Pratinjau – Menjaga momentum di Jerez

Jakarta (ANTARA) – Balapan di Sirkuit Jerez, Spanyol musim lalu menjadi mimpi buruk bagi Jorge Lorenzo. Ketika sedang berburu podium, Lorenzo, yang kala itu membalap untuk Ducati, tabrakan dengan Dani Pedrosa (Repsol Honda) dan mantan rekan satu tim Andrea Dovizioso.

Tiga pebalap itu terjatuh beruntun. alhasil Ducati dan Honda harus merelakan podium kedua dan ketiga jatuh ke tangan Johann Zarco (Monster Yamaha Tech 2) dan Andrea Iannone (Suzuki Ecstar).

Di sirkuit tanah kelahirannya itu, Lorenzo telah menikmati kesuksesan sepuluh kali finis podium. Lima di antaranya menjadi juara, termasuk tiga kali pada kelas premier; juga tujuh kali pole position.

Saking spesialnya si pebalap asal Spanyol itu, Tikungan 13 di Jerez diberi nama Lorenzo.

“Jerez adalah salah satu sirkuit favoritku. Permukaannya biasanya memiliki banyak grip dan itu sangat cocok dengan gaya membalapku tidak seperti sirkuit lain yang telah kita kunjungi,” kata Lorenzo seperti dikutip laman resmi MotoGP Rabu.

“Aku telah fokus di balapan ini sejak awal musim… dengan tes yang terbatas, kami tahu seri-seri awal akan berat.”

baca juga :Lorenzo sampaikan pesan perpisahan untuk Ducati

Mengawali musim balapan MotoGP tahun ini dengan sejumlah cedera dan kesialan, pebalap berjuluk “The Spaniard” itu mengharapkan tidak mengecewakan para pendukungnya sebagai tuan rumah.

Jerez telah menjadi semacam ladang perburuan bagi Lorenzo. Meraih podium pertamanya dengan Ducati di sirkuit sepanjang 4,4 km pada 2017, Lorenzo sekali lagi dihadapkan dengan proses adaptasi, kali ini dengan Honda.

“Aku yakin kami bisa meraih hasil bagus dengan Repsol Honda Team setelah belajar banyak dari seri-seri pembuka,” kata rekan satu tim Marc Marquez itu.

Marquez pun memiliki rekor mengesankan di Jerez. Tujuh kali podium beruntun dalam tujuh balapan terakhir di sana.

Setelah gagal mempertahankan rekor selalu menang di balapan GP Amerika Serikat dua pekan lalu, juara dunia tujuh kali itu akan mengejar ketertinggalan 9 poin dari pemimpin klasemen pebalap sementara Andrea Dovizioso akhir pekan nanti.

“Jerez selalu menjadi balapan spesial karena ini adalah balapan pertama di Eropa dan banyak dukungan dari fans Spanyol,” kata juara GP Spanyol tahun lalu itu.

Sementara itu, sang pemuncak klasemen, Dovizioso tidak memiliki rekor yang terlalu bagus di Jerez. Pebalap asal Italia itu belum pernah naik podium di sirkuit itu sejak turun di kelas premier pada 2008.

Statistik menujukkan Dovi hanya dua kali naik podium ketiga di Jerez ketika membalap di kelas 250cc pada 2007 dan 2006.

Jerez mungkin trek yang sulit bagi Dovi dan juga Ducati, namun publik telah menyaksikan bagaimana pebalap bernomor 04 itu membalikkan situasi dengan didukung motor pabrikan asal Italia yang terus berkembang.

Lorenzo dan Marquez bisa jadi memiliki pendukung terbanyak di balapan GP Spanyol, namun Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha MotoGP) masih menjadi raja di Jerez.

Dengan rekor tujuh kemenangan, paling banyak di antara yang lain, Rossi saat ini berada di runner-up klasemen, terpaut tiga poin dari Dovizioso.

Pebalap asal Italia itu sedang dalam performa terbaiknya musim ini bersama Yamaha dengan finis runner-up dua kali di Argentina dan Amerika Serikat. Menang pada balapan seri keempat musim ini bisa melesatkan “The Doctor” ke pucuk pimpinan pebalap.

Rekan satu timnya, Maverick Vinales, juga mendapati motor Yamaha YZR-M1 tahun ini sebagai yang tercepat pada sejumlah sesi seperti latihan pramusim dan kualifikasi. Hasilnya, pebalap asal Spanyol itu dua kali start di grid terdepan, pole position di Qatar dan P2 di Argentina.

Walaupun belum mampu mengorversi kecepatannya pada kualifikasi menjadi finis podium, Vinales, dibekali senjata barunya dan juga dukungan dari publik tuan rumah, akan memiliki target yang serupa dengan Lorenzo dan Marquez.

baca juga:Sejumlah tim jalani tes jelang balapan di Jerez

Di Texas dua pekan lalu, Sirkuit Americas menjadi saksi titik balik bagi Alex Rins, yang untuk pertama kalinya menjuarai balapan di kelas premier. Rins melawan Rossi seperti pebalap veteran dan tetap tenang di tengah gempuran tekanan hingga melintasi garis finis sebagai yang terdepan.

Manajer tim Suzuki Ecstar Davide Brivio mengungkapkan kemenangan di Austin seperti sebuah evolusi alamiah bagi Suzuki. Sedangkan John Hopkins, mantan pebalap Suzuki, menyatakan jika tim pabrikan asal Hamamatsu itu selalu membuat motor yang kompetitif yang mana kekuatan utamanya adalah di handling (pengendalian).

Terpaut lima poin dari Andrea Dovizioso di puncak klasemen, Rins memiliki bekal untuk menatap seri balapan di Jerez, di mana dia gagal finis pada tahun lalu. Justru Andrea Iannone lah yang merebut podium ketiga bagi Suzuki waktu itu.

baca juga :Menanti kejutan lain dari Suzuki
 

Menjelang GP Spanyol, keempat pebalap teratas klasemen dipisahkan jarak hanya sembilan poin. Perebutan gelar juara dunia tahun ini pun masih terbuka lebar.

Dovizioso, yang merebut pimpinan klasemen usai GP Amerika Serikat, mengatakan jika tahun ini terdapat lebih banyak pebalap yang kompetitif dibandingkan tahun lalu.

“Selain Marc, Rins dan Valentino sangat kuat dan mereka bisa benar-benar bertarung untuk gelar juara,” kata Dovi.

baca juga:Kembali naik podium, Rossi: perebutan gelar juara masih terbuka lebar

Sementara di persaingan tim independen, Jack Miller (Pramac Racing), yang finis podium tiga di Austin, kini memimpin dengan 29 poin.

Pebalap tercepat ketika tes pramusim di Jerez, Takaaki Nakagami (LCR Honda Idemitsu), terpaut tujuh poin dari pebalap Australia itu diikuti oleh rekan satu tim Cal Crutchlow yang mengemas 19 poin sejauh ini.

Di persaingan pebalap rookie, Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) masih menjadi yang terkuat musim ini. Pebalap asal Prancis itu pun percaya diri bisa meneruskan tren tersebut di Spanyol sebagai modal menghadapi balapan selanjutnya di tanah kelahirannya.

Namun Francesco Bagnaia (Pramac Racing) mulai menemukan grip dengan motornya juga Miguel Oliviera (Red Bull KTM Tech 3) yang lebih bersinar ketimbang rekannya, Johann Zarco.

Balapan Gran Premio Red Bull de Espana akan memanaskan aspal Sirkuit Jerez-Angel Nieto dari 3 Mei-5 Mei, diawali dengan sesi latihan bebas FP1 dan FP2 pada Jumat, FP3 dan kualifikasi pada Sabtu. Balapan MotoGP sendiri akan dimulai Minggu pukul 19.00 WIB.

baca juga:Hasil GP Amerika, Marquez tumbang, Rins juara baru di Austin
 

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Honda bawa “upgrade” untuk Red Bull dan Toro Rosso di Baku

Jakarta (ANTARA) – Honda akan membawa sejumlah paket pembaharuan (upgrade) untuk Red Bull dan Toro Rosso di balapan seri keempat musim ini di Sirkuit Baku, Azerbaijan akhir pekan nanti.

Pabrikan power unit asal Jepang itu akan membawa mesin pembakaran dalam spesifikasi 2 jelang GP Azerbaijan, demikian laman resmi Formula 1 pada Rabu.

Walaupun unit yang akan dipasang ke mobil Red Bull dan Toro Rosso memberikan sedikit tenaga tambahan, Honda mengklaim jika perbaikan utamanya ada di area reliabilitas berkat ditemukannya masalah kendali kualitas di pergantian power unit mobil Daniil Kvyat ketika sesi latihan bebas FP1 di China.

“Akhir pekan ini kami akan membawa versi Spec 2 dari mesin pengapian dalam (ICE),  kami ke empat mobil sejak start awal pekan ini,” kata direktur teknis F1 Honda Racing Toyoharu Tanabe.

“Salah satu alasan kami membawanya ke balapan ini, kami menemukan masalah power unit milik Kvyat di China yang disebabkan masalah kontrol kualitas. Keuntungan utama dari Spec 2 ini adalah ketahanan dan usia yang meningkat serta reliabilitas yang lebih baik. Ini menawarkan sedikit peningkatan performa juga.”

Baku adalah sirkuit jalanan tercepat di kalender Formula 1. Red Bull tahun ini akan bertumpu pada power unit dari Honda untuk mengulangi kemenangan mereka di sana pada 2017.

baca juga: Ferrari kenalkan update SF90 di Azerbaijan
baca juga:Haas bakal temui lagi tantangan berat di Baku

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

GP Azerbaijan akan jadi ajang pembalasan Bottas

Jakarta (ANTARA) – Menikmati penampilan kuat untuk Mercedes di tiga balapan awal musim ini, Valtteri Bottas akan menghadapi GP Azerbaijan, di Sirkuit Baku akhir pekan ini, untuk membalas kesialan yang dia alami tahun lalu.

Peluang meraih trofi juara Bottas dirampas ketika pebalap asal Finlandia itu mengalami pecah ban belakang ketika memimpin balapan di tiga lap terakhir dan harus menyerahkan podium pertama kepada rekan satu timnya Lewis Hamilton.

Musim lalu pun Bottas tidak mampu meraih kemenangan di satu balapan pun, sementara Hamilton mengoleksi tambahan 10 kemenangan sejak trofi juara pertamanya musim lalu di Baku.

Bottas usai istirahat musim dingin menikmati performa yang lebih kuat di awal musim dan memberikan perlawanan cukup ketat kepada rekan satu timnya dengan memimpin klasemen pebalap hingga balapan ketiga di China.

Hamilton mengambil alih pimpinan klasemen pebalap usai menjadi yang pertama finis di Sirkuit Internasional Shanghai dua pekan lalu.

“Tentunya aku ingin tetap memimpin tapi situasi sekarang seperti itu dan jika aku tetap menunjukkan penampilan yang bagus aku bisa membalikkannya,” kata Bottas seperti dikutip Reuters Rabu.

“Jadi itu akan menjadi tujuanku di Baku,” kata Bottas yang meraih pole position di China namun hanya mampu finis kedua itu.

baca juga : Ini kunci kemenangan Hamilton di GP China

Mencetak hat-trick finis 1-2 di awal musim menjadi modal Mercedes menghadapi balapan seri keempat di Baku, dimana mereka telah memenangi dua dari tiga balapan yang pernah digelar di sirkuit jalanan sepanjang 6 km itu.

Jika Sirkuit Internasional Shanghai memiliki lintasan lurus sepanjang 1,2 km, Baku menawarkan trek yang lebih ekstrim. Keluar dari Tikungan 16, pebalap memiliki lintasan sepanjang 2,2 km dimana mereka bisa menginjak penuh pedal gas mereka untuk berpacu hingga Tikungan 1.

Selain lintasan lurus yang panjang, Baku memiliki sejumlah tikungan yang sangat sempit juga tikungan dengan sudut 90 derajat yang menuntut traksi yang baik di awal lap.

Kombinasi seperti itu bisa cukup memusingkan para mekanik dalam menemukan setingan yang pas untuk mobil mereka. Apakah mobil harus memiliki downforce rendah untuk mencapai kecepatan maksimal yang tinggi di lintasan lurus tapi mengorbankan kelincahan di tikungan? atau haruskah teknisi meningkatkan sudut sayap untuk kegesitan di tikungan tapi jadi sasaran empuk di lintasan lurus?

Secara umum Baku, dengan panjang lintasan 6 km dan total 20 tikungan, memiliki semuanya.

Seperti Mercedes, Ferrari pun tak mau ketinggalan.

Terpaut 57 poin dari rival mereka di pucuk pimpinan konstruktor, tim yang tampil impresif di sesi tes pra-musim itu telah mengemas dua podium ketiga dari tiga balapan musim ini.

Pebalap baru Ferrari, Charles Leclerc memiliki sejarah di Baku, dimana dia pernah menjadi juara ketika masih membalap di Formula 2 pada 2017 lalu.

Baku menjadi sirkuit yang emosional bagi rekan satu tim Sebastian Vettel itu karena beberapa hari sebelum meraih trofi juara di sana, dan juga pole position, ayah sang pebalap asal Monako itu meninggal dunia.

“Baku adalah sirkuit yang sangat menuntut, tapi aku sangat menantikannya,” kata pebalap berusia 21 tahun, yang juga meraih poin pertamanya di Formula 1 di Baku tahun lalu dengan tim Sauber.

“Aku menyukainya dan selalu tampil sangat bagus di sana,” kata Leclerc.

baca juga:Berger: Ferrari terlalu dini terapkan “team order”
baca juga :Haas bakal temui lagi tantangan berat di Baku

Ferrari pun akan membawa update pengembangan mobil SF90 pada balapan GP Azerbaijan di Sirkuit Baku, akhir pekan nanti.

Baku adalah sirkuit yang sangat efisien dan dipandang memiliki karakter yang lebih cocok bagi mobil Ferrari yang memiliki drag lebih rendah daripada Mercedes.

Jika tim Kuda Jingkrak itu bisa menemukan seting yang bersahabat dengan ban, yang mana mereka mengalami kesulitan di Australia dan China, Vettel dan Leclerc bisa menjadi penantang utama di Baku.

baca juga: (Profil) – Charles Leclerc dan kisahnya menuju Formula 1

Baku juga selalu menawarkan balapan yang sulit diprediksi. Sejak balapan pertama pada 2016, Baku menjadi satu-satunya balapan di kalendar Formula 1 yang memunculkan pebalap di luar tiga tim terbesar yang naik podium.

Pebalap asal Meksiko Sergio Perez, dengan dua kali finis ketiga pada 2016 dan 2018 untuk Force India, sekarang berganti nama menjadi Racing Point, adalah satu-satunya pebalap yang pernah naik podium lebih dari sekali di Baku.

Rekan satu tim Perez, Lance Stroll, juga pernah meraih pole position di Baku pada 2017, kala itu dia membalap untuk tim Williams.

Selain kejutan prestasi, para penggemar bisa menantikan balapan yang kaos di Baku. Seperti tahun lalu ketika persaingan ketat duo pebalap Red Bull, Daniel Ricciardo dan Max Verstappen, menyebabkan kedua mobil mereka saling sundul dan gagal finis.

Honda dipastikan akan membawa sejumlah paket pembaharuan (upgrade) untuk Red Bull dan Toro Rosso di Baku akhir pekan nanti.

Pabrikan power unit asal Jepang itu akan membawa mesin pembakaran dalam spesifikasi 2 jelang GP Azerbaijan.

baca juga: Tim Red Bull jalani musim balap baru dengan Honda

Walaupun unit yang akan dipasang ke mobil Red Bull dan Toro Rosso memberikan sedikit tenaga tambahan, Honda mengklaim jika perbaikan utamanya ada di area reliabilitas berkat ditemukannya masalah kendali kualitas di pergantian power unit mobil Daniil Kvyat ketika sesi latihan bebas FP1 di China.

“Salah satu alasan kami membawanya ke balapan ini, kami menemukan masalah power unit milik Kvyat di China yang disebabkan masalah kontrol kualitas. Keuntungan utama dari Spec 2 ini adalah ketahanan dan usia yang meningkat serta reliabilitas yang lebih baik. Ini menawarkan sedikit peningkatan performa juga,” ungkap direktur teknis F1 Honda Racing Toyoharu Tanabe.

Baku adalah sirkuit jalanan tercepat di kalender Formula 1. Red Bull tahun ini akan bertumpu pada power unit dari Honda untuk mengulangi kemenangan mereka di sana pada 2017.

“Ini adalah pertunjukkan yang besar,” kata Verstappen. “Semoga balapan tahun ini bisa membuat cerita yang bagus.”

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

M. Fadli incar posisi enam Asia demi lolos Paralimpiade

Jakarta (ANTARA) – Pebalap paracycling Indonesia Muhammad Fadli berusaha mengincar minimal posisi enam Asia demi bisa tampil pada kejuaraan bergengsi Paralimpiade 2020 di Tokyo, Jepang.

“Itu target mininal. Harapan saya bisa lebih baik lagi,” kata M. Fadli saat dikonfimasi dari Jakarta, Rabu.

Perjuangan mantan pebalap motor untuk bisa lolos ke Paralimpade 2020 memang sudah dimulai. Pebalap asal Bogor, Jawa Barat ini terus mengikuti kejuaraan internasional yang didalamnya ada terdapat poin untuk menentukan lolos tidaknya ke kejuaraan empat tahunan itu.

Kejuaraan internasional terakhir yang diikuti M. Fadli adalah Asian Road Paracycling Championship (ARCC) 2019 di Tashkent Uzbekistan, Selasa (23/4). Hasilnya cukup mengembirakan karena mampu menjadi yang terbaik pada nomor Individual Time Trial (ITT).

Atlet paracycling pertama Indonesia akhirnya dinobatkan sebagai juara Asia nomor ITT setelah membukukan catatan waktu 30 menit 33 detik untuk menempuh jarak 20 km.

“Saat itu hujan cukup deras. Tapi saya berusaha tetap maksimal. Alhamdulillah rezeki tidak pernah ketuker. Got the Gold Medal and Rainbow from ARCC. Terima kasih atas dukungannya. Semakin terbuka peluang untuk Paralympic Tokyo 2020. Keep hard working,” kata M. Fadli menambahkan.

Setelah turun di Asian Road Paracycling Championship (ARCC) 2019 di Tashkent Uzbekistan, M. Fadli dijadwalkan bakal turun dibeberapa kejuaraan internasional yang sudah direncanakan.

“Ada tahun ini, ada juga yang tahun depan. Untuk tahun ini rencananya turun di kejuaraan Malaysia, Agustus nanti. Setelah itu di Belanda bulan September,” kata pebalap berusia 35 tahun itu.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI) Raja Sapta Oktohari mengaku bangga dengan pencapaian M. Fadli. Apalagi ia juga mendampingi pebalap Indonesia itu saat balapan

“Alhamdulillah Atlet Paracycling kebanggaan Indonesia M Fadli kembali mendapatkan Emas di Asian Road Championship 2019 Uzbekistan. Hasil yang cukup bagus,” katanya saat dikonfimasi.

Pewarta: Bayu Kuncahyo
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Statistik balapan GP Azerbaijan

Jakarta (ANTARA) – Debut sirkuit jalan raya Baku di Formula 1 dimulai pada 2016, kala itu masih bertajuk Grand Prix Eropa.

Kemudian balapan berganti nama menjadi GP Azerbaijan ketika digelar pada Juni 2017.

Baku akan menggelar balapan Grand Prix Formula 1 hingga 2023 usai penandatanganan kontrak oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Azerbaijan Azad Rahimov dan Presiden Direktur Formula 1 Chase Carey pada Februari.

Baca juga: Honda bawa “upgrade” untuk Red Bull dan Toro Rosso di Baku

Lewis Hamilton dan Daniel Ricciardo menjadi pebalap yang pernah menjuarai balapan di sana, bersama Nico Rosberg, yang telah pensiun, yang menjuarai seri pertama pada 2016 dengan Mercedes, demikian seperti dilansir Reuters pada Rabu.

Rosberg menjadi satu-satunya pebalap yang menjadi juara di Baku dan mengawali balapan dari pole position.

Sirkuit Baku menjadi trek terpanjang kedua dan salah satu yang tercepat di kalender F1 setelah Spa-Francorchamps.

Tak hanya memiliki lintasan lurus terpanjang, 2,1 km, Baku juga didesain dengan sejumlah tikungan lambat dan sempit bersisikan tembok pembatas melewati kota tua setempat layaknya separuh Monza dan separuh Monako.

Baku memiliki reputasi menampilkan balapan yang kaos dan kejutan-kejutan lainnya dan sejak 2016 memunculkan pebalap lain di luar tiga tim terbesar di podium.

Pada balapan tahun lalu, Safety car keluar sebanyak dua kali, sedangkan pada 2017 sebanyak tiga kali.

Pebalap Meksiko Sergio Perez menjadi satu-satunya pebalap hingga saat ini yang naik podium dua kali di Baku. Perez yang kala itu membalap untuk Force India, kini bernama Racing Point, finis ketiga pada 2016 dan 2018.

Panjang lintasan: 6,003 km
total jarak balapan: 306,049 km (51 lap)
juara 2018: Lewis Hamilton (Inggris) – Mercedes
pole position 2018: Sebastian Vettel (Jerman) – Ferrari
rekor putaran balapan: 1 menit 43,441 detik (Vettel,2017)
waktu start: 12:10 GMT atau 7:10 WIB

baca juga: GP Azerbaijan akan jadi ajang pembalasan Bottas

Rekor kemenangan
Jelang balapan GP Azerbaijan, Lewis Hamilton telah mengantongi 75 kemenangan dari 232 balapan selama karirnya. Rekor tersebut mendekati catatan Michael Schumacher, yang menjuarai 91 balapan.

Pebalap asal Inggris itu juga telah memenangi 53 dari 103 balapan Formula 1 di era mesin V6 turbo hybrid, yang dimulai pada 2014.

Sebastian Vettel berada di peringkat ketiga dalam rekor kemenangan dengan total 52.

Sementara Ferrari telah memenangi 235 balapan sejak 1950, diikuti McLaren 182, Williams 114, Mercedes 90 dan Red Bull 59 kali. McLaren dan Williams belum pernah menang balapan sejak 2012.

Pole Position
Hamilton memiliki rekor 84 pole postition, sementara Vettel 55 kali. Belum ada pebalap yang memenangi balapan dari pole position musim ini.

Podium
Hamilton finis podium sebanyak 137 kali dan harus finis paling tidak di peringkat tiga di setiap balapan musim ini jika ingin menyamai catatan Michael Schumacher sebanyak 155 podium. Vettel memiliki catatan podium 112 kali.

Finis 1-2
Mercedes menjadi finis 1-2 beruntun di tiga balapan awal musim ini. Tim yang pertama kali melakukan rekor seperti itu adalah Williams pada 1992.

Ferrari pada 1952 menjadi satu-satunya tim yang mengawali musim dengan finis 1-2 selama empat kali beruntun (tidak termasuk balapan Indianapolis 500, yang dimasukkan sebagai seri kejuaraan kala itu).

baca juga:Honda bawa “upgrade” untuk Red Bull dan Toro Rosso di Baku
baca juga:Ferrari kenalkan update SF90 di Azerbaijan

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Cuaca dingin jadi tantangan kedua timnas di Kejuaraan Asia Uzbekistan

Jakarta (ANTARA) – Timnas balap sepeda Indonesia yang turun pada kejuaraan Asian Road Cycling Championship (ACC) 2019 di Tashkent, Uzbekistan, 23-28 April bakal dihadapkan dua tantangan sekaligus, yaitu lawan yang berat serta cuaca sangat dingin.

“Untuk cuaca dingin pol, apalagi nanti finis man elite (Individual Road Race) bakal di gunung yang bersalju,” kata salah satu pebalap timnas Jamalidin Novardianto saat dikonfirmasi dari Jakarta, Selasa.

Meski cuaca cukup dingin, pebalap timnas yang semuanya berasal dari PGN Cycling Team ini berusaha untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan dengan cara datang lebih awal dan langsung menggelar latihan sesuai dengan program.

