Pebalap ungkap kesan pertama jajal calon trek GP Finlandia

Trek ini sedikit meliuk-liuk dan pelan di sejumlah titik tapi kita juga mendapati bagian Silverstone yang bisa dilibas dengan bukaan gas penuh

Jakarta (ANTARA) – Enam pebalap uji tim MotoGP, Senin waktu setempat, memberikan kesan pertamanya setelah menjajal lintasan Sirkuit KymiRing yang akan menjadi tuan rumah GP Finlandia pada 2020.

Keenam wakil dari tim pabrikan itu adalah Michele Pirro dari Ducati, Stefan Bradl (Honda), Jonas Folger (Yamaha) Sylvain Guintoli (Suzuki), Bradley Smith (Aprilia) dan Mika Kallio (KTM). Mereka akan menjalani tes selama dua hari di KymiRing.

Pebalap tuan rumah Mika Kallio mendapatkan kesempatan pertama untuk menjajal KymiRing di atas motor KTM RC16 walau pun hari itu kondisi trek basah karena diguyur hujan.

Sesi uji coba tersebut sangat penting dilakukan guna mengetahui sisi keamanan juga untuk melakukan evaluasi kondisi dan layout trek.

“Jika kita bicara sekarang aku rasa ada sejumlah tikungan yang kita harus ubah. Pada dasarnya kita butuh semacam celah di antara tikungan itu karena motor setiap saat menikung ke kiri atau ke kanan jadi itu tidak terlalu ideal saat ini untuk MotoGP. Jadi kita butuh lintasan sedikit panjang di antara tikungan, itu pendapat saya,” kata sang pebalap tuan rumah seperti dilansir laman resmi MotoGP.

Baca juga: MotoGP jalani uji coba Sirkuit KymiRing di Finlandia

Baca juga: ITDC pastikan MotoGP Mandalika digelar mulai 2021
 

Pebalap uji Aprilia Bradley Smith menjadi pebalap kedua yang turun hari itu. Pebalap asal Inggris itu menjadi yang tercepat di siang hari dengan mencatatkan waktu putaran di bawah dua menit.

“Trek ini sedikit meliuk-liuk dan pelan di sejumlah titik tapi kita juga mendapati bagian Silverstone yang bisa dilibas dengan bukaan gas penuh,” kata Smith.

“Kadang bagus mendapati bagian spektrum yang sangat berbeda, di satu sisi bisa cepat di sisi lainnya lambat karena kita memiliki tiga kategori yang berbeda, bukan hanya MotoGP tapi juga Moto3 dan Moto2 dan aku rasa motor-motor yang lebih kecil itu bisa lebih baik di trek ini.”

Evaluasinya, menurut Smith, perlu penanganan drainase karena terdapat sejumlah genangan air di trek ketika kondisi basah.

Selanjutnya pebalap uji Ducati Michele Pirro dan Stefan Bradl dari Honda yang melibas trek tersebut.

Pirro menyebutkan masih sulit memahami trek baru itu karena kondisi basah. “Sehingga kita belum tahu cara melibat tikungan. Semoga besok kondisinya lebih bagus,” kata Pirro.

Bradl pun cukup puas mendapatkan impresi pertama balapan dalam kondisi basah di sana. “Sejauh ini bagus, tapi aku berharap besok kondisinya lebih baik,” kata Bradl.

Baca juga: Honda berharap Lorenzo bisa kembali membalap di Silverstone

Baca juga: Alex Marquez tunda kepindahan ke MotoGP
 

Sylvain Guintoli dari Suzuki dan Jonas Folger menjadi yang terakhir menguji trek hari itu.

“Bagian pertama bagus Tikungan 1 dan TIkungan 2 aku suka karena kalian menurun dan menanjak menuju zona pengereman sebelum tikungan untuk lintasan lurus. itu bagian yang paling kusukai,” kata Guintoli.

Sedangkan impresi pertama bagi Folger KymiRing adalah trek yang sangat lambat khususnya di bagian infield yang hanya memungkinkan pebalap menggunakan gigi satu dan dua.

“Perpaduan antara tikungan cepat dan lintasan lurus. Kalian memiliki back straight yang panjang dan kalian sampai di infield yang sangat teknis yang sangat lambat,” kata Folger.

“Aku sangat suka karena kalian bisa melihat jika kalian berada di Finlandia, batu-batu besar dan pohon-pohon besar. Trek yang sangat bagus yang mereka tempatkan di lanskap yang bagus. atmosfer yang bagus bahkan ketika tidak dalam kondisi 100 persen kami bisa melakukan tes dan membalap sejauh ini,” kata Folger.

Pemasok ban Michelin juga menjalani uji coba di trek tersebut untuk mengukur tingkat abrasivitas trek.

Para pebalap akan kembali menguji trek KymiRIng pada Selasa mulai pukul 11:00 (GMT+3) waktu setempat hingga 18:00 (GMT+3).
 

Pengamanan khusus untuk pembangunan sirkuit MotoGP

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019