jakarta, (ANTARA News) – Toro Rosso menjadi tim kedua yang meluncurkan mobil untuk balapan Formula 1 musim 2019 setelah pada Senin menyibak tirai penutup STR14 yang akan dikendarai Alexander Albon dan Daniil Kvyat.

“Seperti biasa sebelum musim dimulai… kami tidak mau memasang target spesifik, paling tidak untuk sekarang,” kata kepala tim Toro Rosso Franz Tost seperti dikutip laman resmi Formula1.com, Senin.

Mobil STR14 menjadi penting bagi tim menyusul pengumuman Toro Rosso dan Red Bull akan meningkatkan kerjasama teknis mereka untuk musim balapan 2019.

Kedua tim akan memiliki bagian belakang mobil yang sama, termasuk power unit dari Honda, yang memulai kerjasama dengan Red Bull pada 2019, kemudian girboks, suspensi belakang, komponen hidrolik dan elektronik, serta beberapa bagian suspensi.

Baca juga: F1 perkenalkan perubahan regulasi aerodinamika musim balapan 2019

Baca juga: Red Bull berbenah untuk tantang Mercedes dan Ferrari di 2019

Toro Rosso telah menggunakan mesin dari Honda musim lalu dan menuai hasil positif, salah satunya adalah finis keempat Pierre Gasly di balapan Grand Prix Bahrain.

“Semuanya dipertimbangkan, kualitas dari sinergi dengan Red Bull Technology, kepercayaan pada tingkat pengetahuan teknis kami, jalur pengembangan yang impresif dari Honda sejauh ini, dan pasangan pebalap muda yang kuat yang kami miliki membuat kami percaya diri,” kata Tost. Mobil STR14 yang diluncurkan tim Toro Rosso untuk balapan Formula 1 musim 2019. (Formula1.com)

Danill Kvyat dan Alexander Albon akan memperkuat Toro Rosso tahun ini. Fakta yang tak terduga adalah Kvyat pernah kehilangan kursi balap Toro Rosso di akhir musim 2017, sementara Albon dikeluarkan dari program junior Red Bull pada 2012.

“Kami tidak tahu secara pasti kami akan kemana,” kata Kvyat. “Seperti yang lain, kami bekerja keras untuk membuat paket terbaik dan hal terbaik yang bisa saya lakukan adalah bekerja sekeras mungkin untuk diri sendiri dan performa saya.”

“Saya percaya dengan tim.  Mereka tahu apa yang mereka lakukan. Saya dan kru teknis akan melakukan semua yang bisa kami lakukan untuk mengeluarkan hasil maksimal dari paket yang diberikan kepada tim.  Saya kira kami terlihat bagus dan saya rasa setiap orang termotivasi dan fokus. Saya bisa melihat itu dan itu membuat saya percaya diri ke depannya,” kata Kvyat.

Kvyat dan Albon akan menjajal pertama kali STR14 ketika tes pramusim di Barcelona dimulai pada 18 Februari.

Baca juga: Panduan memahami slang F1 bagi pemula
Baca juga: 10 alasan untuk tidak melewatkan balapan F1 2019

T.A059/
 

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Aris Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Jamalidin penuhi janji rebut juara etape Ronda Pilipinas

Jakarta (ANTARA News) – Pebalap Indonesia Jamalidin Novardianto memenuhi janjinya dengan merebut juara pada etape empat balapan internasional Ronda Pilipinas 2018 yang finis di Roxas Filipina, Senin.

Salah satu pebalap gacoan PGN Road Cycling Team Indonesia ini menjadi yang terbaik setelah membukukan catatan waktu tiga jam 37 menit 53 detik untuk menempuh jarak 146,9 km.

“Alhamdulillah akhirnya tembus juga,” kata Jamalidin Novardianto saat dikonfirmasi dari Jakarta.

Perjuangan pebalap yang akrab dipanggil Verdi untuk meraih juara pada etape empat kejuaraan yang masuk kalender UCI dengan level 2.2 ini bukan perkara mudah karena menjelang finis dikepung oleh pebalap lain yang dikenal mempunyai spesialisasi sprint.

Verdi menjadi yang terbaik setelah unggul dari pebalap Malaysia yang tergabung dalam Terengganu Cycling Team, Mohd Shahrul Mat Amin serta pebalap asal Korea Selatan yang tergabung dalam Korail Cycling Team, Joo Kangeun dengan catatan waktu sama.

Dalam sepuluh pebalap tercepat di etape empat, pebalap asal Malang ini ditemani oleh rekan satu timnya yaitu Odie Setiawan yang finis pada urutan ketujuh dengan selisih waktu 11 detik lebih lambat.

Naik podium merupakan target utama pebalap yang belum lama mengakhiri masa lajangnya itu. Apalagi saat ini didukung oleh tim yang solid serta rekan satu tim yang berpengalaman seperti Bambang Suryadi maupun Jamal Hibatulloh.

“Balap adalah hidup saya. Jadi harus maksimal. Kalau gak maksimal dapur gak bakal ngebul,” kata mantan pebalap timnas saat dikonfirmasi sebelumnya.

Harapan meraih hasil terbaik juga disampaikan oleh manajer tim, Izza Ubaidilah. Menurut dia, persiapan untuk menghadapi kejuaraan bagian Asia Tour ini cukup baik dan tinggal pembuktian di lapangan.

Ronda Philipinas 2019 merupakan balapan yang cukup dikenal di Filipina. Balapan terbagi dalam lima etape dan tim yang bersaing di antaranya adalah 7 Eleven, Team Tarbac Filipina, Korail Team Korea, Cambodia Cycling Team, Sri Lanka Navy Cycling Team dan Terengganu Cycling Team.