Untuk man elite, pebalap yang akrab dipanggil Verdi ini bakal turun bersama Bambang Suryadi, Jamal Hibatulloh dan Aiman Cahyadi. Khusus untuk Aiman juga bakal turun pada nomor Individual Time Trial (ITT).

“Untuk IRR balapannya Jumat (28/4). Besok ITT U-23. Sendy Nur Hasan yang akan turun,” kata pebalap yang kemampuannya kembali menanjak pasca mengakhiri masa lajang itu.

Selain adaptasi, timnas juga mulai memetakan kekuatan calon lawan mengingat kejuaraan ini bakal diikuti pebalap terbaik di Asia. Kejuaraan ini juga sebagai media untuk mengumpulkan poin Olimpiade 2020 Tokyo, Jepang.

“Pebalap Kazakhstan jelas jadi lawan terberat. Mereka kuat dan memiliki nafas yang panjang,” kata pebalap asal Malang, Jawa Timur itu.

Sebelumnya manajer timnas balap sepeda Indonesia Budi Saputra berharap semua pebalap yang diturunkan mampu meraih hasil yang terbaik. Pihaknya juga mengakui jika persaingan bakal berlangsung ketat.

Selain mengirimkan atlet ke Asian Road Cycling Championship (ACC) 2019 di Tashkent, Uzbekistan, PB ISSI juga memberangkatkan satu pebalap yaitu Muhammad Fadli Imammudin untuk turun di Asian Road Paracycling Championship di tempat yang sama.

Pewarta: Bayu Kuncahyo
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ferrari kenalkan update SF90 di Azerbaijan

Jakarta (ANTARA) – Ferrari akan membawa update pengembangan mobil SF90 pada balapan GP Azerbaijan di Sirkuit Baku, akhir pekan nanti.

“Kami akan membawa sejumlah update ke Baku, sebagai langkah pertama pengembangan dari SF90,” kata ketua tim Ferrari Mattia Binotto seperti dikutip laman Formula 1, Selasa.

Rival mereka, Mercedes, sukses pada tiga balapan awal musim dengan mencetak hattrick finis 1-2 yang merupakan catatan mengesankan dalam 27 tahun terakhir, sedangkan Ferrari hanya dua kali finis tempat ketiga.

Tim bermarkas di Italia itu tertinggal 57 poin dari Mercedes di puncak klasemen konstruktor dengan 18 balapan tersisa musim ini.

“Melihat ke belakang, tiga balapan lalu tidak sesuai yang kami inginkan, tapi GP kali ini adalah salah satu momen penting lainnya bagi kami,” kata Binotto.

“Kami telah menyiapkannya dengan sangat baik, menganalisis data yang kami dapatkan hingga sekarang, melihat area di mana kami bisa melakukan perbaikan dan melanjutkan adaptasi setup mobil dan manajemen power unit untuk menyesuaikan karakteristik trek.”

Baca juga: Binotto bela keputusan “team order” Ferrari

Sirkuit Baku memiliki lintasan lurus sepanjang kurang lebih 2,1 kilometer yang akan menuntut tenaga mesin, baik komponen pengapian dalam maupun komponen hybrid.

Baku, yang merupakan sirkuit dengan tingkat efisiensi sangat tinggi, dipandang cocok dengan karakter mobil Ferrari yang memiliki tingkat drag yang lebih rendah dari Mercedes.

Selain itu, ban juga mengambil peranan vital dalam balapan musim ini, karena Ferrari sejauh ini kesulitan mencapai performa optimal ban di Australia dan China.

Binotto mengaku Baku akan memberikan tantangan lain penggunaan ban bagi Ferrari.

“Permukaan treknya sangat lembut, yang mana tingkat keausan ban secara umum rendah, namun ketika ban menghasilkan lebih sedikit energi, akan sulit untuk mendapati mereka bekerja di rentang temperatur kerja yang tepat,” kata Binotto.

Baca juga: Berger: Ferrari terlalu dini terapkan “team order”

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Haas bakal temui lagi tantangan berat di Baku

Jakarta (ANTARA) – Tim Haas kembali akan menemui tantangan berat akhir pekan ini ketika seri keempat Formula 1 digelar di Sirkuit Baku, Azerbaijan, Minggu.

“Baku akan menjadi salah satu ajang lain yang sulit bagi kami karena lintasan panjang dan tikungan lambat dan berenergi rendahnya,” ungkap kepala tim Haas Guenther Steiner seperti dikutip laman Formula 1 pada Selasa.

Sejauh ini, kecepatan mobil Haas VF-19 terbilang cepat dalam sesi kualifikasi, setelah menjadi satu dari tiga tim, selain Ferrari dan Mercedes yang meloloskan dua mobil balapnya pada Q3 di tiga balapan awal musim ini.

Walaupun tim yang bermarkas di Amerika Serikat itu mengoleksi poin di Australia, namun mereka tidak memiliki kecepatan yang serupa ketika turun pada dua balapan selanjutnya di Bahrain dan China.

Haas masih kesulitan menemukan seting yang tepat untuk ban sehingga performa sasis mobil mereka kurang optimal.

Baca juga: Hasil GP China, Hamilton juara seri ke-1.000, Mercedes cetak hat-trick

“Semoga beberapa solusi kami bekerja, yang kami telah garap sejak tes di Bahrain, untuk menempatkan ban di jendela (optimal). Jika tidak, Baku akan menjadi sirkuit yang sulit lainnya bagi kami.”

“Aku tidak bisa mengatakan jika sekarang lebih sulit dari tahun lalu karena mobil kami berbeda, kami mengembangkan mobil yang benar-benar baru,” kata Steiner.

“Kami tahu jika kami tidak bisa mendapati ban bekerja (dengan baik) di balapan. Sebesar apa jendela itu, dan menjaga di dalamnya, sulit untuk diterangkan.”

Haas saat ini menempati peringkat enam klasemen konstruktor dengan poin sama dengan McLaren, delapan poin, atau terpaut empat poin dari Alfa Romeo yang menduduki peringkat lima.

Baca juga :Berger: Ferrari terlalu dini terapkan “team order”

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Muhammad Fadli buka peluang lolos ke Paralimpiade 2020 Tokyo

Jakarta (ANTARA) – Pebalap andalan Indonesia Muhammad Fadli Imammudin membuka peluang lolos ke Paralimpiade 2020 Tokyo, Jepang setelah menjadi juara pada Asian Road Paracycling Championship (ARCC) 2019 di Tashkent Uzbekistan, Selasa (23/4).

Fadli yang turun di nomor Individual Time Trial (ITT) Paracycling kategori C4 (tunadaksa) sukses membukukan waktu tercepat untuk menempuh jarak 20 km. Dengan hasil tersebut pria yang juga seorang pebalap motor ini dinobatkan sebagai juara Asia untuk nomor ITT road race 2019.

“Alhamdulillah rezeki tidak pernah ketuker. Got the Gold Medal n Rainbow from ARCC. Terima kasih atas dukungannya. Semakin terbuka peluang untuk Paralympic Tokyo 2020. Keep hard working,” tulis Muhammad Fadli dalam akun instgram pribadinya, @mfadly43, saat dipantau dari Jakarta, Rabu dini hari.
 

Predikat juara Asia untuk nomor ITT ini sudah bukan barang baru bagi bapak satu anak asal Bogor, Jawa Barat itu karena pada tahun sebelumnya juga meraih hasil yang sama. Saat itu kejuaraan berlangsung di Myanmar, pada Februari 2018

Hasil di Uzbekistan ini jelas menambah daftar panjang prestasi atlet pertama paracycling Indonesia ini. Sebelumnya pria berusia 35 tahun juga sudah menyandang predikat juara Asia untuk nomor yang berbeda yaitu nomor trek individual pursuit putra kategori C4 dengan catatan waktu 4 menit 59,601 detik.

Catatan waktu itu lebih bagus ketimbang saat dia menyumbangkan medali emas di Asian Para Games 2017 pada nomor yang sama. Waktu itu, Fadli mencatatkan waktu 05 menit, 03,605 detik.

Sebelum turun di Uzbekistan, Fadli memang terus menjalani latihan keras. Tidak hanya di bawah pantauan pelatih langsung, ia juga melakukan latihan sendiri dan bahkan mengajak sang istri untuk mengawal latihannya.

Tidak hanya latihan di Indonesia. Pebalap multi talenta itu juga mendapatkan kesempatan berlatih dari federasi balap sepeda internasional atau UCI.

Baca juga: M. Fadli kejar poin Paralimpik Tokyo 2020

Pewarta: Bayu Kuncahyo
Editor: Gilang Galiartha
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Oneprix-Indonesia Motorprix panaskan kompetisi balap motor nasional

Jakarta (ANTARA) – Kejuaraan nasional balap motor bertajuk Oneprix-Indonesia Motorprix Championship siap panaskan kompetisi olahraga otomotif Indonesia pada Juli mendatang.

Kejuaraan yang ditetapkan oleh Ikatan Motor Indonesia sebagai seri grand final kejuaraan nasional regional Motorprix Indonesia itu akan diselenggarakan sebanyak lima putaran di dua sirkuit berbeda, yaitu Tasikmalaya, Jawa Barat dan Surabaya, Jawa Timur, demikian keterangan pers pada Senin.

Kejuaraan Nasional Oneprix itu akan mempertandingkan tiga kelas utama yaitu expert 150cc, novice 150cc, dan rookie 150cc.

Selain tiga kelas utama itu, akan digelar juga kejuaraan kelas pendukung atau komunitas seperti sport 150c open, RX King Super One140cc tune up open, bebek 2T underbone mix engine 125cc open dan matic 150cc tune up open.

“Oneprix Motorsport Manajemen melihat banyaknya pembalap motor di Indonesia yang memiliki potensi dan bakat untuk menjadi pembalap dunia. Visi kami adalah untuk meningkatkan kualitas pembalap Indonesia, dengan menjadikan kejuaraan ini sebagai platform untuk berkarir secara jangka panjang didunia balap motor,” kata Direktur PT Oneprix Motorsport Manajemen Imam Sulisto.

Sementara itu, Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia Sadikin Aksa mengatakan, Kejuaraan Nasional Oneprix-Indonesia Motorprix Championship ini merupakan langkah awal dari salah satu program kerja IMI untuk meningkatkan citra positif dan mendorong peningkatan kualitas serta kuantitas olahraga otomotif di Indonesia.

Baca juga: IMI dukung penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2021

“Saya lihat, ajang ini merupakan jenjang dari Kejuaraan Regional sebelum para pembalap menuju tingkat balapan Sport serta Asia dan Internasional di masa mendatang, dan diharapkan menjadi pembalap yang nantinya dapat meraih hasil terbaik di tingkat dunia” ujar Sadikin Aksa.

Kejuaraan Nasional Oneprix-Indonesia Motorprix Championship ini, akan dikuti oleh pembalap yang memiliki peringkat terbaik dari Kejuaraan Regional pada tahun sebelumnya serta tahun berjalan.

Sehingga, pada musim pertamanya digelar tahun ini, Oneprix-Indonesia Motorprix Championship akan diikuti oleh pembalap yang memiliki peringkat terbaik dari Kejuaraan Regional, dimana nantinya para pembalap terbaik akan lolos ke Kejuaraan Nasional Oneprix.

Mengambil lokasi sirkuit di Bukit Peusar, Tasikmalaya dan Sirkuit Bung Tomo, Surabaya, Kejuaraan Nasional Oneprix-Indonesia Motorprix Championship akan digelar sekali setiap bulan pada Minggu pukul 13.00 WIB-15.00 WIB.

Berikut jadwal ajang Oneprix Indonesia Motorprix Championship seri tahun 2019:

Putaran 1 : 07 Juli 2019, Sirkuit Bukit Peusar, Tasikmalaya, Jawa Barat.
Putaran 2 : 04 Agustus 2019, Sirkuit Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur.
Putaran 3 : 01 September 2019, Sirkuit Bukit Peusar, Tasikmalaya, Jawa Barat.
Putaran 4 : 13 Oktober 2019, Sirkuit Bukit Peusar, Tasikmalaya, Jawa Barat.
Putaran 5 : 10 November 2019, Sirkuit Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur.
Baca juga: Kejurda drag bike IMI Jawa Barat diikuti 300 starter

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Rins Juara GP Amerika

Rins Juara GP Amerika

MotoGP sudah memasuki seri ketiga dan balapan digelar di Circuit of the Americas (COTA), Austin, Amerika Serikat pada Senin dini hari pukul 02.00 WIB. Alex Rins pembalap asal tim Suzuki Ecstar berhasil meraih posisi pertama, diikuti Valentino Rossi di posisi kedua dan Jack Miller di posisi ketiga. Berikut ini hasil balapannya

Honda belum mampu identifikasi masalah pada motor Lorenzo

Jakarta (ANTARA) – Manajer tim Respol Honda Alberto Puig mengaku belum bisa mengidentifikasi masalah yang didapati Jorge Lorenzo yang gagal menyelesaikan balapan di Sirkuit Americas (COTA), Austin, Texas, pekan lalu.

“Saat ini kami belum mengetahui apa yang terjadi pada motor Lorenzo, kami masih melakukan investigasi dan kami butuh waktu untuk memahami apa masalahnya,” kata Puig seperti dikutip laman resmi MotoGP pada Rabu malam.

Balapan GP Amerika Serikat pada Minggu (14/4) menjadi pekan buruk bagi Honda ketika Marc Marquez, yang mengincar gelar juara di Austin untuk ketujuh kalinya berturut-turut, terjatuh di lomba dan kehilangan kesempatannya, sementara rekan satu timnya, Jorge Lorenzo mengalami masalah mekanis untuk kedua kalinya pekan itu.

Rantai motor Lorenzo terlepas di sesi kualifikasi Q2, kejadian yang serupa menimpa Marquez di sesi latihan bebas di Argentina pekan sebelumnya.

Kemudian di balapan, Lorenzo harus menepi di Tikungan 12 pada putaran ke-11 balapan karena mendapati motornya bermasalah.

Puig mengungkapkan bahwa Marquez terjatuh karena kehilangan daya cengkeram ban depan. Sementara,” target Jorge adalah sepuluh besar, tapi di dua lap pertama dia tidak terlalu cepat. Ketika dia mulai stabil, dia menjaga ritme balapannya dengan baik dan sedang naik posisinya, tapi kemudian dia mengalami masalah yang kami belum tahu sepenuhnya,” kata Puig.

Lorenzo pun mengaku kecewa jika di tiga balapan terakhir, motornya selalu bermasalah.

“Banyak kekecewaan di tiga balapan ini terjadi tiga hal yang berbeda yang menghindarkan kami untuk mencapai hasil yang lebih baik, terlebih di balapan kali ini,” kata Lorenzo.

“Ada kejuaraan di mana semuanya berjalan sempurna seperti yang aku jalani pada 2010 misalnya, sementara kali ini kebalikannya,” kata juara dunia lima kali itu.

Baca juga: Hasil GP Amerika, Marquez tumbang, Rins juara baru di Austin

Walaupun tidak mengemas satu poin pun, sisi positif bagi Honda adalah bahwa Marquez tidak mengalami cedera di Austin.

Setelah gagal meraup poin di Austin, Marquez mengungkapkan perasaannya lewat akun Twitternya.

“Kami adalah manusia, kami membuat kesalahan, tapi yang paling penting adalah belajar dari mereka. Terima kasih atas dukungannya, kami akan kembali lebih kuat!”

Marquez kini berada di peringkat empat klasemen sementara dengan 45 poin, terpaut empat poin dari Rins yang naik ke peringkat tiga.

Balapan seri keempat MotoGP akan digelar di Sirkuit Jerez, Spanyol, 5 Mei nanti.

Baca juga: Rins bawa Suzuki juara dan patahkan dominasi Marquez di Austin
 

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sejumlah tim jalani tes jelang balapan di Jerez

Jakarta (ANTARA) – Sejumlah tim pabrikan MotoGP seperti Aprilia, Ducati, KTM, Suzuki dan Yamaha melakukan tes untuk pengembangan motor mereka menjelang seri keempat MotoGP yang akan digelar di Jerez, Spanyol awal Mei.

Pebalap Aprilia Team Gresini Aleix Espargaro dan Andrea Iannone kembali menjajal trek Sirkuit Americas, di Austin, Texas, pada awal pekan ini, demikian laman resmi MotoGP pada Rabu malam.

Tim yang bermarkas di Italia itu melakukan pengujian lengan ayun motor (swingarm)

Sementara pebalap uji mereka, Bradley Smith, melakuan pengujian di Jerez pekan ini bersama dengan pebalap uji Suzuki Ecstar Sylvain Guintoli.

Kemudian pebalap uji Mission Winnow Ducati, Michele Pirro, berada di sirkuit Mugello, Italia, juga pebalap uji Monster Energy Yamaha MotoGP Jonas Folger dan Mika Kallio dari Red Bull KTM Factory Racing.

Usai Amerika Serikat, pawai MotoGP akan tiba di Benua Eropa dengan Sirkuit Jerez, Spanyol, sebagai balapan berikutnya.

Baca juga: Kembali naik podium, Rossi: perebutan gelar juara masih terbuka lebar

Sejumlah sirkuit di Eropa seperti Le Mans, Assen dan Sachsenring, terkenal bersahabat dengan motor Yamaha.

“Ya, kita sekarang tiba di momen-momen panas di kejuaraan… kami bagus dan kami lebih kuat. Motor terlihat lebih baik namun tentu masih ada hal-hal yang perlu kami benahi. Kami butuh waktu, tapi bisa kompetitif,” ungkap Valentino Rossi usai merebut runner-up di GP Amerika Serikat.

Dengan keempat pebalap teratas di klasemen dipisahkan jarak sembilan poin, Rossi mengatakan jika perebutan gelar juara dunia tahun ini masih terbuka lebar.

Alex Rins, yang tampil impresif merebut gelar juara di Austin untuk pertama kalinya di kelas MotoGP dan juga untuk timnya Suzuki Ecstar, menempatkan dirinya sebagai salah satu penantang utama gelar juara dunia musim ini.

Baca juga: Rins bawa Suzuki juara dan patahkan dominasi Marquez di Austin

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Peringkat dunia BMX Indonesia naik 12 tingkat

Jakarta (ANTARA) – Hasil cukup bagus pebalap BMX Indonesia di Asian BMX Cycling Championship (ACC) 2019 dan Malaysia BMX C1 Internasional pekan lalu berdampak pada melonjaknya peringkat dunia Indonesia berdasarkan pendataan federasi balap sepeda dunia atau UCI.

Seperti dilansir laman UCI yang dipantau dari Jakarta, Kamis, peringkat Indonesia melonjak 12 peringkat dengan raihan 340 poin. Saat ini Indonesia berada di posisi 19 dunia. Untuk posisi puncak diduduki oleh Prancis dengan raihan 1.531 poin.

“Sesuai dengan target kita. Step by step. Masuk 20 besar top dunia dulu,” kata pelatih kepala timnas balap sepeda Dadang Haries Poernomo saat dikonfirmasi di Jakarta.

Pada Asian BMX Cycling Championship (ACC) 2019 Indonesia menempatkan I Gusti Bagus Saputra berada di posisi dua (perak) dan Rio Akbar di posisi tiga (perunggu). Sedangkan pada Malaysia BMX C1 Internasional hanya menempatkan I Gusti Bagus Saputra di posisi tiga.

Baca juga: Bagus Saputra kembali harus akui keunggulan pebalap Jepang

Dadang menjelaskan, posisi Indonesia ini bakal dijadikan semangat untuk bisa lolos ke Olimpiade 2020 di Tokyo Jepang. Apalagi masih banyak kejuaran C1 yang harus diikuti oleh pebalap Indonesia agar bisa lolos ke kejuaraan terbesar di dunia itu.

“Untuk tahun ini ada tujuh kejuaraan C1 yang akan kami ikuti. Satu round di Korea Selatan, dua round di Thailand, dua round di Banyuwangi, dan dua round di China,” katanya menambahkan.

Untuk bisa lolos ke Olimpiade, kata Dadang, Indonesia harus bisa berada di posisi 12 sampai 14 dunia. Dengan waktu yang ada, pihaknya bersama PB ISSI optimistis target bisa tercapai seperti pada Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro.

Meski demikian, Dadang mengakui jika ada beberapa kendala yang harus dihadapi, yaitu belum dimulainya pemusatan latihan nasional (pelatnas). Saat ini latihan maupun mengikuti kejuaraan hanya dilakukan secara mandiri.

“Untuk saat ini kita didukung Bang Okto (Ketua Umum PB ISSI Raja Sapta Oktohari),” kata pria yang juga mantan pebalap BMX nasional itu.

Baca juga: BMX Indonesia buka peluang lolos ke Olimpiade Tokyo

Pewarta: Bayu Kuncahyo
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Berger: Ferrari terlalu dini terapkan “team order”

Jakarta (ANTARA) – Mantan pebalap Formula 1 Gerhard Berger menyatakan jika Ferrari terlalu dini di awal musim menggunakan kebijakan team order terhadap kedua pebalapnya.

Mantan pebalap asal Austria itu berpendapat bahwa seharusnya tim berjuluk “Kuda Jingkrak” itu memberi kesempatan yang sama kepada Charles Leclerc untuk sama-sama bertarung di lomba bersama rekan satu timnya, Sebastian Vettel, juara dunia empat kali.

“Aku rasa saat ini permainan masih terbuka,” kata Berger ketika peluncuran German Touring Car series di London, seperti dikutip Reuters, Jumat.

Team order adalah istilah yang digunakan untuk perintah dari pimpinan tim kepada salah satu pebalapnya agar mengalah untuk berbagai tujuan, terutama untuk menjaga peluang meraih poin maksimal.

Berger memandang Leclerc, pebalap berusia 21 tahun asal Monako itu adalah sosok pebalap muda yang mampu memenangi kejuaraan.

“Aku kira tidak cukup bilang ‘yang satu lebih berpengalaman, sementara yang ini belum berpengalaman’. Jadi kita beri kesempatan yang lebih berpengalaman. Aku rasa biarkan saja (mereka) membalap.”

Leclerc kini terpaut satu poin di bawah Vettel, yang berada di peringkat empat klasemen pebalap hingga balapan seri ketiga di China.

Leclerc mencuri perhatian ketika merebut pole position di Bahrain dan hampir mengunci kemenangan di sana jika saja tidak mengalami masalah mesin di 10 lap terakhir.

Di China, pebalap yang bertukar bangku dengan Kimi Raikkonen itu harus mematuhi perintah tim di lap ke-11 untuk memberikan jalan bagi Vettel sebagai salah satu upaya tim mengejar dua pebalap Mercedes, Lewis Hamilton dan Valtteri Bottas, yang berada di depan.

Namun, sayangnya team order itu gagal dimanfaatkan sang pebalap Jerman untuk mengejar dua pebalap Mercedes, yang mencetak hat-trick finis 1-2 musim ini. Vettel finis di P3, sementara Leclerc P5.

Kepala tim Ferrari Mattia Binotto membela diri soal kebijakan team order itu dan mengatakan jika kedua pebalap memiliki kesempatan yang sama, 50-50 dalam situasi yang serupa.

Berger, yang dulunya menjadi rekan satu tim juara dunia tiga kali Ayrton Senna di awal 1990, mengaku tidak ingat mendapatkan team order, namun memahaminya jika kebijakan itu masuk akal di akhir musim.

“Aku rasa pertanyaannya adalah kapan itu (bisa diterima) dan apakah itu benar-benar tidak memberikan kesempatan seseorang untuk memenangi kejuaraan? Dan jika dilakukan di balapan pertama atau kedua, aku tidak setuju,” kata Berger.

Ketika ditanya apakah Leclerc, yang memiliki debut bagus bersama Sauber tahun lalu, terlalu dini dipromosikan oleh Ferrari, Berger menjawab “tidak sama sekali.”

“Setiap saat, Ferrari selalu menempatkan dua pebalap tercepat di mobil mereka dan meyakinkan jika potensi mereka dikeluarkan secara maksimal,”

“Aku rasa itu hanya masalah waktu dan keputusan yang tepat.”

Baca juga: Binotto bela keputusan “team order” Ferrari

Berger, yang menghabiskan separuh karir F1-nya bersama Ferrari, mengaku dia terkesan dengan kepemimpinan Binotto, sejak mengambil alih posisi kepala tim pada Januari menggantikan Maurizio Arrivabene.

