Jateng ditawari tuan rumah kejuaraan sepeda kelas dunia

Semarang (ANTARA) – Jawa Tengah ditawari menjadi tuan rumah kompetisi seri balap sepeda bertaraf internasional Gran Fondo New York karena penyelenggara event maraton balap sepeda berbasis di New York itu menilai Jawa Tengah dinilai memiliki potensi wisata yang menarik.

Tawaran ini disampaikan langsung oleh Organizer Gran Fondo New York (GFNY) Indonesia Axel Moeller kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Puri Gedeh Semarang, Rabu.

Kepada Ganjar, Axel menyatakan siap membantu penuh jika Jateng siap menjadi tuan rumah ajang bergengsi itu pada 2020.

“Jawa Tengah memiliki potensi wisata yang sangat bagus karena GFNY ini tujuannya juga mengenalkan pariwisata kepada dunia, jadi ajang ini sangat cocok digelar di Jateng,” kata Axel.

Tim Leader GFNY Indonesia M. Mahful menambahkan, GFNY mendatang adalah bagian dari seri kejuaraan dunia yang berpusat di New York yang setiap tahun mengkompetisikan 21 ajang di 19 negara.

“Indonesia memiliki dua ‘event’ yakni GFNY Bali dan GFNY Indonesia, gelaran GFNY Indonesia ini bisa digelar di berbagai daerah,” katanya.

GFNY diikuti oleh berbagai peserta seluruh dunia dan berkaca pada gelaran GFNY Bali, Lombok dan Samosir, setiap kali ajang balap sepeda digelar, sedikitnya 30 negara berpartisipasi dalam ajang itu.

Baca juga: Juara GFNY Bali Juwanto ungkap latihannya, 2.800 km sepanjang Januari

“Pesertanya tidak hanya atlet, tapi penghobi sepeda dan komunitas dari seluruh negara. Untuk itu ajang ini memang mengarah pada pariwisata, Jateng sangat cocok menggelar ajang ini karena potensi pariwisatanya bagus,” kata Mahful.

Mahful menyebutkan saat sebelum ada GFNY di Lombok beberapa tahun lalu, orang tidak tahu di Lombok ada lokasi bersepeda  menarik dengan pemandangan alam yang indah.

“Setelah selesai ajang GFNY, Lombok kini menjadi daerah incaran para penghobi dan komunitas sepeda dunia. Hal ini juga pasti akan terjadi di Jateng,” katanya.

Ganjar Pranowo sendiri mengaku tertarik pada tawaran tersebut dan akan mempelajarinya, termasuk penyiapan lokasi dan sarana prasarana.

“Saya sangat tertarik, nanti akan langsung kami pelajari termasuk menyiapkan tempat yang representatif karena ini kan pesertanya banyak dan dari berbagai negara,” kata Ganjar.

Ganjar juga menawarkan daerah yang memungkinkan untuk ajang balap sepeda, salah satunya kawasan Candi Borobudur.

“Saya sedang menggenjot kegiatan di Candi Borobudur, sebentar lagi ada ‘Tour de Borobudur’ dan ‘Borobudur Maraton’. Kalau nanti GFNY bisa digelar di Jateng, mungkin bisa juga dilaksanakan di kawasan Borobudur atau bisa juga dihelat di Dataran Tinggi Dieng, Kepulauan Karimunjawa, Sangiran,” tutup Ganjar.

Baca juga: Sekitar 1.200 pesepeda akan ramaikan Tour de Bintan 2019

Pertama kali, Jateng ekspor edamame ke Belanda

Pewarta: Wisnu Adhi Nugroho
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Gerain Thomas pegang kendali atas rival-rivalnya

Albi, Prancis (ANTARA) – Juara bertahan Geraint Thomas unggul selisih waktu dari sejumlah pesaing beratnya setelah angin samping menciptakan kekacauan di kalangan pebalap pada puncak Etape 10 Tour de France, Senin waktu setempat.

Thomas memimpin di depan pada 35 kilometer terakhir etape berjarak 217,5 km dari St Flour itu, dibuntuti pebalap Prancis Thibaut Pinot, pebalap Denmark Jakob Fuglsang, pebalap Kolombia Rigoberto Uran dan pebalap Australia Richie Porte.

