Menanti olahraga otomotif Indonesia menuju kelas dunia

Jakarta (ANTARA) – Awal tahun ini publik Indonesia digemparkan oleh kabar bahwa negara kepulauan di Asia Tenggara itu akan menjadi tuan rumah ajang balap motor MotoGP yang akan digelar di Mandalika, Nusa Tenggara Barat.

Maret tahun ini, Presiden Joko Widodo menerima kunjungan CEO Dorna Sports Carmelo Ezpelata di Istana Bogor.

Kunjungan orang nomor satu di kejuaraan dunia balap motor MotoGP itu antara lain bertujuan untuk membahas kesiapan dan rencana Indonesia menjadi tuan rumah MotoGP 2021 di Mandalika menyusul penandatanganan kontrak antara Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) dengan Dorna pada Januari.

Ezpelata memaparkan alasannya menyetujui proposal seri MotoGP di Mandalika karena melihat antusiasme masyarakat Indonesia terhadap olahraga balap motor.

“Kita semua tahu kalau balap motor (MotoGP) sangat populer di Indonesia, dan ini sangat penting bagi industri kami,” kata Ezpelata usai bertemu Jokowi.

Mandalika terpilih menyingkirkan sirkuit nasional Sentul yang sekarang dipandang kurang layak untuk menggelar seri balap motor nomor wahid di dunia itu. Sirkuit yang berada di Jawa Barat itu pernah menggelar ajang MotoGP untuk pertama kalinya di Indonesia pada 1996.

Ezpelata mengaku rencana balapan MotoGP Mandalika mendapat respons baik oleh dunia balap internasional dan telah mengumumkan secara resmi ketika konferensi pers di Qatar.

Kontrak pembangunan arena balap itu diberikan kepada Vinci Construction. Perusahaan konstruksi asal Prancis itu telah mengalokasikan kurang lebih 131 hektar tanah di sekitar Mandalika, area bisnis di Lombok bagian selatan.

Belakangan pembangunan sirkuit jalan raya sepanjang 4,3 km yang semula direncanakan mulai Oktober tahun ini diundur paling lambat hingga Januari tahun depan, demikian umum Presiden Jokowi ketika meninjau pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Mei lalu.

Setelah kembali terpilih menjadi presiden, bersama Ma’ruf Amin sebagai wakil presiden, dalam pemilihan umum tahun ini, kira-kira ada lima tahun lagi bagi pemerintahan yang baru, setelah pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih pada 20 Oktober nanti, untuk meneruskan legasi itu.

Dalam kunjungannya ke KEK Mandalika itu, Presiden Jokowi berharap semua segera bisa dikerjakan. Mulai dari bandara hingga jalan menuju lokasi sirkuit.

“Nanti akan dibangun by pass, gede banget melebihi tol, karena lebarnya 50 meter. Nanti dilihat gambarnya sudah di tunjukkan ke saya,” terang Jokowi.

Baca juga: Jokowi: Pembangunan sirkuit Mandalika Januari 2020

Baca juga: Grup Mayapada akan bangun hotel di kawasan Mandalika

Sirkuit Mandalika pun diharapkan menjadi sebuah titik awal pertumbuhan ekonomi baru yang secara agregat bisa memberikan dukungan kepada ekonomi nasional dan NTB.

Selain itu penyelenggaraan MotoGP di Mandalika akan membuka peluang bagi lomba-lomba bertaraf internasional lainnya, demikian ungkap Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia Sadikin Aksa.

IMI pun menyatakan kesiapannya untuk menjadi regulator penyeleggaraan MotoGP di Tanah Air karena sebagai organisasi otomotif, IMI menginduk kepada Federation International de Motocyclisme (FIM) yang menaungi penyelenggaraan MotoGP.

IMI telah bertemu dengan perwakilan direksi ITDC untuk mengadakan koordinasi homologasi street sirkuit Mandalika dan persiapan penyelenggaraan balap MotoGP di Mandalika, termasuk pelatihan dan penyiapan race marshalls dan officials.

Salah satu yang akan dilibatkan dalam penyiapan race marshalls adalah pemuda di sekitar Mandalika. Hal itu sejalan dengan masukan Pemprov NTB dan Pemkab Lombok Tengah agar anak-anak muda Lombok dapat dilatih sebagai marshal dan official.

“Kewajiban kita saat ini adalah menyampaikan detil data sirkuit sebagai syarat keamanan yang memang merupakan syarat utama,” ujar Sadikin.

Diproyeksikan penyelenggaraan MotoGP dan pengelolaan fasilitasnya akan menyerap ribuan tenaga kerja, baik secara temporer pada saat lomba maupun reguler untuk pengelolaan fasilitas yang ada.

Sirkuit jalan raya itu diharapkan mampu mendongkrak jumlah wisatawan yang berkunjung ke Indonesia, khususnya ke Lombok karena setiap balapan grand prix berlangsung sekitar empat hari mulai dari sesi latihan, kualifikasi hingga lomba.

Presiden Direktur ITDC Abdulbar M.Mansoer perkirakan kurang lebih 100.000 penonton bisa hadir setiap harinya di sirkuit tersebut ketika pekan balapan berlangsung.

Pebalap nasional, M.Fadli, yang kini menekuni balap mobil setelah kehilangan kaki kirinya pada balapan motor, mengungkapkan jika Sirkuit Mandalika akan memiliki daya tarik tersendiri karena menyajikan sensasi balapan jalan raya jika mengelar MotoGP 2021 nanti.

Baca juga: Sukses MotoGP 2021 di Mandalika akan beri dampak signifikan bagi ekonomi NTB

“Saya rasa pebalap-pebalap MotoGP pun bakal happy (senang) ya karena pengalaman pertama mungkin bagi mereka di street race,” kata M.Fadli ketika ditemui di Sirkuit Internasional Sentul, Bogor, April lalu.

“Walaupun sirkuit jalan raya tapi syarat dengan safety, karena ada gravelnya dan ada run-off-nya,” kata Fadli, yang juga mantan pebalap motor roda dua itu.

“Selama ini kan baru F1, tapi kan tidak mungkin Sirkuit Monako menggelar balap motor karena terlalu dekat dengan tembok,” kata Fadli.

Dimas Ekky Pratama saat ini menjadi pebalap Indonesia yang berkompetisi di ajang Moto2 tahun ini walaupun langganan finis di peringkat buncit.

Fadli pun menyatakan dukungannya kepada pebalap asal Depok, Jawa Barat itu.

“Memang tidak gampang di Moto2…walaupun dia sudah beberapa tahun di CEV.”

“Intinya adalah persaingan yang membuat pebalap cepat improve (berkembang),” kata Fadli yang juga atlet paracyling itu.

Belum juga selesai mengurusi venue MotoGP di Mandalika, muncul wacana bagi Indonesia untuk sekalian menggelar balapan jet darat Formula 1 di Sirkuit tersebut.

Hal itu disampaikan oleh Abdulbar ketika bersama pengusaha Erick Thohir menemui Presiden Joko Widodo di Istana Bogor, Mei.

“Bapak Presiden menyampaikan bahwa akan lebih efisien lagi atau akan lebih baik lagi bagi ‘country branding’ (citra negara) Indonesia jika Indonesia juga mempunyai balap mobil F1 yang merupakan balap mobil terkemuka di dunia,” kata Abdulbar.

“Beliau menyampaikan, F1 ini patut kita jajaki untuk diselenggarakan dalam rangka ‘country branding’ Indonesia dan juga dalam memperkuat ‘brand sport tourism’ di Indonesia selain MotoGP dan juga upaya Indonesia untuk menjadi tuan rumah Olimpiade tahun 2032,” ucapnya.

ITDC sendiri mengaku siap menjalankan program pemerintah untuk menjadikan sirkuit Mandalika sebagai ikon Indonesia yang menggelar dua ajang balap berkelas dunia.

Erick Thohir, dalam kesempatan yang sama, menjelaskan arahan Presiden mengenai kemungkinan menggelar balapan F1 tersebut berdasarkan pada pembangunan sirkuit Mandalika yang dinilai akan lebih bermanfaat bila tidak hanya ditujukan untuk menggelar MotoGP saja pada 2021 mendatang.

Baca juga: Presiden sebutkan tiga pekerjaan persiapkan MotoGP 2021

Baca juga: Presiden tegaskan Indonesia siap jadi tuan rumah MotoGP

“Kita melihat ‘track’ yang sedang dibangun di Mandalika ini juga bisa dimanfaatkan untuk arena balapan mobil di mana tidak ada pemborosan. F1 bisa ataupun kendaraan balap mobil yang lain,” kata Erick.

Ia juga melihat adanya peluang bagi Indonesia untuk melakukan itu. Menurut dia, peluang itu menjadi kesempatan emas bagi pemerintah untuk dapat meningkatkan sektor pariwisata nasional.

“Kita melihat ‘opportunity’ ini tidak hanya ‘opportunity’ sebagai penyelenggara, tetapi bagaimana juga kita kaitkan dengan investasi ke depan, investasi ‘tourism’. Kita tahu Indonesia tidak hanya menjajaki halal ‘tourism’, tapi juga menjajaki menjadi negara yang tidak kalah bersaing dengan negara-negara tetangga seperti Thailand dan Malaysia dalam menjual ‘sport tourism’ ataupun kebudayaan,” kata Erick.

Oleh Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Juarai GP Austria, Verstappen akhiri kemenangan beruntun Mercedes

Jakarta (ANTARA) – Pebalap Red Bull Max Verstappen menyudahi rekor kemenangan Mercedes di 10 balapan terakhir dengan menjuarai GP Austria, di Red Bull Ring, Spielberg, Minggu.

Verstappen merebut pimpinan lomba dari pebalap Ferrari Charles Leclerc di dua putaran jelang finis untuk menyentuh garis finis pertama setelah kedua pebalap terlibat senggolan di Tikungan Tiga.

Pebalap asal Belanda itu, disambut sorakan ribuan pendukungnya yang berbaju oranye, melesat 2,7 detik di depan Leclerc untuk meraih trofi juara pertama kalinya bagi Red Bull musim ini dan Honda sejak 2006 silam, demikian Reuters.

Verstappen merayakan kemenangannya walau pun masih di bawah penyelidikan steward menyusul insiden senggolan di Tikungan 3 dengan Leclerc.

“Untuk Honda bisa menang lagi di sini sungguh luar biasa,” kata pebalap berusia 21 tahun itu.

Kemenangan itu mengakhiri rekor kemenangan beruntun Mercedes dalam 10 balapan terakhir, delapan di antaranya di musim ini.

Baca juga: Mercedes bantah dekati Verstappen

Valtteri Bottas mengklaim P3 untuk Mercedes. Sedangkan rekan satu timnya, Lewis Hamilton finis kelima di belakang pebalap Ferrari Sebastian Vettel.

Dengan hasil itu, Hamilton tetap berada di puncak klasemen dengan unggul 31 poin atas Bottas (166) di peringkat dua. Verstappen di peringkat tiga dengan 126 poin, unggul tiga poin dari Vettel.

Minggu yang cukup berat bagi Verstappen ketika dia yang start dari P2 mengalami kendala ketika meluncur sehingga melorot hingga P7 di lap pembuka.

Momentum Verstappen datang ketika satu persatu pebalap dia lalui hingga di lap 56 menyalip Bottas untuk mengejar Leclerc yang memimpin di depan dengan jarak yang cukup jauh.

Ban hard yang dipakai Verstappen bekerja dengan baik dari yang dipakai pebalap Ferrari hingga pada lima lap terakhir, jarak antara kedua pebalap tinggal 0,4 detik.

Di lap 69, Verstappen menekan dari dalam dan memaksa Leclerc melebar di Tikungan 3 untuk meraih pimpinan lomba hingga finis pertama.

“Setelah start aku kira balapan telah usai.”

“Balapan yang keras… Jika hal itu tidak diizinkan di balapan, maka apa untungnya berada di Formula 1,” kata Verstappen soal pemanggilan oleh steward pasca lomba.

Leclerc harus melebar ketika Verstappen melintas dan tinggal menunggu keputusan steward setelah itu.

“Tentang insiden itu jelas tampak dari dalam mobil,” kata pebalap asal Monako itu. “Aku tak tahu bagaimana itu terlihat dari luar, tapi kita lihat apa keputusannya.”

“Kami bersenggolan dan aku harus melebar, dan aku tak punya kesempatan untuk melawan balik,” kata Leclerc.

Ini merupakan drama kedua bagi Leclerc yang juga meraih pole position di Bahrain di mana ia kehilangan gelar juara di sana karena masalah mesin.

Kepala tim Red Bull Christian Horner menyatakan jika Verstappen telah memberi cukup ruang bagi Leclerc.

“Kedua pebalap ini adalah masa depan dan jika mereka merampas kemenangan dari Max maka itu merampas dari Formula 1,” kata Horner. “Kami butuh pebalap yang membalap ketat dan bertarung satu dengan lainnya.”

Sementara itu Vettel yang menggunakan strategi dua pitstop menggunakan ban yang lebih baru umurnya untuk mengungguli Hamilton.

Hamilton meraih P2 di kualifikasi tapi harus turun ke P4 karena penalti setelah kedapatan menghalangi pebalap Alfa Romeo Kimi Raikkonen di kualifikasi.

Pebalap asal Inggris itu juga harus mengganti sayap depan mobilnya ketika pitstop dan kewalahan menjaga kecepatannya di kondisi trek yang panas.

Baca juga: Hamilton: Saya pantas menerima penalti

“Hari ini menyibak kelemahan kami,” kata kepala tim Mercedes Toto Wolff. “Kami tidak bisa membalap dengan mobil kami. Kami hanya mencobanya untuk tetap hidup dan mendinginkannya dengan baik.”

Pebalap McLaren Lando Norris memimpin persaingan papan tengah dengan finis keenam, diikuti Pierre Gasly dari Red Bull di P7.

Carlos Sainz tampil impresif bagi McLaren dengan finis P8 setelah start dari P20 karena penalti buntut pergantian sejumlah komponen power unit.

Alfa Romeo menambah pundi-pundi poin lewat Kimi Raikkonen yang finis P9 dan rekan satu timnya, Antonio Giovinazzi yang mengemas poin terakhir yang tersedia hari itu di P10.

Baca juga: Leclerc ogah larut dalam optimisme semu Ferrari di Austria

Felipe Massa Singgah di Jakarta

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Verstappen juarai GP Austria usai duel ketat dengan Leclerc

Jakarta (ANTARA) – Pebalap Red Bull Max Verstappen meraih kemenangan keduanya di GP Austria secara beruntun setelah mempertontonkan penampilan gemilang di sirkuit kandang tim, Red Bull Ring, Spielberg Minggu.

Pebalap asal Belanda itu mengalahkan pebalap Ferrari Charles Leclerc di lap-lap terakhir untuk mengklaim gelar juara GP Austria.

Leclerc, yang start dari pole position, harus puas finis di peringkat dua mendapati mobil Ferrarinya kalah cepat dari Red Bull yang memakai power unit dari Honda.

Valtteri Bottas naik podium di peringkat ketiga untuk Mercedes dengan jarak cukup jauh yaitu 18,960 detik dari juara lomba. Kemenangan Red Bull tersebut mengakhiri rekor kemenangan beruntun Mercedes yaitu 10 kali.

Minggu yang cukup berat bagi Verstappen ketika dia yang start dari P2 mengalami kendala ketika meluncur sehingga melorot hingga P7 di lap pembuka.

Baca juga: Starting grid GP Austria

Momentum Verstappen datang ketika satu persatu pebalap dia lalui hingga di lap 56 menyalip Bottas untuk mengejar Leclerc yang memimpin di depan dengan jarak yang cukup jauh.

Ban hard yang dipakai Verstappen bekerja dengan baik dari yang dipakai pebalap Ferrari hingga pada lima lap terakhir, jarak antara kedua pebalap tinggal 0,4 detik.

Pada tiga lap terakhir, Verstappen menekan dari dalam dan memaksa Leclerc melebar di Tikungan 3 untuk meraih pimpinan lomba.

Verstappen tak terkejar hingga menyentuh garis finis pertama kali dengan jarak 2,724 detik dari Leclerc namun berada di bawah penyelidikan setelah insiden di Tikungan 3 tersebut.

Sebastian Vettel, dengan strategi dua pitstop, mengamankan poin bagi Ferrari setelah finis keempat di depan rivalnya, Lewis Hamilton dari Mercedes di peringkat lima.

Pebalap McLaren Lando Norris memimpin persaingan papan tengah dengan finis keenam, diikuti Pierre Gasly dari Red Bull di P7.

Carlos Sainz tampil impresif bagi McLaren dengan finis P8 setelah start dari P20 karena penalti buntut pergantian sejumlah komponen power unit.

Alfa Romeo menambah pundi-pundi poin lewat Kimi Raikkonen yang finis P9 dan rekan satu timnya, Antonio Giovinazzi yang mengemas poin terakhir yang tersedia hari itu di P10.

Baca juga: Ungguli Hamilton, Leclerc raih pole position di Austria

Baca juga: Hamilton dikenai penalti mundur tiga posisi start di Austria

Felipe Massa Singgah di Jakarta

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Maverick Vinales juara MotoGP Belanda

Pebalap Monster Energy Yamaha Maverick Vinales memacu kecepatannya saat balap motor MotoGP Belanda di Sirkuit Assen, Belanda, Minggu (30/6/2019). Meski start di posisi kedua, Maverick Vinales sukses menjadi juara dengan catatan waktu 40 menit 55,415 detik. ANTARA FOTO/REUTERS/Piroschka Van De Wouw/wsj.

Atasi Marquez, Vinales juarai GP Belanda

Jakarta (ANTARA) – Pebalap dari tim Monster Energy Yamaha MotoGP Maverick Vinales memenangi balapan seri kedelapan MotoGP di Sirkuit Assen, Belanda, Minggu.

Pria asal Spanyol itu memenangi duel dengan rival senegaranya Marc Marquez (Repsol Honda) sepanjang lomba dengan finis di depan dengan jarak 4,854 detik untuk mempersembahkan kemenangan pertama tim pabrikan Yamaha musim ini, demikian laman resmi MotoGP

Pebalap tim satelit Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT), yang start dari pole position, harus puas finis ketiga, untuk meraih podium kedua kalinya musim ini.

Baca juga: Marquez akui kecepatan Yamaha dan Suzuki di kualifikasi GP Belanda

Start balapan menampilkan kejutan. Start dari P3 dan P5, duo pebalap Suzuki Alex Rins dan Joan Mir langsung geber gas sejak start untuk mengambil dua posisi terdepan.

Ketika dua rookie, Mir dan Quartararo bersaing untuk tempat kedua, Rins, yang memimpin lomba, malah terjatuh di lap kedua.

Tak lama Quartararo mengambil alih pimpinan lomba dari Mir, sementara sang pebalap Suzuki melorot kembali ke P5.

Baca juga: Viñales , Quartararo panaskan persaingan di sesi latihan GP Belanda

Sementara Marc Marquez (Repsol Honda) dan Maverick Viñales (Monster Energy Yamaha MotoGP) membayangi di belakang sang pebalap asal Prancis itu.

Menekan Marquez, Viñales justru kehilangan waktu berharga ketika melebar di Tikungan 3 dan sempat membahayakan posisinya.

Marquez memanfaatkan ketidakstabilan motor Quartararo, yang bergoyang hebat di lintasan lurus, untuk mengambil alih pimpinan lomba di lap 11.

Tak menyerah, satu lap kemudian Quartararo kembali merebut pimpinan lomba ketika Marquez melebar di Tikungan 2.

Assen kali ini menjadi saksi pertarungan tiga pebalap di depan yaitu Quartararo, Marquez dan Viñales, yang meninggalkan pebalap lainnya di belakang.

