GP Belgia didahului hening sejenak demi Anthoine Hubert

Jakarta (ANTARA) – Formula 1 dan Formula 2 akan hening satu menit sebelum mengawali Grand Prix Belgia, Minggu malam waktu setempat, tulis laman www.gpblog.com.

Hening satu menit ditujukan untuk menghormati dan mengenang pebalap Formula 2 Anthoine Hubert yang meninggal dunia secara tragis di Sirkuit Spa-Francorchamps, Belgia, kemarin. Sirkuit ini juga menjadi tempat GP Belgia.

Ucapan duka kepada pebalap Prancis berusia 22 tahun itu mengalir deras Minggu pagi waktu setempat dan Formula 1 akan melanjutkan mengirimkan penghormatannya pada Grand Prix Belgia hari ini.

Baca juga: Pebalap Prancis Anthoine Hubert tewas di kecelakaan GP Belgia

Kemarin malam, pebalap Formula 1 Lewis Hamilton menyampaikan pesan duka citanya dalam instastory pada Instagram-nya.

Sedangkan bos Red Bull Racing, Christian Horner, menyebut kecelakaan di arena balap itu “mengingatkan kita semua mengenai betapa bisa berbahaya dan kerasnya olah raga bermotor ini.”

Hening sejenak Formula 2 akan dimulai pukul 10:50 pagi waktu setempat atau sekitar 16.50 WIB nanti, sedangkan hening satu menit di Formula 1 akan dilakukan pada pukul 14:53 waktu setempat atau sekitar 20.53 WIB.

Baca juga: Ucapan duka cita Sean Gelael untuk Anthoine Hubert

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ucapan duka cita Sean Gelael untuk Anthoine Hubert

Jakarta (ANTARA) – Pebalap Indonesia yang turun di Formula 2, Sean Gelael menyampaikan ucapan duka cita atas meninggalnya pebalap asal Prancis, Anthoine Hubert karena insiden tragis pada balapan Feature Formula 2 di Sirkuit Spa-Francorchamps, Belgia, Sabtu (31/8).

“Tak ada kata-kata yang bisa diucapkan…Hanya cinta dan doa untuk keluarga kamu sahabat. Istirahatlah dengan tenang,” kata pebalap Formula 2 dari Tim Pertamina Prema Racing itu dalam keterangan resminya, Minggu.

“Ini kesedihan yang luar biasa dan dengan berat hati kami sampaikan perpisahan untuk sahabat sekaligus competitor terbaik di F2. Kami sampaikan rasa duka yang mendalam untuk keluarga dan sahabatnya.” kata Sean menambahkan.

Tidak hanya Sean Gelael secara pribadi yang saat kejadian berada satu perlombaan. Tim Pertamina Prema Racing juga menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya pebalap debutan pada kejuaraan satu level di bawah Formula 1 itu.

Sejumlah pebalap Formula 1, juga tidak ketinggalan menyampaikan simpati. “Sungguh mengejutkan atas kecelakaan yang dialami Anthoine Hubert. Menyedihkan. Doa terbaik dan cinta untuk dia dan keluarga dari kami para sahabat dan tim,” kata pebalap Red Bull Max Verstappen. Pebalap Prancis Anthoine Hubert (Twitter.com/FIA_F2)

Kepergian Anthoine Hubert memang mengejutkan. Dalam kondisi cuaca yang cerah, persiapan balapan Formula 2 berlangsung seperti biasanya. Balapan pun berlangsung normal selepas start yang selalu menjadi momen menegangkan bagi pebalap.

Akan tetapi, petaka datang seketika di putaran kedua. Mobil Hubert tidak terkendali selepas tikungan Raidilon Eau Rounge yang menikung ke kanan menuju ke Kemmel Straight. Dalam kecepatan tinggi, mobil Hubert menghantam dinding pembatas kanan. Mobilnya lalu terdorong ke dalam lintasan, yang dalam beberapa detik terhantam mobil pebalap tim Sauber Junior, Juan Manuel Correa yang melaju sangat kencang.

Dua pebalap lain juga terlibat dalam insiden ini. Namun, kondisi terparah dialami Hubert dan Correa. Sesaat setelah insiden, penyelenggara balap memutuskan untuk menghentikan balapan. Penanganan dengan cepat dilakukan. Namun sayang, nyawa Hubert tak tertolong.

Correa sendiri dilaporkan dalam kondisi stabil dan masih dalam perawatan di CHU de Liege Hospital.

“Semua orang mengenal Hubert sebagai sosok yang baik dan menyenangkan. Dia murah senyum dan selalu membagi energi positif. Dia pebalap yang berbakat dan akan selalu dikenang,” demikian pernyataan resmi penyelenggara Formula 2.

Atas kejadian tersebut pihak penyelenggara F2 pun memutuskan untuk membatalkan balapan Sprint yang sedianya dilaksanakan pada Minggu.

Baca juga: Pebalap Prancis Anthoine Hubert tewas di kecelakaan GP Belgia

Baca juga: Sean Gelael tetap incar poin meski start ke-16 di Belgia

Pewarta: Bayu Kuncahyo
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pebalap Prancis Anthoine Hubert tewas di kecelakaan GP Belgia

Jakarta (ANTARA) – Pebalap Prancis Anthoine Hubert tewas setelah mengalami kecelakaan di balapan Formula 2 GP Belgia di Sirkuit Spa Francorchamps, Sabtu waktu setempat.

Pebalap berusia 22 tahun ditabrak oleh pebalap berdarah Ekuador-Amerika Juan Manuel Correa ketika melaju dalam kecepatan tinggi setelah dia kehilangan kendali dan menabrak tembok pembatas di tikungan cepat Raidillon di Spa.

FIA mengumumkan jika Hubert meninggal pukul 18:35 waktu setempat dan investigasi atas insiden itu sedang dilakukan.

Kecelakaan, yang melibatkan beberapa mobil itu, terjadi di lap kedua balapan. Anggota tim medis berhamburan ke tempat kejadian untuk memboyong para pebalap menuju pusat medis yang ada di sirkuit.

Balapan ditunda dan akhirnya dihentikan.

Balapan kedua, yang sedianya digelar sebelum GP Belgia kelas Formula 1 di akhir pekan ini, juga dibatalkan.

Hubert naik ke F2 musim ini setelah lulus dari GP3 tahun lalu.

Membalap untuk tim Arden, Hubert telah menang dua balapan musim ini yaitu di Monako dan Prancis untuk membawanya ke peringkat delapan klasemen umum.

Kematian Hubert menjadi kematian pebalap pertama yang terjadi di akhir pekan balapan Formula 1 sejak Ayrton Senna dan Roland Ratzenberger tewas di Imola pada 1994.

Jules Bianchi, yang mengalami cedera parah di kepala ketika GP Jepang pada Oktober 2014, meninggal dunia karena cedera tersebut pada July di tahun berikutnya.

Hubert adalah salah satu anggota akademi pebalap muda Renault dan ucapan duka cita pun mengalir kepadanya.

“Anthoine adalah orang yang cerdas,” kata kepala tim Renault Cyril Abiteboul seperti dikutip Reuters.

“Performa dan tingkah lakunya di dan di luar trek menunjukkan dia adalah pria sejati dan sangat lah senang dan terhormat bisa mendapati dirinya di dalam akademi kami.

“Dia akan sangat dirindukan olah tim-tim kami di Enstone dan Viry. Semangatnya akan tetap bersama tim ini dan kami akan mengenang memori dia.:

Juara dunia lima kali Lewis Hamilton pun mengungkapkan perasaannya lewat media sosial.

“Anthoine adalah seorang pahlawan sejauh yang aku tahu, karena mengambil resiko untuk mengejar mimpinya,” kata sang pebalap asal Inggris itu lewat fitur Instagram Story di akun resminya.

“Aku sangat sedih ini terjadi. Mari kita menjunjung dan mengenang dia.

“Istirahat lah dengan tenang, saudaraku.”

Baca juga: Sean Gelael tetap incar poin meski start ke-16 di Belgia

Baca juga: Racing Point perpanjang kontrak Perez hingga 2022
 

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bos Mercedes tak puas dengan hasil kualifikasi GP Belgia

Jakarta (ANTARA) – Bos tim Mercedes tak puas dengan hasil kualifikasi GP Belgia setelah kedua pebalapnya nyaris membuat kesalahan fatal, Sabtu.

Sesi Q3 hampir menjadi bencana bagi Mercedes ketika Lewis Hamilton nyaris menabrak mobil Valtteri Bottas dari belakang.

Hamilton ketika itu mengantre untuk membuat catatan waktu di Q3 dan melipir ke sisi kanan trek menghindari mobil Alfa Romeo Kimi Raikkonen yang sedang melaju kencang.

Bottas yang berada di depannya melakukan pengereman sehingga Hamilton harus mengunci kedua bannya untuk menghindar.

Keduanya mampu menghindari kontak, namun Hamilton hanya mampu merebut posisi start ke-3 dengan terpaut 0,763 detik dari peraih pole position Charles Leclerc dari tim Ferrari.
Sedangkan Bottas akan start dari P4.

Sebelumnya di sesi latihan bebas FP3, Hamilton menghancurkan bagian depan mobilnya ketika kehilangan kendali di Tikungan 12 dan berujung ke tembok pembatas.

Baca juga: Leclerc raih pole position, duo Ferrari start baris terdepan GP Belgia

Baca juga: GP Belgia dalam angka

“Hari ini kami tersandung kaki kami sendiri,” kata Wolff mengomentari insiden Bottas dan Hamilton.

“Kalian ingin melakukannya dengan sangat sempurna tapi kemudian kalian terlihat seperti orang bodoh dan itu yang terjadi terhadap kami hari ini,” kata Wolff seperti dikutip laman resmi Formula 1.

P3 dan P4 menjadi hasil maksimal tim Silver Arrow setelah mendapati kecepatan Ferrari yang fenomenal di trek Spa-Francorchamps yang cocok dengan karakter mobil tim asal Italia itu.

“Kekuatan Ferrari tak masuk akal di trek semacam ini. Kalian harus melakukan segalanya dengan benar, dan kami tidak,” kata Wolff.

Ferrari mengunci posisi start 1-2 GP Belgia lewat Charles Leclerc dan Sebastian Vettel. Dengan hasil itu, Mercedes untuk pertama kalinya sejak 2013 gagal meraih pole position di Spa.

Baca juga: Mercedes perpanjang kontrak Bottas hingga 2020

Baca juga: Berkaca hasil paruh musim, Ferrari ingin bangkit di Spa dan Monza

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Leclerc raih pole position, duo Ferrari start baris terdepan GP Belgia

Jakarta (ANTARA) – Charles Leclerc merebut pole position GP Belgia setelah menjadi yang tercepat pada kualifikasi, Sabtu, dan membawa Ferrari mengunci posisi start 1-2.

Pebalap asal Monako itu menjadi yang tercepat pada dua dari tiga sesi latihan dan sedang mengincar kemenangan pertamanya di Formula 1 musim ini.

Leclerc mencatatkan waktu tercepat satu menit 42,519 detik, unggul 0,748 detik dari rekan satu timnya, Sebastian Vettel yang berada di peringkat kedua, demikian dilaporkan AFP.

Terakhir kali Ferrari mengunci posisi start baris terdepan yaitu ketika di GP Bahrain, Maret lalu. Catatan ini menjadi yang ke-63 kali bagi tim Kuda Jingkrak start dari posisi 1-2 sementara Mercedes sebanyak 64 kali.
 

Baca juga: Formula 1 umumkan kalender provisional 2020

Baca juga: Berkaca hasil paruh musim, Ferrari ingin bangkit di Spa dan Monza

Juara dunia dan pemuncak klasemen sementara Lewis Hamilton akan start dari P3 di depan rekan satu timnya, Valtteri Bottas.

Max Verstappen di P5 untuk Red Bull diikuti pebalap Renault Daniel Ricciardo di P6 .

“Rasanya hebat,” kata Leclerc. “Kami sedikit kewalahan dengan kecepatan di balapan dan perlu membenahi hal itu, tapi aku yakin kami akan kuat.”

Sementara itu, Vettel dibuat kesal dengan padatnya lalu lintas di trek ketika ia menjalani lap terakhirnya.

“Pada akhirnya, bagus kita mengunci baris terdepan, tapi untuk merebut pole aku terjebak antrian,” kata Vettel.

Baca juga: GP Belgia dalam angka

Baca juga: Mercedes perpanjang kontrak Bottas hingga 2020

Hamilton di FP3 mengirim mobilnya menabrak tembok pembatas sehingga menghancurkan suspensi depannya.

“P3 adalah sesi buruk untukku dan menyedihkan karena aku tahu bagaimana sulitnya membangun suku cadang dan menyusun mobilnya kembali,” kata Hamilton soal kecelakaan yang ia alami.

“Ferrari melakukan pekerjaan yang baik dan aku harap aku bisa bertarung dengan mereka.”

Nico Hulkenberg akan start dari P7, kali keduanya bagi Renault, di depan Kimi Raikkonen dari Alfa Romeo, Sergio Perez dari Racing Point dan Kevin Magnussen dari Haas.

Saat ini Hamilton telah menjuarai delapan dari 12 balapan yang telah digelar dan memimpin 62 poin dari Bottas yang berada di peringkat kedua klasemen.

Hasil kualifikasi GP Belgia
1 Charles Leclerc MON Scuderia Ferrari 1 menit 42,519 detik
2 Sebastian Vettel GER Scuderia Ferrari + 0,748 detik
3 Lewis Hamilton GBR Mercedes AMG Petronas Motorsport + 0,763 detik
4 Valtteri Bottas FIN Mercedes AMG Petronas Motorsport + 0,896 detik
5 Max Verstappen NED Aston Martin Red Bull Racing Honda + 1,171 detik
6 Daniel Ricciardo AUS Renault F1 Team + 1,738 detik
7 Nico Hulkenberg GER Renault F1 Team + 2,023 detik
8 Kimi Raikkonen FIN Alfa Romeo Racing + 2,038 detik
9 Sergio Perez MEX SportPesa Racing Point F1 Team + 2,187 detik
10 Kevin Magnussen DEN Rich Energy Haas F1 Team + 2,567 detik
11 Romain Grosjean FRA Rich Energy Haas F1 Team
12 Lando Norris GBR McLaren F1 Team
13 Lance Stroll CAN SportPesa Racing Point F1 Team
14 Alexander Albon THA Aston Martin Red Bull Racing Honda
15 Antonio Giovinazzi ITA Alfa Romeo Racing
16 Pierre Gasly FRA Red Bull Toro Rosso Honda
17 Carlos Sainz ESP McLaren F1 Team
18 Daniil Kvyat RUS Red Bull Toro Rosso Honda
19 George Russell GBR ROKiT Williams Racing
20 Robert Kubica POL ROKiT Williams Racing

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sean Gelael tetap incar poin meski start ke-16 di Belgia

Jakarta (ANTARA) –
Pebalap Indonesia Sean Gelael yang membela tim Pertamina Prema Racing itu tetap mengincar poin meski harus start dari posisi ke-16 pada balapan feature Formula 2 di Sirkuit SPA Francorhamps, Belgia, Sabtu waktu setempat.

Sean harus start dari barisan belakang setelah pada kualifikasi hanya membukukan catatan waktu dua menit 00,327 detik. Untuk posisi terdepan ditempati oleh pebalap ART Grand Prix Nyck de Vries dengan waktu satu menit 58,304 detik, demikian laman fiaformula2.com.

Pada kualifikasi, Sean mengaku kurang maksimal karena dirinya dan beberapa pebalap melintir dan menabrak pembatas beberapa sesaat setelah memasuki trek dari pit line.

“Sepertinya ada sisa oli di trek, karena mobil yang melintas sebelum dan sesudah saya juga tergelincir keluar trek. Jalur yang saya ambil pun sama, melibas kerb dan hal lainnya tak beda dengan sebelumnya,” ujar Sean dalam keterangan resminya.

Walau kecewa dengan hasil yang membuatnya akan start dari posisi 16, Sean yakin dengan potensi yang bisa ia maksimalkan untuk Feature Race hari Sabtu ini.

“Kecepatan antara saya dan Mick sebelum insiden itu tak beda jauh, hanya 0,1 detik. Itu menunjukkan potensi untuk meraih hasil bagus ada. Balapan pun panjang, 25 lap, sehingga siapa tahu saya bisa berbuat sesuatu,” katanya.

Untuk meraih poin, Sean yang didukung penuh oleh Jagonya Ayam KFC Indonesia setidaknya harus finis di urutan sepuluh. Memang tidak mudah untuk meraihnya mengingat persaingan balapan satu level di bawah Formula 1 itu sangat ketat.

Rekan setim Sean di Pertamina Prema Racing, Mick Schumacher akan memulai balapan dari posisi ke-enam. Peluang Mick untuk meraih poin dan bahkan posisi podium lebih besar. Sementara posisi start pertama diambil pebalap tim ART Grandprix, Nyck de Vries.

Untuk balapan feature, para pebalap harus menyelesaikan 25 putaran dengan satu kewajiban memasuki pit line. Balapan di SPA tidak akan berjalan mudah karena kondisi cuaca bisa berubah dengan cepat. Panjang sirkuit ini aslinya mencapai 14 km. Namun, untuk balapan F1 dan F2, lintasan sirkuit yang dipakai hanya 7 km.

Potensi susul menyusul antar pebalap di sirkuit ini sangat terbuka karena banyaknya trek lurus yang panjang. Sirkuit ini banyak disebut pembalap sebagai salah satu sirkuit paling menantang dari semua sirkuit balap. Sementara bagi para fans, sirkuit ini juga menjadi sirkuit paling populer karena lokasinya yang berada di tengah hutan pedalaman.

Baca juga: Tim Pertamina Prema Racing raih empat poin di Hungaroring

Baca juga: Jika Formula E jadi, Jakpro akan usahakan Rio-Sean dapat “wildcard”

Baca juga: Sean Gelael tak ingin terlena di Formula 2 seri Prancis

Pewarta: Bayu Kuncahyo
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Rossi janjikan sesuatu yang baru tahun depan

Jakarta (ANTARA) – Pebalap gaek Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha MotoGP) menjanjikan ia dan timnya memiliki sesuatu yang baru untuk musim balapan tahun depan.

Namun, juara dunia sembilan kali itu tidak menjelaskan lebih detail “rahasia” Yamaha untuk tahun depan setelah mendapati hasil positif di tes Misano, Jumat waktu setempat.

“Ini tes yang bagus karena kami memiliki sejumlah hal bagus untuk dicoba, sesuatu yang baru untuk tahun depan dan juga beberapa hal yang berbeda untuk akhir musim ini,” kata Rossi seperti dilansir laman resmi MotoGP.

Baca juga: Uji purwarupa Yamaha 2020, Rossi ungkap kesan pertamanya

Di hari pertama tes, The Doctor finis peringkat lima, sementara di hari kedua, dia finis keempat dan terlihat menguji rem depan yang memiliki tutup berbalut serat karbon di salah satu motor YZR-M1-nya.

“Jujur aku tidak tahu,” kata Rossi soal fungsi dari tutup roda depan itu. “Mungkin untuk melaju lebih kencang.”

“Tapi itu sangat cantik, jadi kami akan tetap memakainya hanya karena dia terlihat cantik,” kata Rossi yang seperti biasa selalu ceria menjawab pertanyaaan media.

“Selain cover itu, kami mencoba sesuatu yang beda di mesin, elektronik dan kami cukup cepat.”

Baca juga: Quartararo pungkasi tes Misano sebagai yang tercepat

Rossi finis 0,750 detik lebih lambat dari Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) yang memuncaki hari kedua.

Sementara itu, rekan satu timnya, Maverick Vinales kembali menguji knalpot ganda, membandingkan dengan knalpot tunggal yang biasa dipasang di mesin Yamaha dan berada di peringkat enam tercepat hari itu setelah Jack Miller (Pramac Racing).

Yamaha tahun ini masih mengalami kendala dengan daya cengkeram ban serta defisit kecepatan puncak, kalah kencang dibanding rival-rival mereka seperti Ducati dan Honda.

Rossi sendiri baru naik podium dua kali musim ini, di Argentina dan Amerika Serikat, sedangkan Vinales mengoleksi empat finis podium, salah satunya menjadi juara di Assen, Belanda.

Baca juga: Rins senang bisa kalahkan dua legenda MotoGP; Rossi dan Marquez

Baca juga: MotoGP keluarkan kalender provisional musim balapan 2020

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Gilang Galiartha
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Quartararo pungkasi tes Misano sebagai yang tercepat

Jakarta (ANTARA) – Pebalap debutan Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) kembali menjadi mencatatkan waktu tercepat di hari kedua sesi tes resmi MotoGP di Sirkuit Misano, Italia, Jumat waktu setempat.