Mereka finis dalam selisih 1 menit 39 detik.

Pebalap Belgia Wout van Aert memenangkan etape ini setelah adu sprint menjelang finis, dengan Thomas, rekan satu timnya di Ineos Egan Bernal dan pebalap Kolombia Nairo Quintana yang berada di grup utama, selain pebalap Inggris Adam Yates dan pebalap Belanda Steven Kruijswijk.

Pebalap Prancis Julian Alaphilippe, di mana akselarasi timnya Deceuninck-Quick Step saat angin samping terjadi menciptakan selisih kecil tapi menentukan, mempertahankan jersey kuning untuk kepemimpinan klasemen keseluruhan ketika dia melewati garis finis dengan catatan waktu sama dengan Van Aert.

Baca juga: Etape 10 milik Wout Van Aert

Etape ini juga menjadi skenario paling buruk Pinot yang adalah salah satu spesialis tanjakan terbaik di dunia yang ingin bersaing dengan Thomas di pegunungan, setelah pebalap Prancis ini kehilangan waktu cukup besar.

“Ini hari yang menyedihkan sekali,” kata Pinot yang berjaya pada Etape 8 seperti dikutip Reuters.

Kekacauan akibat angin samping turut mengguncang peringkat, namun Thomas naik ke posisi kedua atau terpaut 1 menit 12 detik di belakang Alaphilippe.

Dia masih berada di atas Bernal dengan selisih empat detik, tetapi Pinot terjengkang ke urutan kesebelas atau 1 menit 21 detik di belakang Thomas.

Kruijswijk menempati urutan keempat dengan 15 detik di belakang Thomas, sedangkan Yates menempati urutan ketujuh setelah terpaut 35 detik dari sang juara bertahan, dan 17 detik di depan peringkat delapan Quintana.

Baca juga: Daryl Impey juarai etape kesembilan

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Rea menangi balapan Superbike Dunia di Laguna Seca

Jakarta (ANTARA) – Jonathan Rea memenangkan balapan Superpole pada putaran Superbike Dunia di Laguna Seca sehingga menaikkan kepemimpinan klasemen kejuaraan dunia atas Alvaro Bautista.

Bautista mengalami kecelakaan pada lap pertama menyusul sebuah insiden terpisah di tikungan kedelapan.

Rea memimpin sejak awal lomba, sebaliknya Bautista harus dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Rea dari Irlandia Utara saat ini memimpin 61 poin di puncak klasemen Superbike Dunia.

Rea yang menunggangi Kawasaki memenangi balapan pembuka Sabtu di California sehingga menang keenam kali berturut-turut dan kelima di Laguna Seca.

Bautista yang mengendarai Ducati mengalami kecelakaan kelima dalam sembilan balapan.

Rekan satu tim Bautista, Chaz Davies, menduduki urutan kedua balapan ini, sedangkan pebalap BMW Tom Sykes menempati peringkat ketiga.

Kemenangan Rea di Superpole di AS adalah kemenangan Superbike Dunia ke-80 dan ke-250 dalam seri ini yang dicatat sang pebalap Inggris, demikian BBC.

Baca juga: Pebalap superbike Davey Lambert tewas dalam lomba

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Vettel minta maaf kepada Verstappen

Jakarta (ANTARA) – Pebalap Ferrari Sebastian Vettel mendatangi Max Verstappen di parc ferme Sirkuit Silverstone setelah  tubrukan dengan sang pebalap Red Bull itu di GP Inggris, Minggu.

Juara dunia empat kali bersama Red Bull itu mengakui telah berbuat kesalahan sehingga pebalap berusia 21 tahun asal Belanda itu kehilangan peluang finis peringkat ketiga setelah keduanya tabrakan di lap ke-38.

Steward menjatuhkan hukuman penalti 10 detik dan dua poin penalti kepada Vettel karena menyebabkan insiden itu, demikian Reuters.

“Ini kesalahanku,” kata Vettel yang kini tertinggal 100 poin di belakang pemuncak klasemen Lewis Hamilton dari Mercedes.

“Jelas dia tidak senang tapi kalian tahu, hidup berlanjut,” kata Vettel usai mendatangi Verstappen untuk meminta maaf.

