Hasil GP China, Hamilton juara seri ke-1.000, Mercedes cetak hat-trick

Jakarta (ANTARA) – Tim Mercedes-AMG F1 meraih hat-trick podium 1-2 di balapan Formula 1 musim ini setelah tampil dominan di Sirkuit Internasional Shanghai, China, pada Minggu.

Lewis Hamilton menjuarai balapan Formula 1 ke-1.000 itu dengan finis 6,552 detik dari rekan satu timnya, Valtteri Bottas, demikian laman resmi Formula 1 pada Minggu.

Hasil GP China itu merupakan kemenangan ke-75 kali di karir balap Hamilton, yang mengawali balapan dari P2.

“Mencetak finis 1-2 bersama itu sangat spesial di Grand Prix ke-1.000. Waktu start lah di mana aku bisa membuat perbedaan dan setelah itu ini seperti suatu sejarah,” kata Hamilton seperti dikutip Reuters.

Pebalap asal Inggris itu kini terpaut 16 kemenangan dari rekor kemenangan terbanyak yang masih dipegang Michael Schumacher, yaitu 91 kali.

Belum ada pemenang yang mengawali balapan dari pole position musim ini. Bottas, yang menjuarai GP Australia pun kasusnya sama, meraih juara dari P2.

“Aku kira aku kecolongan di start. Mobil terasa OK dan selain itu kecepatannya serupa,” kata Bottas.

Namun ketika menguntit di belakang mobil Hamilton, Bottas tidak bisa mengejarnya.

“Sangat disayangkan ketika start, aku mendapati ban spin ketika melaju dari garis putih” kata pebalap Finlandia itu.

Bottas, yang gagal memaksimalkan posisi start terdepan, harus tergeser dari posisi puncak klasemen pebalap ke peringkat dua dengan defisit enam poin dari Hamilton.

Balapan Grand Prix ke-1.000 ini menjadi pertarungan batin antara dua pebalap Ferrari.

Charles Leclerc, yang sempat unggul di posisi tiga, tidak terlalu senang ketika harus mematuhi perintah tim untuk memberi jalan Sebastian Vettel yang tertahan di belakang mobilnya pada lap 11.

Walaupun diuntungkan team order, Vettel seakan tak punya jawaban atas kecepatan dua pebalap Mercedes yang berada jauh di depan. Baik Mercedes maupun Ferrari menerapkan strategi dua pitstop dengan ban kompon hard dan medium.

Pebalap asal Jerman itu harus cukup puas berbagi podium dengan dua pebalap Mercedes setelah finis di peringkat ketiga dengan selisih 13,744 detik dari juara lomba.

“Aku senang berada di podium… tapi balapan sulit karena kami mencoba untuk menempel mereka tapi kami tidak bisa,” kata Vettel. Pebalap tim Mercedes-AMG F1 Lewis Hamilton (dua dari kanan) melakukan selebrasi setelah menjuarai GP China di Sirkuit Internasional Shangai, China, Minggu (14/4) bersama rekan satu tim, Valtteri Bottas (kiri) sebagai runner-up, mekanik performa Mercedes Marcus Dudley (dua dari kiri), dan pebalap Ferarri Sebastian Vettel di peringkat ketiga (kanan). Reuters/Thomas Peter

Max Verstappen, yang memberi ancaman kepada duo Ferrari, finis di peringkat empat untuk Red Bull usai melakukan upaya undercut dengan masuk pitstop lebih awal.

Sementara itu rekan satu tim Verstappen, Pierre Gasly dengan menerapkan strategi tiga kali pitstop finis P6 di belakang Leclerc di P5.

Mobil Red Bull RB15, bermesin Honda dan berkompon ban lunak yang dikendarainya juga mencetak waktu putaran tercepat di akhir balapan sehingga pebalap asal Prancis itu mendapat tambahan satu poin.

Daniel Ricciardo memetik hasil positif dengan Renault kali ini dan meraih poin pertamanya setelah hasil buruk di Australia dan Bahrain.