Pebalap asal Prancis itu mencatatkan waktu satu menit 31,639 detik, 0,010 detik lebih lambat dari rekor waktu putaran tercepat di Misano, demikian laman resmi MotoGP.

Danilo Petrucci finis peringkat kedua, 0,476 detik lebih lambat diikuti oleh Franco Morbidelli (Petronas Yamaha SRT) di peringkat tiga.

Baca juga: Duo tim satelit Yamaha puncaki hari pertama tes Misano

Baca juga: Rossi dan kubu Yamaha ungkap hasil hari pertama tes di Misano

Jack Miller (Pramac Racing) memuncaki sesi tes pagi namun tak meneruskannya di sore hari setelah mengalami masalah dengan motor pertama yang ia uji.

Pebalap asal Australia itu menguji kecepatan di balapan dan stabilitas motor Ducati di tikungan cepat, yang memberinya kesulitan ketika di Silverstone pekan lalu.

Rekan satu timnya, Francesco Bagnaia juga mengerjakan setup balapan dari motor GP18nya. Keduanya finis peringkat lima dan ketujuh.

Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha MotoGP) finis peringkat keempat hari itu. Pebalap asal Italia itu terlihat menguji rem depan berbalut serat karbon di salah satu motor YZR-M1-nya.

Rekan satu timnya, Maverick Vinales kembali menguji knalpot ganda, membandingkan dengan knalpot tunggal yang biasa dipasang di mesin Yamaha.

Pebalap asal Spanyol itu kembali memasang buritan motor yang ia biasa pakai dan mengakhiri tes di peringkat enam, satu detik di belakang Quartararo.

Di kubu Repsol Honda, Marc Marquez menjajal motor pebalap uji HRC Stefan Bradl dan berakhir di peringkat 10 besar.

Sementara hari ini giliran Bradl membawa motor berwarna hitam yang dipakai Marquez pada Kamis.

Takaaki Nakagami (LCR Honda Castrol) menjadi pebalap Honda tercepat di hari kedua dengan finis ke delapan. Sedangkan juara dunia lima kali Jorge Lorenzo tidak turun karena masih pemulihan cedera.

Baca juga: Marquez tak senang kecolongan di Silverstone

Andrea Dovizioso dan Petrucci menguji salah satu dari kedua motor mereka dengan komponen tambahan di lengan ayunnya. Kedua pebalap Italia itu juga tampak menggunakan penutup roda di motor GP19nya.

Sedangkan pebalap uji Michele Pirro turun dengan belly pan Ducati yang terlihat sedikit berbeda dan finis peringkat ke-15. Dovizioso finis ke-17.

Tim Suzuki Ecstar mendapati pebalapnya, Joan Mir, finis P11 setelah pulih dari cedera yang ia dapat di tes Brno.

Mir menguji seting, suku cadang baru, dan daya cengkeram ban dan finis di atas rekan satu timnya, Alex Rins.

Baca juga: MotoGP keluarkan kalender provisional musim balapan 2020

Baca juga: Rins nyaris lakukan kesalahan fatal sebelum juara di Silverstone

Di kubu KTM, legenda MotoGP Dani Pedrosa menguji bagian ekor motor KTM yang mirip digunakan Pol Espargaro dan Johann Zarco di sesi pembuka.

KTM menguji bagian-bagian yang mereka pertimbangkan akan digunakan di balapan-balapan selanjutnya. Pedrosa pun menjadi pebalap KTM tercepat hari itu sementara Espargaro terjatuh di sesi pagi.

Sesi tes resmi Misano berakhir hari itu dan sirkuit itu akan menggelar seri selanjutnya, GP San Marino, pertengahan September nanti.

Catatan waktu 10 terbaik hari kedua tes Misano
1. Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) – 1:31,639
2. Danilo Petrucci (Ducati Team) + 0,476
3. Franco Morbidelli (Petronas Yamaha SRT) + 0,614
4. Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha MotoGP) + 0,750
5. Jack Miller (Pramac Racing) + 0,766
6. Maverick Viñales (Monster Energy Yamaha MotoGP) + 0,937
7. Francesco Bagnaia (Pramac Racing) + 0,968
8. Takaaki Nakagami (LCR Honda Idemitsu) + 1,101
9. Aleix Espargaro (Aprilia Racing Team Gresini) + 1,261
10. Marc Marquez (Repsol Honda Team) + 1,266

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Gilang Galiartha
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Racing Point perpanjang kontrak Perez hingga 2022

Jakarta (ANTARA) – Racing Point pada Jumat mengumumkan telah memperpanjang kontrak Sergio Perez tiga tahun ke depan hingga akhir musim 2022.

Dengan demikian pebalap Meksiko itu akan tetap bermitra dengan Lance Stroll tahun depan di tim yang bermarkas di Silverstone itu.

Dalam enam tahun terakhir, sejak pertama kali bergabung pada 2014, Perez telah mempersembahkan lima finis podium untuk tim yang tadinya bernama Force India itu.

“Aku sangat senang bisa memperpanjang kemitraanku dengan tim ini untuk tiga tahun ke depan,” kata Perez seperti dikutip laman resmi tim Racing Point.

“Aku telah bekerja sama dengan regu ini cukup lama dan mereka telah menjadi keluarga keduaku. Bersama, kami telah menikmati kesuksesan yang besar dan berbagi semangat yang sama untuk balapan.”

Baca juga: Ocon gantikan Hulkenberg di Renault mulai 2020

Baca juga: Mercedes perpanjang kontrak Bottas hingga 2020

Kepala tim dan CEO Racing Point Otmar Szafnauer menyatakan senang bisa membuat komitmen ke depan dengan Perez untuk pengembangan tim.

“Selama enam tahun terakhir kami melihat dia telah menjadi pebalap yang lengkap yang memiliki kecepatan kualifikasi dan keahlian luar biasa di balapan,” kata Szafnauer.

“Sergio yang percaya visi jangka panjang proyek ini dan menyatakan komitmennya hingga 2022 memberikan kami konsistensi yang berharga untuk bisa melaju ke depan.”

Baca juga: Formula 1 umumkan kalender provisional 2020
 

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Gilang Galiartha
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Duo Ferrari dominasi FP2 GP Belgia

Jakarta (ANTARA) – Charles Leclerc mengungguli rekan satu timnya, Sebastian Vettel, untuk membawa Ferrari finis 1-2 di sesi latihan bebas FP2 GP Belgia di Sirkuit Spa-Francorchamps, Jumat.

Pebalap asal Monako itu, yang pada sesi latihan pagi berada di peringkat dua, mengakhiri sesi latihan sore sebagai yang tercepat dengan waktu satu menit 44,123 detik, demikian Reuters.

Catatan waktu itu lebih baik 0,630 dari waktu yang ditorehkan Vettel di FP1.

Valtteri Bottas, yang baru saja mendapatkan kontrak baru untuk membalap dengan Lewis Hamilton di Mercedes tahun depan, menjadi penantang terdekat duo Ferrari hari itu dengan finis ketiga. Hamilton membayangi mereka di peringkat empat.

Dua mobil Silver Arrow itu memperbaiki catatan waktu mereka dari peringkat lima dan enam di yang diraih di sesi pagi, namun masih terpaut hampir satu detik dari Leclerc.

Baca juga: Berkaca hasil paruh musim, Ferrari ingin bangkit di Spa dan Monza

Baca juga: GP Belgia dalam angka

Hamilton, yang memuncaki klasemen dengan keunggulan 62 poin dari rival terdekatnya, Bottas, mendapati sesi latihan yang kurang mulus setelah Mercedes memasang pedal gas baru ke mobilnya di garasi.

Dia hanya mencatatkan waktu putaran pada 25 menit jelang akhir sesi pagi setelah masuk ke garasi untuk kedua kalinya ketika Mercedes kehilangan komponen telemetri di mobilnya.

Di siang harinya, pebalap bernomor 44 itu juga mengeluhkan adanya debu dan kotoran yang masuk ke dalam helmnya.

Baca juga: Mercedes perpanjang kontrak Bottas hingga 2020

Baca juga: Ocon gantikan Hulkenberg di Renault mulai 2020

Ferrari masih memburu kemenangan pertamanya musim ini setelah kesulitan jika dihadapkan dengan sirkuit yang meliuk-liuk.

Namun mobil mereka lebih cocok dengan sirkuit yang memiliki karakter seperti Spa, yang memiliki lintasan lurus panjang.

Spa dan Monza, yang akan menggelar seri berikutnya, dipandang sebagai kesempatan terbesar Ferrari untuk meraih trofi juara.

Vettel pun berharap bisa merengkuh kemenangan setelah terakhir kali finis pertama di GP Belgia tahun lalu.

Di belakang empat pebalap terdepan, Sergio Perez membawa Racing Point di peringkat lima tercepat. Namun pebalap Meksiko itu terpaksa minggir dari trek setelah mobilnya terbakar dan mengeluarkan asap dari bagian buritan di menit-menit akhir sesi.

Insiden itu menyebabkan marshal mengibarkan bendera merah dan mengakhiri sesi latihan lebih awal.

Max Verstappen finis keenam untuk Red Bull. Pebalap asal Belanda itu, di depan pendukungnya, finis ketiga di FP1 namun mengeluhkan masalah dengan power unit Honda.

Kimi Raikkonen, yang cedera otot kaki, memaksa Alfa Romeo menurunkan pebalap cadangan Marcus Ericsson yang finis ketujuh di depan Lance Stroll dari Racing Point.

Baca juga: Albon gantikan Gasly di Red Bull mulai GP Belgia

Daniel Ricciardo, salah satu dari enam pebalap yang akan mendapatkan penalti mundur grid karena mesin, finis peringkat sembilan untuk Renault.

Sementara itu, rookie Alexander Albon, yang tercepat keempat di FP1, melengkapi peringkat 10 besar di debutnya bersama Red Bull.

Pierre Gasly yang menempati bangku Albon di Toro Rosso finis ke-17.

Sesi latihan hari itu cenderung bebas insiden, namun hal yang paling dramatis terjadi ketika mobil Stroll kehilangan penutup mesinnya ketika melaju dengan kecepatan tinggi di sesi pembuka.

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Gilang Galiartha
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Rossi dan kubu Yamaha ungkap hasil hari pertama tes di Misano

Jakarta (ANTARA) – Empat pebalap Yamaha berada di peringkat lima besar pebalap tercepat di hari pertama tes MotoGP di Misano, Italia, Kamis waktu setempat.

Duo pebalap tim satelit Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo dan Franco Morbidelli, berada di puncak.

Rookie Quartararo mencatatkan waktu tercepat satu menit 32,996 detik sementara rekan satu timnya terpaut 0,023 detik untuk meninggalkan Marc Marquez sekitar 0,2 detik di peringkat tiga, demikian laman resmi MotoGP.

Kemudian dua pebalap pabrikan Monster Energy Yamaha MotoGP, Maverick Vinales terpaut 0,251 detik di peringkat empat diikuti Valentino Rossi di peringkat lima dengan margin 0,3 detik dari pemuncak sesi tes.

Baca juga:Duo tim satelit Yamaha puncaki hari pertama tes Misano

Baca juga:MotoGP keluarkan kalender provisional musim balapan 2020

Quartararo mendapati hari yang cukup positif ketika pertama kali menjajal Sirkuit Misano di atas mesin MotoGP hari itu.

“Hari ini cukup positif, kami melakukan banyak putaran, 100 putaran hari ini,” kata pebalap asal Prancis itu kepada MotoGP.com.

“Dan hasilnya bagus karena kami tak mencoba banyak hal hari ini. Kami hanya mencoba membiasakan diri dengan trek karena ini baru pertama kali untukku. Jadi hari ini lebih fokus ke mempelajari, bekerja dengan elektronik baru dan hari yang sangat baik karena kami menunjukkan kecepatan dan lap yang bagus.”

Pebalap berjuluk El Diablo itu masih memiliki sedikit rasa sakit di leher menyusul kecelakaan yang ia alami di Silverstone akhir pekan lalu.

“Tapi semuanya baik-baik saja. Sakit kepala yang aku alami Minggu sudah hilang.”

Sedangkan Morbidelli menguji ban Michelin untuk menemukan keseimbangan yang pas untuk meningkatkan grip.

Baca juga:Quartararo beberkan insiden kecelakaan di Silverstone

Baca juga:Rossi beberkan alasannya gagal amankan podium di Silverstone

Di garasi tim pabrikan, Rossi dan Vinales menguji versi kedua mesin Yamaha 2020, setelah sebelumnya menguji versi pertamanya di Brno.

Pabrikan asal Iwata itu juga menguji knalpot yang berbeda, mirip dengan knalpot ganda Suzuki, serta lengan ayun karbon dan penutup rem depan karbon.

Rossi diberi tiga motor untuk diuji, sedangkan Vinales turun ke trek untuk menguji komponen aerodinamika depan dan buritan baru yang dipakai di Brno.

Maverick Vinales, yang berada di peringkat empat hari itu tak cukup puas dengan hasil tes karena Yamaha sejauh ini masih kewalahan menemukan daya cengkeram ban serta memiliki defisit kecepatan puncak musim ini.

“Kami bekerja keras untuk meningkatkan pergerakan motor tapi ini adalah hari yang cukup sulit, aku sedikit kesulitan dengan grip depan di trek yang bagus untuk dikerjakan lagi, kita lihat di hari kedua apa lagi yang bisa kami tingkatkan,” kata Vinales.

“Kami harus terus bekerja agar aku merasa bagus dengan motor. Hari ini aku sangat kesulitan, aku tak terlalu nyaman dengan motor itu, jadi besok kami harus mencoba hal yang lain untuk meningkatkan motor itu.

Sementara Rossi cukup bisa berterima mengingat mesin 2020 masih menyisakan ruang untuk ditingkatkan.

“Kami juga mencoba itu, tapi itu lebih untuk tahun depan. Menurutku, kami berada di jalan yang baik tapi kami perlu lebih baik lagi. Kami perlu melangkah lebih jauh lagi, tapi kami berada di jalur yang benar,” kata The Doctor.

Tes Misano akan dilanjutkan pada Jumat waktu setempat.

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Duo tim satelit Yamaha puncaki hari pertama tes Misano

Jakarta (ANTARA) – Duo tim satelit Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo dan Franco Morbidelli, memimpin serbuan Yamaha pada sesi tes resmi MotoGP di Sirkuit Misano, Italia, Kamis waktu setempat.

Rookie Quartararo mencatatkan waktu tercepat satu menit 32,996 detik sementara rekan satu timnya terpaut 0,023 detik untuk meninggalkan Marc Marquez sekitar 0,2 detik di peringkat tiga, demikian laman resmi MotoGP.

Sementara itu, dua pebalap pabrikan Monster Energy Yamaha MotoGP, Maverick Vinales terpaut 0,251 detik di peringkat empat diikuti Valentino Rossi di peringkat lima dengan margin 0,3 detik dari pemuncak sesi tes.

Quartararo menjajal pertama kalinya sirkuit Misano dengan mesin MotoGP hari itu. Pebalap asal Prancis itu fokus untuk menemukan setup yang pas untuk balapan di sana bulan depan.

Sedangkan Morbidelli menguji ban Michelin untuk menemukan keseimbangan yang pas untuk meningkatkan grip.

Di garasi tim pabrikan, Rossi dan Vinales menguji versi kedua mesin Yamaha 2020, setelah sebelumnya menguji versi pertamanya di Brno.

Pabrikan asal Iwata itu juga menguji knalpot yang berbeda, mirip dengan knalpot ganda Suzuki, serta lengan ayun karbon dan penutup rem depan karbon.

Rossi diberi tiga motor untuk diuji, sedangkan Vinales turun ke trek untuk menguji komponen aerodinamika depan dan buritan baru yang dipakai di Brno.

Baca juga: Rossi nantikan kemajuan Yamaha di tes resmi Misano

Baca juga: Rossi beberkan alasannya gagal amankan podium di Silverstone

Di kubu Honda, Marquez menguji empat motor hari itu, sedangkan Cal Crutchlow (LCR Honda Castrol) menguji tiga.

Rekan satu tim Marquez, Jorge Lorenzo, masih kesakitan dengan cedera yang ia alami dan mengakhiri lebih awal hari pertama tes di Misano itu.

Sementara itu, Andrea Dovizioso (Ducati) kembali menunggangi GP19 pada sesi siang setelah dinyatakan fit hari itu.

Manajer tim Davide Tardozzi mengatakan tujuan mereka tes Misano hari itu dibatalkan untuk mengecek kondisi fisik Dovi setelah kecelakaan di Silverstone.

Rekan satu timnya, Danilo Petrucci, mendapat tugas untuk menguji sistem elektronik motor, sedangkan pebalap uji Michele Pirro mendapat sasis baru dan seting baru untuk dites menggunakan fairing yang ia gunakan ketika menguji KymiRing.

Petrucci, Pirro dan Jack Miller (Pramac Racing) juga mendapat komponen tambahan di lengan ayun motornya.

Di garasi Suzuki, Joan Mir telah kembali dari cedera dan mencatatkan waktu tercepat ke sembilan, 0,767 detik dari Quartararo. Sedangkan Alex Rins, yang menguji seting, komponen lengan ayun, elektronik dan sasis yang sedikit berbeda, mengalami kecelakaan di Tikungan 8 di akhir sesi pagi.

Baca juga: Hasil GP Inggris, Rins menang dramatis atas Marquez

Baca juga: Marquez tak senang kecolongan di Silverstone

Tes Misano akan dilanjutkan pada Jumat waktu setempat.

Catatan waktu 10 besar tes Misano
1. Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) – 1:32,996
2. Franco Morbidelli (Petronas Yamaha SRT) + 0,023
3. Marc Marquez (Repsol Honda Team) + 0,226
4. Maverick Viñales (Monster Energy Yamaha MotoGP) + 0,251
5. Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha MotoGP) + 0,300
6. Pol Espargaro (Red Bull KTM Factory Racing) + 0,592
7. Michele Pirro (Ducati Team) + 0,654
8. Johann Zarco (Red Bull KTM Factory Racing) + 0,694
9. Joan Mir (Team Suzuki Ecstar) + 0,767
10. Takaaki Nakagami (LCR Honda Idemitsu) + 0,781

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Formula 1 umumkan kalender provisional 2020

Jakarta (ANTARA) – Formula 1 mengumumkan kalender sementara musim balapan 2020 yang terdiri dari 22 seri, terbanyak dalam sejarah.

Seri pertama akan dimulai di Australia pada 15 Maret dan dipungkasi di Abu Dhabi pada 29 November, demikian laman resmi Formula 1.

Selain itu akan ada dua sirkuit baru, yaitu di Vietnam, yang akan menjadi negara ke-34 yang menggelar balapan F1, dan Belanda, yang kembali menggelar GP di Sirkuit Zandvoort sejak terakhir kali pada 1985.

Baca juga: Mercedes perpanjang kontrak Bottas hingga 2020

Baca juga: Ocon gantikan Hulkenberg di Renault mulai 2020

Tahun ini Australia, Inggris dan Spanyol telah memperpanjang kontraknya untuk tetap di kalender F1.

Meksiko juga akan lanjut menggelar balapan jet darat hingga tiga tahun ke depan.

GP Jerman tidak masuk di kalender musim depan karena Sirkuit Hockenheim mengalami kendala finansial.

Tanggal Grand Prix Venue

15 Maret Australia Melbourne
22 Maret Bahrain Sakhir
5 April Vietnam Hanoi
19 April China Shanghai
3 Mei Belanda Zandvoort
10 Mei Spain Barcelona
24 Mei Monako Monako
7 Juni Azerbaijan Baku
14 Juni Kanada Montreal
28 Juni Prancis Paul Ricard
5 Juli Austria Red Bull Ring
19 Juli Inggris Raya Silverstone
2 Agustus Hungaria Hungaroring
30 Agustus Belgia Spa
6 September Italia Monza
20 September Singapura Singapura
27 September Rusia Sochi
11 Oktober Jepang Suzuka
25 Oktober Amerika Serikat Austin
1 November Meksiko Mexico City
15 November Brasil Interlagos
29 November Abu Dhabi Abu Dhabi

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ocon gantikan Hulkenberg di Renault mulai 2020

Jakarta (ANTARA) – Pebalap Prancis Esteban Ocon akan membalap bersama Renault di musim balapan Formula 1 2020, umum tim asal Prancis itu, Kamis.