Verstappen menyalip Vettel di Stowe namun sang pebalap Jerman menyeruduknya dari belakang ketika mereka mengerem di Vale. Kedua pebalap melintir namun terhindar dari jebakan gravel dan melanjutkan balapan.

Vettel mengalami kerusakan sayap depan dan harus masuk ke pit untuk melakukan pergantian, sementara Verstappen yang mengalami benturan keras tidak masuk ke pit dan bertahan di P5 di belakang pebalap Ferrari Charles Leclerc dan Pierre Gasly, rekan satu tim di Red Bull.

“Tentunya aku merusak balapanku tapi secara umum balapan ini cukup bagus,” kata Vettel.

Verstappen telah menerima permintaan maaf dari Vettel dan mengaku tidak tahu bagaimana dia bisa mempertahankan posisinya hingga finis mengemas poin di P5 di tengah kerusakan yang dialami dengan mobilnya.

Baca juga:Verstappen beberkan kondisi mobil di finis usai diseruduk Vettel

Kepala tim Red Bull Christian Horner menyatakan jika insiden itu telah merampas podium bagi Verstappen dan tempat kedua di belakang juara lomba, Lewis Hamilton dari Mercedes.

“Ini sangat membuat frustasi. Tapi luar biasa ketika mobil ini bisa bertahan. Terus melaju dengan kerusakan yang ia dapati adalah hal yang cukup luar biasa. Paling tidak dia mampu menyelesaikan balapan dan meraih poin dari sana,” kata Horner.

Baca juga:Hamilton cetak rekor enam kemenangan di GP Inggris
 

Felipe Massa Singgah di Jakarta

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Verstappen beberkan kondisi mobil di finis usai diseruduk Vettel

Jakarta (ANTARA) – Tubrukan antara mobil Red Bull dan Ferrari kembali terulang, kali ini melibatkan Max Verstappen dan Sebastian Vettel di GP Inggris yang digelar di Sirkuit Silverstone, Minggu.

Pada awalnya, Verstappen memanfaatkan slipstream di belakang Vettel untuk menyalip pebalap Ferrari itu di lap ke-37.

Ketika Verstappen melewati sang juara dunia empat kali itu, Vettel berusaha mengejar di belakang namun terlambat melakukan pengereman sehingga menyeruduk sang pebalap asal Belanda itu dari belakang, demikian laman resmi Formula 1.

Keduanya melintir di trek namun terhindar dari perangkap gravel.

Vettel mengalami kerusakan sayap depan dan harus masuk ke pit untuk melakukan pergantian, sementara Verstappen yang mengalami benturan keras tidak masuk ke pit dan bertahan di P5 di belakang pebalap Ferrari Charles Leclerc dan Pierre Gasly, rekan satu tim di Red Bull.

“Kecewa setelah apa yang bisa kami raih jika tabrakan itu tak terjadi, tapi hal ini terjadi dan Seb telah minta maaf,” kata Verstappen dalam akun resmi Instagramnya.
 

Baca juga:Hamilton cetak rekor enam kemenangan di GP Inggris

Sebelumnya di GP Austria dua pekan lalu, Verstappen terlibat insiden senggolan dengan pebalap Ferrari lainnya, Charles Leclerc, di lap-lap terakhir untuk merebut gelar juara pertamanya musim ini.

Verstappen sempat dipanggil steward usai lomba namun lolos dari hukuman penalti.

Di Inggris, Vettel, setelah menyelesaikan balapan, menghampiri Verstappen di parc ferme Sirkuit Silverstone untuk meminta maaf.

“Itu kesalahanku,” kata Vettel. “Dia melewatiku di Stowe dan kemudian sedikit melebar yang memberiku kesempatan untuk menyalip. Kemudian aku kira dia akan ke kanan sehingga ada ruang di sisi kiri, ke mana aku melaju, namun ternyata tidak terbuka dan pada saat itu aku sadar jika sudah terlambat, aku terlalu dekat dan aku menabraknya.”

Vettel finis P16 dan mendapatkan penalti tambahan waktu 10 detik di akhir lomba.

Insiden tersebut mirip dengan apa yang terjadi di Azerbaijan tahun lalu ketika Verstappen diseruduk oleh rekan satu timnya saat itu, Daniel Ricciardo.