Di lap ke-15 Viñales meiliki kecepatan yang dibutuhkan untuk menyalip Marquez dan satu lap kemudian mengambil alih pimpinan lomba dari Quartararo.

Quartararo kembali mendapat kejutan ketika disalip Marquez dan melorot ke P3.

Viñales kembali membuat kesalahan di Tikungan 1 yang dimanfaatkan dengan baik oleh Marquez untuk memimpin dengan sembilan lap tersisa, namun daya manuver dan power motor Yamaha bernomor 12 itu memudahkannya merebut kembali posisinya tak lama setelah itu.

Di sisa putaran tersisa, Marquez tak berdaya mengejar motor Yamaha di depannya, hingga rival senegaranya itu menyentuh garis finis pertama dengan jarak cukup jauh 4,8 detik di depan.

Sementara itu rekan satu tim Viñales, Valentino Rossi gagal finis untuk kali ketiga secara beruntun setelah terlibat insiden tabrakan dengan Takaaki Nakagami (LCR Honda) di Tikunga 8 ketika balapan baru berlangsung 2 putaran.

Andrea Dovizioso tak bisa memberikan perlawanan di kelompok pebalap terdepan dan harus puas finis P4 untuk Ducati dengan jarak 14,147 detik dari juara lomba, sementara rekan satu timnya, Danilo Petrucci finis P6 di belakang pebalap rookie Franco Morbidelli (Petronas Yamaha SRT) di P5.

Cal Cruthclow mengamankan poin di P7 untuk LCR Honda diikuti Joan Mir di P8.

Jack Miller finis P9 untuk Pramac Racing dan Andrea Iannone melengkapi peringkat 10 besar untuk Factory Aprilia Gresini.

Jorge Lorenzo (Repsol Honda) dinyatakan tidak fit untuk bertarung di GP Belanda hingga seri selanjutnya di Jerman menyusul kecelakaan di sesi latihan bebas yang menyebabkan retak tulang punggung.

Dengan hasil itu Marquez masih memimpin klasemen pebalap sementara dengan 160 poin, unggul 44 poin dari Dovizioso yang berada di peringkat dua. Pebalap Ducati lainnya, Petrucci di peringkat tiga dengan 108 poin.

Viñales dengan tambahan 25 poin naik dari peringkat 11 ke 7 klasemen dengan raihan 65 poin.

Baca juga: Raih pole position ketiga dan rekor di Assen, ini komentar Quartararo

Presiden minta pengusaha kembangkan 10 destinasi wisata Bali Baru

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tiket MXGP juga dijual di lokasi pertandingan

Palembang (ANTARA) – Tiket nonton Motocross Grand Prix (MXGP) 2019 juga dijual di lokasi pertandingan OLI Mall MX Track, Palembang, Sumatera Selatan, 5-7 Juli.

Panitia pelaksana MXGP bidang tiket Kurniati Dasa di Palembang, Minggu, mengatakan, selain dijual secara online melalui tiket.com, tiket juga dijual melalui offline atau di sekitar lokasi pertandingan.

“Selain itu, kami juga menyediakan tiket Atrium OPI Mall Palembang dan Sriwijaya Tiket Indonesia di jalan Radial No 2890 Palembang,” kata dia.

Terkait harganya, ia mengatakan panitia memberlakukan harga yang sama, demikian juga kuotanya, yang mana disediakan tiket cukup banyak untuk pembelian secara online atau offline dengan total 40.000 lembar.

Ia mengatakan, panitia juga bekerja sama dengan berbagai pihak untuk menjual ribuan tiket ini, salah satunya Association The Indonesia Tours & Travel Agences (Asita) Sumatera Selatan.

Harga tiket nonton MXGP 2019 bermacam-macam sesuai dengan kelas dan hari pertandingannya.

Harga tiket dimulai dengan harga Rp50.000—-Rp1,5 juta. Selain itu panitia juga menyediakan pembelian tiket dengan paket yakni Rp2,5 juta untuk tiket dua hari sekaligus.

Berikut harga tiket nonton MXGP 2019 di Palembang:

Jumat (5/7)
Tiket festival Rp50.000 (+paddock pass Rp300.000)

Sabtu (6/7)
Tiket festival Rp110.000 (+paddock pass Rp300.000)
Tiket tribun Rp250.000 (+paddock pass Rp300.000)
Tiket VIP Rp1.500.000 (+paddock pass Rp300.000)

Minggu (7/7)
Tiket festival Rp110.000 (+paddock pass Rp300.000)
Tiket tribun Rp400.000 (+paddock pass Rp300.000)
Tiket VIP Rp1.500.000 (+paddock pass Rp300.000)

Paket 2 tiket (6 dan 7 Juli)
VIP Rp2.500.000 (+paddock pass Rp300.000).

Baca juga: 60 pebalap dunia bakal ikuti MXGP di Palembang
Baca juga: Kota Palembang dipastikan tuan rumah MXGP 2019

Harga terendah tiket MXGP 2019 dijual seharga Rp100 ribu

Pewarta: Dolly Rosana
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

VInales tercepat di sesi pemanasan GP Belanda, Dovizioso di P2

Jakarta (ANTARA) – Maverick Viñales (Monster Energy Yamaha MotoGP) menjadi pebalap tercepat di sesi pemanasan GP Belanda, Sirkuit Assen, Minggu.

Pebalap Spanyol itu mencatatkan waktu 1 menit 33,677 detik di peringkat satu, unggul 0,345 detik dari pebalap Ducati Andrea Dovizioso, demikian laman resmi MotoGP.

Walaupun menjadi yang tercepat kedua di akhir sesi, Dovi harus bekerja ekstra dari posisi start 11 di balapan nanti untuk bisa menantang para pebalap di baris terdepan.

Sementara itu, peraih pole position, Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) melengkapi peringkat tiga besar di hari yang cerah di Assen.

Baca juga:Marquez akui kecepatan Yamaha dan Suzuki di kualifikasi GP Belanda

Pemuncak klasemen sementara, Marc Marquez (Repsol Honda) masih belum bisa lepas dari peringkat empat diikuti Alex Rins (Suzuki Ecstar) untuk mengklaim P5 di babak pemanasan.

Rins akan start dari P3, posisi start terbaiknya musim ini.

Peringkat 10 besar sesi pemanasan GP Belanda:
1. Maverick Viñales (Monster Energy Yamaha MotoGP) – 1 menit 33,677 detik
2. Andrea Dovizioso (Ducati Team) + 0,345 detik
3. Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) + 0,365 detik
4. Marc Marquez (Repsol Honda Team) + 0,550 detik
5. Alex Rins (Team Suzuki Ecstar) + 0,577 detik
6. Pol Espargaro (Red Bull KTM Factory Racing) + 0,655 detik
7. Takaaki Nakagami (LCR Honda Idemitsu) + 0,738 detik
8. Danilo Petrucci (Ducati Team) + 0,740 detik
9. Joan Mir (Team Suzuki Ecstar) + 0,747 detik
10. Franco Morbidelli (Petronas Yamaha SRT) + 0,773 detik

Baca juga:Di Assen, Rins incar kemenangan kedua musim ini
Baca juga:Raih pole position ketiga dan rekor di Assen, ini komentar Quartararo

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pacuan kuda Bromo

oki memacu kudanya ketika mengikuti lomba pacuan kuda tradisional di kawasan Gunung Bromo, Probolinggo, Jawa Timur, Minggu (30/6/2019). Pacuan kuda tradsional yang diikuti oleh para ojek kuda Gunung Bromo tersebut diharapakan dapat meningkatakan kunjungan pariwisata dan melestarikan pacu kuda tradisional. ANTARA FOTO/Zabur Karuru/hp.

Starting grid GP Austria

Jakarta (ANTARA) – Pebalap Ferrari Charles Leclerc akan mengawali balapan GP Austria di Red Bull Ring, Spielberg, dari pole position.

Lewis Hamilton, yang tercepat kedua di kualifikasi, mendapatkan penalti mundur tiga posisi karena kedapatan menghalangi pebalap Alfa Romeo Kimi Raikkonen di kualifikasi, demikian laman resmi Formula 1.

Setelah mendapat penalti, Hamilton seharusnya start dari P5 namun dia akan start dari P4 karena pebalap Haas Kevin Magnussen, yang mengunci P5 di kualifikasi, juga terkena penalti karena mengganti girboks setelah mengalami kebocoran oli.

Pebalap Denmark itu mundur lima posisi karena penalti tersebut.

Max Verstappen maju ke P2 untuk Red Bull, sedangkan Valtteri Bottas juga naik ke satu posisi ke P3 untuk Mercedes.

Baca juga:Mercedes bantah dekati Verstappen

Baca juga:Hamilton: Saya pantas menerima penalti

Berkat penalti kedua pebalap itu serta kekosongan grid, Lando Norris maju ke P5 untuk posisi start terbaiknya bersama McLaren.

Sementara itu rekan satu timnya, Carlos Sainz Jr. harus start dari belakang karena mengganti sejumlah komponen power unit.

Pebalap Toro Rosso Alexander Albon juga mendapatkan penalti start dari grid belakang karena mengganti sejumlah komponen power unit melebihi yang diperbolehkan selama satu musim.

Pebalap Nico Hulkenberg juga mendapat penalti mundur lima posisi start karena mengganti satu elemen power unit.

George Russel dari Williams mendapat penalti mundur tiga grid karena menghalangi pebalap lain ketika kualifikasi.

Berikut starting grid GP Austria 2019
1 Charles Leclerc Scuderia Ferrari
2 Max Verstappen Aston Martin Red Bull Racing Honda
3 Valtteri Bottas Mercedes AMG Petronas Motorsport
4 Lewis Hamilton Mercedes AMG Petronas Motorsport
5 Lando Norris McLaren F1 Team
6 Kimi Raikkonen Alfa Romeo Racing
7 Antonio Giovinazzi Alfa Romeo Racing
8 Pierre Gasly Aston Martin Red Bull Racing Honda
9 Sebastian Vettel Scuderia Ferrari
10 Kevin Magnussen Rich Energy Haas F1 Team
11 Romain Grosjean Rich Energy Haas F1 Team
12 Daniel Ricciardo Renault F1 Team
13 Sergio Perez SportPesa Racing Point F1 Team
14 Lance Stroll SportPesa Racing Point F1 Team
15 Nico Hulkenberg Renault F1 Team
16 Daniil Kvyat Red Bull Toro Rosso Honda
17 Robert Kubica ROKiT Williams Racing
18 George Russell ROKiT Williams Racing
19 Alexander Albon Red Bull Toro Rosso Honda
20 Carlos Sainz McLaren F1 Team

Baca juga:Leclerc ogah larut dalam optimisme semu Ferrari di Austria
 

Felipe Massa Singgah di Jakarta

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Mercedes bantah dekati Verstappen

Spielberg, Austria (ANTARA) – Bos Mercedes Toto Wolff mengaku tidak pernah berbicara dengan Max Verstappen mengenai kemungkinan pindah tim setelah muncul kabar pebalap Red Bull berusia 21 tahun dikait-kaitkan dengan sang juara Formula Satu.

Pebalap Belanda yang menjadi asset paling panas Formula Satu dan membalap di posisi terdepan pada Grand Prix Austria hari ini, masih terikat kontrak dengan Red Bull sampai akhir 2020.

Namun majalah Auto, Motor und Sport dari Jerman mengutip konsultan Red Bull Helmut Marko, menyatakan bahwa Mercedes akan memburu Verstappen jika terlecut oleh klausa keluar.

“Saya tidak berbicara dengan Max,” kata Wolff ketika ditanya soal pernyataan Marko.

Baca juga: Hamilton dikenai penalti mundur tiga posisi start di Austria

“Saya ingin terus seperti yang kami selalu lakukan di masa lalu, pertama mengevaluasi line up kami saat ini dan berdiskusi dengan para pebalap dan apa pandangan mereka, sebelum masuk ke diskusi yang pantas dengan orang lain,” sambung dia seperti dikutip Reuters.

Lewis Hamilton yang sedang berada di jalur juara dunia keenam kalinya pada musim ini, terikat kontrak dengan Mercedes sampai akhir 2020. Sedangkan rekan satu timnya, Valtteri Bottas, yang tahun lalu memenangi dua balapan dan 36 poin di bawah Hamilton dalam klasemen pebalap, masih menyisakan kontrak satu tahun dengan opsi selama 2020.

Mercedes juga memiliki pebalap berusia 22 tahun dari Prancis, Esteban Ocon, yang saat ini belum punya tempat di Mercedes. Tapi pekan lalu Wolff menyatakan dia optimistis Ocon akan kembali ke mobil Formula Satu tahun depan.

Verstappen menolak adanya klausa keluar dalam kontraknya.

Baca juga: Hamilton: Saya pantas menerima penalti

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Marquez akui kecepatan Yamaha dan Suzuki di kualifikasi GP Belanda

Jakarta (ANTARA) – Pebalap Repsol Honda Marc Marquez mengakui tak bisa mengejar Yamaha dan Suzuki yang memiliki kecepatan yang lebih baik di babak kualifikasi GP Belanda, Sabtu.

Marquez hanya bisa mengunci posisi start keempat di belakang dua pebalap Yamaha, Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) dan Maverick Viñales ((Monster Energy Yamaha MotoGP) serta pebalap Suzuki Ecstar Alex Rins.

“Kedua pebalap Yamaha berada satu langkah di depan kami di setiap lap, di kualifikasi, dan latihan,” kata Marquez seperti dilansir laman resmi MotoGP.

Walau demikian, Marquez cukup puas dengan hasil kerja timnya yang bekerja sepanjang akhir pekan untuk meningkatkan kecepatan motor mereka.

“Laju kami sangat dekat dengan mereka, tapi sepertinya kami bekerja dengan baik karena selama akhir pekan ini kami memperbaiki diri setelah kami start sangat jauh, selangkah demi selangkah kami lebih dekat.”

Quartararo tampil perkasa sepanjang akhir pekan di Belanda dengan memecahkan rekor waktu putaran di Assen sekaligus mengunci pole position ketiga kalinya musim ini.

Sementara Alex Rins meraih posisi start terbaiknya musim ini di P3.

Baca juga:Di Assen, Rins incar kemenangan kedua musim ini
Baca juga:Raih pole position ketiga dan rekor di Assen, ini komentar Quartararo

“Besok kedua pebalap Yamaha dan pebalap Suzuki punya laju yang sangat baik jadi balapan akan lebih cepat dari tahun lalu.”

“Jadi mungkin grup akan lebih kecil, tapi kami akan coba pertahankan laju kecepatan kami, level kami dan berusaha berada di grup terdepan,” pungkas Marquez.

Sementara itu, rekan satu tim Marquez, Jorge Lorenzo (Repsol Honda) mengalami kecelakaan parah ketika latihan, Jumat dan dinyatakan tidak fit untuk turun di Belanda dan juga seri selanjutnya di Jerman karena mengalami retak tulang belakang.

Baca juga:Lorenzo harus jalani pemindaian usai kecelakaan di Assen

Presiden minta pengusaha kembangkan 10 destinasi wisata Bali Baru

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Hamilton: Saya pantas menerima penalti

Jakarta (ANTARA) – Pebalap Mercedes Lewis Hamilton menyatakan dirinya pantas menerima penalti mundur tiga posisi start di GP Austria usai kedapatan menghalangi pebalap Alfa Romeo Kimi Raikkonen di babak kualifikasi, Sabtu.

Steward memberinya hukuman itu sehingga Hamilton turun dari posisi start kedua ke posisi lima, sementara pebalap Red Bull Max Verstappen akan start dari P2 di belakang peraih pole position Charles Leclerc dari tim Ferrari, demikian seperti dikutip Reuters.

Selain mengganjar penalti mundur posisi start, steward juga memberi penalti satu poin kepada sang pebalap asal Inggris itu.

“Sangat pantas menerima penalti hari ini dan tak ada masalah menerimanya,” ungkap Hamilton.

“Itu kesalahanku dan saya bertanggung jawab penuh untuk itu. Saya tidak sengaja.”

Saat ini Hamilton telah memenangi empat balapan terakhir dan total enam dari delapan balapan musim ini untuk memimpin klasemen pebalap dengan keunggulan 36 poin dari pesaing terdekatnya sekaligus rekan satu tim, Valtteri Bottas.

“Hal ini terjadi untuk menguji kami… kami memiliki kekuatan untuk mengatasi masalah bahkan ketika mereka tampak terlalu besar,” kata pebalap asal Inggris itu.

Sementara itu, rekan satu tim Hamilton, Valtteri Bottas akan start dari P3 setelah finis keempat di kualifikasi. Pebalap asal Finlandia itu meraih pole position di dua balapan terakhir di Austria serta menjuarai balapan di sana pada 2017.

Baca juga:Ungguli Hamilton, Leclerc raih pole position di Austria
Baca juga:Terkena Penalti, Sainz, Albon start dari grid belakang di GP Austria
 

Felipe Massa Singgah di Jakarta

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Hamilton dikenai penalti mundur tiga posisi start di Austria

Jakarta (ANTARA) – Pebalap Mercedes Lewis Hamilton dikenai penalti mundur tiga posisi start karena kedapatan menghalangi pebalap Alfa Romeo Kimi Raikkonen pada sesi kualifikasi Q1 GP Austria, Sabtu.

Dengan hukuman itu, Hamilton turun dari posisi start kedua ke posisi lima, sementara Verstappen akan start dari P2 di belakang peraih pole position Charles Leclerc dari tim Ferrari, demikian Reuters.

Selain mengganjar penalti mundur posisi start, Steward juga memberi penalti satu poin kepada sang pebalap asal Inggris itu.

Saat ini Hamilton telah memenangi empat balapan terakhir dan total enam dari delapan balapan musim ini untuk memimpin klasemen pebalap dengan unggul 36 poin dari pesaing terdekatnya sekaligus rekan satu tim, Valtteri Bottas.

Baca juga:Ungguli Hamilton, Leclerc raih pole position di Austria

Baca juga:Kondisi trek berangin, Bottas, Verstappen kecelakaan di Austria

Felipe Massa Singgah di Jakarta

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Di Assen, Rins incar kemenangan kedua musim ini

Jakarta (ANTARA) – Alex Rins (Suzuki Ecstars) mengincar kemenangan keduanya musim ini usai menuai hasil positif pada babak kualifikasi GP Belanda di Sirkuit Assen, Sabtu.

Pebalap asal Spanyol itu akan start dari P3 di baris terdepan, posisi start terbaiknya musim ini, di belakang dua pebalap Yamaha, Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) dan Maverick Viñales ((Monster Energy Yamaha MotoGP).

“Akan jadi balapan yang sulit, tapi kami akan melakukan pekerjaan yang baik. Sejak Jumat kami telah bekerja dengan baik, jadi aku kira ini hasil dari kerja kami. Kami akan bertarung untuk menang, kami memiliki ritme yang bagus,” ungkap Rins dalam laman resmi MotoGP.

Posisi start terbaik Rins sebelumnya adalah P7 di GP Amerika Serikat saat meraih gelar juara pertamanya musim ini.

Rins lolos dari Q1 ke Q2 untuk berebut tempat terdepan dengan 11 pebalap lainnya padai babak kualifikasi.

“Sangat sulit tentunya datang dari Q1. Aku memberikan 110 persen untuk masuk ke Q2 dan aku merasa cukup kuat.”

Baca juga:Raih pole position ketiga dan rekor di Assen, ini komentar Quartararo

“Kami memulai Q2 dengan ban belakang bekas jadi ketika aku melihat diriku menciptakan waktu putaran terbaik aku seperti ‘wow’. Aku tahu aku bisa memperbaikinya sedikit dengan ban baru dan itu lah yang terjadi,” ungkap pebalap bernomor motor 42 itu.

