Sejumlah jalur utama di Jember ditutup saat Tour d’Indonesia 2019

Jember, Jawa Timur (ANTARA) – Sejumlah jalur utama di Kabupaten Jember, Jawa Timur akan ditutup secara bertahap saat para pebalap sepeda Tour d’Indonesia melintasi ruas jalan nasional di wilayah setempat pada etape tiga yang dimulai dari Kota Batu dan finis di Kabupaten Jember sejauh 195,9 kilometer pada Rabu (21/8).

“Kami sudah menyiapkan jalur alternatif untuk penutupan arus lalu lintas yang dilewati para peserta Tour d’Indonesia karena jalur yang dilewati harus steril,” kata Kasat Lantas Polres Jember AKP Edwin Natanael di Jember, Selasa.

Peserta Tour d’Indonesia 2019 dijadwalkan masuk ke Jember pada Rabu (21/8) pukul 11.00 WIB hingga 15.00 WIB, sehingga seluruh jalur yang dilewati para pebalap akan disterilkan dari kendaraan dan ditutup secara bertahap.

“Untuk pengalihan arus lalu lintas dalam rangka Tour d’Indonesia etape tiga ini dari perbatasan Jatiroto sampai dengan alun-alun Jember sepanjang 41 km dengan kecepatan peserta rata-rata 70-80 km yang ditempuh selama 45 menit,” tuturnya.

Ia menjelaskan pengalihan arus lalu lintas pada saat peserta memasuki wilayah Jember pada etape tiga akan disediakan jalur alternatif, yakni mulai di simpang tiga Pondok Dalem Tanggul, kendaraan yang dari arah timur akan dialihkan sementara ke selatan atau arah Kecamatan Kencong.

Kemudian di simpang tiga Sumberbaru, kendaraan yang dari arah timur dialihkan sementara ke arah barat dan di simpang tiga Gambirono, kendaraan yang dari arah timur dialihkan sementara ke arah selatan atau ke arah Umbulsari.

“Simpang tiga Pasar Gambirono ditutup dan kalau ada kebocoran dikembalikan ke jurusan Umbulsari dan simpang tiga Pasar Bangsalsari juga ditutup untuk semua jenis kendaraan,” katanya.

Pada etape tiga, rute Jember yang akan dilewati adalah jalan nasional mulai dari perbatasan Jember – Lumajang di Kecamatan Sumberbaru berlanjut ke Tanggul – Bangsalsari – Rambipuji – Jalan Gajah Mada dan berakhir di alun-alun Jember.

“Ada sembilan lokasi kantong parkir yang disiapkan untuk etape tiga, yakni SPBU Sumberbaru, SPBU Tanggul, SPBU Klatakan, SPBU Bangsalsari, SPBU Pecoro, Jembatan Timbang Rambigundam, Terminal Tawangalun, SPBU Tawangalun, dan SPBU Jubung,” katanya.

Sementara untuk pengalihan arus lalu lintas pada saat pelaksanaan etape empat Jember-Banyuwangi dengan melewati jalur Gunung Gumitir juga akan berdampak pada penutupan sejumlah ruas jalur utama yang dilewati para peserta tersebut mulai alun-Alun Jember – Jalan Ahmad Yani – Jalan Panjaitan – Pakusari – Mayang – Sempolan – Gunung Gumitir – Kalibaru Banyuwangi.

“Jalur yang dilewati tersebut akan ditutup secara bertahap mulai Kamis (22/8) pukul 09.00 WIB, sehingga masyarakat yang akan melalui jalur tersebut diimbau untuk menggunakan jalur alternatif lain,” katanya.

Edwin mengatakan pengalihan arus lalu lintas pada saat pelaksanaan etape empat dimulai dari Jalan Sudarman Jember sampai perbatasan Jember-Banyuwangi dengan jarak tempuh sekitar 39 km yang ditempuh selama 50 menit.

“Untuk kantong parkir etape empat yang disiapkan, yakni SPBU Wirolegi, Terminal Pakusari, SPBU Mayang, dan SPBU Sempolan,” ujarnya.

Jumlah personel Polres Jember yang dilibatkan dalam pengamanan Tour d’Indonesia saat melintasi Jember sebanyak 600 orang dan dibantu petugas Dinas Perhubungan dan Satpol PP Pemkab Jember.

Tour d’Indonesia 2019 terbagi dalam lima etape. Etape pertama Candi Borobudur-Ngawi sejauh 178 km; etape dua dari Madiun-Batu sejauh 157,7 km; etape tiga dari Batu-Jember sejauh 195,9 km; etape empat dari Jember-Banyuwangi sejauh 150 km dan etape lima dari Gilimanuk-Batur UNESCO Global Geopark sejauh 143,6km.

Pewarta: Zumrotun Solichah
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019