Lorenzo akan gunakan komponen motor baru di Assen

Jakarta (ANTARA) – Pebalap Repsol Honda Jorge Lorenzo akan mencoba sejumlah komponen baru di motornya pada balapan GP Belanda di Sirkuit Assen, akhir pekan nanti.

Juara dunia lima kali itu akan memasang fairing baru di motor RC213V-nya sebagai salah satu “oleh-oleh” hasil kunjungannya ke markas HRC di Jepang usai GP Italia beberapa pekan lalu.

“Kami kemungkinan akan membawa fairing baru di sini. Kami menunggu konfirmasi tapi sepertinya besok kami akan menggunakan fairing baru untuk mendukungku. Juga sedikit hal kecil lainnya,” kata Lorenzo seperti dikutip laman resmi MotoGP, Jumat pagi.

Pebalap asal Spanyol itu pada GP Catalunya juga menggunakan komponen baru yaitu tangki bahan bakar yang dimodifikasi dengan semacam sayap di kedua sisinya. Hasilnya, di Barcelona, Lorenzo mampu mendobrak dari posisi start 10 hingga posisi keempat di awal lap.

Namun di Tikungan 10 Sirkuit Catalunya, Lorenzo kehilangan grip depan dan menyebabkan tabrakan beruntun dengan tiga pebalap lainnya yang berada di barisan depan.

Beruntung pebalap bernomor 99 itu tidak mengalami patah tulang karena kecelakaan itu namun dia mengaku masih mengalami sakit dampak dari insiden tersebut.

Baca juga: Sebabkan kecelakaan beruntun, Lorenzo sampaikan permintaan maaf

Pasca GP Catalan, di sesi tes resmi Barcelona, Lorenzo menguji sejumlah komponen baru seperti paket aerodinamika, belly pan (tutup mesin di bagian bawah motor), sasis yang diperkuat karbon, dan fairing yang kemungkinan akan diuji lagi di Belanda.

“Tabrakan yang keras dan setelah itu aku merasa sangat nyeri, sedikit di dadaku dan kemudian di punggung. Beruntung aku bisa menyelesaikan tes dan menguji semua hal yang kami bawa, walau pun tak berada di kondisi yang terbaik.”

“Di sini aku merasa lebih baik tapi sedikit nyeri. Semoga aku sembuh dan bisa sepenuhnya fit di Jerman,” pungkasnya.

Baca juga: Perebutan gelar masih terbuka, Dovi: musim masih panjang

Baca juga: Marquez incar kemenangan keenam di Assen

Jorge Lorenzo Sambangi Indonesia

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Gilang Galiartha
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Leclerc ogah larut dalam optimisme semu Ferrari di Austria

Jakarta (ANTARA) – Pebalap Ferrari Charles Leclerc enggan menyulut optimisme semu bagi timnya jelang balapan GP Austria akhir pekan nanti karena Mercedes masih dominan dan bahkan sedang mengincar kemenangan ke-11 mereka secara beruntun.

“Aku rasa saat ini cukup sulit. Mereka terlihat sangat, sangat cepat,” kata Leclerc ketika ditanya apakah Ferrari bisa memberikan perlawanan ketat kepada Mercedes di Red Bull Ring.

“Mereka sangat cepat di Paul Ricard, khususnya laju ketika balapan, jadi aku kira kami fokus kepada kami sendiri dan mencoba melakukan yang terbaik. Tapi, jujur, cukup sulit untuk berada di level mereka,” ujarnya menambahkan seperti dikutip Reuters, Kamis.

Leclerc masih mengejar kemenangan pertamanya di musim perdana menunggangi Ferrari. Peluang terbesarnya datang di balapan kedua, GP Bahrain, di mana dia start dari pole position namun mengalami kendala mesin di akhir lomba dan harus finis peringkat tiga.

Setelah itu Leclerc kembali naik podium di Kanada dan terakhir di Prancis, pekan lalu.

Di Prancis, Leclerc mampu mengejar pebalap Mercedes Valtteri Bottas dan finis 0,929 detik di belakang sang pebalap Finlandia itu.

“Aku rasa dia mengalami sedikit kesulitan di ban set kedua yang melepuh. Kami tidak demikian. Aku rasa kami cukup mampu mengatur balapan kami jadi itu menunjukkan jika semuanya masih mungkin, tapi sangat sulit.”

Baca juga: Pratinjau – Reliabilitas Mercedes kembali diuji di Austria

Mercedes telah menang empat kali di Austria, namun tahun lalu kedua pebalap mereka, Lewis Hamilton dan Valtteri Bottas gagal finis karena mengalami kendala teknis.

“Jika mereka tak mengalami masalah, akan sulit bagi kami untuk menantang mereka. Jadi kami akan mencoba yang terbaik di setiap balapan,” kata Leclerc.

Leclerc mengaku hasil positif di dua balapan terakhir cukup memberikan motivasi untuk berlaga di akhir pekan nanti.

Juga bagi dia, Red Bull Ring merupakan salah satu sirkuit favorit karena memiliki jarak putaran yang pendek, mengingatkan masa-masa membalap go-kart dahulu.

“Aku suka membalap di sini,” kata Leclerc.

Ferrari tiba di seri kesembilan musim ini dengan defisit 140 poin dari Mercedes yang berada di puncak klasemen konstruktor.

Ketika ditanya tentang peluang di kejuaraan, Leclerc mengatakan Ferrari tak akan menyerah hingga perhitungan secara matematis menyebutkan tak mungkin lagi mengejar Mercedes.

Baca juga: Statistik GP Austria

Felipe Massa Singgah di Jakarta

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Gilang Galiartha
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Perebutan gelar masih terbuka, Dovi: musim masih panjang

Jakarta (ANTARA) – Pebalap Mission Winnow Ducati Andrea Dovizioso meyakini perebutan gelar juara MotoGP masih terbuka karena kalender musim balapan tahun ini masih panjang.

Tiba di seri kedelapan yang akan digelar di Sirkuit Assen, Belanda, akhir pekan nanti, Dovi berangkat dengan margin 37 poin dari pemuncak klasemen, Marc Marquez (Repsol Honda).

Pebalap asal Italia itu gagal mengemas poin pada seri sebelumnya di Barcelona usai terlibat insiden tabrakan beruntun dengan Jorge Lorenzo dan dua pebalap Yamaha, Maverick Viñales ketika balapan baru berjalan 2 putaran.

“Tak ada waktu untuk berlarut-larut memikirkan poin yang hilang di Barcelona, kami harus mengatasi setiap balapan dengan bekerja sekeras mungkin seperti yang telah kami lakukan sekarang,” ungkap Dovi seperti dikutip laman resmi MotoGP, Kamis.

“Aku percaya kami menunjukkan daya saing yang tinggi dan walaupun masih ada area yang perlu diperbaiki, kami telah meningkatkan kecepatan kami.”

Baca juga:Marquez incar kemenangan keenam di Assen

Ducati akan diuji di Sirkuit Assen yang dipandang kurang cocok dengan motor pabrikan asal Bologna, Italia itu.

Namun kedua pebalap mereka, Dovizioso dan Danilo Petrucci telah menunjukkan performa yang kuat sepanjang musim ini.

Namun demikian, catatan Dovi kurang bersinar di GP Belanda. Dengan Desmosedici, Dovi hanya sekali naik podium dengan finis runner-up di Assen pada 2014.

Namun podium lainnya di Assen diraih pebalap bernomor 04 itu dengan tiga pabrikan yang berbeda, yaitu Honda (2011), Yamaha (2012) dan Ducati (2014).

“Assen bukan lah trek yang paling cocok dengan motor kami dan kondisi cuaca selalu memainkan peran penting di sana, tapi pada setiap balapan, kami telah menunjukkan jika kami mampu meningkat secara progresif ketika lomba di akhir pekan bahkan di sirkuit yang sulit.”

“Kami harus tetap tenang dan fokus, taklukkan satu per satu balapan. Kejuaraan ini masih panjang,” kata Dovi.

Baca juga:Hasil GP Catalunya, Marquez juara kala rival bertumbangan
Baca juga:Sebabkan kecelakaan beruntun, Lorenzo sampaikan permintaan maaf

Presiden minta pengusaha kembangkan 10 destinasi wisata Bali Baru

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Media diharapkan ikut sukseskan kejuaraan dunia MXGP

Palembang (ANTARA) – Media diharapkan ikut menyukseskan kejuaraan dunia Motorcross Grand Prix (MXGP) di Jakabaring Palembang pada 5 – 7 Juli 2019 karena perannya dalam mempublikasikan kegiatan internasional tersebut hingga ke seluruh dunia..

Melalui media kejuaraan dunia tersebut dapat diketahui masyarakat internasional, kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumatera Selatan A Rizwan saat pelaksanaan Safari Jurnalistik di Palembang, Kamis.

Oleh karena itu peran media sangat diharapkan dalam memberikan informasi yang disampaikan mengenai kejuaraan dunia.motorcross tersebut.

Apalagi kejuaraan motocross itu yang pertama diselenggarakan di Sumsel sehingga dukungan dari media sangat diharapkan.

Sumsel dalam kejuaraan yang diikuti 28 negara itu harus menjadi tuan rumah yang baik sehingga dapat berlangsung sukses dan kesemuanya itu harus didukung semua pihak termasuk media.

Menurut dia, media memang sudah banyak berperan dalam pembangunan di Sumsel seperti dalam menciptakan suasana kondusif.

Saat pelaksanaan Pemilu serentak lalu, Sumsel cukup kondusif dan itu berkat peran serta media dalam meyampaikan informasi yang sejuk.

Sebelumnya Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan, kejuaraan dunia MXGP harus berlangsung sukses.

Hal ini karena kejuaraan kelas dunia tersebut akan membawa nama baik bangsa terutama Sumsel sebagai tuan rumah.

Safari Jurnalistik yang diselenggarakan PWI Pusat bekerja sama dengan PWI Sumsel itu dihadiri antara lain Wakil Sekjen PWI Pusat Suprapto, Wakil Ketua Bidang Pendidikan Nurzaman Mochtar, Ketua PWI Sumsel Firdaus Komar dan Kepala Biro Humas dan Protokol Iwan Gunawan.

Baca juga: 60 pebalap dunia bakal ikuti MXGP di Palembang
Baca juga: Kota Palembang dipastikan tuan rumah MXGP 2019

Harga terendah tiket MXGP 2019 dijual seharga Rp100 ribu

Pewarta: Ujang Idrus
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Statistik GP Austria

Jakarta (ANTARA) – Austria kembali ke dalam kalender Formula 1 pada 2014 setelah 11 tahun vakum. Sirkuit yang dimiliki tim Red Bull ini menjadi trek tertinggi kedua setelah Meksiko.

Panjang lintasan: 4,318 km. Total jarak balapan: 306,452km (71 putaran).

Pole position 2018: Valtteri Bottas (Finlandia) Mercedes – 1 menit 03,130 detik

Juara 2018: Max Verstappen (Belanda) Red Bull

Rekor waktu putaran ketika balapan: Kimi Raikkonen (Finlandia) Ferrari, 2018, 1 menit 06,957 detik.

Waktu start: 12:10 GMT

Tim Mercedes telah menjuarai empat dari lima balapan di Austria, namun musim lalu tim asal Jerman itu mendapati kedua pebalapnya, Lewis Hamilton dan Valtteri Bottas, gagal finis untuk pertama kalinya sejak mereka kembali menjadi konstruktor pada 2010, demikian Reuters.

Kegagalan itu juga yang pertama bagi Hamilton sejak 2016.

Hamilton menang di Austria pada 2016 setelah bersenggolan dengan rekan satu timnya kala itu, Nico Rosberg. Sementara Bottas juara di Austria pada 2017 sementara Max Verstappen finis pertama di sana pada 2018.

Bottas mencetak dua pole position di dua balapan terakhir di Austria. Sirkuit itu juga pernah memberinya start dari baris terdepan untuk pertam akalinya dan finis podium pada 2014.

Austria pertama kali menggelar balapan di Zeltweg pada 1964 namun mendiang juara dunia tiga kali Niki Lauda adalah satu-satunya warga Austria yang pernah menang di sirkuit kandang itu pada 1984.

Musim ini tidak ada pebalap Austria yang berlaga di Formula 1.

Rekor kemenangan
Hamilton saat ini memiliki rekor 79 kemenangan dari 237 balapan dan mendekati rekor sepanjang masa yang diraih Michael Schumacher yaitu 91 kemenangan. Pebalap asal Inggris itu juga telah menang 57 kali dari 108 balapan di era turbo hybrid V6 yang dimulai pada 2014.

Sebastian Vettel di peringkat ketiga dengan total 52 kemenangan.

Ferrari telah menang di 235 balapan sejak 1950, sementara McLaren 182 balapan, Williams 114, Mercedes 95 kali dan Red Bull 59 kali.

McLaren dan Williams belum pernah menang lagi sejak 2012.

Hamilton telah menjuarai empat balapan terakhir, dan enam dari delapan balapan yang telah digelar musim ini.

Pole Position
Hamilton memiliki rekor 86 pole position sepanjang karirnya, sedangkan Vettel sebanyak 56 kali.

Tiga dari balapan musim ini telah dimenangi dari pole position, Bottas di Azerbaijan, dan Hamilton di Monako dan Prancis.

Podium
Hamilton telah 142 kali naik podium selama karirnya dan harus finis di peringkat tiga besar jika ingin menyamai rekor Michael Schumacher yaitu 155 podium. Vettel, sementara itu, mengemas 115 podium sejauh ini.

Capaian
Di Austria, Kimi Raikkonen akan melakoni start ke-300 selama karirnya.

Mercedes telah menyapu bersih kemenangan di delapan balapan pertama musim ini dan 10 balapan secara beruntun, dengan kemenangan di dua balapan terakhir musim lalu. Mercedes bisa menyamai rekor McLaren yaitu 11 kemenangan beruntun yang mereka ciptakan pada 1988.

Rekor kemenangan beruntun masih dipegang oleh Ferrari yaitu 14 kali pada 1952-1953, walaupun rekor itu tidak termasuk Indianapolis yang masih menjadi bagian dari kejuaraan waktu itu.

Mercedes menang 10 kali beruntun pada 2016.

Di balapan GP Prancis pekan lalu, Mercedes menorehkan finis 1-2 untuk ke-50 kali setelah mengunci posisi start baris terdepan di kualifikasi untuk rekor ke-63 kalinya.

Balapan itu juga merupakan rekor finis dengan poin untuk ke-200 kalinya bagi Hamilton.

Baca juga: Hasil F1 GP Austria, Bottas juara

Dukungan Mengalir untuk Rio Haryanto

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Aris Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pratinjau – Reliabilitas Mercedes kembali diuji di Austria

Jakarta (ANTARA) – Lewis Hamilton akhir pekan nanti akan merasakan panasnya cuaca dan juga persaingan di GP Austria di mana Mercedes mengalami kegagalan besar di sana tahun lalu.

Hamilton dan rekan satu timnya, Valtteri Bottas, gagal finis di Austria musim lalu. Kegagalan ganda itu menjadi yang pertama bagi Mercedes sejak kembalinya mereka sebagai konstruktor pada 2010. Itu juga merupakan satu-satunya kegagalan finis bagi Hamilton sejak 2016.

Cuaca diprediksi akan terik di Red Bull Ring, Spielberg, yang akan menggelar seri kesembilan musim ini.

Hamilton, pemuncak klasemen pebalap sementara, berharap mendapatkan tantangan dan persaingan yang lebih ketat dari pada balapan di Prancis yang terbilang cukup membosankan pekan lalu.

“Akan sangat panas di sana, sangat berat untuk rem,” kata pebalap asal Inggris itu usai menang dominan di Le Castellet, Prancis, pekan lalu.

“Kami tidak tiba di sana dengan penuh keyakinan, kami sadar jika kami bisa mendapati akhir pekan yang sulit,” kata Hamilton seperti dikutip Reuters.

Setelah kegagalan di Austria tahun lalu, Hamilton telah memenangi 14 dari 20 balapan yang ia jalani. Musim ini dia telah menang enam kali, termasuk empat balapan terakhir, dan berada di puncak klasemen dengan unggul 36 poin dari pesaing terdekatnya, Bottas.

Mercedes juga telah menang empat dari lima balapan terakhir di sirkuit kandang tim Red Bull di Austria itu. Kedua pebalapnya, Hamilton menang pada 2016 sementara Bottas juara di tahun berikutnya.

Namun, kepala tim Mercedes Toto Wolff mengatakan jika pendinginan masih menjadi satu kelemahan timnya dan masalah itu tidak boleh diremehkan.

“(2018) adalah peringatan keras tentang bagaimana kesalahan bisa dengan cepat terjadi di olahraga ini dan reliabilitas serta performa saling terkait di Formula 1,” kata Wolff.

Dalam dua pekan berturut-turut, tim mekanik Mercedes juga telah melakukan pembongkaran besar-besaran yang Wolff sebut sebagai “operasi bedah jantung” di mobil W10 mereka.

“Kami telah mengalami sejumlah masalah yang berbeda di komponen yang berbeda pula, yang setiap dari mereka bisa menyebabkan kami untuk berhenti, jadi kami harus mengatasi tantangan-tantangan itu secepat mungkin.”
 

Baca juga:Hamilton: Jangan salahkan pebalap jika Formula 1 membosankan

Tantangan utama akan datang dari kubu Ferrari yang memiliki paket mobil yang lebih cocok dengan karakteristik trek Red Bull Ring daripada Paul Ricard.

“Trek di Austria sangat berbeda dengan Paul Ricard. Sektor pertama memiliki lintasan lurus yang panjang dan titik pengereman di lintasan lurus, sementara di bagian kedua trek lebih sempit dengan percampuran antara tikungan kecepatan rendah, menengah dan tinggi,” ungkap kepala tim Ferrari Mattia Binotto kepada Formula1.com.

“Kami memiliki sejumlah bagian tes untuk dievaluasi, sebagian besar untuk memberi kami gambaran jelas kenapa sejumlah update yang kami bawa ke Le Castellet tidak bekerja seperti yang diharapkan.”

Pebalap Ferrari Charles Leclerc tampil lebih cepat dari rekan satu timnya, Sebastian Vettel di Prancis pekan lalu.

Pebalap asal Monako itu tak akan melewatkan akhir pekan nanti untuk memberikan tontonan yang menarik.

“Austria adalah salah satu sirkuit favoritku,” kata Leclerc. “Dia adalah trek yang cukup berbeda jadi aku cukup yakin kami bisa memiliki akhir pekan yang bagus.”

Pebalap Red Bull Max Verstappen merengkuh trofi juara di Austria tahun lalu. Pekan ini pebalap asal Belanda itu patut diwaspadai karena bisa menyelinap di tengah persaingan Mercedes dan Ferrari setelah mencatatkan dua kali finis ketiga musim ini.

“Kami perlu mendapatkan kenaikan performa dari mobil untuk bisa kompetitif. Yang kami butuhkan adalah membuat langkah yang lebih besar juga terhadap mesin,” kata Verstappen.

Baca juga:Hamilton dominan di Prancis, Bottas tahan Leclerc jadi runner-up

Baca juga:FIA tolak banding Ferrari soal penalti di Montreal, Vettel berang

Felipe Massa Singgah di Jakarta

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Aris Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Marquez incar kemenangan keenam di Assen

Jakarta (ANTARA) – Pebalap Repsol Honda mengincar kemenangan keenam kalinya di Sirkuit Assen, Belanda pada balapan seri kedelapan MotoGP, akhir pekan nanti.

Tahun lalu pebalap asal Spanyol itu menikmati kesuksesan di Sirkuit TT Assen ketika tujuh pebalap bertarung ketat memperebutkan podium juara hingga akhir lomba.

Satu gelar juara lainnya di GP Belanda diraih Marquez pada 2014, sementara tiga kemenangan lainnya diboyong pada 2010 (125cc), 2011 dan 2012 (Moto2).

Marquez juga konsisten di Assen dengan selalu naik podium di sembilan balapan terakhir yang ia jalani di sana.

“Assen adalah sirkuit di mana kalian harus sangat teliti dan sulit untuk konsisten di sana,” ungkap Marquez seperti dikutip laman resmi MotoGP, Rabu.

“Tampil konsisten dan penuh presisi di arah yang cepat berubah sangat lah penting untuk tampil baik di Assen.

Marquez tiba di Belanda dengan keunggulan 37 poin atas pesaing terdekatnya, Andrea Dovizioso (Mission Winnow Ducati), yang gagal finis usai terlibat insiden kecelakaan beruntun dengan Jorge Lorenzo di Catalunya.

Pebalap bernomor 93 itu akan mengantisipasi serbuan rival-rivalnya seperti duo Ducati Dovizioso dan Danilo Petruci, serta pebalap rookie Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) yang musim ini telah meraih dua pole position.

