Ratu BMX dan fesyen serba hitam

Jakarta (ANTARA) – Atlet balap sepeda, Elga Kharisma mengungkap kecintaannya terhadap fesyen warna hitam yang memberi rasa percaya diri saat tampil di tengah publik.

“Iya suka hitam. Aku tuh identik sama warna hitam. Kaos, kemeja, sampai lemarinya tuh hitam. Ada dua sampai tiga saja yang warna putih atau oranye,” katanya di Jakarta, Kamis.

Perempuan muda kelahiran 14 November 1993 di Malang itu telah menyabet sejumlah gelar kejuaraan bergengsi, di antaranya SEA Games 2011, SEA Games 2013, dan SEA Games 2017 dengan membawa pulang medali emas.

Berkat rangkaian prestasi yang diraih, Elga dinobatkan sebagai “Ratu BMX” berkat kepiawaiannya dalam teknik maupun stamina bersepeda.

Baca juga: Elga Kharisma akui kaku setelah satu tahun vakum BMX

Baca juga: Elga Kharisma absen di Kejuaraan Asia karena cedera

Fesyen warna hitam tidak pernah lepas dari penampilan Elga di setiap rutinitas harian, termasuk saat gagal merebut gelar Juara Nasional BMX 2019 untuk kelas ‘women elite’ di Jakarta International BMX Track Pulomas, Jakarta pada 7 Juli 2019.

“Suka hitam sudah lama banget simpel dan enak dilihat dan kalau ada pilihan fesyen, pasti cari yang warna hitam dulu,” katanya.

Kombinasi hitam pada setiap penampilan Elga membawanya tampil lebih percaya diri.

“Kadang sepatu maunya hitam, tapi pernah adanya hijau atau merah. Kan aneh gak sih sepatu hijau, padahal set kita hitam,” katanya.

Aksesoris yang wajib berwarna hitam selain sepatu, kata Elga, adalah helm sepeda.

Bagi Elga warna hitam merupakan corak standar yang simpel dan pantas untuk dipadukan dengan berbagai jenis aksesoris lain.

Bahkan, warna hitam juga menghiasi dekorasi kamar tidur yang didominasi corak gelap.

“Kalau kamar dekorasinya mayoritas hitam sama sedikit warna putih. Kasur hitam, bantal putih, tv warna putih ada Play Station warna hitam,” katanya.

Baca juga: Finis keempat, Elga Kharisma gagal naik podium kejurnas BMX 2019

Pewarta: Andi Firdaus
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019