Ocon (22), yang menjadi pebalap cadangan di musim ini, akan menggantikan Nico Hulkenberg untuk membalap bersama Daniel Ricciardo sebagai salah satu bagian kontrak dua tahun yang ia setujui hingga 2021.

“Saya punya hubungan yang sangat kuat dengan tim ini dan semua yang bekerja di sini,” kata Ocon seperti dikutip Reuters.

Ocon menjadi pebalap cadangan Renault sejak 2016 dan telah menjadi bagian dari program pebalap junior ketika tim itu dimiliki Lotus.

“Mereka lah yang membukakan pintu ke dunia balap mobil tingkat teratas untukku.”
 

Ocon, yang sebelumnya membalap untuk Force India dan kemudian berganti nama menjadi Racing Point setelah tim itu punya pemilik baru, telah disediakan satu bangku bersama Renault musim lalu.

Namun talenta muda itu mendapati dirinya digeser setelah Renault memboyong Ricciardo dari Red Bull.

Ocon juga diisukan menjadi rekan satu tim juara dunia lima kali Lewis Hamilton di Mercedes. Namun tim yang bermarkas di Brackley itu telah memilih untuk memperpanjang kontrak Valtteri Bottas.

Baca juga: Mercedes perpanjang kontrak Bottas hingga 2020

Baca juga: GP Belgia dalam angka

Ocon akan melanjutkan kewajibannya di Mercedes sebagai pebalap cadangan hingga akhir musim ini.

“Sepanjang kariernya di Formula 1 Esteban telah merasakan manis dan pahitnya olah raga itu, dan memahami penuh perlunya meraih setiap kesempatan yang ada,” kata kepala tim Renault Cyril Abiteboul.

“Dia telah menunjukkan kemampuannya meraih poin, memiliki profesionalitas yang tinggi… ditambah pengalamannya sebagai pebalap cadangan juara dunia saat ini akan menjadi aset berharga bagi perkembangan seluruh tim kami.”

Renault saat ini berada di peringkat enam klasemen konstruktor dari 10 tim yang berlaga.

Sementara itu, belum ada kabar resmi ke mana Hulkenberg akan berlabuh tahun depan, namun pebalap Jerman itu dihubungkan dengan isu kepindahannya ke Haas menggantikan Romain Grosjean.

Baca juga: Sirkuit Catalunya tetap di kalender Formula 1 hingga 2020

Baca juga: Berkaca hasil paruh musim, Ferrari ingin bangkit di Spa dan Monza

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Mercedes perpanjang kontrak Bottas hingga 2020

Jakarta (ANTARA) – Mercedes menyatakan Valtteri Bottas akan tetap menjadi rekan Lewis Hamilton hingga musim balapan 2020.

Tim Silver Arrow itu menjawab spekulasi yang beredar perihal siapa yang akan menempati bangku mobil kedua tim musim depan setelah nama Esteban Ocon, yang menjadi pebalap cadangan Mercedes, masuk dalam daftar nama yang dipertimbangkan.

“Untuk 2019, kami memberi Valtteri tantangan untuk bangkit lebih kuat dari apa yang kami lihat pada dirinya di awal 2018, dan dia melakukan itu, dengan sejumlah performa impresif di sejumlah balapan di awal tahun,” kata bos tim Mercedes Toto Wolff seperti dikutip laman resmi Formula 1, Kamis.

Baca juga:GP Belgia dalam angka

Baca juga:Sirkuit Catalunya tetap di kalender Formula 1 hingga 2020
 

Wolff melihat paruh pertama musim ini menjadi hasil yang terbaik bagi pebalap berumur 30 tahun asal Finlandia itu, yang selama dua setengah tahun bersama Mercedes telah memenangi lima balapan.

“Dan dia ingin lagi dan bertekad untuk terus memperbaiki diri dan meningkatkan levelnya. Itu lah pola pikir yang ingin kami lihat dari semua anggota tim kami,” kata Wolff.

Bottas telah sembilan kali naik podium musim ini, dua di antaranya dengan memegang trofi juara yaitu di Australia dan Azerbaijan.

Dari 12 seri yang telah digelar, Bottas hanya sekali gagal finis ketika melintir dan menabrak pembatas di Hockenheim, Jerman.

Baca juga:Norris cedera jelang GP Belgia

Baca juga:Formula 1 ungkap pengujian desain mobil 2021 di terowongan angin
 

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

GP Belgia dalam angka

Jakarta (ANTARA) – Belgia tahun ini akan menggelar Grand Prix Belgia ke-52 di Sirkuit Spa-Francorchamps akhir pekan nanti.

Delapan dari 17 balapan terakhir di sana dimenangi pebalap yang start dari pole position.

Mercedes telah menang tiga kali di balapan GP Belgia empat tahun terakhir.

Sedangkan rekor kemenangan sepanjang masa di Spa masih dipegang oleh Michael Schumacher, yang menang enam kali di sirkuit sepanjang 7,004km itu.

Salah satu kemenangannya diraih ketika sang legenda balap Jerman itu start dari P16 di balapan basah 1995.

Baca juga:Sirkuit Catalunya tetap di kalender Formula 1 hingga 2020

Baca juga:Norris cedera jelang GP Belgia

Spa menjadi sirkuit terpanjang musim ini dan salah satu yang tercepat karena mobil bisa melaju dengan kecepatan rata-rata 230 km per jam. Para pebalap bisa melaju dengan kecepatan puncak di hampir 70 persen setiap putarannya di balapan sepanjang 44 lap itu.

Empat pebalap yang bersaing musim ini pernah menang di Spa. Mereka adalah Kimi Raikkonnen (2004,2005,2007 dan 2009), Lewis Hamilton (2010,2015,2017), Sebastian Vettel (2011,2013,2018) dan Daniel Ricciardo (2014).

Hamilton adalah peraih pole position tahun lalu di Spa (satu menit 58,179 detik) sedangkan rekor lap tercepat dipegang Valtteri Bottas pada 2018 (1:46,286)
 

Rekor kemenangan
Hamilton sejauh ini telah menjuarai 81 dari 241 balapan yang ia ikuti dan mendekatkan catatan prestasinya kepada rekor kemenangan Michael Schumacher yaitu 91.

Pebalap asal Inggris itu juga telah menang di 59 dari 112 balapan di era V6 turbo hybrid yang dimulai 2014.

Vettel di peringkat tiga soal rekor kemenangan dengan 52 trofi juara. Pebalap asal Jerman itu belum pernah menang lagi sejak GP Belgia tahun lalu.

Ferrari telah menjuarai 235 balapan sejak 1950, McLaren 182, Williams 114, Mercedes 97 dan Red Bull 61. Mantan juara dunia McLaren dan Williams belum pernah menang lagi sejak 2012.

Di musim ini, Hamilton telah menang delapan dari 12 seri yang telah digelar dan memimpin 62 poin dari rival terdekat, sekaligus rekan satu tim di Mercedes, Valtteri Bottas, yang baru menang dua kali.

Pebalap Red Bull Max Verstappen juga baru menang dua kali musim ini.

Di 24 balapan terakhir, Hamilton selalu finis dengan poin. Dia juga masih memegang rekor terbanyak finis dengan poin yaitu 33 kali.

Sementara Verstappen di empat balapan terakhir mengemas poin paling banyak dari pebalap lainnya.

Baca juga:Formula 1 ungkap pengujian desain mobil 2021 di terowongan angin

Baca juga:Berkaca hasil paruh musim, Ferrari ingin bangkit di Spa dan Monza

Rekor pole position
Hamilton memegang rekor 87 pole position selama karirnya, Vettel 56.

Sementara baru ada tiga balapan yang dimenangi dari pole position musim ini yaitu Bottas di Azerbaijan, Hamilton di Monako dan Prancis.

Max Verstappen meraih pole position pertama dalam karirnya di Formula 1 ketika kualifikasi GP Hungaria (3/8).

Hamilton mengemas 144 podium, disusul Vettel dengan 117 podium.

Alexander Albon akan melakoni debut bersama Red Bull setelah bertukar bangku dengan Pierre Gasly, yang kembali ke tim Toro Rosso.

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

MotoGP keluarkan kalender provisional musim balapan 2020

Jakarta (ANTARA) – MotoGP mengeluarkan kalender sementara musim balapan 2020 yang mana masih bisa terdapat sejumlah perubahan di dalamnya.

Tahun depan, Finlandia akan menggelar Grand Prix pada Juli sementara GP Thailand digeser sementara dari seri ke-14 menjadi seri kedua, demikian laman resmi MotoGP.

Kalender provisional MotoGP 2020
1 8 Maret Qatar Losail International Circuit
2 22 Maret Thailand Chang International Circuit
3 5 April Americas Circuit of the Americas
4 19 April Argentina Termas de Rio Hondo
5 3 Mei Jerez Circuito de Jerez – Angel Nieto
6 17 Mei Prancis Le Mans
7 31 Mei Italia Mugello
8 7 Juni Catalunya Circuit de Barcelona – Catalunya
9 21 Juni Jerman Sachsenring
10 28 Juni Belanda TT Circuit Assen
11 12 Juli Finlandia* KymiRing
12 9 Agustus Republik Ceko** Brno
13 16 Agustus Austria Red Bull Ring – Spielberg
14 30 Agustus Inggris Raya Silverstone
15 13 September San Marino Misano
16 4 Oktober Aragon MotorLand Aragon
17 18 Oktober Jepang Motegi
18 25 Oktober Australia Philip Island
19 1 November Malaysia Sepang
20 15 November Valencia Comunitat Valenciana – Ricardo Tormo

* Tergantung homologasi/persetujuan pemerintah setempat
**Tergantung kontrak

Tes Pra-musim 2020:
19/11/19 Valencia Comunitat Valenciana-Ricardo Tormo
26/11/19 Jerez Circuito de Jerez – Ángel Nieto
7/02/20 Sepang Sepang
22/02/20 Qatar Losail International Circuit

Baca juga:Rossi nantikan kemajuan Yamaha di tes resmi Misano

Baca juga:MotoGP jalani uji coba Sirkuit KymiRing di Finlandia

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

September “ground breaking” pembangunan Sirkuit Mandalika

Mataram (ANTARA) – Komisaris PT. Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), Lalu Gita Ariadi mengatakan “ground breaking” pembangunan Sirkuit Mandalika di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat akan dilakukan pada September 2019.

“September kita lakukan “ground breaking,” ujarnya di Mataram, Rabu.

Ia menegaskan, meski direncanakan pada bulan September. Namun, kepastian waktu dan tanggal pelaksanaan “ground breaking” masih harus disesuaikan dengan jadwal kegiatan Presiden Jokowi. Karena diharapkan saat “ground breaking” pembangunan Sirkuit Mandalika akan dilakukan oleh Presiden Jokowi.

“Mudah-mudahan bisa kita laksanakan sesuai jadwal. Tapi kita masih lihat lagi dengan kesibukan Presiden,” terang Gita.

Menurut Gita yang juga menjabat Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) NTB itu, walaupun saat ini lahan yang dibebaskan belum sepenuhnya “clear and clean”. Namun, hal tersebut kata Gita, tidak akan mengganggu rencana pembangunan sirkuit. Karena, tidak semua lahan dilokasi yang akan dibangun bermasalah.

“Yang belum dibebaskan itu tinggal sedikit hanya ada di beberapa titik, tapi hampir semuanya sudah clear and clean. Apalagi saat ini tahap “land clearing” dan pemagaran sekeliling area sirkuit sudah berjalan. Kalau pun ada yang belum dibebaskan masih dalam proses. Jadi tidak ada masalah dengan pembangunan,” tegasnya.

Gita mengaku optimis pembangunan Sirkuit Mandalika akan mulai dikerjakan sesuai jadwal yang telah ditetapkan dan diharapkan tuntas pada Desember 2020.

“Begitu “ground breaking” terus konstruksi mulai Oktober dan Desember 2020 semua sudah selesai,” katanya.

Sebelumnya, Direktur Utama ITDC, Abdulbar M Mansoer, mengatakan pembangunan Mandalika “Street Circuit” untuk penyelenggaraan MotoGP mulai 2021, telah menyelesaikan proses pengukuran topografi dan penyelidikan tanah. Bahkan, saat ini telah memasuki tahap “land clearing” dan pemagaran sekeliling area sirkuit.

Dari pagar keliling sepanjang 6,25 km, telah terbangun 2,5 km atau sekitar 42 persen. Sementara land clearing mencapai 98.000m2 dari rencana 432.000 m2.

“Kami pastikan pembangunan Mandalika Street Circuit saat ini berjalan sesuai rencana, yaitu memulai konstruksi pada Oktober 2019. Selain kegiatan di lapangan yang fokus pada area sirkuit, berupa pemagaran yang hampir mencapai 50 persen dan land clearing,” kata Abdulbar.

Proses homologasi desain Mandalika Street Circuit juga telah menyepakati Center Line desain sirkuit, artinya telah menyepakati titik-titik koordinat, panjang, dan lengkung lintasan satu dengan yang lainnya.

Berdasarkan kesepakatan Center Line tersebut, ITDC bersama mitra kerja pembangunan Mandalika Street Circuit, yaitu Mrk1 Consulting dan Vinci Construction Grands Projects, investor Mandalika Street Circuit, tengah menyiapkan dokumen homologasi yang akan diserahkan kepada Federation Internationale de Motocyclisme/International Motorcycling Federation (FIM) dalam waktu dekat.

Selanjutnya dokumen homologasi yang telah disetujui FIM akan menjadi dasar penyusunan Detailed Engineering Design (DED) atau gambar kerja yang mencakup rencana teknis, arsitektur, struktur, mekanikal, elektrikal dan tata lingkungan sebelum memulai tahapan konstruksi pada Oktober 2019.

“Sejak Mandalika Street Circuit disepakati menjadi lokasi penyelenggaraan MotoGP di Indonesia, kami mengikuti setiap proses perencanaan, khususnya homologasi sirkuit dengan hati-hati dan sesuai ketentuan, untuk memastikan sirkuit dapat digunakan mulai 2021 dengan tingkat safety sesuai standarisasi FIM dan Dorna,” paparnya.

Menurut Abdulbar, inspeksi FIM atas sirkuit dilakukan selama proses homologasi desain, saat sirkuit selesai dibangun dan
sebelum tanggal balapan. Sedangkan uji coba sirkuit oleh riders akan ditentukan oleh Dorna, sesuai dengan availability riders sebelum tanggal race/balapan.

“Promoter’s Agreement yang kami tandatangani bersama Dorna, tidak mensyaratkan uji coba sirkuit harus dilakukan satu tahun sebelum tanggal balapan,” tegas Abdulbar.

Ia mengatakan tanggal balapan MotoGP Mandalika untuk musim 2021 akan diumumkan pada Agustus 2020. ITDC menargetkan dapat melakukan uji kelayakan sirkuit pada akhir 2020.

Kepastian penyelenggaraan even MotoGP di KEK Mandalika diperoleh setelah ITDC menandatangani Promoter’s Agreement dengan Dorna pada 28 Januari di Madrid, dimana Mandalika ditunjuk untuk menjadi tuan rumah balap MotoGP selama 5 tahun mulai tahun 2021.

Selain menjadi tuan rumah balap MotoGP, Mandalika juga mendapatkan kontrak untuk menggelar FIM MOTUL Superbike World Championship (WSBK).

“Penyelenggaraan eveyn MotoGP dan WSBK ini diyakini akan memberikan positioning yang kuat bagi The Mandalika sebagai salah satu destinasi sport tourism unggulan di Indonesia,” ucapnya.

Abdulbar menjelaskan komitmen manajemen untuk mewujudkan MotoGP Mandalika 2021 juga didasari oleh besarnya multiplier effect yang akan dihasilkan oleh even tersebut, seperti penciptaan lapangan kerja langsung bagi sekitar 7.500 orang, memberikan tambahan investasi lokal sebesar 150 juta dollar AS.

Selain itu, juga menambah jumlah kunjungan wisatawan asing ke Indonesia hingga mencapai 300 ribu orang/tahun, serta diperkirakan akan mendorong peningkatan belanja wisatawan hingga mencapai 40 juta dollar AS per tahun.

Baca juga: M. Fadli harap sirkuit Mandalika sajikan sensasi balap jalanan MotoGP

Guna mewujudkan penyelenggaraan MotoGP Mandalika pada 2021, manajemen ITDC mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi NTB, dan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, bahkan Pemerintah Pusat telah berkomitmen meningkatkan aksesibilitas ke kawasan melalui pembangunan infrastruktur.

Infrastruktur tersebut berupa penyiapan akses jalan langsung/bypass sepanjang 17 km dari Lombok International Airport (LIA) ke The Mandalika, perpanjangan lintasan pesawat (runway) di Lombok International Airport (LIA), pengembangan pelabuhan Gili Mas menjadi cruise terminal.

Sedangkan dukungan Pemprov NTB dan Pemkab Lombok Tengah diberikan guna menjamin terwujudnya penyelenggaraan MotoGP di Mandalika mulai 2021, salah satunya melalui pembentukan Satuan Tugas Gabungan Percepatan Pembangunan Mandalika oleh Pemkab dan Forkopimda Lombok Tengah.

“Dengan perhatian dan dukungan yang begitu besar dari pemerintah pusat dan daerah terhadap keberhasilan penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2021, kami yakin persiapan penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2021 dapat berjalan sesuai jadwal. Kami mohon dukungan semua pihak agar kami dapat mewujudkan mimpi masyarakat Indonesia untuk menyaksikan gelaran MotoGP 2021 di Mandalika,” katanya.

Baca juga: Indonesia jajaki kemungkinan selenggarakan balap Formula 1

Baca juga: Jokowi: Pembangunan Mandalika gunakan standar tinggi

Pewarta: Nur Imansyah
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Atlet nasional meriahkan lomba sepeda gunung di Palangka Raya

Palangka Raya (ANTARA) – Atlet balap sepeda nasional Kusmawati Yazid bakal meramaikan lomba sepeda gunung (mountain bike) tingkat nasional di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, yang dilangsungkan Sabtu (31/8).

“Nantinya kita akan kedatangan tamu istimewa, yakni atlet sepeda nasional dari Polygon, Kusmawati Yazid,” kata Ketua Panitia Akhmad Januariansyah Bagan di Palangka Raya, Rabu.

Kusmawati Yazid merupakan pebalap nasional putri sepeda gunung lintas alam Indonesia dan tergabung dalam Polygon Factory Team. Ia memulai kariernya sebagai pebalap nasional pada tahun 2001.

Ragam prestasi yang telah ia capai, di antaranya meraih dua emas di nomor sepeda gunung lintas alam perseorangan dan nomor sepeda gunung estafet beregu pada SEA Games 2013 di Myanmar dan berbagai prestasi lainnya.

Akhmad Januariansyah berharap kedatangan atlet nasional itu memberikan banyak manfaat positif, khususnya bagi para peserta yang berasal dari berbagai daerah tersebut.

“Kami ingin memberikan motivasi lebih kepada atlet-atlet daerah yang berpartisipasi agar terus mengembangkan kemampuannya dan mengukir banyak prestasi,” ucap pria yang akrab disapa Rian tersebut.

Ia berharap pada akhirnya nanti atlet-atlet daerah, khususnya yang berada di Kalteng bisa naik kelas menjadi atlet nasional. Selama ini, menurutnya, atlet-atlet daerah sangatlah potensial untuk berkembang lebih jauh lagi.

Ia menyebut, jika dilihat dari kemampuan yang dimiliki, sebenarnya atlet daerah juga tidak kalah kualitasnya. Hanya saja, mereka masih memerlukan jam terbang yang lebih banyak, sehingga kemampuannya dapat terasah secara maksimal.

“Untuk itulah lomba ini kami gelar, di antaranya sebagai sarana bagi para atlet daerah untuk terus berkembang dan mengasah kemampuan yang mereka miliki,” katanya.

Pewarta: Kasriadi/Muhammad Arif Hidayat
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sirkuit Catalunya tetap di kalender Formula 1 hingga 2020

Jakarta (ANTARA) – Balapan GP Spanyol di Sirkuit Barcelona-Catalunya akan tetap berada di kalender Formula 1 pada 2020 ketika musim depan balapan akan ditambah menjadi 22 seri.

“Keputusan untuk melanjutkan menggelar babak puncak dari olah raga balap mobil di Spanyol, negara dengan tradisi balap motor yang hebat … menjadi strategi kami untuk mempertahankan akar Formula 1 di Eropa,” kata Presiden dan CEO Formula 1 Chase Carey seperti dikutip laman resmi Formula 1, Selasa.