Baca juga: Jamalidin bidik podium etape Ronda Philipinas 2019

Pewarta: Bayu Kuncahyo
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Panduan memahami slang F1 bagi pemula

Jakarta,  (ANTARA News ) – Balapan pertama Formula 1 musim 2019 akan digelar di Melbourne, Australia, pada 17 Maret nanti.

Setiap musim balapan baru tentunya akan menarik para penggemar baru balapan jet darat itu, yang kini menjanjikan balapan yang kompetitif dengan sejumlah perubahan regulasi.

Baca juga: F1 perkenalkan perubahan regulasi aerodinamika musim balapan 2019
Baca juga: 10 alasan untuk tidak melewatkan balapan F1 2019

Secara teknis, Formula 1 adalah olahraga yang dibanjiri dengan jargon dan istilah tidak resmi yang kadang membuat penonton pemula susah memahami apa yang dibicarakan para pebalap, kepala tim, dan komentator.

Oleh karena itu, berikut ini arti dari sejumlah slang, ragam bahasa tak baku yang sering dipakai di balapan, seperti dirangkum oleh Formula1.com.

Undercut
Arti: Ketika seorang pebalap, kesulitan untuk menyalip pebalap lain, dia masuk pit lebih awal untuk memanfaatkan keunggulan performa dari ban baru yang diharapkan bisa membawanya unggul di depan ketika rivalnya melakukan pitstop.

Contoh kalimat: “Dia akan berusaha melakukan undercut untuk mengejar ke depan.”

Marbles
Arti: Bagian-bagian karet yang tercabik dari ban ketika menikung, yang membentuk garis balapan.  Melintas di atasnya di tengah balapan bisa berbahaya karena bisa menghalangi kontak ban dengan aspal, yang bisa mengurangi grip atau daya cengkeram ban.
Melintasi bagian itu setelah finis, merupakan salah satu taktik yang dilakukan pebalap untuk memastikan atau membuat berat mobil mereka tidak terlalu rendah di akhir balapan.

Kalimat: “Aku melintasi marbles di tikungan hairpin, sedikit melebar dan ban menjadi kotor.”

Dirty air/Clean air
Arti: Dirty air atau angin kotor tercipta dari putaran udara di bagian belakang mobil yang mengurangi aliran udara efisien ke sayap mobil pebalap yang menguntit di belakangnya sehingga mempengaruhi performa dengan mengurangi downforce.  Sementara, clean air atau udara bersih adalah ketika mobil melaju tanpa mendapati aliran udara yang terganggu dari mobil pesaing di depan. Aliran udara bersih melewati sayap memberikan downforce yang bagus.

Kalimat: “Aku berusaha melewatinya namun terjebak di aliran udara kotornya. Tetapi, ketika dia masuk pit, aku mendapati udara bersih, aku bisa melakukan lap yang lebih baik.”

Bottoming
Arti: Ketika dasar mobil menyentuh trek. Biasanya disebabkan oleh bumps, mirip polisi tidur di pinggir lintasan, atau kondisi trek yang tidak rata. Istilah bottoming menjadi populer setelah penggunaan titanium skid block pada 2015 yang memercik seperti kembang api ketika bagian itu menyentuh trek ketika balapan.

Kalimat: “Mobil ini punya keseimbangan bagus, walaupun di lap kualifikasi, dia mengalami bottoming dan aku kehilangan sejumlah waktu.”
  Ilustrasi “bottoming” di Formula 1 (Formula1.com)

Blistering/graining
Arti: Blistering terjadi ketidakseimbangan temperatur ban yang panas dengan lintasan yang dingin sehingga menyebabkan bagian-bagian dari karet lepas meninggalkan lubang di ban. Sementara graining terjadi ketika ban luar yang dingin menyentuh permukaan lintasan yang panas sehingga menyebabkan sebagian karet ban lepas namun melekat di permukaan ban yang bisa mengurangi daya cengkeram ban.

Kalimat: “Kami sedikit berjuang lebih dari Ferrari dengan mengalami blistering.”
“Aku mengalami banyak graining di ban karena turun dengan ban soft di kondisi yang sangat dingin, dan mereka kehilangan suhu.”

Outperforming the car
Arti: Ketika talenta pebalap mampu mengatasi batasan-batasan dari suatu mobil yang kelasnya jauh di bawah kompetitor lainnya.  

Kalimat: “Fernando Alonso outperformed mobilnya untuk start dari tempat ketiga.”

Backmarker
Arti: Para pebalap yang berada di urutan belakang yang seringkali bisa di-overlap mobil yang di urutan depan.

Kalimat: “Para backmarker menghalangiku dan menghancurkan balapanku.”

Baca juga: Siap bertarung untuk musim 2019, Sauber ganti nama jadi Alfa Romeo Racing
Baca juga: (Profil) – Charles Leclerc dan kisahnya menuju Formula 1

Polesitter
Arti: Pebalap yang mengklaim pole position, posisi start terdepan, ketika balapan kualifikasi.

Kalimat: “Polesitter Lewis Hamilton melakukan start dengan baik untuk mempertahankan pimpinan balapan di tikungan pertama.”

Falling of the cliff
Arti: Ketika kompon ban terdegradasi dengan cepat sehingga menyebabkan performa ban turun dengan cepat ketika balapan.

Kalimat: “Di balapan kedua, ban mobil saya fell of a cliff dan saya terpaksa masuk ke pit lebih awal dari yang direncanakan.”

Flatspot
Arti: Ketika pebalap mengunci rem depan, menyebabkan salah satu atau kedua ban depan berhenti berputar sehingga mereka meluncur secara longitudinal di trek dan menyebabkan permukaan ban datar.