“Dua pebalap Yamaha itu sangat kuat, jadi jika tidak seperti balapan musim lalu dengan tujuh pebalap di depan, maka mungkin ada lima atau enam, jadi ini akan tangguh,” kata Rins yang yakin dengan kecepatan motornya kali ini.

Rekan satu timnya, Joan Mir juga lolos ke Q2 dan akan start dari P6 pada balapan besok.

“Di FP4 kami mendekati pebalap teratas, jadi aku kira kami dalam jalur yang bagus,” kata Mir.

“Kami bekerja banyak dengan motor ini dengan ban baru untuk menemukan kelebihan lainnya jadi kami bisa start balapan dari posisi yang lebih baik dan tampaknya itu membuahkan hasil.”

Pebalap Suzuki terakhir yang menang di Sirkuit Assen adalah legenda MotoGP Kevin Schwantz pada 1993 di balapan yang menjadi saksi dua pebalap Suzuki yang start dari peringkat lima teratas.

Baca juga:Lorenzo harus jalani pemindaian usai kecelakaan di Assen

Presiden minta pengusaha kembangkan 10 destinasi wisata Bali Baru

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ungguli Hamilton, Leclerc raih pole position di Austria

Jakarta (ANTARA) – Charles Leclerc mengunci pole position untuk Ferrari di GP Austria pada Sabtu sementara pemuncak klasemen, Lewis Hamilton, berada di peringkat dua untuk Mercedes.

Setelah memimpin di FP2 dan FP3, pebalap asal Monako itu meraih pole position keduanya musim ini, setelah Bahrain, usai menjadi yang tercepat dengan waktu 1 menit 3,003 detik, unggul 0,259 detik dari Hamilton, demikian laman resmi Formula 1.

Hamilton mengakhiri kualifikasi di bawah pemeriksaan dan berpeluang terkena penalti jika terbukti menghalangi Kimi Raikkonen di Q1.

“Mobil terasa luar biasa,” kata Leclerc seperti dikutip Reuters. “Sangat menyenangkan mengendarai mobil ini di atas batasannya. Sangat senang membawa pole position lagi.”

Hamilton, yang memimpin klasemen dengan unggul 36 poin dari pesaing terdekatnya, Valtteri Bottas, rekan satu tim di Mercedes, mengakui kecepatan Ferrari sepanjang sesi latihan dan kualifikasi.

“Selamat untuk Charles, dia cepat di sepanjang akhir pekan. Kami tak bisa mengejarnya akhir pekan ini,” kata Hamilton.

Sementara juara GP Austria tahun lalu, Max Verstappen (Red Bull) akan start dari P3 di depan Valtteri Bottas (Mercedes) di P4.

“Max juga membalap dengan sangat baik akhir pekan ini. Aku kira bagus melihat ada tiga tim yang berbeda di tiga posisi teratas,” kata Hamilton.

“Aku harus melawan para pemuda ini. Boleh juga.”

Kevin Magnussen memimpin persaingan tim papan tengah dengan mengunci P5 untuk Haas, namun harus turun ke P10 karena mendapati penalti buntut penggunaan girboks baru sebelum kualifikasi.

Lando Norris finis keenam tercepat untuk McLaren di depan pebalap Alfa Romeo Kimi Raikkonen dan Antonio Giovinazzi.

Pierre Gasly di peringkat sembilan untuk Red Bull setelah gagal memanfaatkan kesempatan lolos ke Q3.

Pebalap Ferrari Sebastian Vettel mengalami kendala mekanis dan gagal mencatatkan waktu di Q3. Ferrari kemudian menyatakan masalah yang dialami pebalap Jerman itu terkait dengan saluran tekanan udara ke mesin.

Baca juga:Kondisi trek berangin, Bottas, Verstappen kecelakaan di Austria
Baca juga:Terkena Penalti, Sainz, Albon start dari grid belakang di GP Austria

Felipe Massa Singgah di Jakarta

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Raih pole position ketiga dan rekor di Assen, ini komentar Quartararo

Jakarta (ANTARA) – Pebalap rookie sensasional Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) kembali membuat sejarah sebagai peraih pole position beruntun termuda di MotoGP usai menjadi yang tercepat di kualifikasi GP Belanda, Sabtu.

Pebalap asal Prancis itu mencetak waktu tercepat di kualifikasi dengan 1 menit 32,017 detik, yang juga rekor baru putaran tercepat di Sirkuit Assen, untuk mengalahkan Maverick Viñales (Monster Energy Yamaha MotoGP) di P2 dengan margin 0,140 detik, demikian laman resmi MotoGP.

Quartararo merupakan peraih pole position di seri sebelumnya di Catalunya.

Pole position di Assen merupakan kali ketiga bagi pebalap tim satelit Yamaha itu setelah pole position pertama ia raih di Jerez.

“Aku tak bisa berkata-kata. Ini sungguh luar biasa,” kata Quartararo usai kualifikasi.

“Berada di pole position dan memecahkan rekor putaran bagi aku, aku sangat bangga dengan tim yang membuat aku seperti sekarang. Kami berkerja keras terhadap laju (motor) hari ini dan kemarin, dan aku kira itu cukup bagus.”

Baca juga:Quartararo raih pole position lagi, kali ini di Assen

Viñales juga mendapati akhir pekan ini dengan penampilan kuat di sesi latihan bebas dan berharap bisa menjaga momentum Yamaha di balapan nanti.

“Hari ini targetnya adalah baris terdepan,” ungkap pebalap Spanyol itu.

“Aku merasa cukup baik. Aku merasa kami di level yang cukup baik. Kami akan coba mempertahankan momemtun ini besok.”

“Kami tahu ini akan jadi balapan yang sulit jadi kami akan mencoba yang terbaik, kami coba tekan dari awal karena aku rasa aku puya ritme yang bagus di awal,” kata Viñales.

Sementara itu Alex Rins yang lolos dari Q1 akan melengkapi baris terdepan di P3, hasil kualifikasi terbaiknya musim ini.

“Ritme yang luar biasa. Untuk besok tiga atau empat pebalap Yamaha sangat kuat jadi kami harus lakukan balapan yang cerdas,” kata Rins.

Penampilan impresif juga diperlihatkan rekan satu timnya, Joan Mir, untuk merebut posisi start kelima.

Juara GP Belanda tahun lalu, Marc Marquez (Repsol Honda) menjadi pebalap Honda tercepat untuk mengunci P4. Sedangkan Cal Crutchlow (LCR Honda Castrol) akan start dari P6. Takaaki Nakagami (LCR Honda Idemitsu) di P8.

Danilo Petrucci (Ducati) yang tampil kencang di sesi latihan, harus puas di P7 sementara rekan satu timnya, Andrea Dovizioso akan start dari P11, di belakang pebalap tim satelit Ducati Jack Miller.

Seperti yang Dovi pernah katakan, Assen merupakan sirkuit yang kurang bersahabat dengan karakter motor Ducati.

Pol Espargaro (Red Bull KTM Factory) lolos ke Q2 namun tak mempunyai kecepatan yang bisa mengalahkan 11 pebalap lainnya dan akan start dari P12.

Sementara itu Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha) gagal lolos di Q1 dan akan start dari P14.

Jorge Lorenzo (Repsol Honda) mengalami kecelakaan parah ketika latihan, Jumat dan dinyatakan tidak fit untuk turun di Belanda dan juga seri selanjutnya di Jerman karena mengalami retak tulang belakang.

Baca juga:Lorenzo harus jalani pemindaian usai kecelakaan di Assen

Baca juga:Miller kemungkinan besar bertahan di Ducati hingga 2020
 

Presiden minta pengusaha kembangkan 10 destinasi wisata Bali Baru

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Quartararo raih pole position lagi, kali ini di Assen

Jakarta (ANTARA) – Pebalap rookie MotoGP Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) meraih pole position ketiganya musim ini setelah menjadi yang tercepat di kualifikasi GP Belanda di Sirkuit Assen, Sabtu.

Pria asal Prancis itu juga memecahkan rekor putaran di Assen dengan waktu 1 menit 32,017 detik, memperbaiki rekor yang sebelumnya ia juga pecahkan pada sesi latihan bebas, demikian laman resmi MotoGP.

Hasil tersebut juga pole position Quartararo kedua secara beruntun setelah GP Catalunya dua pekan lalu.

Baca juga:Puncaki FP3, Quartararo pecahkan rekor putaran di Assen

Pebalap pabrikan Yamaha Maverick Viñales (Monster Energy Yamaha MotoGP) terpaut 0,140 detik dari Quartararo untuk start dari P2.

Alex Rins (Suzuki Ecstar) lolos dari Q1 dan mencetak waktu terbaik ketiga di Q2, posisi start terbaiknya musim ini. Penampilan impresif juga diperlihatkan rekan satu timnya, Joan Mir, untuk merebut posisi start kelima.

Juara GP Belanda tahun lalu, Marc Marquez (Repsol Honda) menjadi pebalap Honda tercepat untuk mengunci P4. Sedangkan Cal Crutchlow (LCR Honda Castrol) akan start dari P6. Takaaki Nakagami (LCR Honda Idemitsu) di P8.

Danilo Petrucci (Ducati) yang tampil kencang di sesi latihan, harus puas di P7 sementara rekan satu timnya, Andrea Dovizioso akan start dari P11, di belakang pebalap tim satelit Ducati Jack Miller.

Seperti yang Dovi pernah katakan, Assen merupakan sirkuit yang kurang bersahabat dengan karakter motor Ducati.

Pol Espargaro (Red Bull KTM Factory) lolos ke Q2 namun tak mempunyai kecepatan yang bisa mengalahkan 11 pebalap lainnya dan akan start dari P12.

Sementara itu Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha) gagal lolos di Q1 dan akan start dari P14.

Jorge Lorenzo (Repsol Honda) mengalami kecelakaan parah ketika latihan, Jumat dan dinyatakan tidak fit untuk turun di Belanda dan juga seri selanjutnya di Jerman karena mengalami retak tulang belakang.

Baca juga:Lorenzo harus jalani pemindaian usai kecelakaan di Assen

Hasil Q2
1 Fabio Quartararo Petronas Yamaha (YZR-M1)* 1 menit 32,017 detik
2 Maverick Viñales Monster Yamaha (YZR-M1) +0,140 detik
3 Alex Rins Suzuki Ecstar (GSX-RR) +0,441 detik
4 Marc Marquez Repsol Honda (RC213V) +0,714 detik
5 Joan Mir Suzuki Ecstar (GSX-RR)* +1,068 detik
6 Cal Crutchlow LCR Honda (RC213V) +1,211 detik
7 Danilo Petrucci Mission Winnow Ducati (GP19) +1,265 detik
8 Takaaki Nakagami LCR Honda (RC213V) +1,278 detik
9 Franco Morbidelli Petronas Yamaha (YZR-M1) +1,297 detik
10 Jack Miller Pramac Ducati (GP19) +1,306 detik
11 Andrea Dovizioso Mission Winnow Ducati (GP19) +1,675 detik
12 Pol Espargaro Red Bull KTM Factory (RC16) +1,745 detik
Q1:
13 Francesco Bagnaia Pramac Ducati (GP18)* 1 menit 33,221 detik
14 Valentino Rossi Monster Yamaha (YZR-M1) 1 menit 33,466 detik
15 Aleix Espargaro Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 1 menit 33,547 detik
16 Karel Abraham Reale Avintia Ducati (GP18) 1 menit 33,583 detik
17 Miguel Oliveira Red Bull KTM Tech3 (RC16)* 1 menit 33,706 detik
18 Johann Zarco Red Bull KTM Factory (RC16) 1 menit 33,776 detik
19 Hafizh Syahrin Red Bull KTM Tech3 (RC16) 1 menit 33,869 detik
20 Andrea Iannone Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 1 menit 33,96 detik
21 Tito Rabat Reale Avintia Ducati (GP18) 1 menit 34,58 detik
*rookie

Presiden minta pengusaha kembangkan 10 destinasi wisata Bali Baru

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Fabio Quartararo pastikan start terdepan di MotoGP Belanda 2019

Pebalap Petronas Yamaha Fabio Quartararo melaju saat sesi kualifikasi MotoGP Belanda di Sirkuit Assen, Sabtu (29/6/2019).  Fabio Quartararo akan memulai lomba dari posisi terdepan pada balapan hari Minggu (30/6/2019) setelah menorehkan waktu tercepat  1 menit 32,017 detik. ANTARA FOTO/REUTERS/Piroschka Van De Wouw/aww.

Puncaki FP3, Quartararo pecahkan rekor putaran di Assen

Jakarta (ANTARA) – Pebalap rookie MotoGP Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) memecahkan rekor waktu putaran Sirkuit Assen, Belanda untuk memuncaki sesi latihan bebas FP3, Sabtu.

Pebalap asal Prancis itu menorehkan waktu tercepat 1 menit 32,471 detik untuk memecahkan rekor putaran sebelumnya yang diciptakan Valentino Rossi pada 2015 yaitu 1 menit 32,627 detik, demikian laman resmi MotoGP.

Quartararo juga memuncaki waktu kombinasi dari tiga sesi latihan dengan unggul 0,109 detik dari Danilo Petrucci (Ducati) yang berada di tempat kedua.

Pebalap pabrikan Yamaha Maverick Viñales (Monster Energy Yamaha MotoGP) bertahan di P3 waktu kombinasi walau gagal memperbaiki catatan waktunya di FP3.

Baca juga:Viñales , Quartararo panaskan persaingan di sesi latihan GP Belanda

Rekan satu tim Viñales, Valentino Rossi sempat merangkak ke P5 untuk merebut satu slot sementara di Q2 tapi waktu tercepat Rossi dianulir karena juara dunia sembilan kali itu kedapatan melebihi batas trek di chicane Geert Timmer.

Marc Marquez (Repsol Honda Team) belum bisa menyodok ke depan dan bertahan di P4 diikuti Takaaki Nakagami (LCR Honda Idemitsu) di P5.

Andrea Dovizioso (Ducati), Jack Miller (Pramac Racing) dan Franco Morbidelli (Petronas Yamaha SRT) memperbaiki catatan waktunya di akhir sesi untuk masuk ke peringkat 10 besar sehingga mendorong Alex Rins (Suzuki Ecstar) keluar.

Cal Crutchlow (LCR Honda Castrol) menyelinap ke P9, sementara Joan Mir (Suzuki Ecstar) diuntungkan pembatalan waktu Rossi untuk naik ke P10, slot terakhir untuk otomatis lolos ke Q2.

Rins dan Rossi harus berjuang di Q1 jika ingin mendapatkan tiket ke Q2 untuk memperebutkan tempat start terdepan dengan 10 pebalap lainnya.

10 besar waktu kombinasi latihan
1. Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) – 1 menit 32,471
2. Danilo Petrucci (Ducati Team) + 0,109 detik
3. Maverick Viñales (Monster Energy Yamaha MotoGP) + 0,167 detik
4. Marc Marquez (Repsol Honda Team) + 0,217 detik
5. Takaaki Nakagami (LCR Honda Idemitsu) + 0,419 detik
6. Franco Morbidelli (Petronas Yamaha SRT) + 0,442 detik
7. Jack Miller (Pramac Racing) + 0,447 detik
8. Andrea Dovizioso (Ducati Team) + 0,451 detik
9. Cal Crutchlow (LCR Honda Castrol) + 0,485 detik
10. Joan Mir (Team Suzuki Ecstar) + 0,597 detik

Baca juga:Lorenzo harus jalani pemindaian usai kecelakaan di Assen

Baca juga:Miller kemungkinan besar bertahan di Ducati hingga 2020

Presiden minta pengusaha kembangkan 10 destinasi wisata Bali Baru

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kondisi trek berangin, Bottas, Verstappen kecelakaan di Austria

Jakarta (ANTARA) – Valtteri Bottas dan Max Verstappen mengalami kecelakaan ketika menjalani sesi latihan bebas GP Austria di Red Bull Ring, Spielberg, Jumat, sementara Charles Leclerc menjadi yang tercepat untuk Ferrari di FP2.

Bottas harus dikirim ke pusat medis di arena setelah kepalanya mengalami benturan keras ketika menabrak tembok pembatas di Tikungan 6. Mobil Mercedes W10 yang ia kendarai pun hancur suspensi depannya dan harus diangkut ke truk kembali ke pit, demikian dilaporkan Reuters.

Sesi latihan bebas yang berangin itu juga menyebabkan pebalap Red Bull Max Verstappen mencium tembok pembatas dengan bagian belakang mobilnya di Tikungan 10 menyebabkan suspensi belakangnya rusak.

“Saya membuat koreksi namun sedikit terlambat,” kata Bottas, yang kini berada di peringkat dua klasemen terpaut 36 poin dari rekan satu tim, Lewis Hamilton, di puncak.

“Siang ini lebih berangin dan tentunya trek sangat berakibat fatal jika kita membuat kesalahan.”

Walaupun mengakhiri sesi latihan lebih awal, Bottas mencatatkan waktu tercepat kedua.

Baca juga:Leclerc tercepat, Bottas tabrak pembatas di FP2 GP Austria

Sementara itu, Verstappen, yang berakhir di peringkat sembilan, sempat mengeluhkan kehilangan daya cengkeram bagian belakang mobilnya karena pergerakan angin.

“Tahun ini secara umum mobil lebih sensitif terhadap angin, seperti yang bisa kalian liat dengan Valtteri,” kata pebalap asal Belanda itu.

Bottas, yang meraih pole position di dua balapan terakhir GP Austria, mendapati para mekanik Mercedes membongkar dan mengganti mesin mobilnya setelah ditemukan kebocoran oli satu jam sebelum sesi latihan pagi dimulai.

“Sedikit berantakan, secara umum,” kata kepala tim Mercedes Toto Wolff tentang kesibukan mereka di pagi hari.

Sesi FP1 juga sempat tertunda ketika Nico Hulkenberg kehilangan sayap depan mobil Renaultnya karena melibas kerb di tikungan kedua terakhir sehingga serpihan sayap depannya mengotori trek.

Red Bull juga pernah mengalami kerugian sekitar 250.000 poundsterling karena kerusakan akibat kerb di Red Bull Ring.

“Ada banyak usulan tentang kerb itu di sini selama beberapa tahun belakangan. Saya rasa akan ada banyak lagi nanti,” kata kepala tim Red Bull Christian Horner.

Baca juga:Terkena Penalti, Sainz, Albon start dari grid belakang di GP Austria

Baca juga:Pratinjau – Reliabilitas Mercedes kembali diuji di Austria

Felipe Massa Singgah di Jakarta

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Viales, Quartararo panaskan persaingan di sesi latihan GP Belanda

Jakarta (ANTARA) – Pebalap Monster Energy Yamaha MotoGP Maverick Viñales memanaskan persaingan dengan pebalap Yamaha lainnya Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) di sesi latihan bebas FP2 GP Belanda, Sirkuit Assen, Jumat.

Giliran Viñales siang itu yang tampil sebagai yang tercepat dengan waktu 1 menit 32,638 detik, unggul 0,180 detik dari Quartararo yang pada pagi hari keluar sebagai yang tercepat, demikian laman resmi MotoGP.

Dengan kondisi trek yang lebih panas pada siang harinya, sebagian besar pebalap mampu tampil lebih cepat di FP2.

Danilo Petrucci (Mission Winnow Ducati) tampil konsisten di peringkat tiga tercepat seperti di sesi pagi. Pebalap asal Italia itu terpaut 0,314 detik dari catatan waktu Viñales.

Sementara rekan satu timnya di Ducati, Andrea Dovizioso, 0,207 detik di belakang Petrucci untuk berada di peringkat empat. Dengan demikian Dovi memperbaiki posisinya dari P13 di FP1.