Sergio Perez (Racing Point) dan Kimi Raikkonen (Alfa Romeo) finis P8 dan P9.

Pebalap Toro Rosso Alexander Albon tampil impresif di balapan kali ini dan melengkapi peringkat 10 besar.

Setelah mengalami kecelakaan hebat di sesi latihan dan melewatkan babak kualifikasi, pebalap asal Thailand itu finis P10 dan mengemas satu poin setelah mengawali balapan dari posisi paling belakang, itu pun dari pitstop.

Tiga pebalap, Nico Hulkenberg (Renault), Lando Norris (McLaren), dan Daniil Kvyat (Toro Rosso) tidak menyelesaikan balapan karena mengalami masalah dengan mobil mereka di tengah lomba.

Norris, dan rekan satu timnya Carlos Sainz Jr sempat terlibat senggolan dengan mobil Kvyat di awal lomba yang menyebabkan Virtual Safety Car diberlakukan di lap-lap awal.

Hasil balapan GP China, Minggu
1. Lewis Hamilton GBR Mercedes AMG Petronas Motorsport 56 lap
2. Valtteri Bottas FIN Mercedes AMG Petronas Motorsport + 6.552 detik
3. Sebastian Vettel GER Scuderia Ferrari + 13.744 detik
4. Max Verstappen NED Aston Martin Red Bull Racing Honda + 27.627 detik
5. Charles Leclerc MON Scuderia Ferrari + 31.276 detik
6. Pierre Gasly FRA Aston Martin Red Bull Racing Honda + 89.307 detik
7. Daniel Ricciardo AUS Renault F1 Team + 1 lap
8. Sergio Perez MEX SportPesa Racing Point F1 Team + 1 lap
9. Kimi Raikkonen ITA Alfa Romeo Racing + 1 lap
10. Alexander Albon THA Red Bull Toro Rosso Honda + 1 lap
11. Romain Grosjean FRA Rich Energy Haas F1 Team + 1 lap
12. Lance Stroll CAN SportPesa Racing Point F1 Team + 1 lap
13. Kevin Magnussen DEN Rich Energy Haas F1 Team + 1 lap
14. Carlos Sainz ESP McLaren F1 Team + 1 lap
15. Antonio Giovinazzi ITA Alfa Romeo Racing + 1 lap
16. George Russell GBR ROKiT Williams Racing + 2 laps
17. Robert Kubica POL ROKiT Williams Racing + 2 laps

Tidak menyelesaikan balapan:
Lando Norris GBR McLaren F1 Team
Daniil Kvyat RUS Red Bull Toro Rosso Honda
Nico Hulkenberg GER Renault F1 Team

Klasemen pebalap hingga GP China
1 Lewis Hamilton GBR Mercedes 68 (poin)
2 Valtteri Bottas FIN Mercedes 62
3 Max Verstappen NED Red Bull Racing Honda 39
4 Sebastian Vettel GER Ferrari 37
5 Charles Leclerc MON Ferrari 36
6 Pierre Gasly FRA Red Bull Racing Honda 13
7 Kimi Räikkönen FIN Alfa Romeo Racing Ferrari 12
8 Lando Norris GBR McLaren Renault 8
9 Kevin Magnussen DEN Haas Ferrari 8
10 Nico Hulkenberg GER Renault 6
11 Daniel Ricciardo AUS Renault 6
12 Sergio Perez MEX Racing Point BWT Mercedes 5
13 Alexander Albon THA Scuderia Toro Rosso Honda 3
14 Lance Stroll CAN Racing Point BWT Mercedes 2
15 Daniil Kvyat RUS Scuderia Toro Rosso Honda 1
16 Antonio Giovinazzi ITA Alfa Romeo Racing Ferrari 0
17 Romain Grosjean FRA Haas Ferrari 0
18 Carlos Sainz ESP McLaren Renault 0
19 George Russell GBR Williams Mercedes 0
20 Robert Kubica POL Williams Mercedes 0

Baca juga: Hamilton juarai balapan Formula 1 ke-1.000

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019