Dengan kesepakatan baru itu maka tahun depan akan menjadi tahun ke-30 secara beruntun bagi Sirkuit Barcelona-Catalunya menggelar balapan jet darat itu.

Baca juga:Meksiko tetap di kalender F1 hingga 2022

Baca juga:Formula 1 ungkap pengujian desain mobil 2021 di terowongan angin

Dalam tiga tahun terakhir, trek di Montmelo itu telah menarik pengunjung sebanyak 510.556 dan menjadi salah satu penggerak ekonomi di wilayah setempat.

Gelaran balapan F1 tahun lalu di sana, menurut data dari pengelola sirkuit, telah menghasilkan keuntungan 163 juta euro.

“Kami bangga bisa melanjutkan memperkuat posisi kami sebagai ajang klasik di kalender untuk para penggemar di seluruh dunia,” kata Presiden Catalunya Quim Torra.

Sebelum diperpanjang, kontrak Sirkuit Barcelona-Catalunya habis bulan Mei ini ketika seri balapan di sana dimenangi oleh Lewis Hamilton dari tim Mercedes.

Baca juga:F1 perpanjang kontrak Sirkuit Silverstone hingga 2024

Baca juga:GP Belanda di Zandvoort kembali ke F1 pada 2020
 

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Aris Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Norris cedera jelang GP Belgia

Jakarta (ANTARA) – Pebalap McLaren Lando Norris terancam absen di balapan GP Belgia akhir pekan ini menyusul cedera kaki yang ia alami ketika lari.

Norris tampak mengenakan penyokong di kaki kirinya ketika dia membalap online Minggu malam waktu setempat.

Pebalap muda berusia 19 tahun itu tengah berlibur di Kroasia ketika Formula 1 rehat musim panas dan McLaren menyatakan jika Norris mengalami memar otot karena berlari.

McLaren mengatakan jika sepatu pelindung yang Norris kenakan adalah suatu tindakan untuk jaga-jaga dan mereka yakin jika sang rookie bisa membalap akhir pekan nanti di Spa.

Baca juga: McLaren perpanjang kontrak Lando Norris usai hasil positif awal musim

Baca juga: F1 perpanjang kontrak Sirkuit Silverstone hingga 2024

Norris mengaku mengalami kesakitan sembari menunggu cederanya pulih.

“Aku memakai penyokong kaki dan aku menderita,” kata Norris seperti dikutip AFP.

“Aku berjalan banyak hari ini dan aku cedera. Terasa sangat sakit.”

Norris bahkan bercanda jika dia harus memakai sepatu pelindung itu ketika membalap di Spa-Francorchamps, salah satu sirkuit paling menuntut di kalender F1.

Performa pebalap asal Inggris itu telah meyakinkan tim bermarkas di Woking itu untuk memperpanjang kontraknya hingga balapan F1 musim depan.

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Quartararo beberkan insiden kecelakaan di Silverstone

Jakarta (ANTARA) – Rookie Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) menceritakan awal mula kecelakaan hebat yang ia alami dengan Andrea Dovizioso (Ducati Team) di GP Inggris, Sirkuit Silverstone, Minggu waktu setempat.

Quartararo, yang start dari P4, mendapati dirinya disalip Alex Rins (Suzuki Ecstar) ketika start dan di tikungan pertama dia terjatuh.

Dovizioso yang mendapati motor Quartararo di jalurnya tak bisa menghindar sehingga terpelanting ke aspal dan berakhir di gravel. Motor GP19nya pun terbakar di pinggir trek.

“Aku kehilangan grip di belakang Rins, dia sedikit memperbaiki posisi menikungnya dan aku sedikit menutup throttle. Terlalu agresif jika menyenggolnya dan aku melakukan hal yang sama,” kata Quartararo seperti dikutip laman resmi MotoGP.

“Aku harap Dovi OK. Aku baik-baik saja dan tentu aku akan kirim pesan kepadanya karena aku rasa ia mengalami kecelakaan hebat. Aku harap dia OK… dan semoga dia bisa kembali di Misano.”

Kedua pebalap itu telah dibawa ke Rumah Sakit Coventry untuk menjalani pemeriksaan dan dinyatakan tidak fit setelah lomba.

Baca juga: Rossi beberkan alasannya gagal amankan podium di Silverstone

Baca juga: Lorenzo merasa lebih baik di Silverstone pasca cedera
 

Sementara itu tim manajer Ducati Corse Davide Tardozzi mengungkapkan Dovi tidak mengalami patah tulang walau terbentur keras.

“Andrea sekarang tidak terlalu buruk, tapi untuk alasan keamanan, dokter memutuskan untuk membawanya ke Coventry untuk menjalani pemindaian kepala karena untuk beberapa menit dia kehilangan ingatan. Dia sadar, tapi dia kehilangan ingatan. Benturannya sangat keras ,” kata Tardozzi

“Kami harap setelah malam ini, setelah pemindaian itu dia boleh pulang.”

Dovi kembali mengalami kesialan setelah gagal menyelesaikan lomba bukan karena kesalahannya.

Sebelumnya di Catalunya, Dovi menjadi korban setelah Jorge Lorenzo (Repsol Honda) kehilangan grip depannya dan meluncur ke arah sang pebalap Ducati di awal lomba.

Dua kali gagal finis musim ini, Dovi kehilangan kesempatan untuk mengejar poin klasemen dan kini terpaut 78 poin dari Marc Marquez yang berada di puncak.

Baca juga: Duel Rins-Marquez jadi finis terketat keempat sepanjang sejarah

Baca juga: Marquez tak senang kecolongan di Silverstone

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Rossi nantikan kemajuan Yamaha di tes resmi Misano

Tes itu akan sangat penting karena tahun lalu adalah akhir pekan yang sangat-sangat sulit

Jakarta (ANTARA) – Valentino Rossi (Monsters Energy Yamaha MotoGP) menantikan kemajuan Yamaha di sesi tes resmi MotoGP di Sirkuit Misano, Italia, yang akan digelar 29-30 Agustus.

“Tes itu akan sangat penting karena tahun lalu adalah akhir pekan yang sangat-sangat sulit,” kata Rossi soal balapan di kampung halamannya itu, seperti dikutip laman resmi MotoGP.

“Kami lambat, jadi di tes ini kami bisa tahu apakah kami bisa memperbaiki diri. Ini sangat penting,” kata Rossi usai gagal mengamankan podium padahal start dari P2 di Sirkuit Silverstone, Minggu waktu setempat.

Tahun lalu di kampung halamannya itu Rossi hanya mampu finis P7, sementara rekan satu timnya, Maverick Vinales di posisi lima besar.

“Misano adalah akhir pekan yang sangat spesial untukku dengan banyak pendukung, keluarga, teman. Itu adalah Grand Prix yang menuntutmu mengeluarkan dua kali kekuatan di banding dari balapan biasa. Jadi kami akan mencoba siap tiba di sana,” kata pebalap berusia 40 tahun tersebut.

Baca juga: Rossi beberkan alasannya gagal amankan podium di Silverstone

Baca juga: Rins senang bisa kalahkan dua legenda MotoGP; Rossi dan Marquez
 

Sementara rekan satu tim, Vinales, merasakan motor YZR-M1 mengalami perbaikan yang signifikan setelah membawanya finis peringkat tiga di Silverstone dan tiga finis podium lainnya termasuk juara di Assen. Sedangkan Rossi baru dua kali naik podium musim ini.

Vinales, yang menjadi pebalap tercepat di penghujung lomba, cukup diwaspadai karena mampu memotong jarak dari dua pebalap terdepan, Alex Rins (Suzuki Ecstar) dan Marc Marquez (Repsol Honda).

“Aku mendekatkan jarak dari lap ke lap dengan satu atau dua persepuluh detik. Sedikit demi sedikit tapi aku tak bisa menutupnya di satu lap. Aku mencoba yang terbaik seperti biasa namun aku kira kami telah mengeluarkan yang maksimal dari motor kami dan bahkan lebih dari itu,” kata Vinales.

“Dengan lintasan lurus panjang seperti itu, trek ini soal mesin, jadi kami senang.”

Pebalap asal Spanyol itu mengiyakan jika Yamaha mengalami defisit di kecepatan puncak namun masih ada ruang perbaikan lainnya ketika tes di Misano nanti.

“Aku tak terlalu yakin soal kecepatan puncak karena itu menyangkut mesin karena kami tak bisa mengganti mesin, jadi top speed akan tetap sama. Tapi kami bisa berbenah dari sisi grip,” kata Vinales.

Baca juga: Lorenzo merasa lebih baik di Silverstone pasca cedera

Baca juga: Quartararo, Dovizioso tidak fit usai tabrakan di Silverstone

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Lorenzo merasa lebih baik di Silverstone pasca cedera

Jakarta (ANTARA) – Jorge Lorenzo (Repsol Honda) merasa lebih baik ketika turun di GP Inggris, Sirkuit Silverstone, Minggu, usai absen delapan pekan karena cedera tulang punggung.

Start dari P21, pebalap asal Spanyol itu finis 56,651 detik setelah sang juara, Alex Rins (Suzuki Ecstar) untuk mengemas dua poin di P14.

“Balapan berjalan lebih baik dari yang aku harapkan. Aku mengira akan finis 1 menit 20 detik dari sang juara tapi akhirnya aku tak sampai satu menit, 56 detik, itu berarti aku lebih lambat tiga detik di setiap lapnya,” kata Lorenzo di laman resmi MotoGP.

“Sementara ketika di akhir pekan aku 3,5 detik bahkan sampai empat detik lebih lambat jadi ini lebih baik dari yang kukira. Kecepatan yang konstan.”

Baca juga:Rossi beberkan alasannya gagal amankan podium di Silverstone

Baca juga:Duel Rins-Marquez jadi finis terketat keempat sepanjang sejarah

Lorenzo mengalami cedera tulang belakang setelah kecelakaan hebat di sesi latihan bebas GP Belanda, Assen, sehingga melewatkan tiga seri balapan setelahnya.

“Ototku kini lebih terbiasa untuk MotoGP dan tentunya di Misano aku bisa lebih dekat dengan yang tercepat. Adrenalin dan juga pola pikir positif selalu membantu mendukung rasa sakit untuk melewati masa-masa sulit seperti hari ini,” kata Lorenzo.

Lorenzo akan juga turun di tes resmi di Misano, Italia, pada 29-30 Agustus nanti.

“Sekarang aku masih merasakan sakit di punggungku… aku kesulitan berjalan. Untuk tes di Misano aku kira aku bisa lebih kuat dari sekarang dan dalam tiga pekan di balapan Misano aku akan lebih kuat secara fisik tanpa rasa sakit yang berlebih di bagian yang cedera dan lebih baik,” pungkasnya.

Baca juga:Salip Marquez di tikungan terakhir, Rins juara di Silverstone

Baca juga:Quartararo, Dovizioso tidak fit usai tabrakan di Silverstone

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Rossi beberkan alasannya gagal amankan podium di Silverstone

Jakarta (ANTARA) – Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha MotoGP) gagal mengamankan podium di GP Inggris, Sirkuit Silverstone, walau pun mengawali balapan dari baris terdepan.

Rossi, yang start dari P2, harus puas finis keempat, terpaut 12 detik dari sang juara, Alex Rins (Suzuki Ecstar).

“Finis keempat tapi kami tidak senang karena kami berharap lebih. Kami ingin mencoba bertarung untuk podium karena aku start dari baris terdepan dan khususnya ketika sesi latihan aku selalu memiliki kecepatan yang bagus,” kata sang pebalap asal Italia itu seperti dilansir laman resmi MotoGP.

Di lap pertama, Rossi langsung melorot ke P3 setelah disalip oleh Rins. Hingga di lap ketujuh, rekan satu timnya, Maverick Vinales, menyalip sang pebalap berjuluk The Doctor itu.

“Tapi hari ini balapan lebih sulit bagiku karena aku lebih kesulitan dengan grip belakang dan ban belakang dan sejak awal aku tidak cepat seperti kemarin, khususnya di paruh kedua balapan aku harus melambatkan diri karena mendapati banyak slide, aku tak cukup kuat,” kata Rossi.

Baca juga:Rins senang bisa kalahkan dua legenda MotoGP; Rossi dan Marquez

Baca juga:Marquez tak senang kecolongan di Silverstone

Vinales, yang menjadi pebalap tercepat di lap terakhir, mempersembahkan podium untuk Yamaha dengan finis peringkat tiga setelah Rins dan Marc Marquez (Repsol Honda).

“Aku mengincar lap terakhir dan mengira bisa mengejar mereka tapi aku telah mencoba yang terbaik,” kata Vinales, yang kini berada di peringkat lima klasemen, unggul dua poin dari rekan satu timnya.

“Kami telah mengeluarkan yang maksimal dari motor Yamaha kami. Kami kewalahan di lintasan lurus soal kecepatan puncak, tapi entah bagaimana aku mampu membalap dengan baik,” kata sang pebalap asal Spanyol itu.

Franco Morbidelli (Petronas Yamaha SRT) menjadi pebalap Yamaha ketiga yang finis di peringkat lima besar hari itu.

Sementara rekan satu timnya, rookie Fabio Quartararo, terjatuh di tikungan pertama dan gagal menyelesaikan lomba.

Baca juga:Rins nyaris lakukan kesalahan fatal sebelum juara di Silverstone

Baca juga:Hasil GP Inggris, Rins menang dramatis atas Marquez

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Duel Rins-Marquez jadi finis terketat keempat sepanjang sejarah

Jakarta (ANTARA) – Balapan GP Inggris di Sirkuit Silverstone, Minggu, menyajikan finis terketat keempat sepanjang sejarah MotoGP.

Alex Rins (Suzuki Ecstar) menyalip Marc Marquez (Repsol Honda) di tikungan terakhir jelang finis untuk menyentuh garis finis 0,013 lebih awal dari sang rival.

Statistik dari laman resmi MotoGP menempatkan duel kedua pebalap asal Spanyol di Silverstone 2019 itu di peringkat empat setelah persaingan antara Tony Elias dan Valentino Rossi di Estoril, Portugal pada 2006 di mana Rossi finis 0,002 detik di belakang Elias.

Peringkat dua duel terketat dipegang oleh Alex Criville yang menang 0,002 detik atas Mick Doohan di Brno, pada 2006.

Sementara finis paling ketat terjadi di Assen, Belanda pada 1975. Barry Sheene dan Giacomo Agostini finis berbarengan dengan selisih 0,000 detik.

Baca juga:Marquez tak senang kecolongan di Silverstone

Baca juga:Rins senang bisa kalahkan dua legenda MotoGP; Rossi dan Marquez

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Quartararo, Dovizioso tidak fit usai tabrakan di Silverstone

Jakarta (ANTARA) – Fabio Quartararo (Petronas Yamaha MotoGP) dan Andrea Dovizioso (Ducati Team) dinyatakan tidak fit oleh tim medis setelah kedua pebalap itu terlibat tabrakan di GP Inggris, Sirkuit Silverstone, Minggu.

Quartararo, yang start dari P4, terjatuh di tikungan pertama setelah start. Dovizioso tak bisa menghindari motor Quartararo yang tergelincir ke jalurnya sehingga sang pebalap Ducati terpelanting ke gravel.

Motor Dovi pun terbakar di sisi trek. Kedua pebalap dilarikan ke pusat medis untuk menjalani pemeriksaan.

Medical Info Update ????

MotoGP lewat akun resminya di Twitter menyatakan jika kedua pebalap dinyatakan tidak fit karena mengalami benturan keras di kepala mereka.

Baca juga:Salip Marquez di tikungan terakhir, Rins juara di Silverstone

Baca juga:Rins senang bisa kalahkan dua legenda MotoGP; Rossi dan Marquez

Sementara itu, Ducati menyatakan Dovizioso telah di bawa ke Rumah Sakit Conventry untuk pemeriksaan.

“Setelah kecelakaan hebat di lap 1 @AndreaDovizioso tak mengalami cedera namun telah dibawa ke Rumah Sakit Coventry untuk pemeriksaan lebih lanjut karena hantaman keras di kepala yang menyebabkan kehilangan memori sesaat,” cuit tim Ducati.

Sedangkan tim Petronas Yamaha SRT menyatakan Quartararo mengalami pusing setelah kecelakaan tersebut dan telah dibawa ke rumah sakit yang sama.

Baca juga:Rins nyaris lakukan kesalahan fatal sebelum juara di Silverstone

Penerjemah: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: AA Ariwibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Marquez tak senang kecolongan di Silverstone

Jakarta (ANTARA) – Marc Marquez (Repsol Honda) mengaku tak senang dengan hasil balapan GP Inggris di Sirkuit Silverstone, Minggu, karena kecolongan di tikungan terakhir jelang finis.

Sang pebalap asal Spanyol itu kelima kalinya gagal memanfaatkan pole position untuk menjadi juara di Silverstone.

Alex Rins (Suzuki Ecstar) melancarkan serangannya di tikungan terakhir dari sisi dalam untuk merebut gelar juara keduanya musim ini.

“Soal kejuaraan aku senang, tapi tentang lomba ini tidak,” kata Marquez seperti dilansir laman resmi MotoGP.

“Kalah di lintasan lurus terakhir rasanya tidak enak tapi aku tahu Rins memiliki peluang besar.

Baca juga:Rins senang bisa kalahkan dua legenda MotoGP; Rossi dan Marquez

Baca juga:Rins nyaris lakukan kesalahan fatal sebelum juara di Silverstone

Rins, yang start dari P5, mampu menjaga jarak di bawah 0,5 detik di belakang Marquez yang memimpin hampir di sepanjang lomba.

“Tapi di tikungan terakhir aku kehilangan grip depan sehingga aku menutup gas dan Rins memiliki grip yang lebih baik dan menyalipku,” kata Marquez.

Dengan raihan poin penuh, Rins kini mengoleksi 149 poin dan menggeser Danilo Petrucci (Ducati), terpaut empat poin, ke peringkat empat di klasemen sementara.

Sementara Marquez masih kokoh di puncak klasemen dengan 250 poin dengan tujuh balapan tersisa.

“Aku senang karena dia masih jauh di klasemen,” kata Marquez soal Rins.

Andrea Dovizioso, yang kehilangan kesempatan mengejar poin, masih menguntit Marquez dengan selisih 78 poin di peringkat dua.

Baca juga:Quartararo, Dovizioso tidak fit usai tabrakan di Silverstone
 

Penerjemah: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: AA Ariwibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Rins senang bisa kalahkan dua legenda MotoGP; Rossi dan Marquez

Jakarta (ANTARA) – Alex Rins (Suzuki Ecstar) mengaku senang bisa mengalahkan dua legenda MotoGP setelah meraih kemenangan keduanya musim ini di Sirkuit Silverstone, Inggris, Minggu.

Pebalap asal Spanyol itu lewat manuver di tikungan terakhir menyalip rival senegaranya Marc Marquez (Repsol Honda) jelang finis.

Gelar juara pertama Rins musim ini diraih di seri ketiga, GP Amerika Serikat, di mana ia finis di depan Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha MotoGP).

“Yang ada di pikiranku, aku mengalahkan dua legenda; Valentino di Texas dan Marc di sini, di Silverstone,” kata Rins kepada MotoGP.com.

Marquez gagal finis di Amerika Serikat untuk pertama kalinya, sementara Rossi naik podium untuk pertama kali musim ini di sana.

Baca juga:Salip Marquez di tikungan terakhir, Rins juara di Silverstone

Baca juga:Rins nyaris lakukan kesalahan fatal sebelum juara di Silverstone

Rins tampil konsisten musim ini setelah langganan menantang para pebalap di barisan depan dan saat ini berada di peringkat tiga klasemen sementara dengan tujuh balapan tersisa.

“Aku memiliki kepercayaan diri cukup tinggi dengan Suzuki sekarang. Kami bekerja sangat keras ketika latihan untuk mendapatkan perasaan ini dan aku mampu bermain sedikit dengan motorku untuk mengerem lebih keras dan lebih belakangan,” kata Rins yang gagal finis dua kali di Assen dan Sachsenring itu.

Sementara itu, Marquez mengaku tak senang dengan hasil balapan kali ini tapi cukup puas bisa meraih tambahan 20 poin di klasemen.

“Aku senang dengan ini karena dia masih jauh di klasemen,” kata Marquez soal Rins.