Alex Rins (Suzuki Ecstar) membenahi catatan waktu pribadi dari P9 ke P5 di akhir FP2 dengan terpaut 0,667 detik dari Viñales. Sementara pebalap Suzuki lainnya Joan Mir di P8.

Andrea Iannone (Factory Aprilia Gresini) turut meramaikan di peringkat enam, mengungguli Marc Marquez di peringkat tujuh.

Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha MotoGP) juga memperbaiki catatan waktunya dari P12 di FP1 ke P9 di FP1, diikuti Cal Crutchlow (LCR Honda Castrol) di peringkat 10 untuk mengunci tiket sementara lolos langsung ke Q2.

Jorge Lorenzo melewatkan sesi FP2 karena dinyatakan tidak fit untuk sepanjang akhir pekan ini menyusul kecelakaan keras yang ia alami di FP1.

Catatan waktu kombinasi FP1 dan FP2

1. Maverick Viñales (Monster Energy Yamaha MotoGP) – 1 menit 32,638 detik
2. Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) + 0,180 detik
3. Danilo Petrucci (Ducati Team) + 0,314 detik
4. Andrea Dovizioso (Ducati Team) + 0,585 detik
5. Alex Rins (Team Suzuki Ecstar) + 0,667 detik
6. Andrea Iannone (Aprilia Racing Team Gresini) + 0,717 detik
7. Marc Marquez (Repsol Honda Team) + 0,775 detik
8. Joan Mir (Team Suzuki Ecstar) + 0,777 detik
9. Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha MotoGP) + 0,879 detik
10. Cal Crutchlow (LCR Honda Castrol) + 1,089 detik

Baca juga:Lorenzo harus jalani pemindaian usai kecelakaan di Assen
Baca juga:Miller kemungkinan besar bertahan di Ducati hingga 2020

Presiden minta pengusaha kembangkan 10 destinasi wisata Bali Baru

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Leclerc tercepat, Bottas tabrak pembatas di FP2 GP Austria

Jakarta (ANTARA) – Pebalap Ferrari Charles Leclerc tampil sebagai yang tercepat di sesi latihan bebas FP2 GP Austria, di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, Jumat.

Pebalap asal Monako itu mencatatkan waktu tercepat 1 menit 5,086 detik, unggul 0,331 detik dari pebalap Mercedes Valtteri Bottas yang memiliki waktu tercepat kedua, demikian laman resmi Formula 1.

Bottas harus lebih dini menyelesaikan sesi latihan siang itu usai kehilangan kendali mobilnya dan menabrak pagar pembatas dengan kencang di Tikungan 6. Setelah Bottas keluar dari mobil yang mengalami kerusakan parah di suspensi depan itu dia dibawa ke pusat medis untuk pemeriksaan.

Pebalap Red Bull Pierre Gasly membuat kejutan di peringkat ketiga tercepat dengan selisih 0,401 dari pemuncak sesi itu.

Sementara itu, Lewis Hamilton yang tampil terkencang di FP1 untuk Mercedes harus puas di peringkat empat di depan pebalap McLaren Carlos Sainz yang menguntit di P5.

Baca juga:Hamilton puncaki FP1 GP Austria, Vettel kedua

Pebalap Ferrari Sebastian Vettel finis kedelapan di belakang Romain Grosjean yang tampil perkasa dengan Haas di P6 dan Kimi Raikkonen di P7 untuk Alfa Romeo.

Vettel bisa saja menjadi pebalap tercepat ketiga jika mobil SF90-nya tak melintir di tikungan terakhir, beruntung pebalap Jerman itu mampu menghentikan mobilnya tepat waktu menghindarinya menabrak tembok pembatas.

Juara GP Austria musim lalu, Max Verstappen hanya mampu finis P9 tercepat untuk Red Bull usai mengalami kecelakaan di awal sesi latihan di tikungan terakhir.

Verstappen terlebih dahulu mengakhiri latihannya hari itu setelah mobil Red Bull-nya mengalami kerusakan di bagian belakang karena menabrak tembok pembatas ketika hilang kendali.

Lando Norris melengkapi posisi 10 besar FP2 untuk McLaren sore itu.

Baca juga:Leclerc ogah larut dalam optimisme semu Ferrari di Austria

Felipe Massa Singgah di Jakarta

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Terkena Penalti, Sainz, Albon start dari grid belakang di GP Austria

Jakarta (ANTARA) – Pebalap McLaren Carlos Sainz Jr. dan pebalap Toro Rosso Alexander Albon akan start dari posisi belakang berkat penalti yang mereka dapat karena menggunakan elemen baru power unit mobil mereka.

Sainz akan mendapatkan power unit terbaru Renault, sedangkan Albon menggunakan power unit baru Honda, demikian Reuters, Jumat.

Kedua pebalap itu telah melewati alokasi tiga power unit yang diizinkan selama satu musim tanpa terkena penalti.

McLaren di klasemen konstruktor memimpin tim papan tengah di peringkat empat dengan 40 poin, unggul empat poin dari tim pabrikan Renault, pemasok mesin mereka, setelah delapan balapan berlangsung.

Sementara Toro Rosso kini berada di peringkat delapan konstruktor dengan mengemas 17 poin, unggul satu poin dari Haas dan terpaut dua poin dari Alfa Romeo yang berada di peringkat tujuh.

Baca juga:Gunakan power unit baru Honda, Albon hadapi penalti di GP Austria
Baca juga:Leclerc ogah larut dalam optimisme semu Ferrari di Austria

Felipe Massa Singgah di Jakarta

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Hamilton puncaki FP1 GP Austria, Vettel kedua

Jakarta (ANTARA) – Pebalap Mercedes Lewis Hamilton menjadi yang tercepat di sesi latihan bebas FP1 GP Austria di Red Bull Ring, Jumat sementara rival dari tim Ferrari Sebastian Vettel di peringkat dua.

Juara dunia lima kali itu menorehkan waktu tercepat di sesi latihan pagi dengan 1 menit 4,838 detik, unggul 0,144 detik dari Vettel, demikian Reuters.

Rekan satu timnya di Mercedes, Valtteri Bottas di peringkat tiga dengan waktu 0,017 detik lebih lambat dari Vettel. Mercedes sempat mengganti mesin karena mengalami kebocoran oli satu jam sebelum sesi latihan mulai.

Ferrari menggunakan kompon ban yang lebih lambat, medium, sementara Mercedes menggunakan kompon lunak yang lebih cepat.

Hamilton telah memenangi empat balapan terakhir dan total enam balapan musim ini. Pebalap asal Inggris itu memuncaki klasemen pebalap dengan unggul 36 poin dari Bottas yang berada di peringkat dua.

Sementara itu Bottas meraih pole position di Austria, salah satu trek terpendek di kalender Formula 1, dalam dua tahun terakhir.

Mercedes, yang kedua pebalapnya gagal finis di Austria tahun lalu, mengincar kemenangan ke 11 kalinya secara beruntun akhir pekan ini untuk menyamai rekor kemenangan McLaren yang diraih pada 1988.

Sesi FP1 berakhir tiga menit lebih awal setelah bendera merah dikibarkan karena pebalap Renault Nico Hulkenberg melibas kerb “sosis” kuning di dua tikungan terakhir sehingga sayap depan mobilnya tercabik dengan pecahan-pecahan yang mengotori trek.

Pebalap Ferrari Charles Leclerc tercepat keempat diikuti oleh juara GP Austria tahun lalu Max Verstappen di peringkat lima untuk Red bUll.

Baca juga:Gunakan power unit baru Honda, Albon hadapi penalti di GP Austria

Baca juga:Leclerc ogah larut dalam optimisme semu Ferrari di Austria

Felipe Massa Singgah di Jakarta

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Dimas Ekky alami kecelakaan di FP1 GP Belanda

Jakarta (ANTARA) – Pebalap Indonesia Dimas Ekky Pratama (Idemitsu Honda Team Asia) harus dibawa ke rumah sakit usai terlibat tabrakan di sesi latihan bebas FP1 GP Belanda, di Sirkuit Assen, Jumat.

Dimas terlibat tabrakan keras dengan Stefano Manzi (MV Agusta Idealavoro Forward) di Tikungan 11 sehingga bendera merah dikibarkan yang menunda sesi latihan bebas pagi itu, demikian laman resmi MotoGP.

Dimas dibawa ke Rumah Sakit Assen untuk mendapatkan perawatan Cranial Thoracic Abdominal trauma. Dimas dilaporkan sadar usai kecelakaan tersebut.

Sesi latihan bebas dilanjutkan dan Sam Lowes (Federal Oil Gresini Moto2) keluar sebagai pebalap tercepat dengan waktu 1 menit 38,151 detik.

Pebalap asal Inggris itu mengungguli rivalnya, Lorenzo Baldassari (Flexbox HP 40) dengan margin sangat tipis 0,006 detik.

Jonas Folger (Petronas Sprinta Racing) berada di peringkat tiga tercepat dengan selisih 0,048 detik.

Baca juga: Alex Marquez juara di Catalunya, Dimas Ekky finis P21

Baca juga: Marquez juara di Mugello, Dimas Ekky di P24

Baca juga: Alex Marquez juarai Moto2 GP Prancis, Dimas Ekky terjatuh

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Lorenzo harus jalani pemindaian usai kecelakaan di Assen

Jakarta (ANTARA) – Tim medis MotoGP mengumumkan pada Jumat bahwa pebalap Repsol Honda Jorge Lorenzo harus menjalani sejumlah pemindaian di rumah sakit usai mengalami kecelakaan keras di sesi latihan bebas FP1 GP Belanda di Sirkuit Assen.

Lorenzo akan dibawa ke Rumah Sakit Assen untuk menjalani pemindaian usai mengeluhkan sakit di bagian dada dan tulang punggung, umum dokter Charte seperti dikutip laman resmi MotoGP.

“Jorge sekarang baik. Dia mengalami tabrakan dengan energi yang tinggi, dia terjatuh sangat keras,” kata Charte di pusat medis Sirkuit TT Assen.

“Ketika dia tiba di sini, dia tertegun, sedikit mengalami disorientasi dan sangat tidak stabil. Kami telah membuat sejumlah pengecekan relevan termasuk radiologi normal, tapi saya tidak cukup puas.”

“Jadi kami putuskan, walau pun tak ada cedera otak, untuk melakukan pemindaian MRI terhadap tulang punggung dan pemindaian CT dari dada hingga perut.”

Baca juga:Lorenzo akan gunakan komponen motor baru di Assen

Sebelum turun di sesi latihan, Lorenzo telah mengeluh sakit pada Kamis di bagian dada menyusul kecelakaan yang ia alami paska tes di Catalunya.

Nampaknya cedera itu diperparah dengan kecelakaan yang ia alami di sesi latihan GP Belanda.

“Hal yang paling mengkhawatirkan adalah rasa sakit yang ia bilang terasa sangat intens di area torso-lumbar. Itu bagian yang paling terdampak dari kecelakaan di Catalunya,” kata sang dokter.

Baca juga:Quartararo tercepat di Belanda, Lorenzo terjatuh lagi

Jorge Lorenzo Sambangi Indonesia

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Aris Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Miller kemungkinan besar bertahan di Ducati hingga 2020

Semuanya sudah dilakukan kecuali menyematkan tinta di atas kertas

Jakarta (ANTARA) – Jack Miller kemungkinan besar bertahan pada jajaran pebalap Ducati musim depan, namun pebalap asal Australia itu belum mau memastikan sebelum kontrak ditandatangani.

“Semuanya sudah dilakukan kecuali menyematkan tinta di atas kertas,” ungkap Miller seperti dikuti laman resmi MotoGP, Jumat.

Miller yang menjadi juara GP Assen pada 2016 itu mengungkapkan masih ada pertemuan yang harus dilakukan. “Sepertinya kami akan memiliki motor 2020 tahun depan jadi mereka yang di pabrikan akan sangat sibuk tapi terima kasih untuk mereka.”

Baca juga:Quartararo tercepat di Belanda, Lorenzo terjatuh lagi

Kabar itu juga melengkapi teka-teki siapa saja yang akan memperkuat Ducati dengan Danilo Petrucci kemungkinan besar juga bertahan di tim pabrikan untuk musim keduanya bersama Andrea Dovizioso.

Sementara pebalap rookie Francesco Bagnaia juga akan dipertahankan di tim satelit Pramac Racing musim depan sebagai rekan Miller.

Sejauh ini Miller jika menyelesaikan balapan selalu finis di dalam peringkat lima besar, namun beberapa kali juga mengalami kegagalan finis.

Finis terbaik Miller musim ini yaitu ketika naik podium di peringkat tiga GP Amerika pada April lalu.

Baca juga:Perebutan gelar masih terbuka, Dovi: musim masih panjang

Presiden minta pengusaha kembangkan 10 destinasi wisata Bali Baru

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Quartararo tercepat di Belanda, Lorenzo terjatuh lagi

Jakarta (ANTARA) – Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) mencatatkan waktu tercepat pada sesi latihan pagi FP1 GP Belanda di Sirkuit Assen, Jumat.

Pebalap rookie asal Prancis itu membuat waktu tercepat 1 menit 33,909 detik untuk mengungguli pebalap Yamaha lainnya Maverick Viñales (Monster Energy Yamaha MotoGP), pada peringkat dua dengan selisih 0,077 detik, demikian laman resmi MotoGP.

Sementara Danilo Petrucci dari Ducati, walau sempat mengalami kecelakaan, menempati peringkat tiga.

Viñales mencatatkan waktu tercepat terlebih dahulu ketika kondisi trek masih dingin. Namun, Quartararo perlahan memperbaiki catatan waktunya dalam kunjungan pertamanya ke Assen di atas mesin MotoGP.

Pebalap berusia 20 tahun itu kemudian mengalahkan catatan waktu Viñales untuk unggul pada sesi pagi.

Petrucci mengalami kecelakaan di Tikungan 14 ketika roda belakang motor GP19 tak terkendali sehingga menyebabkan pebalap asal Italia itu terpelanting dari motornya.

Petrucci tak mengalami cedera usai kecelakaan yang terjadi pada kecepatan 200km per jam itu dan bangkit untuk menyelesaikan sesi latihan pertama untuk finis 0,260 detik lebih lambat dari Quartararo.

Alex Rins (Suzuki Ecstar) mendapati hasil solid dengan finis keempat diikuti Takaaki Nakagami (LCR Honda Idemitsu) di P5 sebagai pebalap Honda tercepat.

Pemuncak klasemen Marc Marquez berada pada P6, terpaut 0,613 detik dari pebalap tercepat. Sementara rekan satu timnya, Jorge Lorenzo mengalami kecelakaan parah di Tikungan 7 jelang berakhirnya sesi FP1 dan harus dibawa ke tim medis untuk pemeriksaan. Sebelumnya di GP Catalunya, Lorenzo juga terjatuh sehingga menyebabkan tabrakan beruntun dengan tiga pebalap lainnya ketika balapan baru berlangsung dua putaran.

Baca juga:Lorenzo akan gunakan komponen motor baru di Assen

Aleix Espargaro (Aprilia Racing Team Gresini) juga terjatuh di Tikungan 5 namun pebalap asal Spanyol itu tak mengalami cedera setelah sebelumnya mendapati cedera kaki kiri di Barcelona.

Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha MotoGP) dan Andrea Dovizioso (Mission Winnow Ducati) finis di luar peringkat 10 besar pagi itu dan harus puas di P12 dan P13 di belakang Andrea Ianonne (Factory Aprilia Gresini).

Hasil 10 besar FP1 GP Belanda:
1. Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) – 1 menit 33,909 detik
2. Maverick Viñales (Monster Energy Yamaha MotoGP) + 0,077 detik
3. Danilo Petrucci (Ducati Team) + 0,260 detik
4. Alex Rins (Team Suzuki Ecstar) + 0,514 detik
5. Takaaki Nakagami (LCR Honda Idemitsu) + 0,532 detik
6. Marc Marquez (Repsol Honda Team) + 0,613 detik
7. Cal Crutchlow (LCR Honda Castrol) + 0,680 detik
8. Karel Abraham (Reale Avintia Racing) + 0,687 detik
9. Pol Espargaro (Red Bull KTM Factory Racing) + 0,750 detik
10. Jack Miller (Pramac Racing) + 0,765 detik

Baca juga:Perebutan gelar masih terbuka, Dovi: musim masih panjang
Baca juga:Marquez incar kemenangan keenam di Assen
 

Presiden minta pengusaha kembangkan 10 destinasi wisata Bali Baru

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Gunakan power unit baru Honda, Albon hadapi penalti di GP Austria

Jakarta (ANTARA) – Pebalap Toro Rosso Alexander Albon, menyusul rekan satu timnya Daniil Kvyat, akan menggunakan power unit baru dari Honda di balapan GP Austria akhir pekan nanti.

Pebalap asal Thailand itu dipastikan akan mendapat hukuman mundur 10 posisi start karena menggunakan power unit lebih dari yang diperkenankan (3) tanpa terkena penalti.

Albon menjadi pebalap keempat dan terakhir yang mendapatkan power unit Spec-3 dari Honda, setelah dua pebalap Red Bull Max Verstappen, Pierre Gasly dan Kvyat dipasok dapur pacu baru pada GP Prancis pekan lalu.

Sedangkan Albon telah menggunakan tiga power unit musim ini, akibat kecelakaan di sesi latihan di GP China.

Baca juga:Tampil impresif usai kecelakaan, Albon persembahkan poin untuk tim

“Tentunya akan berbeda dari akhir pekan biasanya ketika kalian harus fokus ke jangka panjang,” kata Albon seperti dikutip laman resmi Formula 1.

Dengan power unit baru, Albon berharap bisa membantu tim satelit Red Bull itu dalam mengatasi masalah kecepatan jangka panjang di balapan di kala update dari Honda itu fokus untuk memberikan tambahan performa melalui mesin pengapian dalam dan turbocharger baru.

“Sebagai tim kami bisa lebih fokus ke laju jangka panjang (di balapan), yang mungkin kami sedikit kesulitan ketika di Paul Ricard.”

“Tak terlalu buruk, ini berarti kami bisa menganggap nanti seperti hari tes, di tiga sesi latihan bebas kami bisa melakukan sesuatu yang mungkin tidak membahayakan akhir pekan yang lain,” kata Albon.

Toro Rosso mengalami sejumlah pekan yang sulit dengan hanya meraih satu poin di dua balapan terakhir.

Mendapat penalti, Albon berharap bisa membuat kejutan seperti yang dia lakukan di China, di mana dia mengemas satu poin usai start dari jalur pit karena mengganti sasis mobil yang hancur di kecelakaan sesi latihan.

Baca juga:Leclerc ogah larut dalam optimisme semu Ferrari di Austria

“Aku kira seperti yang lain, kami selalu memperbaiki diri, dan ini adalah pertarungan melawan tim-tim lain,” kata Albon.

“Jelas McLaren dan Renault sangat kuat di Paul Ricard dan kami harap bisa kembali kuat di sini, di balapan di kandang kami.”

Tim berlambang banteng merah itu kini berada di peringkat delapan konstruktor dengan mengemas 17 poin, unggul satu poin dari Haas dan terpaut dua poin dari Alfa Romeo yang berada di peringkat tujuh.

Sementara itu McLaren memimpin di papan tengah dengan torehan 40 poin.

Baca juga:Pratinjau – Reliabilitas Mercedes kembali diuji di Austria

Felipe Massa Singgah di Jakarta

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Lorenzo akan gunakan komponen motor baru di Assen

Jakarta (ANTARA) – Pebalap Repsol Honda Jorge Lorenzo akan mencoba sejumlah komponen baru di motornya pada balapan GP Belanda di Sirkuit Assen, akhir pekan nanti.