Alex Rins (Suzuki Ecstar) juga patut diwaspadai karena selalu mengancam barisan pebalap terdepan. Kemudian duo pebalap pabrikan Yamaha, Maverick Viñales dan Valentino Rossi, juga tak akan melewatkan kesempatan untuk membalas kesialannya di Catalunya akhir pekan nanti.

Viñales finis peringkat tiga di Assen tahun lalu, sedangkan Rossi juara di sana pada 2017.

Marquez juga sempat tertahan di peringkat dua ketika Jack Miller merebut gelar juara di Assen pada 2016.

“Aku menantikan untuk balapan lagi di sana karena kami mengalami pertarungan di sana pada masa lampau dan telah menyajikan tontonan yang bagus kepada para penggemar,” kata Marquez.

Baca juga:Hasil GP Catalunya, Marquez juara kala rival bertumbangan

Baca juga:Finis podium MotoGP pertama kali, ini komentar Quartararo

Presiden minta pengusaha kembangkan 10 destinasi wisata Bali Baru

Penerjemah: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: AA Ariwibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sirkuit Bukit Peusar panaskan seri pertama Kejurnas Oneprix Indonesia

Jakarta (ANTARA) – Sirkuit Bukit Peusar, Tasikmalaya, Jawa Barat, akan mengawali gelaran Kejuaraan Nasional Oneprix – Indonesia Motorprix Championship 2019 pada 7 Juli mendatang.

Tiga kelas utama kejuaraan nasional yang akan dipertandingkan yaitu Bebek 150cc Tune up (expert), Bebek 150cc Tune up (novice), dan Bebek 150cc Standard (Rookie). Kemudian akan ada juga Oneprix Championship di kelas Sport 150cc-155cc (open qualification).

Tercatat lebih dari 100 orang peserta dari sedikitnya 45 tim dari Indonesia telah terdaftar untuk berlaga di Kejurnas Oneprix.

Jumlah peserta yang melebihi slot yang ditentukan akan membuat para pebalap bersaing lebih ketat di babak qualifying time trial untuk menentukan posisi grid start.

Hanya 24 pebalap yang lolos kualifikasi akan melangkah ke Kejuaraan Nasional Oneprix – IMC 2019 di tiap kelasnya

“Setelah berbulan-bulan persiapan dan melakukan komunikasi dengan para pakar industri, tim dan pebalap, kami tiba di hari peluncuran Oneprix seri 2019. Semoga ini menjadi langkah awal yang baik untuk dunia balap motor di Indonesia,” demikian Direktur PT Oneprix Motorsport Manajemen Imam Sulisto dalam acara peluncuran di Jakarta, Rabu.

Untuk menambah antusiasme pemirsa dan pecinta olahraga motor di Tanah Air, akan digelar juga kejuaraan kelas pendukung pada setiap putaran.

Khusus di putaran pertama di Tasikmalaya ini akan digelar kelas RX King Super Class 140cc Tune up (open), Bebek Underbone 125cc Engine Mix (open) dan Matic 150cc Tune Up (open) karena banyaknya jumlah peminat dan komunitas di kelas tersebut.

Sedangkan untuk ajang Oneprix Championship dan kelas pendukung, pendaftaran baru pada 4-7 Juli 2019 melalui laman resmi www.oneprix.id.

Ketua Ikatan Motor Indonesia Sadikin Aksa mengungkapkan Kejuaraan Nasional Oneprix-Indonesia Motorprix Championship itu akan dikuti oleh pembalap yang memiliki peringkat terbaik dari Kejuaraan Regional pada tahun sebelumnya serta tahun berjalan.

Sehingga, pada musim pertamanya digelar tahun ini, Oneprix-Indonesia Motorprix Championship akan diikuti oleh pembalap yang memiliki peringkat terbaik dari Kejuaraan Regional, di mana nantinya para pembalap terbaik akan lolos ke Kejuaraan Nasional Oneprix.

“Kami harap ini menjadi titik awal jenjang pembinaan balap motor di Indonesia,” kata Sadikin.

Willman Hammer, pebalap tim Bahtera, berharap ajang tersebut bisa membentuk kegiatan balap motor yang lebih profesional di Tanah Air.

“Harapannya ini dapat berjalan berkesinambungan, agar tim maupun pebalap yang akan turun di Oneprix adalah mereka yang berkualitas,” kata Willman

Mengambil lokasi sirkuit di Bukit Peusar, Tasikmalaya dan Sirkuit Bung Tomo, Surabaya, Kejuaraan Nasional Oneprix-Indonesia Motorprix Championship akan digelar sekali setiap bulan pada Minggu pukul 13.00 WIB-15.00 WIB.

Berikut jadwal ajang Oneprix Indonesia Motorprix Championship seri tahun 2019:

Putaran 1 : 7 Juli 2019, Sirkuit Bukit Peusar, Tasikmalaya, Jawa Barat.
Putaran 2 : 4 Agustus 2019, Sirkuit Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur.
Putaran 3 : 1 September 2019, Sirkuit Bukit Peusar, Tasikmalaya, Jawa Barat.
Putaran 4 : 13 Oktober 2019, Sirkuit Bukit Peusar, Tasikmalaya, Jawa Barat.
Putaran 5 : 10 November 2019, Sirkuit Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur.

Baca juga: Oneprix-Indonesia Motorprix panaskan kompetisi balap motor nasional

Palembang akan jadi tuan rumah MXGP 2019

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Wali Kota Semarang minta harga tiket MXGP diturunkan karena kemahalan

Semarang (ANTARA) – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menilai
​​​​​​harga tiket kejuaraan dunia MXGP  yang akan digelar pada Juli 2019 terlalu mahal dan ia minta harga itu diturunkan agar lebih terjangkau masyarakat.

Menurut wali kota saat rapat koordinasi kesiapan penyelenggaraan kejuaraan dunia MXGP 2019 di Semarang, Selasa, penyelenggaraan kali kedua di Ibu Kota Jawa Tengah itu harus bisa lebih baik di banding tahun lalu.

“Libatkan lebih banyak masyarakat lewat harga tiket yang lebih terjangkau,” katanya.

Ia mengungkapkan harga tiket kelas festival pada MXGP 2018 lalu dimulai dari Rp125 ribu per orang.

Pada tahun ini, ia meminta harga tiket di kelas yang sama tidak lebih dari Rp25 ribu.

Ia menegaskan dengan waktu tersisa hanya tiga minggu, kesiapan kejuaraan dunia ini harus dikebut.

“Gaspol karena waktunya tinggal 3 minggu,” katanya.

Sementara itu Wakil Ketua Umum IMI Medya Saputra mengatakan akan ada pembalap dari 18 negara yang berpartisipasi pada MXGP Semarang ini.

Berkaitan dengan keinginan Wali Kota Semarang tentang tiket murah MXGP, Medy mengapresiasi usulan tersebut.

“Pak wali kota ingin konsep MXGP dari warga untuk warga,” katanya.
Baca juga: 60 pebalap dunia bakal ikuti MXGP di Palembang
Baca juga: Sumsel siap jadi tuan rumah kejuaraan dunia MXGP

Pewarta: Immanuel Citra Senjaya
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

60 pebalap dunia bakal ikuti MXGP di Palembang

Palembang (ANTARA) – Sediktnya 60 pebalap dunia bakal mengikuti Seri Kejuaraan Dunia Motorcross Grand Prix (MXGP) 2019 di OPI Track Jakabaring, Palembang, 5-7 Juli mendatang.

Direktur Arena Sirkuit Internasional Yudiarto di Palembang, Selasa, mengatakan puluhan pebalap dari 28 negara itu sudah mendaftarkan diri ke panitia penyelenggara untuk mengikuti dua kategori yakni MX1 dan MX2

“Dua pebalap motorcross kelas dunia Antonio Cairoli (Red Bull KTM Factory Racing) dan Tim Gajser (Honda Gariboldi) sudah mendaftarkan diri, ini akan menjadi daya tarik tersendiri,” kata dia.

Yudi mengatakan bukan hanya dari pesertanya, pada ajang motorcross juga akan menampilkan para freestyler dunia asal Belgia, Afrika Selatan dan Kanada.

Kehadiran para penghibur (freestyler) ini akan membangkitkan adrenalin penonton karena menyaksikan aksi-aksi yang berbahaya.

“Karena MXGP ini untuk kali pertama digelar di Palembang, tentunya kami ingin memberikan kesan mendalam bagi para tamu dari luar negeri dan penonton pada umumnya,” ucapnya.

Bukan hanya diramaikan pebalap dunia, ajang MXGP ini juga akan diikuti 150 pebalap lokal, karena Ikatan Motor Indonesia juga menggelar Kejuaraan Nasional memperebutkan Piala Gubernur Sumatera Selatan.

Ada enam kelas yang akan dipertandingkan, yakni 55 cc, 65 cc, 85 cc, 125 cc, MX1 Junior dan MX2 Junior.

Sementara itu, untuk meraup animo masyarakat agar mau berbondong-bondong menyaksikan perlombaan motorcross ini, panitia telah bekerja sama dengan tiket.com dan telah menjual tiket dengan harga murah, yakni mulai dari Rp100.000 per orang untuk kelas festival.

Sementara untuk kelas tribun dihargai Rp400.000 per tiket dengan kuota hanya 2.000-3.000 tempat duduk.

Selain itu ada juga tiket VIP, dimana penonton akan mendapat kursi istimewa dengan makanan ringan dan souvenir khusus. Untuk kelas VIP, panitia mematok harga tiket mulai dari Rp1,5 juta dengan kuota 1.500 tempat duduk.

“Pembelian tiket dapat dilakukan melalui tiket.com. Saat ini sudah 30 persen yang dipesan, kami optimistis semua tiket akan terjual,” kata dia.

Harga terendah tiket MXGP 2019 dijual seharga Rp100 ribu

Pewarta: Dolly Rosana
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Presiden Bolsonaro dukung Rio tuan rumah GP Brazil 2021

Jakarta (ANTARA) – Presiden Brazil Jair Bolsonaro, Senin (Selasa WIB) berjanji untuk memindahkan balap Formula Satu Grand Prix Brazil 2021 ke Rio de Janeiro setelah kontrak sirkuit Interlagos di Sao Paulo berakhir pada 2020.

Seperti dikutip Reuters, sirkuit baru yang akan dibangun di Rio mempunyai kapasitas 130.000, jauh melebih kapasitas di Sao Paulo yang hanya 60.000 penonton.

“Tidak ada yang mencoba merenggut Formula Satu dari Sao Paulo. Lomba tetap berada di Brazil, itu yang penting,” kata Bolsonaro dalam sebuah jumpa pers yang juga dihadiri ketua Formula Satu Chase Carey dan Gubernur Rio, Wilson Witzel.

Carey menegaskan, belum ada keputusan soal pemindahan itu dan pihaknya akan membicarakan hal tersebut dengan Kota Sao Paulo dan Rio.

Ia juga dijadwalkan akan bertemu dengan Gubernur Sao Paulo, Joao Doria, bakal calon presiden pada 2022, yang bersemangat agar lomba tetap diselenggarakan di kota berbesar di Brazil itu.

Menurut Doria, ia sedang mencari lokasi yang strategis dan bagus agar tidak hanya mengundang banyak penonton, tapi juga meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar.

“Kami menginginkan agar Sao Paulo menjadi kota tujuan yang menarik minat dunia,” katanya.

Grand Prix Brazil secara rutin digelar di Sao Paulo sejak 1990 dan sirkuit Jacarepagua di Rio de Janeiro sudah diruntuhkan untuk fasilitas Olimpiade Rio 2016.

Sementara itu Bolsonaro, yang juga warga Rio, mengatakan bahwa sirkuit baru di Rio akan dibangun di kawasan Deodoro di bagian barat Rio, dilengkapi fasilitas serba guna yang juga bisa digunakan untuk menggelar konser musik serta event lain yang bisa memberikan keuntungan.

Baca juga: Hamilton amankan posisi di GP Brasil

Baca juga: Rosberg start terdepan di grand prix Formula 1 Brazil
 

Pewarta: Atman Ahdiat
Editor: Aris Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Balap motor anak

Pebalap anak umur di bawah 12 tahun memacu motornya saat mengikuti kejuaraan balap motor Bhayangkara On Road di Kota Madiun, Jawa Timur, Minggu (23/6/2019). Kejuaraan balap motor tersebut diikuti 74 pebalap dan 18 pebalap anak umur di bawah 12 tahun dari sejumlah daerah di Jawa Timur dan Jawa Tengah. ANTARA FOTO/Siswowidodo/foc.

Ricciardo diganjar penalti ganda usai GP Prancis

Jakarta (ANTARA) – Pebalap Renault Daniel Ricciardo dijatuhi dua penalti usai balapan GP Prancis, di Sirkuit Paul Ricard, Minggu sehingga turun posisi finis dari P7 ke P11.

Steward balapan menghadiahi hukuman pertama, penalti tambahan lima detik, kepada sang pebalap Australia itu karena dianggap membahayakan pebalap lain ketika kembali ke trek, demikian laman resmi Formula 1, Senin pagi.

Ricciardo yang kala itu membuntuti Lando Norris melihat kesempatan ketika pebalap McLaren itu mengalami masalah hidrolik. Norris mempertahankan P7 dengan gigih namun Ricciardo menusuk di chicane lintasan Mistral Straight untuk mencoba menyalip dari luar.

Dia tak mampu mengerem mobil Renaultnya dengan baik dan keluar dari trek. Ketika Ricciardo masuk kembali ke trek, Norris harus melakukan manuver untuk menghindari tabrakan.

Steward menilai langkah Ricciardo itu sebagai “memaksa pebalap lain keluar trek dengan tidak aman.”

Sebagai hukumannya, mereka menjatuhkan penalti lima detik dan juga dua poin penalti untuk lisensi super Ricciardo.
 

Baca juga:Hamilton: Jangan salahkan pebalap jika Formula 1 membosankan

Kemudian, kabar buruk bagi Ricciardo belum usai. Walaupun dia mampu menyalip Norris, Kimi Raikkonen memberikan perlawanan dengan mobil Alfa Romeonya untuk menyalip ke depan.

Ricciardo kembali mengejar dan menyalip kembali sang pebalap Finlandia namun mobilnya kedapatan melewati garis putih di pinggir lintasan.

Steward kembali mengganjarnya dengan penalti lima detik karena “meninggalkan trek dan mengambil keuntungan.” Ricciardo juga kembali mendapat pengurangan poin di lisensi supernya.

Dengan hukuman tambahan 10 detik terhadap waktu balapan, Ricciardo turun dari posisi finis tujuh ke sebelas dan gagal mendapatkan poin.

Sementara itu, Raikkonen, rekan satu tim Ricciardo di Renault, Nico Hulkenberg, dan Norris naik berurutan ke P7, P8 dan P9.

Pebalap Red Bull Pierre Gasly naik satu posisi ke P10 untuk mengemas poin terakhir yang tersedia di Prancis.

“Ketika trek sangat lebar, kalian harus melakukan sedikit improvisasi. Lap terakhir yang menyenangkan,” kata Ricciardo.

“Jujur, apa pun yang terjadi aku tak peduli. Aku kira itu menyenangkan dan lebih baik mendapati perlawanan dan melihat apa yang terjadi daripada sekedar duduk di belakang dan menjadi pecundang. Jadi ya aku menikmatinya,” ungkap Ricciardo.

Baca juga:Hamilton dominan di Prancis, Bottas tahan Leclerc jadi runner-up

Felipe Massa Singgah di Jakarta

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Hamilton dominan di Prancis, Bottas tahan Leclerc jadi runner-up

Jakarta (ANTARA) – Lewis Hamilton tampil dominan di GP Prancis, Minggu, setelah menerjemahkan pole position yang dia raih di kualifikasi menjadi trofi juara di Sirkuit Paul Ricard.

Hamilton memimpin lomba sejak awal dan finis pertama, 18 detik di depan rekan satu timnya, Valtteri Bottas yang menahan pebalap Charles Leclerc yang berusaha menjadi runner-up.

Pebalap asal Inggris itu meninggalkan rival-rivalnya di belakang pada balapan dengan cuaca terik di Prancis bagian selatan itu untuk membawa pulang trofi juara keempatnya secara beruntun dan keenam kalinya musim ini.

Trofi itu juga menjadi kemenangan Mercedes untuk kesepuluh kalinya secara beruntun, delapan balapan di awal musim ini dan dua balapan terakhir tahun lalu.

“Kami menciptakan sejarah bersama dan aku bangga menjadi bagian tim ini,” kata Hamilton seperti dikutip Reuters.

“Tidak mudah sama sekali dan semuanya terasa tegang. Aku mendapati dua ban depanku melepuh, tapi ini adalah start terbaik musim ini,” kata Hamilton yang juga menang di Paul Ricard tahun lalu itu.

Juara dunia lima kali itu kini mengemas rekor 79 kemenangan di karirnya, terpaut 12 kemenangan dari Michael Schumacher dengan 13 balapan tersisa musim ini.

Dengan hasil itu, Hamilton mengumpulkan 187 poin di puncak klasemen pebalap, sementara Bottas di peringkat dua dengan 151 poin.

Max Verstappen finis keempat untuk Red Bull mengungguli Sebastian Vettel yang finis kelima dengan tambahan satu poin karena mencetak waktu putaran tercepat pada dua lap terakhir berkat satu set ban baru.

“Akhir pekan ini tujuan utamanya adalah memperkecil jarak sebisa mungkin dan kami gagal,” kata Vettel yang sekarang terpaut 76 poin di belakang Hamilton.

“Kami harus memahami kenapa bagian-bagian yang kami bawa tidak bekerja dan semoga kami bisa mencoba lagi dan semoga trek di Austria pekan depan akan mendukung jalan kami.”

Baca juga:FIA tolak banding Ferrari soal penalti di Montreal, Vettel berang

Sementara itu, McLaren mengemas poin dari kedua pebalapnya di Prancis.

Carlos Sainz tampil impresif untuk McLaren dan finis P6 di depan pebalap Renault Daniel Ricciardo. Sementara Lando Norris mengamnakan poin terakhir yang tersedia bagi McLaren di finis P10.

Kimi Raikkonen finis P8 untuk Alfa Romeo, diikuti oleh Nico Hulkenberg di P9 untuk Renault.

Pebalap Racing Point Sergio Perez dan Lance Stroll finis P12 dan P13 di depan duo pebalap Toro Rosso Daniil Kvyat dan Alexander Albon.

Haas kembali mendapati hari yang berat ketika Kevin Magnussen hanya mampu finis P16 sementara rekan satu timnya, Romain Grosjean gagal menyelesaikan balapan.

Sementara itu Antonio Giovinazzi, yang start dari peringkat 10 besar, melorot ke P17 dengan dua strategi pitstop yang diterapkan Alfa Romeo.

Williams masih terpuruk di peringkat buncit walaupun Robert Kubica untuk kali pertamanya finis di depan rekan satu tim, George Russell, yang berada di P19.

Baca juga:Verstappen: Honda realistis dengan power unit baru di Prancis
Baca juga:Statistik GP Prancis

Felipe Massa Singgah di Jakarta

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Hamilton juarai GP Prancis, Mercedes kembali finis 1-2

Jakarta (ANTARA) – Mercedes kembali finis 1-2 ketika Lewis Hamilton menyentuh garis finis pertama GP Prancis di Sirkuit Paul Ricard, Le Castellet, Prancis pada Minggu, diikuti oleh rekan satu tim, Valtteri Bottas di tempat kedua.

Hamilton, yang start dari pole position, memenangi balapan seri kedelapan musim ini dengan jarak cukup jauh di depan, 18,056 detik dari pesaing terdekatnya, demikian laman resmi Formula 1.

Pebalap Ferrari Charles Leclerc melengkapi podium GP Prancis dengan finis ketiga, sementara rekan satu timnya, Sebastian Vettel harus puas finis kelima dengan jarak 62 detik di belakang sang juara namun mendapat tambahan satu poin karena mencetak waktu putaran tercepat di lomba.

Dengan hasil tersebut, Hamilton yang memimpin sepanjang lomba memperlebar jarak perolehan poin dari Bottas menjadi 36 poin dengan kemenangan ke-79 sepanjang karirnya itu.

Hamilton bisa menyamai rekor Michael Schumacher (91 kemenangan) dengan 13 balapan tersisa musim ini.

Kemenangan itu juga merupakan kali ke-10 secara beruntun bagi Mercedes. Delapan kemenangan diraih di awal musim ini, sementara dua kemenangan lainnya di dua seri balapan musim lalu.

Ini juga merupakan rekor finis 1-2 untuk ke-50 kalinya bagi tim berjuluk Silver Arrow itu.

Max Verstappen kembali mengamankan poin penting bagi Red Bull dengan finis keempat, sedangkan Pierre Gasly gagal menambah pundi-pundi poin dengan finis P11.

Sementara itu, McLaren mengemas poin dari kedua pebalapnya di Prancis.