Kalimat: “Sayangnya aku harus masuk pit setelah mendapati flatspot, yang membuang peluang untuk meraih podium.”
  Ilustrasi “flatspot” di Formula 1 (Formula1.com)

Lift and coast
Arti: Jika pebalap terlihat mengonsumsi terlalu banyak bahan bakar, tim mereka bisa menyuruh sang pebalap untuk “lift and coast”, yang artinya pebalap melepas pedal gas dan meluncur di zona pengereman, sehingga menghemat bahan bakar walaupun catatan waktunya jadi lambat.

Kalimat: “Aku harus melakukan lift and coast jika aku ingin menghemat bahan bakar dan menyelesaikan balapan.”

Brake bias
Arti: Ketika pebalap menginjak pedal rem, keempat rem memperlambat mobil, namun pebalap bisa menyetel seberapa efektif keempat rem dibanding rem belakang dengan mengganti brake bias.
Di balapan basah, seorang pebalap biasanya memberi bias lebih banyak ke rem belakang untuk menghindari rem depan mengunci. Pebalap juga mengganti bias rem sepanjang balapan ketika keseimbangan mobil berganti karena pengaruh jumlah bahan bakar dan keawetan ban.

Kalimat: “Aku harus memindahkan brake bias ketika balapan untuk mengatasi kondisi balapan yang licin.”

DRS
Arti: Drag Reduction System diperkenalkan di F1 pada 2011 salah satunya karena adanya masalah yang disebabkan udara kotor. DRS adalah sayap belakang yang ketika terangkat mengurangi drag pada mobil, sehingga membuat mobil semakin kencang dan membantunya untuk menyalip mobil di depan.
DRS hanya bisa digunakan di titik-titik tertentu di trek, yang dikenal sebagai zona DRS, dan hanya jika mobil berjarak kurang dari satu detik dari mobil di depannya.

Kalimat:”Lewis sangat dekat sehingga dia menggunakan DRS di lintasan lurus itu.”

Power unit
Arti: Sekarang mobil Formula 1 tak hanya memiliki mesin, mereka memiliki power unit yang terdiri dari enam bagian: Internal Combustion Engine (ICE), Turbo Charger (TC), Motor Generator Unit – Heat (MGU-H), Motor Generator Unit – Kinetic (MGU-K), Energy Stores (ES) dan Control Electronics (CE). Semua bagian itu menjadi kesatuan untuk menyediakan daya hampir 1.000 bhp bagi pebalap.

Kalimat:”Grand Prix Meksiko digelar di ketinggian, yang memberi tekanan lebih ke power unit.”

Box
Arti: Ketika kata box dipakai sebagai instruksi kepada pebalap di radio, itu berarti dia harus masuk pit. Box juga berarti area service pebalap di pit lane. Box berasal dari Boxenstopp yang berarti pit stop dalam bahasa Jerman.

Kalimat:”OK, Lewis, di lap ini box, box, box.”

Baca juga: Red Bull berbenah untuk tantang Mercedes dan Ferrari di 2019
Baca juga: Pertarungan papan tengah Formula 1 2019 diprediksi akan sangat kompetitif

Green track
Arti: Pebalap biasanya menghadapi green track ketika mereka turun pertama kali di sesi latihan Jumat. Istilah itu berarti sirkuit belum terlalu banyak terkena karet ban, dan oleh karena itu tidak memiliki grip yang optimal di kondisi kering. Ketika trek tidak terlalu banyak terpakai, pebalap mendapati perubahan tingkat grip yang tinggi dibanding ketika balapan.

Kalimat: “Treknya sedikit green (hijau) pagi ini, tapi sepertinya akan dilapisi rubber (karet ban) seiring berjalannya hari.”

Tankslapper
Arti: Momen ketika bagian belakang mobil tergelincir ke samping ketika melaju.

Kalimat: “Aku mengalami sedikit tankslapper, tapi mampu mengendalikan kembali mobilku.”

Oversteer/Understeer
Arti: Ketika di tikungan, oversteer terjadi ketika ban belakan mobil kehilangan daya cengkeram sehingga menyebabkan bagian buritan mobil terbuang ke samping sehingga mobil cenderung melintir. Sementara understeer terjadi ketika ban depan kehilangan grip sehingga mobil susah berbelok, meluncur dengan sudut yang lebih lebar dari yang diinginkan pebalap karena memasuki tingukang terlalu cepat.
Sebagaimana diparafrasekan oleh legenda reli Walter Rohrl, jika kau melihat pagar dan menabraknya, itu understeer. Jika kau dengar dirimu menabrak pagar, itu oversteer.

Kalimat: “Aku berkutat dengan banyak oversteer/understeer di tikungan, yang aku harap kami bisa mengatasinya di musim depan.”

Baca juga: Balapan di balik kacamata “Si Manusia Es” Kimi Raikkonen
T.A059/

Oleh Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Marc Marquez belajar main angklung

Bandung (ANTARA News) – Pebalap MotoGP Marc Marquez ikut bermain angklung dalam kunjungannya ke Saung Angklung Udjo, Bandung, Minggu.

Marquez dikenalkan pada alat musik tradisional yang terbuat dari bambu itu. Bersama pengunjung lain, Marquez ikut belajar nada yang ada pada angklung.

Setelah belajar sebentar, akhirnya Marquez ikut memain empat lagu yakni “Can’t Help Falling in Love”, “Bengawan Solo”, “Sukiyaki” dan “Besame Mucho”. 
 

Marc Marquez dalam kunjungannya ke Saung Angklung Udjo, Bandung, Minggu (10/2/2019) (Antaranews/Maria Cicilia Galuh)

Setelah bermain angklung, Marquez diajak bernyanyi dan berjoget bersama home band Saung Angklung Udjo lewat lagu “Despacito”. Tanpa malu, Marquez maju ke depan dan menari di hadapan penonton.