“Di Baku aku melaju sekitar 280 kpj, Daniel 320 kpj, kalian tahu kecepatannya sangat berbeda dengan di sini,” kata Verstappen.

“Dia (Vettel) jelas gagal mengerem dan (ban) terkunci kemudian menabrakku tapi kami telah bicara satu sama lain, dia meminta maaf. Pada akhirnya apa yang bisa kita lakukan?”

Verstappen pun mengaku tak tahu bagaimana dia bisa membawa mobilnya hingga garis finis dengan sejumlah kerusakan yang dialami.

“Jujur aku tak tahu bagaimana.”

“Power steeringku rusak, kursiku mencuat, jadi setiap kali mengerem aku merosot ke depan. Di tikungan cepat aku bergeser ke kiri dan kanan.”

“Ketika aku keluar dari mobil, lantai mobil dan bagian belakang hancur, jadi aku senang bisa finis kelima,” kata dia.

Dengan hasil itu, Verstappen masih di peringkat tiga klasemen sementara dengan 136 poin, sedangkan Vettel menguntit di peringkat empat dengan selisih 13 poin.

Baca juga:Hasil GP Inggris: Hamilton juara, Vettel tubruk Verstappen

Felipe Massa Singgah di Jakarta

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Hasil GP Inggris: Hamilton juara, Vettel tubruk Verstappen

Jakarta (ANTARA) – Pebalap asal Inggris Lewis Hamilton dari tim Mercedes menjuarai balapan GP Inggris di Sirkuit Silverstone, Minggu, untuk meraih kemenangan keenamnya di tanah kelahirannya itu.

Hamilton, yang mengawali balapan dari P2, menyentuh garis finis 24,928 detik lebih cepat dari rival terdekatnya, Valtteri Bottas, rekan satu timnya di Mercedes, demikian laman resmi Formula 1.

Charles Leclerc dari tim Ferrari melengkapi podium di peringkat tiga setelah meredam perlawanan pebalap Red Bull Pierre Gasly dan diuntungkan insiden tubrukan antara Sebastian Vettel dan Max Verstappen.

Drama terjadi di lap ke-37 ketika Verstappen menyalip Vettel. Namun ketika sang pebalap Red Bull berada di depan pebalap Ferrari itu, Vettel menabrak Verstappen dari belakang ketika memasuki zona pengeraman. Kedua mobil pebalap melintir namun terhindar dari gravel sehingga bisa melanjutkan balapan.

Vettel mengalami kerusakan di sayap depan dan harus menggantinya di pit, sementara Verstappen melanjutkan balapan tanpa mengalami kerusakan dan mendapatinya di P5 di belakang Charles Leclerc dan Pierre Gasly.

Di akhir balapan Vettel dikenakan penalti tambahan 10 detik karena insiden tersebut.

Verstappen mampu melanjutkan lomba dan finis P5 di belakang Gasly sedangkan Vettel merosot ke P16.

Baca juga:Hamilton cetak rekor enam kemenangan di GP Inggris

Carlos Sainz memimpin pertarungan tim papan tengah setelah finis P6 untuk Mclaren diikuti oleh Daniel Ricciardo dari tim Renault di P7 dan Kimi Raikkonen dari Alfa Romeo di P8.

Daniil Kvyat dari Toro Rosso finis kesembilan sementara Nico Hulkenberg mengamankan poin terakhir di lomba itu di P10.

Pebalap Alfa Romeo Antonio Giovinazzi gagal menyelesaikan lomba setelah tergelincir di lap 20.

Dua pebalap Haas Romain Grosjean dan Kevin Magnussen menyudahi balapan lebih awal setelah keduanya empat bersenggolan di lap pembuka yang berakibat kerusakan di mobil mereka. Ini menjadi balapan keempat tanpa poin bagi Haas.

