Fernando Alonso gagal total di Indy 500

Jakarta (ANTARA) – Mantan juara dunia Formula Satu Fernando Alonso tidak lolos kualifikasi Indianapolis 500, Minggu waktu setempat, setelah pebalap Prancis Simon Pagenaud merebut pole position untuk balapan 26 Mei itu.

Kyle Kaiser menyingkirkan Alonso dari tempat terakhir balapan yang diikuti 33 mobil itu ketika finis ketiga atau satu tempat di depan Alonso dalam kualifikasi enam mobil guna menentukan baris terakhir Indy 500.

Kaiser yang berusia 23 tahun, pebalap terakhir yang merebut trek, memacu kendaraan pada rata-rata 227,372 mil per jam (mph) dalam empat lap, atau 0,019 mph di depan Alonso yang berata-rata 227,353 mph bersama Chevrolet yang disiapkan McLaren.

“Kami tidak pernah menyerah. Kami terus mencoba,” kata Alonso (37) kepada wartawan setelah pekan yang berat di arena pacuan.

Alonso mengalami kecelakaan saat mobil Chevrolet-nya tabrakan saat latihan Rabu pekan lalu dan absen hampir dua hari latihan penuh sewaktu mobil cadangannya disiapkan.

Kemudian dia mencoba lima kali Sabtu pekan lalu untuk lolos sampai menambal ban pada kesempatan pertama. Alonso sudah siap untuk beradu cepat Minggu pekan lalu, namun tak berhasil mencapai kecepatan yang dia inginkan untuk lolos.

Baca juga: Fernando Alonso kecelakaan tabrak dinding pembatas

“Saya kira mobil terasa lebih baik hari ini ketimbang yang kami rasakan kemarin. Oleh karena itu, saya senang pada yang sudah kami coba,” katanya kepada wartawan sebelum dia tahu dia tidak lolos.

Pagenaud melewati empat lap dengan kecepatan rata-rata 229,992 mph untuk menjadi orang Prancis pertama yang menempati pole position sejak Rene Thomas pada 1919.

“Hebat sekali,” kata Pagenaud yang pekan lalu menjuarai IndyCar Grand Prix di trek jalan raya, kepada NBC Sports. “Jelas sekali pekan lalu itu luar biasa, tapi yang ini jauh lebih spesial.”

Dia akan bergabung dengan Ed Carpenter (229,889 mph) dan Spencer Pigot (229,826) di barisan depan.

Tetapi kisah Cinderella menjadi milik Kaiser si pebalap terakhir atau yang ke-33 yang lolos ke pacuan utama.

“Saya tak menganggap saya bisa menjelaskan apa yang sudah kami lakukan ini,” kata Kaiser setelah menyingkirkan Alonso dari arena. “Penghargaan terbesar milik tim. Mereka bekerja nonstop mengupayakan mobil ini siap untuk kami dan mereka telah melalukan segala hal yang kami perlukan untuk masuk arena ini.”

Baca juga: Alonso puji performa McLaren, tapi tak tertarik balik ke F1

Polda NTB bertemu tokoh dan siapkan 500 personel amankan 22 Mei

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019