Carlos Sainz tampil impresif untuk McLaren dan finis P6 di depan pebalap Renault Daniel Ricciardo. Sementara Lando Norris mengamnakan poin terakhir yang tersedia bagi McLaren di finis P10.

Kimi Raikkonen finis P8 untuk Alfa Romeo, diikuti oleh Nico Hulkenberg di P9 untuk Renault.

Pebalap Racing Point Sergio Perez dan Lance Stroll finis P12 dan P13 di depan duo pebalap Toro Rosso Daniil Kvyat dan Alexander Albon.

Haas kembali mendapati hari yang berat ketika Kevin Magnussen hanya mampu finis P16 sementara rekan satu timnya, Romain Grosjean gagal menyelesaikan balapan.

Sementara itu Antonio Giovinazzi, yang start dari peringkat 10 besar, melorot ke P17 dengan dua strategi pitstop yang diterapkan Alfa Romeo.

Williams masih terpuruk di peringkat buncit walaupun Robert Kubica untuk kali pertamanya finis di depan rekan satu tim, George Russell, yang berada di P19.

Baca juga:FIA tolak banding Ferrari soal penalti di Montreal, Vettel berang

Baca juga:Verstappen: Honda realistis dengan power unit baru di Prancis

Felipe Massa Singgah di Jakarta

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Oil Palm Marathon di Sumut targetkan 3.000 peserta

Medan (ANTARA) – Oil Palm Marathon 2019 “Run for Sustainable 0il Palm” yang akan digelar Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Sumut – Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNI) di Sumut, 13 Oktober menargetkan 3.000 peserta termasuk dari luar negeri.

“Kegiatan lari tingkat internasional dengan total hadiah Rp264 juta itu antara lain bertujuan untuk mengkampanyekan sawit,” ujar Ketua Panitia Oil Palm Marathon, H Kacuk Sumarto di Medan, Minggu.

Dia mengatakan itu usai “launching” Oil Palm Marathon yang ditandai dengan pagelaran lomba lari marathon 5 kilometer yang diikuti berbagai komunitas lari di Sumut, masyarakat lainnya serta pejabat dan karyawan perusahaan sawit.

Lomba lari itu dilepas Dirut Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) Dono Boestami.

Dia.menjelaskan, Oil Palm Marathon itu akan melintasi areal tiga perkebunan besar di Sumut yakni PT Socfindo, PT London Sumatera (Lonsum), dan PT Karya Hevea Indonesia di kawasan Kabupaten Serdang Bedagai, Sumut.

Peluncuran Oil Palm Marathon secara terbatas juga telah dilaksanakan di Graha Mandiri Jakarta beberapa waktu lalu.

Kacuk Sumarto didampingi panitia lainnya menjelaskan. lomba marathon terdiri dari 42 kliometer (42 K), 21 K, 10 K, dan 5 K.

‌Calon peserta dengan pendaftaran sistim online berbiaya Rp100.000 – Rp400.000 per orang akan mendapat banyak “kejutan” termasuk hadiah dari sponsor.

“Harapannya acara yang disponsori dan didukung BPDPKS dan Gerakan Indonesia Bersih, Kementerian Koordinator Kemaritiman itu semakin mengenalkan sawit,” katanya yang didampingi
Sekretaris Panitia Timbas Prasad Ginting.

Dewan Pembina GAPKI Pusat Joelfly Bachroeni juga menyebutkan IOPM merupakan bagian dari edukasi masyarakat Indonesia tentang sawit yang berkelanjutan.

Kampanye negatif sawit, katanya, harus terus ditekan dengan banyak cara mulai dari meningkatkan lingkungan yang sehat di persaawitan hingga edukasi kepada masyarakat dalam dan luar negeri.

Direktur Eksekutif GIMNI, Sahat Sinaga mengatakan, acara itu diharapkan semakin bisa mengkampanyekan secara positif sawit Indonesia.

“Dengan ikut lomba lari di perkebunan, peserta bisa melihat bagaimana sawit tidak merusak lingkungan dan produknya seperti minyak sawit juga sehat untukdikonsumsi,” katanya.

Pewarta: Evalisa Siregar
Editor: AA Ariwibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Drama warnai balapan Rio Haryanto di Suzuka

Jakarta (ANTARA) – Drama mewarnai balapan Rio Haryanto yang membela tim T2 Motorsports di seri ketiga balapan Blancpain GT World Challenge Asia yang berlangsung di Sirkuit Suzuka, Jepang, Minggu.

Di Race-2, Rio, start dari P18 menjadi pebalap pertama yang diturunkan T2 Motorsports dan tampil agresif dari awal hingga akhir.

Dalam waktu 10 menit, mantan pebalap Formula 1 itu mampu menyalip empat mobil di depan dan naik ke posisi 14.

Rio, yang membalap di kelas GT3 ProAm, memiliki jatah sebanyak 16 lap dan memanfaatkan setiap peluang untuk memperbaiki posisi hingga naik ke peringkat 7 di kelas keseluruhan.

Di putaran terakhirnya, Rio mendapat sorotan dari komentator lomba setelah melesat ke posisi 2 secara keseluruhan sebelum menyerahkan mobil Ferrari 488 GTB ke pebalap kedua T2 Motorsports, Gregory Teo, yang ditugasi untuk menyelesaikan paruh kedua balapan.

Teo menggantikan David Tjiptobiantoro khusus di Suzuka.

“Saya sudah berusaha memberikan hasil yang semaksimal mungkin di ajan balap kali ini dengan tampil kompetitif sehingga dapat menyusul cukup banyak driver,” kata Rio dalam pernyataan tertulis, Minggu.

Rio mendapati performa yang kuat sejak sesi latihan bebas di Suzuka pada Jumat dengan finis peringkat 2 secara keseluruhan dna juga peringkat 3 pada sesi latihan resmi pada hari Sabtu.

Sangat disayangkan, posisi yang diwariskan Rio di balapan tidak bisa diteruskan oleh pebalap kedua ketika mobil yang ia bawa ditabrak oleh salah satu mobil kelas GT4 dari belakang yang memupuskan kesempatan mereka untuk naik podium.

T2 Motorsports harus puas dengan finis ke peringkat 17 setelah insiden tersebut.

Tim Craft-Bamboo Racing dengan mobil Mercedes-AMG GT3 memenangi Race 2 di Sirkuit Suzuka tersebut, dengan tim Panther/AAS Motorsports sebagai runner-up dan tim Absolute Racing di peringkat tiga secara keseluruhan.

Sementara itu T2 Motorsports hingga balapan seri ketiga, berada di peringkat 12 klasemen konstruktor dengan mengemas enam poin.
 

Dukungan Mengalir untuk Rio Haryanto

Penerjemah: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: AA Ariwibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pebalap Mercedes akhiri kualifikasi GP Prancis di posisi teratas

Jakarta (ANTARA) – Lewis Hamilton melaju secara sensasional pada putaran terakhirnya dan mengamankan posisi teratas untuk ketiga kalinya di musim ini setelah berhasil menduduki posisi pertama di kualifikasi Grand Prix Prancis.

Hamilton juga mengalahkan rekan setimnya di Mercedes, yaitu Valtteri Bottas, dan mengungguli Ferrari yang harus berpuas diri di posisi ketiga dengan pebalap Charles Lecrerc.

Hamilton memastikan waktu terbaik pada putaran pertamanya dan kemudian menjadi lebih baik di putaran kedua dengan catatan trek baru, hampir tiga persepuluh detik lebih cepat dari Bottas yang membuat kesalahan pada putaran terakhirnya, menurut laporan formula1.com, Sabtu.

Baca juga: Mercedes dominasi sesi latihan bebas GP Prancis

Leclerc yang menjadi pebalap utama Ferrari berada tiga persepuluh detik lebih jauh dari Hamilton, sedangkan Sebastian Vettel yang menjadi rekan setimnya gagal menetapkan waktu putaran di putaran pertamanya dan berakhir dengan menempati posisi ketujuh.

McLaren mencurahkan kinerja terbaiknya di kualifikasi selama bertahun-tahun, yang hasilnya di GP Prancis menempatkan Lando Norris dan Carlos Sainz masing-masing di posisi kelima dan keenam.

Duo Mclaren itu menggunakan ban tipe lunak dan sedang di sepanjang sesi kualifikasi.

Daniel Ricciardo dari Renault memberikan hasil terbaiknya bagi tim kandang ini dengan berada di start kedelapan, di atas Pierre Gasly dan Antonio Giovinazzi.

Baca juga: FIA tolak permintaan Ferrari untuk meninjau ulang penalti Vettel
Baca juga: Soal penalti Vettel, Ferrari temui steward F1 jelang GP Prancis

Felipe Massa Singgah di Jakarta

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

FIA tolak banding Ferrari soal penalti di Montreal, Vettel berang

Jakarta (ANTARA) – Juara dunia empat kali Sebastian Vettel menyatakan dia tidak kaget pertemuan Ferrari dan steward pada Jumat hasilnya nihil dan mengritik keras panitia lomba.

Steward menolak bukti-bukti baru yang dibawa Ferrari di sela sela GP Prancis untuk melakukan peninjauan kembali keputusan penalti yang merampas kemenangan Vettel di GP Kanada dan menyebutnya “tidak ada elemen-elemen yang relevan yang baru dan penting.”

“Aku kira kita memiliki banyak halaman di regulasi yang jika kalian mau kita bisa menemukan satu paragraf yang tepat,” kata Vettel seperti dikutip AFP. “Kami jelas tidak berbagi pendapat yang sama dengan steward ketika balapan.”

Baca juga: FIA tolak permintaan Ferrari untuk meninjau ulang penalti Vettel

Baca juga:Vettel gagal juara karena penalti, ini komentar Hamilton

Seperti diketahui, Vettel yang start dari pole position di Kanada menyentuh garis finis pertama di depan Hamilton namun tidak ada perayaan kemenangan untuk Ferrari hari itu karena sang pebalap Jerman harus turun ke peringkat dua setelah mendapatkan hukuman lima detik karena re-entry yang membahayakan di trek.

Berada di bawah tekanan dari Hamilton, Vettel membuat kesalahan di putaran ke-48 ketika dia terlalu keras melintasi chicane dan melebar ke rumput di pinggir trek. Dia berhasil mengendalikan mobilnya untuk kembali ke trek di depan sang pebalap Inggris yang terpaksa melakukan pengereman keras agar terhindar dari terpojok ke pagar pembatas.

“Aku kira kami bisa membawa suatu (bukti) baru. Tampaknya, sekarang, mengecewakan karena tidak ada kemajuan, tapi ya sudah. Kita harus jalan terus,” kata sang pebalap Jerman.

Vettel juga berang dengan menyindir, “Sila lakukan apa yang kalian inginkan. Jika kalian tak senang dengan bagaimana kami membalap, maka bangun saja trek yang lain. segampang itu.”

“Kami punya tempat parkir mobil dengan garis lintasan dan kerb di atasnya. Itu faktanya dan seperti aku katakan bahwa terlalu banyak paragraf, tapi apa yang kalian ubah? Aku harap mereka bakar kertas-kertas itu,” kata Vettel kesal.

Usai GP Kanada, Ferrari ingin mengajukan banding terhadap keputusan steward atas Vettel tapi menariknya kembali.

Kemudian baru-baru ini, tim asal Italia itu meminta peninjauan kembali dari insiden di Montreal tersebut dengan mengklaim memiliki bukti-bukti baru.

Kepala tim Ferrari Mattia Binotto menyatakan jika keputusan itu menjadi awal kekecewaan terhadap Formula 1.

“Saya kira begitu, tak diragukan, kami semua di Ferrari sangat tidak senang dan kecewa,” kata Binotto.

“Kami kecewa, pastinya untuk Ferrari, tapi kami juga kecewa untuk para fans kami dan juga olahraga ini. Kami tak ingin berkomentar lebih lanjut lagi.” demikian Binotto.

Baca juga: Mercedes dominasi sesi latihan bebas GP Prancis

Baca juga: Verstappen: Honda realistis dengan power unit baru di Prancis
 

Felipe Massa Singgah di Jakarta

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

FIA tolak permintaan Ferrari untuk meninjau ulang penalti Vettel

Jakarta (ANTARA) – Federasi otomotif internasional FIA yang menaungi Formula 1 pada Jumat menolak permintaan Ferrari yang mengajukan peninjauan kembali keputusan yang merampas kemenangan Sebastian Vettel di balapan GP Kanada dua pekan lalu.

Ferrari sebelum sesi latihan bebas GP Prancis di Sirkuit Paul Ricard telah menemui steward balapan dan mengajukan bukti-bukti baru untuk ditinjau kembali.

Ferrari yang diwakili direktur sport Laurent Mekies telah mengajukan sejumlah elemen seperti analisis data telemetri dari mobil balap Vettel, analisa video dari kamera yang terpasang di mobil dan helm pebalap, video pasca balapan, juga analisa GPS dari jalur lintasan mobil dari kedua pebalap yang terlibat, Vettel dan Lewis Hamilton di GP Kanada.

“Steward memanggil tim (Document 47) dan menggelar sidang pada pukul 14:15 Jumat, 21 Juni, 2019. Steward mendengarkan perwakilan tim, Laurent Mekies, yang membuat presentasi untuk Steward,” demikian pernyataan tertulis FIA di laman resmi.

Setelah melakukan pemeriksaan bukti-bukti yang dibawa tim, steward menentukan hal sebagai berikut. “Keputusan: Tidak ada elemen-elemen relevan yang baru dan penting untuk pihak-pihak (yang terlibat) pada saat kompetisi yang bersangkutan.”

Dengan keputusan FIA tersebut, gelar juara GP Kanada tetap menjadi milik pebalap Mercedes Lewis Hamilton.

Baca juga:Bottas: jarak dengan Hamilton masih terbuka untuk perebutan gelar

Seperti diketahui, Vettel yang start dari pole position di Kanada menyentuh garis finis pertama di depan Hamilton namun tidak ada perayaan kemenangan untuk Ferrari hari itu karena sang pebalap Jerman harus turun ke peringkat dua setelah mendapatkan hukuman lima detik karena re-entry yang membahayakan di trek.

Berada di bawah tekanan dari Hamilton, Vettel membuat kesalahan di putaran ke-48 ketika dia terlalu keras melintasi chicane dan melebar ke rumput di pinggir trek. Dia berhasil mengendalikan mobilnya untuk kembali ke trek di depan sang pebalap Inggris yang terpaksa melakukan pengereman keras agar terhindar dari terpojok ke pagar pembatas.

Balapan dilanjutkan sementara insiden tersebut diinvestigasi oleh steward. Beberapa lap kemudian ketika Vettel diberitahu keputusan penalti tersebut, amarah sang juara dunia empat kali itu meledak seperti terdengar di radio komunikasi pebalap.

Pebalap McLaren Carlos Sainz turut berkomentar terkait penalti yang kontroversial itu.

“Ada aturan yang aku kira seharusnya tidak ada di sana, yang terlalu drastis dan terlalu hitam-putih dan tidak menerjemahkan dengan baik peraturan balapan, yaitu membalap dengan ketat dan menikmatinya,” kata pebalap asal Spanyol itu.

Baca juga:Penalti kontroversial rampas kemenangan Vettel di Kanada
Baca juga:Vettel gagal juara karena penalti, ini komentar Hamilton

Felipe Massa Singgah di Jakarta

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Mercedes dominasi sesi latihan bebas GP Prancis

Jakarta (ANTARA) – Mercedes mendominasi sesi latihan bebas GP Prancis di Sirkuit Paul Ricard, Le Castellet, Prancis, Jumat ketika kedua pebalapnya, Lewis Hamilton dan Valtteri Bottas mencatatkan waktu tercepat di kedua sesi.

Hamilton mencetak waktu tercepat di sesi FP1 dengan 1 menit 32,738 detik sementara Bottas di tempat kedua.

Pebalap asal Finlandia itu kemudian membalikkan keadaan di sesi latihan siang, FP2, dan memperbaiki catatan waktunya menjadi 1 menit 30,937 detik untuk menggeser Hamilton ke peringkat dua dengan selisih 0,424 detik.

Hamilton mengakhiri sesi latihan bebas di bawah investigasi karena terlibat insiden dengan pebalap Red Bull Max Verstappen. Sang pebalap Inggris keluar dari trek dan ketika masuk kembali ke lintasan dia berada di depan sang rival dari Belanda.

Baca juga: Bottas: jarak dengan Hamilton masih terbuka untuk perebutan gelar

Baca juga: Verstappen: Honda realistis dengan power unit baru di Prancis

Verstappen peringkat empat tercepat pada sesi pagi berkat power unit baru dari Honda namun turun ke peringkat enam di sesi latihan siang.

Pebalap Ferrari Charles Leclerc menjadi yang tercepat ketiga di dua sesi latihan hari itu.

Sementara itu pebalap tuan rumah Romain Grosjean melewatkan sebagian besar sesi latihan hari itu dengan hanya melahap sembilan putaran karena mobil Haas yang ia kendarai mengalami kebocoran air.

Mercedes, yang menikmati awal musim yang dominan dengan memenangi tujuh balapan yang telah digelar, kembali menjadi favorit juara di Prancis.

Tim asal Jerman itu mengincar kemenangan kedelapan secara beruntun musim ini di trek di mana Hamilton menjadi juara tahun lalu.

Hamilton sementara memuncaki klasemen pebalap dengan unggul 29 poin atas rekan satu timnya, Bottas.

Baca juga:Statistik GP Prancis

Felipe Massa Singgah di Jakarta

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sirotkin jadi pebalap cadangan McLaren

Jakarta (ANTARA) – Pebalap Rusia Sergey Sirotkin resmi menjadi pebalap cadangan McLaren dan Renault musim ini, umum tim Formula Satu ini di Grand Prix Prancis, hari ini.

Renault sudah menunjuk mantan pebalap Williams itu Februari lalu, dan McLaren menyatakan kesepakatan telah dicapai bahwa Sirotkin akan mengisi tempat jika Carlos Sainz atau Lando Norris absen.

“Ini sebuah solusi yang bijaksana bagi McLaren pada 2019,” kata team principal McLaren Andreas Seidl seperti dikutip Reuters.

“Sergey adalah kuantitas yang termasyur, memiliki poin lisensi super yang dibutuhkan, dan sejalan dengan penyedia mesin kami, Renault, oleh karena itu dia kandidat nyata.”

Sirotkin (23) juga akan tetap membalap untuk SMP Racing pada Kejuaraan Dunia Ketahanan. Dia akan menghadiri setiap grand prix tersisa tahun ini.

Baca juga: Honda realistis dengan power unit baru di Prancis

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bottas: jarak dengan Hamilton masih terbuka untuk perebutan gelar

Jakarta (ANTARA) – Pebalap Mercedes Valtteri Bottas menyatakan jika perburuan gelar juara masih terbuka lebar walaupun terpaut 29 poin di belakang rekan satu timnya, Lewis Hamilton, yang memimpin klasemen pebalap sementara.

Dengan 14 balapan tersisa, masih ada total 364 poin yang bisa diperebutkan hingga akhir musim balapan Formula 1.

“Aku tak ragu. Aku masih ingat kemenangan terakhirku, pole position terakhirku, masih seperti kemarin,” kata Bottas jelang GP Prancis, seperti dikutip laman resmi Formula 1.

“Jarak poin dengan Lewis masih memungkinkan. Ada 14 balapan tersisa dan itu adalah poin yang banyak, jadi aku harus mencoba meraih kemenangan itu, mengemas poin yang banyak.”

Musim ini pebalap asal Finlandia itu menemukan performa yang lebih baik dari tahun lalu setelah memenangi balapan seri pembuka di Australia dan mengungguli rekan satu timnya.

Walaupun meraih tiga pole position musim ini, lebih banyak dari Hamilton yang hanya dua, Bottas hanya mampu menambah satu kemenangan di Baku sementara rekan satu timnya telah mengemas lima kemenangan.

Baca juga:Hamilton bertekad perpanjang rekor menang Mercedes

Bottas mendapati pekan yang sulit di GP Kanada dengan membuat sejumlah kesalahan di Q3 yang menyebabkan dia tergelincir ke posisi start 6, namun mampu finis keempat. Sementara Hamilton merebut juara di Montreal dari Sebastian Vettel yang terkena penalti di akhir lomba.

Bottas pun mengakui persaingan dengan Hamilton lebih kompetitif musim ini.

“Aku rasa momentumnya akan berubah dari satu balapan ke balapan lainnya sepanjang tahun ini dan untuk alasan tertentu, aku belum bisa memaksimalkan poin di dua balapan terakhir,” kata Bottas.

Selain itu, di Sirkuit Paul Ricard, Bottas akan mengantisipasi perlawanan ketat dari Ferrari yang akan diuntungkan dengan kecepatan di lintasan lurus trek di Prancis bagian selatan itu.

“Itu akan menjadi keuntungan bagi Ferrari di kualifikasi, khususnya di lintasan lurus, jadi kami menantikan pertarungan yang ketat dan tidak menganggap kami sudah di depan ketika tiba di sini.”