Dalam kunjungan peraih lima gelar juara dunia MotoGP tersebut, para murid dari Saung Angklung Udjo menyajikan berbagai pertunjukan seperti tarian dan lagu khas dari berbagai daerah Indonesia.

Marquez pun terlihat sangat senang menyaksikan berbagai suguhan di Saung Angklung Udjo.

“Ini acara terbaik yang saya datangi,” kata pebalap asal Spanyol itu setelah pertunjukan berakhir.

Tak lupa dia berfoto bersama dengan anak-anak binaan Saung Angklung Udjo dan mendapat kenang-kenangan.

Baca juga: Marquez sapa penggemar Honda Sport Motoshow 2019

Baca juga: Ridwan Kamil beri Marc Marquez hadiah kujang

Baca juga: Marquez kembali ke motornya setelah rehat dua bulan

Pewarta: Maria Cicilia
Editor: Monalisa
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pekan depan, Williams pamerkan warna baru musim balap 2019

Oxfordshire, Inggris (ANTARA News) – Tim Formula 1 Williams akan memamerkan “Livery” atau warna baru pada kendaraan baru mereka yang berkode FW42 pada hari Senin 11 Februari.
   
Melansir laman Formula1.com, Sabtu, peluncuran livery tersebut sayangnya belum akan menggunakan FW42 sehingga Williams akan memakai jet darat musim balap 2018, FW41, yang akan dicat memakai warna terbaru.
   
Peluncuran warna baru tersebut akan berlangsung di markas tim yang berlokasi di Grove, Oxfordshire, Inggris, termasuk pengumuman sponsor baru tim Williams.
   
Sehubungan dengan belum dipamerkannya FW42 ke publik, Williams mengatakan kendaraan baru tersebut baru akan masuk ke sirkuit pada jadwal uji musim dingin di sirkuit Barcelona-Catalunya, Senin 18 Februari.
   
Mereka berharap mobil baru tersebut bisa membantu tim untuk menaikkan posisi konstruktor yang berada pada posisi bawah di tahun lalu.
   
FW42 akan dikendarai oleh Robert Kubica yang kembali ke lintasan balap F1 untuk pertama kalinya sejak 2010, bersama dengan rekan setimnya yaitu George Russell yang merupakan pemula di Formula1 dan pemegang juara Formula2.

Baca juga: Robert Kubica kembali ke F1 bersama Williams

Baca juga: Mantan manajer McLaren gabung ke Williams

Baca juga: Hubungan kecepatan ganti ban balap F1 dengan persalinan

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pedrosa jalani perawatan sel induk pada tulang selangka

Barcelona (ANTARA News) – Pebalap uji tim KTM Red Bull Factory Racing, Dani Pedrosa, telah menjalani operasi di Barcelona Teknon Medical Center karena retak di tulang selangka kanan yang sudah didiagnosis pada awal Januari lalu.
   
Melansir laman resmi MotoGp.com, Sabtu, Dokter Soler dan Orozco telah melakukan operasi perbaikan itu yang terdiri dari stabilisasi retakan pada pengendara berdarah Spanyol itu, .
   
Prosedur operasi menggunakan bahan osteosintesis dan biokraft dengan dosis empat puluh juta sel induk autolog, serta obat terapi kuat yang disahkan oleh Badan Pengobatan Spanyol (Agencia Española de Medicamentos y Productos Sanitarios AEMPS).
   
Juara dunia tiga kali dan Legenda MotoGP ini sekarang memulai periode pemulihan di bawah pengawasan medis.
   
Dokter yang menangani Pedrosa memperkirakan kesembuhannya akan memakan waktu sekitar tiga bulan.
   
Pedrosa optimis dan berharap proses rehabilitasi akan berjalan baik sampai pemulihan total tercapai.
   
“Saat ini saya bertekad untuk mengatasi situasi saat ini agar  bisa terus bekerja pada pengembangan KTM. Saya sangat menyesal karena belum bisa mengikuti uji pra-musim di Malaysia, tetapi saya mengikuti dengan cermat perkembangan di tim. Saya berharap bisa segera bersama mereka lagi di sirkuit,” kata Pedrosa.

Baca juga: Dani Pedrosa mendapat gelar Legenda MotoGP

Baca juga: Catatan karir Dani Pedrosa dalam angka

Baca juga: Pedrosa putuskan pensiun dari MotoGP

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Marquez sapa penggemar Honda Sport Motoshow 2019

Bandung (ANTARA News) – PT Astra Honda Motor (AHM) bersama PT Daya Adicipta Motora (DAM) selaku distributor utama sepeda motor dan suku cadang Honda di Jawa Barat menggelar Honda Sport Motoshow 2019 di Trans Studio Mall, Bandung, 9-10 Februari, dengan menghadirkan juara dunia MotoGP, Marc Marquez.

Paga kegiatan itu, Marquez tidak hanya menyapa penggemar, namun ikut membagikan tips berkendara serta games interaktif kepada pengunjung.

Pebalap Spanyol itu juga turut menyaksikan sederet peluncurkan sepeda motor baru Honda antara lain CB650R, Honda CB500X, Honda CB500F, dan Honda CBR500R.

Pengunjung juga diajak lebih mengenal jajaran sepeda motor Honda, seperti Honda Sonic 150R, Honda CB150 Verza, Honda CB150R StreetFire, Honda CBR150R dan Honda CBR250RR.

Mereka juga dapat merasakan langsung keunggulan performa serta sensasi menunggangi motor sport melalui sesi test ride di selama gelaran berlangsung.