Hasil GP Inggris
1 Lewis Hamilton GBR Mercedes AMG Petronas Motorsport 52 lap
2 Valtteri Bottas FIN Mercedes AMG Petronas Motorsport + 24,928 detik
3 Charles Leclerc MON Scuderia Ferrari + 30,117 detik
4 Pierre Gasly FRA Aston Martin Red Bull Racing Honda + 34,692 detik
5 Max Verstappen NED Aston Martin Red Bull Racing Honda + 39,458 detik
6 Carlos Sainz ESP McLaren F1 Team + 53,639 detik
7 Daniel Ricciardo AUS Renault F1 Team + 54,401 detik
8 Kimi Raikkonen ITA Alfa Romeo Racing + 65,540 detik
9 Daniil Kvyat RUS Red Bull Toro Rosso Honda + 66,720 detik
10 Nico Hulkenberg GER Renault F1 Team + 72,733 detik
11 Alexander Albon THA Red Bull Toro Rosso Honda + 74,281 detik
12 Lando Norris GBR McLaren F1 Team + 75,617 detik
13 Lance Stroll CAN SportPesa Racing Point F1 Team + 81,086 detik
14 George Russell GBR ROKiT Williams Racing +1 lap
15 Robert Kubica POL ROKiT Williams Racing +1 lap
16 Sebastian Vettel GER Scuderia Ferrari +1 lap*
17 Sergio Perez MEX SportPesa Racing Point F1 Team +1 lap
GAGAL FINIS Antonio Giovinazzi ITA Alfa Romeo Racing
GAGAL FINIS Romain Grosjean FRA Rich Energy Haas F1 Team
GAGAL FINIS Kevin Magnussen DEN Rich Energy Haas F1 Team

Klasemen pebalap setelah GP Inggris
1 Lewis Hamilton GBR Mercedes AMG Petronas Motorsport 223
2 Valtteri Bottas FIN Mercedes AMG Petronas Motorsport 184
3 Max Verstappen NED Aston Martin Red Bull Racing Honda 136
4 Sebastian Vettel GER Scuderia Ferrari 123
5 Charles Leclerc MON Scuderia Ferrari 120
6 Pierre Gasly FRA Aston Martin Red Bull Racing Honda 55
7 Carlos Sainz ESP McLaren F1 Team 38
8 Kimi Raikkonen ITA Alfa Romeo Racing 25
9 Lando Norris GBR McLaren F1 Team 22
10 Daniel Ricciardo AUS Renault F1 Team 22
11 Nico Hulkenberg GER Renault F1 Team 17
12 Kevin Magnussen DEN Rich Energy Haas F1 Team 14
13 Sergio Perez MEX SportPesa Racing Point F1 Team 13
14 Daniil Kvyat RUS Red Bull Toro Rosso Honda 12
15 Alexander Albon THA Red Bull Toro Rosso Honda 7
16 Lance Stroll CAN SportPesa Racing Point F1 Team 6
17 Romain Grosjean FRA Rich Energy Haas F1 Team 2
18 Antonio Giovinazzi ITA Alfa Romeo Racing 1
19 George Russell GBR ROKiT Williams Racing 0
20 Robert Kubica POL ROKiT Williams Racing 0

Baca juga:Statistik GP Inggris

Baca juga:F1 perpanjang kontrak Sirkuit Silverstone hingga 2024

Felipe Massa Singgah di Jakarta

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Lewis Hamilton ukir rekor juara GP Inggris enam kali

Pembalap Mercedes asal Inggris Lewis Hamilton mengibarkan bendera saat memenangi GP Inggris di sirkuit Silverstone, Minggu (14/7/2019). Hamilton mengukir rekor menjadi satu-satunya pembalap yang mampu juara enam kali di sirkuit Silverstone. ANTARA FOTO/REUTERS/Matthew Childs/pras.

Hamilton cetak rekor enam kemenangan di GP Inggris

Jakarta (ANTARA) – Pebalap asal Inggris Lewis Hamilton dari tim Mercedes menjuarai balapan GP Inggris di Sirkuit Silverstone, Minggu, untuk meraih kemenangan keenamnya di tanah kelahirannya itu.

Hamilton, yang mengawali balapan dari P2, menyentuh garis finis 24,928 detik lebih cepat dari rival terdekatnya, Valtteri Bottas, rekan satu timnya di Mercedes, demikian laman resmi Formula 1.

Charles Leclerc dari tim Ferrari melengkapi podium di peringkat tiga setelah meredam perlawanan pebalap Red Bull Pierre Gasly dan diuntungkan insiden tubrukan antara Sebastian Vettel dan Max Verstappen.