“Dulu aku tidak bisa memiliki kesempatan untuk minum espresso di sana karena mereka seperti tim yang asing, entah ketika kalian bersama mereka siang dan malam atau pun ketika tidak bersama mereka.”

“Kami selalu menjadi bagian keluarga Ferrari dan tiba-tiba kami tidak merasakan hal itu lagi. Dan sekarang ketika aku di Bahrain hal itu berubah lagi. Aku di sana meminum kopiku dan semua orang bahagia,” kata Berger.

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menanti kejutan lain dari Suzuki

Jakarta (ANTARA) – Di seri pertama musim balapan MotoGP 2019 digelar di Qatar, Suzuki tak perlu menunggu lama untuk membuat kejutan ketika dua pebalapnya, Alex Rins dan Joan Mir, mengancam posisi para pebalap di rombongan depan.

Duo Suzuki yang start dari P10 dan P11 menyodok ke posisi tiga dan empat menempel ketat pemimpin balapan Andrea Dovizioso (Mission Winnow Ducati) dan Marc Marquez (Repsol Honda).

Kemudian Rins sempat menyalip Dovi dan memimpin balapan selama beberapa lap sebelum kehilangan posisinya.

Finis P4 untuk Rins dan P8 untuk Mir di seri pertama merupakan awal yang tak terlalu buruk bagi Suzuki.

Sebenarnya Rins sudah cukup panas di tahun keduanya bersama Suzuki waktu mengemas lima finis podium, tiga diantaranya sebagai runner-up, yang menempatkan pebalap asal Spanyol itu di peringkat lima pebalap di bawah nama-nama besar seperti Marc Marquez, Andrea Dovizioso, Valentino Rossi dan Maverick Vinales pada tahun lalu.

Baru di seri ketiga musim ini, di Austin, Rins meraih trofi juara pertamanya di kelar premier yang juga merupakan kemenangan bagi Suzuki sejak terakhir kali dipersembahkan oleh Maverick Vinales di balapan GP Inggris 2016.

“MotoGP tahun ini menyajikan kejutan yang besar. Yang paling utama tentunya, Suzuki,” ungkap mantan pebalap Suzuki John Hopkins, seperti dikutip laman resmi MotoGP.

Pebalap asal Amerika Serikat itu membalap bersama Suzuki di kelas premier pada 2003-2007. Hopkins menjalani musim paling produktif dengan Suzuki pada 2007 di mana rekan satu timnya kala itu, Chris Vermeulen mempersembahkan kemenangan pertama bagi tim bermarkas di Hamamatsu itu di kelas MotoGP di Sirkuit Le Mans, Prancis.

Rins meraih trofi juara pertamanya setelah bertarung ketat dengan Valentino Rossi di lap-lap terakhir di Sirkuit Americas, di mana Marquez, yang mengincar gelar juara di sana untuk ketujuh kali berturut-turut terjatuh dari motor dan gagal melanjutkan balapan.

“Diperhitungkan dengan sempurna, menurutku dia menyalip di waktu yang tepat dan jujur aku tidak mengira demikian hingga paruh terakhir lomba karena dia tampak sedikit kewalahan dengan tenaga kuda dan akselerasi Yamaha,” kata Hopkins soal gaya membalap Rins.

“Dia tampak merosot sedikit namun menyalip di tempat yang sempurna di seksi yang ketat di mana Rossi pastinya tidak bisa langsung menyalipnya setelah itu.”

“Di atas motor yang pernah aku kendarai dan kurang bertenaga di masa lalu, itu merupakan tempat dimana kalian ingin mencoba dan menyalip… itu adalah tempat di mana mereka tidak akan bisa menyerangmu langsung dengan tenaga kuda dan akselerasi dan dia (Rins) bisa mempertahankan kepemimpinannya,” kata Hopkins.

baca juga : Hasil GP Amerika, Marquez tumbang, Rins juara baru di Austin
baca juga : Honda belum mampu identifikasi masalah pada motor Lorenzo

Secara keseluruhan bagi Suzuki, gelar juara di Austin merupakan kemenangan yang ke-92 bagi mereka di kelas premier. Namun menjadi kemenangan pertama mereka di sirkuit yang berada di Amerika Serikat baik di kelas MotoGP maupun 500cc.

Bahkan legenda MotoGP Kevin Schwantz belum pernah mempersembahkan kemenangan di tanah kelahirannya bagi Suzuki. Di usianya yang baru 23 tahun, Rins masih memiliki peluang banyak untuk mengejar 24 kemenangan lagi bagi Suzuki jika ingin menyamai rekor Schwantz.

Hopkins mengungkapkan jika Suzuki selalu membuat motor yang kompetitif yang mana kekuatan utamanya adalah di handling (pengendalian).

“Aku kira itu adalah salah satu motor dengan handling terbaik di paddock. Pendapat itu dari setiap pebalap yang mencobanya. Bukan hanya pebalap baru, muda atau pun rookie, tapi semuanya kelihatannya bisa beradaptasi dengan baik dengannya,” kata Hopkins.

Bahkan ketika kembali ke musim 2010/2011, saat Alvaro Bautista mengendarai Suzuki, dia tampil cukup kompetitif.

“Aku kira Rins adalah orang yang pas untuk pekerjaan ini. Aku rasa dia memiliki paket dan talenta untuk melakukannya, hanya soal ‘kapan’. Dia harus memiliki kesempatan dan waktu untuk melakukannya, dan jelas ‘kapan’ itu adalah sekarang,” kata Hopkins.

“Aku tak berharap itu terjadi dengan tiba-tiba, aku tahu dia akan tiba di sana suatu waktu namun tidak secepat itu.”

baca juga : Sesi latihan bebas, Rins rasakan peningkatan kecepatan Suzuki
baca juga : Rins: Suzuki kencang di tikungan tapi masih kalah di lintasan lurus

Terpaut lima poin dari Andrea Doviziosi di puncak klasemen, Rins memiliki bekal untuk menatap seri balapan selanjutnya yang akan digelar di Sirkuit Jerez, Spanyol, di mana dia gagal finis pada tahun lalu. Justru Andrea Iannone lah yang merebut podium ketiga bagi Suzuki waktu itu.

Sejak GP San Marino tahun lalu, Suzuki selalu finis nyaris dan juga naik podium, dan jelang awal musim ini, dengan pemilihan suku cadang baru yang tepat mereka melanjutkan kompetisi mereka di papan atas.

Manajer tim Suzuki Ecstar Davide Brivio mengungkapkan kemenangan di Austin seperti sebuah evolusi alamiah bagi Suzuki.

“Tentu saya senang itu terwujud dan itu adalah penghargaan yang bagus bagi semua mekanik kami di Jepang karena kami memperbaiki motor ini ketika musim dingin. Kami tidak membuat suatu revolusi namun hanya banyak perbaikan kecil di sana sini,” kata Brivio.

Pebalap uji Sylvain Guintoli dan kepala kru mereka Tom O’Kane berkontribusi besar terhadap langkah awal dan pemilihan suku cadang mereka.

baca juga : Sejumlah tim jalani tes jelang balapan di Jerez

Brivio mengungkapkan jika tim mereka memberi perhatian khusus terhadap pemilihan suku cadang yang bisa menguntungkan mereka dan meningkatkan performa motor.

Ketika datang sasis, mesin, lengan ayun, atau suspensi baru mereka melakukan analisa mendalam seperti sedang menyusun gambar.

Hasil akhir dari usaha pengembangan mereka adalah motor yang memiliki kecepatan tinggi di tikungan dan ramah terhadap penggunaan ban walaupun masih kalah jauh soal kecepatan puncak di banding motor-motor lainnya.

“Seperti yang Alex bilang, kami memiliki motor yang mungkin tidak sempurna, kami kewalahan di lintasan lurus di Qatar, tapi secara umum memiliki keseimbangan bagus, pergantian arah yang bagus, jadi kami bisa mengimbangi,” kata Brivio.

Salah satu tantangan yang dimiliki Suzuki tahun ini adalah soal mesin, yang mana mereka dilarang melakukan pengembangan mesin di tengah musim karena kehilangan hak konsensi mereka, seperti juga pabrikan lain seperti Honda, Ducati dan Yamaha.

“Valentino mengatakan jika kami bagus di pengereman, mungkin kami bisa melakukan perbaikan di pengereman lebih lanjut. Dan kami bisa meningkatkan akselerasi mungkin dengan setting elektronik yang lebih baik, hal-hal semacam itu,” kata Brivio.

Usai Amerika Serikat, pawai MotoGP akan tiba di Benua Eropa dengan Sirkuit Jerez, Spanyol, sebagai balapan berikutnya.

Dengan keempat pebalap teratas di klasemen dipisahkan jarak sembilan poin, perebutan gelar juara dunia tahun ini masih terbuka lebar.

Andrea Dovizioso, yang merebut pimpinan klasemen usai GP Amerika Serikat, mengatakan jika tahun ini terdapat lebih banyak pebalap yang kompetitif dibandingkan tahun lalu.

“Selain Marc, Rins dan Valentino sangat kuat dan mereka bisa benar-benar bertarung untuk gelar juara,” kata Dovi.

baca juga : Kembali naik podium, Rossi: perebutan gelar juara masih terbuka lebar

Oleh Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Rins bawa Suzuki juara dan patahkan dominasi Marquez di Austin

Jakarta (ANTARA) – Pebalap Suzuki Ecstar Alex Rins menjuarai GP Amerika Serikat dan mematahkan dominasi Marc Marquez (Repsol Honda) di Sirkuit Americas, Austin, Texas, pada Senin dini hari WIB.

Pebalap Spanyol itu finis terdepan di balapan sepanjang 20 lap itu dengan keunggulan 0,462 detik lebih cepat dari Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha MotoGP) di posisi runner-up, demikian laman resmi MotoGP.

Kemenangan itu capaian pertama Rins di kelas MotoGP, namun ia sebelumnya juga pernah menjuarai GP Amerika Serikat di Austin saat masih membalap di kelas Moto2 pada 2015 serta Moto3 2013.

Podium ketiga diraih oleh pebalap Pramac Ducati Jack Miller diikuti oleh Andrea Dovizioso (Mission Winnow Ducati) yang tampil impresif melejit ke urutan keempat setelah start dari posisi ke-13.

Balapan hari itu menyajikan drama manakala Marquez gagal mencetak rekor tujuh kemenangan berturut-turut di Austin setelah terjatuh di Tikungan 12. Pebalap asal Spanyol, yang tadinya melesat tiga detik di pimpinan lomba tidak bisa melanjutkan lomba ketika balapan masih menyisakan 12 putaran.

Baca juga: Marquez amankan “pole position” di Austin

Baca juga: Crutchlow tak akan biarkan Marquez lolos di Austin

Kemudian Cal Crutchlow, yang mengawali balapan dari P3, juga terjatuh di Tikungan 11 pada lap kelima ketika menempel ketat di belakang Rossi.

Rekan satu tim Rossi, Maverick Vinales kurang beruntung setelah mendapatkan penalti ride through karena melakukan jump start. Pebalap rookie Suzuki Ecstar Joan Mir juga diganjar hukuman yang sama. Namun demikian Vinales mampu finis P11 sedangkan Mir finis di P17.

Momen bagi Rins datang di empat lap terakhir ketika dia mampu menyalip Rossi, yang mulai kehilangan traksi ban. Rossi sempat mencoba untuk menyalip Rins dari dalam tetapi masih melebar.

Di lap terakhir, Rossi mencoba menekan dengan menempel ketat tapi Rins keluar di tikungan terakhir dengan sempurna untuk menutup balapan seri ketiga musim ini dengan gaya dan mempersembahkan trofi juara pertama bagi Suzuki.

Dua pebalap Petronas Yamaha SRT Franco Morbidelli dan Fabio Quartararo finis P5 dan P7 dipisahkan oleh Danilo Petrucci (Mission Winnow Ducati) di P6.

Pol Espargaro yang cukup konsisten dengan motor KTMnya selama latihan dan kualifikasi harus puas di P8, diikuti oleh Francesco Bagnaia (Pramac Ducati) dan Takaaki Nagagami (LCR Honda) yang melengkapi peringkat 10 besar.

Baca juga: Espargaro terkesan dengan performa motor KTM di Austin

Baca juga: Sesi latihan bebas, Rins rasakan peningkatan kecepatan Suzuki

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Gilang Galiartha
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Hasil GP Amerika, Marquez tumbang, Rins juara baru di Austin

Jakarta (ANTARA) – Pebalap Suzuki Ecstar Alex Rins menjuarai GP Amerika Serikat dan mematahkan dominasi Marc Marquez (Repsol Honda) di Sirkuit Americas, Austin, Texas, pada Minggu waktu setempat.

Pebalap asal Spanyol itu finis terdepan di balapan sepanjang 20 lap itu dengan selisih 0,462 detik dari Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha MotoGP) di runner-up, demikian laman resmi MotoGP pada Senin pagi.

Kemenangan itu adalah yang pertama kali bagi Rins di kelas MotoGP dan yang pertama pula bagi Suzuki sejak GP Inggris 2016. Rins sebelumnya pernah menjuarai GP Amerika Serikat di Austin di kelas Moto2 pada 2015 dan di Moto3 pada 2013.

“Saya tahu Valentino memiliki banyak pengalaman di sini… dan saya  super senang, Suzuki pantas menerima kemenangan ini, kami bersama pantas menerimanya,” ungkap Rins dalam sesi jumpa pers paska lomba.

Balapan hari itu menyajikan drama manakala Marquez gagal mencetak rekor tujuh kemenangan berturut-turut di Austin setelah terjatuh di Tikungan 12. Pebalap asal Spanyol itu, yang meraih pole position ketujuh kalinya di Austin mencoba beberapa kali menyalakan motornya dan terjatuh kembali sehingga tidak bisa melanjutkan lomba ketika balapan masih menyisakan 12 putaran.

Sebelumnya Cal Crutchlow, yang mengawali balapan dari P3, juga terjatuh di Tikungan 11 pada lap kelima ketika menempel ketat di belakang Rossi.

Rekan satu tim Rossi, Maverick Vinales kurang beruntung setelah mendapatkan penalti ride through karena melakukan jump start. Pebalap rookie Suzuki Ecstar Joan Mir juga diganjar hukuman yang sama. Namun demikian Vinales mampu finis P11 sedangkan Mir finis di P17.

Setelah insiden jatuhnya Marquez, Rossi memimpin balapan dengan Rins yang membayangi di belakangnya.

Momen bagi Rins datang di empat lap terakhir ketika dia mampu menyalip Rossi, yang mulai kehilangan traksi dari kombinasi ban medium depan dan medium belakangnya. Rossi sempat mencoba untuk menyalip Rins dari dalam di Tikungan 11 tetapi masih melebar.

Perebutan gelar juara belum berakhir. Di lap terakhir, pebalap berusia 40 tahun asal Italia itu mencoba memberi tekanan tapi Rins keluar di tikungan terakhir dengan sempurna untuk menutup balapan seri ketiga musim ini dengan gaya dan mempersembahkan trofi juara pertama bagi Suzuki.

Rossi pun harus melapangkan dada usai upaya meraih kemenangan pertamanya sejak GP Belanda 2017 pupus ditangan Rins.

“Rasanya campur aduk. Di satu sisi disayangkan karena sudah lama sekali sejak terakhir kali saya  juara dan hari ini adalah kesempatan yang bagus,” kata Rossi.

“Tapi di sisi lain saya senang karena ini balapan yang hebat. Saya tampil kuat di akhir pekan dan juga pekan sebelumnya di Argentina. Dua puluh poin ini sangat penting untuk (persaingan) di kejuaraan yang masih terbuka, jadi lebih banyak hal positif dari pada yang negatif.”

Podium ketiga diraih oleh pebalap Pramac Ducati Jack Miller diikuti oleh Andrea Dovizioso (Mission Winnow Ducati) yang tampil impresif merebut P4 setelah start dari posisi ke-13.

Dua pebalap Petronas Yamaha SRT Franco Morbidelli dan Fabio Quartararo finis P5 dan P7 dipisahkan oleh Danilo Petrucci (Mission Winnow Ducati) di P6.

“Morbidelli berada di belakangku dengan selisih lima detik waktu itu, aku coba untuk menjaga jarak. Lalu saya melihat Dovi di depan namun tidak lama dia merosot dengan cepat. Jantung saya mulai berdegup lebih kencang waktu itu,” kata Miller.

Pebalap Australia itu mengemas tambahan 16 poin untuk naik dua peringkat ke peringkat 6.

Pol Espargaro yang cukup konsisten dengan motor KTM-nya selama latihan dan kualifikasi harus puas di P8, diikuti oleh Francesco Bagnaia (Pramac Ducati) dan Takaaki Nagagami (LCR Honda) yang melengkapi peringkat 10 besar.

Dengan hasil itu, Dovizioso kembali memuncaki klasemen pebalap sementara dengan 54 poin, terpaut tiga angka dari Rossi, yang meraih runner-up balapan untuk kedua kalinya berturut-turut musim ini.

Rins naik ke peringkat tiga klasemen dengan 49 poin, atau unggul 4 poin dari Marquez, yang turun ke peringkat empat.

Balapan seri keempat MotoGP 2019 akan digelar di Sirkuit Jerez, Spanyol pada 5 Mei nanti.

Hasil balapan GP Amerika Serikat di Sirkuit Americas, Austin, Texas, Minggu:
1. Alex Rins ESP Suzuki Ecstar (GSX-RR) 41 menit 45,499 detik
2. Valentino Rossi ITA Monster Yamaha (YZR-M1) 41 menit 45,961 detik
3. Jack Miller AUS Pramac Ducati (GP19) 41 menit 53,953 detik
4. Andrea Dovizioso ITA Mission Winnow Ducati (GP19) 41 menit 54,919 detik
5. Franco Morbidelli ITA Petronas Yamaha SRT (YZR-M1) 42 menit 3,520 detik
6. Danilo Petrucci ITA Mission Winnow Ducati (GP19) 42 menit 6,975 detik
7. Fabio Quartararo FRA Petronas Yamaha SRT (YZR-M1)* 42 menit 11,610 detik
8. Pol Espargaro ESP Red Bull KTM Factory (RC16) 42 menit 15,242 detik
9. Francesco Bagnaia ITA Pramac Ducati (GP18)* 42 menit 16,107 detik
10. Takaaki Nakagami JPN LCR Honda (RC213V) 42 menit 16,510 detik
11. Maverick Viñales ESP Monster Yamaha (YZR-M1) 42 menit 19,576 detik
12. Andrea Iannone ITA Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 42 menit 20,278 detik
13. Johann Zarco FRA Red Bull KTM Factory (RC16) 42 menit 27,957 detik
14. Miguel Oliveira POR Red Bull KTM Tech3 (RC16)* 42 menit 29,771 detik
15. Tito Rabat ESP Reale Avintia Ducati (GP18) 42 menit 30,122 detik
16. Karel Abraham CZE Reale Avintia Ducati (GP18) 42 menit 30,239 detik
17. Joan Mir SPA Suzuki Ecstar (GSX-RR)* 42 menit 33,562 detik
18. Hafizh Syahrin MAL Red Bull KTM Tech3 (RC16) 42 menit 53,182 detik
Jorge Lorenzo ESP Repsol Honda (RC213V) TIDAK FINIS
Marc Marquez ESP Repsol Honda (RC213V) TIDAK FINIS
Cal Crutchlow GBR LCR Honda (RC213V) TIDAK FINIS
Aleix Espargaro ESP Factory Aprilia Gresini (RS-GP) TIDAK FINIS
* Rookie,

Klasemen pebalap setelah GP Amerika Serikat
1. ^1 Andrea Dovizioso ITA Mission Winnow Ducati (GP19) 54 poin
2. ^1 Valentino Rossi ITA Monster Yamaha (YZR-M1) 51 poin (-3)
3. ^1 Alex Rins SPA Suzuki Ecstar (GSX-RR) 49 poin (-5)
4. ˅3 Marc Marquez SPA Repsol Honda (RC213V) 45 poin (-9)
5. = Danilo Petrucci ITA Mission Winnow Ducati (GP19) 30 poin (-24)
6. ^2 Jack Miller AUS Pramac Ducati (GP19) 29 poin (-25)
7. = Takaaki Nakagami JPN LCR Honda (RC213V) 22 poin (-32)
8. ˅2 Cal Crutchlow GBR LCR Honda (RC213V) 19 poin (-35)
9. ^1 Pol Espargaro SPA Red Bull KTM Factory (RC16) 18 poin (-36)
10. ^2 Fabio Quartararo FRA Petronas Yamaha SRT (YZR-M1)* 17 poin (-37)
11. ^5 Franco Morbidelli ITA Petronas Yamaha SRT (YZR-M1) 16 poin (-38)
12. ˅1 Maverick Viñales SPA Monster Yamaha (YZR-M1) 14 poin (-40)
13. ˅4 Aleix Espargaro SPA Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 13 poin (-41)
14. ^4 Francesco Bagnaia ITA Pramac Ducati (GP18)* 9 poin (-45)
15. ˅2 Joan Mir SPA Suzuki Ecstar (GSX-RR)* 8 poin (-46)
16. ˅1 Miguel Oliveira POR Red Bull KTM Tech3 (RC16)* 7 poin (-47)
17. ˅3 Jorge Lorenzo SPA Repsol Honda (RC213V) 7 poin (-47)
18. ˅1 Andrea Iannone ITA Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 6 poin (-48)
19. = Johann Zarco FRA Red Bull KTM Factory (RC16) 5 poin (-49)
20. NA Tito Rabat SPA Reale Avintia Ducati (GP18) 1 poin (-53)
^X Pebalap naik X peringkat.
= Pebalap tidak mengalami peningkatan posisi.
˅X Pebalap turun X peringkat.
* Rookie

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Marquez amankan “pole position” di Austin

Jakarta (ANTARA) – Pebalap tim Repsol Honda Marc Marquez kembali mengamankan posisi start pertama GP Amerika Serikat setelah tampil tercepat pada babak kualifikasi di Sirkuit Americas, Austin, Texas, pada Sabtu waktu setempat.

Pebalap asal Spanyol itu mencatatkan waktu tercepat 2 menit 3,787 detik di Q2 untuk finis lebih cepat 0,273 detik dari Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha MotoGP) yang akan start dari P2, demikian laman resmi MotoGP pada Minggu pagi.

Itu merupakan pole position Marquez untuk ketujuh kalinya di Austin, namun tahun lalu dia harus kehilangan posisi start terdepan usai diganjar penalti mundur tiga posisi start karena kedapatan memelankan motornya, menghalangi Maverick Vinales di kualifikasi. Cal Crutchlow (LCR Honda Castrol) melengkapi grid terdepan di P3.

Babak kualifikasi sempat terganggu cuaca buruk di pagi hari di Austin.

Setelah normal kembali, sesi Q2 berlanjut di mana Marquez langsung mencetak waktu terbaiknya setelah flying lap untuk mengejar rekan satu timnya, Jorge Lorenzo, yang memuncaki Q1 saat itu.

Lorenzo kemudian menemui masalah teknis di motornya dan meninggalkan motornya di pinggir trek usai hanya mampu mencetak waktu terbaik ke-11.

Tak ada pebalap lain yang bisa menyamai catatan waktu Marquez. Rossi, yang tadinya berjarak 0,7 detik memperbaiki catatan waktunya untuk lebih dekat sekitar 0,3 detik dari Marquez, yang tak pernah terkalahkan di enam kali balapan di Austin.

Itu merupakan posisi start pertama Rossi di grid terdepan sejak GP Malaysia 2018, sementara bagi Crutchlow, merupakan yang pertama sejak GP Belanda tahun lalu.

Jack Miller (Pramac Ducati) mengamankan P4 diikuti oleh Pol Espargaro (Red Bull KTM Factory Racing) di P5 dan Maverick Viñales (Monster Energy Yamaha MotoGP) di P6.