“Melalui acara ini para pengunjung juga dapat melihat jajaran motor sport Honda secara lebih dekat serta aksesoris dan apparel sport Honda. Mereka juga dapat mencoba langsung performa tinggi dan fitur-fitur terbaru dari jajaran motor sport Honda,” ujar General Manager Motorcycle Sales, Marketing & Logistic DAM Lerri Gunawan dalam pembukaan Honda Sport Motoshow 2019 di Bandung, Sabtu.

AHM bersama DAM juga menghadirkan jajaran motor big bike Honda dan Honda RC213V-S yang merupakan motor versi jalan raya dari tunggangan pebalap Honda di MotoGP ini.

Selain kehadiran Marc Marquez, acara ini dimeriahkan oleh kehadiran bintang tamu JKT 48, Pure Saturday, Macademia, dan Juicy Luicy.

Berbagai aktivitas menarik juga dapat dinikmati pengunjung, seperti games, football, basketball freestyle dan gathering komunitas sepeda motor Honda dari Ikatan Motor Honda Jawa Barat (IMHJB).

Honda Sport Motoshow 2019 juga menyediakan beragam kebutuhan sepeda motor Honda yang tersedia pada booth penjualan, Honda Genuine Parts (HGP), Honda Genuine Accessories (HGA) dan Apparel guna mendukung gaya pengendara.

Baca juga: AHM luncurkan empat big bike 500cc sekaligus, apa saja?

Baca juga: Honda hadirkan CB650R Neo Sport Cafe, harganya Rp265 juta

Baca juga: Honda Pasport 2019 meluncur 4 Februari

Pewarta: Maria Cicilia
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Aktivitas pembalap MotoGP Marc Marquez di Bandung

Pembalap MotoGP Marc Marquez menghadiri peluncuran komposisi tim balap Astra Honda Racing Team (AHRT) di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (9/2/2019). Astra Honda Racing Team (AHRT) secara resmi meluncurkan skuad terbaru tahun 2019 yang bakal mengisi perhelatan balap lokal, Asia bahkan dunia. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/aww.

Ridwan Kamil beri Marc Marquez hadiah kujang

Bandung (ANTARA News) – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memberi kenang-kenangan berupa kujang untuk Marc Marquez saat pebalap itu berkunjung ke
Gedung Sate, Bandung, Sabtu.

Juara dunia MotoGP ini berkunjung ke Bandung untuk berjumpa dengan penggemarnya. Marquez bersama Repsol Honda Team ditemani manajemen PT Astra Honda Motor (AHM) naik Bandros (Bandung tour on bus) berkeliling kota dan mengakhirnya di Gedung Sate.

Di sana, Marquez pun disambut oleh orang nomor satu di Jawa Barat. Setelah makan siang bersama, Ridwan Kamil dan Marquez mengadakan sesi foto dengan motor masing-masing.

Di akhir acara, Ridwan Kamil memberikan sebuah hadiah berupa senjata tradisional dari Jawa Barat yakni Kujang.

“Ini jangan lupa nanti dibawa pulang ke rumah ya,” ujar Ridwan Kamil.

Marquez pun menerimanya dan memamerkan senjata tersebut kepada awak media.

Sementara itu, ketika menaiki Bandros, Marquez berkeliling Bandung sejauh 16 km. Dia memulai perjalanannya dari Trans Studio Mall di Jalan Gatot Subroto, ditemani 100 bikers dari komunitas Honda CBR series dan Honda Big Bike Bandung. 

Mereka menyusuri beberapa kawasan terkenal kota Bandung seperti Jalan Asia Afrika yang terkenal dengan gedung Merdeka, Jalan Braga, Fiaduck, Wastu Kencana. Kemudian melintasi Jalan Merdeka, Dago, Dipati Ukur sebelum akhirnya berhenti di Gedung Sate.

Baca juga: Marquez kembali ke motornya setelah rehat dua bulan

Baca juga: Marquez diperkirakan akan uji pertama di Sepang

Pewarta: Maria Cicilia
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Manfaatkan JIV, SIWO Track kembali digeliatkan

Jakarta (ANTARA News) – Nama kejuaraan balap sepeda SIWO Track yang cukup tenar di tahun 1990-an hingga 2000 bakal kembali digeliatkan mengingat Indonesia saat ini sudah mempunyai lintasan balap kelas dunia yaitu Jakarta International Velodrome (JIV).

“Iya. Memang sudah kami agendakan. SIWO Track dulu merupakan kejuaraan rutin tahunan. Makanya akan kita giatkan kembali,” kata Ketua Pengurus Besar Ikatan Sepeda Sport Indonesia (PB ISSI) Raja Sapta Oktohari di Surabaya, Sabtu.

Pria yang akrab dipanggil Okto ini menjelaskan meski kejuaraan SIWO Track sudah masuk agenda, namun pihaknya belum menentukan waktu pelaksanaannya mengingat harus disesuaikan dengan jadwal kejuaraan yang telah ada baik level nasional maupun internasional.

“Tunggu saja tanggalnya. Konsep lagi disiapkan. Bisa saja bulan September nanti atau bahkan lebih cepat. Kami butuh dukungan semuanya termasuk dari SIWO (Seksi Wartawan Olahraga) sendiri,” katanya menambahkan.

Saat ini perkembangan pebalap disiplin track di Indonesia mulai menggeliat. Bahkan beberapa atlet sudah mampu menembus level dunia yang salah satunya pebalap putri, Crismonita Dwi Putri. Pebalap berusia 21 tahun ini bahkan bakal kembali berlaga di kejuaaraan dunia di Polandia.

“Ini perkembangan yang sangat bagus. Selain Crismonita ada Terry Yudha yang akan berangkat ke kejuaraan dunia. Tunggu saja, sebentar lagi ada pebalap Indonesia yang lolos ke Olimpiade 2020,” kata Okto menambahkan.