Juara dunia lima kali itu akan memasang fairing baru di motor RC213V-nya sebagai salah satu “oleh-oleh” hasil kunjungannya ke markas HRC di Jepang usai GP Italia beberapa pekan lalu.

“Kami kemungkinan akan membawa fairing baru di sini. Kami menunggu konfirmasi tapi sepertinya besok kami akan menggunakan fairing baru untuk mendukungku. Juga sedikit hal kecil lainnya,” kata Lorenzo seperti dikutip laman resmi MotoGP, Jumat pagi.

Pebalap asal Spanyol itu pada GP Catalunya juga menggunakan komponen baru yaitu tangki bahan bakar yang dimodifikasi dengan semacam sayap di kedua sisinya. Hasilnya, di Barcelona, Lorenzo mampu mendobrak dari posisi start 10 hingga posisi keempat di awal lap.

Namun di Tikungan 10 Sirkuit Catalunya, Lorenzo kehilangan grip depan dan menyebabkan tabrakan beruntun dengan tiga pebalap lainnya yang berada di barisan depan.

Beruntung pebalap bernomor 99 itu tidak mengalami patah tulang karena kecelakaan itu namun dia mengaku masih mengalami sakit dampak dari insiden tersebut.

Baca juga: Sebabkan kecelakaan beruntun, Lorenzo sampaikan permintaan maaf

Pasca GP Catalan, di sesi tes resmi Barcelona, Lorenzo menguji sejumlah komponen baru seperti paket aerodinamika, belly pan (tutup mesin di bagian bawah motor), sasis yang diperkuat karbon, dan fairing yang kemungkinan akan diuji lagi di Belanda.

“Tabrakan yang keras dan setelah itu aku merasa sangat nyeri, sedikit di dadaku dan kemudian di punggung. Beruntung aku bisa menyelesaikan tes dan menguji semua hal yang kami bawa, walau pun tak berada di kondisi yang terbaik.”

“Di sini aku merasa lebih baik tapi sedikit nyeri. Semoga aku sembuh dan bisa sepenuhnya fit di Jerman,” pungkasnya.

Baca juga: Perebutan gelar masih terbuka, Dovi: musim masih panjang

Baca juga: Marquez incar kemenangan keenam di Assen

Jorge Lorenzo Sambangi Indonesia

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Gilang Galiartha
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Leclerc ogah larut dalam optimisme semu Ferrari di Austria

Jakarta (ANTARA) – Pebalap Ferrari Charles Leclerc enggan menyulut optimisme semu bagi timnya jelang balapan GP Austria akhir pekan nanti karena Mercedes masih dominan dan bahkan sedang mengincar kemenangan ke-11 mereka secara beruntun.

“Aku rasa saat ini cukup sulit. Mereka terlihat sangat, sangat cepat,” kata Leclerc ketika ditanya apakah Ferrari bisa memberikan perlawanan ketat kepada Mercedes di Red Bull Ring.

“Mereka sangat cepat di Paul Ricard, khususnya laju ketika balapan, jadi aku kira kami fokus kepada kami sendiri dan mencoba melakukan yang terbaik. Tapi, jujur, cukup sulit untuk berada di level mereka,” ujarnya menambahkan seperti dikutip Reuters, Kamis.

Leclerc masih mengejar kemenangan pertamanya di musim perdana menunggangi Ferrari. Peluang terbesarnya datang di balapan kedua, GP Bahrain, di mana dia start dari pole position namun mengalami kendala mesin di akhir lomba dan harus finis peringkat tiga.

Setelah itu Leclerc kembali naik podium di Kanada dan terakhir di Prancis, pekan lalu.

Di Prancis, Leclerc mampu mengejar pebalap Mercedes Valtteri Bottas dan finis 0,929 detik di belakang sang pebalap Finlandia itu.

“Aku rasa dia mengalami sedikit kesulitan di ban set kedua yang melepuh. Kami tidak demikian. Aku rasa kami cukup mampu mengatur balapan kami jadi itu menunjukkan jika semuanya masih mungkin, tapi sangat sulit.”

Baca juga: Pratinjau – Reliabilitas Mercedes kembali diuji di Austria

Mercedes telah menang empat kali di Austria, namun tahun lalu kedua pebalap mereka, Lewis Hamilton dan Valtteri Bottas gagal finis karena mengalami kendala teknis.

“Jika mereka tak mengalami masalah, akan sulit bagi kami untuk menantang mereka. Jadi kami akan mencoba yang terbaik di setiap balapan,” kata Leclerc.

Leclerc mengaku hasil positif di dua balapan terakhir cukup memberikan motivasi untuk berlaga di akhir pekan nanti.

Juga bagi dia, Red Bull Ring merupakan salah satu sirkuit favorit karena memiliki jarak putaran yang pendek, mengingatkan masa-masa membalap go-kart dahulu.

“Aku suka membalap di sini,” kata Leclerc.

Ferrari tiba di seri kesembilan musim ini dengan defisit 140 poin dari Mercedes yang berada di puncak klasemen konstruktor.

Ketika ditanya tentang peluang di kejuaraan, Leclerc mengatakan Ferrari tak akan menyerah hingga perhitungan secara matematis menyebutkan tak mungkin lagi mengejar Mercedes.

Baca juga: Statistik GP Austria

Felipe Massa Singgah di Jakarta

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Gilang Galiartha
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Perebutan gelar masih terbuka, Dovi: musim masih panjang

Jakarta (ANTARA) – Pebalap Mission Winnow Ducati Andrea Dovizioso meyakini perebutan gelar juara MotoGP masih terbuka karena kalender musim balapan tahun ini masih panjang.

Tiba di seri kedelapan yang akan digelar di Sirkuit Assen, Belanda, akhir pekan nanti, Dovi berangkat dengan margin 37 poin dari pemuncak klasemen, Marc Marquez (Repsol Honda).

Pebalap asal Italia itu gagal mengemas poin pada seri sebelumnya di Barcelona usai terlibat insiden tabrakan beruntun dengan Jorge Lorenzo dan dua pebalap Yamaha, Maverick Viñales ketika balapan baru berjalan 2 putaran.

“Tak ada waktu untuk berlarut-larut memikirkan poin yang hilang di Barcelona, kami harus mengatasi setiap balapan dengan bekerja sekeras mungkin seperti yang telah kami lakukan sekarang,” ungkap Dovi seperti dikutip laman resmi MotoGP, Kamis.

“Aku percaya kami menunjukkan daya saing yang tinggi dan walaupun masih ada area yang perlu diperbaiki, kami telah meningkatkan kecepatan kami.”

Baca juga:Marquez incar kemenangan keenam di Assen

Ducati akan diuji di Sirkuit Assen yang dipandang kurang cocok dengan motor pabrikan asal Bologna, Italia itu.

Namun kedua pebalap mereka, Dovizioso dan Danilo Petrucci telah menunjukkan performa yang kuat sepanjang musim ini.

Namun demikian, catatan Dovi kurang bersinar di GP Belanda. Dengan Desmosedici, Dovi hanya sekali naik podium dengan finis runner-up di Assen pada 2014.

Namun podium lainnya di Assen diraih pebalap bernomor 04 itu dengan tiga pabrikan yang berbeda, yaitu Honda (2011), Yamaha (2012) dan Ducati (2014).

“Assen bukan lah trek yang paling cocok dengan motor kami dan kondisi cuaca selalu memainkan peran penting di sana, tapi pada setiap balapan, kami telah menunjukkan jika kami mampu meningkat secara progresif ketika lomba di akhir pekan bahkan di sirkuit yang sulit.”

“Kami harus tetap tenang dan fokus, taklukkan satu per satu balapan. Kejuaraan ini masih panjang,” kata Dovi.

Baca juga:Hasil GP Catalunya, Marquez juara kala rival bertumbangan
Baca juga:Sebabkan kecelakaan beruntun, Lorenzo sampaikan permintaan maaf

Presiden minta pengusaha kembangkan 10 destinasi wisata Bali Baru

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Media diharapkan ikut sukseskan kejuaraan dunia MXGP

Palembang (ANTARA) – Media diharapkan ikut menyukseskan kejuaraan dunia Motorcross Grand Prix (MXGP) di Jakabaring Palembang pada 5 – 7 Juli 2019 karena perannya dalam mempublikasikan kegiatan internasional tersebut hingga ke seluruh dunia..

Melalui media kejuaraan dunia tersebut dapat diketahui masyarakat internasional, kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumatera Selatan A Rizwan saat pelaksanaan Safari Jurnalistik di Palembang, Kamis.

Oleh karena itu peran media sangat diharapkan dalam memberikan informasi yang disampaikan mengenai kejuaraan dunia.motorcross tersebut.

Apalagi kejuaraan motocross itu yang pertama diselenggarakan di Sumsel sehingga dukungan dari media sangat diharapkan.

Sumsel dalam kejuaraan yang diikuti 28 negara itu harus menjadi tuan rumah yang baik sehingga dapat berlangsung sukses dan kesemuanya itu harus didukung semua pihak termasuk media.

Menurut dia, media memang sudah banyak berperan dalam pembangunan di Sumsel seperti dalam menciptakan suasana kondusif.

Saat pelaksanaan Pemilu serentak lalu, Sumsel cukup kondusif dan itu berkat peran serta media dalam meyampaikan informasi yang sejuk.

Sebelumnya Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan, kejuaraan dunia MXGP harus berlangsung sukses.

Hal ini karena kejuaraan kelas dunia tersebut akan membawa nama baik bangsa terutama Sumsel sebagai tuan rumah.

Safari Jurnalistik yang diselenggarakan PWI Pusat bekerja sama dengan PWI Sumsel itu dihadiri antara lain Wakil Sekjen PWI Pusat Suprapto, Wakil Ketua Bidang Pendidikan Nurzaman Mochtar, Ketua PWI Sumsel Firdaus Komar dan Kepala Biro Humas dan Protokol Iwan Gunawan.

Baca juga: 60 pebalap dunia bakal ikuti MXGP di Palembang
Baca juga: Kota Palembang dipastikan tuan rumah MXGP 2019

Harga terendah tiket MXGP 2019 dijual seharga Rp100 ribu

Pewarta: Ujang Idrus
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Statistik GP Austria

Jakarta (ANTARA) – Austria kembali ke dalam kalender Formula 1 pada 2014 setelah 11 tahun vakum. Sirkuit yang dimiliki tim Red Bull ini menjadi trek tertinggi kedua setelah Meksiko.

Panjang lintasan: 4,318 km. Total jarak balapan: 306,452km (71 putaran).

Pole position 2018: Valtteri Bottas (Finlandia) Mercedes – 1 menit 03,130 detik

Juara 2018: Max Verstappen (Belanda) Red Bull

Rekor waktu putaran ketika balapan: Kimi Raikkonen (Finlandia) Ferrari, 2018, 1 menit 06,957 detik.

Waktu start: 12:10 GMT

Tim Mercedes telah menjuarai empat dari lima balapan di Austria, namun musim lalu tim asal Jerman itu mendapati kedua pebalapnya, Lewis Hamilton dan Valtteri Bottas, gagal finis untuk pertama kalinya sejak mereka kembali menjadi konstruktor pada 2010, demikian Reuters.

Kegagalan itu juga yang pertama bagi Hamilton sejak 2016.

Hamilton menang di Austria pada 2016 setelah bersenggolan dengan rekan satu timnya kala itu, Nico Rosberg. Sementara Bottas juara di Austria pada 2017 sementara Max Verstappen finis pertama di sana pada 2018.

Bottas mencetak dua pole position di dua balapan terakhir di Austria. Sirkuit itu juga pernah memberinya start dari baris terdepan untuk pertam akalinya dan finis podium pada 2014.

Austria pertama kali menggelar balapan di Zeltweg pada 1964 namun mendiang juara dunia tiga kali Niki Lauda adalah satu-satunya warga Austria yang pernah menang di sirkuit kandang itu pada 1984.

Musim ini tidak ada pebalap Austria yang berlaga di Formula 1.

Rekor kemenangan
Hamilton saat ini memiliki rekor 79 kemenangan dari 237 balapan dan mendekati rekor sepanjang masa yang diraih Michael Schumacher yaitu 91 kemenangan. Pebalap asal Inggris itu juga telah menang 57 kali dari 108 balapan di era turbo hybrid V6 yang dimulai pada 2014.

Sebastian Vettel di peringkat ketiga dengan total 52 kemenangan.

Ferrari telah menang di 235 balapan sejak 1950, sementara McLaren 182 balapan, Williams 114, Mercedes 95 kali dan Red Bull 59 kali.

McLaren dan Williams belum pernah menang lagi sejak 2012.

Hamilton telah menjuarai empat balapan terakhir, dan enam dari delapan balapan yang telah digelar musim ini.

Pole Position
Hamilton memiliki rekor 86 pole position sepanjang karirnya, sedangkan Vettel sebanyak 56 kali.

Tiga dari balapan musim ini telah dimenangi dari pole position, Bottas di Azerbaijan, dan Hamilton di Monako dan Prancis.

Podium
Hamilton telah 142 kali naik podium selama karirnya dan harus finis di peringkat tiga besar jika ingin menyamai rekor Michael Schumacher yaitu 155 podium. Vettel, sementara itu, mengemas 115 podium sejauh ini.

Capaian
Di Austria, Kimi Raikkonen akan melakoni start ke-300 selama karirnya.

Mercedes telah menyapu bersih kemenangan di delapan balapan pertama musim ini dan 10 balapan secara beruntun, dengan kemenangan di dua balapan terakhir musim lalu. Mercedes bisa menyamai rekor McLaren yaitu 11 kemenangan beruntun yang mereka ciptakan pada 1988.

Rekor kemenangan beruntun masih dipegang oleh Ferrari yaitu 14 kali pada 1952-1953, walaupun rekor itu tidak termasuk Indianapolis yang masih menjadi bagian dari kejuaraan waktu itu.

Mercedes menang 10 kali beruntun pada 2016.

Di balapan GP Prancis pekan lalu, Mercedes menorehkan finis 1-2 untuk ke-50 kali setelah mengunci posisi start baris terdepan di kualifikasi untuk rekor ke-63 kalinya.

Balapan itu juga merupakan rekor finis dengan poin untuk ke-200 kalinya bagi Hamilton.

Baca juga: Hasil F1 GP Austria, Bottas juara

Dukungan Mengalir untuk Rio Haryanto

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Aris Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pratinjau – Reliabilitas Mercedes kembali diuji di Austria

Jakarta (ANTARA) – Lewis Hamilton akhir pekan nanti akan merasakan panasnya cuaca dan juga persaingan di GP Austria di mana Mercedes mengalami kegagalan besar di sana tahun lalu.

Hamilton dan rekan satu timnya, Valtteri Bottas, gagal finis di Austria musim lalu. Kegagalan ganda itu menjadi yang pertama bagi Mercedes sejak kembalinya mereka sebagai konstruktor pada 2010. Itu juga merupakan satu-satunya kegagalan finis bagi Hamilton sejak 2016.

Cuaca diprediksi akan terik di Red Bull Ring, Spielberg, yang akan menggelar seri kesembilan musim ini.

Hamilton, pemuncak klasemen pebalap sementara, berharap mendapatkan tantangan dan persaingan yang lebih ketat dari pada balapan di Prancis yang terbilang cukup membosankan pekan lalu.

“Akan sangat panas di sana, sangat berat untuk rem,” kata pebalap asal Inggris itu usai menang dominan di Le Castellet, Prancis, pekan lalu.

“Kami tidak tiba di sana dengan penuh keyakinan, kami sadar jika kami bisa mendapati akhir pekan yang sulit,” kata Hamilton seperti dikutip Reuters.

Setelah kegagalan di Austria tahun lalu, Hamilton telah memenangi 14 dari 20 balapan yang ia jalani. Musim ini dia telah menang enam kali, termasuk empat balapan terakhir, dan berada di puncak klasemen dengan unggul 36 poin dari pesaing terdekatnya, Bottas.

Mercedes juga telah menang empat dari lima balapan terakhir di sirkuit kandang tim Red Bull di Austria itu. Kedua pebalapnya, Hamilton menang pada 2016 sementara Bottas juara di tahun berikutnya.

Namun, kepala tim Mercedes Toto Wolff mengatakan jika pendinginan masih menjadi satu kelemahan timnya dan masalah itu tidak boleh diremehkan.

“(2018) adalah peringatan keras tentang bagaimana kesalahan bisa dengan cepat terjadi di olahraga ini dan reliabilitas serta performa saling terkait di Formula 1,” kata Wolff.

Dalam dua pekan berturut-turut, tim mekanik Mercedes juga telah melakukan pembongkaran besar-besaran yang Wolff sebut sebagai “operasi bedah jantung” di mobil W10 mereka.

“Kami telah mengalami sejumlah masalah yang berbeda di komponen yang berbeda pula, yang setiap dari mereka bisa menyebabkan kami untuk berhenti, jadi kami harus mengatasi tantangan-tantangan itu secepat mungkin.”
 

Baca juga:Hamilton: Jangan salahkan pebalap jika Formula 1 membosankan

Tantangan utama akan datang dari kubu Ferrari yang memiliki paket mobil yang lebih cocok dengan karakteristik trek Red Bull Ring daripada Paul Ricard.

“Trek di Austria sangat berbeda dengan Paul Ricard. Sektor pertama memiliki lintasan lurus yang panjang dan titik pengereman di lintasan lurus, sementara di bagian kedua trek lebih sempit dengan percampuran antara tikungan kecepatan rendah, menengah dan tinggi,” ungkap kepala tim Ferrari Mattia Binotto kepada Formula1.com.

“Kami memiliki sejumlah bagian tes untuk dievaluasi, sebagian besar untuk memberi kami gambaran jelas kenapa sejumlah update yang kami bawa ke Le Castellet tidak bekerja seperti yang diharapkan.”

Pebalap Ferrari Charles Leclerc tampil lebih cepat dari rekan satu timnya, Sebastian Vettel di Prancis pekan lalu.

Pebalap asal Monako itu tak akan melewatkan akhir pekan nanti untuk memberikan tontonan yang menarik.

“Austria adalah salah satu sirkuit favoritku,” kata Leclerc. “Dia adalah trek yang cukup berbeda jadi aku cukup yakin kami bisa memiliki akhir pekan yang bagus.”

Pebalap Red Bull Max Verstappen merengkuh trofi juara di Austria tahun lalu. Pekan ini pebalap asal Belanda itu patut diwaspadai karena bisa menyelinap di tengah persaingan Mercedes dan Ferrari setelah mencatatkan dua kali finis ketiga musim ini.

“Kami perlu mendapatkan kenaikan performa dari mobil untuk bisa kompetitif. Yang kami butuhkan adalah membuat langkah yang lebih besar juga terhadap mesin,” kata Verstappen.

Baca juga:Hamilton dominan di Prancis, Bottas tahan Leclerc jadi runner-up

Baca juga:FIA tolak banding Ferrari soal penalti di Montreal, Vettel berang

Felipe Massa Singgah di Jakarta

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Aris Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Marquez incar kemenangan keenam di Assen

Jakarta (ANTARA) – Pebalap Repsol Honda mengincar kemenangan keenam kalinya di Sirkuit Assen, Belanda pada balapan seri kedelapan MotoGP, akhir pekan nanti.

Tahun lalu pebalap asal Spanyol itu menikmati kesuksesan di Sirkuit TT Assen ketika tujuh pebalap bertarung ketat memperebutkan podium juara hingga akhir lomba.

Satu gelar juara lainnya di GP Belanda diraih Marquez pada 2014, sementara tiga kemenangan lainnya diboyong pada 2010 (125cc), 2011 dan 2012 (Moto2).