Baca juga: Espargaro terkesan dengan performa motor KTM di Austin
Baca juga: Sesi latihan bebas, Rins rasakan peningkatan kecepatan Suzuki

Vinales memperbaiki catatan waktunya untuk menggeser Alex Rins (Suzuki Ecstar) ke P7, yang menjadi posisi start terbaik pebalap Suzuki tahun ini. Dengan demikian lima pabrikan berbeda akan start dari posisi tujuh terdepan kali ini.

Danilo Petrucci (Mission Winnow Ducati) berada di P8, lebih baik dari rekan satu timnya Andrea Dovizioso, yang akan start di P13 setelah tidak lolos Q1.

Dua pebalap Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo dan Franco Morbidelli bersaing ketat di P9 dan P10. Sementara Francesco Bagnaia (Pramac Ducati) di P12 di sesi Q2 pertamanya. Pebalap Italia itu terjatuh di Tikungan 1 namun tidak mengalami cedera.

Berikut hasil kualifikasi GP Amerika Serikat, Sabtu:
Q2:
1. Marc Marquez ESP Repsol Honda (RC213V) 2 menit 3,787 detik [Lap 2/6] 338km/j (kecepatan puncak)
2. Valentino Rossi ITA Monster Yamaha (YZR-M1) 2 menit 4,060s +0,273 detik [Lap 6/7] 329k
3. Cal Crutchlow GBR LCR Honda (RC213V) 2 menit 4,147s +0,360 detik [Lap 6/7] 339k
4. Jack Miller AUS Pramac Ducati (GP19) 2 menit 4,416s +0,629 detik [Lap 6/7] 337k
5. Pol Espargaro ESP Red Bull KTM Factory (RC16) 2 menit 4,472s +0,685 detik [Lap 6/7] 332k
6. Maverick Viñales ESP Monster Yamaha (YZR-M1) 2 menit 4,489s +0,702 detik [Lap 7/7] 325k
7. Alex Rins ESP Suzuki Ecstar (GSX-RR) 2 menit 4,534s +0,747 detik [Lap 6/7] 326k
8. Danilo Petrucci ITA Mission Winnow Ducati (GP19) 2 menit 4,696s +0,909 detik [Lap 6/7] 332k
9. Fabio Quartararo FRA Petronas Yamaha SRT (YZR-M1)* 2 menit 4,941s +1,154 detik [Lap 6/7] 324k
10. Franco Morbidelli ITA Petronas Yamaha SRT (YZR-M1) 2 menit 5,278s +1,491 detik [Lap 5/6] 322k
11. Jorge Lorenzo ESP Repsol Honda (RC213V) 2 menit 5,383s +1,596 detik [Lap 4/5] 329k
12. Francesco Bagnaia ITA Pramac Ducati (GP18)* 2 menit 5,887s +2,100 detik [Lap 4/4] 329k
Q1:
13. Andrea Dovizioso ITA Mission Winnow Ducati (GP19) 2 menit 05,907 detik 332k
14. Joan Mir SPA Suzuki Ecstar (GSX-RR)* 2 menit 06,147 detik 328k
15. Takaaki Nakagami JPN LCR Honda (RC213V) 2 menit 06,324 detik 328k
16. Aleix Espargaro ESP Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 2 menit 06,464 detik 322k
17. Andrea Iannone ITA Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 2 menit 06,527 detik 322k
18. Miguel Oliveira POR Red Bull KTM Tech3 (RC16)* 2 menit 06,543 detik 330k
19. Johann Zarco FRA Red Bull KTM Factory (RC16) 2 menit 06,824 detik 321k
20. Karel Abraham CZE Reale Avintia Ducati (GP18) 2 menit 07,129 detik 327k
21. Hafizh Syahrin MAL Red Bull KTM Tech3 (RC16) 2 menit 07,308 detik 322k
22. Tito Rabat ESP Reale Avintia Ducati (GP18) 2 menit 07,417 detik 330k
* Rookie.

Catatan resmi MotoGP di Sirkuit Americas
Lap terbaik
Marc Marquez SPA Honda 2 menit 2,135 detik(2014)
Lap tercepat ketika balapan
Marc Marquez SPA Honda 2 menit 3,575 detik (2015)

Baca juga: Duo pebalap Yamaha beri perlawanan ke Marquez di FP2
Baca juga: Juara enam kali di Austin tak membuat Marquez jemawa

 

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Crutchlow tak akan biarkan Marquez lolos di Austin

Jakarta (ANTARA) – Pebalap LCR Honda Castrol Cal Crutchlow, yang akan start dari P3 di GP Amerika Serikat, tak akan membiarkan Marc Marquez meraih kemenangan ketujuh kalinya di Austin pada balapan akhir pekan ini.

Pebalap asal Inggris itu, bersama Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha MotoGP) akan start dari grid terdepan setelah menempel Marquez dengan selisih sekitar 0,3 detik di babak kualifikasi, Sabtu waktu setempat.

“Saya tidak tahu seberapa cepat Marquez dibandingkan yang lain. Dia sangat sulit dipahami karena biasanya dia lebih cepat di latihan dan kualifikasi daripada di balapan jadi kita lihat nanti,” kata Crutchlow seperti dikutip laman resmi MotoGP pada Minggu pagi.

“Saya rasa dia punya kecepatan superior tapi banyak pebalap yang tak jauh di belakangnya, akan jadi pertarungan yang hebat pastinya.”

“Saya tak akan membiarkan dia lolos,” kata pebalap berusia 33 tahun itu.

Baca juga: Marquez amankan “pole position” di Austin

Crutchlow pada awal musim menunjukkan kecepatannya dan mampu menantang para pebalap papan atas, seperti ketika dia meraih podium ketiga di Qatar.

Kesialannya di Argentina, karena diganjar penalti usai kedapatan mencuri start, akan menjadi bekal Crutchlow untuk membalas kekecewaannya di balapan ketiga MotoGP musim ini di Austin.

Namun demikian, Crutchlow mengaku senang dengan kecepatan motornya ketika di Argentina.

“Tim saya melakukan kerja yang fantastis, tim LCR Honda Castrol dan HRC telah berkerja sangat keras akhir-akhir ini untuk memberi kami motor yang bisa berada di depan,” kata pebalap yang menjuarai GP Argentina musim lalu itu.

“Saya merasa positif untuk besok tentunya. Saya harap balapan bagus. Kami berbagi baris terdepan dengan dua pebalap yang hebat,” kata Crutchlow.

Crutchlow dan Rossi akan mencoba mematahkan dominasi Marquez di Austin di balapan pada Minggu waktu setempat, atau Senin dini hari WIB nanti.

Baca juga: Juara enam kali di Austin tak membuat Marquez jemawa
 

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Hamilton juarai balapan Formula 1 ke-1.000

Jakarta (ANTARA) – Pebalap Mercedes-AMG F1 Lewis Hamilton merebut trofi juara GP China, yang merupakan balapan ke 1.000 di kalender Formula 1, pada Minggu.

Pebalap asal Inggris itu mampu mengungguli rekan satu timnya, Valtteri Bottas, yang start dari pole position, dan mendominasi balapan sepanjang 56 lap di Sirkuit Internasional Shanghai, China, itu, demikian laman resmi Formula 1.

Baca juga: Bottas ungguli Hamilton 0,023 detik untuk “pole position” GP China

Dengan strategi dua pit stop, juara dunia F1 sebanyak lima kali itu, finis 6,552 detik dari Bottas di peringkat dua yang menjadi finis 1-2 Mercedes untuk ketiga kalinya musim ini.

Balapan Grand Prix ke-1.000 ini menjadi pertarungan batin antara dua pebalap Ferrari.

Charles Leclerc, yang sempat unggul di posisi tiga, harus mematuhi perintah tim untuk memberi jalan Sebastian Vettel yang tertahan di belakang mobilnya pada lap 11.

Walaupun diuntungkan team order, Vettel seakan tak punya jawaban atas kecepatan dua pebalap Mercedes yang berada jauh di depan.

Baca juga: Tantang Mercedes, Vettel sebut P3 tawarkan Ferrari sejumlah opsi

Pebalap asal Jerman itu harus cukup puas berbagi podium dengan dua pebalap Mercedes setelah finis di peringkat ketiga dengan selisih 13,744 detik dari juara lomba.

Max Verstappen, yang memberi ancaman kepada duo Ferrari, finis di peringkat empat untuk Red Bull.

Sementara itu rekan satu tim Verstappen, Pierre Gasly finis P6 di belakang Leclerc di P5.
Mobil Red Bull RB15, bermesin Honda, yang dikendarainya juga mencetak waktu putaran tercepat di balapan sehingga pebalap asal Prancis itu mendapat tambahan satu poin.

Daniel Ricciardo memetik hasil positif dengan Renault kali ini dan meraih poin pertamanya setelah hasil buruk di dua balapan pertama musim ini.

Sergio Perez (Racing Point) dan Kimi Raikkonen (Alfa Romeo) finis P8 dan P9.

Pebalap Toro Rosso Alexander Albon tampil impresif di balapan kali ini dan melengkapi peringkat 10 besar. Setelah mengalami kecelakaan hebat di sesi latihan dan melewatkan babak kualifikasi, pebalap asal Thailand itu finis P10 dan mengemas satu poin setelah mengawali balapan dari posisi paling belakang, itu pun dari pit stop.

Baca juga: Ferrari gunakan komponen spesifikasi lama di GP China

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Hasil GP China, Hamilton juara seri ke-1.000, Mercedes cetak hat-trick

Jakarta (ANTARA) – Tim Mercedes-AMG F1 meraih hat-trick podium 1-2 di balapan Formula 1 musim ini setelah tampil dominan di Sirkuit Internasional Shanghai, China, pada Minggu.

Lewis Hamilton menjuarai balapan Formula 1 ke-1.000 itu dengan finis 6,552 detik dari rekan satu timnya, Valtteri Bottas, demikian laman resmi Formula 1 pada Minggu.

Hasil GP China itu merupakan kemenangan ke-75 kali di karir balap Hamilton, yang mengawali balapan dari P2.

“Mencetak finis 1-2 bersama itu sangat spesial di Grand Prix ke-1.000. Waktu start lah di mana aku bisa membuat perbedaan dan setelah itu ini seperti suatu sejarah,” kata Hamilton seperti dikutip Reuters.

Pebalap asal Inggris itu kini terpaut 16 kemenangan dari rekor kemenangan terbanyak yang masih dipegang Michael Schumacher, yaitu 91 kali.

Belum ada pemenang yang mengawali balapan dari pole position musim ini. Bottas, yang menjuarai GP Australia pun kasusnya sama, meraih juara dari P2.

“Aku kira aku kecolongan di start. Mobil terasa OK dan selain itu kecepatannya serupa,” kata Bottas.

Namun ketika menguntit di belakang mobil Hamilton, Bottas tidak bisa mengejarnya.

“Sangat disayangkan ketika start, aku mendapati ban spin ketika melaju dari garis putih” kata pebalap Finlandia itu.

Bottas, yang gagal memaksimalkan posisi start terdepan, harus tergeser dari posisi puncak klasemen pebalap ke peringkat dua dengan defisit enam poin dari Hamilton.

Balapan Grand Prix ke-1.000 ini menjadi pertarungan batin antara dua pebalap Ferrari.

Charles Leclerc, yang sempat unggul di posisi tiga, tidak terlalu senang ketika harus mematuhi perintah tim untuk memberi jalan Sebastian Vettel yang tertahan di belakang mobilnya pada lap 11.

Walaupun diuntungkan team order, Vettel seakan tak punya jawaban atas kecepatan dua pebalap Mercedes yang berada jauh di depan. Baik Mercedes maupun Ferrari menerapkan strategi dua pitstop dengan ban kompon hard dan medium.

Pebalap asal Jerman itu harus cukup puas berbagi podium dengan dua pebalap Mercedes setelah finis di peringkat ketiga dengan selisih 13,744 detik dari juara lomba.

“Aku senang berada di podium… tapi balapan sulit karena kami mencoba untuk menempel mereka tapi kami tidak bisa,” kata Vettel. Pebalap tim Mercedes-AMG F1 Lewis Hamilton (dua dari kanan) melakukan selebrasi setelah menjuarai GP China di Sirkuit Internasional Shangai, China, Minggu (14/4) bersama rekan satu tim, Valtteri Bottas (kiri) sebagai runner-up, mekanik performa Mercedes Marcus Dudley (dua dari kiri), dan pebalap Ferarri Sebastian Vettel di peringkat ketiga (kanan). Reuters/Thomas Peter

Max Verstappen, yang memberi ancaman kepada duo Ferrari, finis di peringkat empat untuk Red Bull usai melakukan upaya undercut dengan masuk pitstop lebih awal.

Sementara itu rekan satu tim Verstappen, Pierre Gasly dengan menerapkan strategi tiga kali pitstop finis P6 di belakang Leclerc di P5.

Mobil Red Bull RB15, bermesin Honda dan berkompon ban lunak yang dikendarainya juga mencetak waktu putaran tercepat di akhir balapan sehingga pebalap asal Prancis itu mendapat tambahan satu poin.

Daniel Ricciardo memetik hasil positif dengan Renault kali ini dan meraih poin pertamanya setelah hasil buruk di Australia dan Bahrain.

Sergio Perez (Racing Point) dan Kimi Raikkonen (Alfa Romeo) finis P8 dan P9.

Pebalap Toro Rosso Alexander Albon tampil impresif di balapan kali ini dan melengkapi peringkat 10 besar.

Setelah mengalami kecelakaan hebat di sesi latihan dan melewatkan babak kualifikasi, pebalap asal Thailand itu finis P10 dan mengemas satu poin setelah mengawali balapan dari posisi paling belakang, itu pun dari pitstop.

Tiga pebalap, Nico Hulkenberg (Renault), Lando Norris (McLaren), dan Daniil Kvyat (Toro Rosso) tidak menyelesaikan balapan karena mengalami masalah dengan mobil mereka di tengah lomba.

Norris, dan rekan satu timnya Carlos Sainz Jr sempat terlibat senggolan dengan mobil Kvyat di awal lomba yang menyebabkan Virtual Safety Car diberlakukan di lap-lap awal.

Hasil balapan GP China, Minggu
1. Lewis Hamilton GBR Mercedes AMG Petronas Motorsport 56 lap
2. Valtteri Bottas FIN Mercedes AMG Petronas Motorsport + 6.552 detik
3. Sebastian Vettel GER Scuderia Ferrari + 13.744 detik
4. Max Verstappen NED Aston Martin Red Bull Racing Honda + 27.627 detik
5. Charles Leclerc MON Scuderia Ferrari + 31.276 detik
6. Pierre Gasly FRA Aston Martin Red Bull Racing Honda + 89.307 detik
7. Daniel Ricciardo AUS Renault F1 Team + 1 lap
8. Sergio Perez MEX SportPesa Racing Point F1 Team + 1 lap
9. Kimi Raikkonen ITA Alfa Romeo Racing + 1 lap
10. Alexander Albon THA Red Bull Toro Rosso Honda + 1 lap
11. Romain Grosjean FRA Rich Energy Haas F1 Team + 1 lap
12. Lance Stroll CAN SportPesa Racing Point F1 Team + 1 lap
13. Kevin Magnussen DEN Rich Energy Haas F1 Team + 1 lap
14. Carlos Sainz ESP McLaren F1 Team + 1 lap
15. Antonio Giovinazzi ITA Alfa Romeo Racing + 1 lap
16. George Russell GBR ROKiT Williams Racing + 2 laps
17. Robert Kubica POL ROKiT Williams Racing + 2 laps

Tidak menyelesaikan balapan:
Lando Norris GBR McLaren F1 Team
Daniil Kvyat RUS Red Bull Toro Rosso Honda
Nico Hulkenberg GER Renault F1 Team

Klasemen pebalap hingga GP China
1 Lewis Hamilton GBR Mercedes 68 (poin)
2 Valtteri Bottas FIN Mercedes 62
3 Max Verstappen NED Red Bull Racing Honda 39
4 Sebastian Vettel GER Ferrari 37
5 Charles Leclerc MON Ferrari 36
6 Pierre Gasly FRA Red Bull Racing Honda 13
7 Kimi Räikkönen FIN Alfa Romeo Racing Ferrari 12
8 Lando Norris GBR McLaren Renault 8
9 Kevin Magnussen DEN Haas Ferrari 8
10 Nico Hulkenberg GER Renault 6
11 Daniel Ricciardo AUS Renault 6
12 Sergio Perez MEX Racing Point BWT Mercedes 5
13 Alexander Albon THA Scuderia Toro Rosso Honda 3
14 Lance Stroll CAN Racing Point BWT Mercedes 2
15 Daniil Kvyat RUS Scuderia Toro Rosso Honda 1
16 Antonio Giovinazzi ITA Alfa Romeo Racing Ferrari 0
17 Romain Grosjean FRA Haas Ferrari 0
18 Carlos Sainz ESP McLaren Renault 0
19 George Russell GBR Williams Mercedes 0
20 Robert Kubica POL Williams Mercedes 0

Baca juga: Hamilton juarai balapan Formula 1 ke-1.000

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bagus Saputra kembali harus akui keunggulan pebalap Jepang

Jakarta (ANTARA) – Pebalap BMX Indonesia I Gusti Bagus Saputra kembali harus mengakui keunggulan pebalap Jepang pada dua kejuaraan yaitu Asian BMX Cycling Championship (ACC) 2019 dan Malaysia BMX C1 Internasional di Nilai, Malaysia yang berakhir Minggu.

Jika pada Asian BMX Cycling Championship (ACC) 2019 menyerah dari Jukia Yoshimura dan harus puas di posisi dua, untuk C1 Internasional menyerah dari Daiki Ikeda dan Bagus Saputra posisinya melorot di posisi tiga. Untuk posisi dua diambil pebalap Filipina, Daniel Patrick Caluag.

“Hari ini kita hanya bisa menempatkan satu pebalap nasional saja di podium yaitu Bagus Saputra. Yang kami sayangkan Rio Akbar dan Toni Syarifudin gagal masuk final,” kata pelatih kepala timnas balap sepeda Indonesia Dadang Haries Poernomo saat dikonfirmasi dari Jakarta.

Pada Malaysia BMX C1 Internasional, Bagus Saputra membukukan catatan waktu 30.878 detik. Sedangkan peringkat pertama Daiki Ikeda membukukan waktu 29.417 detik dan Daniel Patrick Caluag dengan catatan waktu 29.969 detik.

Menurut Dadang, dua pebalap timnas yaitu Rio Akbar dan Toni Syarifudin sebenarnya tampil gemilang dengan memimpin pada awal semifinal. Namun, pada berm terakhir Rio Akbar melakukan kesalahan dan membuat pebalap asal Jawa Barat itu terjatuh. Toni yang berada di belakangnya langsung menabrak.

“Itu yang kami sayangkan. Jika keduanya masuk final maka target 100 poin di C1 intenasional bisa diraih. Khusus hari ini kita hanya mendapatkan 68 poin saja,” kata Dadang menambahkan.

Untuk sektor putri, pebalap Wiji Lestari juga belum mampu menyumbangkan hasil terbaik. Pada balapan C1 internasional, pebalap asal Blitar Jawa Timur ini harus puas berada di posisi enam dengan catatan waktu 35.586 detik.

Untuk nomor women elite ini, peringkat pertama direbut oleh pebalap Yan Lu dengan catatan waktu 32.563 detik disusul rekan satu timnya Na Peng dengan waktu 33.128 detik dan peringkat tiga diduduki Yunyun Liu dengan waktu 33.693 detik yang ketiganya berasal dari China.

Meski demikian, Dadang mengaku sangat mengapreasi perjuangan Bagus Saputra dan kawan-kawan karena hasil di Malaysia ini akan dijadikan bekal untuk menambah poin Olimpiade 2020.

Baca juga: Bagus Saputra harus puas diperingkat dua ACC BMX Malaysia

Baca juga: Timnas BMX bertolak ke Malaysia untuk pertahankan prestasi Asia

Baca juga: Profil singkat pebalap timnas BMX untuk kejuaraan Asia

Pewarta: Bayu Kuncahyo
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ini kunci kemenangan Hamilton di GP China

Jakarta (ANTARA) – Lewis Hamilton mengatakan kunci kemenangannya di balapan GP China pada Minggu adalah mengubah gaya membalap di belakang kemudi mobil Mercedes W10.

Sebelum menjuarai balapan seri ke-1.000 dalam kalender Formula 1 di Sirkuit Internasional Shanghai, China, pebalap asal Inggris itu sempat kewalahan mengendalikan mobilnya untuk mencetak waktu sebaik mungkin pada sesi latihan bebas pada Jumat.

“Sepanjang akhir pekan ini, mobil ini tidak suka dengan cara membalapku di trek ini,” kata Hamilton seperti dikutip oleh laman resmi Formula 1 pada Minggu.

Juara dunia F1 lima kali itu mengaku selalu menggunakan gaya membalap yang agresif di Shanghai dan itu berhasil dengan baik dengan raihan lima gelar juara di sana hingga 2017.

Namun pada 2018, dia gagal naik podium setelah hanya finis di peringkat empat, sementara rekan satu timnya, Valtteri Bottas finis runner-up.

“Dan kemudian aku menggunakan (gaya) itu di dua tahun terakhir namun ban dan mobil tidak mau menyesuaikannya dan aku sepertinya kehilangan banyak performa.”

“Aku harus lebih dinamis untuk mengubah gaya alami membalapku, berganti ke cara lain. Aku berhasil menemukannya di akhir kualifikasi, dan ketika di balapan, gayaku sedikit kembali ke gaya normal membalapku, jadi ketika memimpin aku bisa mempertahankan posisi dan melakukan tugasku,” kata Hamilton yang meraih gelar juara ke-75 sepanjang karirnya itu.

Hamilton meraih gelar juara keenam kalinya di Shanghai setelah mengungguli Bottas di peringkat dua. Dengan itu Mercedes mencetak hat-trick finis 1-2 di tiga balapan pertama F1 musim ini.

Melihat tiga kemenangan Mercedes di awal musim, Hamilton menolak jemawa.

“Aku merasa kami sebagai tim yang dominan… aku kira proses secara keseluruhan kami solid, platformnya, pitstop, performa di kualifikasi, bekerja dengan tingkat sangat tinggi, 90 persen,” ungkapnya.

Hamilton kini berada di puncak klasemen pebalap menggeser Bottas ke peringkat dua dengan jarak enam poin.

Mercedes pun kokoh di puncak klasemen konstruktor dengan 130 poin, sementara Ferrari di tempat kedua dengan margin 57 poin.

Baca juga: Hasil GP China, Hamilton juara seri ke-1.000, Mercedes cetak hat-trick

Baca juga: Hamilton juarai balapan Formula 1 ke-1.000

Baca juga: Bottas ungguli Hamilton 0,023 detik untuk “pole position” GP China

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

BMX Indonesia buka peluang lolos ke Olimpiade Tokyo

Jakarta (ANTARA) – Pebalap timnas BMX Indonesia membuka peluang lolos Olimpiade 2020 di Tokyo, Jepang setelah hingga balapan Malaysia BMX C1 Internasional di Nilai, Malaysia, Minggu, I Gusti Bagus Saputra dan kawan-kawan mampu mengumpulkan 392 poin.

“Kalau melihat dari poin, saat ini kalau tanpa ada fluktuatif tim-tim lain, Indonesia telah memasuki urutan sekitar 15-16 rangking dunia,” kata pelatih kepala timnas balap sepeda Indonesia Dadang Haries Poernomo saat dikonfirmasi dari Jakarta.

Menurut dia, untuk bisa lolos ke kejuaraan terbesar di dunia itu, Indonesia harus bisa berada di posisi 12 sampai 14 dunia. Dengan posisi yang ada saat ini, ia menilai peluang Indonesia untuk lolos ke Olimpiade Tokyo cukup besar.

Terkait raihan poin saat ini, kata Dadang, poin tersebut diperoleh dari Asian BMX Cycling Championship (ACC) 2019 sebesar 215 poin. Saat itu dua pebalap timnas yaitu Bagus Saputra naik podium dua dan Rio Akbar berada di podium ketiga.

Berikutnya dari Malaysia BMX C1 Internasional sebanyak 68 poin. Pada kejuaraan yang lokasinya satu tempat dengan Asian BMX Cycling Championship (ACC) 2019 itu, Indonesia menempatkan Bagus Saputra di posisi tiga. Untuk 109 poin sisanya adalah poin yang ada sebelumnya.

