Mercedes dan Hamilton bahas kemungkinan pindah ke Ferrari

Jakarta (ANTARA) – Lewis Hamilton dan Mercedes telah berdiskusi perihal kemungkinan juara dunia Formula 1 lima kali itu suatu hari membalap untuk Ferrari, ungkap kepala tim Mercedes Toto Wolff, Minggu.

Hamilton (34) memiliki kontrak dengan Mercedes hingga akhir 2020, di mana dalam rentang waktu yang tersisa dia memiliki kesempatan untuk menyamai rekor tujuh gelar juara dunia Michael Schumacher.

“Kita harus akui jika mungkin setiap pebalap memiliki pikiran untuk membalap untuk Ferrari suatu hari nanti,” kata Wolff seperti dikutip Reuters, jelang GP Spanyol, Minggu.

“Dia adalah nama yang paling ikonik dan bersejarah di Formula 1 dan aku sangat menghormati jika pebalap memiliki keinginan untuk membalap di Ferrari.”

“Bahkan di dalam tim kami telah mendiskusikan hal itu dan dengan Lewis kami telah berdiskusi soal itu dan kami setuju dengan topik tersebut,” kata Wolff.

Namun demikian, Wolff mengatakan jika belum ada pendapat yang mengatakan bahwa sang pebalap dari Inggris itu akan pindah.

“Kami melakukan diskusi itu ketika kami menegosiasikan kontrak terakhirnya dan aku rasa kita harus berpikiran terbuka dan memahami jika para pebalap akan menatap kesempatan yang ada dan apa yang menjadi patokan.”

Hamilton telah memenangi empat gelar juara dunia F1 bersama tim pabrikan asal Jerman itu, sedangkan gelar juara dunia pertamanya diraih pada 2008 bersama McLaren.

“Aku rasa kami menyediakan bagi dia mobil yang mampu mewujudkan tujuannya. Jika kami terus memiliki mobil yang memiliki performa di tingkat itu aku rasa tidak ada alasan untuk pergi dan kami akan sangat senang jika dia tinggal,” kata Wolff.

“Jika suatu hari harus berpisah, itu akan sangat baik dan setiap dari kami akan mencoba meraih kesuksesan dengan setup yang berbeda. Jadi tidak ada drama.”

Ferrari, yang terakhir kali meraih gelar juara dunia pada 2007 lewat Kimi Raikkonen, musim ini tinggal di balik bayang-bayang Mercedes, yang memborong finis 1-2 di empat balapan pertama.

baca juga:Mercedes cetak sejarah rengkuh dua posisi terdepan empat kali beruntun

Wolff, yang telah membawa Mercedes meraih lima gelar juara dunia di lima tahun terakhir, mengungkapkan saat ini ada sekitar enam atau tujuh pebalap di sana yang memiliki keahlian dan kepintaran untuk pantas berada di balik kemudi mobil juara.

“Dua di antara mereka bersama kami dan aku harap akan langgeng. Ada sebagian lain yang kami sangat nikmati menontonnya. Dan Sebastian (Vettel) adalah salah satunya.”

Masa depan Wolff di Mercedes masih belum jelas di tengah spekulasi yang menghubungkan dia dengan jabatan di pemilik Formula 1, Liberty Media atau di FIA.

Pengusaha asal Austria itu disebut-sebut sebagai pengganti bos Formula 1 Chase Carey setelah 2020.

“Aku berada di situasi sulit… aku adalah pemegang saham di tim, aku suka berada di tengah orang-orang, hubungan itu berarti untukku. Aku berada di tempat yang menyenangkan dan termotivasi setiap hari dengan melakukan ini,” kata Wolff yang belum terlalu jauh memikirkan perubahan setelah 2020 itu.

baca juga:Bottas ciptakan hat-trick usai raih pole position GP Spanyol

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019