Marquez juga konsisten di Assen dengan selalu naik podium di sembilan balapan terakhir yang ia jalani di sana.

“Assen adalah sirkuit di mana kalian harus sangat teliti dan sulit untuk konsisten di sana,” ungkap Marquez seperti dikutip laman resmi MotoGP, Rabu.

“Tampil konsisten dan penuh presisi di arah yang cepat berubah sangat lah penting untuk tampil baik di Assen.

Marquez tiba di Belanda dengan keunggulan 37 poin atas pesaing terdekatnya, Andrea Dovizioso (Mission Winnow Ducati), yang gagal finis usai terlibat insiden kecelakaan beruntun dengan Jorge Lorenzo di Catalunya.

Pebalap bernomor 93 itu akan mengantisipasi serbuan rival-rivalnya seperti duo Ducati Dovizioso dan Danilo Petruci, serta pebalap rookie Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) yang musim ini telah meraih dua pole position.

Alex Rins (Suzuki Ecstar) juga patut diwaspadai karena selalu mengancam barisan pebalap terdepan. Kemudian duo pebalap pabrikan Yamaha, Maverick Viñales dan Valentino Rossi, juga tak akan melewatkan kesempatan untuk membalas kesialannya di Catalunya akhir pekan nanti.

Viñales finis peringkat tiga di Assen tahun lalu, sedangkan Rossi juara di sana pada 2017.

Marquez juga sempat tertahan di peringkat dua ketika Jack Miller merebut gelar juara di Assen pada 2016.

“Aku menantikan untuk balapan lagi di sana karena kami mengalami pertarungan di sana pada masa lampau dan telah menyajikan tontonan yang bagus kepada para penggemar,” kata Marquez.

Baca juga:Hasil GP Catalunya, Marquez juara kala rival bertumbangan

Baca juga:Finis podium MotoGP pertama kali, ini komentar Quartararo

Presiden minta pengusaha kembangkan 10 destinasi wisata Bali Baru

Penerjemah: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: AA Ariwibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sirkuit Bukit Peusar panaskan seri pertama Kejurnas Oneprix Indonesia

Jakarta (ANTARA) – Sirkuit Bukit Peusar, Tasikmalaya, Jawa Barat, akan mengawali gelaran Kejuaraan Nasional Oneprix – Indonesia Motorprix Championship 2019 pada 7 Juli mendatang.

Tiga kelas utama kejuaraan nasional yang akan dipertandingkan yaitu Bebek 150cc Tune up (expert), Bebek 150cc Tune up (novice), dan Bebek 150cc Standard (Rookie). Kemudian akan ada juga Oneprix Championship di kelas Sport 150cc-155cc (open qualification).

Tercatat lebih dari 100 orang peserta dari sedikitnya 45 tim dari Indonesia telah terdaftar untuk berlaga di Kejurnas Oneprix.

Jumlah peserta yang melebihi slot yang ditentukan akan membuat para pebalap bersaing lebih ketat di babak qualifying time trial untuk menentukan posisi grid start.

Hanya 24 pebalap yang lolos kualifikasi akan melangkah ke Kejuaraan Nasional Oneprix – IMC 2019 di tiap kelasnya

“Setelah berbulan-bulan persiapan dan melakukan komunikasi dengan para pakar industri, tim dan pebalap, kami tiba di hari peluncuran Oneprix seri 2019. Semoga ini menjadi langkah awal yang baik untuk dunia balap motor di Indonesia,” demikian Direktur PT Oneprix Motorsport Manajemen Imam Sulisto dalam acara peluncuran di Jakarta, Rabu.

Untuk menambah antusiasme pemirsa dan pecinta olahraga motor di Tanah Air, akan digelar juga kejuaraan kelas pendukung pada setiap putaran.

Khusus di putaran pertama di Tasikmalaya ini akan digelar kelas RX King Super Class 140cc Tune up (open), Bebek Underbone 125cc Engine Mix (open) dan Matic 150cc Tune Up (open) karena banyaknya jumlah peminat dan komunitas di kelas tersebut.

Sedangkan untuk ajang Oneprix Championship dan kelas pendukung, pendaftaran baru pada 4-7 Juli 2019 melalui laman resmi www.oneprix.id.

Ketua Ikatan Motor Indonesia Sadikin Aksa mengungkapkan Kejuaraan Nasional Oneprix-Indonesia Motorprix Championship itu akan dikuti oleh pembalap yang memiliki peringkat terbaik dari Kejuaraan Regional pada tahun sebelumnya serta tahun berjalan.

Sehingga, pada musim pertamanya digelar tahun ini, Oneprix-Indonesia Motorprix Championship akan diikuti oleh pembalap yang memiliki peringkat terbaik dari Kejuaraan Regional, di mana nantinya para pembalap terbaik akan lolos ke Kejuaraan Nasional Oneprix.

“Kami harap ini menjadi titik awal jenjang pembinaan balap motor di Indonesia,” kata Sadikin.

Willman Hammer, pebalap tim Bahtera, berharap ajang tersebut bisa membentuk kegiatan balap motor yang lebih profesional di Tanah Air.

“Harapannya ini dapat berjalan berkesinambungan, agar tim maupun pebalap yang akan turun di Oneprix adalah mereka yang berkualitas,” kata Willman

Mengambil lokasi sirkuit di Bukit Peusar, Tasikmalaya dan Sirkuit Bung Tomo, Surabaya, Kejuaraan Nasional Oneprix-Indonesia Motorprix Championship akan digelar sekali setiap bulan pada Minggu pukul 13.00 WIB-15.00 WIB.

Berikut jadwal ajang Oneprix Indonesia Motorprix Championship seri tahun 2019:

Putaran 1 : 7 Juli 2019, Sirkuit Bukit Peusar, Tasikmalaya, Jawa Barat.
Putaran 2 : 4 Agustus 2019, Sirkuit Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur.
Putaran 3 : 1 September 2019, Sirkuit Bukit Peusar, Tasikmalaya, Jawa Barat.
Putaran 4 : 13 Oktober 2019, Sirkuit Bukit Peusar, Tasikmalaya, Jawa Barat.
Putaran 5 : 10 November 2019, Sirkuit Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur.

Baca juga: Oneprix-Indonesia Motorprix panaskan kompetisi balap motor nasional

Palembang akan jadi tuan rumah MXGP 2019

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Wali Kota Semarang minta harga tiket MXGP diturunkan karena kemahalan

Semarang (ANTARA) – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menilai
​​​​​​harga tiket kejuaraan dunia MXGP  yang akan digelar pada Juli 2019 terlalu mahal dan ia minta harga itu diturunkan agar lebih terjangkau masyarakat.

Menurut wali kota saat rapat koordinasi kesiapan penyelenggaraan kejuaraan dunia MXGP 2019 di Semarang, Selasa, penyelenggaraan kali kedua di Ibu Kota Jawa Tengah itu harus bisa lebih baik di banding tahun lalu.

“Libatkan lebih banyak masyarakat lewat harga tiket yang lebih terjangkau,” katanya.

Ia mengungkapkan harga tiket kelas festival pada MXGP 2018 lalu dimulai dari Rp125 ribu per orang.

Pada tahun ini, ia meminta harga tiket di kelas yang sama tidak lebih dari Rp25 ribu.

Ia menegaskan dengan waktu tersisa hanya tiga minggu, kesiapan kejuaraan dunia ini harus dikebut.

“Gaspol karena waktunya tinggal 3 minggu,” katanya.

Sementara itu Wakil Ketua Umum IMI Medya Saputra mengatakan akan ada pembalap dari 18 negara yang berpartisipasi pada MXGP Semarang ini.

Berkaitan dengan keinginan Wali Kota Semarang tentang tiket murah MXGP, Medy mengapresiasi usulan tersebut.

“Pak wali kota ingin konsep MXGP dari warga untuk warga,” katanya.
Baca juga: 60 pebalap dunia bakal ikuti MXGP di Palembang
Baca juga: Sumsel siap jadi tuan rumah kejuaraan dunia MXGP

Pewarta: Immanuel Citra Senjaya
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

60 pebalap dunia bakal ikuti MXGP di Palembang

Palembang (ANTARA) – Sediktnya 60 pebalap dunia bakal mengikuti Seri Kejuaraan Dunia Motorcross Grand Prix (MXGP) 2019 di OPI Track Jakabaring, Palembang, 5-7 Juli mendatang.

Direktur Arena Sirkuit Internasional Yudiarto di Palembang, Selasa, mengatakan puluhan pebalap dari 28 negara itu sudah mendaftarkan diri ke panitia penyelenggara untuk mengikuti dua kategori yakni MX1 dan MX2

“Dua pebalap motorcross kelas dunia Antonio Cairoli (Red Bull KTM Factory Racing) dan Tim Gajser (Honda Gariboldi) sudah mendaftarkan diri, ini akan menjadi daya tarik tersendiri,” kata dia.

Yudi mengatakan bukan hanya dari pesertanya, pada ajang motorcross juga akan menampilkan para freestyler dunia asal Belgia, Afrika Selatan dan Kanada.

Kehadiran para penghibur (freestyler) ini akan membangkitkan adrenalin penonton karena menyaksikan aksi-aksi yang berbahaya.

“Karena MXGP ini untuk kali pertama digelar di Palembang, tentunya kami ingin memberikan kesan mendalam bagi para tamu dari luar negeri dan penonton pada umumnya,” ucapnya.

Bukan hanya diramaikan pebalap dunia, ajang MXGP ini juga akan diikuti 150 pebalap lokal, karena Ikatan Motor Indonesia juga menggelar Kejuaraan Nasional memperebutkan Piala Gubernur Sumatera Selatan.

Ada enam kelas yang akan dipertandingkan, yakni 55 cc, 65 cc, 85 cc, 125 cc, MX1 Junior dan MX2 Junior.

Sementara itu, untuk meraup animo masyarakat agar mau berbondong-bondong menyaksikan perlombaan motorcross ini, panitia telah bekerja sama dengan tiket.com dan telah menjual tiket dengan harga murah, yakni mulai dari Rp100.000 per orang untuk kelas festival.

Sementara untuk kelas tribun dihargai Rp400.000 per tiket dengan kuota hanya 2.000-3.000 tempat duduk.

Selain itu ada juga tiket VIP, dimana penonton akan mendapat kursi istimewa dengan makanan ringan dan souvenir khusus. Untuk kelas VIP, panitia mematok harga tiket mulai dari Rp1,5 juta dengan kuota 1.500 tempat duduk.

“Pembelian tiket dapat dilakukan melalui tiket.com. Saat ini sudah 30 persen yang dipesan, kami optimistis semua tiket akan terjual,” kata dia.

Harga terendah tiket MXGP 2019 dijual seharga Rp100 ribu

Pewarta: Dolly Rosana
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Presiden Bolsonaro dukung Rio tuan rumah GP Brazil 2021

Jakarta (ANTARA) – Presiden Brazil Jair Bolsonaro, Senin (Selasa WIB) berjanji untuk memindahkan balap Formula Satu Grand Prix Brazil 2021 ke Rio de Janeiro setelah kontrak sirkuit Interlagos di Sao Paulo berakhir pada 2020.

Seperti dikutip Reuters, sirkuit baru yang akan dibangun di Rio mempunyai kapasitas 130.000, jauh melebih kapasitas di Sao Paulo yang hanya 60.000 penonton.

“Tidak ada yang mencoba merenggut Formula Satu dari Sao Paulo. Lomba tetap berada di Brazil, itu yang penting,” kata Bolsonaro dalam sebuah jumpa pers yang juga dihadiri ketua Formula Satu Chase Carey dan Gubernur Rio, Wilson Witzel.

Carey menegaskan, belum ada keputusan soal pemindahan itu dan pihaknya akan membicarakan hal tersebut dengan Kota Sao Paulo dan Rio.

Ia juga dijadwalkan akan bertemu dengan Gubernur Sao Paulo, Joao Doria, bakal calon presiden pada 2022, yang bersemangat agar lomba tetap diselenggarakan di kota berbesar di Brazil itu.

Menurut Doria, ia sedang mencari lokasi yang strategis dan bagus agar tidak hanya mengundang banyak penonton, tapi juga meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar.

“Kami menginginkan agar Sao Paulo menjadi kota tujuan yang menarik minat dunia,” katanya.

Grand Prix Brazil secara rutin digelar di Sao Paulo sejak 1990 dan sirkuit Jacarepagua di Rio de Janeiro sudah diruntuhkan untuk fasilitas Olimpiade Rio 2016.

Sementara itu Bolsonaro, yang juga warga Rio, mengatakan bahwa sirkuit baru di Rio akan dibangun di kawasan Deodoro di bagian barat Rio, dilengkapi fasilitas serba guna yang juga bisa digunakan untuk menggelar konser musik serta event lain yang bisa memberikan keuntungan.

Baca juga: Hamilton amankan posisi di GP Brasil

Baca juga: Rosberg start terdepan di grand prix Formula 1 Brazil
 

Pewarta: Atman Ahdiat
Editor: Aris Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Balap motor anak

Pebalap anak umur di bawah 12 tahun memacu motornya saat mengikuti kejuaraan balap motor Bhayangkara On Road di Kota Madiun, Jawa Timur, Minggu (23/6/2019). Kejuaraan balap motor tersebut diikuti 74 pebalap dan 18 pebalap anak umur di bawah 12 tahun dari sejumlah daerah di Jawa Timur dan Jawa Tengah. ANTARA FOTO/Siswowidodo/foc.

Ricciardo diganjar penalti ganda usai GP Prancis

Jakarta (ANTARA) – Pebalap Renault Daniel Ricciardo dijatuhi dua penalti usai balapan GP Prancis, di Sirkuit Paul Ricard, Minggu sehingga turun posisi finis dari P7 ke P11.

Steward balapan menghadiahi hukuman pertama, penalti tambahan lima detik, kepada sang pebalap Australia itu karena dianggap membahayakan pebalap lain ketika kembali ke trek, demikian laman resmi Formula 1, Senin pagi.

Ricciardo yang kala itu membuntuti Lando Norris melihat kesempatan ketika pebalap McLaren itu mengalami masalah hidrolik. Norris mempertahankan P7 dengan gigih namun Ricciardo menusuk di chicane lintasan Mistral Straight untuk mencoba menyalip dari luar.

Dia tak mampu mengerem mobil Renaultnya dengan baik dan keluar dari trek. Ketika Ricciardo masuk kembali ke trek, Norris harus melakukan manuver untuk menghindari tabrakan.

Steward menilai langkah Ricciardo itu sebagai “memaksa pebalap lain keluar trek dengan tidak aman.”

Sebagai hukumannya, mereka menjatuhkan penalti lima detik dan juga dua poin penalti untuk lisensi super Ricciardo.
 

Baca juga:Hamilton: Jangan salahkan pebalap jika Formula 1 membosankan

Kemudian, kabar buruk bagi Ricciardo belum usai. Walaupun dia mampu menyalip Norris, Kimi Raikkonen memberikan perlawanan dengan mobil Alfa Romeonya untuk menyalip ke depan.

Ricciardo kembali mengejar dan menyalip kembali sang pebalap Finlandia namun mobilnya kedapatan melewati garis putih di pinggir lintasan.

Steward kembali mengganjarnya dengan penalti lima detik karena “meninggalkan trek dan mengambil keuntungan.” Ricciardo juga kembali mendapat pengurangan poin di lisensi supernya.

Dengan hukuman tambahan 10 detik terhadap waktu balapan, Ricciardo turun dari posisi finis tujuh ke sebelas dan gagal mendapatkan poin.

Sementara itu, Raikkonen, rekan satu tim Ricciardo di Renault, Nico Hulkenberg, dan Norris naik berurutan ke P7, P8 dan P9.

Pebalap Red Bull Pierre Gasly naik satu posisi ke P10 untuk mengemas poin terakhir yang tersedia di Prancis.

“Ketika trek sangat lebar, kalian harus melakukan sedikit improvisasi. Lap terakhir yang menyenangkan,” kata Ricciardo.

“Jujur, apa pun yang terjadi aku tak peduli. Aku kira itu menyenangkan dan lebih baik mendapati perlawanan dan melihat apa yang terjadi daripada sekedar duduk di belakang dan menjadi pecundang. Jadi ya aku menikmatinya,” ungkap Ricciardo.

Baca juga:Hamilton dominan di Prancis, Bottas tahan Leclerc jadi runner-up

Felipe Massa Singgah di Jakarta

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Hamilton dominan di Prancis, Bottas tahan Leclerc jadi runner-up

Jakarta (ANTARA) – Lewis Hamilton tampil dominan di GP Prancis, Minggu, setelah menerjemahkan pole position yang dia raih di kualifikasi menjadi trofi juara di Sirkuit Paul Ricard.

Hamilton memimpin lomba sejak awal dan finis pertama, 18 detik di depan rekan satu timnya, Valtteri Bottas yang menahan pebalap Charles Leclerc yang berusaha menjadi runner-up.

Pebalap asal Inggris itu meninggalkan rival-rivalnya di belakang pada balapan dengan cuaca terik di Prancis bagian selatan itu untuk membawa pulang trofi juara keempatnya secara beruntun dan keenam kalinya musim ini.

Trofi itu juga menjadi kemenangan Mercedes untuk kesepuluh kalinya secara beruntun, delapan balapan di awal musim ini dan dua balapan terakhir tahun lalu.

“Kami menciptakan sejarah bersama dan aku bangga menjadi bagian tim ini,” kata Hamilton seperti dikutip Reuters.

“Tidak mudah sama sekali dan semuanya terasa tegang. Aku mendapati dua ban depanku melepuh, tapi ini adalah start terbaik musim ini,” kata Hamilton yang juga menang di Paul Ricard tahun lalu itu.

Juara dunia lima kali itu kini mengemas rekor 79 kemenangan di karirnya, terpaut 12 kemenangan dari Michael Schumacher dengan 13 balapan tersisa musim ini.

Dengan hasil itu, Hamilton mengumpulkan 187 poin di puncak klasemen pebalap, sementara Bottas di peringkat dua dengan 151 poin.

Max Verstappen finis keempat untuk Red Bull mengungguli Sebastian Vettel yang finis kelima dengan tambahan satu poin karena mencetak waktu putaran tercepat pada dua lap terakhir berkat satu set ban baru.

“Akhir pekan ini tujuan utamanya adalah memperkecil jarak sebisa mungkin dan kami gagal,” kata Vettel yang sekarang terpaut 76 poin di belakang Hamilton.

“Kami harus memahami kenapa bagian-bagian yang kami bawa tidak bekerja dan semoga kami bisa mencoba lagi dan semoga trek di Austria pekan depan akan mendukung jalan kami.”

Baca juga:FIA tolak banding Ferrari soal penalti di Montreal, Vettel berang

Sementara itu, McLaren mengemas poin dari kedua pebalapnya di Prancis.

Carlos Sainz tampil impresif untuk McLaren dan finis P6 di depan pebalap Renault Daniel Ricciardo. Sementara Lando Norris mengamnakan poin terakhir yang tersedia bagi McLaren di finis P10.

Kimi Raikkonen finis P8 untuk Alfa Romeo, diikuti oleh Nico Hulkenberg di P9 untuk Renault.

Pebalap Racing Point Sergio Perez dan Lance Stroll finis P12 dan P13 di depan duo pebalap Toro Rosso Daniil Kvyat dan Alexander Albon.

Haas kembali mendapati hari yang berat ketika Kevin Magnussen hanya mampu finis P16 sementara rekan satu timnya, Romain Grosjean gagal menyelesaikan balapan.

Sementara itu Antonio Giovinazzi, yang start dari peringkat 10 besar, melorot ke P17 dengan dua strategi pitstop yang diterapkan Alfa Romeo.