“Pada Malaysia BMX C1 Internasional awalnya kami targetkan 100 poin, tapi hanya 68 yang didapat. Itu terjadi karena Rio Akbar dan Toni Syarifudin gagal masuk final,” kata Dadang menambahkan.

Rio Akbar dan Toni Syarifudin, kata Dadang, sebenarnya tampil gemilang dengan memimpin pada awal semifinal. Namun, pada “berm” terakhir Rio Akbar melakukan kesalahan dan membuat pebalap asal Jawa Barat itu terjatuh. Toni yang berada di belakangnya langsung menabrak dan keduanya gagal masuk final.

Untuk mengejar peringkat dan lolos ke Olimpiade, mantan pebalap BMX nasional itu menjelaskan jika pebalap Indonesia harus memaksimalkan balapan C1 internasional yang masih ada.

“Masih ada tujuh kejuaraan C1 internasional yang akan diikuti tahun ini. Kita harus maksimalkan. Kesempatan kita untuk lolos ke Olimpiade memang cukup besar,” kata Dadang menegaskan.

Kejuaraan C1 yang bakal diikuti pebalap BMX Indonesia, kata Dadang terdiri atas satu round di Korea Selatan, dua round di Thailand, dua round di Banyuwangi dan dua round di China.

Baca juga: Bagus Saputra kembali harus akui keunggulan pebalap Jepang

Baca juga: Bagus Saputra harus puas diperingkat dua ACC BMX Malaysia

Pewarta: Bayu Kuncahyo
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tampil impresif usai kecelakaan, Albon persembahkan poin untuk tim

Jakarta (ANTARA) – Pebalap tim Toro Rosso Alexander Albon mempersembahkan poin yang ia raih di balapan GP China untuk tim mekaniknya yang telah membantunya melewati pekan yang cukup berat di Sirkuit Internasional Shanghai.

Setelah mengalami kecelakaan hebat di sesi latihan pada Sabtu sehingga melewatkan babak kualifikasi, pebalap asal Thailand itu finis P10 dan mengemas satu poin setelah mengawali balapan dari posisi paling belakang, itu pun dari pitstop, karena menggunakan sasis mobil baru.

“Aku sangat senang. Aku rasa aku harus sangat berterima kasih kepada tim, karena setelah FP3 semuanya tampak suram, seperti itu, dan aku sedikit terpukul,” kata Albon seperti dikutip laman resmi Formula 1 pada Minggu.

Albon memuji kerja keras timnya yang dengan cekatan mengganti sasis mobil yang telah hancur dalam semalam. “Jadi poin ini untuk mereka. Poin ini sangat pantas diraih.” Petugas mengevakuasi mobil Toro Rosso milik pebalap Alexander Albon yang mengalami kecelakaan di sesi latihan bebas GP China, Sirkuit Internasional Shanghai, Sabtu (13/4) Reuters/Aly Song
Putaran terakhir cukup menegangkan bagi rekan satu tim Daniil Kvyat itu karena pebalap Haas Romain Grosjean, dengan ban yang lebih baru, menguntit di belakangnya.

Albon yang menggunakan strategi satu kali pitstop itu mampu menjaga dengan baik ban hard yang dia pakai serta melintasi garis finis untuk meraup poin terakhir yang tersisa di balapan hari itu.

Selain itu, Dia juga mendapatkan suara terbanyak dalam voting Driver of the Day dari para penggemar F1 berkat penampilan gemilangnya.

Hingga balapan ketiga, Albon telah mengemas total tiga poin, dua di antaranya diraih di Bahrain. Sementara Kvyat baru mengantongi satu poin.

Baca juga: Bottas kembali tercepat, Albon alami kecelakaan di FP3 GP China

Baca juga: Ini kunci kemenangan Hamilton di GP China

Baca juga: Hasil GP China, Hamilton juara seri ke-1.000, Mercedes cetak hat-trick

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Binotto bela keputusan “team order” Ferrari

Jakarta (ANTARA) – Kepala tim Scuderia Ferrari Mattia Binotto membela keputusan timnya dalam melakukan team order untuk membantu salah satu pebalapnya, Sebastian Vettel, di balapan GP China, Minggu.

Rekan satu tim Vettel, Charles Leclerc membuat start yang bagus hingga naik satu posisi ke P3, Vettel tidak jauh di belakangnya.

“Tentunya sulit bagi tim untuk memberikan team order karena kami memahami para pebalap, mereka butuh bertarung, untuk berada sejauh yang dia bisa di depan,” kata Binotto seperti dikutip Reuters, Minggu.

Team order adalah istilah yang digunakan untuk perintah dari pimpinan tim kepada salah satu pebalapnya agar mengalah untuk berbagai tujuan, terutama untuk menjaga peluang meraih poin maksimal.

Leclerc harus mematuhi perintah tim di lap ke-11 untuk memberikan jalan bagi Vettel sebagai salah satu upaya tim mengejar dua pebalap Mercedes, Lewis Hamilton dan Valtteri Bottas, yang berada di depan.

Baca juga: Vettel masih prioritas namun Ferrari juga luwes terhadap Leclerc

Namun, sayangnya team order itu gagal untuk mengejar dua pebalap Mercedes, yang mencetak hat-trick finis 1-2 musim ini, sementara Vettel finis di P3.

“Kami mencoba semua yang kami bisa untuk tidak kehilangan waktu terhadap Mercedes di depan dan itu salah satu peluang yang kami miliki saat itu,” kata Binotto yang menggantikan Maurizio Arrivabene sebagai kepala tim tahun ini.

Binotto pun mengakui strateginya tidak berjalan dengan baik.

“Aku rasa tepat memberi kesempatan untuk Seb dan aku kira sebagai tim kami melakukan apa pun yang bisa kami lakukan.”

Keputusan itu berdampak kepada Leclerc, pebalap berusia 21 tahun asal Monako, yang sebelumnya terenggut peluangnya meraih juara di Bahrain karena kerusakan mesin di 10 lap terakhir.

“Sedikit membuat frustasi,” kata Leclerc, yang meraih pole position pertamanya bersama Ferrari di Bahrain.

“Tapi di sisi lain, aku sangat sadar jika berada di dalam mobil kalian tidak bisa melihat gambaran sepenuhnya dari balapan. Jadi aku terima saja, lakukan itu dan fokus di balapan,” ungkap Leclerc.

Binotto pun memaklumi kekecewaan sang pebalap muda itu.

Baca juga: Ferrari gunakan komponen spesifikasi lama di GP China

“Jika Charles kecewa, dia berhak untuk kecewa. Kami harus menerimanya, sayang bagi dia dan mungkin lain kali (team order diberikan) untuk keuntungannya,” kata Binotto.

Vettel, yang duduk di samping Binotto dan Leclerc, juga membela dan menyatakan keputusan itu semata-mata untuk kepentingan tim.

“Charles sadar itu, dan aku juga menyadari jika kami membalap untuk tim… tidak pernah menyenangkan mendapati hal ini tapi apa yang terjadi maka terjadi lah,” kata Vettel.

Hingga balapan seri ketiga musim ini, Vettel bercokol di peringkat empat klasemen pebalap dengan 37 poin, unggul 1 poin dari Leclerc, dan terpaut 31 poin dari Lewis Hamilton di puncak.

Baca juga: Ini kunci kemenangan Hamilton di GP China
 

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tantang Mercedes, Vettel sebut P3 tawarkan Ferrari sejumlah opsi

Mereka sangat cepat di tikungan

Jakarta (ANTARA) – Pebalap Ferrari Sebastian Vettel usai mengunci posisi start ketiga di GP China pada Sabtu yakin jika balapan besok akan menjadi peluang bagus bagi tim untuk memberikan perlawanan terbaiknya kepada tim rival, Mercedes.

Power unit Ferrari V6 turbo-hybrid telah menunjukkan kekuatannya di musim 2019, terutama di Bahrain dan di China akhir pekan ini di mana mereka diuntungkan dengan karakter sirkuit dengan trek lurus yang panjang, lebih dari satu kilometer.

Namun Valterri Bottas dan Lewis Hamilton mampu mengimbangi kekuatan Ferrari di trek lurus itu dengan mobil Mercedes mereka. “Mereka sangat cepat di tikungan,” kata Vettel seperti dikutip laman resmi Formula 1, Sabtu.

“Bagi kami, ketika kami mendekat, kami memiliki keunggulan di lintasan lurus, jadi mungkin kami bisa lakukan sesuatu di sana. Balapan nanti panjang, besok akan jadi hari yang bagus,” kata juara dunia empat kali itu.

Bottas dan Hamilton mengunci posisi start 1-2 untuk Mercedes dengan unggul sekitar 0,3 detik dari Vettel dan rekan satu timnya, Charles Leclerc.

“Kami mempunyai sesi yang bagus, mungkin bisa lebih baik lagi… penting untuk diingat jika kami tidak bisa mengalahkan mereka jika berada tepat di belakang mereka. Jadi ini memberikan kami beberapa opsi untuk besok,” kata Vettel, yang saat ini berada di peringkat lima klasemen pebalap, terpaut 22 poin dari Bottas di puncak.

Vettel memperbaiki catatan waktunya di menit-menit terakhir kualifikasi untuk naik dari peringkat empat ke peringkat tiga, menggeser Max Verstappen dari tim Red Bull.

Di akhir Q3, trek cukup padat dengan pebalap yang ingin memanfaatkan waktu terakhir untuk memperbaiki waktunya.

Para pebalap yang berada di rombongan belakang harus finis sebelum waktu habis jika ingin putarannya dihitung.

Menyadari hal itu, Vettel menyalip Verstappen dari luar tikungan untuk memastikan waktu putarannya tidak terhambat pebalap yang berada di depannya itu.

“Aku lega bisa melakukan upaya terakhir,” kata Vettel. “Aku kehabisan waktu, bergegas dan meyakinkan jika aku melintasi garis tepat waktu.”

Verstappen, yang dipecundangi dua pebalap Ferrari untuk start dari P5 itu, tidak terlalu senang dengan hal itu dan merasa dirugikan ketika kualifikasi.

“Kami hanya mencoba mengikuti pebalap Ferrari yang berada di depan dan berusaha bersikap baik. Aku bisa saja menyalipnya tapi itu bukan lah hal yang biasa kalian lakukan di kualifikasi,” kata Vettel.

“Seperti aturan tak tertulis jika kalian harus terima jika kalian berada di sektor terakhir, kalian tetap berada di belakang yang lain. Dan aku bersikap baik, berada di belakang Charles… dan tiba-tiba, di luar tikungan, mereka mulai menyalipmu.”

“Itu tidak bagus tapi aku akan ingat itu dan di kualifikasi selanjutnya, jika itu terjadi, aku akan tahu apa yang harus kulakukan,” kata Verstappen.

Dua pebalap Red Bull, Verstappen dan Pierre Gasly mengunci posisi start di grid ketiga setelah hasil kualifikasi.

Kepala tim Red Bull Christian Horner menyayangkan hal itu. “Bisa jadi kesempatan bagus untuk mencoba dan memperbaiki di sana. Kami seharusnya bisa berada di baris kedua hari ini.”

“Ini berarti kami harus membalap lebih keras besok,” kata Horner.

Baca juga: Vettel masih prioritas namun Ferrari juga luwes terhadap Leclerc

Baca juga: Ferrari gunakan komponen spesifikasi lama di GP China

Baca juga: Bottas ungguli Vettel di FP2 GP China

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bottas ungguli Hamilton 0,023 detik untuk “pole position” GP China

Jakarta (ANTARA) – Valtteri Bottas merebut pole position GP China untuk Mercedes usai menjadi yang tercepat pada babak kualifikasi di Sirkuit Internasional Shanghai, China, Sabtu.

Pemuncak klasemen pebalap sementara itu mencetak waktu 1 menit 31,547 detik untuk mengungguli rekan satu timnya, Lewis Hamilton yang akan start dari P2 dengan selisih tipis 0,023 detik, demikian laman resmi Formula 1 pada Sabtu.

“Akhir pekan yang bagus sejauh ini, start dari pole. Lap-nya OK, tidak seperti yang aku inginkan tapi untungnya cukup bagus untuk pole. Mobil saya terasa bagus akhir pekan ini,” kata Bottas.

Sementara itu, Hamilton memuji penampilan Bottas yang kuat akhir pekan ini di China.

“Valtteri luar biasa sepanjang akhir pekan ini… Banyak waktu tersisa, tapi saya akan coba dan meraihnya besok,” kata Hamilton.

Baca juga: Jelang GP China, Bottas ingin tegaskan dominasinya di puncak

Kedua pebalap Ferrari, Sebastian Vettel dan Charles Leclerc membayangi duo Mercedes di P3 dan P4 dengan selisih waktu kualifikasi sekitar 0,3 detik. Kecepatan mobil SF90 Ferrari di lintasan lurus nampaknya belum cukup untuk mengimbangi performa rival mereka.

“Saya cukup senang karena saya berhasil di usaha terakhir karena waktunya cukup ketat,” kata Vettel.

Sedangkan Red Bull berharap akan memberikan perlawanan di papan atas setelah mengunci tempat di grid ketiga start oleh dua pebalap mereka Max Verstappen (P5) dan Pierre Gasly (P6).

Baca juga: Hamilton nantikan ancaman dari Red Bull di GP China

Sementara Renault menunjukkan performa impresif di papan tengah. Kedua pebalap mereka Daniel Ricciardo dan Nico Hulkenberg, mampu lolos hingga babak kualifikasi terakhir Q3 dan mengunci P7 dan P8 diikuti oleh dua pebalap Haas, Kevin Magnussen (P9) dan Romain Grosjean (P10).

Waktu putaran Hulkenberg di akhir Q2 menyingkirkan Daniil Kvyat (Toro Rosso) di P11, yang unggul satu posisi dari Sergio Perez (Racing Point) di P12.

Rekor Kimi Raikkonen selam 53 kali berturut-turut lolos di Q3, sejak GP Hungaria 2016, berakhir setelah pebalap Alfa Romeo itu hanya mampu finis P13.

Kemudian McLaren, yang tampil impresif di Bahrain, terlempar dari peringkat 10 besar. Carlos Sainz Jr dan Lando Norris harus puas di P14 dan P15.

Lance Stroll (Racing Point) belum mampu membuat peningkatan dengan mobilnya dan kembali tidak lolos Q1 untuk start di P16 setelah dua pebalap Williams, George Russel (P17) dan Robert Kubica (P18).

Sementara pebalap Alfa Romeo, Antonio Giovinazzi, mengalami kendala dengan power unit mobilnya sehingga melewatkan sesi kualifikasi Q1. Pun demikian, Alexander Albon tidak turun di babak kualifikasi setelah mobilnya rusak parah karena kecelakaan di sesi latihan bebas FP3 pada pagi harinya.

Hasil babak kualifikasi GP China, Sabtu:
1. Valtteri Bottas FIN Mercedes AMG Petronas Motorsport 1 menit 31.547 detik
2. Lewis Hamilton GBR Mercedes AMG Petronas Motorsport + 0.023 detik
3. Sebastian Vettel GER Scuderia Ferrari + 0.301 detik
4. Charles Leclerc MON Scuderia Ferrari + 0.318 detik
5. Max Verstappen NED Aston Martin Red Bull Racing Honda + 0.542 detik
6. Pierre Gasly FRA Aston Martin Red Bull Racing Honda + 1.383 detik
7. Daniel Ricciardo AUS Renault F1 Team + 1.411 detik
8. Nico Hulkenberg GER Renault F1 Team + 1.415 detik
9. Kevin Magnussen DEN Rich Energy Haas F1 Team tak ada catatan waktu
10. Romain Grosjean FRA Rich Energy Haas F1 Team tak ada catatan waktu
— Q2 WAKTU TERCEPAT: 1 menit 31.637 detik
11. Daniil Kvyat RUS Red Bull Toro Rosso Honda + 1.599 detik
12. Sergio Perez MEX SportPesa Racing Point F1 Team + 1.662 detik
13. Kimi Raikkonen ITA Alfa Romeo Racing + 1.782 detik
14. Carlos Sainz ESP McLaren F1 Team + 1.886 detik
15. Lando Norris GBR McLaren F1 Team + 2.330 detik
— Q1 WAKTU TERCEPAT: 1 menit 32.658 detik —
16. Lance Stroll CAN SportPesa Racing Point F1 Team + 1.634 detik
17. George Russell GBR ROKiT Williams Racing + 2.595 detik
18. Robert Kubica POL ROKiT Williams Racing + 2.623 detik
19. Antonio Giovinazzi ITA Alfa Romeo Racing tak ada catatan waktu
20. Alexander Albon THA Red Bull Toro Rosso Honda tak ada catatan waktu

Baca juga: Vettel masih prioritas namun Ferrari juga luwes terhadap Leclerc
Baca juga: Ferrari gunakan komponen spesifikasi lama di GP China

 

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bagus Saputra harus puas diperingkat dua ACC BMX Malaysia

Jakarta (ANTARA) – Timnas BMX Indonesia telah menyelesaikan balapan Asian BMX Cycling Championship (ACC) 2019 di kompleks Velodrome Nasional, Nilai, Negeri Sembilan, Malaysia, Sabtu, dan pebalap I Gusti Bagus Saputra harus puas berada diperingkat dua pada nomor men elite.

“Hasil ini tentunya sangat bagus untuk perolehan poin kualifikasi Olimpade 2020, meskipun harapan kami dapat mempertahankan gelar di men elite meleset,” kata manajer timnas balap sepeda Indonesia, Budi Saputra saat dikonfirmasi dari Jakarta, Sabtu.

Baca juga: Pebalap Jepang dan Thailand jadi ancaman timnas di ACC 2019

Berdasarkan data yang dihimpun media di Jakarta, untuk posisi pertama kelas men elite ini direbut oleh pebalap asal Jepang, Jukia Yoshimura dan posisi tiga direbut pebalap Indonesia lainnya yang juga sang juara bertahan, Rio Akbar.

“Saya sangat mengapresiasi kepada tim pelatih atas kerja kerasnya yang mempersiapkan tim dalam waktu satu bulan,” kata Budi manambahkan.

Menyodoknya pebalap Jepang ini memang sudah diprediksi sebelumnya. Apalagi pada kejuaraan tahunan ini menurunkan empat pebalap terbaiknya. Begitu juga dengan Indonesia yang menurunkan empat pebalap terbaiknya.

Hanya saja dua diantaranya, yaitu pebalap senior Toni Syarifudin harus puas berada di posisi 11 dan pebalap yang baru naik ke senior Fasya Ahsana Rifki hanya berada di posisi 13 dari 17 pebalap yang turun pada kejuaraan bergengsi ini.

Hasil kurang memuaskan terjadi di sektor putri. Wiji Lestari yang turun sendirian harus puas berada di posisi enam. Untuk posisi pertama direbut pebalap Jepang, Kanami Tanno disusul Yan Lu dan Na Peng yang keduanya berasal dari China.

“Kita sangat mengapresia perjuangan semua pebalap. Setelah ini kami akan melakukan evaluasi untuk menghadapi kejuaraan berikutnya,” kata Budi..

Setelah menyelesaikan Asian BMX Cycling Championship (ACC) 2019, di tempat yang sama Minggu (14/4), semua pebalap akan kembali bersaing pada kejuaraan C1 internasional.

Pewarta: Bayu Kuncahyo
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bottas kembali tercepat, Albon alami kecelakaan di FP3 GP China

Jakarta (ANTARA) –
Pebalap Mercedes-AMG F1 Valtteri Bottas kembali menjadi yang tercepat di sesi latihan bebas GP China pada Sabtu.

Pemuncak klasemen pebalap sementara itu mencatatkan waktu tercepat di FP3 1 menit 32,830 detik untuk mengungguli dua pebalap Ferrari, Sebastian Vettel dan Charles Leclerc, demikian laman resmi Formula 1.
Baca juga: Bottas ungguli Vettel di FP2 GP China

Vettel terpaut 0,392 detik dari pebalap asal Finlandia itu, sementara rekan satu timnya, Leclerc tidak jauh di tempat ketiga dengan selisih 0,418 detik.

Sementara itu, Lewis Hamilton masih belum menemukan kecepatan mobil Mercedes W10 yang ia kendarai di Sirkuit Internasional Shanghai, China, dan hanya mampu berada di peringkat empat dengan selisih 0,859 detik dari Bottas.

Nico Hulkenberg (Renault) tampil impresif menguntit di peringkat lima, setelah sebelumnya di FP2 dia mengungguli Kimi Raikkonen di P6 untuk Alfa Romeo.

Max Verstappen harus berharap mobil Red Bull RB15 bermesin Honda mampu mencatatkan waktu lebih baik di babak kualifikasi setelah hanya mampu berada di tempat ketujuh tercepat, terlampau 1,617 detik lebih lambat dari pemuncak sesi latihan.

Rekan satu tim Verstappen, Pierre Gasly belum mampu menembus peringkat 10 besar dan tercecer di P15.

Pebalap Toro Rosso Alexander Albon mengalami kecelakaan setelah kehilangan kendali mobilnya di tikungan terakhir hingga menabrak pembatas. Insiden itu menyudahi lebih awal sesi FP3 hari itu.

Walaupun mobil STR14nya rusak parah, pebalap asal Thailand itu keluar dari mobil dan mampu berjalan menjauhi tempat kejadian.

Albon memiliki waktu tercepat kesembilan, diikuti oleh rekan satu timnya Daniil Kvyat di peringkat 10 besar.

Pebalap McLaren Carlos Sainz mengungguli duo pebalap Toro Rosso itu di peringkat delapan.

Hasil FP3 GP China, Sabtu:
1. Valtteri Bottas FIN Mercedes AMG Petronas Motorsport 1 menit32,830 detik
2. Sebastian Vettel GER Scuderia Ferrari + 0,392 detik
3. Lewis Hamilton GBR Mercedes AMG Petronas Motorsport + 0,418 detik
4. Charles Leclerc MON Scuderia Ferrari + 0,859 detik
5. Nico Hulkenberg GER Renault F1 Team + 1,144 detik
6. Kimi Raikkonen ITA Alfa Romeo Racing + 1,416 detik
7. Max Verstappen NED Aston Martin Red Bull Racing Honda + 1,617 detik
8. Carlos Sainz ESP McLaren F1 Team + 1,680 detik
9. Alexander Albon THA Red Bull Toro Rosso Honda + 1,770 detik
10. Daniil Kvyat RUS Red Bull Toro Rosso Honda + 1,953 detik
11. Lando Norris GBR McLaren F1 Team + 2,108 detik
12. Sergio Perez MEX SportPesa Racing Point F1 Team + 2,248 detik
13. Daniel Ricciardo AUS Renault F1 Team + 2,312 detik
14. Lance Stroll CAN SportPesa Racing Point F1 Team + 2,393 detik
15. Pierre Gasly FRA Aston Martin Red Bull Racing Honda + 2,496 detik
16. Antonio Giovinazzi ITA Alfa Romeo Racing + 2,896 detik
17. Romain Grosjean FRA Rich Energy Haas F1 Team + 2,941 detik
18. Kevin Magnussen DEN Rich Energy Haas F1 Team + 3,168 detik
19. George Russell GBR ROKiT Williams Racing + 3,294 detik
20. Robert Kubica POL ROKiT Williams Racing + 3,346 detik

Baca juga: Vettel masih prioritas namun Ferrari juga luwes terhadap Leclerc
Baca juga: Ferrari gunakan komponen spesifikasi lama di GP China

 

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Espargaro terkesan dengan performa motor KTM di Austin

Tak disangka hari ini berada di sepuluh besar pada sesi pagi

Jakarta (ANTARA) – Pol Espargaro (Red Bull KTM Factory Racing) terkesan dengan kecepatan motor KTMnya setelah mampu meraih peringkat ketujuh di sesi latihan bebas (FP2) GP Amerika Serikat, Jumat waktu setempat.

Pebalap asal Spanyol itu memperbaiki catatan waktunya dari 2 menit 7,136 detik pada tahun lalu menjadi 2 menit 4,364 detik di Sirkuit Americas, Austin, Texas, di sesi latihan bebas, demikian laman resmi MotoGP pada Sabtu pagi.