Baca juga:Soal penalti Vettel, Ferrari temui steward F1 jelang GP Prancis
Baca juga:Verstappen: Honda realistis dengan power unit baru di Prancis

Felipe Massa Singgah di Jakarta

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Verstappen: Honda realistis dengan power unit baru di Prancis

Jakarta (ANTARA) – Pebalap Red Bull Max Verstappen menyatakan jika Honda realistis dengan langkah mereka yang membawa power unit baru ke GP Prancis, Minggu (24/6) untuk meramaikan persaingan.

“Sebuah langkah maju yang tidak banyak,” kata Verstappen seperti dikutip laman resmi Formula 1, Jumat.

“Ini tidak akan cukup untuk menantang Ferrari dan Mercedes di lintasan lurus tapi setiap hal akan membantu kami. Kami hanya perlu menekan terus.”

Terakhir kali Honda membawa power unit baru, spesifikasi 2, di GP Azerbaijan pada April dan merasakan peningkatan reliabilitas dan sedikit tambahan tenaga dari sana.

Empat balapan berikutnya, di Prancis, Honda terus mengejar ketertinggalan mereka dengan power unit spec-3 yang lebih fokus ke peningkatan performa.

Dua pebalap Red Bull, Max Verstappen dan Pierre Gasly serta pebalap Toro Rosso Daniil Kvyat akan mendapatkan mesin pengapian dalam (ICE) dan turbocharger terbaru dari Honda.

Namun, Kvyat akan mendapatkan penalti mundur posisi start karena telah melebihi alokasi ICE yang dibolehkan, yaitu tiga selama satu musim. Oleh karena itu Toro Rosso memutuskan tidak memberikan power unit baru kepada rekan satu timnya, Alexander Albon untuk menghindari kedua pebalapnya terkena hukuman.

Baca juga:Red Bull pakai mesin baru Honda, Pierre Gasly berkomentar
Baca juga:Ferrari bawa “evolusi kecil” ke GP Prancis

“Tak pernah meleset dari apa yang mereka janjikan jadi itu bagus. Mereka sangat realistis dan jujur tentang itu. Itu lebih penting dari sekedar menjanjikan sesuatu namun tidak terpenuhi. Mereka jelas bekerja sehingga mencapai target tentunya,” kata Verstappen soal Honda.

“Sebagai pebalap kalian pasti ingin lebih, tapi mereka tahu itu dan mereka sedang bekerja keras. Kami telah mengatakan sejak awal musim jika ada hal yang lebih baik maka bawa saja, kami tak akan menunggu.”

“Kami akan mendapat penalti suatu ketika di musim ini, tapi itu tak masalah, kami hanya ingin mencari performa,” kata pebalap asal Belanda itu.

Dalam memproduksi power unit spec-3 itu, Honda memperbaharui bagian turbocharger dengan berkolaborasi dengan departemen mesin Aero khususnya di area desain aerodinamika.

“Data kami menunjukkan peningkatan kekuatan pada versi power unit kami sebelumnya, akan tetapi kami sadar jika kami belum mendapatkan angka seperti yang dimiliki pabrikan lainnya yang memimpin kejuaraan ini,” ungkap Direktur Teknis F1 dari Honda Toyoharu Tanabe.

Langkah Honda membawa power unit ketiga mereka itu dipandang berani oleh penulis senior F1 Lawrence Barretto karena biasanya pabrikan akan menunggu sampai GP Belgia atau Italia setelah libur musim panas.

Walau demikian, ini merupakan salah satu langkah pabrikan mesin asal Jepang itu untuk memperkecil jarak dengan tim-tim papan atas di F1 seperti Ferrari dan Mercedes.

Baca juga:Statistik GP Prancis
Baca juga:GP Prancis, Ujian trek Paul Ricard yang merata

Felipe Massa Singgah di Jakarta

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Red Bull pakai mesin baru Honda, Pierre Gasly berkomentar

Jakarta (ANTARA) – Pebalap Red Bull Pierre Gasly siap menjajal power unit baru Honda di balapan GP Prancis akhir pekan ini namun sang pebalap tuan rumah tak berharap banyak dengan power unit spec-3 yang mereka bawa.

“Kami punya (mesin) Honda Spec-3 baru,” kata Gasly dalam jumpa pers jelang GP Prancis, di Sirkuit Paul Ricard, Prancis, Kamis.

“Mesin yang sebelumnya melihat sisi reliabilitas sementara yang satu ini akan lebih fokus ke performa,” kata Gasly seperti dikutip Reuters.

Upgrade power unit Honda itu akan berupa mesin pengapian dalam baru (ICE) dan turbocharger.

Terakhir kali Honda membawa power unit baru, spesifikasi 2, di GP Azerbaijan pada April dan merasakan peningkatan reliabilitas dan sedikit tambahan tenaga dari sana.

Dua pebalap Red Bull, Max Verstappen dan Pierre Gasly serta pebalap Toro Rosso Daniil Kvyat akan mendapatkan komponen mesin baru dari Honda itu.

Namun Kvyat akan mendapatkan penalti mundur posisi start karena telah melebihi alokasi ICE yang dibolehkan, yaitu tiga selama satu musim. Oleh karena itu Toro Rosso memutuskan tidak memberikan power unit baru kepada rekan satu timnya, Alexander Albon untuk menghindari kedua pebalapnya terkena hukuman.

“Kami tidak berharap perubahan besar dari situ. Saya rasa performa secara umum akan sedikit meningkat tapi sepertinya tak akan berubah secara masif,” kata rekan satu tim Max Verstappen itu.

“Kita lihat apa yang bisa kami lakukan di akhir pekan ini,” kata dia.

Langkah Honda membawa power unit ketiga mereka itu dipandang berani oleh penulis senior F1 Lawrence Barretto karena biasanya pabrikan akan menunggu sampai GP Belgia atau Italia setelah libur musim panas.

Walau demikian, ini merupakan salah satu langkah pabrikan mesin asal Jepang itu untuk memperkecil jarak dengan tim-tim papan atas di F1 seperti Ferrari dan Mercedes.

Baca juga:Statistik GP Prancis

Baca juga:Ferrari bawa “evolusi kecil” ke GP Prancis

Felipe Massa Singgah di Jakarta

Penerjemah: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: AA Ariwibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Soal penalti Vettel, Ferrari temui steward F1 jelang GP Prancis

Jakarta (ANTARA) – Ferrari akan menemui steward Formula 1 di GP Prancis pada Jumat, setelah meminta peninjauan kembali keputusan yang merenggut gelar juara Sebastian Vettel di Kanada dua pekan lalu.

FIA menyatakan pada Kamis jika perwakilan tim telah diminta untuk menemui steward yang bertugas ketiga GP Kanada pada pukul 14:15 waktu setempat (12:15 GMT) atau setelah sesi latihan bebas pertama di Sirkuit Paul Ricard, Le Castellet, demikian Reuters.

Sebelumnya, Ferrari pada Senin telah meminta peninjauan kembali keputusan steward yang memberi penalti lima detik kepada Vettel di Montreal.

Vettel yang start dari pole position dan finis pertama di Kanada harus turun ke peringkat dua ketika penalti lima detik itu diberlakukan sehingga gelar juara GP Kanada jatuh ke tangan pebalap Mercedes Lewis Hamilton.

Baca juga:Hasil GP Kanada, Hamilton raih kemenangan kontroversial

Berada di bawah tekanan dari Hamilton, Vettel membuat kesalahan di putaran ke-48 ketika dia terlalu keras melintasi chicane dan melebar ke rumput di pinggir trek. Dia berhasil mengendalikan mobilnya untuk kembali ke trek di depan sang pebalap Inggris yang terpaksa melakukan pengereman keras agar terhindar dari terpojok ke pagar pembatas.

Balapan dilanjutkan, sementara insiden tersebut diinvestigasi oleh steward. Beberapa lap kemudian ketika Vettel diberitahu keputusan penalti tersebut, amarah sang juara dunia empat kali itu meledak seperti terdengar di radio komunikasi pebalap.

Sang pebalap Jerman itu kini terpaut 62 poin dari Hamilton yang berada di puncak klasemen pebalap.

Mercedes telah menyapu bersih kemenangan di tujuh balapan musim ini, dan sembilan secara beruntun jika dua kemenangan di dua balapan terakhir musim lalu diikutsertakan.

Ferrari tak langsung protes ketika hukuman itu dijatuhkan. Namun, dengan bukti-bukti baru, tim asal Italia itu mengajukan banding. Namun, mereka tidak mau mengungkapkan detil dari bukti yang mereka bawa dengan alasan “tingkat sensitivitas persoalan”.

Baca juga:Ferrari bawa “evolusi kecil” ke GP Prancis
Baca juga:GP Prancis, Ujian trek Paul Ricard yang merata
 

Felipe Massa Singgah di Jakarta

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Musim balap 2019, Ali Adrian naik ke kelas Superbike

Jakarta (ANTARA) – Pebalap nasional Ali Adriansyah Rusmiputro secara resmi naik ke kelas Asian Superbike 1.000 CC di musim balap 2019, setelah sebelumnya berada di kelas World Supersport 300.

Rencananya, Ali akan memulai debutnya dalam kelas balap yang baru diadakan oleh FIM Asia Road Racing Championships (ARRC) itu di seri sirkuit Suzuka Jepang pada 28-30 Juni dengan menunggangi BMW S1000RR.

“Besok langsung ikut balap ke Jepang, persiapannya ya mulai dari fisik, termasuk menaikkan masa otot, karena beban motor kan lebih besar. Tapi bisa dibilang mulai dari nol lagi, karena perlu adaptasi dengan pranata balapan, motornya juga,” tutur Ali dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis.

Selain baru pertama kali mengikuti kelas Superbike, pebalap berusia 26 tahun ini juga untuk pertama kalinya menjajal kuda besi pabrikan asal Eropa, yang sebelumnya selalu menggunakan motor buatan Jepang.

Menyikapi hal itu, Ali mengaku perlu beradaptasi guna mengetahui performa dan karakteristik mesin balapnya dengan sesekali menggunakannya di jalan raya.

“Sebelumnya belum pernah pakai motor Eropa, selalu Jepang. Untungnya sudah diberi kesempatan untuk uji kendaraan di jalan untuk merasakan ‘feeling’-nya. Semoga bisa beradaptasi dengan cepat, sehingga semua hal teknis sudah diantisipasi sebelum balapan,” pungkas Ali.

Dalam catatan karir barunya ini, Ali masih disponsori oleh Pertamina Lubricant, anak perusahaan Pertamina yang bergerak di bidang usaha pelumas otomotif.

Menurut Direktur Penjualan dan Pemasaran Pertamina Lubricants, Andria Nusa, keterlibatan Pertamina dalam mendukung kiprah balap Ali bukan yang pertama kali dilakukan, namun sudah sejak tahun 2014.

Pertamina Lubricants pun menaruh harapan besar pada Ali, dengan ambisi bisa ikut serta dalam kancah balap MotoGP yang direncanakan akan digelar di Indonesia pada tahun 2021.

“Dari awal kami sudah lihat talenta Ali, kami harap dia bisa berprestasi terus dan ke depannya semoga bisa naik kelas lagi ke MotoGP, ikut balap di Mandalika tahun 2021,” tutur Andria.

Ali Adrian akan berlaga dalam empat putaran, dimulai di Jepang pada 28-30 Juni, lalu di Zhuhai International Circuit China (9-11 Agustus), Sepang International Circuit Malaysia (19-22 September), dan terakhir di Chang International Circuit Thailand (29 November-1 Desember).

Baca juga: Empat pebalap Honda Indonesia siap tampil di seri kedua ARRC

325 Komunitas otomotif se-Jabar deklarasi Pemilu Aman

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Hamilton bertekad perpanjang rekor menang Mercedes

Jakarta (ANTARA) – Lewis Hamilton bertekad kian mencengkeram kepemimpinan dalam klasemen dan memperpanjang rekor tak terkalahkan Mercedes menjadi 10 balapan dengan berusaha menjuarai Grand Prix Prancis akhir pekan ini.

Juara dunia lima musim terakhir ini beruntung menang di Kanada dua pekan lalu ketika pebalap Ferrari Sebastian Vettel secara kontroversial terkena penalti, menjuarai sirkuit Le Castellet tahun lalu dan sekarang memburu kemenangan keenamnya tahun ini sekaligus ke-79 dalam karirnya.

Jika dia, atau rekan satu timnya Valtteri Bottas, berhasil memenangi GP Prancis, Si Panah Perak Mercedes memenangkan semua dari delapan pertarungan tahun ini setelah finis tahun lalu dengan hanya memenangi dua sirkuit.

Tetapi, setelah latihan akhir pekan lalu di Montreal dimana juara dunia empat kali Vettel menduduki pole position dan finis urutan pertama, Hamilton dan Mercedes mulai mengkhawatirkan tanda-tanda terlalu berpuas diri.

Kepala tim Toto Wolff mengakui, “Kanada sudah menjadi hal yang memperingkatkan kami. Setelah menjalankan keandalan yang sangat baik dalam enam balapan pertama, kami mengalami sejumlah masalah yang hampir semuanya karena ulah sendiri.”

Baca juga: Ferrari bawa “evolusi kecil” ke GP Prancis

Dia mengaku tim akan belajar dari setiap masalah dan berterima kasih kepada para mekanik Mercedes atas kerja hebat mereka.

“Kami memperkirakan pertarungan keras lainnya di Prancis. Sirkuit Prancis memiliki beberapa kemiripan dengan Montreal dan jalur lurus panjang menghadirkan tantangan kepada kami,” kata Wolff seperti dikutip AFP. “Kami menunggu kesempatan menempatkan kembali beberapa hal dengan benar.”

Hamilton menang di GP Prancis tahun lalu karena membalap dari pole position. Kini dia tampil lebih matang, bahkan Bottas yang memakai mesin yang sama pun kesulitan menyainginya. Bottas sudah dua kali menang tahun ini.

Ferrari telah menunjukkan tanda-tanda bangkit kembali di Montreal yang sirkuitnya cocok dengan mesin Ferrari, tetapi Mercedes bernafsu menyamai atau melewati rekor McLaren menang 11 balapan berturut-turut pada 1988.

Baca juga: Honda bawa power unit baru untuk Red Bull dan Toro Rosso di Prancis

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sirkuit Motorcross Jakabaring segera rampung

Palembang (ANTARA) – Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru memastikan sirkuit motorcross Jakabaring segera rampung dibangun untuk digunakan dalam kejuaraan dunia mendatang karena pengerjaannya sudah dilakukan maksimal.

Di Palembang, Kamis, Herman yang meninjau venue ini  memperkirakan sirkuit rampung dalam waktu dekat dan menyebut pengerjaan sirkut sudah sesuai harapan dengan sudah mencapai kemajuan hampir 60 persen.

Menurut dia, jika tanah masuk tepat waktu maka dalam jangka waktu 4-5 hari sirkuit ini selesai.

Sumatera Selatan membangun sirkuit ini karena dipercaya menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Motorcross Grand Prix (MXGP).

Heru berjanji untuk kian gencar mempromosikan kejuaraan tingkat dunia itu yang disebutnya akan dijadikan agenda tahunan sehingga Sumsel semakin dikenal dunia.

“Namun yang penting lagi dengan adanya kejuaraan international MXGP itu akan mampu mendongkrak semangat dan mengajak para generasi muda yang hobi motor dapat menyalurkan bakatnya,” kata dia.

Kejuaraan ini akan dijadikan ajang menggali bakat dari seluruh Sumatera Selatan karena banyak sekali crosser alami yang bingung menyalurkan bakat sehingga sirkuit ini bisa menampung mereka.

Dia mengatakan, setelah selesai MXGP internasional akan menggelar kejurnas  memperebutkan piala gubernur Sumsel.

Herman menginginkan provinsinya tidak hanya sukses menjadi penyelenggara kejuaraan internasional tetapi memumculkan atleta-atlet berprestasi.

Dia ingin olahraga langsung menyentuh ke rakyat seperti MXGP yang disebutnya ujian untuk Sumatera Selatan.

Baca juga: Sirkuit MotoGP akan kelilingi Danau Jakabaring

Pewarta: Ujang Idrus
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Statistik GP Prancis

Jakarta (ANTARA) – Balapan akhir pekan ini akan menjadi Grand Prix Prancis ke-60 dalam sejarah. Hanya Lewis Hamilton (2018) dan Kimi Raikkonen (2007) yang pernah menang di GP Prancis, setelah absen selama satu dekade dan baru kembali ke kalender F1 pada 2018.

Balapan tahun lalu di Le Castellet adalah yang pertama sejak 1990, di mana saat itu pebalap Prancis Alain Prost mempersembahkan kemenangan ke-100 untuk Ferrari, demikian Reuters.

Minggu nanti akan menjadi GP ke-16 di sirkuit yang terletak di Prancis bagian selatan itu.

Saat ini, ada dua pebalap Prancis yang berlaga, yaitu Romain Grosjean (Haas) dan Pierre Gasly (Red Bull).

Baca juga:Honda bawa power unit baru untuk Red Bull dan Toro Rosso di Prancis

Jumlah kemenangan
Hamilton mengantongi 78 kemenangan dari 236 balapan sepanjang karirnya. Rekor itu mendekati catatan kemenangan Michael Schumacher yaitu 91 kemenangan.

Pebalap asal Inggris itu telah menang 56 kali dari 107 balapan di era mesin V6 turbo hybrid yang dimulai pada 2014.

Vettel menjadi pebalap ketiga dengan jumlah kemenangan terbanyak yaitu 52.

Ferrari telah menang sebanyak 235 balapan sejak musim pertama F1 pada 1950, diikuti oleh McLaren dengan 182, Williams 114, Mercedes 94, dan Red Bull 59.

McLaren dan Williams belum pernah memenangi balapan lagi sejak terakhir kali pada 2012.

Pole position
Hamilton menjadi pemegang rekor pole position terbanyak sepanjang karir dengan 85 kali, sedangkan Vettel sebanyak 56.

Hanya dua dari tujuh balapan di awal musim ini dimenangi pebalap yang start dari pole position yaitu Valtteri Bottas di Azerbaijan dan Lewis Hamilton di Monako.

Podium
Hamilton mengemas 141 finis podium selama karirnya dan membutuhkan finis di peringkat tiga teratas di setiap balapan musim ini jika ingin menyamai rekor Michael Schumacher yaitu 155 kali podium. Vettel naik podium sebanyak 115 kali.

Mercedes telah memenangi tujuh balapan musim ini dan sembilan kali secara beruntun setelah ditambah kemenangan di dua balapan terakhir musim lalu.

Rekor kemenangan beruntun sepanjang masa masih dipegang Ferrari dengan 14 gelar juara GP pada 1952-53 walaupun catatan itu termasuk kemenangan di Indianapolis yang kala itu menjadi bagian kejuaraan dunia.

Di era modern, McLaren pernah menang 11 kali beruntun pada 1988, sedangkan Mercedes menang 10 kali secara beruntun pada 2016.

Baca juga:GP Prancis, Ujian trek Paul Ricard yang merata

Sirkuit Paul Ricard
Panjang lintasan: 5,842 km
Jarak total balapan: 309,69 km (53 lap)

Pole position 2018: Lewis Hamilton
Juara 2018: Lewis Hamilton

Rekor waktu putaran tercepat: 1 menit 34,225 detik oleh Valtteri Bottas (Finlandia/Mercedes), 2018.

Balapan GP Prancis akan digelar Minggu (23/6) mulai pukul 20:10 WIB.

Baca juga:Ferrari bawa “evolusi kecil” ke GP Prancis

Felipe Massa Singgah di Jakarta

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Honda bawa power unit baru untuk Red Bull dan Toro Rosso di Prancis

Jakarta (ANTARA) – Honda akan membawa power unitspesifikasi ketiga mereka di balapan GP Prancis, Sirkuit Paul Ricard, akhir pekan ini untuk Red Bull dan Toro Rosso.

Upgrade power unit Honda itu akan berupa mesin pengapian dalam baru (ICE) dan turbocharger, demikian laman resmi Formula1, Rabu.

Terakhir kali Honda membawa power unit baru, spesifikasi 2, di GP Azerbaijan pada April dan telah merasakan peningkatan reliabilitas dan sedikit tambahan tenaga dari sana.

Baca juga:Red Bull klaim RB15 lebih cepat dari Ferrari di Baku

Empat balapan berikutnya, di Prancis, Honda terus mengejar ketertinggalan mereka dengan power unit spec-3 yang lebih fokus ke peningkatan performa.

Dua pebalap Red Bull, Max Verstappen dan Pierre Gasly serta pebalap Toro Rosso Daniil Kvyat akan mendapatkan komponen mesin baru dari Honda itu.