Pria yang juga seorang promotor tinju profesional datang ke Surabaya bukan hanya membawa angin segar untuk kembali digelarnya kejuaraan SIWO Track, namun juga mendapatkan penghargaan Golden Award SIWO PWI dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN).

Okto mendapatkan penghargaan dari SIWO untuk kategori Inovator Go Internasional. Penghargaan sendiri diserahkan langsung diserahkan oleh Ketua PWI Pusat Atal Depari. Tidak hanya Okto, Erick Thohir yang juga ketua INASGOC juga mendapatkan penghargaan untuk kategori Inspirator Go Internasional.

Sementara itu Ketua SIWO Pusat Gungde Ariwangsa menyambut baik rencana digulirkan kembali kejuaraan SIWO Track. Pihaknya mengaku akan memberikan dukungan penuh mengingat kejuaraan ini mempunyai sejarah panjang dan banyak melahirkan pebalap nasional.

“Kita akan terus komunikasin dengan PB ISSI. Untuk waktu pelaksanaan kita akan menyesuaikan. Yang jelas persiapan akan segera kami lakukan,” katanya saat dikonfirmasi

Baca juga: Ketua ISSI: Jakarta International Velodrome adalah aset dunia

Pewarta: Bayu Kuncahyo
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bos tim Red Bull sebut Hamilton takut dengan Verstappen

Jakarta (ANTARA News) – Bos tim Red Bull Formula Satu (F1) Christian Horner menganggap pembalapnya, Max Verstappen dapat memberikan ancaman serius bagi juara lima kali Lewis Hamilton dan pembalap Ferrari Sebastian Vettel.

Pembalap asal Belanda berusia 21 tahun itu sudah memenangi dua balapan tahun lalu, tetapi nyaris meraih kemenangan ketiga setelah mengalami tabrakan saat memimpin balap di Brasil dan finish diurutan keempat secara keseluruhan.

Hamilton (34), memenangkan 11 balapan untuk Mercedes dan berpeluang besar menjadi juara musim ini serta disusul juara dunia empat kali Vettel (31), diposisi runner-up setelah memenangkan lima balapan.

“Max, bila Anda melihat penampilannya di paruh kedua tahun (sebelumnya), adalah pencetak poin tertinggi kedua setelah Lewis,” kata Horner kepada wartawan yang dilansir Reuters pada Kamis (06/02).

“Kurasa ia memiliki kemampuan setara dengan mereka (Hamilton dan Vettel), bila kita bisa memberinya alat yang tepat. Kurasa Max adalah pembalap yang paling mereka takuti.”

Verstappen adalah pembalap termuda F1 ketika tampil perdana dengan tim Toro Rosso yang dimiliki Red Bull saat berusia 17 tahun dan pemenang termuda di usia 18 tahun pada Grand Prix Spanyol 2016.(KR-HSI)
Baca juga: Red Bull berbenah untuk tantang Mercedes dan Ferrari di 2019
 

Pewarta: Hendri Sukma Indrawan
Editor: Aris Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Uji MotoGP Sepang tampilkan perubahan baru

Sepang, Malaysia (ANTARA News) – Jelang musim balap MotoGP 2019 yang akan dimulai pertama kali di Qatar bulan depan, sejumlah persiapan dilakukan tim balap dengan menampilkan pembaruan.
   
Pada uji balap di Sepang, tim bisa mengetahui sejauh mana performa yang sudah dilakukan, untuk memutuskan apakah sudah benar-benar siap untuk balap yang sesungguhnya atau perlu melakukan adaptasi baru pada pebalap dan motornya.
   
Berikut faktor teknis baru yang muncul dari sejumlah tim di MotoGP pada uji balap Sepang 6-8 Februari, melansir MotoGP.com.

Honda
   
Repsol Honda Team begitu membanggakan jajarannya yang tangguh untuk musim 2019, namun sepertinya penilaian hasil pengembangan tampaknya jatuh di pundak Stefan Bradl yang menjadi pebalap uji.
   
Ia masuk ke sirkuit untuk menggantikan Jorge Lorenzo yang masih cedera, sementara Marc Marquez dan Cal Crutchlow dari LCR Honda Castrol juga masih memulihkan diri setelah masing-masing mengalami cedera.
   
Di Valencia dan Jerez, Honda mencoba mesin 2019, airbox dan sasis baru, peredam stang yang dipindahkan, serta fairing baru. Harapan untuk mempertahankan mahkota kemenangan tim ada pada proses uji di Sepang.

Yamaha
   
Bukan rahasia lagi bahwa 2019 adalah tahun yang luar biasa bagi tim pabrikan yang berbasis di Iwata ini, dengan hasil cukup positif di tes awal 2019.
   
Maverick Viñales (Monster Energy Yamaha MotoGP) memiliki jok baru yang dipasang pada akhir tahun 2018, dengan dia dan rekan setimnya yaitu Valentino Rossi berfokus pada performa mesin YZR-M1 yang baru.
   
Duo ini sudah menguji dua spesifikasi mesin 2019 di Valencia dan Jerez serta perlu membuat keputusan mana yang akan dipakai balapan.

Ducati
   
Tahun 2018 menjadi saksi pabrikan Bologna ini untuk mencoba sasis baru dan garpu roda depan, dengan gearbox baru dan pembaruan untuk mesin mereka sebagai persiapan 2019.
   
Selain itu, Ducati juga menggunakan rantai dan lengan ayun roda belakang baru di uji Jerez, dengan pebalap uji Michele Pirro.
   
Selanjutnya, pabrikan Italia itu juga diketahui menguji sayap aerodinamika baru di bagian ekor GP19.

Suzuki
   
Berbekal kesuksesan di tahun 2018 tim pabrikan yang berlokasi di Hamamatsu ini di tahun 2019 memakai sasis yang diperkuat dengan karbon.
   