Waktu Espargaro itu terpaut 0,507 detik dari pemuncak waktu latihan, Maverick Vinales (Monster Energy Yamaha MotoGP).

“Tak disangka hari ini berada di sepuluh besar pada sesi pagi. Aku lakukan lap-lap yang sangat bagus dan kami juga seperti itu di siang hari di P7,” kata Espargaro.

“Melihat bagaimana tahun lalu di trek ini, kami sangat kesulitan. Kami menyelesaikan hari pertama (latihan) dengan jarak dua setengah detik dan hari ini kami hanya setengah detik dari waktu teratas.”

Dengan prediksi hujan pada Sabtu, sepertinya Espargaro akan langsung lolos ke Q2 dengan perolehan waktunya.

Hasil terbaik KTM di trek kering sementara ini adalah P9, tapi jika Espargaro bisa mempertahankan kecepatannya, dia bisa saja meraih hasil yang lebih baik dari itu.

“Aku terkesan dengan bagaimana kami mengalami peningkatan dan juga jalannya motor. Aku harap hujan besok dan melakukan kualifikasi di Q2, tapi kita lihat besok dan kami akan paksa jika trek kering,” kata pebalap yang meraih podium di Valencia 2018 di kondisi trek basah itu.

Dua pebalap Monster Energy Yamaha MotoGP, Maverick Viñales dan Valentino Rossi memberikan perlawanan yang ketat kepada Marc Marquez (Repsol Honda) di FP2.

Viñales berada di puncak FP2 dengan waktu tercepat 2 menit 3,857 detik, unggul 0,044 detik dari Marquez di tempat kedua.

Valentino Rossi memperbaiki catatan waktunya di sesi kedua latihan hari itu dengan 2 menit 4,003 detik untuk menempel Marquez, yang telah mengantongi enam kali kemenangan di Austin, di peringkat tiga.

Pekan balapan GP Amerika Serikat akan dilanjutkan dengan sesi latihan FP3 dan babak kualifikasi pada Sabtu untuk menentukan posisi start pebalap

Baca juga: Sesi latihan bebas, Rins rasakan peningkatan kecepatan Suzuki

Baca juga: Duo pebalap Yamaha beri perlawanan ke Marquez di FP2

Baca juga: Ditawari jadi pebalap uji KTM, Pedrosa belum ambil putusan

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sesi latihan bebas, Rins rasakan peningkatan kecepatan Suzuki

Kami melakukan revisi dan memperbaiki diri di area ini

Jakarta (ANTARA) – Alex Rins (Suzuki Ecstar) mengatakan jika Suzuki membuat kemajuan dengan kecepatan motornya setelah membawa pebalap asal Spanyol masuk di peringkat sepuluh besar di sesi latihan bebas GP Amerika Serikat, Jumat.

Rins memperbaiki catatan waktunya di FP1 dengan naik sembilan peringkat untuk berada di P6 di sesi latihan bebas FP2, terpaut 0,496 detik dari pemuncak sesi Maverick Vinales.

“Kami lebih baik. Kami melakukan revisi dan memperbaiki diri di area ini,” kata Rins seperti dikutip laman resmi MotoGP, Sabtu pagi.

“Kami berada di posisi yang baik untuk besok. Sepertinya akan hujan di FP3 jadi kami butuh juga menguji di kondisi seperti itu di samping hasil bagus tadi yang kami dapati,” kata Rins, yang start dari P16 di GP Argentina dua pekan lalu itu.

Dalam sesi latihan hari itu, Rins mencoba sejumlah kombinasi ban dan mendapati hasil bagus di trek Sirkuit Americas dengan ban depan kompon keras.

“Tentunya (waktu) di satu putaran kami meningkat banyak tapi kita lihat nanti di kualifikasi,” kata dia.

“Aku merasa bagus, aku merasa kuat. Pagi ini aku membalap bagus. Di akhir, melewatkan sesuatu di menit-menit terakhir tapi bagaimana pun juga di siang ini kami membalap cepat dan aku merasa kuat.”

Dua pebalap Monster Energy Yamaha MotoGP, Maverick Viñales dan Valentino Rossi memberikan perlawanan yang ketat kepada Marc Marquez (Repsol Honda) di FP2.

Viñales berada di puncak FP2 dengan waktu tercepat 2 menit 3,857 detik, unggul 0,044 detik dari Marquez di tempat kedua.

Valentino Rossi memperbaiki catatan waktunya di sesi kedua latihan hari itu dengan 2 menit 4,003 detik untuk menempel Marquez, yang telah mengantongi enam kali kemenangan di Austin, di peringkat tiga.

Di kala Rins melompat naik ke peringkat 10 besar, rekan satu timnya, Joan Mir hanya mampu naik dua peringkat di FP2 ke peringkat 12 dengan selisih 0,994 detik dari pemuncak latihan.

Pekan balapan GP Amerika Serikat akan dilanjutkan dengan sesi latihan FP3 dan babak kualifikasi pada Sabtu untuk menentukan posisi start pebalap

Baca juga: Rins: Suzuki kencang di tikungan tapi masih kalah di lintasan lurus

Baca juga: Duo pebalap Yamaha beri perlawanan ke Marquez di FP2

Baca juga: Juara enam kali di Austin tak membuat Marquez jemawa

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Duo pebalap Yamaha beri perlawanan ke Marquez di FP2

Jakarta (ANTARA) – Dua pebalap Monster Energy Yamaha MotoGP, Maverick Viñales dan Valentino Rossi memberikan perlawanan yang ketat kepada Marc Marquez (Repsol Honda) di sesi latihan bebas FP2 GP Amerika Serikat, Jumat waktu setempat.

Viñales berada di puncak FP2 dengan waktu tercepat 2 menit 3,857 detik, unggul 0,044 detik dari Marquez di tempat kedua, demikian laman resmi MotoGP pada Sabtu pagi.

Valentino Rossi memperbaiki catatan waktunya di sesi kedua latihan hari itu dengan 2 menit 4,003 detik untuk menempel Marquez, yang telah mengantongi enam kali kemenangan di Austin, di peringkat tiga.

Kondisi trek di Sirkuit Americas, Austin, Texas lebih panas ketika di FP2 dibanding di sesi pembuka latihan pada pagi harinya, hal itu menyebabkan para pebalap bisa memperbaiki catatan waktunya dengan kondisi trek yang cukup optimal.

Rossi menjadi pebalap pertama yang membuat perbaikan waktu lumayan besar. The Doctor mampu melompat dari P9 ke P2 dengan kombinasi ban soft-soft.

Baca juga: Juara enam kali di Austin tak membuat Marquez jemawa

Pebalap Pramac Racing Jack Miller sempat memimpin sesi FP2 membayangi Marquez pada tujuh menit terakhir, namun tidak butuh waktu lama bagi Viñales untuk merebut pimpinan sesi latihan siang itu.

Di saat Marquez tampil cepat untuk mencoba kembali ke puncak, juara dunia MotoGP lima kali itu membuat kesalahan di Tikungan 18 yang merugikan catatan waktunya.

Rossi mengunci P2 15 detik menjelang akhir FP2.

Baca juga: Siapa mampu patahkan dominasi Marquez di Austin?

Alex Rins (Suzuki Ecstar) mampu naik ke peringkat 10 besar untuk berada di P6 dengan waktu 0,235 detik lebih lambat dari Cal Crutchlow (LCR Honda Castrol) di P5.

Pol Espargaro (Red Bull KTM Factory Racing) cukup konsisten di sesi latihan hari itu untuk P7 di FP2, diikuti oleh dua pebalap Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli dan Fabio Quartararo.

Francesco Bagnaia (Pramac Racing) melengkapi posisi 10 besar di FP2 mengungguli Andrea Dovizioso (Mission Winnow Ducati) yang terlempar ke peringkat 11.

Pekan balapan GP Amerika Serikat akan dilanjutkan dengan sesi latihan FP3 dan babak kualifikasi pada Sabtu untuk menentukan posisi start pebalap

Hasil sesi latihan bebas FP2 GP Amerika Serikat, Jumat:
1. ^1 Maverick Viñales ESP Monster Yamaha (YZR-M1) 2 menit 03,857 detik [Lap 14/15] 336km/h (Top Speed)
2. 1 Marc Marquez ESP Repsol Honda (RC213V) 2 menit 03,901 detik +0,044 detik [16/16] 342k
3. ^2 Valentino Rossi ITA Monster Yamaha (YZR-M1) 2 menit 04,003 detik +0,146 detik [16/17] 340k
4. 1 Jack Miller AUS Pramac Ducati (GP19) 2 menit 04,005 detik +0,148 detik [12/14] 343k
5. ^3 Cal Crutchlow GBR LCR Honda (RC213V) 2 menit 04,118 detik +0,261 detik [15/16] 345k
6. ^9 Alex Rins ESP Suzuki Ecstar (GSX-RR) 2 menit 04,353 detik +0,496 detik [16/16] 341k
7. 1 Pol Espargaro ESP Red Bull KTM Factory (RC16) 2 menit 04,364 detik +0,507 detik [13/15] 344k
8. ^3 Franco Morbidelli ITA Petronas Yamaha SRT (YZR-M1) 2 menit 04,548 detik +0,691 detik [15/15] 334k
9. 2 Fabio Quartararo FRA Petronas Yamaha SRT (YZR-M1)* 2 menit 04,589 detik +0,732 detik [14/16] 338k
10. ^9 Francesco Bagnaia ITA Pramac Ducati (GP18)* 2 menit 04,630 detik +0,773 detik [12/13] 337k
11. 7 Andrea Dovizioso ITA Mission Winnow Ducati (GP19) 2 menit 04,714 detik +0,857 detik [15/16] 341k
12. ^2 Joan Mir SPA Suzuki Ecstar (GSX-RR)* 2 menit 04,851 detik +0,994 detik [15/15] 339k
13. = Danilo Petrucci ITA Mission Winnow Ducati (GP19) 2 menit 04,906 detik +1,049 detik [15/16] 340k
14. 5 Aleix Espargaro ESP Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 2 menit 04,953 detik +1,096 detik [12/14] 343k
15. ^2 Takaaki Nakagami JPN LCR Honda (RC213V) 2 menit 05,020 detik +1,163 detik [16/16] 339k
16. ^2 Jorge Lorenzo ESP Repsol Honda (RC213V) 2 menit 05,169 detik +1,312 detik [14/16] 341k
17. 1 Johann Zarco FRA Red Bull KTM Factory (RC16) 2 menit 05,491 detik +1,634 detik [16/16] 338k
18. 8 Andrea Iannone ITA Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 2 menit 05,955 detik +2,098 detik [16/16] 339k
19. 7 Karel Abraham CZE Reale Avintia Ducati (GP18) 2 menit 06,162 detik +2,305 detik [8/13] 337k
20. ^1 Tito Rabat ESP Reale Avintia Ducati (GP18) 2 menit 06,204 detik +2,347 detik [14/15] 342k
21. 1 Miguel Oliveira POR Red Bull KTM Tech3 (RC16)* 2 menit 06,276 detik +2,419 detik [14/16] 337k
22. = Hafizh Syahrin MAL Red Bull KTM Tech3 (RC16) 2 menit 06,850 detik +2,993 detik [14/16] 334k
Key:
^X posisi pebalap naik X peringkat dibanding
= posisi pebalap sama dengan hasil FP1
X posisi pebalap turun X peringkat dibanding FP1
.

* Rookie.

Catatan resmi MotoGP di Sirkuit Americas
Lap terbaik
Marc Marquez SPA Honda 2 menit 2,135 detik(2014)
Lap tercepat ketika balapan
Marc Marquez SPA Honda 2 menit 3,575 detik (2015)

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Marquez pimpin FP1 GP Amerika Serikat

Jakarta (ANTARA) – Pebalap tim Repsol Honda, Marc Marquez, keluar sebagai yang tercepat di sesi latihan bebas FP1 GP Amerika Serikat, di Sirkuit Americas, Austin, Texas, Jumat.

Marquez asal Spanyol, yang sudah mengantongi 6 kali kemenangan di Austin, mencatatkan waktu tercepat 2 menit 5,311 detik untuk mengungguli pebalap tim Monster Energy Yamaha MotoGP Maverick Vinales di tempat kedua dengan slisih 0,078 detik, demikian laman resmi MotoGP, Jumat malam.

Di tempat ketiga, Jack Miller (Pramac Racing) memacu motor Ducati-nya dengan selisih 0,625 detik dari Marquez, diikuti pebalap lain Ducati lain, Andrea Dovizioso, di peringkat empat, setelah mengalami masalah dengan motornya di Tikungan 16.

Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha MotoGP), yang sempat tampil cepat di awal sesi, hanya mampu finis di peringkat lima dengan selisih 0,731 detik dari pemuncak sesi FP1.

Sementara itu, Jorge Lorenzo masih kesulitan berada di belakang kemudi Honda setelah hanya mampu mencatatkan waktu di peringkat 19 dengan selisih 1,923 detik dari rekan satu timnya di puncak.

Pol Espargaro (Red Bull KTM Factory Racing) mengemas waktu tercepat keenam meungguli Fabio Quartararo (Pertronas Yamaha SRT) di peringkat tujuh dan Cal Crutchlow (LCR Honda Castrol) di peringkat delapan.

Dua pebalap Aprilia Racing Team Gresini, Aleix Espargaro, dan Andrea Iannone melengkapi peringkat 10 besar FP1.

Rekan satu tim Dovizioso, Danilo Petrucci, tercecer di peringkat 13 di bawah Franco Morbidelli (Pertronas Yamaha SRT) dan Karel Abraham (Reale Avintia Racing).

Joan Mir dan Alex Rins dari tim Suzuki Ecstar belum menemukan kecepatan mereka setelah finis di P14 dan P15.

Hasil sesi latihan bebas FP1 GP Amerika Serikat, Jumat:
1. Marc Marquez ESP Repsol Honda (RC213V) 2 menit 05,311 detik [Lap 11/15] 345km/j (kecepatan maksimal)
2. Maverick Viñales ESP Monster Yamaha (YZR-M1) 2 menit 05,389 detik +0,078 detik [14/16] 337k
3. Jack Miller AUS Pramac Ducati (GP19) 2 menit 05,936 detik +0,625 detik [14/15] 344k
4. Andrea Dovizioso ITA Mission Winnow Ducati (GP19) 2 menit 05,963 detik +0,652 detik [13/13] 343k
5. Valentino Rossi ITA Monster Yamaha (YZR-M1) 2 menit 06,042 detik +0,731 detik [18/18] 337k
6. Pol Espargaro ESP Red Bull KTM Factory (RC16) 2 menit 06,327 detik +1,016 detik [16/17] 341k
7. Fabio Quartararo FRA Petronas Yamaha SRT (YZR-M1)* 2 menit 06,332 detik +1,021 detik [16/16] 341k
8. Cal Crutchlow GBR LCR Honda (RC213V) 2 menit 06,482 detik +1,171 detik [9/15] 342k
9. Aleix Espargaro ESP Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 2 menit 06,497 detik +1,186 detik [15/16] 345k
10. Andrea Iannone ITA Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 2 menit 06,692 detik +1,381 detik [16/16] 335k
11. Franco Morbidelli ITA Petronas Yamaha SRT (YZR-M1) 2 menit 06,729 detik +1,418 detik [16/16] 339k
12. Karel Abraham CZE Reale Avintia Ducati (GP18) 2 menit 06,732 detik +1,421 detik [14/14] 338k
13. Danilo Petrucci ITA Mission Winnow Ducati (GP19) 2 menit 06,807 detik +1,496 detik [16/16] 341k
14. Joan Mir SPA Suzuki Ecstar (GSX-RR)* 2 menit 06,863 detik +1,552 detik [16/17] 344k
15. Alex Rins ESP Suzuki Ecstar (GSX-RR) 2 menit 06,883 detik +1,572 detik [17/17] 338k
16. Johann Zarco FRA Red Bull KTM Factory (RC16) 2 menit 06,888 detik +1,577 detik [15/15] 335k
17. Takaaki Nakagami JPN LCR Honda (RC213V) 2 menit 06,978 detik +1,667 detik [16/16] 337k
18. Jorge Lorenzo ESP Repsol Honda (RC213V) 2 menit 07,234 detik +1,923 detik [16/16] 342k
19. Francesco Bagnaia ITA Pramac Ducati (GP18)* 2 menit 07,407 detik +2,096 detik [16/17] 340k
20. Miguel Oliveira POR Red Bull KTM Tech3 (RC16)* 2 menit 08,035 detik +2,724 detik [11/15] 335k
21. Tito Rabat ESP Reale Avintia Ducati (GP18) 2 menit 08,175 detik +2,864 detik [16/17] 340k
22. Hafizh Syahrin MAL Red Bull KTM Tech3 (RC16) 2 menit 09,338 detik +4,027 detik [5/15] 335k
* pebalap rookie.

Catatan resmi MotoGP di Sirkuit Americas
Lap terbaik: Marc Marquez SPA Honda 2 menit 2,135 detik(2014)
Lap tercepat ketika balapan: Marc Marquez SPA Honda 2 menit 3,575 detik (2015)

Penerjemah: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Vettel masih prioritas namun Ferrari juga luwes terhadap Leclerc

Jakarta (ANTARA) – Kepala tim Ferrari Mattia Binotto menegaskan jika Sebastian Vettel tetap mendapatkan prioritas sebagai pebalap utama tim Kuda Jingkrak, namun tidak menutup kemungkinan memberi preferensi kepada rekan satu timnya, Charles Leclerc.

“Seperti yang aku katakan di awal musim, jika ada situasi 50-50 di mana kami harus membuat keputusan, keutaman akan diberikan kepada Sebastian murni karena Sebastian memiliki pengalaman lebih banyak dengan tim di F1,” kata Binotto seperti dikutip Reuters, Jumat.

Juara dunia F1 empat kali itu telah menjadi pebalap utama tim bermarkas di Italia itu dalam empat tahun terakhir, namun pebalap baru mereka, Charles Leclerc, lebih cepat dari dia di Bahrain dua pekan lalu.

Leclerc, pebalap berusia 21 tahun asal Monako itu, finis ketiga dan bisa saja mempersembahkan trofi juara bagi Ferrari jika tidak mengalami masalah mesin di 10 lap terakhir balapan di Sirkuit Sakhir. Sedangkan Vettel belum pernah naik podium di musim ini.

“Dia memenangi empat kejuaraan (dengan Red Bull) dan tentunya bagi kami dia adalah pebalap yang memiliki probabilitas paling besar sebagai penantang gelar juara,” kata Binotto.

“Sejumlah hal yang kami sepakati dengan kedua pebalap adalah jika di beberapa balapan, hal-hal bisa berubah untuk apa pun alasannya, kesialan atau apa pun bisa menjadi penyebabnya, kami mungkin bisa merubah posisi kami, itu pasti,” kata Binotto.

Binotto juga menyatakan jika kedua pebalap itu bebas bertarung di trek dan jika salah satu lebih cepat dari pada yang lain tentunya dia akan diberi prioritas.

Leclerc mengabaikan instruksi tim untuk mempertahankan posisinya di belakang Vettel ketika di Bahrain.

Namun mantan pebalap tim Alfa Romeo (dulunya Sauber) itu menunjukkan bahwa dia lebih cepat dari rekan satu timnya. Vettel pun membuat kesalahan di Bahrain dengan kehilangan kendali mobilnya setelah mendapat tekanan dari Lewis Hamilton (Mercedes), juga kehilangan sayap depan mobilnya, sehingga hanya mampu finis di peringkat lima.

Binotto mengaku tidak dipusingkan dengan kecepatan yang dimiliki Leclerc.

“Kami memiliki dua pebalap yang fantastis dan aku kira Charles adalah faktor yang memotivasi Seb,” kata dia.

Binotto juga memuji reaksi Leclerc setelah trofi juaranya dirampas oleh kesialan di Bahrain.

“Dia melakukan quali yang bagus, balapan yang bagus pula tapi lebih dari itu aku kira dia fantastis ketika memberikan komentar paska-balapan. Dia menunjukkan bahwa dia adalah pebalap yang sangat dewasa,” kata Binotto.

Baca juga: Ferrari gunakan komponen spesifikasi lama di GP China

Baca juga: Bottas ungguli Vettel di FP2 GP China

Baca juga: Di FP1 GP China, Vettel tunjukkan kecepatan Ferrari

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

22 nelayan Aceh yang ditahan Myanmar dipulangkan

Banda Aceh (ANTARA) – Sebanyak 22 nelayan Aceh yang ditahan otoritas Myanmar terkait dugaan pencurian ikan di wilayah itu akan dipulangkan ke tanah air.

“Atas upaya diplomasi antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Myanmar, 22 nelayan Aceh sudah dibebaskan,” kata Wakil Panglima Laot Aceh, Micftahuddin Cut Adek di Banda Aceh, Jumat.

Ke 22 nelayan Aceh itu, rencananya dipulangkan ke tanah air dan tiba di Bandar Udara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM), Blang Bintang, Aceh Besar pada, Senin 15 April 2019 dengan menggunakan Batik Air ID 6896 dan dijadwalkan mendarat pukul 10:35 Wib,” sebut Wakil Sekretaris Panglima Loat Aceh.

Lebih lanjut ia menjelaskan, angkatan laut Myanmar menangkap 23 nelayan Aceh bersama Kapal Motor (KM) Troya di perairan Kawthaung, Thanintharyi Region, Myanmar terkait dugaan pelanggaran perikanan dan satu diantaranya menjalani proses hukum di negara itu.

“Keseluruhan 23 orang nelayan Aceh ditahan, dan Pemerintah Myanmar telah membebaskan 22 nelayan Aceh, satu diantaranya, Zulfadli (nakhoda) menjalani proses hukum terkait dugaan pelanggaran perikanan,” ungkap Micftahuddin.

Ada pun identitas, 22 nelayan Aceh yang akan dipulangkan pada, Senin 15 April 2019 meliputi, Mulyadi, Manawir Sajali, Asnawi, Abdul Rahim, Abdullah Bin Ilyas rasyid, dan Syawaluddin.

Selanjutnya, Abdullah Bin Abu Bakar, Nuriadin, M Yacob, Idris, Muhammad Amin, Muhammad, Fahrul Rozi, Junaidi, Mukhsin, Dedi Ikram, Waafini Imandyah, Muhammad Nazar, Feri Mataniari, Darwinsyah, Andi.

Pemerintah Myanmar juga telah membebaskan sebanyak 14 nelayan Aceh Timur dan mereka diantar langsung oleh KBRI untuk Yangon ke tanah air.

Untuk diketahui, hingga kini sebanyak dua nelayan Aceh masih ditahan di Myanmar terkait dugaan pelanggaran perikanan yakni, Kapten KM Bintang Jasa, Jamaluddin Amno dan Kapten KM Troya, Zulfadli.

Pewarta: Irman Yusuf
Editor: Nurul Hayat
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Lagu “Sayang” hibur Aremania sebelum laga final Piala Presiden

Malang, Jawa Timur (ANTARA) – Lagu berjudul “Sayang” yang dibawakan penyanyi Trio Macan menghibur suporter Arema atau yang biasa disebut Aremania sebelum laga final leg II yang mempertandingkan kesebelasan Arema melawan Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Kepanjen, Jawa Timur, Jumat petang.

Lagu yang dipopulerkan Via Valen ini menghipnotis ribuan penonton di stadion itu, meski kondisi hujan deras mengguyur dan kick off pertandingan baru berlangsung pukul 20.00 WIB.

Lagu itu juga membuat Aremania berjoget bareng meski telah memenuhi stadion itu empat jam sebelum laga.

Setelah Trio Macan, kemudian giliran Dewi Persik menghentak stadion dengan lagu berjudul Makhluk Tuhan Yang Paling Seksi yang pernah dipolulerkan oleh Mulan Jamela.

Berdasarkan pantauan Antara, di tribun Timur atau di bawah papan skor penonton sudah meluber sampai batas pagar pertama di stadion tersebut.

Beberapa artis Ibu Kota yang menhibur di antaranya Tantri Syalindri Ichlasari atau yang biasa disebut Tantri Kotak, kemudian penyanyi dangdut Dewi Persik serta Trio Macan.