Baca juga:Hasil GP Inggris, Rins menang dramatis atas Marquez

Penerjemah: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: AA Ariwibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Rins nyaris lakukan kesalahan fatal sebelum juara di Silverstone

Jakarta (ANTARA) – Alex Rins (Suzuki Ecstar) mengaku hampir melakukan kesalahan fatal sebelum memenangi duel dramatis dengan Marc Marquez di GP Inggris, Minggu.

Rins yang meraih gelar juara kedua kalinya musim ini, setelah GP Amerika Serikat, menempel ketat Marquez hingga kedua pebalap asal Spanyol itu saling melancarkan serangan di dua lap terakhir.

“Luar biasa, aku tak punya kata-kata untuk menjelaskannya,” kata Rins yang girang usai lomba, seperti dikutip laman resmi MotoGP.

“Aku hampir melakukan kesalahan besar karena di dua lap terakhir aku mengira itu lap terakhir. Jadi untuk alasan itu aku menyalip Marc di lintasan lurus lalu aku melipir ke area hijau.

“Kemudian aku mencoba tenang. Aku tahu dia lebih cepat di sektor terakhir namun tikungan terakhir bagiku itu luar biasa aku jauh lebih cepat darinya,” kata Rins yang kini naik ke peringkat tiga klasemen pebalap itu.

Baca juga: Salip Marquez di tikungan terakhir, Rins juara di Silverstone

Baca juga: Hasil GP Inggris, Rins menang dramatis atas Marquez

Sementara itu, ini merupakan kali kelima bagi Marquez yang gagal juara di Silverstone setelah start dari pole position.

Namun pemuncak klasemen sementara itu cukup puas dengan raihan 20 poin di Inggris, namun tidak senang mendapati hasil balapan.

“Kalah di lintasan lurus terakhir rasanya tidak enak tapi aku tahu Rins memiliki peluang besar,” kata Marquez.

“Aku memimpin sepanjang lomba. Dan di sini ketika kalian di depan, ini soal kondisi fisik dan ban, kalian memaksa terus ban.

“Aku justru takut dengan pebalap Yamaha di belakang tapi aku terus menekan karena targetku bukan lah balapan ini tapi kejuaraan,” kata Marquez soal Maverick Vinales (Monster Energy Yamaha MotoGP) yang finis ketiga.

“Aku tahu pebalap Yamaha mendekat dan mungkin aku bisa finis ketiga atau keempat jadi aku terus menekan…tapi di tikungan terakhir aku kehilangan grip depan sehingga aku menutup gas dan Rins memiliki grip yang lebih baik dan menyalipku.”

Baca juga: Pebalap ungkap kesan pertama jajal calon trek GP Finlandia

Sementara itu Vinales yang menjadi pebalap tercepat di akhir lomba harus puas finis di peringkat tiga untuk Yamaha.

“Aku mencoba dan terus mencoba. Aku mengincar lap terakhir dan mengira bisa mengejar mereka tapi aku telah mencoba yang terbaik.

“Kami telah mengeluarkan yang maksimal dari motor Yamaha kami. Kami kewalahan di lintasan lurus soal kecepatan puncak, tapi entah bagaimana aku mampu membalap dengan baik,” kata Vinales.

Rekan satu tim Vinales, Valentino Rossi, yang start dari P2, finis di P4.
 

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Hasil GP Inggris, Rins menang dramatis atas Marquez

Jakarta (ANTARA) – Alex Rins (Suzuki Ecstar) meraih kemenangan keduanya musim ini dengan menjuarai balapan GP Inggris di Sirkuit Silverstone, Minggu.

Pebalap asal Spanyol itu start dari P5 dan mengalahkan Marc Marquez (Repsol Honda) dengan manuver dari sisi dalam di tikungan terakhir jelang finis setelah menempel ketat rival senegaranya itu sepanjang lomba.

Marquez finis runner-up dengan margin sangat tipis 0,013 detik, demikian laman resmi MotoGP.

Maverick Vinales (Monster Energy Yamaha MotoGP) melengkapi podium dengan finis ketiga.

Baca juga: Salip Marquez di tikungan terakhir, Rins juara di Silverstone

Baca juga: Rossi di baris terdepan, Yamaha obati kerinduan The Doctor
 

Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) gagal menyelesaikan lomba setelah terjatuh di Tikungan 1 usai start. Andrea Dovizioso (Ducati Team) tak bisa menghindari motor Quartararo yang tergelincir ke jalurnya sehingga sang pebalap Ducati itu ikut terpelanting ke gravel hingga motornya terbakar.

Sementara itu, Rossi, yang start dari P2, gagal naik podium dan harus puas finis P4 diikuti oleh pebalap tim independen Franco Morbidelli (Petronas Yamaha SRT).

Dengan raihan poin penuh, Rins kini mengoleksi 149 poin dan menggeser Danilo Petrucci (Ducati), terpaut empat poin, ke peringkat empat di klasemen sementara.

Sementara Marquez masih kokoh di puncak klasemen dengan 250 poin dengan tujuh balapan tersisa.

Andrea Dovizioso, yang kehilangan kesempatan mengejar poin, masih menguntit Marquez dengan selisih 78 poin di peringkat dua.

Baca juga: Marquez merasa terbantu Rossi di kualifikasi GP Inggris

Hasil MotoGP Inggris 2019
1 Alex Rins SPA Suzuki Ecstar (GSX-RR) 40 menit 12,799 detik
2 Marc Marquez SPA Repsol Honda (RC213V) +0,013 detik
3 Maverick Viñales SPA Monster Yamaha (YZR-M1) +0,620 detik
4 Valentino Rossi ITA Monster Yamaha (YZR-M1) +11,439 detik
5 Franco Morbidelli ITA Petronas Yamaha (YZR-M1) +13,109 detik
6 Cal Crutchlow GBR LCR Honda (RC213V) +19,169 detik
7 Danilo Petrucci ITA Mission Winnow Ducati (GP19) +19,682 detik
8 Jack Miller AUS Pramac Ducati (GP19) +20,318 detik
9 Pol Espargaro SPA Red Bull KTM Factory (RC16) +21,079 detik
10 Andrea Iannone ITA Factory Aprilia Gresini (RS-GP) +25,144 detik
11 Francesco Bagnaia ITA Pramac Ducati (GP18)* +40,317 detik
12 Sylvain Guintoli FRA Suzuki Ecstar (GSX-RR) +45,478 detik
13 Hafizh Syahrin MAL Red Bull KTM Tech3 (RC16) +54,783 detik
14 Jorge Lorenzo SPA Repsol Honda (RC213V) +56,651 detik
15 Karel Abraham CZE Reale Avintia Ducati (GP18) +89,282 detik
16 Tito Rabat SPA Reale Avintia Ducati (GP18) +91,716 detik
17 Takaaki Nakagami JPN LCR Honda (RC213V) +100,420 detik
Aleix Espargaro SPA Factory Aprilia Gresini (RS-GP) DNF
Miguel Oliveira POR Red Bull KTM Tech3 (RC16)* DNF
Johann Zarco FRA Red Bull KTM Factory (RC16) DNF
Fabio Quartararo FRA Petronas Yamaha (YZR-M1)* DNF
Andrea Dovizioso ITA Mission Winnow Ducati (GP19) DNF
* Rookie.
DNF: tidak finis

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Salip Marquez di tikungan terakhir, Rins juara di Silverstone

Jakarta (ANTARA) – Alex Rins (Suzuki Ecstar) menjuarai balapan GP Inggris di Silverstone setelah mengalahkan Marc Marquez (Repsol Honda) di tikungan terakhir jelang finis, Minggu.

Marquez, yang memimpin hampir sepanjang lomba, mendapati kejutan pada detik-detik terakhir dari rival senegaranya itu sebelum finis runner-up dengan margin sangat tipis 0,013 detik, demikian laman resmi MotoGP.

Maverick Vinales (Monster Energy Yamaha MotoGP) melengkapi podium dengan finis ketiga.

Baca juga: Marquez merasa terbantu Rossi di kualifikasi GP Inggris

Baca juga: Hasil Kualifikasi GP Inggris, tiga pabrikan berbeda di baris terdepan

Rins, yang start dari P5 langsung melesat tiga posisi ke depan untuk memburu Marquez di depan.

Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha) yang melorot ke P3, dilewati oleh rekan satu timnya, Maverick Vinales pada lap ketujuh.

Juara GP Amerika Serikat itu terlibat salip menyalip dengan Marquez di lap ke-9 namun sang pebalap Honda mampu merebut kembali pimpinan lomba.

Pebalap bernomor 42 itu menjaga jaraknya di bawah 0,5 detik di belakang Marquez. Keduanya kembali saling salip di dua lap terakhir sementara Vinales semakin mendekat di P3.

Rins melancarkan serangan terakhirnya di tikungan terakhir untuk menyalip Marquez dari sisi dalam jelang finis dan meraih kemenangan keduanya musim ini.

Kru tim Suzuki Ecstar pun melakukan selebrasi usai mendapati kejutan di penghujung lomba itu.

Baca juga: Dovizioso bertekad kejar poin Marquez di Silverstone

Baca juga: Rossi di baris terdepan, Yamaha obati kerinduan The Doctor

Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) gagal menyelesaikan lomba setelah terjatuh di Tikungan 1 usai start. Andrea Dovizioso (Ducati Team) tak bisa menghindari motor Quartararo yang tergelincir ke jalurnya sehingga sang pebalap Ducati itu ikut terpelanting ke gravel hingga motornya terbakar.

Sementara itu, Rossi, yang start dari P2, gagal naik podium dan harus puas finis P4 diikuti oleh pebalap tim independen Franco Morbidelli (Petronas Yamaha SRT).

Pebalap tuan rumah Cal Crutchlow (LCR Honda Castrol) finis P6 menungguli Danilo Petrucci (Ducati Team) di P7.

Jack Miller (Pramac Racing) finis P8 di depan Pol Espargaro (Red Bull KTM Factory Racing) dan Andrea Iannone (Aprilia Racing Team Gresini) yang melengkapi peringkat 10 besar hari itu.

Jorge Lorenzo (Repsol Honda) yang kembali membalap setelah absen delapan pekan karena cedera tulang belakang mendapati dirinya finis P14.

Johann Zarco (Red Bull KTM Factory Racing) bersenggolan dengan Miguel Oliviera (Red Bull KTM Tech) di Tikungan 14 dan gagal menyelesaikan lomba dengan 11 lap tersisa.

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Rossi di baris terdepan, Yamaha obati kerinduan The Doctor

Jakarta (ANTARA) – Valentino Rossi mengaku senang kembali mendapati motor Yamaha YZR-M1 kompetitif usai menjadi yang tercepat kedua di kualifikasi GP Inggris, Sabtu.

Pebalap Monsters Energy Yamaha MotoGP itu sempat menjadi yang tercepat di Q2 namun di detik-detik terakhir Marc Marquez (Repsol Honda) melaju lebih kencang 0,428 detik untuk merebut pole position dari The Doctor.

Namun Rossi cukup senang bisa kembali start dari baris terdepan sejak GP Amerika Serikat, seri kedua balapan musim ini.

“Waktu yang cukup lama,” kata Rossi seperti dilansir laman resmi MotoGP.

Baca juga: Marquez merasa terbantu Rossi di kualifikasi GP Inggris

Baca juga: Hasil Kualifikasi GP Inggris, tiga pabrikan berbeda di baris terdepan
 

Paruh pertama musim ini terasa berat bagi pebalap berusia 40 asal Italia itu. Rossi bahkan gagal finis di tanah kelahirannya dan di dua balapan berikutnya; Barcelona dan Belanda.

“Di tengah musim kami sangat kesulitan, aku tak mampu mengendarai motorku mencapai batasnya. Untuk alasan ini aku sangat senang karena di paruh kedua musim kami melakukan sejumlah perubahan di motor dan aku merasa lebih baik.

Setelah finis P8 di Jerman dan libur musim panas tengah musim, Rossi memperbaiki hasil balapannya dengan finis P6 di Republik Ceko dan P4 di Austria.

“Dari balapan ke balapan lainnya aku merasa lebih kompetitif jadi start dari baris terdepan di sini krusial untuk balapan besok dan kita lihat karena aku memiliki kecepatan yang cukup baik. Kami perlu membuat pilihan ban yang tepat tapi aku merasa baik dengan motor dan aku ingin membalap dengan bagus.

Rossi kini berada di peringkat lima klasemen dengan 103 poin, terpaut 127 poin dari Marquez di puncak.

Baca juga: Dovizioso bertekad kejar poin Marquez di Silverstone

Baca juga: Rossi dan Vinales ungkap kemajuan Yamaha di GP Austria

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Gilang Galiartha
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sisihkan Rossi, Marquez rebut pole position di Silverstone

Jakarta (ANTARA) – Marc Marquez (Repsol Honda) merebut pole position GP Inggris setelah mengungguli catatan waktu Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha MotoGP) di detik-detik terakhir babak kualifikasi, Sabtu.

Pebalap asal Spanyol itu mencatatkan waktu 1 menit 58,168 detik di percobaan terakhirnya di Q2 untuk menggeser Rossi, yang sempat memimpin sesi kualifikasi, ke peringkat dua, dengan selisih 0,428 detik, demikian laman resmi MotoGP.

Itu pole positon Marquez ke-60 di sepanjang karirnya.

Jack Miller (Pramac Racing) melengkapi posisi start dari baris terdepan di P3.

Baca juga: Quartararo kembali pecahkan rekor, Rossi ungguli Marquez di FP3

Baca juga: Rossi dan Vinales ungkap kemajuan Yamaha di GP Austria

Sementara itu, rookie Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT), yang tampil tercepat di tiga sesi latihan bebas harus puas di P4 di depan Alex Rins (Suzuki Ecstar) yang mampu lolos ke Q2.

Juara GP Belanda, Maverick Vinales (Monsters Energy Yamaha MotoGP) akan start dari P6.

Andrea Dovizioso (Ducati Team), yang memuncaki Q1, harus puas mendapati dirinya tercepat ketujuh di Q2 mengungguli Franco Morbidelli (Petronas Yamaha SRT) dan Cal Crutchlow (LCR Honda Castrol).

Takaaki Nakagami (LCR Honda Idemitsu) mengawali baris keempat di P10 diikuti Danilo Petrucci (Ducati Team) dan Aleix Espargaro (Factory Aprilia Gresini).

Baca juga: Dovizioso bertekad kejar poin Marquez di Silverstone

Baca juga: Lorenzo siap beraksi di SIlverstone pasca cedera
 

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Hasil Kualifikasi GP Inggris, tiga pabrikan berbeda di baris terdepan

Jakarta (ANTARA) – Marc Marquez (Repsol Honda) merebut pole position GP Inggris di Sirkuit Silverstone setelah mengungguli catatan waktu Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha MotoGP) di detik-detik terakhir babak kualifikasi, Sabtu.

Pebalap asal Spanyol itu mencatatkan waktu 1 menit 58,168 detik dalam percobaan terakhirnya di Q2 untuk menggeser Rossi, yang sempat memimpin sesi kualifikasi, ke peringkat dua, dengan selisih 0,428 detik, demikian laman resmi MotoGP.

Jack Miller (Pramac Racing) melengkapi posisi start dari baris terdepan di P3.

Baca juga:Sisihkan Rossi, Marquez rebut pole position di Silverstone

Baca juga:Dovizioso bertekad kejar poin Marquez di Silverstone

Setelah memecahkan rekor pole position sepanjang masa yang dipegang oleh Mike Doohan (58), Marquez tak terbendung untuk meraih pole position ke-60 di sepanjang karirnya hari itu.

Trek di Silverstone juga telah diaspal ulang tahun ini menyusul pembatalan GP Inggris tahun lalu karena air hujan menggenangi lintasan.

Jorge Lorenzo kembali membalap di Silverstone setelah absen selama delapan pekan menyusul cedera tulang belakang sejak kecelakaan di sesi latihan di Assen, Belanda.

Baca juga:MotoGP jalani uji coba Sirkuit KymiRing di Finlandia

Hasil babak kualifikasi GP Inggris, Sabtu
Q2
1 Marc Marquez SPA Repsol Honda (RC213V) 1 menit 58,168 detik
2 Valentino Rossi ITA Monster Yamaha (YZR-M1) +0,428 detik
3 Jack Miller AUS Pramac Ducati (GP19) +0,434 detik
4 Fabio Quartararo FRA Petronas Yamaha (YZR-M1)* +0,444 detik
5 Alex Rins SPA Suzuki Ecstar (GSX-RR) +0,502 detik
6 Maverick Viñales SPA Monster Yamaha (YZR-M1) +0,594 detik
7 Andrea Dovizioso ITA Mission Winnow Ducati (GP19) +0,594 detik
8 Franco Morbidelli ITA Petronas Yamaha (YZR-M1) +0,928 detik
9 Cal Crutchlow GBR LCR Honda (RC213V) +1,075 detik
10 Takaaki Nakagami JPN LCR Honda (RC213V) +1,259 detik
11 Danilo Petrucci ITA Mission Winnow Ducati (GP19) +1,319 detik
12 Aleix Espargaro SPA Factory Aprilia Gresini (RS-GP) +1,452 detik
Q1:
13 Pol Espargaro SPA Red Bull KTM Factory (RC16) 1 menit 59,549 detik
14 Johann Zarco FRA Red Bull KTM Factory (RC16) 1 menit 59,648 detik
15 Miguel Oliveira POR Red Bull KTM Tech3 (RC16)* 1 menit 59,758 detik
16 Tito Rabat SPA Reale Avintia Ducati (GP18) 1 menit 59,916 detik
17 Andrea Iannone ITA Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 2 menit 0,24 detik
18 Francesco Bagnaia ITA Pramac Ducati (GP18)* 2 menit 0,362 detik
19 Sylvain Guintoli FRA Suzuki Ecstar (GSX-RR) 2 menit 0,66 detik
20 Hafizh Syahrin MAL Red Bull KTM Tech3 (RC16) 2 menit 0,7 detik
21 Jorge Lorenzo SPA Repsol Honda (RC213V) 2 menit 1,562 detik
22 Karel Abraham CZE Reale Avintia Ducati (GP18) 2 menit 4,845 detik

* Rookie.

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Quartararo kembali pecahkan rekor, Rossi ungguli Marquez di FP3

Jakarta (ANTARA) – Rookie sensasional Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) kembali memecahkan rekor putaran tercepat di Silverstone di sesi latihan bebas (FP3) GP Inggris, Sabtu.

Quartararo, di lap terakhirnya, mencatatkan waktu tercepat 1 menit 58,547 detik untuk membuat rekor baru sirkuit sekaligus menggeser Valentino Rossi (Monsters Energy Yamaha MotoGP), yang terpaut 0,146 detik, ke peringkat dua, demikian laman resmi MotoGP.

Hari itu The Doctor, mendapati dirinya lebih cepat 0,220 detik dari pemuncak klasemen sementara, Marc Marquez (Repsol Honda), yang harus puas di peringkat tiga.

Ketiga pebalap itu mencatatkan waktu di bawah 1 menit 59 detik.

Baca juga: Quartararo ungguli Marquez pada sesi latihan GP Inggris

Baca juga: Dovizioso bertekad kejar poin Marquez di Silverstone
 

Jack Miller (Pramac Racing) menjadi pebalap Ducati tercepat di sesi itu di peringkat empat, menggunguli pebalap tim pabrikan Danilo Petruci (Ducati Team) di peringkat lima.

Sementara itu, juara GP Austria Andrea Dovizioso (Ducati Team) mendapati hasil buruk pagi itu di peringkat ke-14 secara umum dan harus berjuang dari Q1.

Cal Crutchlow (LCR Honda Castrol) cukup nyaman di peringkat enam diikuti dua pebalap Yamaha, Maverick Vinales (Monsters Energy Yamaha MotoGP) dan Franco Morbidelli (Petronas Yamaha) di P7 dan P8.

Serangan terakhir Takaaki Nakagami (LCR Honda Idemitsu) mengamankan peringkat sembilan bagi sang pebalap asal Jepang di depan pebalap Aprilia Racing Team Gresini Aleix Espargaro yang melengkapi 10 besar pebalap tercepat yang langsung lolos ke Q2.

Alex Rins (Suzuki Ecstar) kembali gagal masuk peringkat 10 besar di sesi latihan dan akan berjuang dari Q1 di babak kualifikasi.