Salah satu titik fokus utama bagi Suzuki adalah meningkatkan mesin mereka untuk musim 2019, yang pertama kali diuji pebalap uji Sylvain Guintoli di Grand Prix Jepang.
   
Sementara Alex Rins (Tim Suzuki Ecstar) juga akan memakai mesin tersebut ke Valencia dan Jerez, dengan Joan Mir juga akan mendapatkan kesempatan untuk mencobanya di Jerez.

Aprilia
   
Aprilia sudah menguji pipa knalpot, tangki bahan bakar, dan jok baru. Di Misano, pabrik Italia ini kemudian menguji mesin baru, sementara sasis yang diperbarui digunakan oleh Aleix Espargaro (Tim Balap Aprilia Gresini) di GP Australia.
   
Pebalap baru Bradley Smith menguji lengan ayun karbon yang diperbarui selama Uji Valencia, untuk mempersiapkan uji Sepang.

KTM
   
Tim pabrikan Austria ini membuat beberapa pembaruan pada sasis mereka, sementara pebalap Pol Espargaro (Red Bull KTM Factory Racing) telah menguji fairing dan mesin baru, yang kemungkinan menggunakan mekanisme contra-rotating.
   
Suku cadang lainnya juga akan diuji oleh Espargaro dan Johann Zarco selama tiga hari di Sepang, bersama pebalap penguji Mika Kallio juga ikut serta di trek untuk melakukan pengujian.
Baca juga: Tim dan pebalap MotoGP bersiap hadapi uji Sepang

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Valentino Rossi kenang gelar juara saat ditanya “10 Years Challenge”

Jakarta (ANTARA News) – Pebalap MotoGP dari tim Yamaha, Valentino Rossi, diminta menjawab tantangan “10 Years Challenge”, di sela-sela pengenalan corak (livery) sepeda motor YZR-M1 dan peluncuran tim balap Monster Energy Yamaha yang dihelat di Jakarta, Senin.

Namun tantangan yang disuguhkan bukanlah mengunggah foto 10 tahun sebelumnya seperti yang sempat ramai di media sosial Instragram beberapa pekan lalu, melainkan Rossi diminta menceritakan perbedaan kariernya saat ini dengan 10 tahun lalu.

Rossi pun tertawa kala mendengar tantangan tersebut, namun ia langsung menceritakan karirnya yang gemilang bersama Yamaha pada 10 tahun lalu, yakni menjadi juara dunia 2009.

“Itu sudah begitu lama ya. Tahun 2009 adalah musim yang luar biasa, saat saya bersaing dengan rekan satu tim (Jorge Lorenzo) sepanjang musim itu,” tutur Valentino Rossi kepada pewarta di Four Session Hotel, Jakarta, Senin.

Baca juga: Pesan Valentino Rossi untuk pebalap muda Indonesia

Pada musim kompetisi 2009, Rossi menyabet gelar juara dunia ketujuh di GP Malaysia, setelah unggul 38 poin dari Jorge Lorenzo yang menjadi pesaing terdekatnya.

Kendati sudah berlalu 10 tahun, Rossi mengatakan bahwa kemenangan itu memberikan memori yang tak terlupakan, di tengah-tengah ketatnya kompetisi MotoGP dengan segala perubahannya selama satu dekade hingga sekarang.

“Ya, itu memori yang indah pada 2009, meski MotoGP terus berubah dan berkembang. Orang-orang kini lebih bekerja keras untuk level yang lebih tinggi,” ujar Rossi.

Rossi yang sempat pindah ke Ducati pada 2011-2012 namun kembali lagi ke Yamaha menilai, tim balap pabrikan berlogo garpu tala itu merupakan salah satu yang terbaik dalam kariernya karena bisa mengeluarkan potensi terbaik dari pebalap Italia itu.

“Selama belasan tahun berkarir selalu ada rasa bangga. Ada suasana dalam tim yang begitu penting untuk mendapat hasil memuaskan,” kata Rossi.

Rossi dan rekan setimnya, Maveric Vinales, akan melakoni balapan pramusim MotoGP 2019 di Sirkuit Sepang, Malaysia, pada 6-8 Februari. Ujicoba pamungkas digelar di Qatar pada 23-25 Februari, sebelum balapan perdana musim 2019 di Sirkuit Losail Qatar pada 10 Maret.

Baca juga: Rossi-Vinales anggap tes pramusim Sepang bukan sekadar pemanasan

Baca juga: Valentino Rossi kenalkan motor sport Yamaha MT-15

Pewarta: Alviansyah Pasaribu
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pesan Valentino Rossi untuk pebalap muda Indonesia

Jakarta (ANTARA News) – Pebalap MotoGP dari tim Yamaha, Valentino Rossi, menyampaikan pesan untuk pebalap muda Indonesia agar terus belajar dan menikmati setiap momen saat berlatih maupun berlomba.

Rossi yang hadir di Jakarta bersama Maverick Vinales, guna memperkenalkan tim Monster Energy Yamaha MotoGP serta corak (livery) baru pada sepeda motor YZR M1, mengatakan bahwa pebalap lokal Indonesia akan berkembang asalkan terus termotivasi dan bekerja keras.

“Hasrat MotoGP di Indonesia sangat kuat. Makanya saya berpikir beberapa rider Indonesia akan berkembang,” kata Valentino Rossi kepada pewarta di Four Session Hotel, Jakarta, Senin.

Ia menambahkan, “Mereka harus belajar, memberikan segalanya, dan nikmatilah semuanya saat sedang di atas motor.”

Sebagai informasi, pebalap Indonesia, Dimas Ekky Pratama dari Astra Honda Motor akan berlaga di ajang Moto2, sedangkan Galang Hendra dari Yamaha akan membawa nama Indonesia di ajang WorldSSP300 2019.