Sebelumnya, panitia pelaksana pertandingan (panpel) Arema FC mengerahkan 4.280 personel dari kepolisian dan eleman lainnya untuk mengamankan laga final leg kedua Piala Presiden 2019 antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan Kepanjen.

Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung mengatakan, personel itu untuk memperketat pengamanan sebagai antisipasi gangguan menjelang Pemilu 2019.

“Kami sama-sama menjaga, mengamankan sebelum dan sesudah pertandingan. Karena selama ini jika ada masalah, kami juga kedepankan penanganannya dengan melibatkan koordinator wilayah (korwil),” tuturnya.

Sebelumnya, pertandingan “Derby Jatim” itu rencananya akan dihadiri Presiden Joko Widodo, namun batal karena memiliki sejumlah agenda lain yang membuatnya tak bisa datang ke Malang.

Padahal, hingga Kamis malam (11/4), agenda perjalanannya ke Nganjuk dan Malang, Jawa Timur, telah dimatangkan.

Baca juga: Loket Stadion Kanjuruhan rusak akibat hoaks
 

Pewarta: A Malik Ibrahim
Editor: Aris Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Praktisi pendidikan: Semua guru harus miliki wawasan perundungan

Makassar (ANTARA) – Guru Besar Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof Dr Arismunandar menilai, semua guru harus mempunyai wawasan terkait bullying atau perundungan.

“Semua guru harus diberi wawasan bullying, agar ketika hal-hal ini terjadi utamanya pada sektor pendidikan bisa segera diantisipasi agar tidak berlarut-larut,” tandasnya di Makassar, Jumat.

Hal ini sekaitan dengan kasus Ad (14), yang juga sangat disayangkan oleh mantan Rektor UNM ini.

Siswi SMP, korban pengeroyokan 12 siswa SMA di Pontianak, Kalimantan Barat yang viral hingga akhirnya membuahkan petisi Justice for Ad. Kasus ini pun terjadi berawal dari saling mem-bully di sosial media.

Menurut Prof Arismunandar, kejadian ini memperlihatkan program Sekolah Ramah Anak (SRA) yang telah digaungkan pemerintah belum terealisasi dengan baik. Apalagi kejadian ini dianggap baru sebagian kecil dari perundungan yang terungkap di sekolah.

“Yang terungkap ini masih sangat sedikit. Perundungan itu banyak sekali terjadi di tatanan sekolah, mulai tingkat sekolah dasar, SMP dan SMA. Orientasi pendidikan SRA harus disinergikan dengan kurikulum. Perlu diberi penguatan terkait pola pengajaran untuk mencegah dan mengantisipasi perundungan,” jelasnya.

Selain itu, Prof Arismunandar juga meminta agar bagian Bimbingan Konseling (BK) di sekolah menginventarisasi kejadian-kejadian bullying. Harus mencari dan mengetahui permasalahannya, memetakan dan segera diselesaikan.

Bagi dia, hukuman tetap menjadi hal yang penting bagi pelaku perundungan, namun tetap dilakukan sesuai kadarnya.

“Hukuman tetap penting sesuai kadarnya, semisal diskorsing, atau mungkin dipindahkan ke sekolah lain. Tidak juga lantas dianggap sebagai pidana, karena malah bisa terjadi bullying jilid dua,” paparnya.

Mantan Rektor dua periode ini menanggapi, kasus perundungan terjadi karena begitu dekatnya media sosial (medsos) dengan tenaga didik, pergaulan sosial yang begitu luas tanpa batasan. Alhasil, para kaum milenial ini mudah bereaksi terhadap hal-hal yang terjadi di medsos tanpa melakukan klarifikasi.

“Jadi memang perlu tabayun (klarifikasi), karena kalau tidak, hal ini bisa berbahaya sebab kondisi medsos sekarang bisa menyulut emosi siapa saja. Medsos itu sebenarnya adalah provokator yang tidak nyata,” katanya.

Terlebih, lanjut Anggota Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah ini, tampak ego kelompok yang terjadi pada kasus Audry, segelintir dari pelaku merasa punya otoritas melebihi yang lain.

Pewarta: Nur Suhra Wardyah
Editor: Heru Dwi Suryatmojo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Desa Loa Duri Ilir jadi contoh pengolahan sampah di Kaltim

Samarinda (ANTARA) – Desa Loa Duri Ilir menjadi contoh pengolahan sampah di Kaltim karena berhasil mengubah sampah menjadi pot dan souvenir bernilai tinggi dengan melibatkan masyarakat.

“Kami salut dengan Desa Loa Duri Ilir, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara yang kreatif dalam mengelola sampah,” ujar Helvin, Kasi Pengembangan Kapasitas Masyarakat Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Provinsi Kaltim di Samarinda, Jumat.

Sebelumnya, saat melakukan Pembinaan Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa (KPMD) di desa itu, ia mengatakan bahwa Loa Duri Ilir layak mendapat bantuan untuk pengelolaan sampah terpadu untuk mengembangkan pola pengelolaan sampah yang selama ini telah berjalan.

Saat ini, katanya, Desa Loa Duri Ilir sudah mengolah sampah untuk dijadikan aneka barang bernilai tinggi, seperti dari ban mobil bekas diolah menjadi pot bunga dan pagar taman, kemudian sampah plastik diolah menjadi map dan tas.

Dari hasil pengolahan sampah ini mampu menyerap tenaga kerja dari beberapa kelompok perempuan di desa setempat, sehingga mampu mendongkrak ekonomi keluarga.
 

Sementara itu, Kepala Desa LoaDuri Ilir, Fahri Arsyad mengatakan dalam pengelolaan sampah rumah tangga, pihaknya telah mendirikan bank sampah dan kios sampah, sehingga melalui dua wadah ini terjadi kegiatan transaksi jual beli sampah maupun hasil kerajinan tangan.
​​​​
Dalam manajemen pengelolaan barang dari sampah, desa ini menerapkan sesuatu yang baru, yakni bagi warga yang ingin mengurus surat di kantor desa diwajibkan membeli map hasil olahan kaum ibu di desa itu.

Kemudian bagi ibu-ibu yang akan mendapatkan vitamin tambahan bagi anaknya, diwajibkan membawa sampah ke Posyandu saat dilakukan pemeriksaan kesehatan dan menimbang bayi untuk mengetahui perkembangan bayinya.

Sampah, katanya, seharusnya menjadi berkah, bukan menjadi masalah asalkan semua komponen masyarakat peduli dan mau mengelola sampah. Oleh karena itu, ia berkeinginan membuat pabrik pengolahan sampah terpadu.

“Tidak masalah desa kami dijadikan tempat pembuangan sampah dari desa sekitar, akan tetapi sampah yang dibuang di desa kami akan disulap menjadi barang berharga, sampah juga bisa dijadikan pupuk organik yang bisa bernilai jual untuk menambah pendapatan masyarakat,” kata Fahri.

​​​​​​Dalam usaha membuat pabrik pengolah sampah, ia mengharap adanya bantuan dari pemerintah baik pusat, provinsi, maupun kabupaten, bahkan dari pemerhati atau perusahaan sekalipun untuk pembuatan pabrik pengolahan sampah terpadu.

“Dalam status Indeks Desa Membangun (IDM), Loa Duri Ilir inikan masuk dalam kategori Desa Mandiri, maka kami berharap adanya perhatian agar masyarakat lebih sejahtera. Tidak cukup hanya menyandang gelar mandiri, tapi masyarakatnya juga harus sejahtera,” ujarnya.

Baca juga: Produk dari sampah digemari warga Swiss
Baca juga: Madiun latih pengurus bank sampah daur ulang plastik
Baca juga: Siasat bank sampah Kemayoran gerakkan warga memilah sampah

 

Pewarta: M.Ghofar
Editor: Budi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Atiek CB atasi kesehatan mental dengan bernyanyi

Jakarta (ANTARA) – Penyanyi Atiek CB mengaku alami gangguan kesehatan mental sejak lama, dan menyanyi menjadi salah satu cara agar membuatnya merasa lebih baik.

“Saya menilai menyanyi adalah satu-satunya medium yang membuat saya happy. Saya dari kecil punya depresi berat, beruntungnya saya senang menyanyi. Jadi musik menjadi medium untuk saya senang,” kata pelantun “Maafkan” itu dalam jumpa pers konser “Atiek CB 40 Tahun Meretas Jejak” di Jakarta, Jumat.

Mantan istri Ronny Sianturi itu menjelaskan bahwa gangguan kesehatan mental merupakan turunan dari keluarga besarnya karena sang nenek merupakan penderita schizophrenia. Gangguan itu ternyata juga menurun pada kedua anak Atiek yang menderita bipolar dan boderline personality disorder.

“Sekarang kan lagi gencar ya soal mental illness. Dulu saya enggak tahu, tahunya pas udah di Amerika, mungkin kalau saya di treatment dari kecil, mungkin saya sukses sekolah, bisa lulus sekolah,” ujar Atiek.

Baca juga: Atiek CB bikin konser “Meretas Jejak” 40 tahun berkarya

“Saya ternyata punya itu dari lama. Saya punya mood yang very crazy up and down-nya. Makanya saya lebih senang menyendiri, makanya saya enggak punya teman. Kadang happy, kadang sedih tapi banyakan sedihnya. Tapi setelah saya senang nyanyi, nyanyi jadi medium saya kalau lagi sedih. Itu membantu saya dalam kegelapan,” lanjut pelantun “Resah” ini.

Karena sifatnya yang tertutup, perempuan yang identik dengan kacamata hitam itu mengatakan tidak suka menggunakan sosial media. Sebab dia tidak ingin hal yang bersifat personal diketahui orang lain.

“Saya senang apa adanya, enggak mau show personal life, saya tidak suka membagikan kisah hidup pribadi saya,” jelas penyanyi yang aktif di era 1980-an itu.

Pelantun “Resah” itu juga menambahkan, “Mental disorder, sekarang ini di sosial media world semakin banyak yang kena, makanya banyak yang kecenderungan bunuh diri.”

Baca juga: Rocker Atiek CB ternyata pemalu

Pewarta: Maria Cicilia
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pengamat sarankan pemerintah beralih ke ekonomi hijau

“Selama ini kita bergantung pada ekonomi fosil, oleh karena itu harus berani beralih ke ekonomi hijau atau terbarukan,” kata dia pada kegiatan Menilik Debat Capres-Cawapres 2019 ke-5 di Jakarta, Jumat.

Jakarta (ANTARA) –

Pengamat Publish What You Pay (PWYP) atau koaliasi masyarakat sipil untuk transparansi dan akuntabilitas tata kelola sumber daya ekstraktif minyak dan gas,  pertambangan, serta sumber daya alam, Meliana Lumbantoruan menyarankan agar pemerintah beralih ke ekonomi hijau.

“Selama ini kita bergantung pada ekonomi fosil, oleh karena itu harus berani beralih ke ekonomi hijau atau terbarukan,” kata dia pada kegiatan Menilik Debat Capres-Cawapres 2019 ke-5 di Jakarta, Jumat.

Ia mengatakan ekonomi hijau tersebut bertujuan agar ke depan pemerintah tidak lagi menyandarkan perekonomian pada industri ekstraktif.

Oleh karena itu, presiden dan wakil presiden yang terpilih pada 17 April 2019 diminta untuk menuju industri terbarukan sehingga tidak selalu bergantung pada industri tambang dan sejenisnya.”Kita harus berani bebas dari energi fosil ke depannya,” ujar dia.

PWYP berpendapat selama pemerintah terus bergantung kepada industri ekstraktif seperti tambang, batu bara dan sebagainya, selama itu pula perekonomian tetap rentan.

Selain itu, jika pemerintah tidak berani beralih ke ekonomi hijau,  dampak ekonomi nasional yaitu membengkaknya utang, beban APBN naik serta memperlebar defisit negara.”Apalagi saat ini harga minyak dunia 59 dolar AS per barel dan memperlebar defisit negara,” ujarnya.

Koordinator Desk Politik, Walhi Eksekutif Nasional, Khalisah Khalid berpendapat bahwa industri ekstraktif memiliki dampak buruk bagi lingkungan dan perekonomian nasioanl.

Sebagai contoh kasus Lapindo di Jawa Timur yang merusak ruang hidup rakyat, sektor pertanian hancur akibat praktik industri ekstraktif.

Contoh lain yaitu kasus kebakaran hutan dan lahan yang merusak perekonomian masyarakat namun tidak dihitung oleh konteks ekonomi makro.

“Pada 2015 kita mengalami kebakaran hutan dan lahan dengan kerugian ekonomi mencapai Rp200 triliun,” kata dia.

Oleh karena itu, para pemimpin nasional  diminta untuk berkaca pada pengalaman sebelumnya sebelum memutuskan kebijakan nasional terutama terkait ekonomi.
 

Pewarta: Ahmad Wijaya dan Muhammad Zulfikar
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

SIKK wajibkan siswa berbahasa Indonesia guna tingkatkan nasionalisme

Kota Kinabalu (ANTARA) – Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (SIKK) Negeri Sabah Malaysia mewajibkan siswa-siswinya menggunakan bahasa Indonesia dalam rangka menanamkan sikap nasionalisme meskipun hidup di luar negeri.

Kepala SIKK, Istiqlal di Kota Kinabalu, Jumat menyatakan, pemberlakuan menggunakan bahasa Indonesia selama berada dalam lingkungan sekolah dilakukan demi menjaga patriotik anak didiknya terhadap Indonesia.

Bukan hanya itu, SIKK juga menggalakkan ekstra kurikuler rPamuka dan lomba-lomba menyanyikan lagu-lagu kebangsaan Indonesia.

Istiqlal menyatakan, siswa siswi diwajibkan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Sebab, siswa siswinya yang lahir di Malaysia sehingga bahasa sehari-hari menggunakan bahasa Melayu.

“Kami berlakukan bagi siswa siswi di sini (SIKK) wajib menggunakan bahasa Indonesia saat berbicara dengan teman-teman dan gurunya setiap saat ini,” kata dia.

Ia merasa bersyukur  SIKK yang membina anak TKI mulai PAUD, SD, SMP, SMA dan SMK ini , siswa-siswinya telah mahir berbahasa Indonesia dengan lancar.

Istiqlal menilai, penerapan penggunaan bahasa Indonesia dalam area sekolah juga telah berdampak pada sikap dan karakter anak didik.

Minimal mengetahui dan memahami Indonesia sebagai asal kedua orang tuanya, kata Kepala SIKK ini.

Hal ini juga sangat bermanfaat bagi anak didiknya jika kelak melanjutkan pendidikan di Indonesia. Yakni tidak sulit beradaptasi dengan anak-anak di Indonesia dan lingkungan tempat tinggalnya.

Pewarta: Rusman
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

IGJ: Dua aspek lemahkan Indonesia dalam perdagangan internasional

Jakarta (ANTARA) – Peneliti senior Indonesia for Global Justice (IGJ) Olisias Gultom menilai, terdapat dua aspek yang membuat lemah Indonesia dalam perundingan perdagangan internasional.

“Saya melihat ada dua aspek, pertama yakni nilai tawar Indonesia yang selalu rendah. Ketika kesepakatan perdagangan internasional itu dilakukan, kita ada di posisi nilai tawar yang rendah,” ujar Olisias di Jakarta, Jumat.

Dia menjelaskan bahwa dalam situasi demikian, Indonesia cenderung didikte oleh negara-negara dengan nilai tawar yang kuat.

“Aspek kedua ialah ketika proses implementasinya Indonesia masih menghadapi persoalan-persoalan internal, salah satunya korupsi. Jadi banyak hal yang kita tidak lakukan secara konsisten dan dimanfaatkan baik, pada akhirnya (perjanjian) itu tidak termanfaatkan juga,” tutur Olisias.

Peneliti IGJ itu menyarankan para pembuat keputusan nasional berhati-hati dalam melihat perjanjian perdagangan internasional.

“Dalam sejarahnya kolonialisasi itu dimulai dari perdagangan, pintu masuknya dari perdagangan lalu berlanjut ke utang-piutang dan merembet ke berbagai aspek lainnya. Artinya hati-hati juga kita bisa masuk dalam jebakan yang sama pada akhirnya, ini yang menurut saya perlu diingatkan terus,” tuturnya.

Menurut IGJ pada 2018 terdapat beberapa perjanjian yang telah ditandatangani oleh pemerintah Indonesia dan akan segera diratifikasi yakni Indonesia-EFTA ( European Free Trade Association), 10th ASEAN Framework Agreement on Services, First Protocol to Amend ATIGA, ASEAN Agreement on Electronic Commerce, dan Indonesia-Australia CEPA.

Perkembangan model kerja sama komprehensif perdagangan internasional, menurut IGJ, bukan lagi hanya mengatur kerja sama perdagangan secara sempit (ekspor-impor), tetapi juga mengatur aspek ekonomi dan sosial secara luas serta berdampak langsung terhadap kehidupan rakyat Indonesia, bahkan kedaulatan negara ikut dipertaruhkan di dalamnya.

IGJ juga menyarankan Indonesia menjadikan menguatnya praktik proteksionisme dalam perdagangan global sebagai momentum untuk mengukur kembali kekuatan perdagangannya. Pilihan strategi diplomasi perdagangan internasional Indonesia sudah seharusnya diarahkan untuk memperkuat serta melindungi kedaulatan ekonomi rakyat.
Baca juga: Kedua capres disarankan hentikan perundingan perdagangan internasional

Pewarta: Aji Cakti
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

KEIN: tidak semua sektor butuh teknologi 4.0

Solo (ANTARA) –
Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) menyatakan, tidak semua sektor industri membutuhkan teknologi 4.0 untuk memastikan tenaga kerja tidak kehilangan pekerjaan.

“Mengenai teknologi 4.0 ini sudah diterapkan di beberapa negara, seperti di Jerman hanya 26 persen perusahaan yang berhasil menerapkannya,” kata Ketua KEIN Soetrisno Bachir pada dialog ekonomi kerakyatan di Solo, Jawa Tengah, Jumat.

Sementara itu,  di Thailand, menurut dia,  untuk menerapkan teknologi 4.0 ini harus melalui tahapan yang diseleksi pemerintah agar tidak mengurangi jumlah tenaga kerja.

“Memang digitalisasi, robotisasi di bidang marketing bisa memanfaatkan ekonomi digital. Di bidang industrialisasi harus memperhatikan masyarakat yang jumlahnya besar. Ada prioritas yang dilakukan,” katanya.

Ia mengatakan sebagai contoh adalah usaha kecil belum membutuhkan teknologi tersebut, sedangkan yang cukup membutuhkan adalah di bidang manajemen yang memang dituntut harus modern.

“Di bidang marketing ini penting diterapkan agar tidak jadi momok. Yang pasti di negara maju pun teknologi ini harus diseleksi agar tidak merugikan masyarakat banyak. Alam kita ini tidak perlu semua menggunakan 4.0,” katanya.

Sementara itu, yang dibutuhkan UKM justru kredit bunga murah, seperti di Thailand besaran bunga rata-rata 3 persen. Sedangkan di Indonesia, saat ini Presiden sudah menurunkan bunga kredit dari 18 persen menjadi di bawah 10 persen.

“Nantinya akan diturunkan lagi menjadi 5 persen. Semua harus ke arah sana, di sini KEIN sudah memberikan hasil kajiannya selama dua tahun, insyaallah nanti itu jadi prioritas pemerintahan ini,” katanya.

Sementara itu, salah satu pembicara Gus Muwafiq optimististis masyarakat Indonesia akan siap menghadapi era teknologi 4.0. “Jangan ditanya kesiapannya, adakan saja dulu. Mereka ngerti caranya karena masyarakat Indonesia tangguh,” katanya.

Pewarta: Aris Wasita
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Jabar-Majalengka urus perizinan embarkasi sementara Bandara Kertajati

Jadi dalam beberapa hari saya sudah dapat materi koordinasinya. Bupati Majalengka sendiri mendukung penerbangan haji di Kertajati,

Bandung (ANTARA) – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat (Jabar), Iwa Karniwa mengatakan Pemprov Jabar dan Pemkab Majalengka sudah berkoordinasi agar turut membantu perizinan embarkasi sementara Bandara Kertajati terkait rencana pemberangkatan calon jamaah haji dari bandara tersebut.

“Pemprov Jabar sedang menghitung biaya jika Bandara Kertajati, Majalengka berfungsi sebagai embarkasi haji sementara. Kami juga sudah berkoordinasi dengan Bupati Majalengka agar turut membantu perizinan embarkasi sementara ini,” ujarnya di Bandung, Jumat.

Selain itu, tambahnya pihaknya juga sudah meminta agar direksi PT Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) selaku pengelola Bandara Kertajati untuk melakukan pemetaan termasuk rencana pendanaannya.

“Jadi dalam beberapa hari saya sudah dapat materi koordinasinya. Bupati Majalengka sendiri mendukung penerbangan haji di Kertajati,” ujarnya.

Iwa mengemukakan berdasarkan hasil pemetaan PT BIJB akan diketahui berapa jumlah kloter yang bisa dilayani di asrama haji sementara berikut biaya mengubah lantai atas Bandara Kertajati menjadi asrama.

“Sehingga anti dari hasil koordinasi baru bisa ditentukan berapa kloter,” katanya.

Pihaknya berharap jika tak seluruhnya penerbangan dari Jabar, maka embarkasi sementara ini bisa melayani jamaah haji yang berasal dari wilayah Cirebon, Indramayu, Majalengka dan Kuningan.

“Namun kita harapkan seoptimal mungkin. Untuk embarkasi sementara sehingga efisien dan efektif,” ujarnya.

Lebih lanjut Iwa menyebutkan akan berupaya keras agar opsi ini bisa disetujui oleh Kementerian Agama dengan mempersiapkan matang seluruh kebutuhan embarkasi sementara di Bamdara Kertajati.

Pewarta: Ajat Sudrajat
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pesta demokrasi momentum raih keuntungan di pasar modal

pelaku pasar cenderung memberikan reaksi positif pada tahun pemilu. Ini memang bukan pola baku, tetapi paling tidak statistik menunjukkan IHSG mengalami pertumbuhan di setiap tahun pemilu

Jakarta (ANTARA) – Menjelang pelaksanaan Pemilu 2019, wajah-wajah optimisme pelaku pasar saham tetap terpancar jelas. Investor tampaknya bisa bersiap-siap mendapatkan keuntungan pada tahun politik ini.

Biasanya, pola pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, menjelang penyelenggaraan pemilu, terjadi pertumbuhan yang cukup baik.

Dalam melakukan investasi, pelaku pasar tidak lepas dari analisis teknikal, yakni teknik untuk memprediksi tren suatu pergerakan harga saham dengan cara mempelajari data lampau.

Sejak era reformasi, Indonesia sudah mengadakan empat kali Pemilu, yaitu tahun 1999, 2004, 2009 dan 2014. Pola pergerakan pemilu-pemilu tersebut setidaknya bisa menjadi tolak ukur bagi investor pada pemilu di tahun 2019 ini.

Berdasarkan catatan BEI, pada pemilu 1999 IHSG mencatatkan penguatan sebesar 70,06 persen, pada 2004 IHSG mengalami penguatan 44,56 persen, pemilu 2009 naik 86,98 persen, dan pemilu 2014 juga mengalami kenaikan 22,29 persen. Sedangkan pergerakan IHSG sejak awal tahun hingga 11 April 2019 (year to date/ytd) tercatat tumbuh sebesar 4,58 persen.

Artinya, pelaku pasar cenderung memberikan reaksi positif pada tahun pemilu. Ini memang bukan pola baku, tetapi paling tidak statistik menunjukkan IHSG mengalami pertumbuhan di setiap tahun pemilu.

“Saat ini merupakan waktu yang tepat untuk masuk ke pasar modal,” kata Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna dalam dalam Workshop Go Public beberapa hari lalu.

Ia juga mengajak perusahaan-perusahaan di dalam negeri untuk masuk ke pasar modal melalui mekanisme penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO).

“Manfaatkan tumbuhnya pasar modal dan ekonomi nasional yang kondusif,” katanya.
  Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) I Gede Nyoman Yetna memberikan sambutan dalam Workshop Go Public Bersama BRI Group bertajuk “Akselerasi Pertumbuhan Berkelanjutan Perusahaan Melalui IPO Saham”. (ANTARA/ Zubi Mahrofi)

Dorong jumlah emiten

Sepanjang tahun 2019, terdapat 10 perusahaan yang resmi melantai di BEI melalui mekanisme penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO).