Williams masih terpuruk di peringkat buncit walaupun Robert Kubica untuk kali pertamanya finis di depan rekan satu tim, George Russell, yang berada di P19.

Baca juga:Verstappen: Honda realistis dengan power unit baru di Prancis
Baca juga:Statistik GP Prancis

Felipe Massa Singgah di Jakarta

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Hamilton juarai GP Prancis, Mercedes kembali finis 1-2

Jakarta (ANTARA) – Mercedes kembali finis 1-2 ketika Lewis Hamilton menyentuh garis finis pertama GP Prancis di Sirkuit Paul Ricard, Le Castellet, Prancis pada Minggu, diikuti oleh rekan satu tim, Valtteri Bottas di tempat kedua.

Hamilton, yang start dari pole position, memenangi balapan seri kedelapan musim ini dengan jarak cukup jauh di depan, 18,056 detik dari pesaing terdekatnya, demikian laman resmi Formula 1.

Pebalap Ferrari Charles Leclerc melengkapi podium GP Prancis dengan finis ketiga, sementara rekan satu timnya, Sebastian Vettel harus puas finis kelima dengan jarak 62 detik di belakang sang juara namun mendapat tambahan satu poin karena mencetak waktu putaran tercepat di lomba.

Dengan hasil tersebut, Hamilton yang memimpin sepanjang lomba memperlebar jarak perolehan poin dari Bottas menjadi 36 poin dengan kemenangan ke-79 sepanjang karirnya itu.

Hamilton bisa menyamai rekor Michael Schumacher (91 kemenangan) dengan 13 balapan tersisa musim ini.

Kemenangan itu juga merupakan kali ke-10 secara beruntun bagi Mercedes. Delapan kemenangan diraih di awal musim ini, sementara dua kemenangan lainnya di dua seri balapan musim lalu.

Ini juga merupakan rekor finis 1-2 untuk ke-50 kalinya bagi tim berjuluk Silver Arrow itu.

Max Verstappen kembali mengamankan poin penting bagi Red Bull dengan finis keempat, sedangkan Pierre Gasly gagal menambah pundi-pundi poin dengan finis P11.

Sementara itu, McLaren mengemas poin dari kedua pebalapnya di Prancis.

Carlos Sainz tampil impresif untuk McLaren dan finis P6 di depan pebalap Renault Daniel Ricciardo. Sementara Lando Norris mengamnakan poin terakhir yang tersedia bagi McLaren di finis P10.

Kimi Raikkonen finis P8 untuk Alfa Romeo, diikuti oleh Nico Hulkenberg di P9 untuk Renault.

Pebalap Racing Point Sergio Perez dan Lance Stroll finis P12 dan P13 di depan duo pebalap Toro Rosso Daniil Kvyat dan Alexander Albon.

Haas kembali mendapati hari yang berat ketika Kevin Magnussen hanya mampu finis P16 sementara rekan satu timnya, Romain Grosjean gagal menyelesaikan balapan.

Sementara itu Antonio Giovinazzi, yang start dari peringkat 10 besar, melorot ke P17 dengan dua strategi pitstop yang diterapkan Alfa Romeo.

Williams masih terpuruk di peringkat buncit walaupun Robert Kubica untuk kali pertamanya finis di depan rekan satu tim, George Russell, yang berada di P19.

Baca juga:FIA tolak banding Ferrari soal penalti di Montreal, Vettel berang

Baca juga:Verstappen: Honda realistis dengan power unit baru di Prancis

Felipe Massa Singgah di Jakarta

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Oil Palm Marathon di Sumut targetkan 3.000 peserta

Medan (ANTARA) – Oil Palm Marathon 2019 “Run for Sustainable 0il Palm” yang akan digelar Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Sumut – Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNI) di Sumut, 13 Oktober menargetkan 3.000 peserta termasuk dari luar negeri.

“Kegiatan lari tingkat internasional dengan total hadiah Rp264 juta itu antara lain bertujuan untuk mengkampanyekan sawit,” ujar Ketua Panitia Oil Palm Marathon, H Kacuk Sumarto di Medan, Minggu.

Dia mengatakan itu usai “launching” Oil Palm Marathon yang ditandai dengan pagelaran lomba lari marathon 5 kilometer yang diikuti berbagai komunitas lari di Sumut, masyarakat lainnya serta pejabat dan karyawan perusahaan sawit.

Lomba lari itu dilepas Dirut Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) Dono Boestami.

Dia.menjelaskan, Oil Palm Marathon itu akan melintasi areal tiga perkebunan besar di Sumut yakni PT Socfindo, PT London Sumatera (Lonsum), dan PT Karya Hevea Indonesia di kawasan Kabupaten Serdang Bedagai, Sumut.

Peluncuran Oil Palm Marathon secara terbatas juga telah dilaksanakan di Graha Mandiri Jakarta beberapa waktu lalu.

Kacuk Sumarto didampingi panitia lainnya menjelaskan. lomba marathon terdiri dari 42 kliometer (42 K), 21 K, 10 K, dan 5 K.

‌Calon peserta dengan pendaftaran sistim online berbiaya Rp100.000 – Rp400.000 per orang akan mendapat banyak “kejutan” termasuk hadiah dari sponsor.

“Harapannya acara yang disponsori dan didukung BPDPKS dan Gerakan Indonesia Bersih, Kementerian Koordinator Kemaritiman itu semakin mengenalkan sawit,” katanya yang didampingi
Sekretaris Panitia Timbas Prasad Ginting.

Dewan Pembina GAPKI Pusat Joelfly Bachroeni juga menyebutkan IOPM merupakan bagian dari edukasi masyarakat Indonesia tentang sawit yang berkelanjutan.

Kampanye negatif sawit, katanya, harus terus ditekan dengan banyak cara mulai dari meningkatkan lingkungan yang sehat di persaawitan hingga edukasi kepada masyarakat dalam dan luar negeri.

Direktur Eksekutif GIMNI, Sahat Sinaga mengatakan, acara itu diharapkan semakin bisa mengkampanyekan secara positif sawit Indonesia.

“Dengan ikut lomba lari di perkebunan, peserta bisa melihat bagaimana sawit tidak merusak lingkungan dan produknya seperti minyak sawit juga sehat untukdikonsumsi,” katanya.

Pewarta: Evalisa Siregar
Editor: AA Ariwibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Drama warnai balapan Rio Haryanto di Suzuka

Jakarta (ANTARA) – Drama mewarnai balapan Rio Haryanto yang membela tim T2 Motorsports di seri ketiga balapan Blancpain GT World Challenge Asia yang berlangsung di Sirkuit Suzuka, Jepang, Minggu.

Di Race-2, Rio, start dari P18 menjadi pebalap pertama yang diturunkan T2 Motorsports dan tampil agresif dari awal hingga akhir.

Dalam waktu 10 menit, mantan pebalap Formula 1 itu mampu menyalip empat mobil di depan dan naik ke posisi 14.

Rio, yang membalap di kelas GT3 ProAm, memiliki jatah sebanyak 16 lap dan memanfaatkan setiap peluang untuk memperbaiki posisi hingga naik ke peringkat 7 di kelas keseluruhan.

Di putaran terakhirnya, Rio mendapat sorotan dari komentator lomba setelah melesat ke posisi 2 secara keseluruhan sebelum menyerahkan mobil Ferrari 488 GTB ke pebalap kedua T2 Motorsports, Gregory Teo, yang ditugasi untuk menyelesaikan paruh kedua balapan.

Teo menggantikan David Tjiptobiantoro khusus di Suzuka.

“Saya sudah berusaha memberikan hasil yang semaksimal mungkin di ajan balap kali ini dengan tampil kompetitif sehingga dapat menyusul cukup banyak driver,” kata Rio dalam pernyataan tertulis, Minggu.

Rio mendapati performa yang kuat sejak sesi latihan bebas di Suzuka pada Jumat dengan finis peringkat 2 secara keseluruhan dna juga peringkat 3 pada sesi latihan resmi pada hari Sabtu.

Sangat disayangkan, posisi yang diwariskan Rio di balapan tidak bisa diteruskan oleh pebalap kedua ketika mobil yang ia bawa ditabrak oleh salah satu mobil kelas GT4 dari belakang yang memupuskan kesempatan mereka untuk naik podium.

T2 Motorsports harus puas dengan finis ke peringkat 17 setelah insiden tersebut.

Tim Craft-Bamboo Racing dengan mobil Mercedes-AMG GT3 memenangi Race 2 di Sirkuit Suzuka tersebut, dengan tim Panther/AAS Motorsports sebagai runner-up dan tim Absolute Racing di peringkat tiga secara keseluruhan.

Sementara itu T2 Motorsports hingga balapan seri ketiga, berada di peringkat 12 klasemen konstruktor dengan mengemas enam poin.
 

Dukungan Mengalir untuk Rio Haryanto

Penerjemah: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: AA Ariwibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pebalap Mercedes akhiri kualifikasi GP Prancis di posisi teratas

Jakarta (ANTARA) – Lewis Hamilton melaju secara sensasional pada putaran terakhirnya dan mengamankan posisi teratas untuk ketiga kalinya di musim ini setelah berhasil menduduki posisi pertama di kualifikasi Grand Prix Prancis.

Hamilton juga mengalahkan rekan setimnya di Mercedes, yaitu Valtteri Bottas, dan mengungguli Ferrari yang harus berpuas diri di posisi ketiga dengan pebalap Charles Lecrerc.

Hamilton memastikan waktu terbaik pada putaran pertamanya dan kemudian menjadi lebih baik di putaran kedua dengan catatan trek baru, hampir tiga persepuluh detik lebih cepat dari Bottas yang membuat kesalahan pada putaran terakhirnya, menurut laporan formula1.com, Sabtu.

Baca juga: Mercedes dominasi sesi latihan bebas GP Prancis

Leclerc yang menjadi pebalap utama Ferrari berada tiga persepuluh detik lebih jauh dari Hamilton, sedangkan Sebastian Vettel yang menjadi rekan setimnya gagal menetapkan waktu putaran di putaran pertamanya dan berakhir dengan menempati posisi ketujuh.

McLaren mencurahkan kinerja terbaiknya di kualifikasi selama bertahun-tahun, yang hasilnya di GP Prancis menempatkan Lando Norris dan Carlos Sainz masing-masing di posisi kelima dan keenam.

Duo Mclaren itu menggunakan ban tipe lunak dan sedang di sepanjang sesi kualifikasi.

Daniel Ricciardo dari Renault memberikan hasil terbaiknya bagi tim kandang ini dengan berada di start kedelapan, di atas Pierre Gasly dan Antonio Giovinazzi.

Baca juga: FIA tolak permintaan Ferrari untuk meninjau ulang penalti Vettel
Baca juga: Soal penalti Vettel, Ferrari temui steward F1 jelang GP Prancis

Felipe Massa Singgah di Jakarta

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

FIA tolak banding Ferrari soal penalti di Montreal, Vettel berang

Jakarta (ANTARA) – Juara dunia empat kali Sebastian Vettel menyatakan dia tidak kaget pertemuan Ferrari dan steward pada Jumat hasilnya nihil dan mengritik keras panitia lomba.

Steward menolak bukti-bukti baru yang dibawa Ferrari di sela sela GP Prancis untuk melakukan peninjauan kembali keputusan penalti yang merampas kemenangan Vettel di GP Kanada dan menyebutnya “tidak ada elemen-elemen yang relevan yang baru dan penting.”

“Aku kira kita memiliki banyak halaman di regulasi yang jika kalian mau kita bisa menemukan satu paragraf yang tepat,” kata Vettel seperti dikutip AFP. “Kami jelas tidak berbagi pendapat yang sama dengan steward ketika balapan.”

Baca juga: FIA tolak permintaan Ferrari untuk meninjau ulang penalti Vettel

Baca juga:Vettel gagal juara karena penalti, ini komentar Hamilton

Seperti diketahui, Vettel yang start dari pole position di Kanada menyentuh garis finis pertama di depan Hamilton namun tidak ada perayaan kemenangan untuk Ferrari hari itu karena sang pebalap Jerman harus turun ke peringkat dua setelah mendapatkan hukuman lima detik karena re-entry yang membahayakan di trek.

Berada di bawah tekanan dari Hamilton, Vettel membuat kesalahan di putaran ke-48 ketika dia terlalu keras melintasi chicane dan melebar ke rumput di pinggir trek. Dia berhasil mengendalikan mobilnya untuk kembali ke trek di depan sang pebalap Inggris yang terpaksa melakukan pengereman keras agar terhindar dari terpojok ke pagar pembatas.

“Aku kira kami bisa membawa suatu (bukti) baru. Tampaknya, sekarang, mengecewakan karena tidak ada kemajuan, tapi ya sudah. Kita harus jalan terus,” kata sang pebalap Jerman.

Vettel juga berang dengan menyindir, “Sila lakukan apa yang kalian inginkan. Jika kalian tak senang dengan bagaimana kami membalap, maka bangun saja trek yang lain. segampang itu.”

“Kami punya tempat parkir mobil dengan garis lintasan dan kerb di atasnya. Itu faktanya dan seperti aku katakan bahwa terlalu banyak paragraf, tapi apa yang kalian ubah? Aku harap mereka bakar kertas-kertas itu,” kata Vettel kesal.

Usai GP Kanada, Ferrari ingin mengajukan banding terhadap keputusan steward atas Vettel tapi menariknya kembali.

Kemudian baru-baru ini, tim asal Italia itu meminta peninjauan kembali dari insiden di Montreal tersebut dengan mengklaim memiliki bukti-bukti baru.

Kepala tim Ferrari Mattia Binotto menyatakan jika keputusan itu menjadi awal kekecewaan terhadap Formula 1.

“Saya kira begitu, tak diragukan, kami semua di Ferrari sangat tidak senang dan kecewa,” kata Binotto.

“Kami kecewa, pastinya untuk Ferrari, tapi kami juga kecewa untuk para fans kami dan juga olahraga ini. Kami tak ingin berkomentar lebih lanjut lagi.” demikian Binotto.

Baca juga: Mercedes dominasi sesi latihan bebas GP Prancis

Baca juga: Verstappen: Honda realistis dengan power unit baru di Prancis
 

Felipe Massa Singgah di Jakarta

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

FIA tolak permintaan Ferrari untuk meninjau ulang penalti Vettel

Jakarta (ANTARA) – Federasi otomotif internasional FIA yang menaungi Formula 1 pada Jumat menolak permintaan Ferrari yang mengajukan peninjauan kembali keputusan yang merampas kemenangan Sebastian Vettel di balapan GP Kanada dua pekan lalu.

Ferrari sebelum sesi latihan bebas GP Prancis di Sirkuit Paul Ricard telah menemui steward balapan dan mengajukan bukti-bukti baru untuk ditinjau kembali.

Ferrari yang diwakili direktur sport Laurent Mekies telah mengajukan sejumlah elemen seperti analisis data telemetri dari mobil balap Vettel, analisa video dari kamera yang terpasang di mobil dan helm pebalap, video pasca balapan, juga analisa GPS dari jalur lintasan mobil dari kedua pebalap yang terlibat, Vettel dan Lewis Hamilton di GP Kanada.

“Steward memanggil tim (Document 47) dan menggelar sidang pada pukul 14:15 Jumat, 21 Juni, 2019. Steward mendengarkan perwakilan tim, Laurent Mekies, yang membuat presentasi untuk Steward,” demikian pernyataan tertulis FIA di laman resmi.

Setelah melakukan pemeriksaan bukti-bukti yang dibawa tim, steward menentukan hal sebagai berikut. “Keputusan: Tidak ada elemen-elemen relevan yang baru dan penting untuk pihak-pihak (yang terlibat) pada saat kompetisi yang bersangkutan.”

Dengan keputusan FIA tersebut, gelar juara GP Kanada tetap menjadi milik pebalap Mercedes Lewis Hamilton.

Baca juga:Bottas: jarak dengan Hamilton masih terbuka untuk perebutan gelar

Seperti diketahui, Vettel yang start dari pole position di Kanada menyentuh garis finis pertama di depan Hamilton namun tidak ada perayaan kemenangan untuk Ferrari hari itu karena sang pebalap Jerman harus turun ke peringkat dua setelah mendapatkan hukuman lima detik karena re-entry yang membahayakan di trek.

Berada di bawah tekanan dari Hamilton, Vettel membuat kesalahan di putaran ke-48 ketika dia terlalu keras melintasi chicane dan melebar ke rumput di pinggir trek. Dia berhasil mengendalikan mobilnya untuk kembali ke trek di depan sang pebalap Inggris yang terpaksa melakukan pengereman keras agar terhindar dari terpojok ke pagar pembatas.

Balapan dilanjutkan sementara insiden tersebut diinvestigasi oleh steward. Beberapa lap kemudian ketika Vettel diberitahu keputusan penalti tersebut, amarah sang juara dunia empat kali itu meledak seperti terdengar di radio komunikasi pebalap.

Pebalap McLaren Carlos Sainz turut berkomentar terkait penalti yang kontroversial itu.

“Ada aturan yang aku kira seharusnya tidak ada di sana, yang terlalu drastis dan terlalu hitam-putih dan tidak menerjemahkan dengan baik peraturan balapan, yaitu membalap dengan ketat dan menikmatinya,” kata pebalap asal Spanyol itu.

Baca juga:Penalti kontroversial rampas kemenangan Vettel di Kanada
Baca juga:Vettel gagal juara karena penalti, ini komentar Hamilton

Felipe Massa Singgah di Jakarta

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Mercedes dominasi sesi latihan bebas GP Prancis

Jakarta (ANTARA) – Mercedes mendominasi sesi latihan bebas GP Prancis di Sirkuit Paul Ricard, Le Castellet, Prancis, Jumat ketika kedua pebalapnya, Lewis Hamilton dan Valtteri Bottas mencatatkan waktu tercepat di kedua sesi.

Hamilton mencetak waktu tercepat di sesi FP1 dengan 1 menit 32,738 detik sementara Bottas di tempat kedua.

Pebalap asal Finlandia itu kemudian membalikkan keadaan di sesi latihan siang, FP2, dan memperbaiki catatan waktunya menjadi 1 menit 30,937 detik untuk menggeser Hamilton ke peringkat dua dengan selisih 0,424 detik.

Hamilton mengakhiri sesi latihan bebas di bawah investigasi karena terlibat insiden dengan pebalap Red Bull Max Verstappen. Sang pebalap Inggris keluar dari trek dan ketika masuk kembali ke lintasan dia berada di depan sang rival dari Belanda.

Baca juga: Bottas: jarak dengan Hamilton masih terbuka untuk perebutan gelar

Baca juga: Verstappen: Honda realistis dengan power unit baru di Prancis

Verstappen peringkat empat tercepat pada sesi pagi berkat power unit baru dari Honda namun turun ke peringkat enam di sesi latihan siang.

Pebalap Ferrari Charles Leclerc menjadi yang tercepat ketiga di dua sesi latihan hari itu.

Sementara itu pebalap tuan rumah Romain Grosjean melewatkan sebagian besar sesi latihan hari itu dengan hanya melahap sembilan putaran karena mobil Haas yang ia kendarai mengalami kebocoran air.

Mercedes, yang menikmati awal musim yang dominan dengan memenangi tujuh balapan yang telah digelar, kembali menjadi favorit juara di Prancis.

Tim asal Jerman itu mengincar kemenangan kedelapan secara beruntun musim ini di trek di mana Hamilton menjadi juara tahun lalu.

Hamilton sementara memuncaki klasemen pebalap dengan unggul 29 poin atas rekan satu timnya, Bottas.