Baca juga: Lorenzo siap beraksi di SIlverstone pasca cedera

Baca juga: MotoGP jalani uji coba Sirkuit KymiRing di Finlandia

Sepuluh besar catatan waktu tercepat kombinasi latihan
1. Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) 1:58,574
2. Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha MotoGP) + 0,146
3. Marc Marquez (Repsol Honda Team) + 0,366
4. Jack Miller (Pramac Racing) + 0,456
5. Danilo Petrucci (Ducati Team) + 0,487
6. Cal Crutchlow (LCR Honda Castrol) + 0,637
7. Maverick Viñales (Monster Energy Yamaha MotoGP) + 0,751
8. Franco Morbidelli (Petronas Yamaha SRT) + 0,874
9. Takaaki Nakagami (LCR Honda Idemitsu) + 0,933
10. Aleix Espargaro (Aprilia Racing Team Gresini) + 0,982
 

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Quartararo ungguli Marquez pada sesi latihan GP Inggris

.kali ini aku terlalu cepat masuk, melintasi garis putih dan kehilangan grip depan

Jakarta (ANTARA) – Pebalap rookie tim Petronas Yamaha SRT Fabio Quartararo mengungguli Marc Marquez (Repsol Honda) untuk menjadi yang tercepat pada sesi latihan bebas GP Inggris, Jumat.

Pebalap asal Prancis itu memuncaki kedua sesi latihan, FP1 dan FP2, di Sirkuit Silverstone dan memecahkan rekor putaran sirkuit sore harinya dengan waktu 1 menit 59,225 detik, demikian laman resmi MotoGP.

Marquez terpaut 0,251 detik pada peringkat dua setelah sempat terjatuh di Tikungan 8 ketika turun di FP2.

“Aku memaksa. Aku belum pernah jatuh sejak Le Mans yang cukup aneh bagiku…kali ini aku terlalu cepat masuk, melintasi garis putih dan kehilangan grip depan,” kata Marquez. “Namun terpenting hal itu tidak mengubah rencana latihan kami.”

Pemuncak klasemen pebalap sementara itu dibayangi duo tim Monster Energy Yamaha MotoGP, Maverick Vinales dan Valentino Rossi, dengan waktu tercepat ketiga dan keempat.

Rossi sempat memuncaki sesi latihan dan memperbaiki catatan waktu pribadinya namun tak lama setelah itu Quartararo mengejutkan dengan memecahkan rekor waktu putaran tercepat di Silverstone.

Baca juga:Dovizioso bertekad kejar poin Marquez di Silverstone

“Sangat senang karena ketika kita membuat catatan waktu seperti ini, yang sangat kencang, kita sangat ingin berada di P1,” kata Quartararo yang berjuluk El Diablo itu.

Aspal baru trek tampaknya bersahabat dengan Yamaha yang mengirimkan tiga pebalap ke peringkat empat besar hari itu.

Cal Crutchlow (LCR Honda Castrol) juga memperbaiki catatan waktunya pada sesi sore untuk menempati peringkat lima dengan waktu di bawah dua menit, mengungguli juara GP Austria Andrea Dovizioso pada peringkat enam dengan 2 menit 0,110 detik.

Franco Morbidelli (Petronas Yamaha SRT) mengakhiri sesi latihan pada peringkat tujuh diikuti pebalap Red Bull KTM Tech 3 Miguel Oliviera di P8, sedangkan kecepatan Jack Miller (Pramac Racing) menempatkan pebalap Australia itu ke peringkat sembilan, unggul dari pebalap pabrikan Ducati Danilo Petrucci yang melengkapi peringkat 10 besar.

Baca juga:Pebalap ungkap kesan pertama jajal calon trek GP Finlandia

Alex Rins (Suzuki Ecstar) tampil tercepat keempat pada FP1 namun melorot ke peringkat ke-15 pada akhir sesi FP2.

Pebalap uji Suzuki Sylvain Guintoli menggantikan Joan Mir, yang masih pemulihan pascacedera, dan mencatatkan waktu pada peringkat ke-20 secara keseluruhan.

Rekan satu tim Marquez, Jorge Lorenzo kembali membalap setelah absen delapan pekan karena cedera namun masih harus bekerja keras untuk menemukan kecepatan setelah hanya mampu mencatatkan waktu pada peringkat terakhir.

Sepuluh besar catatan waktu terbaik kombinasi latihan
1. Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) 1:59,225
2. Marc Marquez (Repsol Honda Team) + 0,251
3. Maverick Viñales (Monster Energy Yamaha MotoGP) + 0,540
4. Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha MotoGP) + 0,712
5. Cal Crutchlow (LCR Honda Castrol) + 0,768
6. Andrea Dovizioso (Ducati Team) + 0,885
7. Franco Morbidelli (Petronas Yamaha SRT) + 0,958
8. Miguel Oliveira (Red Bull KTM Tech 3) + 1,135
9. Jack Miller (Pramac Racing) + 1,167
10. Danilo Petrucci (Ducati Team) + 1,203

Baca juga:Miller perpanjang kontrak dengan Pramac Racing hingga 2020

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Etape terakhir Tour de Indonesia

Sejumlah pebalap memacu sepedanya pada etape terakhir Tour de Indonesia 2019 di Bali, Jumat (23/8/2019). Etape terakhir dimulai dari Gilimanuk dan berakhir di Geopark Batur, Kintamani, Bali dengan jarak tempuh 136,8 Km. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/pras.

Sapura perkasa, Aiman terbaik kedua Asia

Kintamani, Bali (ANTARA) – Tim Sapura Cycling Malaysia yang diperkuat pebalap-pebalap tangguh dari berbagai negara tampil perkasa pada Bank BRI Tour d’Indonesia 2019 yang berakhir Jumat di Geopark Batur, Bali.

Sejak etape pertama, Sapura selalu memuncaki klasemen kategori beregu.
Kekompakan tim yang selalu terjaga dan kemampuan pebalap yang merata, membuat tim asal negeri jiran ini konsisten menempatkan pebalapnya di tiga besar setiap etape.

Bahkan pada etape terakhir dari Gilimanuk ke Geopark Batur, pebalap Sapura asal Australia Benjamin Dyball keluar sebagai juara pertama. Keberhasilan Dyball membuat tim negeri jiran ini semakin menjauh dari tim-tim lain.

Sementara itu, pebalap Indonesia, Aiman Cahyadi yang memperkuat PGN Road Cycling Team menempati posisi kedua untuk kategori Asia pada Tour d’Indonesia yang berakhir di Geopark Batur, Bali, Jumat.

Setelah menyelesaikan lima etape, akumulasi catatan waktu Aiman adalah 20 jam 20 menit 55 detik atau hanya 0,15 detik lebih lambat dari peringkat pertama Choon Huat Gooh, pebalap nasional Singapura yang memperkuat Terengganu Cycling Team.

Tempat ketiga kategori Asia diduduki Amir Kolahdozhagh dari Taiyuan Miogee Cycling Team.

Dalam kategori umum, Aiman masuk dalam 10 besar, tepatnya di peringkat 9.

Berikut hasil lengkap hari terakhir

Juara kategori tim umum :
1. Team Sapura Cycling (Malaysia)
2. Terengganu INC TSG Cycling Team (Malaysia)
3. Kinan Cycling Team (Jepang)

Juara kategori tim Indonesia :
1. PGN Road Cycling Team
2. KFC Cycling Team
3. Tim Nasional Indonesiaang)

Pemenang etape kelima: Benjamin Dyball, Team Sapura Cycling (Malaysia)

Pebalap Asia terbaik etape kelima:
Hagh Amir Kolahdouz, Taiyuan Miogee Cycling Team (China)

Pebalap Indonesia terbaik etape kelima: Aiman Cahyadi, PGN Road Cycling Team (Indonesia)

Juara umum (jersey hijau): Thomas Lebas, Kinan Cycling Team (Jepang)

Pebalap Asia terbaik (jersey kuning):
Choon Huat Goh, Terengganu INC. C Cycling Team (Malaysia)

Sprinter terbaik (jersey merah): Rohan Du Plooy, tim Protouch (Afrika Selatan)

Raja tanjakan (jersey biru): Thomas Lebas, Kinan Cycling Team (Jepang)

Pebalap Indonesia terbaik: Aiman Cahyadi, PGN Road Cycling Team (Indonesia)
 

Pewarta: Dadan Ramdani
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tour d’Indonesia 2020 akan tambah etape

Geopark Batur, Bali (ANTARA) – Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI) akan menambah etape kejuaraan balap sepeda internasional Tour d’Indonesia (TdI) pada tahun 2020 menjadi enam hingga tujuh etape.

“Melihat keberhasilan tahun ini dan antusias berbagai pihak, kita berharap untuk Tour d’Indonesia tahun depan bisa menambah etape hingga menjadi enam atau tujuh etape,” kata Ketua Umum PB ISSI, Raja Sapta Oktohari di Geopark Batur, Kintamani, Bali.

Tour d’Indonesia 2019 yang berjarak 825,2 km terdiri dari lima etape. Jumlah ini lebih banyak satu etape dibanding Tour d’Indonesia 2018.

Menurut tokoh muda yang akrab dipanggil Okto itu, Tour d’Indonesia adalah lomba balap sepeda jalan raya paling bergengsi di Indonesia dan selayaknya untuk terus ditingkatkan levelnya.

“Tour d’Indonesia ini menjadi barometer prestasi balap sepeda kita. Oleh karena itu dari tahun ke tahun harus ditingkatkan,” kata Okto yang terpilih kembali menjadi ketua federasi balap sepeda Indonesia periode 2019-2023 pada Munas di Bandung 26 Juli lalu tersebut.

Bahkan, kata Okto, sangat mungkin Tour d’Indonesia ini dinaikan levelnya sehingga setara dengan kejuaraan balap sepeda lain seperti Le Tour de Langkawi di Malaysia.

“TdI tahun ini masih level 2.1 UCI. Target kami bisa setara dengan Tour de Langkawi yaitu 2. HC (Hors Class). Memang tak mudah dan harus kerja keras,” katanya.

Untuk naik ke level itu, banyak yang harus ditingkatkan. Dari sisi peserta misalnya, tidak hanya diikuti level continental, tapi juga harus melibatkan tim pro-continental dan world tour. Begitu juga dengan perangkat pendukung, seperti fasilitas juga harus disesuaikan dengan level kejuaraan.

Tour d’Indonesia 2019 merupakan yang kedua dengan level 2.1 UCI dan saat ini menjadi kejuaraan tertinggi di Indonesia.

Selain Tour d’Indonesia, di tanah air ada juga Tour de Singkarak dan Tour de Ijen Banyuwangi. Namun, levelnya baru 2.2 UCI. Sebelumnya juga ada Tour de Flores yang terakhir diselenggarakan pada 2017.

Baca juga: Etape terakhir Tour d’Indonesia 2019, penentuan juara masih seru

Pewarta: Dadan Ramdani
Editor: AA Ariwibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Palangka Raya siap gelar lomba sepeda gunung

Palangka Raya (ANTARA) – Wali Kota Palangka Raya,Kalimantan Tengah, Fairid Naparin menyatakan kesiapan panitia dalam pelaksanaan lomba Mountaint Bike Rally Tour To Bukit Batu tahun 2019 telah mencapai 80 persen yang akan dilaksanakan pada 30 – 31 Agustus mendatang.

“Berdasarkan laporan panitia pelaksanakan, peserta sedikitnya sudah ratusan orang dan beberapa berasal dari daerah tetangga, bahkan ada yang dari Pulau Jawa,” katanya di Palangka Raya, Jumat.

Orang nomor satu di jajaran Pemerintah Kota Palangka Raya itu menjelaskan, bahwa kegiatan perlombaan sepeda gunung tersebut merupakan rangkaian dari Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Pemerintah Kota Palangka Raya ke-54 dan Kota Palangka Raya ke-62.

Kegiatan tersebut juga bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah serta Kementrian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia.

Rangkaian perlombaan sepeda gunung itu pada 30 Agustus akan dilakukan pelatihan tentang teknik dan trik bersepeda. Kemudian 31 Agustus para peserta akan beradu kemampuan dalam melintasi jalur balapan yang sudah disiapkan oleh panitia.

“Lokasi kegiatan akan di pusatkan di kawasan Bukit Batu, dengan posisi start berada di Bumi Perkemahan Nyaru Menteng dan finish di lokasi wisata Sei Gohong,” kata kepala daerah termuda di Kalteng tersebut. Banner Lomba Sepeda Gunung (Istimewa)
Ia menjelaskan, selama perlombaan berlangsung, para peserta juga mendapatkan asuransi dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenaga Kerjaan (BPJS-TK) untuk melindungi dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Kegiatan tersebut mendapatkan dukungan penuh dari Gubernur Kalteng Sugianto Sabran, hal ini terbukti bahwa pihak Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah sebagai penyedia hadiah utama dalam kegiatan yang pertama kali diadakan di Kota Palangka Raya.

“Selain Pemprov yang menyediakan hadiah, pihak Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) juga menyediakan hadiah bagi para peserta yang nantinya beruntung dalam perlombaan tersebut,” tandasnya.

Oleh sebab itu, pihaknya mengajak seluruh lapisan masyarakat di Indonesia untuk turut serta berpartisipasi dalam perlombaan bergengsi tersebut, dijamin tidak akan menyesal dengan lintasan yang sudah disiapkan. Ditambah peserta juga memperebutkan hadiah beserta doorprize senilai ratusan juta, demikian Fairid.

Pewarta: Kasriadi/Adi Wibowo
Editor: AA Ariwibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Etape terakhir Tour d’Indonesia 2019, penentuan juara masih seru

Gilimanuk, Bali (ANTARA) – Etape kelima atau terakhir lomba balap sepeda Bank BRI Tour d’Indonesia​​​​​​ dari Gilimanuk menuju Geopark Batur, Bali, Jumat pagi, masih menyisakan pertarungan seru untuk meraih gelar terbaik .

Pada kategori individu, Thomas Lebas dari Kinan Cycling Team paling berpeluang menjadi yang terbaik.

Pebalap asal Prancis ini, di etape keempat, Kamis, berhasil menyodok ke puncak klasemen berkat finis di posisi kedua.

Lebas menggeser Angus Lyons dari puncak klasemen yang didudukinya sejak etape pertama.

Baca juga: Klasemen hingga etape keempat

Kalau tidak ada kejadian yang mengejutkan, Lebas hanya perlu mewaspadai pebalap Oliver’s Real Food, Angus Lyons, serta pebalap-pebalap tim Sapura Cycling Malaysia yang secara beregu sangat kompak.

Libas saat ini unggul 1,37 menit dari Lyons sehingga ia diperkirakan akan mewaspadai pergerakan saingan terdekatnya itu. Lebas akan menjaga tetap berada dalam satu peleton dengan Angus.

Di tengah persaingan kedua pebalap itu, duo Sapura, Cristian Raileanu dan Jesse Ewart, akan berupaya mencuri kesempatan.

Dengan dukungan tim Sapura yang sangat solid, Raileanu dan Jesse bisa saja menyodok ke atas.

Raileanu saat ini tertinggal 3,27 menit dari Lebas, sedangkan Jesse tertinggal 4,36 menit.

Selain di nomor umum, Lebas juga berpeluang mengunci gelar sebagai raja tanjakan, apalagi medan etape lima masih menyisakan tanjakan terjal menuju kawasan dataran tinggi Geopark Batur.

Di perebutan jersey biru sebagai simbol raja tanjakan, Lebas sudah nengumpulkan 55 poin, unggul jauh dari peringkat kedua Amir Kolahdozagh (Taiyuan Miogee Cycling Team) yang memiliki poin 37.

Bahkan, Lebas pun berpeluang merebut jersey merah karena diperebutan poin stage sprint, Libas yang mengumpulkan 22 poin berada di posisi kedua di bawah Duplooy Rohan dari ProTouch yang mengumpulkan poin 39.

Sementara itu di kategori beregu, tim Sapura tampaknya sulit di kejar.

Kekompakan tim yang selalu terjaga dan kemampuan pebalap yang merata, membuat tim asal negeri jiran ini konsisten menempatkan pebalapnya di tiga besar setiap etape.

Untuk kategori pebalap Indonesia, Aiman paling berpeluang naik podium menjadi yang terbaik dari rekan-rekan senegaranya.

Aiman yang berlomba untuk tim PGN mencatatkan akumulasi waktu 16:34:37, sedangkan peringkat kedua dan ketiga ditempati dua pebalap tim KFC, Selamat Juangga dan Muhamad Abdurrohman.

Juangga berselisih waktu 7,28 menit dan Abdurrahman 10,41 menit dari Aiman.

Etape kelima atau etape terakhir Bank BRI Tour d’Indonesia sepanjang 151,9 km masih menyisakan tantangan medan berat terutama di kilometer 100 hingga menjelang finis di Geopark Batur.

Baca juga: Metkel Eyob tercepat di medan berat etape empat

Baca juga: Jumlah peserta balap sepeda Tour d’Indonesia etape keempat berkurang

Ajang balap sepeda dan promosi wisata Indonesia

 

Pewarta: Dadan Ramdani
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Etape terakhir Tour d’Indonesia, penentuan juara masih seru

Gilimanuk, Bali (ANTARA) – Etape kelima atau terakhir lomba balap sepeda Bank BRI Tour d’Indonesia​​​​​​ dari Gilimanuk menuju Geopark Batur, Bali, Jumat pagi, masih menyisakan pertarungan seru untuk meraih gelar terbaik .

Pada kategori individu, Thomas Lebas dari Kinan Cycling Team paling berpeluang menjadi yang terbaik.

Pebalap asal Prancis ini, di etape keempat, Kamis, berhasil menyodok ke puncak klasemen berkat finis di posisi kedua.

Lebas menggeser Angus Lyons dari puncak klasemen yang didudukinya sejak etape pertama.

Baca juga: Klasemen hingga etape keempat

Kalau tidak ada kejadian yang mengejutkan, Lebas hanya perlu mewaspadai pebalap Oliver’s Real Food, Angus Lyons, serta pebalap-pebalap tim Sapura Cycling Malaysia yang secara beregu sangat kompak.

Libas saat ini unggul 1,37 menit dari Lyons sehingga ia diperkirakan akan mewaspadai pergerakan saingan terdekatnya itu. Lebas akan menjaga tetap berada dalam satu peleton dengan Angus.

Di tengah persaingan kedua pebalap itu, duo Sapura, Cristian Raileanu dan Jesse Ewart, akan berupaya mencuri kesempatan.

Dengan dukungan tim Sapura yang sangat solid, Raileanu dan Jesse bisa saja menyodok ke atas.

Raileanu saat ini tertinggal 3,27 menit dari Lebas, sedangkan Jesse tertinggal 4,36 menit.

Selain di nomor umum, Lebas juga berpeluang mengunci gelar sebagai raja tanjakan, apalagi medan etape lima masih menyisakan tanjakan terjal menuju kawasan dataran tinggi Geopark Batur.

Di perebutan jersey biru sebagai simbol raja tanjakan, Lebas sudah nengumpulkan 55 poin, unggul jauh dari peringkat kedua Amir Kolahdozagh (Taiyuan Miogee Cycling Team) yang memiliki poin 37.

Bahkan, Lebas pun berpeluang merebut jersey merah karena diperebutan poin stage sprint, Libas yang mengumpulkan 22 poin berada di posisi kedua di bawah Duplooy Rohan dari ProTouch yang mengumpulkan poin 39.

Sementara itu di kategori beregu, tim Sapura tampaknya sulit di kejar.

Kekompakan tim yang selalu terjaga dan kemampuan pebalap yang merata, membuat tim asal negeri jiran ini konsisten menempatkan pebalapnya di tiga besar setiap etape.

Untuk kategori pebalap Indonesia, Aiman paling berpeluang naik podium menjadi yang terbaik dari rekan-rekan senegaranya.

Aiman yang berlomba untuk tim PGN mencatatkan akumulasi waktu 16:34:37, sedangkan peringkat kedua dan ketiga ditempati dua pebalap tim KFC, Selamat Juangga dan Muhamad Abdurrohman.

Juangga berselisih waktu 7,28 menit dan Abdurrahman 10,41 menit dari Aiman.

Etape kelima atau etape terakhir Bank BRI Tour d’Indonesia sepanjang 151,9 km masih menyisakan tantangan medan berat terutama di kilometer 100 hingga menjelang finis di Geopark Batur.

Baca juga: Metkel Eyob tercepat di medan berat etape empat

Baca juga: Jumlah peserta balap sepeda Tour d’Indonesia etape keempat berkurang

Ajang balap sepeda dan promosi wisata Indonesia

 

Pewarta: Dadan Ramdani
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Formula 1 ungkap pengujian desain mobil 2021 di terowongan angin

Jakarta (ANTARA) – Formula 1 mengungkap bagaimana gambaran desain awal mobil balap untuk musim 2021 ketika mereka menguji model skala mobil konsep itu di fasilitas terowongan angin.