Namun Kvyat akan mendapatkan penalti mundur posisi start karena telah melebihi alokasi ICE yang dibolehkan, yaitu tiga selama satu musim. Oleh karena itu Toro Rosso memutuskan tidak memberikan power unit baru kepada rekan satu timnya, Alexander Albon untuk menghindari kedua pebalapnya terkena hukuman.

“Perubahan dari spesifikasi sebelumnya lebih kepada ICE dan turbocharger. Dalam hal ini, ilmuwan kami di Sakura, fasilitas Japan R&D telah bekerja erat dengan departemen-departemen lain di dalam Honda, khsusunya departemen pengembangan mesin aero,” ungkap Direktur Teknis F1 dari Honda Toyoharu Tanabe.

Dalam memproduksi power unit spec-3 itu, Honda memperbaharui bagian turbocharger dengan berkolaborasi dengan departemen mesin Aero khusunya di area desain aerodinamika.

“Data kami menunjukkan peningkatan kekuatan pada versi power unit kami sebelumnya, akan tetapi kami sadar jika kami belum mendapatkan angka seperti yang dimiliki pabrikan lainnya yang memimpin kejuaraan ini,” kata Tanabe.

Langkah Honda membawa power unit ketiga mereka itu dipandang berani oleh penulis senior F1 Lawrence Barretto karena biasanya pabrikan akan menunggu sampai GP Belgia atau Italia setelah libur musim panas.

Walau demikian, ini merupakan salah satu langkah pabrikan mesin asal Jepang itu untuk memperkecil jarak dengan tim-tim papan atas di F1 seperti Ferrari dan Mercedes.

Baca juga:GP Prancis, Ujian trek Paul Ricard yang merata

Felipe Massa Singgah di Jakarta

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Aris Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

GP Prancis, Ujian trek Paul Ricard yang merata

Jakarta (ANTARA) – Akhir pekan ini, sirkut balapan jet darat Formula 1 akan menyambangi Sirkuit Paul Ricard di Prancis sebagai gelaran seri kedelapan musim ini.

Sirkuit sepanjang 5,842 km itu memiliki desain trek yang tidak menuntut mobil untuk kuat di satu area spesifik namun kombinasi keunggulan di setiap area seperti halnya karakter Sirkuit Barcelona-Catalunya.

Paul Ricard telah mengalami renovasi besar-besaran pada awal 2000 dan sejak itu menjadi salah satu fasilitas pengujian performa tingkat tinggi juga tuan rumah balapan GP Prancis sekarang.

Seperti diungkapkan kontributor teknis Formula 1, Mark Hughes dan Giorgio Piola, sektor pertama, yang dipenuhi sejumlah tikungan sempit menuntut tingkat pengereman, kelincahan, keseimbangan kecepatan rendah dan downforce sementara tikungan 3 menawarkan peluang bagi pebalap untuk melakukan overtake.

Di sektor selanjutnya, mobil balap didorong untuk mencapai batas performanya di mana pebalap bisa menggeber mobilnya hingga di atas 300 km per jam sebelum bertemu chicane di tengah lintasan lurus Mistral Straight, kemudian berhadapan dengan chicane lagi ketika mendekati tikungan cepat Signes yang membutuhkan kekuatan mobil dan efisiensi aerodinamika yang bagus.

Menuju sektor tiga, kembali kelincahan dan kecepatan berbelok mobil diuji hingga menuju garis finis.

Walaupun sirkuit itu tidak selalu menuntut kekuatan pengereman di setiap putaran seperti di Montreal, Paul Ricard memiliki satu titik pengereman terkeras di Tikungan 8, yaitu chicane yang memotong Mistral Straight.

Di sana, mobil bisa mendekat dengan kecepatan 332 km per jam dan direm hingga melambat menjadi 192 km per jam hanya dalam 1,51 detik, demikian menurut pabrikan rem Brembo.
 

Tim tuan rumah, Renault, berharap akan bisa mengulangi penampilan kuatnya di Montreal ketika mereka tiba di Le Castellet akhir pekan ini.

Butuh tujuh kali balapan bagi Renault untuk bisa pertama kalinya mencetak dua digit poin musim ini ketika dua pebalapnya, Daniel Ricciardo dan Nico Hulkenberg berturut-turut finis P6 dan P7 di Kanada.

Montreal menjadi saksi bagaimana Ricciardo mencetak hasil kualifikasi terbaiknya sejak GP Jepang 2010 dengan start di P4, terpaut 0,831 detik di belakang pole sitter Sebastian Vettel dari Ferrari.

Dengan mengemas total 14 poin di Kanada, sama banyaknya dari yang mereka dapat di enam balapan pertama, Renault pun meloncat dari peringkat delapan konstruktor ke peringkat lima usai hasil buruk di awal musim.

Renault pun akan membawa sejumlah update suku cadang yang akan dipasang di sasis mobil mereka di Prancis.

“Prancis jelas pencapaian yang penting,” ungkap kepala tim Renault Cyril Abiteboul kepada Formula1.com.

“Bukan hanya ini Grand Prix di rumah, di Le Castellet, tapi juga kesempatan untuk mendemonstrasikan kemajuan selanjutnya dari daya saing kami.”

“Sementara Kanada, Sirkuit yang sensitif dengan tenaga mesin, menekankan kemajuan di performa mesin kami, Prancis akan melihat sejumlah bagian pengembangan dari sasis yang akan kami bawa.”

Ricciardo pun merasakan perkembangan pesat Renault setelah Kanada dan berharap hasil baik akhir pekan nanti.

“Tim memiliki laju yang bagus tahun lalu, jadi ada perasaan yang bagus di sini. Kami membawa sejumlah upgrade, yang berarti awal dari tren kecepatan sebenarnya dari kami. Mereka pun bekerja dengan baik, dan mobil terasa lebih baik, aku juga semakin yakin dan aku bisa lebih mengenalnya dengan baik,” kata Ricciardo.

Sedangkan Ferrari akan membawa sejumlah komponen yang mereka sebut sebagai “evolusi kecil” ke Prancis setelah gelar juara Sebastian Vettel di Kanada dicopot berkat hadiah penalti. Ferrari dikabarkan masih mengejar peninjauan ulang keputusan steward itu.

Kepala tim Ferrari Mattia Binotto mengungkapkan bahwa evolusi kecil yang mereka bawa itu adalah elemen-elemen sebagai salah satu langkah penting dalam menentukan arah pengembangan mobil ke depannya.

Update yang mereka bawa bukan lah solusi dari masalah yang ditemui oleh tim, namun umpan balik dari bagian itu akan sangat penting untuk langkah ke depan yang akan mereka ambil.

“Paul Ricard selalu menjadi sirkuit yang menantang bagi kami tahun lalu dan kami tahu trek semacam ini bukan yang bersahabat bagi paket kami, tapi segalanya mungkin terjadi jadi kami siap melakukan yang terbaik,” kata Binotto.

Baca juga:Penalti kontroversial rampas kemenangan Vettel di Kanada

Baca juga:Ferrari bawa “evolusi kecil” ke GP Prancis

Di kubu rival, Mercedes masih menjadi favorit juara di Paul Ricard di mana Lewis Hamilton finis pertama di sana tahun lalu dari pole position.

Hamilton telah menjuarai lima balapan sementara rekan satu tim, Valtteri Bottas dengan dua gelar juara Grand Prix musim ini. Mercedes bisa memperpanjang rekor kemenangan beruntunya menjadi dua digit mengingat sang pebalap asal Inggris memenangi dua balapan terakhir musim lalu untuk mempersembahkan gelar juara dunia bagi Mercedes.

Mercedes bisa mengulangi rekor 10 kemenangan beruntunnya pada 2016 lalu seperti halnya yang diraih Ferrari pada 2002.

“Kami berharap pertarungan yang ketat di Prancis… sirkuit ini memiliki kemiripan dengan Montreal dan lintasan lurus panjangnya akan menjadi tantangan bagi kami,” kata bos Mercedes Toto Wolff kepada Reuters.

Namun demikian, berbeda dengan Kanada, karakteristik tikungannya tersebar di seluruh rentang kecepatan dan bisa menjadi keuntungan bagi tim Silver Arrow.

Hamilton menuju seri kedelapan musim ini masih kokoh di puncak klasemen dengan 162 poin, diikuti oleh rekan satu timnya, Bottas di peringkat kedua dengan 133 poin. Mercedes pun menyapu bersih kemenangan di tujuh seri awal musim ini, lima di antaranya dengan finis 1-2.

Usai mendapat hadiah juara di Kanada, berkat rival Sebastian Vettel yang terkena penalti lima detik yang merampas podium juaranya di Montreal, Hamilton akan mengincar kemenangan ke-78 selama karirnya di balapan.

“Aku akan kembali dengan lebih kuat di balapan selanjutnya dan berharap tak mengulangi kesalahan yang sama pada Jumat,” kata pebalap yang sempat melintir dan menabrak tembok pembatas di Kanada itu.

Baca juga:Vettel gagal juara karena penalti, ini komentar Hamilton
 

Red Bull, yang finis kedua di Paul Ricard musim lalu, juga akan memanaskan persaingan di akhir pekan nanti.

“Aku merasa nyaman dengan mobil ini jadi aku harap bisa menantang pebalap terdepan lebih dekat lagi,” ungkap Max Verstappen, runner-up GP Prancis tahun lalu itu.

Honda pun akan membawa upgrade mesin pengapian dalam (ICE) dan turbocharger ke Prancis.

Upgrade power unit yang dijuluki Spec 3 itu akan digunakan oleh dua pebalap Red Bull Max Verstappen dan Pierre Gasly dan pebalap Toro Rosso Daniil Kvyat.

Tidak akan ada penalti untuk pebalap Red Bull, namun Kvyat dan rekan satu timnya Alexander Albon telah menggunakan tiga mesin pengapian dalam sebelumnya balapan di Prancis. Menggunakan unit keempat berarti mendapatkan konsekuensi penalti mundur posisi start.

Balapan GP Prancis akan digelar Minggu (23/6) mulai pukul 20:10 WIB.

Baca juga:Hasil GP Kanada, Hamilton raih kemenangan kontroversial

Felipe Massa Singgah di Jakarta

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Lokasi kejuaraan Motorcross Grand Prix Palembang dialihkan

Palembang (ANTARA) – Lokasi kejuaraan Motorcross Grand Prix yang semula direncanakan di kawasan olahraga terpadu Palembang dialihkan di dekat hotel Wyndhan Jakabaring.

Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel Nasrun Umar di Palembang, Rabu mengatakan, semula lokasi sirkuit Motorcross Grand Prix (MXGP) berada di Kawasan Jakabaring Sport City namun dikarenakan kondisi tanah yang labil, akhirnya lokasi sirkuit dialihkan tak jauh dari lokasi awal yakni di depan Hotel Wyndham.

Lokasi tersebut cukup baik untuk dijadikan tempat sirkuit MXGP pada 6-7 Juli mendatang.iru.

Menurut dia, karena di kawasan olahraga Jakabaring tanahnya masih labil maka butuh waktu yang lama dalam menyiapkan tempat sirkuit sehingga dipilih di depan di depan Hotel Wyndham Jakabaring.

Lahan Itu yang diperkirakan paling siap untuk dijadikan lokasi sirkuit dan pengerjaannya yang tidak begitu lama akan selesai, ujar Sekda.

Menurut dia, diperkirakan dalam waktu dekat ini penyelenggaraan MXGP semua sudah siap untuk di uji coba.

Untuk uji coba sendiri nantinya dijadwalkan Forkompinda akan menjajal lebih dahulu lokasi sirkuit MXGP 2019.

Uji coba pertama nanti mungkin akan dilaksanakan antara lain Pangdam II Sriwijaya, Kapolda Sumsel, Gubernur dan Wakil Gubernur.

MXGP berdasarkan arahan Gubernur Sumsel Herman Deru akan jadi agenda tahunan yang ada di daerah ini.

Memang dibandingkan dengan pelaksanaan MXGP di daerah lain Sumsel jauh lebih siap, jadi kesuksesan MXGP ini menjadi pertaruhan nama baik provinsi Sumsel, ujar dia.

Dengan persiapan sudah berjalan maksimal tersebut diharapkan pelaksanaan kejuaraan MXGP dapat berlangsung sukses dan membawa nama baik Provinsi Sumsel pada saat penyelenggaraan nanti.

Baca juga: Sumsel tuan rumah kejuaraan motorcross Asia
Baca juga: Indonesia dapat dua jatah tuan rumah MXGP
Baca juga: MXGP batal digelar di Palembang pada 2018

TPS unik nuansa motorcross

Pewarta: Ujang Idrus
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ferrari bawa “evolusi kecil” ke GP Prancis

Jakarta (ANTARA) – Ferrari akan berharap kepada “evolusi kecil” yang akan mereka bawa ke Sirkuit Paul Richard, Prancis, akhir pekan ini untuk meredam rival mereka tim Mercedes.

Tim berlogo kuda jingkrak itu bisa saja mendapatkan kemenangan pertamanya musim ini jika saja Sebastian Vettel tidak diganjar penalti lima detik buntut dari melakukan kesalahan yang membahayakan pebalap di GP Canada.

Alhasil, Lewis Hamilton naik di podium teratas walaupun finis kedua, bertukar tempat dengan sang pebalap Jerman yang finis pertama di Kanada.

“Setelah Kanada kami tentunya ingin kembali ke trek dan bertarung dengan rival kami sekali lagi,” ungkap kepala tim Ferrari Mattia Binotto seperti dikutip laman resmi Formula 1, Rabu.

“Di Prancis, kami akan membawa sejumlah evolusi kecil, elemen-elemen yang merepresentasikan kami sebagai salah satu langkah penting dalam menentukan arah pengembangan mobil kami.”

Namun Binotto, yang mengepalai tim asal Italia itu awal musim ini, mengatakan jika update yang mereka bawa bukan lah solusi dari masalah yang ditemui oleh tim, namun umpan balik dari bagian itu akan sangat penting untuk langkah ke depan yang akan mereka ambil.

“Paul Richard selalu menjadi sirkuit yang menantang bagi kami tahun lalu dan kami tahu trek semacam ini bukan yang bersahabat bagi paket kami, tapi segalanya mungkin terjadi jadi kami siap melakukan yang terbaik.”

Vettel tahun lalu finis kelima di Prancis setelah mengawali balapan yang kaos, bersenggolan dengan Valtteri Bottas di tikungan pertama usai start.

Vettel, yang terpaut 62 poin dari pemuncak klasemen, mengatakan jika mobil SF90 “bisa memiliki laju yang cukup baik” di Prancis.

Hamilton sementara itu hingga seri kedelapan musim ini masih kokoh di puncak klasemen dengan 162, diikuti oleh rekan satu timnya, Bottas di peringkat kedua dengan 133 poin. Mercedes pun menyapu bersih kemenangan di tujuh seri awal musim ini, lima di antaranya dengan finis 1-2.

Baca juga: Finis kedua karena penalti, Ferrari tetap junjung Vettel sebagai juara

Baca juga: Vettel gagal juara karena penalti, ini komentar Hamilton

Felipe Massa Singgah di Jakarta

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Juara Tour de France ambruk di balapan Swiss

Jakarta (ANTARA) – Juara Tour de France Geraint Thomas mengalami kecelakaan pada babak keempat Tour de Suisse, Selasa waktu setempat, umum timnya seperti dikutip Reuters.

“Saat kami menuju 30 km terakhir babak empat, Geraint Thomas jatuh menabrak,” tulis Tim Ineos dalam Twitter.

“Tim dan personel kesehatan balapan kini bersama dia. Pebalap asal Wales ini sudah berdiri untuk berbicara kepada tim.”

Ineos sudah tak diperkuat juara Tour de France empat kali, Chris Froome, pada balapan sepeda terkemuka yang akan berlangsung dari 6 sampai 27 Juli itu setelah dia mengalami kecelakaan di Criterium du Dauphine.

Baca juga: Froome alami patah kaki, pinggul dan lengan

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Gilang Galiartha
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Chris Froome tinggalkan ICU akhir pekan ini

Jakarta (ANTARA) – Juara empat kali Tour de France Chris Froome akan meninggalkan ruang rawat intensif (ICU) di Prancis akhir pekan ini tetapi akan terus mendapatkan perawatan di rumah sakit yang sama di Saint-Etienne, kata sumber-sumber medis seperti dikutip AFP, Selasa waktu setempat.

Pebalap asal Inggris itu jatuh selagi berlatih Rabu pekan lalu sehingga mengalami luka serius yang membuatnya harus dibedah selama enam jam.

Sumber pada rumah sakit Saint-Etienne berkata kepada AFP bahwa Froome akan meninggalkan ICU dalam beberapa hari ke depan, kemungkinan besar Sabtu pekan ini, tetapi akan terus menjalani perawatan intensif.

Kabar ini muncul pada hari yang sama ketika juara bertahan Tour de France yang juga rekan satu tim Froome di Tim Ineos, Geraint Thomas, dilarikan ke rumah sakit di Swiss karena cedera bahu akibat jatuh di Tour de Suisse.

Froome (34) diangkut ke rumah sakit di Saint-Etienne untuk menjalani bedah darurat setelah menabrak dinding selagi memacu sepeda dalam kecepatan tinggi sewaktu latihan Rabu pekan lalu menjelang babak keempat balapan Criterium du Dauphine di Prancis Tengah.

Tabrakan itu membuat patah tulang panggul, tulang paha kanan, tulang panggul, dan sikut kanan sang pebalap.

“Saya tahu betapa beruntungnya saya berada di sini hari ini dan betapa besar jasa paramedis dan staf media balapan kepada saya,” kata Froome.

Froome kehilangan kesempatan menjuarai Tour de France kelima kalinya bulan depan, tetapi dia bisa kembali membalap enam bulan kemudian setelah sukses menjalani operasi.

Baca juga: Froome alami patah kaki, pinggul dan lengan

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Gilang Galiartha
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Viales tercepat di sesi tes resmi Barcelona

Jakarta (ANTARA) – Maverick Viñales (Monster Energy Yamaha MotoGP) menyelesaikan sesi tes resmi MotoGP di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Senin, dengan catatan waktu tercepat 1 menit 38,967 detik.

Pebalap asal Spanyol itu melahap total 98 putaran dan finis 0,047 lebih cepat dari pebalap tim satelit Franco Morbidelli (Petronas Yamaha SRT) yang berada di tempat kedua, demikian laman resmi MotoGP.

Juara GP Catalunya, Marc Marquez (Repsol Honda) berada di peringkat tiga disusul oleh Alex Rins (Suzuki Ecstar).

Viñales dan rekan satu tim, Valentino Rossi, tidak menguji sesuatu yang besar di Barcelona karena tim sedang menantikan suku cadang baru untuk tes di Brno.

Hari itu, Rossi, yang turun menguji knalpot baru dan rem belakang yang dioperasikan lewat jari, finis di urutan 14 dengan selisih 1,001 dari rekan satu timnya.

Sedangkan Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) menguji kemampuannya mengambil start serta kompon ban Michelin baru. Pebalap Prancis itu finis kelima tercepat.

Baca juga:Finis podium MotoGP pertama kali, ini komentar Quartararo

Marquez menguji tiga motor yang berbeda, satu motor standard, satu lagi memiliki kerangka berbalut karbon, dan satu motor yang tampak seperti model 2018 milik Takaaki Nakagami.

Pemuncak klasemen sementara itu melahap 80 putaran namun sempat terjatuh di Tikungan 4. Rekan satu timnya, Jorge Lorenzo, yang menguji paket aerodimika, juga terjatuh di Tikungan 9 namun keduanya tidak mengalami cedera.

Di kubu tim satelit LCR Honda, Nakagami menjajal spec-2019 RC213V, sementara Cal Crutchlow menguji bagian aerodinamika untuk HRC.

Alex Rins menguji sasis baru Suzuki seperti yang digunakan pebalap uji Sylvain Guintolo pada akhir pekan balapan lalu di Catalunya. Sedangkan rekannya, pebalap rookie Joan Mir hanya mencoba beberapa setup motor serta membiasakan diri dengan motor Suzuki.

Francesco Bagnaia (Pramac Racing) menjadi pebalap Ducati tercepat pada Senin di Barcelona dengan finis keenam tercepat.

Juara dunia Moto2 itu terjatuh di Tikungan 13 namun tidak cedera sedangkan rekan satu timnya, Jack Miller menguji komponen “salad box” motor GP19 dengan finis P9.

Di garasi tim pabrikan Ducati, Andrea Dovizioso mencoba sasis motor yang diperkuat karbon mirip dengan yang terpasang di GP18.

Dovi finis P12 sementara rekan satu timnya, Danilo Petrucci lebih cepat 0,008 detik di P11.

Baca juga:Hasil GP Catalunya, Marquez juara kala rival bertumbangan

Dani Pedrosa turun bersama Pol Espargaro dan Johann Zarco untuk menguji motor KTM.

Pedrosa membawa motor dengan desain buritan baru, sementara Zarco finis ke-15. Espargaro terjatuh di Tikungan 2 namun tidak cedera.