Dengan kemenangan itu Hamilton mencetak sejarah sebagai pebalap yang paling banyak memenangi GP Inggris dengan rekor enam kali juara, mengungguli rekor mantan pebalap tuan rumah lainnya, Jim Clark dan pebalap Prancis Alain Prost dengan lima kemenangan.

“Aku harap kalian menikmati hari kalian. Aku tak akan bisa melakukannya tanpa timku. Aku sangat senang menjadi bagian dari ini,” kata Hamilton usai lomba.

Bottas, yang start dari pole position, harus mengakui kecepatan rekan satu timnya ketika disalip di lap keempat untuk mengambil alih pimpinan lomba.

Bottas mengaku strateginya cukup dirugikan dengan keluarnya safety car di tengah lomba ketika pebalap Alfa Romeo Antonio Giovinazzi melintir keluar trek di lap ke-20. Pertarungan kembali dilanjutkan empat lap kemudian setelah balapan berjalan normal.

“Aku tak tahu apa yang harus kukatakan, aku menjaga jarak untuk pitstop dan kemudian ada safety car… kurang lebih seperti itu, bukan hariku,” kata pebalap asal Finlandia itu.

Drama terjadi di lap ke-37 ketika Verstappen menyalip Vettel. Namun ketika sang pebalap Red Bull berada di depan pebalap Ferrari itu, Vettel menabrak Verstappen dari belakang ketika memasuki zona pengeraman.

Kedua mobil pebalap melintir namun tidak terperangkap di gravel sehingga bisa melanjutkan balapan.

Vettel mengalami kerusakan di sayap depan dan harus menggantinya di pit, sementara Verstappen melanjutkan balapan tanpa mengalami kerusakan dan mendapatinya di P5 di belakang Charles Leclerc dan Pierre Gasly.

Di akhir balapan Vettel dikenakan penalti tambahan 10 detik karena insiden tersebut.

Baca juga: Statistik GP Inggris

Leclerc diuntungkan insiden itu untuk naik dua posisi ke peringkat tiga, diikuti oleh Gasly di peringkat empat.

“Ini mungkin balapan yang paling aku nikmati di sepanjang karirku,” ungkap Leclerc.

“Dengan safety car keluar kami kehilangan posisi tapi sangat senang bisa finis ketiga.”

Verstappen mampu mengamankan poin setelah finis kelima, sedangkan Vettel finis P16.

Hamilton, yang juga meraih satu poin tambahan setelah mencetak waktu putaran tercepat, kini memperlebar jarak di puncak klasemen pebalap dengan 223 poin, selisih 39 poin dari Bottas di peringkat dua.

Kemenangan itu juga merupakan kali ketujuh bagi Hamilton menjuarai balapan di 10 balapan yang telah berlangsung musim ini, sekaligus kemenangan ke-80 selama karirnya.

Baca juga: Hamilton berpeluang ramaikan perayaan di Silverstone

Felipe Massa Singgah di Jakarta

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Crosser Slovenia Tim Gajser menangi MXGP seri Semarang

Aksi crosser asal Slovenia Tim Gajser pada kejuaraan dunia Motocross Grand Prix (MXGP) seri ke-12, di kawasan Bukit Semarang Baru (BSB) Mijen Semarang, Jawa Tengah, Minggu (14/7/2019). Tim Gajser tampil sebagaii juara pada MXGP seri ke-12. ANTARA FOTO/R. Rekotomo/pras.

Tim Gajser berjaya di MXGP Semarang

Semarang (ANTARA) – Crosser HRC Honda, Tim Gajser, berjaya dalam kejuaraan dunia MXGP 2019 di sirkuit BSB City, Mijen, Kota Semarang, Sabtu.

Pebalap asal Slovenia tersebut menyapu bersih dua race yang dipertandingkan hari ini.

Sementara tempat kedua diraih crosser Monster Energy Wilco Yamaha MX, Amaud Tonus.

Tonus finis kedua di race pertama dan menempati posisi ketiga di race kedua.

Sementara podium ketiga diraih rekan satu tim Tonus, Jeremy Seewer.

Menurut Gajser, balapan hari ini lebih baik di banding kualifikasi yang digelar sehari sebelumnya.

“Lintasan hari ini bagus. Ada beberapa titik yang licin, tapi tidak masalah,” katanya.

Dengan tambahan 50 poin ini memperkokoh posisi Gajser di klasemen sementara MXGP dengan 538 poin.