Emiten-emiten itu, PT Sentra Food Indonesia Tbk, PT Pollux Investasi Internasional Tbk, PT Estika Tata Tiara Tbk, PT Nusantara Properti Internasional Tbk, PT Citra Putra Realty Tbk.

Kemudian, PT Armada Berjaya Trans Tbk, PT Wahana Interfood Nusantara Tbk, PT Meta Epsi Tbk, PT Capri Nusa Satu Properti Tbk, dan PT Menteng Heritage Realty Tbk.

Menurut I Gede Nyoman Yetna, kehadiran emiten-emiten baru itu memberi indikasi bahwa pasar saham juga masih menjadi alternatif penting bagi dunia usaha untuk mengakses dana murah dalam menopang ekspansi usaha.

“Melalui IPO, perusahaan dapat berekspansi lebih baik,” katanya.

Tahun ini, BEI menargetkan penambahan 75 emiten baru. Berkah tahun politik diharapkan membawa implikasi seperti pengalaman sebelumnya diharapkan kembali terulang.

“Di pipeline IPO tahun ini sudah ada sebanyak 21 perusahaan,” katanya.

Direktur Investment Banking, Capital Market Danareksa Sekuritas Boumediene H. Sihombing memproyeksikan pelaksanaan IPO akan marak pada semester kedua 2019 mendatang atau setelah pemilihan umum (Pemilu).

Menurut dia, kepercayaan pelaku pasar terhadap pasar modal akan kembali meningkat setelah pelaksanaan pemilu 2019 yang akhirnya mendorong perusahaan masuk ke pasar modal.

“Diperkirakan pada semester dua nanti IPO akan lebih banyak. Memang tidak bisa dipungkiri pada tahun politik banyak pelaku pasar ‘wait and see’ itu betul. Ada dugaan pasar akan ‘confident’ setelah pemilu,” ujarnya.

Ekonomi membaik

Peneliti dari Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Indonesia Fajar B. Hirawan mengharapkan pemenang Pemilihan Umum 2019 harus mampu mendorong ekonomi nasional lebih baik.

“Siapa pun yang menang dalam Pemilu harus menjaga kerangka ekonomi makro lebih baik, saat ini sudah sangat kokoh salah satunya terlihat dari terjaganya inflasi serta pertumbuhan ekonomi,” ujar Fajar B Hirawan.

Menurut Fajar B Hirawan, dalam menjaga kerangka ekonomi makro nasional agar lebih baik ke depannya maka pembangunan infrastruktur, baik fisik maupun non-fisik harus terus digenjot.

Diharapkan, ekonomi tumbuh secara inklusif sehingga bisa menurunkan ketimpangan, kemiskinan dan pengangguran. Itu poin utamanya,” katanya.

Sementara itu, Bank Pembangunan Asia (ADB) memproyeksikan ekonomi Indonesia pada 2019 dan 2020 meningkat, masing-masing sebesar 5,2 persen dan 5,3 persen yang didukung konsumsi rumah tangga.

“Didukung oleh manajemen makroekonomi yang solid dan permintaan domestik yang kuat, momentum pertumbuhan Indonesia diharapkan akan berlanjut secara sehat,” kata Direktur ADB untuk Indonesia Winfried Wicklein.

Wicklein menambahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lebih berkelanjutan dan inklusif, Indonesia memerlukan fokus yang berkesinambungan pada peningkatan daya saing, pengembangan sumber daya manusia dan penguatan ketahanan.

Tahun 2019 yang merupakan tahun politik, menurut I Gede Nyoman Yetna memang kerap menjadi tahun yang dikhawatirkan investor. Ekonomi dan politik memang dua hal yang berbeda, namun tidak dapat dipisahkan karena keduanya sama-sama berpengaruh terhadap kinerja bursa saham.

IHSG sebagai indikator kinerja bursa saham di Indonesia hanya bisa naik secara konsisten jika ditopang oleh perekonomian yang bertumbuh secara riil. Dan pada tahun politik, ekonomi nasional cenderung mengalami pertumbuhan.

Maka itu, pelaku pasar modal diharapkan dapat memanfaatkan pesta demokrasi tahun ini di tengah optimisme pasar terhadap tumbuhnya IHSG dan ekonomi nasional sehingga meraih keuntungan investasi.
Baca juga: Nelayan pilih tidak berlayar demi pesta demokrasi
Baca juga: Bisnis atribut partai pun ikut berpesta

Oleh Ahmad Wijaya dan Zubi Mahrofi
Editor: Royke Sinaga
COPYRIGHT © ANTARA 2019

JOB -Tomori lakukan survei seismik 3D OBN di Perairan Morowali Utara

Palu (ANTARA) – Pelaku usaha hulu industri minyak dan gas, JOB Pertamina-Medco E&P Tomori melakukan survei dengan teknologi Seismik 3D OBN Tiaka – Tiara di Perairan Morowali Utara, Sulawesi Tengah, dalam rangka pencarian potensi minyak yang baru.

“Survei seismik menggunakan teknologi mutakhir dan ramah lingkungan yang disebut dengan Seismik 3D OBN telah selesai dilakukan,” demikian siaran pers Humas JOB Pertamina-Medco E&P Tomori yang dikutip di Palu, Jumat.

Siaran pers itu diterbitkan untuk memberikan klarifikasi terhadap berita Antara pada Kamis (11/4) yang berjudul ‘JOB Tomori temukan sumur minyak baru di Morowali Utara, untuk mencegah opini yang salah dari pembaca.

Mengenai terhentinya operasional produksi lapangan Tiaka selama ini, sebenarnya Lapangan Tiaka saat ini ‘temporary shut in’ karena secara keekonomian tidak ekonomis untuk dioperasikan seiring dengan turunnya harga minyak dunia sejak 2015,” tulis rilis tersebut.

Saat ini, JOB Tomori fokus pada produksi gas alam dengan kapasitas 310 mmscfd yang  dijual kepada tiga pembeli yakni PT. Donggi Senoro LNG (DSLNG) Banggai, PT. Panca Amara Utama (PAU) Banggai untuk menggerakkan pabrik amoniak serta PT.PLN untuk pembangkit listrik.

Terkait keikutsertaan JOB Pertamnina-Medco E&P Tomori dalam Sulteng Expo 2019, Ruru mengatakan bahwa fokus utama selama pameran berlangsung adalah memberikan edukasi rutin tahunan melalui pameran ini kepada masyarakat mengenai kegiatan industri hulu migas serta kegiatan tanggung jawab sosial kemasyarakatan (CSR) yang telah dilakukan di Sulteng, khususnya Kabupaten Banggai dan Morowali Utara

Animo terhadap kegiatan edukasi industri hulu migas ini terlihat dari banyaknya pengunjung yang datang setiap hari sekitar 250 orang yang terdiri atas para pelajar dan mahasiswa serta masyarakat umum ke stand pameran SKK Migas, JOB Tomori dan Pertamina EP ini. Bahkan para mahasiswa yang berkunjung ke stan tersebut dan telah mendapatkan penjelasan tentang kegiatan industri hulu migas, berharap kegiatan ini lebih sering lagi dilakukan.

Pewarta: Rolex Malaha
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pengamat ingatkan kental manis sebagai produk gula tinggi

Jadi wajar kalau ibu dalam ingatannya SKM adalah susu karena selama ini selalu menampilkan anak-anak dalam iklannya, padahal kandungannya adalah gula. Sekitar 50 persen bahkan lebih kandungan gulanya,

Jakarta (ANTARA) – Ketua Umum Yayasan Abhipraya Insan Cendekia Indonesia (YAICI) Arif Hidayat mengingatkan masyarakat agar memahami susu kental manis (SKM) sebagai produk gula tinggi.

Ia di Jakarta, Jumat, mengatakan kental manis kerap diiklankan sebagai produk susu bergizi sehingga kesadaran publik terhadap brand tersebut memiliki persepsi yang berbeda dengan kenyataan.

“Jadi wajar kalau ibu dalam ingatannya SKM adalah susu karena selama ini selalu menampilkan anak-anak dalam iklannya, padahal kandungannya adalah gula. Sekitar 50 persen bahkan lebih kandungan gulanya,” tambah dia.

Salah satu dampak perilaku konsumen, lanjutnya masyarakat umum beranggapan kental manis juga dapat dikonsumsi sebagai susu oleh anak-anak. Padahal dengan mengonsumsi SKM membuat anak mendapatkan asupan gula yang berlebih dan tidak sehat.

Untuk itu, dia mengajak setiap pihak harus mengutamakan peningkatan pengetahuan masyarakat terutama kalangan ibu tentang gizi anak. Pengetahuan yang cukup tentang gizi baik bagi masyarakat yang mendapat terpaan iklan di media yang sering menutupi kenyataan yang ada.

“Sebagian besar informasi yang sampai kepada orang tua dari televisi. Kita tahu, isi tayangan televisi terutama iklan adalah jualan dan promosi produk,” kata dia.

Sementara itu, Ketua Majelis Kesehatan Pimpinan Pusat Aisyiyah Chairunnisa menyebutkan edukasi sejak dini yang diperlukan untuk menghindari kekeliruan konsumen memanfaatkan suatu produk.

“Pembangunan nasional harus dimulai dari calon ibu yang akan melahirkan generasi masa mendatang. Calon ibu harus sehat dan punya pengetahuan tentang gizi keluarga, jangan sampai anemia,” ujar dia.

Chairunnisa mengemukakan PP Aisyiyah sebagai organisasi perempuan yang besar turut berkomitmen untuk memberikan edukasi kepada masyarakat. Salah satunya adalah ikut serta dalam edukasi bijak mengkonsumsi SKM bersama YAICI. Edukasi akan dilaksanakan di sejumlah kota di Indonesia.

Pewarta: Anom Prihantoro
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kirab Kebangsaan

Sejumlah peserta mengikuti Kirab Kebangsaan di Jepara, Jawa Tengah, Jumat (12/4/2019). Selain untuk menyambut Pemilu 2019 kirab yang diselengarakan forum cinta NKRI setempat itu untuk menggelorakan semangat persatuan dan kesatuan dan memupuk rasa cinta NKRI. ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho/hp.

KPK sebut baru 66 persen caleg laporkan harta kekayaan

Ketua KPK Agus Rahardjo (ujung kiri) bersama Ketua KPU Arief Budiman (kedua dari kiri), anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar (tengah), Sekjen KPU Arief Rahman (ujung kanan) saat konferensi pers LHKPN Capres-Cawapres di Jakarta, Jumat (12/4/2019) (Prisca Triferna)

Jakarta (ANTARA) – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo menyatakan hingga saat ini baru 66 persen calon anggota legislatif (caleg) yang melaporkan harta kekayaannya.

“Monitoring sampai tadi jam 04.00 WIB pagi, belum menunjukkan kenaikan yang cukup baik. (Calon anggota) legislatif tadi masih baru 66 persen (yang melaporkan),” ujar Agus di Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta, Jumat.

Agus berharap para caleg yang belum menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), untuk segera melaporkan harta kekayaannya, agar menjadi transparan dan memudahkan masyarakat dalam menentukan pilihan pada pemilihan umum (pemilu) 17 April 2019.

Lebih lanjut Agus mengatakan bahwa caleg yang belum menyampaikan laporan harta kekayaannya, berpotensi tidak dilantik apabila nantinya terpilih.

“Caleg yang belum menyampaikan harta kekayaannya, kalau dia terpilih, kalau tidak salah dia punya waktu satu minggu untuk melengkapi, kalau itu tidak dilengkapi ya itu tidak akan dilantik,” tegas Agus.

Sebelumnya, KPK menyebutkan penyampaian LHKPN merupakan instrumen penting untuk memilih caleg yang jujur.

“KPK melihat instrumen LHKPN ini sebagai instrumen penting, kita diskusikan ke KPU pilih yang jujur. Itu artinya kita bilang pilih calon yang jujur,” kata Deputi Bidang Pencegahan KPK, Pahala Nainggolan, saat jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Senin (8/4).

KPK, Senin, berdiskusi dengan KPU tentang penyampaian LHKPN di sektor legislatif.

KPK bersama KPU juga telah mengumumkan secara resmi nama-nama anggota DPR, DPD, dan DPRD yang telah melaporkan secara tepat waktu, melaporkan terlambat, dan belum melaporkan sama sekali LHKPN untuk pelaporan periodik 2018 yang dilaporkan pada rentang waktu 1 Januari sampai 31 Maret 2019.

Menurut Nainggolan, KPK dan KPU menyepakati bahwa instrumen untuk menguji apakah caleg itu jujur atau tidak adalah melaporkan harta kekayaannya secara elektronik melalui e-LHKPN.

“Sampai sekarang memang instrumen apa yang bisa bilang orang ini jujur atau tidak, salah satunya kita sepakat bahwa e-LHKPN adalah instrumen yang bisa menguji apakah calon atau caleg ini jujur atau tidak,” ucapnya.

Baca juga: KPK apresiasi rencana KPU tunda lantik caleg terpilih belum sampaikan LHKPN
Baca juga: Penyampaian LHKPN instrumen penting pilih caleg jujur

 

Pewarta:
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2019

Bawaslu – KPU kirim tim penyelidik ke Malaysia

(Antara)- Badan pengawas pemilu (Bawaslu) RI dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menginvestigasi video berisi surat suara yang sudah di coblos yang ditemukan di Selangor Malaysia. Bawaslu meminta agar tidak ada spekulasi terkait kasus tersebut. (Saras Krisvianti/Sandi Arizona)

Koepka dan DeChambeau berbagi posisi pimpinan putaran pertama Masters

Jakarta (ANTARA) – Dua pegolf Amerika Serikat Brooks Koepka dan Bryson DeChambeau berbagi posisi pimpinan sementara di padang golf Augusta National setelah putaran pertama turnamen utama Masters dengan mencatat 66 pukulan atau 6 di bawah par di Georgia, AS, Kamis waktu setempat (Jumat WIB).

Kedua pegolf itu bermain menyerang pada sembilan lubang permainan kedua dengan sama-sama mencatat 5 di bawah par untuk menjadikan pukulan terendah pada hari pertama turnamen, demikian dilansir situs PGA Tour.

DeChambeau mencetak birdie di empat permainan lubang terakhir, termasuk pukulan dekat hanya beberapa inci jarak ke lubang 16 dan 18, namun birdie keempat itu terjadi cukup sulit di Augusta National.

“Terlalu cepat, kontrol kecepatan bola terlalu tinggi,” kata DeChambeau tentang permainan terakhir dia di hari itu.

Sementara Koepka tidak perlu berkata banyak dan menganggap itu biasa saja.

“Saya tidak mengerti bagaimana bisa hanya mengambil waktu satu menit dan 20 detik – untuk memukul sebuah bola golf,” kata Koepka.

“Itu tidak sulit,” tambahnya.

Koepka pada permainan hari pertama turnamen itu bermain cukup mantap, dia mencatat 66 pukulan tanpa terkena bogey, lima dari birdie dia terjadi pada permainan sembilan lubang kedua, termasuk empat birdie beruntun yang dia cetak di lubang 12 hingga 15. Koepka sedang mengincar gelar kejuaraan utama ketiga dia dalam empat penampilan terakhirnya.

Sementara itu pegolf AS lainnya Phil Mickelson berada di posisi ketiga sendirian dengan terpaut satu pukulan dari posisi pimpinan ketika dia mencatat 67 pukulan atau 5 di bawah par pada hari pertama Masters, disusul dua pegolf yang menempati posisi bersama keempat ketika Ian Poulter dan Dustin Johnson sama-sama membuat 68 pukulan atau 4 di bawah par.

Sedangkan mantan pegolf nomor satu dunia Tiger Woods tampil lumayan pada putaran pertama turnamen dengan berada bersama di posisi ke-11 dengan catatan 70 pukulan atau 2 di bawah par.

Baca juga: Rory McIlroy akan berjuang lengkapi karir grand slam di Augusta
Baca juga: Jin Young Ko raih gelar pertama turnamen utama LPGA ANA Inspiration

Pewarta: Aris Budiman
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Gempa magnitudo 6,9 SR guncang Banggai Kepulauan Sulteng

Getaran gempa dirasakan di Sumalata III Modified Mercalli Intensity (MMI), Manado II MMI, Gorontalo II-III MMI, Kotamobagu III MMI, di Kolaka utara III -IV MMI Kendari II -III MMI, Konawe II MMI, Kolaka III MMI, konawe kepulauan III MMI,

Jakarta (ANTARA) – Gempa bumi dengan magnitudo 6,9 Skala Richter (SR) terjadi pada Jumat (12/4) pukul 18.40 WIB dengan lokasi 87 kilometer Barat Daya Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah (Sulteng).

Informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang diterima di Jakarta, Jumat menyebutkan pusat gempa berada di 1,90 Lintang Selatan dan 122,54 Bujur Timur dengan kedalaman gempa berada pada 10 kilometer.

Getaran gempa dirasakan di Sumalata III Modified Mercalli Intensity (MMI), Manado II MMI, Gorontalo II-III MMI, Kotamobagu III MMI, di Kolaka utara III -IV MMI
Kendari II -III MMI, Konawe II MMI, Kolaka III MMI, konawe kepulauan III MMI.

Terkait gempa tersebut BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami untuk wilayah Sulteng.

Pewarta: Desi Purnamawati
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tapaktuan Diving Club tanam terumbu karang di Aceh Selatan

Meulaboh, Aceh (ANTARA) – Organisasi Tapaktuan Diving Club (TDC) melakukan penanaman terumbu karang di kawasan perairan laut Desa Lhok Rukam, Kecamatan Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan, Provinsi Aceh.

Ketua TDC Aceh Selatan, May Fendri, dihubungi dari Meulaboh, Jum’at, mengatakan, kegiatan tersebut sebagai upaya merehabilitasi terumbu karang yang telah banyak rusak di kawasan lepas pantai daerah setempat.

“Karena karang – karang yang ada di sini sudah pada hancur, maka kita sisip semua dengan yang kita tanam. Jadwal tumbuhnya dalam setahun tidak panjang hanya beberapa centimeter,” katanya.

Dalam pesan tertulis diterima Antara di Meulaboh, disampaikan, bahwa kegiatan tersebut berlangsung selama empat hari dan telah dimulai persiapan dan penjajakan lokasi penanaman pada Kamis 11 April hingga Minggu 14 April 2019.

Di kawasan perairan setempat memiliki panorama alam bawah laut sangat indah dan menarik, apalagi kawasan itu menjadi salah satu kawasan objek wisata bahari yang banyak dikunjungi wisatawan di Kabupaten Aceh Selatan.

“Memang saat kita tanam sekarang, tidak langsung tumbuh tinggi, tapi pada tahun ke empat nanti pasti sudah tinggi dari semua hasil kita tanam saat ini,” imbuhnya.

Penanaman terumbu karang dilakukan di kedalaman tujuh meter dari permukaan laut, seluruh anggota TDC menyelam dengan semua kelengkapannya membawa bahan yang ditanam yang diharapkan tumbuh menjadi terumbu karang alami.

Transplantasi atau pelestarian terumbu karang dengan cara teknik pencakokan penanaman itu untuk pelestarian ekosistem terumbu karang yang saat ini kondisinya terdegradasi.

“Rehabilitasi terumbu karang sangat perlu dilakukan untuk menjaga ekosistem bawah laut. Kegiatan bukan hanya di sini, tetapi di beberapa titik lokasi perairan lain di Aceh Selatan juga kita lakukan untuk pelestarian,” sebutnya.
 

Pewarta: Anwar
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Dekan akan panggil dosen pembuat survei mengatasnamakan IPB

Bogor (ANTARA) – Dekan Fakultas Ekonomi dan Manajemen Institut Pertanian Bogor Nunung Nuryantoro akan memanggil salah satu dosen bernama Jono Munandar yang merilis hasil survei Pemilihan Presiden 2019 mengatasnamakan FEM IPB.

“Nanti kita ajak ngobrol, dalam waktu dekat kita akan mintai keterangannya. Tadi sudah komunikasi juga lewat WhatsApp,” ujarnya di Bogor, Jawa Barat, Jumat.

Menurutnya, survei yang dilakukan dosen Progam Studi Ilmu Manajemen (PEIM) FEM itu di luar sepengetahuan IPB,  bukan merupakan produk IPB.

“Itu dilakukan individu yang bersangkutan. Tidak ada lembaga terlibat di dalamnya, meskipun yang bersangkutan mencantumkan logo,” kata Nunung Nuryanto.

Ia menduga yang bersangkutan berafiliasi ke salah satu calon presiden (capres). Hal itu dibuktikannya berdasarkan jejak digital dari Jono pada Pilpres 2014.

“Jadi kita tidak tahu, lihat saja jejak digital yang bersangkutan. Lima tahun yang lalu juga. Masing-masing orang punya pilihan tidak apa-apa. Tapi kalau mengatasnamakan institusi kan tidak bisa juga,” tuturnya.

Ketika ditanya mengenai sanksi, Nunung mengaku belum menentukannya sampai selesai melakukan diskusi di internal IPB.

“Kami sedang mendiskusikan semuanya, baru kita ajak ngobrol baik-baik,” kata Nunung.

Seperti diketahui, survei yang dikeluarkan Jono menghasilkan keunggulan untuk Prabowo sebesar 48,8 persen, sementara Jokowi 41,8 persen.

Pada Pemilu 2014, Jono pernah mengeluarkan hasil survei yang memenangkan Prabowo 47 persen, sedangkan Jokowi 42 persen. 

Pewarta: M Fikri Setiawan
Editor: Eddy K Sinoel
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ridwan Kamil ajak “Generasi Z” riset calon pemimpin

Bandung (ANTARA) – Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil atau Emil mengajak pemilih pemula atau kaum milenial/generasi z untuk melakukan riset terkait penentuan calon pemimpin negara ini yang berlaga di Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2019.

“Para pemilih baru generasi z lakukan riset dengan baik melalui melalui. Rekam jejak pemimpin, silakan dipilih caleg yang akan mewakili suara kita tolong diriset juga,” kata Gubernur Emil seusai acara Forum Pimpinan Redaksi media massa arus utama se-Jabar di Bandung, Jumat.

Menurut dia, rekam jejak pemimpin yang akan dipilih di Pilpres dan Pileg 2019 harus benar-benar dipastikan oleh para pemilih Generasi Z, terlebih jumlah pemilih pemula cukup banyak.

“Rekam jejaknya jelas, visi misinya jelas. Sehingga waktu menyampaikan di Pemilu kita memilih rombongan manusia terbaik di Indonesia untuk mengatur hidup kita lima tahun ke depan lebih baik dan lebih berkualitas,” kata Emil.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Emil juga mengajak media massa mulai dari cetak, radio, televisi hingga online untuk bersama-sama memberitakan agar seluruh warga negara menggunakan hak pilihnya pada Pemilu yang akan digelar pada 17 April 2019.

“Waktu tinggal sekian hari, saya harap media juga tolong jangan golput. Karena kalau anda tak menggunakan hak suaranya maka penyesalan lima tahun kualitas hidup kita ditentukan oleh ketidakacuhan kita terhadap pemungutan suara ini,” katanya.

Gubernur Emil optimistis pelaksanaan Pemilu 2019 yang tinggal beberapa hari lagi di Jawa Barat bisa berlangsung dengan aman, lancar dan damai.

“Jelang pemilu semoga Jabar tentram tenang, hindari, kurangi pemberitaan yang bisa menimbulkan multipersepsi dan keresahan karena kita harus jaga betul transisi kekuasaan ini yang damai aman sebagai syarat kita melangsungkan pembangunan,” kata dia.***2***
 

Pewarta:
Editor: Nurul Hayat
Copyright © ANTARA 2019

Kampanye PPP di Tasikmalaya

Plt Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa menyampaikan orasi politiknya pada Kampanye Terbuka PPP di Lapangan Dadaha, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat (12/4/2019). Suharso Monoarfa mengajak pendukungnya untuk memenangkan Jokowi-Ma’ruf pada Pilpres 17 April mendatang. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/hp.