Aleix Espargaro tidak mengikuti tes karena mengalami cedera lutut setelah kecelakaan di balapan. Minggu. Dengan itu Aprilia Racing Team hanya menurunkan Andrea Iannone, yang menguji lengan ayun karbon baru. Bersama pebalap uji Bradley Smith, Aprilia mendapati data berharga dari 168 lap gabungan dari kedua pebalap tersebut.

Karel Abraham (Reale Avintia) mendapati motor Ducatinya terbakar di Tikungan 4 ketika sesi uji.

10 besar waktu tercepat tes Barcelona:
1. Maverick Viñales (Monster Energy Yamaha MotoGP) 1:38.967
2. Franco Morbidelli (Petronas Yamaha SRT) + 0.047
3. Marc Marquez (Repsol Honda Team) + 0.290
4. Alex Rins (Team Suzuki Ecstar) + 0.367
5. Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) + 0.461
6. Francesco Bagnaia (Pramac Racing) + 0.499
7. Takaaki Nakagami (LCR Honda Idemitsu) + 0.588
8. Joan Mir (Team Suzuki Ecstar) + 0.703
9. Jack Miller (Pramac Racing) + 0.778
10. Cal Crutchlow (LCR Honda Castrol) + 0.936

Baca juga:Sebabkan kecelakaan beruntun, Lorenzo sampaikan permintaan maaf

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Aris Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Marquez makin kokoh

Marquez makin kokoh

Seri ke-tujuh balapan MotoGP di Sirkuit Catalunya, Barcelona (16/6) diwarnai insiden jatuhnya empat pebalap unggulan: Valentino Rossi, Andrea Dovisozo, Maverick Vinales, dan Jorge Lorenzo. Peristiwa tersebut membuat Marc Marquez memimpin sendiri di depan dan menjadi pebalap pertama yang menyentuh garis finis dengan catatan waktu 40 menit 31 detik. Di belakangnya menyusul Fabio Quartararo dan Danilo Petrucci.

Pebalap MotoGP jalani tes ofisial di Barcelona, Senin

Jakarta (ANTARA) – Usai menjalani balapan berbalut drama di GP Catalunya, para pebalap MotoGP dan tim akan tetap berada di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Spanyol untuk melakoni sesi tes ofisial pada Senin.

Setiap tim akan berpartisipasi pada Senin (17/6), ditambah empat pebalap uji yang akan turun, demikian laman resmi MotoGP.

Dani Pedrosa akan kembali turun ke trek Catalunya sebagai pebalap uji Red Bull KTM Factory Racing untuk menjalani tes keduanya bersama tim asal Austria itu.

Pebalap uji lainnya yaitu Stefan Bradl dari HRC, Sylvain Guintoli daru Suzuki Ecstar dan Bradley Smith yang akan menguji motor tim Aprilia Racing Team Gresini.

Setiap pebalap MotoGP akan turun. Namun Aleix Espargaro (Aprilia Racing Team Gresini) yang mengalami cedera lutut kiri usai kecelakaan di balapan masih menunggu diagnosa dokter.

Baca juga: Hasil GP Catalunya, Marquez juara kala rival bertumbangan

Baca juga: Finis podium MotoGP pertama kali, ini komentar Quartararo

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Finis podium MotoGP pertama kali, ini komentar Quartararo

Ini perasaan yang berbeda tapi tentunya kemenangan pertama terasa spesial

Jakarta (ANTARA) – Pebalap rookie Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) mewujudkan mimpinya untuk naik podium di kelas premier untuk pertama kalinya usai finis kedua di GP Catalunya, Minggu waktu setempat.

Baru pulih dari operasi lengan kanan, pebalap asal Prancis itu mengonversi penampilan kuatnya ketika sesi latihan bebas menjadi pole position keduanya musim ini.

Quartararo pun tampil cepat pada balapan setelah finis 2,660 detik di belakang Marc Marquez (Repsol Honda) ketika tak sedikit rival mereka bertumbangan di Sirkuit Barcelona-Catalunya itu.

Finis podium di Catalunya seakan menjadi pembayaran kesialan sang pebalap MotoGP termuda peraih pole position itu ketika gagal finis di Jerez.

“Pertama, kami mampu membuat start terbaik kami musim ini, kami hanya melorot dua posisi tapi setelah aku bersenggolan dengan Marc (Marquez). Sedikit lebih agresif, aku kira bisa menyalip dia tapi aku menyenggolnya dan turun empat posisi,” ungkap Quartararo seperti dikutip laman resmi MotoGP.

Jalan mulus bagi pebalap berusia 20 tahun itu terbuka lebar ketika Jorge Lorenzo (Repsol Honda) menyebabkan tabrakan beruntun yang melibatkan tiga pebalap lain, Andrea Dovizioso (Mission Winnow Ducati) dan dua pebalap Yamaha Maverick Vinales dan Valentino Rossi.

“Aku tak melihat tabrakan itu, aku bahkan tidak tahu siapa yang jatuh, tapi aku lihat banyak orang di atas tanah.”

Setelah insiden itu, Quartararo bersaing ketat dengan Rins dan Petrucci untuk memperebutkan tempat kedua, sedangkan Marquez, yang lolos dari tabrakan beruntun, semakin tak terkejar di depan.

Baca juga: Hasil GP Catalunya, Marquez juara kala rival bertumbangan

Quartararo menyaksikan bagaimana Rins dan Petrucci saling bertukar posisi di depan. Namun Rins melakukan late breaking namun melebar di Tikungan 1 ketika menyalip sang rival dari Italia itu.

Malahan, Quartararo yang mendapatkan keuntungan dan menempati posisi kedua setelah itu, walaupun Petrucci masih menebar ancaman di P3.

“Bagiku laju di awal tidak terlalu cepat tapi di akhir sangat ketat, karena aku bersama Danilo (Petrucci) dan Alex (Rins). Aku berhasil melewati Danilo di Tikungan tiga jadi aku kira itu momenku untuk membuat jarak agar dia tidak bisa menyusulku di lintasan lurus.”

Pebalap tim satelit Yamaha itu mengaku masih menahan sakit di lengan kanannya ketika sesi kualifikasi, Sabtu.

“Masih ada rasa sakit sedikit kemarin dan tanpa obat, tapi hari ini kami menjalani 24 putaran. Dengan motivasi di balapan, berjuang untuk podium, bertarung dengan pebalap teratas, aku kira kalian punya hal lain yang harus dikhawatirkan ketika Grand Prix daripada rasa sakit.”

“Adrenalin ketika balapan terasa berbeda dari rasa sakit. Dengan pengobatan aku tak merasa telalu banyak sakit seperti di lap lap terakhir di mana aku menekan, rasa sakit itu ada. Bisa dibilang sedikit susah melakukan hal itu tapi sangat senang dengan bagaimana kami mengatasinya.”

Sirkuit Catalunya juga menaruh kenangan tersendiri bagi pebalap bernomor 20 itu ketika dia pertama kali meraih gelar juara GP di sana ketika masih membalap di kelas Moto2 12 bulan lalu.

“Bagiku, ini perasaan yang berbeda tapi tentunya kemenangan pertama terasa spesial. Semua orang bilang kepadaku jika aku terlalu muda untuk bertarung di MotoGP, itu adalah kesalahan,” tegasnya.

Hingga seri ketujuh, Quartararo telah mengemas 51 poin dan berada di peringkat tujuh klasemen.

Baca juga: Sebabkan kecelakaan beruntun, Lorenzo sampaikan permintaan maaf

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Hasil GP Catalunya, Marquez juara kala rival bertumbangan

Jakarta (ANTARA) – Pebalap tuan rumah Marc Marquez (Repsol Honda) menjuarai GP Catalunya, Minggu, usai mendapati rival-rivalnya terjungkal di balapan yang penuh drama.

Marquez menyelesaikan balapan sepanjang 24 putaran di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Spanyol itu tanpa kesalahan untuk finis terdepan, unggul 2,660 detik di depan Fabio Quartararo yang meraih podium pertamanya untuk tim satelit Petronas Yamaha SRT, demikian laman resmi MotoGP.

Danilo Petrucci (Mission Winnow Ducati) meraih podium keduanya musim ini setelah finis di P3.

Ini merupakan kemenangan kedua Marquez di Catalunya setelah pertama meraih gelar juara pada 2014 lalu.

Balapan berjalan penuh kejutan sejak awal lomba.

Andrea Dovizioso (Mission Winnow Ducati), yang start dari P5 melakukan start yang bagus dan langsung memimpin jalannya lomba sejak Tikungan 1. Pun demikian Jorge Lorenzo (Repsol Honda) dari P10 ke P4 di belakang Maverick Vinales (Monster Energy Yamaha MotoGP) dan Marc Marquez (Repsol Honda).

Ketika Marquez mendapat celah untuk menyalip Dovizioso, drama terjadi di lap kedua ketika Lorenzo kehilangan grip ban depan dan menyebabkan tabrakan beruntun di Tikungan 10 melibatkan Dovizioso, Vinales dan Valentino Rossi. Keempat pebalap itu gagal melanjutkan balapan.

Marquez, langsung melesat meninggalkan pesaing terdekatnya, Danilo Petrucci (Mission Winnow Ducati) dengan margin 2 detik di depan.

Baca juga:Sebabkan kecelakaan beruntun, Lorenzo sampaikan permintaan maaf

Menempel ketat Petrucci, Alex Rins (Suzuki Ecstar) dan Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) bersaing memperebutkan posisi kedua.

Setelah beberapa kali bertukar posisi dan melibatkan senggolan dengan sang pebalap Italia di Tikungan 4, Rins mendapat celah untuk melesat ke posisi kedua di lap ke 13.

Tugas berat bagi Rins dengan 11 lap tersisa ketika Marquez terlalu jauh di depan dengan jarak lima detik.

Petrucci kembali menyalip Rins di lap ke delapan memanfaatkan kekuatan motor Ducati di lintasan lurus Sirkuit Barcelona-Catalunya.

Peluang podium Rins sirna ketika sang pebalap asal Spanyol itu melebar dan kehilangan kendali motornya di Tikungan 1 ketika berusaha menyalip Petrucci hingga merosot ke peringkat 7 di belakang rekan satu tim, Joan Mir.

Malahan, Quartararo yang mendapatkan keuntungan dan menempati posisi kedua setelah itu, walaupun Petrucci masih menebar ancaman di P3.

“Aku terus menekan walaupun jaraknya sudah besar. Aku tahu orang ini (menunjuk Quartararo) dan pebalap Yamaha lainnya sangat cepat di akhir lomba, dan aku hanya mengatur umur ban di lap-lap terakhir,” kata Marquez dalam sesi jumpa pers pasca balapan.

“Dua puluh lima poin yang bagus untuk kejuaraan.”

Sementara itu, Quartararo, yang start dari pole position untuk kedua kalinya musim ini, menerjemahkan kekuatannya di sesi latihan dan kualifikasi untuk meraih runner-up, podium pertamanya di kelas premier.

“Balapan yang sulit karena Ducati dan Suzuki di lintasan lurus sangat cepat,” kata pebalap sensasional asal Prancis itu.

“Di sektor pertama aku berhasil menyalip Danilo dan mencoba untuk memperlebar jarak di dua sektor selanjutnya dan berusaha agar tak tersalip di lintasan lurus.”

Quartararo meraih podium pertamanya itu 12 hari setelah dia menjalani operasi lengan kanannya.

Baca juga:Usai operasi lengan, Quartararo dinyatakan fit untuk GP Catalunya

Mendapati pebalap Yamaha yang melesat di akhir balapan, Petrucci mengaku cukup puas di posisi tiga dan tidak berusaha menekan di akhir.

“Di akhir Fabio sangat lah cepat dan aku bertahan di sana, tapi dia lebih cepat di trek, dan sisa tiga lap aku menyatakan posisi tiga sudah baik,” kata Petrucci.

Akhir pekan yang buruk juga berlaku bagi Cal Crutchlow (LCR Honda Castrol) yang melebar saat berusaha menyalip Jack Miller (Pramac Ducati) dan terjatuh di Tikungan 4 ketika balapan menyisakan enam putaran.

Menebus kesalahannya, Rins finis keempat untuk mengamankan 13 poin untuk Suzuki.

Jack Miller (Pramac Ducati) finis kelima di depan Joan Mir. Sementara pebalap tuan rumah lainnya, Pol Espargaro mengamankan finis ketujuh untuk KTM.

Takaaki Nakagami (LCR Honda) mengemas delapan poin di P8 di depan Tito Rabat (Reale Avintia Racing) dan Johann Zarco yang melengkapi finis 10 besar untuk KTM.

Hanya 13 dari 24 pebalap yang mampu finis di Catalunya yang diwarnai oleh insiden pebalap bertumbangan di trek.

Dengan hasil itu, Marquez memperlebar jarak di puncak klasemen dengan koleksi 140 poin hingga balapan seri ketujuh musim ini.

Dovizioso masih bercokol di peringkat dua klasemen dengan 103 poin, ditempel ketat oleh Rins dengan selisi dua poin.

Petrucci, juara seri sebelumnya di Mugello, menambah koleksi poinnya di peringkat empat dengan total 98 poin, mengungguli Rossi yang berada di peringkat lima dengan 72 poin.

Hasil GP Catalunya 2019
1 Marc Marquez Honda 40 menit 31,175 detik
2 Fabio Quartararo Yamaha 2,660 (selisih dalam detik)
3 Danilo Petrucci Ducati 4,537
4 Alex Rins Suzuki 6,602
5 Jack Miller Ducati 6,870
6 Joan Mir Suzuki 7,040
7 Pol Espargaro KTM 16,144
8 Takaaki Nakagami Honda 17,969
9 Tito Rabat Ducati 22,661
10 Johann Zarco KTM 26,228
11 Andrea Iannone Aprilia 32,036
12 Miguel Oliveira KTM 44,666
13 Sylvain Guintoli Suzuki 51,363

gagal finis
Cal Crutchlow Honda 6 Laps
Franco Morbidelli Yamaha 8 Laps
Francesco Bagnaia Ducati 19 Laps
Hafizh Syahrin KTM 21 Laps
Valentino Rossi Yamaha 22 Laps
Andrea Dovizioso Ducati 22 Laps
Maverick Viñales Yamaha 23 Laps
Jorge Lorenzo Honda 23 Laps
Aleix Espargaro Aprilia 23 Laps
Karel Abraham Ducati
Bradley Smith Aprilia

Baca juga:Hari jadi ke-70, ini awal mula kejuaraan dunia balap motor terbentuk

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pembalap unggulan lainnya terjungkal, Marquez juara Catalunya Grand Prix

Pembalap Repsol Honda Marc Marquez (kiri) melaju saat perlombaan MotoGP seri Catalunya Grand Prix di Circuit de Barcelona-Catalunya, Barcelona, Spanyol, Minggu (16/6/2019). Marc Marquez berhasil menjadi juara pertama, sementara juara kedua dan ketiga direbut pembalap Petronas Yamaha SRT Fabio Quartararo dan pembalap Mission Winnow Ducati Corse Danilo Petrucci. ANTARA FOTO/REUTERS/Albert Gea/aww.

Sebabkan kecelakaan beruntun, Lorenzo sampaikan permintaan maaf

Jakarta (ANTARA) – Jorge Lorenzo (Repsol Honda) menyampaikan permohonan maafnya setelah menyebabkan kecelakaan beruntun yang melibatkan tiga pebalap di balapan GP Catalunya, Minggu.

Lorenzo memiliki start yang bagus ketika melesat dari P10 dan menyalip enam pebalap di depannya. Pun demikian Andrea Dovizioso (Mission Winnow Ducati), yang start dari P5 langsung memimpin jalannya lomba sejak Tikungan 1.

Namun, Pebalap tuan rumah itu melakukan pengereman lambat (late breaking) dan kehilangan grip ban depan sehingga menyenggol motor Dovizioso hingga jatuh di Tikungan 10. Buntutnya, dua pebalap Yamaha, Maverick Vinales dan Valentino Rossi ikut menjadi korban tabrakan beruntun ketika balapan baru berjalan dua putaran itu.

“Ini tikungan yang sulit, seperti yang selalu aku bilang karena hairpin yang sangat sempit,” ungkap Lorenzo seperti dilansir laman resmi MotoGP.

“Aku tak punya pilihan yang banyak ketika mengerem sedikit terlambat seperti apa yang terjadi padaku hari ini. Sangat disayangkan aku menjatuhkan banyak pebalap.”

“Valentino, Andrea, Maverick, aku merasa sangat menyesal untuk mereka karena ini bukan kesalahan mereka, tapi kesalahanku,” ungkap sang pebalap tuan rumah.

Baca juga:Marquez juara di Catalunya, Lorenzo sebabkan kecelakaan beruntun

Akhir pekan di Catalunya, Lorenzo menikmati peningkatan performa usai tiba dari markas Honda di Jepang dan membawa tangki motor yang dimodifikasi.

“Terlepas dari itu, aku rasa kami membuat kemajuan di sejumlah area tapi aku paham di balapan ini beberapa pebalap membalap lebih baik,” kata Lorenzo.

Berkat tabrakan beruntun tersebut, Marc Marquez menang mudah di Catalunya untuk menambah koleksi poinnya di puncak klasemen dengan torehan 140 poin.

Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) meraih podium pertamanya musim ini dengan finis runner-up di depan Danilo Petrucci (Mission Winnow Ducati).

Gagal menyelesaikan balapan, Dovizioso masih bercokol di peringkat dua klasemen dengan 103 poin, ditempel ketat oleh Rins dengan selisi dua poin.

Petrucci, juara seri sebelumnya di Mugello, menambah koleksi poinnya di peringkat empat dengan total 98 poin, mengungguli Rossi yang berada di peringkat lima dengan 72 poin.

Baca juga:Hari jadi ke-70, ini awal mula kejuaraan dunia balap motor terbentuk

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Marquez juara di Catalunya, Lorenzo sebabkan kecelakaan beruntun

Jakarta (ANTARA) – Pebalap tuan rumah Marc Marquez (Repsol Honda) menjuarai GP Catalunya, Minggu, usai balapan yang penuh drama.

Marquez menyelesaikan balapan sepanjang 24 putaran di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Spanyol itu tanpa kesalahan untuk finis terdepan, unggul 2,660 detik di depan Fabio Quartararo yang meraih podium pertamanya untuk tim satelit Petronas Yamaha SRT, demikian laman resmi MotoGP.

Danilo Petrucci (Mission Winnow Ducati) meraih podium keduanya musim ini setelah finis di P3.

Ini merupakan kemenangan kedua Marquez di Catalunya setelah pertama meraih gelar juara pada 2014 lalu.

Balapan berjalan penuh kejutan sejak awal lomba.

Andrea Dovizioso (Mission Winnow Ducati), yang start dari P5 melakukan start yang bagus dan langsung memimpin jalannya lomba sejak Tikungan 1. Pun demikian Jorge Lorenzo (Repsol Honda) dari P10 ke P4 di belakang Maverick Vinales (Monster Energy Yamaha MotoGP) dan Marc Marquez (Repsol HOnda).

Ketika Marquez mendapat celah untuk menyalip Dovizioso, drama terjadi di lap kedua ketika Lorenzo kehilangan grip ban depan dan menyebabkan tabrakan beruntun di Tikungan 10 melibatkan Dovizioso, Vinales dan Valentino Rossi. Keempat pebalap itu gagal melanjutkan balapan.

Marquez, langsung melesat meninggalkan pesaing terdekatnya, Danilo Petrucci (Mission Winnow Ducati) dengan margin 2 detik di depan.

Menempel ketat Petrucci, Alex Rins (Suzuki Ecstar) dan Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) bersaing memperebutkan posisi kedua.

Setelah beberapa kali bertukar posisi dan melibatkan senggolan dengan sang pebalap Italia di Tikungan 4, Rins mendapat celah untuk melesat ke posisi kedua di lap ke 13.

Tugas berat bagi Rins dengan 11 lap tersisa ketika Marquez terlalu jauh di depan dengan jarak lima detik.

Petrucci kembali menyalip Rins di lap kedelapan memanfaatkan kekuatan motor Ducati di lintasan lurus Sirkuit Barcelona-Catalunya.

Peluang podium Rins sirna ketika sang pebalap asal Spanyol itu melebar dan kehilangan kendali motornya di Tikungan 1 ketika berusaha menyalip Petrucci hingga merosot ke peringkat 7 di belakang rekan satu tim, Joan Mir.

Malahan, Quartararo yang mendapatkan keuntungan dan menempati posisi kedua setelah itu, walaupun Petrucci masih menebar ancaman di P3.

Akhir pekan yang buruk juga berlaku bagi Cal Crutchlow (LCR Honda Castrol) yang melebar saat berusaha menyalip Jack Miller (Pramac Ducati) dan terjatuh di Tikungan 4 ketika balapan menyisakan enam putaran.