Baca juga: Tim Gajser tercepat di MXGP Palembang

Baca juga: Pembalap Honda Tim Gajser pimpin kualifikasi balapan MXGP

Sirkuit MXGP di Jakabaring siap digunakan

Pewarta: Immanuel Citra Senjaya
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Duo Mercedes berjaya pada sesi kualifikasi GP Inggris

Pembalap Mercedes Valtteri Bottas (kiri) berjabat tangan dengan pembalap Ferrari Charles Leclerc usai sesi kualifikasi GP Inggris di sirkuit Silverstone, Sabtu (13/7/2019). Valtteri Bottas menjadi yang terbaik pada sesi kualifikasi tersebut dengan catatan waktu 1 menit 25,093 detik. Sementara itu, peringkat kedua dan ketiga secara berurutan diduduki oleh Lewis Hamilton (Mercedes) dan Charles Leclerc (Ferrari). ANTARA FOTO/REUTERS/Matthew Childs/pras.

Pembalap Belgia Thomas De Gendt menangi etape 8 Tour de France

Pembalap Belgia dari tim Lotto Soudal Thomas De Gendt dan pembalap Italia dari tim CCC Alessandro De Marchi memacu sepedanya saat berlomba pada etape 8 Tour de France, Sabtu (13/7/2019). Pada etape 8 yang menempuh jarak 200 km dari Macon ke Saint-Etienne itu pembalap Belgia Thomas De Gendt berhasil menjadi yang tercepat. ANTARA FOTO/REUTERS/Gonzalo Fuentes/pras.

Bottas unggul tipis dari Hamilton untuk rebut pole position GP Inggris

Jakarta (ANTARA) – Pebalap Mercedes Valtteri Bottas akan start GP Inggris di Sirkuit Silverstone dari pole position usai menjadi yang tercepat di sesi kualifikasi, Sabtu.

Bottas di Q3 mencetak waktu tercepat 1 menit 25,093 detik, unggul sangat tipis dari rekan satu timnya, Lewis Hamilton yang 0,006 detik lebih lambat, demikian laman resmi Formula 1.

Ini merupakan pole position keempat bagi pebalap asal Finlandia itu musim ini.

“Ini mengingatkan aku kenapa kami melakukan ini, perasaan ini. (Persaingan) yang sangat ketat antara kami di akhir pekan ini,” kata Bottas.

“Aku lega ini berakhir, dan sangat mudah untuk melakukan kesalahan. Semua orang sedikit kewalahan.”

Di belakang duo Mercedes, Charles Leclerc mengunci posisi start ketiga untuk Ferrari, dengan tampil lebih cepat dari rekan satu timnya, Sebastian Vettel yang harus puas di posisi start keenam.

“Di Q3 Mercedes menyalakan mesinnya dan mereka sangat, sangat cepat. Tempat ketiga adalah hasil terbaik yang bisa kami capai hari ini dan aku senang dengan itu,” kata Leclerc yang terpaut 0,079 detik dari polesitter itu.

Sebelumnya, Leclerc sempat menjadi yang tercepat di sesi latihan bebas FP3 bersama Vettel di tempat kedua.

“Ini cukup mengejutkan karena kami menantikan Ferrari sangat kuat. Valtteri menjalani lap pertama yang fantastis di Q3 dan Lewis melakukan kesalahan, ini adalah kesalahan kecil yang bisa membuat perbedaan,” kata kepala tim Mercedes Toto Wolff.

Juara GP Austria, Max Verstappen akan start dari P4 diikuti rekan satu timnya di Red Bull, Pierre Gasly di P5.

Daniel Ricciardo mengunci P7 untuk Renault dan akan start di depan Lando Norris dari McLaren di P8.

Baca juga:Norris kembali nantikan momen pertarungan dengan Hamilton

Baca juga:Kecolongan di Austria, Leclerc akan lebih agresif di Inggris

Sementara pebalap Toro Rosso, Alexander Albon berada di P9 diikuti oleh pebalap Renault lainnya, Nico Hulkenberg di P10.

Pebalap Alfa Romeo Antonio Giovinazzi dan Kimi Raikkonen terlempar dari Q2 dan akan start dari P11 dan P12 di depan pebalap McLaren Carlos Sainz di P13 setelah gagal menyamai kecepatan rekan satu timnya, Lando Norris.