Formula 1 dan FIA telah menjalani riset dan pengembangan menggunakan CFD (Computer Fluid Dynamics) untuk membuat visi mobil 2012 menjadi kenyataan dan telah sampai ke tahap selanjutnya untuk mengambil data lewat sejumlah pengujian di terowongan angin.

Pengujian yang dilakukan di terowongan angin milik Sauber sebelum GP Jerman bulan lalu itu dilakukan secara rahasia dan baru diungkap oleh Formula 1, Kamis malam.

Pengujiannya pun berkala. Pada Januari mereka menguji model mobil 2018 dengan skala 6:10.

Kemudian pada Maret, mobil 2021 dengan roda 13 inci diuji. Hasil pengujian secara umum akan diberikan kepada setiap tim yang berlaga di F1.

Di laman resminya, Formula 1 mengunggah model skala 50 persen mobil 2021 yang menggunakan roda 18 inci.

Elemen-elemen seperti bagian sidepod dan sayap belakang diharapkan tidak akan mengalami perubahan di proses pengembangan final namun bagian sayap depan akan mengalami perubahan karena masih terus dikembangkan.

Baca juga: Formula 2 gunakan ban 18 inci tahun depan

Baca juga: FIA batal perkenalkan gearbox standar tahun 2021

Chief Technical Officer F1 Pat Symonds mengatakan jika pengujian itu memiliki fokus kepada gaya yang didapati oleh mobil ketika dia bergerak ke segala arah juga terhadap turbulensi udara yang terjadi di belakang mobil.

“Untuk alasan itu, walau pun kami melakukan sebagian besar pengembangan dengan CFD… kami ingin mendukung simulasi virtual itu dengan simulasi fisik. Kami juga memilih model skala 50 persen ketimbang 60 persen.

“Dan kami memilih menguji model itu jangka panjang nantinya di terowongan angin sehingga dia memberi kami kesempatan terbaik untuk menginspeksi jalur gelombang dari mobil ini,” kata Symonds seperti dikutip laman resmi Formula 1.

Perubahan desain mobil 2021 ditujukan untuk lebih mempermudah overtaking dan memungkinkan mobil menguntit lebih dekat ke lawannya.

Nikolas Tombazis kepala urusan teknis bangku tunggal F1 pun menyatakan data simulasi CFD secara fundamental terbukti dengan adanya simulasi fisik di terowongan angin tersebut.

Saat ini Formula 1 dan FIA masih mengerjakan riset dan pengembangan dengan melibatkan tim-tim yang berkompetisi untuk finalisasi regulasi musim 2021 tepat waktu sebelum batas akhirnya pada Oktober tahun ini.

Baca juga:Meksiko tetap di kalender F1 hingga 2022

Baca juga:F1 bahas kemungkinan gelar balapan di Arab Saudi

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Klasemen hingga etape keempat

Banyuwangi (ANTARA) – Meskipun tak ada pebalapnya yang naik podium untuk kategori umum pada etape keempat, Kamis, tim Sapura Cycling Malaysia masih kokoh pada puncak klasemen.

Pada etape keempat, tim Sapura hanya mampu menempatkan pebalapnya pada posisi lima atas nama Benyamin Dyball. Namun, jarak perolehan waktu tim negeri jiran itu dengan para pesaing tetap terjaga karena Sapura memiliki tiga wakil dalam sepuluh besar.

Pada kategori individu, Thomas Libas menyodok ke puncak klasemen berkat keberhasilan merebut posisi kedua pada etape empat.

Libas menggeser Angus Lyons dari puncak klasemen yang didudukinya sejak etape pertama.

Baca juga: Metkel Eyob tercepat di medan berat etape empat

Klasemen hingga etape empat
Beregu:

1. Team Sapura Cycling 49:20:33
2 . Kinan Cycling Team +4:32
3. Terengganu Cycling Team +13:13
4 . Taiyuan Miogee Cycling Team +35:15
5 . PGN Road Cycling Team +41:20
6 St George Continental Cycling Team +42:56
7. Thailand Continental Cycling Team +6:21
8. KFC Cycling Team +59:42
9. X-Speed United +1:05:58
10 . Oliver’s Real Food +1:20:19

Baca juga: Tanjakan di Paltuding medan terberat etape keempat Tour d’Indonesia

Perorangan
1. LEBAS Thomas (Kinan Cycling Team)
Ty16:26:03
2. LYONS Angus Oiver’s Real Food +1:37
3. RAILEANU Cristian (Team Sapura Cycling ) +3:27
4 . EWART Jesse Team Sapura Cycling
+4:36
5. EYOB Metkel Trengganu Cycling Team 5:10
6. GOH Choon Huat (Terengganu Cycling Team) +5:22
7. MEIJERS Jeroen
(Taiyuan Miogee Cycling Team) +5:58
8. CAHYADI Aiman PGN Road Cycling Team +8:44
9 CAVANAGH Ryan (St George Continental Cycling Team +9:51
10. YAMAMOTO (Genki Cinan Cycling Team) +10,12

Baca juga: Jumlah peserta balap sepeda Tour d’Indonesia etape keempat berkurang

Pewarta: Dadan Ramdani
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Etape keempat Tour de Indonesia

Pebalap Wan Yau Vincent Lau dari HKSI Pro Cycling Team menuntun sepedanya saat menaiki tanjakan pada etape keempat Tour de Indonesia 2019 di dataran tinggi Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (22/8/2019). Etape keempat dimulai dari kota Jember menuju Paltuding, Banyuwangi, Jawa Timur dengan jarak tempuh 147,3 Km. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/pras.

Metkel Eyob tercepat di medan berat etape empat

saya hanya berusaha selalu berada di rombongan terdepan sampai akhirnya banyak pebalap yang tertinggal setelah memasuki medan tanjakan

Ijen, Banyuwangi (ANTARA) – Metkel Eyob, pebalap asal Eritrea, sebuah negara di Afrika, menjadi yang tercepat pada etape empat Tour d’Indonesia 2018 yang finis di Paltuding Park, Ijen, Banyuwangi, Kamis.

Metkel Eyob mencatatkan waktu 4:16:33 untuk jarak tempuh sejauh 147,3 km yang sarat tanjakan terjal terutama saat melewati Banyuwangi menuju kawasan dataran tinggi Ijen.

Pebalap dari Trengganu Cycling Team ini bisa melepaskan diri dari rombongan pada 40 km terakhir bersama Thomas Lebas (Kinan Cycling Team) dan kedua pebalap beradu cepat menuju finis.

Metkel Eyob tampil sebagai pemenang meski kedua climber tangguh itu mencatat waktu sama.

Tempat ketiga diduduki pebalap Iran Amir Kolahdouz (Taiyuan Miogee Cycling Team) yang menyentuh garis finis 0,5 detik setelah sang juara.

Metkel mengaku tidak menduga bisa menjadi juara karena sebelumnya ia menyadari ada beberapa pebalap tipe climber yang lebih difavoritkan menang, seperti raja tanjakan Thomas Lebas dan Cristian Raileanu dari Team Sapura Cycling.

“Saya tentu tidak menduga bisa menang. Saya hanya mempersiapkan diri dengan beristirahat yang banyak karena saya tahu etape empat ini medan yang sangat berat.”

Baca juga: Tanjakan di Paltuding medan terberat etape keempat Tour d’Indonesia

Menurut Metkel, di medan berat seperti etape empat ini memerlukan ketahanan fisik dan mental yang prima.

“Tadi saya hanya berusaha selalu berada di rombongan terdepan sampai akhirnya banyak pebalap yang tertinggal setelah memasuki medan tanjakan,” kata pebalap kelahiran 4 September 1993 itu.

Sementara itu, untuk kategori pebalap Indonesia, Aiman Cahyadi masih menjadi yang terbaik. Ia masuk finis urutan ke-14 dengan catatan waktu 4:22:30.

Etape keempat dimulai dari garis start di alun-alun Kabupaten Jember dan berakhir di Paltuding Park, Ijen, Banyuwangi.

Etape keempat sarat dengan tanjakan berat, bahkan salah satu medan tanjakan berkategori hors class atau tanjakan dengan tingkat kesulitan tertinggi berdasarkan standar dari induk organisasi internasional olahraga sepeda (UCI).

Tanjakan hors class berada di Paltuding menuju Blue Fire atau sepanjang sekitar lima kilometer menjelang finis.

Baca juga: Jumlah peserta balap sepeda Tour d’Indonesia etape keempat berkurang

Pewarta: Dadan Ramdani
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tanjakan di Paltuding medan terberat etape keempat Tour d’Indonesia

Jember, Jawa Timur (ANTARA) – Race Director Tour d’Indonesia 2019 Sondi Sampurno mengatakan tanjakan di Paltuding Kawah Ijen, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur merupakan medan terberat bagi para peserta balap sepeda di etape keempat dan merupakan tanjakan tersulit yang sudah legendaris.

“Ada tiga kali tanjakan yang harus dilalui para peserta selama etape keempat dan tanjakan Paltuding merupakan tanjakan tersulit, namun tanjakan Paltuding itu sudah menjadi ikon di Indonesia,” katanya di Kabupaten Jember, Kamis.

Sebanyak 81 peserta balap sepeda Tour d’Indonesia memulai perjalanan etape keempat dari alun-alun Kabupaten Jember pada pukul 10.00 WIB yang dilepas oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Pemkab Jember Muhammad Thamrin,  menuju Kawah Ijen Kabupaten Banyuwangi dengan menempuh jarak 150 km.

Menurutnya, etape keempat dan kelima merupakan etape yang sangat menantang, namun panitia juga menyediakan banyak hadiah untuk kedua etape tersebut.

“Saat ini di tiga etape Tour d’Indonesia yang sudah berjalan masih didominasi juara dari para pebalap luar negeri. Mudah-mudahan pebalap dari Indonesia juga memperoleh hasil yang maksimal pada dua etape terakhir,” tuturnya.

Ia menjelaskan balap sepeda Tour d’Indonesia 2019 merupakan ajang uji coba para pebalap Indonesia terutama tim nasional dalam persaingan balap sepeda di tingkat Asia, sehingga bisa memperoleh hasil yang signifikan pada dua etape terakhir tersebut.

“Di Asia, para pebalap sepeda Indonesia adalah tim terkuat, namun ketika bersaing dengan para pebalap dari Eropa dan Australia, ceritanya akan lain,” ujarnya.

Sondi mengatakan ajang balap sepeda Tour d’Indonesia merupakan kejuaraan internasional yang levelnya lebih tinggi dibandingkan Tour d’Singkarak dan Tour d’Ijen, sehingga pesertanya lebih profesional dan persaingannya lebih berat bagi para pebalap Indonesia.

“Selain itu, Tour d’Indonesia merupakan ajang untuk mempromosikan wisata dan daerah tertentu, seperti Kawah Ijen dan Batur Unesco Global Geopark Bali yang sudah menjadi ikon Indonesia,” katanya.

Balap sepeda Tour d’Indonesia diikuti oleh 18 tim dari 26 negara dengan menempuh jarak 825,2 kilometer, yang terbagi dalam lima etape, yakni etape satu Candi Borobudur-Ngawi (178 km), etape kedua Madiun-Batu (157,7 km), etape ketiga Jember-Ijen Banyuwangi (150 km), dan etape kelima Gilimanuk-Batur Unesco Global Geopark (143,6 km).

Pewarta: Zumrotun Solichah
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Jumlah peserta balap sepeda Tour d’Indonesia etape keempat berkurang

Jember, Jawa Timur (ANTARA) – Jumlah peserta yang mengikuti balap sepeda internasional Tour d’Indonesia 2019 di etape keempat berkurang dua orang karena dua atlet mengalami cedera dan kecelakaan, sehingga tinggal 81 peserta yang bersaing memperebutkan juara di etape empat sepanjang 150 kilometer dengan start alun-alun Jember hingga Paltuding Kawah Ijen Banyuwangi, Kamis.

Pada etape ketiga dengan rute Kota Batu hingga Jember sepanjang 193 kilometer yang merupakan rute terpanjang dari lima etape tersebut diikuti 83 peserta, namun dua peserta mengalami cedera dan kecelakaan hingga tidak bisa melanjutkan perjalanan pada etape keempat Jember-Banyuwangi.

“Memang ada dua atlet yang mengalami cedera dan kecelakaan saat etape ketiga, namun jumlahnya tidak banyak hanya dua orang, sehingga jumlah pebalap di etape keempat sebanyak 81 peserta,” kata Race Director Bank BRI Tour d’Indonesia 2019, Sondi Sampurno di alun-alun Jember.

Ia menjelaskan perjalanan etape ketiga yang cukup panjang dengan rute 193 kilometer dan beberapa tanjakan yang cukup berat menyebabkan satu persatu atlet balap sepeda internasional tersebut berguguran, sehingga jumlah peserta Tour d’Indonesia berkurang.

“Saya berharap hari ini seluruh pebalap bisa menyelesaikan etape keempat hingga garis finis karena rutenya merupakan rute terpendek dari lima etape, yakni 150 kilometer dan mudah-mudahan aman,” katanya.

Menurutnya, jalur Jember-Banyuwangi sudah sering dilintasi oleh para pebalap sepeda dan masyarakatnya juga sangat mencintai olahraga sepeda, sehingga cukup kooperatif dan kondusif bagi para peserta Tour d’Indonesia .

“Saya berharap tidak ada insiden kecelakaan selama etape keempat yang berakhir di Paltuding Kawah Ijen Banyuwangi, sehingga seluruh peserta bisa tiba di sana dan kawasan tersebut merupakan ikon wisata yang sudah mendunia,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Jember M. Thamrin bersama perwakilan Bank BRI Jember dan panitia pelaksana memberangkatkan puluhan peserta dari garis start di Jalan Sudarman atau depan Kantor Pemerintah Kabupaten Jember pada pukul 10.00 WIB yang ditandai dengan pengibaran bendera start.

“Saya berharap seluruh peserta bisa menyelesaikan etape keempat dari Jember menuju ke Paltuding Kawah Ijen Banyuwangi dengan baik, sehingga bisa melanjutkan ke etape selanjutnya menuju Bali,” katanya.

Pada etape ketiga, Marcus Culey dari Team Sapura Cycling dari Malaysia menjadi juara etape ketiga dari Kota Batu hingga Jember. Marcus Culey tampil sebagai pebalap pertama yang menyentuh garis finis dengan mencatatkan waktu 4 jam, 15 menit, dan 35 detik.

Kemudian Rohan Du Plooy dari Tim ProTouch berada di urutan kedua karena lebih dari 30 detik dan juara ketiga direbut Yudai Arashiro dari Kinan Cycling Team.

Sementara itu, pebalap tim KFC Cycling Abdul Soleh mencatatkan diri sebagai pebalap Indonesia tercepat pada etape ketiga Bank BRI Tour d’Indonesia 2019 yang menempuh rute sejauh 193 kilometer dari Batu ke Jember pada Rabu (21/8).

Pewarta: Zumrotun Solichah
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Dovizioso bertekad kejar poin Marquez di Silverstone

Jakarta (ANTARA) – Pebalap Ducati Andrea Dovizioso, setelah meraih kemenangan di GP Austria, akan mencoba mengejar ketertinggalan poin dari Marc Marquez (Repsol Honda) ketika balapan MotoGP tiba di Sirkuit Silverstone akhir pekan ini.

Balapan GP Inggris tahun lalu dibatalkan karena genangan air di trek namun prakiraan cuaca menyebutkan langit di atas Silverstone akan cerah ketika balapan digelar di trek yang didominasi oleh Ducati dan Yamaha belakangan ini.

Dovizioso sadar jika juara dunia lima kali Marc Marquez dan Honda akan mencoba bangkit usai kehilangan trofi juara dalam duel klasik dengan sang pebalap Ducati di GP Austria.

“Walau pun karakter dari trek Inggris ini tak terlalu bersahabat bagi kami seperti Brno dan Spielberg, kami telah menunjukkan jika kami juga bisa cepat di Silverstone, seperti pada 2017 ketika kami memenangi lomba,” kata Dovizioso seperti dikutip AFP, Kamis.

Dengan delapan balapan tersisa musim ini, Dovizioso kini terpaut 58 poin dari Marquez, yang pernah menang di Silverstone pada 2014.

Baca juga: Lorenzo siap beraksi di SIlverstone pasca cedera

Baca juga: Dovizioso beberkan kunci kemenangan atas Marquez di Austria
 

Namun, performa Marquez yang sedang panas-panasnya musim ini, dengan mengemas finis runner-up atau lebih baik di semua balapan, kecuali GP Amerika Serikat, menjadikan pebalap asal Spanyol itu sebagai salah satu yang difavoritkan menjadi juara.

Rekan satu tim Marquez, Jorge Lorenzo akan kembali memperkuat Honda setelah absen sejak seri kedelapan di Assen karena cedera tulang belakang. Lorenzo pernah menang tiga kali di Silverstone pada 2010, 2012, dan 2013 dan meraih pole position tahun lalu.

Ancaman lain datang dari kubu Yamaha yaitu Maverick Vinales, yang meraih kemenangan pertama dalam kariernya di Silverstone pada 2016.

Vinales yakin jika permukaan trek Silverstone yang telah diaspal ulang tahun ini akan menguntungkan Yamaha.

“Di Silverstone aku mendapat kemenangan pertamaku di MotoGP, jadi aku memiliki kenangan bagus di sini. Aku kira ini adalah trek yang bisa bersahabat dengan motor kami dan kami bisa kompetitif juga karena aspal yang baru,” kata Vinales seperti dikutip di laman resmi tim.

Baca juga: Yamaha kompetitif di Austria, kata Rossi

Baca juga: Pebalap ungkap kesan pertama jajal calon trek GP Finlandia

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Para pebalap ditantang tanjakan “hors class” pada etape keempat

Jember (ANTARA) – Para pebalap akan menghadapi medan yang berat salah satunya adalah tanjakan tersulit (hors class) pada etape keempat Bank BRI Tour d’Indonesia 2019.

Etape keempat sepanjang 151,8 km dimulai dari garis start di alun-alun Kabupaten Jember dan berakhir di Paltuding Park, Ijen, Banyuwangi, Kamis.

Berbeda dengan etape ketiga yang datar, medan etape keempat sarat dengan tanjakan berat, bahkan salah satu medan tanjakan berkategori hors class atau tanjakan dengan tingkat kesulitan tertinggi berdasarkan standar dari induk organisasi internasional olahraga sepeda (UCI).

Tanjakan hors class ada di Paltuding menuju Blue Fire atau sepanjang sekitar lima kilometer menjelang finis.

Baca juga: Klasemen hingga usai etape ketiga Tour d’Indonesia 2019

Secara keseluruhan, pada etape keempat ini ada tiga uji ketangguhan untuk kategori raja tanjakan yang akan memperebutkan jersey biru. Tanjakan pertama langsung dihadapi para pebalap di kilometer 35 di daerah Gumitir, Jember. Tanjakan kedua dan ketiga bahkan bersambungan, yakni menuju kilometer ke 140 di daerah Glagah diteruskan uji tanjakan ketiga hingga menuju finis di Paltuding Park.

Sementara itu, untuk intermediate sprint yang memperebutkan jersey merah, pada etape empat ini juga ada tiga lokasi, yakni di kilometer 67 di Krikilan, 90 di Genteng, dan 115 di Srono.

Beratnya medan etape keempat juga diakui oleh juara etape ketiga ujar Marcus Culay dari Tean Sapura Cycling Malaysia.

“Etape keempat besok adalah etape terberat. Tanjakan di Ijen juga bisa jadi yang paling seru,” kata pebalap asal Australia ini.

Menurut Culay, ia harus menyiapkan diri lebih baik untuk mengarungi bisa rute berat tersebut.

“Saya pernah berlomba di Ijen tiga kali, tempatnya sangat cantik tetapi untuk menuju ke sana saya lebih memilih duduk di mobil ketimbang mengayuh sepeda..ha..ha..ha,” kata pria humoris ini.

Baca juga: Warga Jember antusias sambut kedatangan peserta Tour d’Indonesia

Baca juga: Culey juara, lewati garis finis sambil berjoget

Ratusan pembalap Tour de Indonesia ikuti start etape kedua di Madiun

 

Pewarta: Dadan Ramdani
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

PB ISSI: Jarak panjang dan cuaca menjadi tantangan TdI etape tiga

Jember, Jawa Timur (ANTARA) – Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI) Bagus mengatakan jarak yang cukup panjang dan cuaca panas disertai angin kencang menjadi tantangan tersendiri bagi puluhan peserta balap sepeda Tour d’ Indonesia 2019 di etape tiga yang menempuh perjalanan dari Kota Batu menuju Kabupaten Jember, Jawa Timur, Rabu.