Menebus kesalahannya, Rins finis keempat untuk mengamankan 13 poin untuk Suzuki.

Jack Miller (Pramac Ducati) finis kelima di depan Joan Mir. Sementara pebalap tuan rumah lainnya, Pol Espargaro mengamankan finis ketujuh untuk KTM.

Takaaki Nakagami (LCR Honda) mengemas delapan poin di P8 di depan Tito Rabat (Reale Avintia Racing) dan Johann Zarco yang melengkapi finis 10 besar untuk KTM.

Dengan hasil itu, Marquez memperlebar jarak di puncak klasemen dengan koleksi 140 poin hingga balapan seri ketujuh musim ini.

Dovizioso masih bercokol di peringkat dua klasemen dengan 103 poin, ditempel ketat oleh Rins dengan selisi dua poin.

Petrucci, juara seri sebelumnya di Mugello, menambah koleksi poinnya di peringkat empat dengan total 98 poin, mengungguli Rossi yang berada di peringkat lima dengan 72 poin.

Baca juga: Quartararo kalahkan Marquez di sesi pemanasan GP Catalunya

Baca juga: Kecewa di kualifikasi, Rins optimistis buat kejutan di GP Catalunya

Baca juga: Alex Marquez juara di Catalunya, Dimas Ekky finis P21
 

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Alex Marquez juara di Catalunya, Dimas Ekky finis P21

Jakarta (ANTARA) – Pebalap tuan rumah Alex Marquez (EG 0,0 Marc VDS) meraih gelar juara untuk ketiga kalinya secara beruntun musim ini setelah menjadi yang pertama menyentuh garis finis di GP Catalunya, Sirkuit Barcelona-Catalunya, Spanyol, Minggu.

Setelah merebut pimpinan lomba dari Thomas Luthi (Dynavolt Intact GP), adik dari Marc Marquez itu langsung melesat satu detik di depan pada lap ke enam dan memperlebar jarak dari Luthi hingga 1,989 detik ketika menyentuh garis finis.

Jorge Navarro (HDR Heidrun Speed Up) kembali naik podium untuk keempat kalinya dari lima balapan terakhir setelah finis di peringkat tiga.

Dengan hasil itu, Marquez menggeser Lorenzo Baldassari di puncak klasemen lomba dengan raihan 111 poin, diikuiti oleh Luthi di peringkat dua dengan selisih 7 poin.

Jorge Navarro di peringkat tiga dengan 89 poin, unggul satu poin dari Baldassarri, yang kali ini gagal finis ketika balapan menyisakan 16 putaran.

Sementara itu pebalap Indonesia Dimas Ekky Pratama (Idemitsu Honda Team Asia) belum mampu menembus peringkat 20 besar hingga seri ketujuh balapan Moto2 dan finis di peringkat 21, hasil terbaiknya musim ini.

Hasil balapan Moto2 GP Catalunya
1 Alex Marquez Kalex 38 menit 25,678
2 Thomas Luthi Kalex 38 menit 27,667
3 Jorge Navarro Speed Up 38 menit 28,210
4 Augusto Fernandez Kalex 38 menit 29,480
5 Enea Bastianini Kalex 38 menit 33,150
6 Luca Marini Kalex 38 menit 39,674
7 Marcel Schrotter Kalex 38 menit 40,243
8 Xavi Vierge Kalex 38 menit 40,631
9 Sam Lowes Kalex 38 menit 41,576
10 Tetsuta Nagashima Kalex 38 menit 43,625
11 Brad Binder KTM 38 menit 46,569
12 Andrea Locatelli Kalex 38 menit 46,608
13 Nicolo Bulega Kalex 38 menit 48,030
14 Simone Corsi Kalex 38 menit 50,870
15 Jorge Martin KTM 38 menit 52,810
16 Dominique Aegerter MV 38 menit 56,073
17 Somkiat Chantra Kalex 38 menit 57,908
18 Bo Bendsneyder NTS 38 menit 58,993
19 Jonas Folger Kalex 39 menit 05,119
20 Joe Roberts KTM 39 menit 08,278
21 Dimas Ekky Pratama Kalex 39 menit 10,139
22 Steven Odendaal NTS 39 menit 13,301
23 Marco Bezzecchi KTM 39 menit 20,589
24 Lukas Tulovic KTM 39 menit 25,454
25 Xavi Cardelus KTM 39 menit 47,742

Gagal finis
Jake Dixon KTM
Stefano Manzi MV
Fabio Di Giannantonio Speed Up
Lorenzo Baldassarri Kalex
Iker Lecuona KTM
Remy Gardner Kalex

Baca juga: Marquez juara di Mugello, Dimas Ekky di P24

Baca juga: Alex Marquez juarai Moto2 GP Prancis, Dimas Ekky terjatuh
 

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Quartararo kalahkan Marquez di sesi pemanasan GP Catalunya

Jakarta (ANTARA) – Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) mengalahkan Marc Marquez (Repsol Honda) di sesi pemanasan GP Catalunya, Minggu.

Pebalap asal Prancis itu mencetak waktu tercepat 1 menit 39,918 detik yang cukup untuk unggul 0,047 detik atas sang juara dunia asal Spanyol itu, demikian laman resmi MotoGP.

Dua pebalap itu akan start dari baris terdepan dengan Quartararo meraih pole position keduanya musim ini.

Aleix Espargaro dari Aprilia Racing Team Gresini menjadi yang tercepat ketiga di sesi pemanasan untuk finis 0,255 detik di belakang Quartararo.

Pebalap asal Spanyol itu memimpin dua kompatriot senegara lainnya, Maverick Viñales (Monster Energy Yamaha MotoGP) dan Alex Rins (Suzuki Ecstar), walaupun sempat terjatuh.

Viñales akan start dari P6 di balapan nanti setelah mendapatkan penalti mundur tiga posisi start karena dianggap menghalangi Quartararo dan Danilo Petrucci (Mission Winnow Ducati) di babak kualifikasi.

Rins akan start dari P8. Sementara Pol Espargaro (Red Bull KTM Factory Racing) juga terjatuh di pemanasan namun dinyatkaan tidak cedera.

Enam belas pebalap terdepan dipisahkan 0,9 detik di sesi pemanasan Minggu siang. Sementara balapan MotoGP Catalunya akan dimulai pukul 19:00 WIB.

Baca juga: Kualifikasi GP Catalan, Quartararo pimpin serbuan Yamaha di Barcelona

Baca juga: Quartararo ungguli Dovizioso untuk puncaki FP2 GP Catalunya

Baca juga: Usai operasi lengan, Quartararo dinyatakan fit untuk GP Catalunya

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Vinales diganjar penalti mundur tiga posisi start di Catalunya

Jakarta (ANTARA) – Tingkah Maverick Viñales (Monster Energy Yamaha) yang melakukan sejumlah wheelie menggunakan motornya di akhir babak kualifikasi GP Catalunya berbuah penalti mundur tiga posisi start di balapan Minggu nanti.

Pebalap asal Spanyol itu finis ketiga tercepat di kualifikasi di belakang pole-sitter Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) dan Marc Marquez (Repsol Honda) namun diganjar penalti karena dianggap menghalangi Quartararo ketika kualifikasi, Sabtu waktu setempat.

“Jujur aku tidak tahu mau berkata apa,” kata Viñales usai diturunkan ke posisi start ke enam, demikian AFP.

“Aku kira aku melihat bendera dan mulai melakukan salute ke penonton dengan wheelie, aku baru melihat Fabio setelah itu, aku tak menyangka dia (di belakang).”

Walaupun Vinales mengaku tak sengaja dan telah meminta maaf, steward balapan memandang sang pebalap Spanyol itu “tidak bertanggungjawab, dengan kecepatan rendah di trek dan menghalangi pebalap lain.”

Baca juga:Kualifikasi GP Catalan, Quartararo pimpin serbuan Yamaha di Barcelona
Baca juga:Hari jadi ke-70, ini awal mula kejuaraan dunia balap motor terbentuk
 

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kecewa di kualifikasi, Rins optimistis buat kejutan di GP Catalunya

Jakarta (ANTARA) – Alex Rins (Suzuki Ecstar) menatap optimistis balapan GP Catalunya, Minggu, usai tampil menyakinkan di sesi latihan bebas pada Sabtu.

Pebalap asal Spanyol itu mencetak waktu putaran tercepat ketika FP3 namun dikalahkan oleh Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) di FP4.

Walaupun tampil perkasa, satu-satunya kesalahan Rins adalah ketika dia tergelincir di Tikungan 10 ketika Q2 yang membuatnya kehilangan banyak waktu di kualifikasi untuk mengincar posisi start baris terdepan. Rins akan start dari P8 di balapan nanti.

“Sangat disayangkan karena aku merasa sangat kuat,” ungkap Rins kepada laman Resmi MotoGP.

Dia memecahkan rekor pribadinya di Catalunya sebelum terjatuh.

“Sebelum terjatuh aku mendapati helm merah (pencetak waktu putaran tercepat)… tapi aku melakukan kesalahan kecil. Aku mengerem terlalu keras saat  Maverick di depan. Aku merasa kuat dengan motor ini dan memiliki ritme yang bagus. Akan sulit besok, mereka bilang akan lebih panas kondisinya, tapi kami akan mencoba tampil 100 persen.”

Walaupun tak pernah start dari baris terdepan, Rins, yang berada di peringkat tiga klasemen dengan 88 poin, berharap kembali memiliki laju yang bagus di balapan untuk melaju ke depan seperti di balapan-balapan berikutnya dan mengacaukan peta persaingan para pebalap terdepan.

Rins pun mengaku ini mungkin perasaan terbaiknya sepanjang akhir pekan di musim balapan kali ini.

“Mungkin iya. Jujur, aku membalap sendiri di setiap sesi dan aku merasa sangat nyaman, membalap dengan kepercayaan diri yang tinggi, jadi kami siap untuk balapan besok.”

Balapan MotoGP di Catalunya akan berlangsung mulai pukul 19:00 WIB, Minggu.

Baca juga:Kualifikasi GP Catalan, Quartararo pimpin serbuan Yamaha di Barcelona
Baca juga:MotoGP rayakan hari jadi ke-70 balapan Grand Prix

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kualifikasi GP Catalan, Quartararo pimpin serbuan Yamaha di Barcelona

Jakarta (ANTARA) – Pebalap rookie Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) meraih pole position keduanya musim ini setelah menjadi yang tercepat di kualifikasi GP Catalunya, Sabtu.

Pebalap asal Prancis itu menorehkan waktu tercepat 1 menit 39,484 detik, unggul dengan margin sangat tipis 0,015 dari pebalap tuan rumah Marc Marquez (Repsol Honda) yang berada di peringkat dua.

Musim ini Quartararo dinobatkan menjadi pebalap MotoGP termuda yang meraih pole position usai mengunci posisi start pertama di Jerez.

Pole position keduanya musim ini diraihnya 11 hari setelah sang pebalap berusia 20 tahun itu menjalani operasi lengan kanan.

Baca juga:Usai operasi lengan, Quartararo dinyatakan fit untuk GP Catalunya
Baca juga:MotoGP rayakan hari jadi ke-70 balapan Grand Prix

Pebalap tuan rumah lainnya, Maverick Vinales (Monster Energy Yamaha MotoGP) akan melengkapi baris terdepan grid dengan posisi start ketiga.

Sementara rekan satu timnya, Valentino Rossi akan start dari P5 di belakang pebalap tim satelit Petronas Yamaha SRT Franco Morbidelli, yang lolos ke Q2 usai menjadi yang tercepat di Q1.

Yamaha menguasai sesi kualifikasi di Sirkuit Barcelona-Catalunya dengan mengirim empat pebalapnya di peringkat lima besar, bersama satu wakil dari Honda, Marc Marquez.

Andrea Dovizioso menjadi pebalap Ducati tercepat di P6 mengungguli rekan satu timnya, Danilo Petrucci di P7.

Petrucci, juara GP Italia itu, sempat terjatuh di Tikungan 5 yang membuatnya kehilangan waktu berharga di Q2.

Sementara itu setelah tampil tercepat di FP3, Alex Rins harus puas dengan posisi start delapan diikuti oleh Cal Crutchlow (LCR Honda Castrol) di P9 dan Jorge Lorenzo (Repsol Honda) di P10.

Joan Mir, yang lolos ke Q2 hanya mampu di posisi ke-11 diikuti oleh Pol Espargaro (Red Bull KTM Factory Racing) untuk P12.

Marquez, yang baru satu kali juara di Catalunya pada 2014, masih memuncaki klasemen pebalap dengan 115 poin ditempel oleh Dovizioso di peringkat dua dengan selisih 12 poin.

Walaupun tak pernah start dari baris terdepan, Rins, yang berada di peringkat tiga klasemen dengan 88 poin, akan berharap kembali memiliki laju yang bagus di balapan untuk melaju ke depan seperti di balapan-balapan berikutnya dan mengacaukan peta persaingan para pebalap terdepan.

Balapan MotoGP di Catalunya akan berlangsung mulai pukul 19:00 WIB, Minggu.

Baca juga:Pratinjau – Siapa berjaya di Catalunya?

Hasil babak kualifikasi Q2
1 Fabio Quartararo FRA Petronas Yamaha (YZR-M1)* 1 menit 39,484 detik
2 Marc Marquez SPA Repsol Honda (RC213V) +0,015 detik
3 Maverick Viñales SPA Monster Yamaha (YZR-M1) +0,226 detik
4 Franco Morbidelli ITA Petronas Yamaha (YZR-M1) +0,227 detik
5 Valentino Rossi ITA Monster Yamaha (YZR-M1) +0,269 detik
6 Andrea Dovizioso ITA Mission Winnow Ducati (GP19) +0,293 detik
7 Danilo Petrucci ITA Mission Winnow Ducati (GP19) +0,360 detik
8 Alex Rins SPA Suzuki Ecstar (GSX-RR) +0,386 detik
9 Cal Crutchlow GBR LCR Honda (RC213V) +0,667 detik
10 Jorge Lorenzo SPA Repsol Honda (RC213V) +0,715 detik
11 Joan Mir SPA Suzuki Ecstar (GSX-RR)* +0,756 detik
12 Pol Espargaro SPA Red Bull KTM Factory (RC16) +0,941 detik
Q1:
13 Francesco Bagnaia ITA Pramac Ducati (GP18)* 1 menit 40,167 detik
14 Jack Miller AUS Pramac Ducati (GP19) 1 menit 40,271 detik
15 Karel Abraham CZE Reale Avintia Ducati (GP18) 1 menit 40,349 detik
16 Takaaki Nakagami JPN LCR Honda (RC213V) 1 menit 40,362 detik
17 Aleix Espargaro SPA Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 1 menit 40,400 detik
18 Johann Zarco FRA Red Bull KTM Factory (RC16) 1 menit 40,427 detik
19 Tito Rabat SPA Reale Avintia Ducati (GP18) 1 menit 40,682 detik
20 Miguel Oliveira POR Red Bull KTM Tech3 (RC16)* 1 menit 40,752 detik
21 Hafizh Syahrin MAL Red Bull KTM Tech3 (RC16) 1 menit 40,839 detik
22 Bradley Smith GBR Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 1 menit 41,232 detik
23 Sylvain Guintoli FRA Suzuki Ecstar (GSX-RR) 1 menit 41,270 detik
24 Andrea Iannone ITA Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 1 menit 41,748 detik

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Aris Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Quartararo libas Marquez untuk start terdepan di Catalunya

Jakarta (ANTARA) – Pebalap rookie Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) kembali tampil impresif dengan merebut pole position kali keduanya musim ini di balapan GP Catalunya, Spanyol.

Pebalap berusia 20 tahun asal Prancis itu menjadi yang tercepat di babak kualifikasi, Sabtu, dengan catatan waktu 1 menit 39,484 detik atau 0,015 detik unggul atas pebalap tuan rumah Marc Marquez (Repsol Honda) yang akan start dari P2 besok, demikian laman resmi MotoGP.

Sebelumnya Quartararo tampil kuat setelah di sesi latihan FP3 menjadi yang tercepat kedua setelah Alex Rins (Suzuki Ecstar) dan memuncaki FP4. Dia juga memuncaki sesi latihan FP2 pada Jumat.

Musim ini Quartararo dinobatkan menjadi pebalap MotoGP termuda yang meraih pole position usai mengunci posisi start pertama di Jerez.

Pebalap tuan rumah lainnya, Maverick Vinales (Monster Energy Yamaha MotoGP) akan melengkapi baris terdepan grid dengan posisi start ketiga.

Sementara rekan satu timnya, Valentino Rossi akan start dari P5 di belakang pebalap tim satelit Petronas Yamaha SRT Franco Morbidelli, yang lolos ke Q2 usai menjadi yang tercepat di Q1.

Andrea Dovizioso menjadi pebalap Ducati tercepat di P6 mengungguli rekan satu timnya, Danilo Petrucci di P7.

Petrucci, juara GP Italia itu, sempat terjatuh di Tikungan 5 yang membuatnya kehilangan waktu berharga di Q2.

Sementara itu setelah tampil tercepat di FP3, Alex Rins harus puas dengan posisi start delapan diikuti oleh Cal Crutchlow (LCR Honda Castrol) di P9 dan Jorge Lorenzo (Repsol Honda) di P10.

Joan Mir, yang lolos ke Q2 hanya mampu di posisi ke-11 diikuti oleh Pol Espargaro (Red Bull KTM Factory Racing) untuk P12.

Baca juga:Usai operasi lengan, Quartararo dinyatakan fit untuk GP Catalunya
Baca juga:Pratinjau – Siapa berjaya di Catalunya?
 

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Aris Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Quartararo ungguli Dovizioso untuk puncaki FP2 GP Catalunya

Jakarta (ANTARA) – Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) sekali lagi membuktikan dirinya sebagai pebalap yang mampu memperbaiki catatan waktu per lap setelah menjadi yang tercepat di sesi latihan bebas FP2 di GP Catalunya, Jumat.

Pebalap rookie asal Prancis itu memuncaki FP2 dengan waktu 1 menit 40,079 detik, atau unggul 0,281 detik dari Andrea Dovizioso dari tim Ducati, demikian laman resmi MotoGP.

Quartararo sebelumnya telah dinyatakan fit untuk turun di GP Catalunya usai menjalani operasi lengan kanan.

Baca juga:Quartararo sukses jalani operasi lengan kanan

Di belakang Dovizioso ada Takaaki Nakagami (LCR Honda Idemitsu) yang mampu memperbaiki catatan waktunya untuk menjadi pebalap ketiga tercepat, disusul pebalap tuan rumah Pol Espargaro yang menjadi pebalap KTM tercepat di P4, mengungguli Francesco Bagnaia (Pramac Ducati) dan Franco Morbidelli (Petronas Yamaha SRT).

Valentino Rossi (Monster Energy Yamah MotoGP) finis 0,441 di belakang Quartararo untuk P7, ditempel oleh Danilo Petrucci (Mission Winnow Ducati) di P8, dan Cal Crutchlow (LCR Honda Castrol) di P9.

Alex Rins melengkapi posisi 10 besar untuk Suzuki di FP2.

Sementara itu, Marc Marquez (Repsol Honda), yang memuncaki sesi latihan pagi, menjadi satu-satunya pebalap yang tak mampu memperbaiki catatan waktunya di FP2 dengan bercokol di P17. Kombinasi catatan waktu FP1 dan FP2nya menempatkan Marquez di peringkat sembilan.

Baca juga:Ungguli Quartararo, Marquez puncaki FP1 di Catalunya

Hasil sesi latihan bebas FP2 GP Catalunya
1 Fabio Quartararo Yamaha 1 menit 40,079 detik
2 Andrea Dovizioso Ducati 1 menit 40,360 detik
3 Takaaki Nakagami Honda 1 menit 40,381 detik
4 Pol Espargaro KTM 1 menit 40,393 detik
5 Francesco Bagnaia Ducati 1 menit 40,471 detik
6 Franco Morbidelli Yamaha 1 menit 40,517 detik
7 Valentino Rossi Yamaha 1 menit 40,520 detik
8 Danilo Petrucci Ducati 1 menit 40,599 detik
9 Cal Crutchlow Honda 1 menit 40,702 detik
10 Alex Rins Suzuki 1 menit 40,727 detik
11 Karel Abraham Ducati 1 menit 40,727 detik
12 Johann Zarco KTM 1 menit 40,771 detik
13 Jorge Lorenzo Honda 1 menit 40,816 detik
14 Maverick Viñales Yamaha 1 menit 40,847 detik
15 Aleix Espargaro Aprilia 1 menit 40,878 detik
16 Jack Miller Ducati 1 menit 40,948 detik
17 Marc Marquez Honda 1 menit 40,963 detik
18 Tito Rabat Ducati 1 menit 41,007 detik
19 Joan Mir Suzuki 1 menit 41,070 detik
20 Miguel Oliveira KTM 1 menit 41,331 detik
21 Andrea Iannone Aprilia 1 menit 41,524 detik
22 Hafizh Syahrin KTM 1 menit 41,527 detik
23 Sylvain Guintoli Suzuki 1 menit 41,987 detik
24 Bradley Smith Aprilia 1 menit 42,156 detik

Baca juga:Hari jadi ke-70, ini awal mula kejuaraan dunia balap motor terbentuk
Baca juga:Pratinjau – Siapa berjaya di Catalunya?