Baca juga:Statistik GP Prancis

Felipe Massa Singgah di Jakarta

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sirotkin jadi pebalap cadangan McLaren

Jakarta (ANTARA) – Pebalap Rusia Sergey Sirotkin resmi menjadi pebalap cadangan McLaren dan Renault musim ini, umum tim Formula Satu ini di Grand Prix Prancis, hari ini.

Renault sudah menunjuk mantan pebalap Williams itu Februari lalu, dan McLaren menyatakan kesepakatan telah dicapai bahwa Sirotkin akan mengisi tempat jika Carlos Sainz atau Lando Norris absen.

“Ini sebuah solusi yang bijaksana bagi McLaren pada 2019,” kata team principal McLaren Andreas Seidl seperti dikutip Reuters.

“Sergey adalah kuantitas yang termasyur, memiliki poin lisensi super yang dibutuhkan, dan sejalan dengan penyedia mesin kami, Renault, oleh karena itu dia kandidat nyata.”

Sirotkin (23) juga akan tetap membalap untuk SMP Racing pada Kejuaraan Dunia Ketahanan. Dia akan menghadiri setiap grand prix tersisa tahun ini.

Baca juga: Honda realistis dengan power unit baru di Prancis

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bottas: jarak dengan Hamilton masih terbuka untuk perebutan gelar

Jakarta (ANTARA) – Pebalap Mercedes Valtteri Bottas menyatakan jika perburuan gelar juara masih terbuka lebar walaupun terpaut 29 poin di belakang rekan satu timnya, Lewis Hamilton, yang memimpin klasemen pebalap sementara.

Dengan 14 balapan tersisa, masih ada total 364 poin yang bisa diperebutkan hingga akhir musim balapan Formula 1.

“Aku tak ragu. Aku masih ingat kemenangan terakhirku, pole position terakhirku, masih seperti kemarin,” kata Bottas jelang GP Prancis, seperti dikutip laman resmi Formula 1.

“Jarak poin dengan Lewis masih memungkinkan. Ada 14 balapan tersisa dan itu adalah poin yang banyak, jadi aku harus mencoba meraih kemenangan itu, mengemas poin yang banyak.”

Musim ini pebalap asal Finlandia itu menemukan performa yang lebih baik dari tahun lalu setelah memenangi balapan seri pembuka di Australia dan mengungguli rekan satu timnya.

Walaupun meraih tiga pole position musim ini, lebih banyak dari Hamilton yang hanya dua, Bottas hanya mampu menambah satu kemenangan di Baku sementara rekan satu timnya telah mengemas lima kemenangan.

Baca juga:Hamilton bertekad perpanjang rekor menang Mercedes

Bottas mendapati pekan yang sulit di GP Kanada dengan membuat sejumlah kesalahan di Q3 yang menyebabkan dia tergelincir ke posisi start 6, namun mampu finis keempat. Sementara Hamilton merebut juara di Montreal dari Sebastian Vettel yang terkena penalti di akhir lomba.

Bottas pun mengakui persaingan dengan Hamilton lebih kompetitif musim ini.

“Aku rasa momentumnya akan berubah dari satu balapan ke balapan lainnya sepanjang tahun ini dan untuk alasan tertentu, aku belum bisa memaksimalkan poin di dua balapan terakhir,” kata Bottas.

Selain itu, di Sirkuit Paul Ricard, Bottas akan mengantisipasi perlawanan ketat dari Ferrari yang akan diuntungkan dengan kecepatan di lintasan lurus trek di Prancis bagian selatan itu.

“Itu akan menjadi keuntungan bagi Ferrari di kualifikasi, khususnya di lintasan lurus, jadi kami menantikan pertarungan yang ketat dan tidak menganggap kami sudah di depan ketika tiba di sini.”

Baca juga:Soal penalti Vettel, Ferrari temui steward F1 jelang GP Prancis
Baca juga:Verstappen: Honda realistis dengan power unit baru di Prancis

Felipe Massa Singgah di Jakarta

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Verstappen: Honda realistis dengan power unit baru di Prancis

Jakarta (ANTARA) – Pebalap Red Bull Max Verstappen menyatakan jika Honda realistis dengan langkah mereka yang membawa power unit baru ke GP Prancis, Minggu (24/6) untuk meramaikan persaingan.

“Sebuah langkah maju yang tidak banyak,” kata Verstappen seperti dikutip laman resmi Formula 1, Jumat.

“Ini tidak akan cukup untuk menantang Ferrari dan Mercedes di lintasan lurus tapi setiap hal akan membantu kami. Kami hanya perlu menekan terus.”

Terakhir kali Honda membawa power unit baru, spesifikasi 2, di GP Azerbaijan pada April dan merasakan peningkatan reliabilitas dan sedikit tambahan tenaga dari sana.

Empat balapan berikutnya, di Prancis, Honda terus mengejar ketertinggalan mereka dengan power unit spec-3 yang lebih fokus ke peningkatan performa.

Dua pebalap Red Bull, Max Verstappen dan Pierre Gasly serta pebalap Toro Rosso Daniil Kvyat akan mendapatkan mesin pengapian dalam (ICE) dan turbocharger terbaru dari Honda.

Namun, Kvyat akan mendapatkan penalti mundur posisi start karena telah melebihi alokasi ICE yang dibolehkan, yaitu tiga selama satu musim. Oleh karena itu Toro Rosso memutuskan tidak memberikan power unit baru kepada rekan satu timnya, Alexander Albon untuk menghindari kedua pebalapnya terkena hukuman.

Baca juga:Red Bull pakai mesin baru Honda, Pierre Gasly berkomentar
Baca juga:Ferrari bawa “evolusi kecil” ke GP Prancis

“Tak pernah meleset dari apa yang mereka janjikan jadi itu bagus. Mereka sangat realistis dan jujur tentang itu. Itu lebih penting dari sekedar menjanjikan sesuatu namun tidak terpenuhi. Mereka jelas bekerja sehingga mencapai target tentunya,” kata Verstappen soal Honda.

“Sebagai pebalap kalian pasti ingin lebih, tapi mereka tahu itu dan mereka sedang bekerja keras. Kami telah mengatakan sejak awal musim jika ada hal yang lebih baik maka bawa saja, kami tak akan menunggu.”

“Kami akan mendapat penalti suatu ketika di musim ini, tapi itu tak masalah, kami hanya ingin mencari performa,” kata pebalap asal Belanda itu.

Dalam memproduksi power unit spec-3 itu, Honda memperbaharui bagian turbocharger dengan berkolaborasi dengan departemen mesin Aero khususnya di area desain aerodinamika.

“Data kami menunjukkan peningkatan kekuatan pada versi power unit kami sebelumnya, akan tetapi kami sadar jika kami belum mendapatkan angka seperti yang dimiliki pabrikan lainnya yang memimpin kejuaraan ini,” ungkap Direktur Teknis F1 dari Honda Toyoharu Tanabe.

Langkah Honda membawa power unit ketiga mereka itu dipandang berani oleh penulis senior F1 Lawrence Barretto karena biasanya pabrikan akan menunggu sampai GP Belgia atau Italia setelah libur musim panas.

Walau demikian, ini merupakan salah satu langkah pabrikan mesin asal Jepang itu untuk memperkecil jarak dengan tim-tim papan atas di F1 seperti Ferrari dan Mercedes.

Baca juga:Statistik GP Prancis
Baca juga:GP Prancis, Ujian trek Paul Ricard yang merata

Felipe Massa Singgah di Jakarta

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Red Bull pakai mesin baru Honda, Pierre Gasly berkomentar

Jakarta (ANTARA) – Pebalap Red Bull Pierre Gasly siap menjajal power unit baru Honda di balapan GP Prancis akhir pekan ini namun sang pebalap tuan rumah tak berharap banyak dengan power unit spec-3 yang mereka bawa.

“Kami punya (mesin) Honda Spec-3 baru,” kata Gasly dalam jumpa pers jelang GP Prancis, di Sirkuit Paul Ricard, Prancis, Kamis.

“Mesin yang sebelumnya melihat sisi reliabilitas sementara yang satu ini akan lebih fokus ke performa,” kata Gasly seperti dikutip Reuters.

Upgrade power unit Honda itu akan berupa mesin pengapian dalam baru (ICE) dan turbocharger.

Terakhir kali Honda membawa power unit baru, spesifikasi 2, di GP Azerbaijan pada April dan merasakan peningkatan reliabilitas dan sedikit tambahan tenaga dari sana.

Dua pebalap Red Bull, Max Verstappen dan Pierre Gasly serta pebalap Toro Rosso Daniil Kvyat akan mendapatkan komponen mesin baru dari Honda itu.

Namun Kvyat akan mendapatkan penalti mundur posisi start karena telah melebihi alokasi ICE yang dibolehkan, yaitu tiga selama satu musim. Oleh karena itu Toro Rosso memutuskan tidak memberikan power unit baru kepada rekan satu timnya, Alexander Albon untuk menghindari kedua pebalapnya terkena hukuman.

“Kami tidak berharap perubahan besar dari situ. Saya rasa performa secara umum akan sedikit meningkat tapi sepertinya tak akan berubah secara masif,” kata rekan satu tim Max Verstappen itu.

“Kita lihat apa yang bisa kami lakukan di akhir pekan ini,” kata dia.

Langkah Honda membawa power unit ketiga mereka itu dipandang berani oleh penulis senior F1 Lawrence Barretto karena biasanya pabrikan akan menunggu sampai GP Belgia atau Italia setelah libur musim panas.

Walau demikian, ini merupakan salah satu langkah pabrikan mesin asal Jepang itu untuk memperkecil jarak dengan tim-tim papan atas di F1 seperti Ferrari dan Mercedes.

Baca juga:Statistik GP Prancis

Baca juga:Ferrari bawa “evolusi kecil” ke GP Prancis

Felipe Massa Singgah di Jakarta

Penerjemah: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: AA Ariwibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Soal penalti Vettel, Ferrari temui steward F1 jelang GP Prancis

Jakarta (ANTARA) – Ferrari akan menemui steward Formula 1 di GP Prancis pada Jumat, setelah meminta peninjauan kembali keputusan yang merenggut gelar juara Sebastian Vettel di Kanada dua pekan lalu.

FIA menyatakan pada Kamis jika perwakilan tim telah diminta untuk menemui steward yang bertugas ketiga GP Kanada pada pukul 14:15 waktu setempat (12:15 GMT) atau setelah sesi latihan bebas pertama di Sirkuit Paul Ricard, Le Castellet, demikian Reuters.

Sebelumnya, Ferrari pada Senin telah meminta peninjauan kembali keputusan steward yang memberi penalti lima detik kepada Vettel di Montreal.

Vettel yang start dari pole position dan finis pertama di Kanada harus turun ke peringkat dua ketika penalti lima detik itu diberlakukan sehingga gelar juara GP Kanada jatuh ke tangan pebalap Mercedes Lewis Hamilton.

Baca juga:Hasil GP Kanada, Hamilton raih kemenangan kontroversial

Berada di bawah tekanan dari Hamilton, Vettel membuat kesalahan di putaran ke-48 ketika dia terlalu keras melintasi chicane dan melebar ke rumput di pinggir trek. Dia berhasil mengendalikan mobilnya untuk kembali ke trek di depan sang pebalap Inggris yang terpaksa melakukan pengereman keras agar terhindar dari terpojok ke pagar pembatas.

Balapan dilanjutkan, sementara insiden tersebut diinvestigasi oleh steward. Beberapa lap kemudian ketika Vettel diberitahu keputusan penalti tersebut, amarah sang juara dunia empat kali itu meledak seperti terdengar di radio komunikasi pebalap.

Sang pebalap Jerman itu kini terpaut 62 poin dari Hamilton yang berada di puncak klasemen pebalap.

Mercedes telah menyapu bersih kemenangan di tujuh balapan musim ini, dan sembilan secara beruntun jika dua kemenangan di dua balapan terakhir musim lalu diikutsertakan.

Ferrari tak langsung protes ketika hukuman itu dijatuhkan. Namun, dengan bukti-bukti baru, tim asal Italia itu mengajukan banding. Namun, mereka tidak mau mengungkapkan detil dari bukti yang mereka bawa dengan alasan “tingkat sensitivitas persoalan”.

Baca juga:Ferrari bawa “evolusi kecil” ke GP Prancis
Baca juga:GP Prancis, Ujian trek Paul Ricard yang merata
 

Felipe Massa Singgah di Jakarta

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Musim balap 2019, Ali Adrian naik ke kelas Superbike

Jakarta (ANTARA) – Pebalap nasional Ali Adriansyah Rusmiputro secara resmi naik ke kelas Asian Superbike 1.000 CC di musim balap 2019, setelah sebelumnya berada di kelas World Supersport 300.

Rencananya, Ali akan memulai debutnya dalam kelas balap yang baru diadakan oleh FIM Asia Road Racing Championships (ARRC) itu di seri sirkuit Suzuka Jepang pada 28-30 Juni dengan menunggangi BMW S1000RR.

“Besok langsung ikut balap ke Jepang, persiapannya ya mulai dari fisik, termasuk menaikkan masa otot, karena beban motor kan lebih besar. Tapi bisa dibilang mulai dari nol lagi, karena perlu adaptasi dengan pranata balapan, motornya juga,” tutur Ali dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis.

Selain baru pertama kali mengikuti kelas Superbike, pebalap berusia 26 tahun ini juga untuk pertama kalinya menjajal kuda besi pabrikan asal Eropa, yang sebelumnya selalu menggunakan motor buatan Jepang.

Menyikapi hal itu, Ali mengaku perlu beradaptasi guna mengetahui performa dan karakteristik mesin balapnya dengan sesekali menggunakannya di jalan raya.

“Sebelumnya belum pernah pakai motor Eropa, selalu Jepang. Untungnya sudah diberi kesempatan untuk uji kendaraan di jalan untuk merasakan ‘feeling’-nya. Semoga bisa beradaptasi dengan cepat, sehingga semua hal teknis sudah diantisipasi sebelum balapan,” pungkas Ali.

Dalam catatan karir barunya ini, Ali masih disponsori oleh Pertamina Lubricant, anak perusahaan Pertamina yang bergerak di bidang usaha pelumas otomotif.

Menurut Direktur Penjualan dan Pemasaran Pertamina Lubricants, Andria Nusa, keterlibatan Pertamina dalam mendukung kiprah balap Ali bukan yang pertama kali dilakukan, namun sudah sejak tahun 2014.

Pertamina Lubricants pun menaruh harapan besar pada Ali, dengan ambisi bisa ikut serta dalam kancah balap MotoGP yang direncanakan akan digelar di Indonesia pada tahun 2021.

“Dari awal kami sudah lihat talenta Ali, kami harap dia bisa berprestasi terus dan ke depannya semoga bisa naik kelas lagi ke MotoGP, ikut balap di Mandalika tahun 2021,” tutur Andria.

Ali Adrian akan berlaga dalam empat putaran, dimulai di Jepang pada 28-30 Juni, lalu di Zhuhai International Circuit China (9-11 Agustus), Sepang International Circuit Malaysia (19-22 September), dan terakhir di Chang International Circuit Thailand (29 November-1 Desember).

Baca juga: Empat pebalap Honda Indonesia siap tampil di seri kedua ARRC

325 Komunitas otomotif se-Jabar deklarasi Pemilu Aman

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Hamilton bertekad perpanjang rekor menang Mercedes

Jakarta (ANTARA) – Lewis Hamilton bertekad kian mencengkeram kepemimpinan dalam klasemen dan memperpanjang rekor tak terkalahkan Mercedes menjadi 10 balapan dengan berusaha menjuarai Grand Prix Prancis akhir pekan ini.

Juara dunia lima musim terakhir ini beruntung menang di Kanada dua pekan lalu ketika pebalap Ferrari Sebastian Vettel secara kontroversial terkena penalti, menjuarai sirkuit Le Castellet tahun lalu dan sekarang memburu kemenangan keenamnya tahun ini sekaligus ke-79 dalam karirnya.

Jika dia, atau rekan satu timnya Valtteri Bottas, berhasil memenangi GP Prancis, Si Panah Perak Mercedes memenangkan semua dari delapan pertarungan tahun ini setelah finis tahun lalu dengan hanya memenangi dua sirkuit.

Tetapi, setelah latihan akhir pekan lalu di Montreal dimana juara dunia empat kali Vettel menduduki pole position dan finis urutan pertama, Hamilton dan Mercedes mulai mengkhawatirkan tanda-tanda terlalu berpuas diri.

Kepala tim Toto Wolff mengakui, “Kanada sudah menjadi hal yang memperingkatkan kami. Setelah menjalankan keandalan yang sangat baik dalam enam balapan pertama, kami mengalami sejumlah masalah yang hampir semuanya karena ulah sendiri.”

Baca juga: Ferrari bawa “evolusi kecil” ke GP Prancis

Dia mengaku tim akan belajar dari setiap masalah dan berterima kasih kepada para mekanik Mercedes atas kerja hebat mereka.

“Kami memperkirakan pertarungan keras lainnya di Prancis. Sirkuit Prancis memiliki beberapa kemiripan dengan Montreal dan jalur lurus panjang menghadirkan tantangan kepada kami,” kata Wolff seperti dikutip AFP. “Kami menunggu kesempatan menempatkan kembali beberapa hal dengan benar.”

Hamilton menang di GP Prancis tahun lalu karena membalap dari pole position. Kini dia tampil lebih matang, bahkan Bottas yang memakai mesin yang sama pun kesulitan menyainginya. Bottas sudah dua kali menang tahun ini.

Ferrari telah menunjukkan tanda-tanda bangkit kembali di Montreal yang sirkuitnya cocok dengan mesin Ferrari, tetapi Mercedes bernafsu menyamai atau melewati rekor McLaren menang 11 balapan berturut-turut pada 1988.

Baca juga: Honda bawa power unit baru untuk Red Bull dan Toro Rosso di Prancis

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sirkuit Motorcross Jakabaring segera rampung

Palembang (ANTARA) – Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru memastikan sirkuit motorcross Jakabaring segera rampung dibangun untuk digunakan dalam kejuaraan dunia mendatang karena pengerjaannya sudah dilakukan maksimal.

Di Palembang, Kamis, Herman yang meninjau venue ini  memperkirakan sirkuit rampung dalam waktu dekat dan menyebut pengerjaan sirkut sudah sesuai harapan dengan sudah mencapai kemajuan hampir 60 persen.

Menurut dia, jika tanah masuk tepat waktu maka dalam jangka waktu 4-5 hari sirkuit ini selesai.

Sumatera Selatan membangun sirkuit ini karena dipercaya menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Motorcross Grand Prix (MXGP).

Heru berjanji untuk kian gencar mempromosikan kejuaraan tingkat dunia itu yang disebutnya akan dijadikan agenda tahunan sehingga Sumsel semakin dikenal dunia.

“Namun yang penting lagi dengan adanya kejuaraan international MXGP itu akan mampu mendongkrak semangat dan mengajak para generasi muda yang hobi motor dapat menyalurkan bakatnya,” kata dia.

Kejuaraan ini akan dijadikan ajang menggali bakat dari seluruh Sumatera Selatan karena banyak sekali crosser alami yang bingung menyalurkan bakat sehingga sirkuit ini bisa menampung mereka.

Dia mengatakan, setelah selesai MXGP internasional akan menggelar kejurnas  memperebutkan piala gubernur Sumsel.

Herman menginginkan provinsinya tidak hanya sukses menjadi penyelenggara kejuaraan internasional tetapi memumculkan atleta-atlet berprestasi.

Dia ingin olahraga langsung menyentuh ke rakyat seperti MXGP yang disebutnya ujian untuk Sumatera Selatan.

Baca juga: Sirkuit MotoGP akan kelilingi Danau Jakabaring

Pewarta: Ujang Idrus
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2019