“Pada etape tiga dari Kota Batu ke Jember merupakan jarak terjauh dari etape lainnya, yakni hampir mencapai 200 kilometer dan menjadi tantangan tersendiri bagi para peserta,” kata Bagus di Kabupaten Jember.

Menurutnya, jarak tempuh yang cukup panjang dan cuaca panas yang disertai angin kencang tersebut merupakan tantangan di etape tiga, namun semua pebalap sepeda mampu menyelesaikan dengan baik.

“Kecepatan pebalap Tour d’Indonesia di etape tiga rata-rata mencapai 45,31 kilometer per jam dan semua peserta masuk ke finis dengan baik,” tuturnya.

Ia mengatakan animo masyarakat Jember dalam menyambut peserta Tour d’Indonesia juga cukup bagus dan hal tersebut dilihat dari kepadatan penonton yang berada di sepanjang rute yang dilalui peserta hingga garis finis di Jalan Sultan Agung Kabupaten Jember.

Sebanyak 83 peserta balap sepeda internasional Tour d’Indonesia menyelesaikan etape tiga yang dimulai dari Kota Batu hingga finis di alun-alun Kabupaten Jember dengan menempuh jarak 193 kilometer.

Marcus Culey dari Team Sapura Cycling (Malaysia) menjadi peserta pertama yang memasuki garis finis di etape tiga untuk kategori individu dengan waktu yang ditempuh 4 jam 15 menit 35 detik, kemudian disusul oleh Rohan Du Plooy dari Protouch dan juara ketiga adalah Yudai Arashiro dari Kinan Cycling Team.

Sementara akumulasi poin tercepat selama tiga etape Tour d’Indonesia 2019 diraih oleh Angus Lyons dari Oliver’s Real Food Racing, sehingga mendapatkan “green jersey”, kemudian pebalap yang meraih “red jersey”untuk kategori best sprinter adalah Rohan Du Plooy dari Protouch.

Sedangkan peraih “blue jersey” untuk kategori best climber atau raja tanjakan adalah Thoma Lebas dari Kinan Cycling Team dan penghargaan “yellow jersey” untuk best Asian rider dicapai oleh Huat Goh Choon dari Terengganu Inc TSG Cycling Team.

Pewarta: Zumrotun Solichah
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Warga Jember antusias sambut kedatangan peserta Tour d’Indonesia

Jember, Jawa Timur (ANTARA) – Masyarakat Kabupaten Jember sangat antusias menyambut kedatangan puluhan peserta balap sepeda Tour d’Indonesia 2019 yang melintas di sepanjang rute yang dilalui hingga memasuki finis di Jalan Sultan Agung Kabupaten Jember, Jawa Timur, Rabu sore.

“Saya melihat masyarakat cukup antusias menunggu kedatangan para peserta balap sepeda di Jember, bahkan di sepanjang rute yang dilalui peserta Tour d’Indonesia padat dengan penonton,” kata Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Jember Arismaya Parahita yang menyambut kedatangan peserta di garis finis di Jember.

Menurutnya, Pemkab Jember merasa bangga dan senang bisa menjadi tuan rumah untuk finis bagi kejuaraan balap sepeda internasional itu, bahkan puluhan peserta beserta ofisialnya dari berbagai negara bermalam di Kabupaten Jember.

“Ada sekitar 300 orang tamu, baik ofisial maupun peserta yang datang ke Jember dalam kejuaraan balap sepeda Tour d’Indonesia itu. Kami merasa bangga,” tuturnya.

Pemerintah Kabupaten Jember, lanjutnya, mengupayakan dukungan kepada para ofisial dan peserta untuk melepas lelah di Jember dengan memberikan sambutan yang meriah di Kota Pandhalungan tersebut.

“Salah satu dukungan itu dengan menggelar gala dinner di pendapa Wahyawibawagraha malam ini, harapannya mereka senang berkunjung ke Jember dan menjadi ajang promosi produk lokal dan wisata Jember,” katanya.

Arismaya berharap kedatangan puluhan peserta balap sepeda dari berbagai negara tersebut dapat menjadi motivasi bagi atlet balap sepeda Jember untuk terus semangat memacu prestasi sekaligus memasyarakatkan olahraga sepeda angin tersebut.

“Mudah-mudahan pada Tour d’Indonesia berikutnya Jember tetap dilewati, sehingga kami akan mengemas kegiatan penyambutan lebih baik dan berharap ada coaching clinic untuk saling berbagi pengalaman kepada atlet balap sepeda Jember,” ujarnya.

Sementara itu, salah seorang warga dari Kabupaten Bondowoso, Wiranto mengaku jauh-jauh datang ke Jember hanya untuk bisa melihat para pebalap sepeda internasional itu dari dekat.

“Saya sangat antusias ingin melihat atlet balap sepeda yang ikut Tour d’Indonesia. Oleh karena itu, sejak pagi berangkat dari Bondowoso menuju ke Jember,” katanya.

Etape tiga Tour d’Indonesia 2019 merupakan etape terjauh yang ditempuh para pebalap dari lima etape karena para peserta menempuh jarak 193 kilometer dari start di Kota Batu hingga alun-alun Kabupaten Jember.

Lomba dayung perahu karet meriahkan 74 tahun Kemerdekaan RI

Pewarta: Zumrotun Solichah
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Klasemen hingga usai etape ketiga Tour d’Indonesia 2019

Jember (ANTARA) – Pebalap Angus Lyons masih memuncaki klasemen hingga usai etape ketiga Tour d’Indonesia 2019 yang finis di Jember, Rabu.

Meskipun hanya juara di etape pertama, konsistensi pebalap asal Australia itu selalu berada di peleton terdepan, membuat ia sulit dikejar pebalap lain

Sementara itu untuk kategori tim, Sapura Cycling Malaysia kian kokoh di puncak setelah jagoan sprint mereka Marcus Culey menjadi juara di etape ketiga.

Berikut klasemen hingga etape ketiga:

Kategori individu

1. LYONS Angus (Oliver’s Real Food)
12:05:47
2. ROTH Ryan (X-Speed United) +2:07
3 . VOGT Mario (Team Sapura Cycling) +2:57
4. GOH Choon Huat (Terengganu Cycling Team) +3:07
5. MEIJERS Jeroen (Taiyuan Miogee Cycling Team) +3:43
6.RAILEANU Cristian (Team Sapura Cycling ) +3:47
7. LEBAS Thomas (Kinan Cycling Team)
+3:49
8. EWART Jesse (Team Sapura Cycling)
+4:58
9. YAMAMOTO Genki (Jinan Cycling Team) +5:41
10. CAVANAGH Ryan (St George Continental Cycling Team) +5:51
11. ABDURRAHMAN Muhammad (KFC Cycling Team) +6:14
12. CAHYADI Aiman (Pgn Road Cycling Team +6:30

Kategori Tim

1. Team Sapura Cycling 36:22:26
2 . Kinan Cycling Team +6:33
3 . Terengganu Cycling Team +13:52
4 . St George Continental Cycling Team +25:30
5. Pgn Road Cycling Team +26:27
6 . KFC Cycling Team +26:33
7. Taiyuan Miogee Cycling Team +30:57
8. ProTouch + 32:49
9 . X-Speed United + 35:59
10. Oliver’s Real Food +38:23
11. Thailand Continental Cycling Team +38:43
12. KSPO Bianchi Asia Procycling +57:41
13. Foolad Mobarakeh Sepahan +1:00:14
14. Indonesia +1:01:02
15. 7 Eleven Cliqq +1:06:35
16. Customs Cycling Team +1:17:24
17. United Arab Emirates +1:24:53
18. HKSI Pro Cycling Team +1:25:50

Ajang balap sepeda dongkrak wisata Kuningan

Pewarta: Dadan Ramdani
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pemkab Jember imbau pedagang tak berjualan di rute Tour d’Indonesia

Jember, Jawa Timur (ANTARA) – Pemerintah Kabupaten Jember mengimbau para pedagang tidak berjualan di sepanjang rute yang dilalui peserta balap sepeda Tour d’Indonesia yang dijadwalkan tiba di kabupaten setempat pada Rabu siang.

“Kami sudah mensosialisasikan kepada para pedagang untuk tidak berjualan di rute yang dilalui pebalap sepeda, terutama di kawasan kota,” kata Kepala Satpol PP Jember Arif Tjahyono di Jember.

Sesuai jadwal, sekitar 100 pebalap dari 26 negara akan melintas di Jember pada 21 dan 22 Agustus 2019.

“Kami telah melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak terkait dan secara internal juga telah berkoordinasi hingga ke tingkat kecamatan,” tuturnya.

Ia mengatakan beberapa upaya yang dilakukan Satpol PP di antaranya pengamanan rute yang dilalui pebalap di Kabupaten Jember, terutama kecamatan-kecamatan yang daerahnya dilintasi.

“Tentunya pengamanan ini juga berkoordinasi dengan instansi terkait, seperti Polsek dan Koramil,” katanya.

Rute kecamatan yang dilalui pada 21 Agustus 2019, yakni Kecamatan Tanggul, Bangsalsari, Rambipuji, Kaliwates.

“Kami berharap warga Jember juga ikut menyukseskan balap sepeda Tour d’Indonesia,” ucapnya.

Sedangkan keesokan harinya pada 22 Agustus 2019, kecamatan yang dilalui adalah Patrang, Sumbersari, Pakusari, Mayang dan Silo.

Alun-alun Jember akan menjadi finis poin etape ketiga Kejuaraan Internasional Balap Sepeda Tour d’Indonesia 2019.

Sementara itu, Satlantas Polres Jember juga sudah mengalihkan arus lalu lintas dengan membuat jalur alternatif bagi kendaraan yang akan melalui rute yang dilewati peserta balap sepeda.

Kejuaraan Tour d’Indonesia yang diikuti pebalap-pebalap nasional dan internasional itu menempuh jarak 825,2 km yang dibagi dalam lima etape.

Etape pertama diawali dari Candi Borobudur Magelang dan finis di Madiun, kemudian etape kedua berangkat dari Madiun dan finis di Batu Malang.

Etape ketiga, start dari Batu dan finis di alun-alun Jember, diteruskan etape keempat dari Jember menuju finis di kawasan Ijen Banyuwangi. Etape terakhir atau etape kelima akan diberangkatkan dari Gilimanuk dan finis di Bangli, Bali.

Pewarta: Zumrotun Solichah
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Culey juara, lewati garis finis sambil berjoget

Jember (ANTARA) – Marcus Culey dari Team Sapura Cycling Malaysia melejit sendirian di antara sembilan pebalap dalam 200 meter terakhir untuk melewati garis finis sambil berjoged guna memastikan diri sebagai juara etape ketiga Tour d’Indonesia 2019, Rabu.

Culey mencatatkan waktu 4 jam, 15 menit, dan 35 detik. Pebalap berkebangsaan Australia ini unggul hingga 32 detik dari tiga pebalap di belakangnya yang melewati finis nyaris bersamaan, yakni Rohan Duplooy (Protouch Afrika Selatan), Yudai Arashiro (Kinan Cycling Team), dan Dylan Mckenna (X-Speed United).

Culey tampil begitu percaya diri saat melewati garis finis. Ia sempat berjoget di atas sepeda yang disambut tepuk tangan penonton yang memenuhi kedua sisi jalan.

“Joged? Ya tadi spontan saja. Semacam selebrasi karena saya senang. Mudah-mudahan penonton pun senang,” kata pria Australia yang sudah sering mengikuti balap sepeda di Indonesia ini.

Culey mengaku memang sudah mengincar gelar juara etape ketiga ini mengingat medannya yang mendatar, sesuai dengan karakternya sebagai sprinter.

“Memang banyak sprinter bagus di sini. Tadi strategi saya berusaha break secepatnya,” kata pemilik rangking 517 UCI itu.

Rombongan para pebalap pada etape ketiga sepanjang 193 km dari Kota Batu menuju Jember itu mulai terbagi menjadi beberapa peleton pada kilometer 120.

Baca juga: Dimulai dari Malang, pebalap tempuh etape terpanjang

Sebelumnya, dua pebalap, yakni Dealton Prayogo (timnas Indonesia) dan Maral-Erdene Batmunkh (TSG) ,tercecer karena terjatuh di sekitar Lawang atau sekitar 30 menit lomba.

Pada kilometer 160, sembilan pebalap melaju di depan, yakni Culey (TSC), Duplooy (Protouch Afrika Selatan), Yudai Arashiro (Kinan Cycling Team), Dylan Mckenna (X-Speed United), Angus Lyons (Oliver’s Real Food), Sarawut Sirironnachai (Thailand Continental Cycling Team), Jay Dutton (St George Continental Cycling Team), serta dua pebalap Indonesia Abdul Soleh (KFC Cycling Team) dan Andreas Odie Purnama Setiawan (PGN Road Cycling Team).

Kesembilan pebalap berada dalam satu peleton hingga 300 km menjelang finis.

Pada penghujung lomba, Culey menbuktikan diri sebagai sprinter tangguh dengan melewati garis finis yang pertama.

Sementara itu Abdul Soleh finis urutan ketujuh dengan catatan waktu 4:17:14, sekaligus memenangi kategori pebalap Indonesia tercepat

Urutan kedua untuk kategori Indonesia diduduki Odie Purnomo dan posisi ketiga dikuasai Jamaludin Novardianto.

Baca juga: Jeroen Meijers juara etape dua usai menangi adu sprint

Pemenang etape ketiga

Kategori umum
1. Marcus Culey (Team Sapura Cycling)
2. Rohan Duplooy (Protouch)
3. Yudai Arashiro (Kinan Cycling Team)

Kategori Asia
1. Yudai Arashiro
2. Sarawut Sirironnachai
3. Abdul Soleh

Kategori Indonesia
1. Abdul Soleh
2. Odie Purnomo
3. Jamalidin Novardianto

Baca juga: Angus Lyons juara etape pertama

Ajang balap sepeda dongkrak wisata Kuningan

Pewarta: Dadan Ramdani
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tour de Singkarak 2019 ganti logo

Padang (ANTARA) – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melakukan sejumlah penyegaran terhadap pelaksanaan Tour de Singkarak (TdS) 2019, diantaranya perubahan rute dan logo yang digunakan.

“Logo TdS 2019 memang ada reposisi sedikit, sebagai penyegaran.Kita sudah konsultasikan ke Kementerian Pariwisata,” kata Kepala Dinas Pariwisata Sumbar Oni Yulfian di Padang, Rabu.

Perubahan logo Tour de Singkarak 2019 itu tidak terlalu signifikan. Simbol yang ditonjolkan tetap rumah gadang dan siluet pebalap, namun terlihat lebih fleksibel.

Perubahannya terlihat pada komposisi warna yang digunakan. Jika sebelumnya warna didominasi hitam terutama pada simbol rumah gadang, logo baru lebih dominan warna biru dan kuning.

Garis lengkung berwarna biru yang semula digoreskan di bawah siluet pebalap seolah menggambarkan jalan, dihilangkan pada logo yang baru, demikian juga warna hijau di logo lama yang tidak ada lagi pada logo yang baru.

Oni menyebut logo baru itu telah diluncurkan bersamaan dengan peluncuran tiga Wonder Event Sumbar pada 14 Agustus 2019 oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya dan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno.

Selain logo, rute pada 2019 juga lebih “segar” karena melibatkan dua kabupaten dan kota provinsi tetangga, Jambi. Dua daerah itu masing-masing Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci akan masuk pada stage 7 dan 8.

Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Sumbar Hendri Agung Indrianto usai mendampingi tim teknis melakukan survei kedua untuk seluruh rute TdS 2019 menyebut, persiapan yang dilakukan daerah sudah menunjukkan “progress” yang baik.

Dua stage baru yang melibatkan provinsi tetangga justru menjadi salah satu yang paling siap.
 

Kemenpora Janji Dukung TDS 2014

Pewarta: Miko Elfisha
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pemkab Lumajang maksimalkan pengamanan Tour d’Indonesia

Lumajang, Jawa Timur (ANTARA) – Pemerintah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur mendukung pelaksanaan Tour d’Indonesia 2019 dengan memaksimalkan pengamanan jalur yang dilalui peserta balap sepeda yang diikuti 18 tim dengan 90 pebalap sepeda dari berbagai negara.

“Ini merupakan even yang luar biasa, yakni even internasional di Indonesia, sehingga kami sangat mendukung, apalagi wilayah Lumajang menjadi jalur Tour d’Indonesia 2019,” kata Asisten Admisitrasi Sekda Kabupaten Lumajang Nugroho Dwi Atmoko saat menyambut para peserta Tour d’Indonesia di gapura perbatasan Probolinggo-Lumajang di Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, Rabu.

Puluhan peserta balap sepeda Tour d’Indonesia melewati Kabupaten Lumajang sekitar pukul 12.42 WIB yang disambut meriah oleh warga di sepanjang rute yang dilalui pebalap tersebut.

Ia mengatakan Pemkab Lumajang membantu dalam pengamanan lalu lintas sebagai bentuk dukungan terhadap kejuaraan internasional Tour d’Indonesia tersebut dengan berkolaborasi antara Dinas Perhubungan dan Satlantas Polres Lumajang yang dibantu Kodim 0821 Lumajang.

“Untuk memaksimalkan pengamanan lalu lintas, kami memberikan dukungan maksimal terhadap setiap penyelenggaraan even internasional itu,” ucap pejabat yang hobi olahraga sepeda tersebut.

Ia juga berharap Kabupaten Lumajang bisa menyelenggarakan even sepeda berskala internasional. Dengan adanya Forum Komunikasi Goweser Lumajang yang beranggotakan kurang lebih 80 klub sepeda, diharapkan dapat mendukung terselenggaranya kejuaraan tersebut.

Sementara Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Lumajang Nugraha Yudha mengatakan pihaknya telah melakukan upaya sterilisasi bekerja sama dengan Satlantas Polres Lumajang untuk mempersiapkan jalur yang dilalui oleh para peserta Tour d’Indonesia 2019 pada etape ketiga.

“Sesuai kesepakatan kami dengan pihak Satuan Lalu Lintas Polres Lumajang bahwa jalan yang akan dilintasi peserta balap sepeda itu mulai dilakukan sterilisasi beberapa jam sebelum kedatangan peserta balap sepeda tersebut,” katanya.

Sementara itu, 631 personel gabungan mengamankan perjalanan peserta balap sepeda Tour d’Indonesia akan melewati Kabupaten Lumajang pada etape tiga yang dimulai dari Kota Batu hingga finis di Kabupaten Jember.

Pewarta: Zumrotun Solichah
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Charles Leclerc bawa pengaruh buruk kepada Ferrari

Jakarta (ANTARA) – Wartawan Formula 1 Peter Windsor menilai salah satu alasan utama Ferrari melempem musim ini adalah karena kedatangan Charles Leclerc di Maranello.

Leclerc adalah pengganti pebalap veteran Kimi Raikkonen, setelah pindah haluan dari Sauber menyusul baru satu tahun berkiprah pada Formula 1.

Windsor yakin Leclerc dan kepribadian yang ambisius serta gaya balapnya yang agresif telah melempar Sebastian Vettel keluar dari persaingan menjadi juara.

Ferrari belum memenangkan satu pun balapan selama 2019, meskipun sudah tiga kali menempati pole position di Bahrain, Kanada dan Austria, yang dua di antaranya dicapai Leclerc.

Baca juga: Berkaca hasil paruh musim, Ferrari ingin bangkit di Spa dan Monza

Tetapi Windsor yakin kedatangan pebalap asal Monako ke tim Italia ini berdampak buruk kepada performa Ferrari.

“Sungguh mengagetkan melihat dampak yang dia (Leclerc) timbulkan kepada Sebastian Vettel dan Ferrari,” kata sang jurnalis dalam vlog YouTube-nya.

“Saya kira ini menjelaskan mengapa Ferrari belum memenangkan apa-apa tahun ini dan bukan calon juara seperti semua diperkirakan.”

“Ini karena kecepatan Charles Leclerc dan cara tim ini menciptakan keseimbangan”, kata Windsor dalam laman gpblog.com, seraya menyebut Vettel akhirnya terkubur citranya sebagai pebalap utama Ferrari.

Baca juga: Ferrari perlu rehat sejenak, kata Ross Brawn

Baca juga: Meksiko tetap di kalender F1 hingga 2022

Bakti Sosial Sambil Konvoi Mobil Mewah

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019