Presiden minta Sirkuit Mandalika MotoGP rampung pada 2020

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ungguli Quartararo, Marquez puncaki FP1 di Catalunya

Jakarta (ANTARA) – Marc Marquez (Repsol Honda) menjadi pebalap tercepat di sesi latihan bebas FP1 GP Catalunya, pada Jumat.

Di depan publik tuan rumah, pebalap Spanyol itu mencatatkan waktu 1 menit 40,692 detik untuk mengungguli Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) dengan margin 0,111 detik, demikian laman resmi MotoGP.

Pebalap tuan rumah lainnya, Maverick Viñales menjadi yang tercepat ketiga dengan selisih 0,180 detik dari Marquez, diikuti oleh Andrea Dovizioso (Mission Winnow Ducati).

Baca juga:Usai operasi lengan, Quartararo dinyatakan fit untuk GP Catalunya

Takaaki Nakagami, yang finis P5 di GP Italia di Mugello dua pekan lalu, cukup konsisten dengan menjadi yang tercepat kelima di FP1 di Catalunya, mengungguli pebalap Pramac Racing Jack Miller yang berada di P6.

Sementara itu, Alex Rins menjadi pebalap Suzuki tercepat di P7, terpaut 0,450 detik dari pemuncak sesi latihan pagi itu.

Sementara Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha MotoGP) harus puas di P9, satu posisi di bawah pebalap tim satelit Yamaha Franco Morbidelli (Petronas Yamaha SRT).

Aleix Espargaro melengkapi peringkat 10 besar FP1 untuk Aprilia Racing Team Gresini.

Sesi latihan berjalan ketat melihat sepuluh pebalap terdepan itu hanya terpaut sekitar 0,5 detik.

Hasil sesi latihan bebas FP1 GP Catalunya:
1 Marc Marquez Honda 1 menit 40,692 detik
2 Fabio Quartararo Yamaha 1 menit 40,803 detik
3 Maverick Viñales Yamaha 1 menit 40,872 detik
4 Andrea Dovizioso Ducati 1 menit 41,030 detik
5 Takaaki Nakagami Honda 1 menit 41,040 detik
6 Jack Miller Ducati 1 menit 41,049 detik
7 Alex Rins Suzuki 1 menit 41,142 detik
8 Franco Morbidelli Yamaha 1 menit 41,160 detik
9 Valentino Rossi Yamaha 1 menit 41,190 detik
10 Aleix Espargaro Aprilia 1 menit 41,213 detik
11 Cal Crutchlow Honda 1 menit 41,243 detik
12 Joan Mir Suzuki 1 menit 41,355 detik
13 Johann Zarco KTM 1 menit 41,390 detik
14 Pol Espargaro KTM 1 menit 41,410 detik
15 Francesco Bagnaia Ducati 1 menit 41,530 detik
16 Tito Rabat Ducati 1 menit 41,603 detik
17 Jorge Lorenzo Honda 1 menit 41,621 detik
18 Danilo Petrucci Ducati 1 menit 41,624 detik
19 Andrea Iannone Aprilia 1 menit 41,825 detik
20 Miguel Oliveira KTM 1 menit 41,920 detik
21 Karel Abraham Ducati 1 menit 41,972 detik
22 Bradley Smith Aprilia 1 menit 42,168 detik
23 Sylvain Guintoli Suzuki 1 menit 42,363 detik
24 Hafizh Syahrin KTM 1 menit 42,448 detik

Baca juga:Hari jadi ke-70, ini awal mula kejuaraan dunia balap motor terbentuk
Baca juga:Pratinjau – Siapa berjaya di Catalunya?

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Hari jadi ke-70, ini awal mula kejuaraan dunia balap motor terbentuk

Jakarta (ANTARA) – Grand Prix Catalunya akhir pekan ini menjadi momen untuk memperingati 70 tahun kejuaraan dunia balap motor yang pertama kali digelar di Isle of Man pada 1949.

Menurut catatan sejarah, sebelum 1949 istilah Grand Prix untuk pertama kali digunakan pada ajang balap motor oleh Paris Coupe Internationale des Motocyclettes pada 1904 di mana pesertanya terdiri atas pebalap Prancis, Denmark, Jerman, Inggris dan Austria.

Fédération Internationale des Clubs Motocyclistes (FICM) terbentuk setelah itu dan selama lebih dari 40 tahun telah mengatur regulasi kompetisi balap motor di Eropa, demikian laman resmi MotoGP.

Baca juga:MotoGP rayakan hari jadi ke-70 balapan Grand Prix

Pada periode perang di Eropa (1919-1939) FICM meluncurkan kejuaraan resmi pertamanya yaitu Grand Prix Eropa, yang setiap tahunnya digelar di tempat berbeda.

Kemudian pada 1938, GP Eropa diubah menjadi Kejuaraan Eropa yang melombakan sejumlah balapan dan tiga kategori berbeda yaitu 250cc, 350cc dan 500cc.

Kejuaraan Eropa dilanjutkan setelah Perang Dunia Kedua pada 1947 namun hanya terdiri atas satu balapan.

Pada November 1948 di Kongres London, FICM mengambil keputusan untuk mengganti Kejuaraan Eropa menjadi Kejuaraan Dunia.

Dan sejak itu, pada Januari 1949, peraturan resmi dari Kejuaraan Dunia Grand Prix sepeda motor pun lahir dengan enam balapan digelar pada bulan-bulan berikutnya kala itu.

Keenam balapan itu adalah balapan Tourist Trophy Isle of Man (13,15,17 Juni); Grand Prix Swiss, Berne (2-3 Juli); Dutch TT, Assen (9 Juli), GP Belgia, Spa-Francorchamps (17 Juli); GP Ulster, Belfast/Clady (21 Agustus); dan GP of Nations, Monza (4 September).

“FICM akan menganugerahkan titel Juara Dunia a) kepada pebalap terbaik dan b) kepada konstruktor terbaik, di ajang balap jalanan klasik tahun itu, di setiap kelas yang dilombakan di mana paling tidak tiga balapan digelar:125cc, 250cc, 350cc, 500cc solo dan 600cc side-car.” demikian laporan tertulis Sekretaris ISC, Mayor T.W. Loughborough.

Titel juara diraih pebalap yang mengumpulkan poin terbanyak dari setiap ajang. Sistem pemberian poin pun berbeda dari apa yang telah diterapkan pada 2019. Kala itu juara balapan meraih 10 poin, P2= delapan poin, P3=tujuh, P4= enam poin, P5=lima poin.

Pebalap dengan waktu putaran tercepat, selama dia mampu finis balapan, akan mendapatkan tambahan satu poin.

Bagi konstruktor, hanya finis terbaik dari salah satu pebalapnya yang dihitung. Aturan itu berlaku hingga sekarang.

Misalnya jika pebalap Repsol Honda Marc Marquez menang, mengungguli rekan satu tim, Jorge Lorenzo dan pebalap tim satelit LCR Honda Castrol Cal Crutchlow di GP Catalunya, maka Honda akan meraih 25 poin, bukan akumulasi poin dari Marquez, Lorenzo dan Crutchlow.

Baca juga:Pratinjau – Siapa berjaya di Catalunya?

Pebalap Inggris Harold Daniel dari Norton Factory memenangi balapan pertama 500cc di Senior TT Isle of Man pada 1949. Namun kejuaraan dunia pertama itu menjadi saksi pertarungan perebutan gelar antara pebalap AJS Factory, Leslie Graham dan pebalap Gilera Factory, Nello Pagani.

Graham menjuarai GP Swiss di Jenewa dan GP Ulster di Belfast-Clady, sementara Pagani memenangi Dutch TT di Assen dan Nations GP di Monza.

Pada akhirnya, walaupun tak mencetak satu poin pun di Spa dan Monza, Graham menjadi Juara Dunia GP FIM pertama dengan 30 poin, unggul satu poin dari Pagani.

Dan sejak itu, kejuaraan dunia Grand Prix sepeda motor berjalan dan menjadi balapan yang ada seperti sekarang ini.

Baca juga:Usai operasi lengan, Quartararo dinyatakan fit untuk GP Catalunya

Baca juga:Marquez akan kenakan helm edisi spesial di Catalunya

Presiden minta Sirkuit Mandalika MotoGP rampung pada 2020

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

MotoGP rayakan hari jadi ke-70 balapan Grand Prix

Jakarta (ANTARA) – Sejumlah pebalap MotoGP pada Kamis berpakaian rapi, mengenakan jas dan dasi kupu-kupu dan berbaris di atas trek Sirkuit Barcelona-Catalunya untuk memperingati 70 tahun kejuaraan dunia balap motor.

Pebalap gaek Valentino Rossi dan pentolan MotoGP lainnya seperti Marc Marquez, Jorge Lorenzo, Andrea Dovizioso, Danilo Petrucci, Maverick Vinales juga Alex Rins berbaris di atas lintasan utama Catalunya di sekeliling poster perayaan 70 tahun balapan Grand Prix.

Sejak pertama kali digelar di Isle of Man, sebuah pulau di lepas pantai Irlandia dan Inggris pada 1949, tercatat sebanyak 929 Grand Prix telah digelar dengan melombakan 3.114 balapan di semua kategori, demikian laman resmi MotoGP, Jumat.

Sejak itu pula telah ada 117 juara dunia dengan rekor gelar terbanyak dipegang Giacomo Agostini dengan 13 gelar, diikuti oleh Mike Hailwood (9), Valentino Rossi (9) dan Carlo Ubbiali (9).

Sebanyak 372 pebalap yang berbeda telah menikmati podium teratas dengan Giacomo Agostini peraih podium terbanyak dengan 122 kemenangan diikuti oleh Valentino Rossi dengan 115 kemenangan, Angel Nieto 90 kemenangan, Mike Hailwood sebanyak 76 dan Marc Marquez dengan 73.

Dari 372 pemenang GP itu, 111 di antaranya hanya memenangi balapan sekali, yang terakhir adalah Danilo Petrucci (Mission Winnow Ducati), yang meraih kemenangan pertamanya ketika di Mugello dua pekan lalu.

MotoGP mencatat ada sebanyak 718 pebalap yang mampu finis tiga besar di semua kategori. Valentino Rossi pernah naik podium sebanyak 234 kali, 75 podium lebih banyak dari Giacomo Agostini yang hanya naik 159 kali. Kemudian Dani Pedrosa sebanyak 153, Jorge Lorenzo 152 dan Angel Nieto 139.

Selama itu pula 29 negara telah berjaya di balapan dengan Italia memimpin perolehan juara 811 balapan, disusul oleh Spanyol (609), Inggris (383), Jerman (191) dan Australia (180).

Kejuaraan dunia balap motor juga telah digelar di 30 negara sejak itu. Spanyol sendiri telah menjadi tuan rumah sebanyak 400 balapan, lebih banyak dari Italia yang menggelar 347 balapan.

Kemudian, Honda masih menjadi pabrikan tersukses setelah mengoleksi 776 kemenangan di semua kategori, mengungguli Yamaha (502), Aprilia (294), MV Agusta (275) dan Suzuki (157).

Baca juga:Marquez akan kenakan helm edisi spesial di Catalunya

Baca juga:Pratinjau – Siapa berjaya di Catalunya?

Presiden minta Sirkuit Mandalika MotoGP rampung pada 2020

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Usai operasi lengan, Quartararo dinyatakan fit untuk GP Catalunya

Jakarta (ANTARA) – Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) dinyatakan fit untuk menjalani balapan GP Catalunya di Sirkuit Barcelona-Catalunya akhir pekan ini usai menjalani operasi lengan kanan.

“Aku butuh waktu untuk meyakinkan secara 100 persen, tapi aku sangat senang bisa fit untuk balapan . Di FP1 aku tak punya rencana khusus tapi kita lihat apa aku bisa mengendarai motor dengan baik,” ungkap Quartararo kepada MotoGP.com

Sebelumnya, pebalap asal Prancis itu berhasil menjalani operasi sindrom kompartemen lengan atas kanannya pekan lalu untuk mempersiapkan diri menuju balapan GP Spanyol di Catalunya.

Segera setelah menyelesaikan balapan GP Italia di posisi finis P10, pebalap asal Prancis itu memutuskan untuk menjalani operasi di jaringan lengan kanannya.
 

Baca juga:Quartararo sukses jalani operasi lengan kanan

Lengan sang pebalap berfungsi normal pada balapan akhir pekan lalu namun tim medis memperingati jika ada kemungkinan masalah dengan kemampuan lengan untuk memompa
.
“Kami akan coba yang terbaik. Tentunya kami akan mencoba lebih tenang di FP1 untuk melihat kondisi tangan.”

Pebalap berusia 20 tahun itu memiliki kenangan manis di Catalunya ketika meraih kemenangan pertamanya di kelas Moto2 tahun lalu.

“Kenangan bagus dari GP ini akan memberikan motivasi bagiku tahun ini. Kami akan mencoba yang terbaik,” kata Quartararo yang dinobatkan menjadi pebalap MotoGP termuda yang meraih pole position itu.

Baca juga:Ini rekam jejak Fabio Quartararo

Baca juga: Marquez akan kenakan helm edisi spesial di Catalunya

Presiden minta Sirkuit Mandalika MotoGP rampung pada 2020

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Marquez akan kenakan helm edisi spesial di Catalunya

Jakarta (ANTARA) – Pebalap Repsol Honda Marc Marquez pada Kamis mengenalkan helm dengan desain livery spesial yang akan dia kenakan di balapan GP Catalunya, akhir pekan nanti.

Dalam enam musim terakhir pebalap asal Spanyol itu pernah lima kali naik podium di Sirkuit Barcelona-Catalunya, yang terletak 100 km dari kampung halamannya, Cervera.

Helm ini merupakan edisi spesial keempat yang akan dia gunakan di Catalonia.

Marquez pertama kali menggunakan helm edisi khusus di Catalunya ketika masih membalap di Moto2 tahun 2012 dengan helm yang dijuluki Thunder.

Kemudian helm bernama Gaudi Mosaic pada 2015 dan Power Up selama tiga tahun terakhir di Barcelona.

Musim ini, juara dunia lima kali MotoGP itu akan menggunakan Signature Helmet yang didesain dan dicat oleh Dave Designs, demikian laman resmi MotoGP.

“Dari sapuan kuas, ini seperti tanda tangan, kami mendesain helm khusus ini, menggambar elemen-elemen yang paling menggambarkan saya: nomor 93 dan semut,” kata Marquez.

“Ditambah dengan elemen yang menggambarkan Sirkuit Barcelona-Catalunya; panggung terakbar, menara menjulang dan karakteristik piano dari sirkuit itu.”

Marquez akan mengenakan helm tersebut mulai sesi latihan bebas FP1 pada Jumat pagi waktu setempat.

Baca juga:Pratinjau – Siapa berjaya di Catalunya?

Presiden minta Sirkuit Mandalika MotoGP rampung pada 2020

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kuda-kuda premium untuk equestrian siap dikembangbiakkan di Jakarta

Jakarta (ANTARA) – Perusahaan yang bergerak di bidang pengelolaan peternakan kuda dan perdagangan perlengkapan equestrian PT Equina Global Prima (Equinara) berencana mengembangbiakkan kuda-kuda jenis Warmblood khusus olahraga equestrian di Jakarta International Equestrian Pulomas Park (JIEPP).

Rencana tersebut disampaikan secara langsung oleh Direktur Utama Equinara Adinda Yuanita saat menghadiri Peresmian Kerja Sama Pengelolaan Fasilitas Olahraga JIEPP antara PT Pulo Mas Jaya (PMJ) dengan Equinara di JIEPP, Pulomas, Jakarta Timur.

“Sebagai salah satu bentuk kerja sama pengelolaan JIEPP itu, kami berencana mengembangbiakkan kuda Warmblood khusus untuk olahraga equestrian. Pengembangbiakannya akan kami lakukan di JIEPP,” kata Adinda di JIEPP, Pulomas, Jakarta Timur, Kamis.

Sebelumnya, menurut dia, pengembangbiakan kuda-kuda Warmblood itu telah dilakukan lebih dulu di Jerman melalui salah satu konsorsium Equinara, yaitu DeLaqour, perusahaan multinasional dengan core business dalam bidang pengembangbiakan kuda ras Warmblood.

Selain itu, sambung dia, Equinara juga berafiliasi dengan sejumlah organisasi Jerman yang menaungi ras-ras kuda Warmblood dan juga memiliki kewenangan untuk menerbitkan paspor keturunan asli kuda ras Warmblood, diantaranya Oldenburger, Hannoveraner, Holsteiner dan Westfalen.

“Semua organisasi itu terdaftar pada World Breeding for Sport Horse (WBFSH). Mudah-mudahan, kedepannya DKI Jakarta akan mempunyai anakan kuda premium khusus untuk olahraga equestrian dengan lisensi resmi yang diakui dunia,” tutur Adinda.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan di pusat pengembangbiakan yang nantinya akan diberi nama Equina Warmblood Breeding and Training Center itu, pihaknya tidak hanya sekedar mengembangbiakkan kuda, tetapi juga sekaligus melatih kuda-kuda tersebut dan memasarkannya kepada para pecinta kuda.

Seperti diketahui, usai Asian Games 2018 lalu, PT Pulo Mas Jaya sebagai anak perusahaan BUMD DKI, Jakarta Propertindo, menggelar lelang guna mencari mitra strategis yang dapat mengelola JIEPP secara profesional dan akuntabel.

Konsorsium Equinara yang terdiri dari PT Equina Global Prima (Equinara), DeLaqour Premium GmbH (DeLaqour) dan Perkumpulan Equestrian Indonesia Raya (Klub Equinara), ditetapkan sebagai mitra bisnis pengelolaan equine PT Pulo Mas Jaya untuk mengelola fasilitas olahraga equestrian pada Maret 2019.

Aksi hari buruh difokuskan di Patung Kuda

Pewarta: Rr. Cornea Khairany
Editor: AA Ariwibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

GP Kanada bikin khawatir Mercedes

Jakarta (ANTARA) – Sirkuit Gilles-Villeneuve, Kanada, memberi kekhawatiran tersendiri kepada kepala tim Mercedes Toto Wollf di balapan seri ketujuh yang akan digelar akhir pekan nanti.

Mobil W10 Mercedes telah menang di setiap trek musim ini termasuk China dan Monako karena keunggulan dalam kecepatan di tikungan dan downforce yang tinggi.

Namun sirkuit di Montreal itu memiliki lintasan lurus panjang yang menuntut kecepatan digabungkan dengan tikungan lambat atau chicane. Itu yang membuat khawatir Wolff.

“Kami mulai melihat dengan jelas kekuatan dan kelemahan mobil kami,” kata Wolff seperti dikutip Formula 1, Rabu.

“Di enam balapan sebelumnya, kami sangat kuat di tikungan tapi kehilangan banyak waktu di lintasan lurus. Ini akan membuat Kanada tantangan yang sangat besar bagi kami karena karakteristik trek yang bisa menguntungkan lawan kami.”

Sirkuit di Kanada itu dipandang lebih menguntungkan Ferrari yang lebih unggul di lintasan lurus berkat tenaga kuda yang melimpah.

Statistik di Bahrain, Ferrari bahkan unggul setengah detik di setiap lintasan lurus dari rivalnya.

Baca juga:Pratinjau – Ferrari masih miliki harapan di Kanada

Lewis Hamilton usai menjuarai GP Monako berharap Mercedes memiliki langkah antisipasi untuk menangkal ancaman Ferrari di Kanada.

“Aku kira kami akan memiliki mesin baru di balapan selanjutnya,” kata Hamilton.

Namun Mercedes belum mengonfirmasi hal tersebut.

Biasanya, pabrikan mesin membawa update pertama power unit mereka di Kanada karena balapan yang sangat menuntut kekuatan mesin.

Kanada juga menjadi balapan ketujuh dari total 21 GP dalam setahun, titik yang pas untuk membawa mesin baru karena tahun ini setiap pebalap diizinkan memakai hanya tiga mesin tanpa mendapat penalti.

Tiga pabrikan telah terlebih dahulu memperkenalkan power unit baru mereka. Honda di Baku, sementara Ferrari dan Renault membawa spec 2 mesin mereka di Spanyol.

Akhir pekan nanti akan tergantung bagi Mercedes, juga tim-tim lain apakah mereka harus membawa upgrade mereka ke Kanada untuk menangkal ancaman dari Ferrari.

Baca juga:Hamilton puncaki podium GP Monaco 2019
 

Dukungan Mengalir untuk Rio Haryanto

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019