Rossi juga berbagi resep dalam menjaga kondisi kebugaran tubuhnya yang akan menginjak usia 40 tahun pada 16 Februari 2019.

Ia mengakui bahwa kondisi fisiknya jauh berbeda ketimbang saat masih berusia 25 tahun, namun hal itu bisa disiasati dengan rajin berlatih.

“Ini tentang fisik. Memang cukup sulit untuk kerja keras setiap hari di gym dan berlatih dengan motor,” kata Rossi.

“Tidak begitu berbeda saat saya berusia 40 tahun dengan 36 tahun, tapi jelas berbeda antara 40 tahun dengan saat masih 25 tahun. Namun semuanya menjadi mungkin dengan terus berlatih,” tutur pebalap yang merupakan penggemar klub Italia Inter Milan itu.

Baca juga: Rossi-Vinales anggap tes pramusim Sepang bukan sekadar pemanasan

Baca juga: Rossi dan Vinales kenalkan “livery” baru Yamaha YZR-M1 di Jakarta

Baca juga: Suzuki luncurkan GSX-RR untuk MotoGP musim 2019
 

Pewarta: Alviansyah Pasaribu
Editor: Monalisa
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Peluncuran motor terbaru Yamaha

Dua pembalap Monster Energy Yamaha MotoGP Team Valentino Rossi (kanan) dengan motor Yamaha MT-15 dan Maverick Vinales dengan New MX-King melakukan sesi foto saat peluncuran kedua motor tersebut di Jakarta, Senin (4/2/2019). Yamaha Indonesia Motor Manufacturing resmi meluncurkan dau motor seri terbarunya yaitu MT-15 dengan harga Rp34,95 juta “On The Road” (OTR) Jakarta dan New MX-King dengan harga Rp22,9 juta OTR Jakarta. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/hp.

Rossi-Vinales anggap tes pramusim Sepang bukan sekadar pemanasan

Jakarta (ANTARA News) – Dua pebalap Yamaha MotoGP,  Valentino Rossi dan Maverick Vinales, menilai tes pramusim di Sirkuit Sepang, Malaysia, bukan sekadar pemanasan sebelum mengarungi 19 seri balapan pada musim 2019 yang akan dibuka di Qatar, 10 Maret.

Kedua pebalap itu menilai bahwa ujicoba di Sepang merupakan titik krusial guna mencoba kekuatan mesin sepeda motor YZR-M1.

Segenap pebalap MotoGP akan melanjutkan tes pramusim di Sepang pada Rabu (6/2), dengan harapan dapat menemukan komposisi yang tepat antara gaya berkendara dengan kecepatan dan kemampuan bermanuver pada sepeda motor.

Valentino Rossi dan Maverick Vinales yang hadir di Jakarta guna memperkenalkan tim Monster Energy Yamaha MotoGP serta corak (livery) baru pada sepeda motor Yamaha YZR M1, mengatakan bahwa tes di Sepang adalah kesempatan untuk membuktikan hasil kerja tim selama persiapan.

“Tes yang akan datang di Sepang sangatlah penting, karena ini adalah kesempatan pertama bagi tim untuk bersama-sama mencoba segala hal yang telah dikerjakan oleh Yamaha sepanjang musim dingin,” kata Valentino Rossi kepada pewarta di Four Season Hotel, Jakarta, Senin.

Rossi yang genap berusia 40 tahun pada 16 Februari nanti mengatakan Tim Yamaha telah bekerja maksimal agar bisa meningkatkan performa kendaraan pada musim ini.

“Kinerja kami meningkat menjelang akhir musim lalu, tetapi kami masih perlu membuat beberapa langkah besar lagi, jadi kami harus mulai bekerja keras,” kata Rossi yang merupakan penggemar klub sepak bola Italia, Inter Milan.

Baca juga: Rossi dan Vinales kenalkan “livery” baru Yamaha YZR-M1 di Jakarta

Rossi yang mengaku tetap berlatih di sela-sela waktu istirahat musim dinginnya, mengatakan sudah tidak sabar memulai musim balapan MotoGP 2019.

“Saya telah meluangkan sedikit waktu untuk bersantai dan berlatih dalam beberapa bulan terakhir ini, tetapi seperti para penggemar, saya sudah tidak sabar untuk memulai musim baru,” katanya.

Rekan satu tim Rossi, Maverick Vinales, juga mengatakan bahwa balapan ujicoba di Sepang merupakan kesempatan pertama untuk melihat hasil kerja tim.

“Kesempatan pertama untuk melihat sejauh mana kita melangkah adalah saat tes di Sepang. Saya menantikannya, karena saya memiliki harapan tinggi untuk tahun ini,” kata Vinales.

Sama seperti Rossi, Vinales memanfaatkan libur musim dingin untuk tetap berlatih demi menyongsong musim balap 2019.

“Musim dingin adalah kesempatan yang baik untuk mempersiapkan musim 2019. Saya punya waktu untuk bersantai dan relaksasi, tetapi bagian terbaiknya adalah tetap melaksanakan latihan, jadi saya telah siap untuk kembali mengendarai M1,” kata Vinales.

“Tahun lalu kami mengakhiri musim dengan cara yang sangat baik, jadi penting untuk menjaga momentum tersebut dan bersiap menghadapi balapan pertama di Qatar pada bulan Maret nanti,” ujar dia.

Setelah balapan pramusim di Sepang pada 6-8 Februari, tes pramusim akan digelar di Qatar pada 23-25 Februari, sebelum balapan perdana musim 2019 di Sirkuit Losail Qatar pada 10 Maret.

Baca juga: Suzuki luncurkan GSX-RR untuk MotoGP musim 2019

Pewarta: Alviansyah Pasaribu
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019