Romain Grosjean start dari P14 untuk Haas, di depan pebalap Racing Point, Sergio Perez di P15.

Rekans satu tim Grosjean, Kevin Magnussen, tereliminasi di Q1 setelah kalah unggul dari Perez dan akan start dari P16.

Daniil Kvyat masih kewalahan dengan mobil Toro Rosso di P17 di depan pebalap Racing Point Lance Stroll di P18.

Sedangkan dua pebalap Williams, George Russell dan Robert Kubica kembali start dari dua posisi paling belakang.

Baca juga:Hamilton berpeluang ramaikan perayaan di Silverstone

Baca juga:Statistik GP Inggris
 

Felipe Massa Singgah di Jakarta

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Motocross Grand Prix di Semarang

Crosser asal Prancis Gautier Paulin (kiri), crosser asal Belgia Jeremy Van Horebeek (tengah), dan cosser asal Lithuania Arminas Jasikonis (kanan), memacu sepeda motornya di lintasan pada babak kualifikasi Motocross Grand Prix (MXGP) seri ke-12, di kawasan Bukit Semarang Baru (BSB) Mijen Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (13/7/2019). Crosser asal Belanda Glenn Coldenhoff berhasil menempati posisi pertama pada babak kualifikasi MXGP yang diikuti 21 crosser dari berbagai negara tersebut. ANTARA FOTO/R. Rekotomo/foc.

Pebalap AS Van Garderen terpaksa terhenti di Tour de France

Jakarta (ANTARA) – Pebalap Amerika Serikat Tejay Van Garderen mengalami kecelakaan pada etape ketujuh dan membuat dia terpaksa terhenti dari Tour de France 2019.

Van Garderen mengalami patah pergelangan tangan akibat kecelakaan tersebut.

Insiden tersebut terjadi tujuh kilometer sebelum menuju etape terpanjang tour, Belfort. Van Garderen menabrak pembatas jalan yang menyebabkan ia terperosok hingga tangan, wajah, dan badan bagian depannya terluka.

“Tabrakan disebabkan karena kesalahan saya,” kata Van Garderen seperti dikutip dari laman resmi tim sepedanya, Education First Pro Cycling.

“Saya melihat ke bawah sepeda karena saya rasa ada yang tersangkut, mungkin kertas, lalu saya menabrak pembatas. Saya tidak menyalahkan diri sendiri, dan saya harap tidak ada yang terluka karena saya.”

Rekan-rekan satu tim Van Garderen dari EF Education First Pro Cycling berkumpul di sekitar dia setelah insiden itu terjadi. Ia pun segera mendapatkan bantuan medis, kemudian kembali menaiki sepedanya pada 223 km sebelum finis di Chalon-sur-Saone.

Namun, setelah itu Garderen hilang kontak dengan grupnya di lima kilometer terakhir sebelum garis finis.

Ia mendapatkan perawatan medis di garis finis dengan kepala dokter dari tim EF, Kevin Sprouse dan dokter di tour. Setelah menjalani X-ray, tim dokter menyatakan bahwa Garderen mengalami patah pergelangan tangan.

“Setelah etape selesai, luka Tejay langsung dibersihkan dan diperban, lalu kami lakukan X-ray untuk memastikan dia tidak mengalami pergeseran fraktur di telapak tangan kirinya. Saat ini tangannya sudah dibalut dan dia tidak akan ikut etape delapan,” kata Sprouse.

Sprouse mengatakan Garderen diperkirakan absen dalam tour hingga dua minggu ke depan.

“Kami akan kehilangan dia dalam tim,” tambah Vaughters. “Dia telah menunjukkan kehebatannya. Kami harap dia bisa cepat pulih dan kembali lagi balapan.”

“Yang saya pikirkan sekarang adalah kekecewaan, bagi saya pribadi dan tim,” kata Van Garderen.

Penerjemah: Shofi Ayudiana
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pebalap Peter Sagan bermain rubik di sela Tour de France

Jakarta (ANTARA) – Di tengah kesibukannya menjalani balapan di Tour de France 2019, juara dunia sepeda asal Slovakia Peter Sagan mengisi waktu senggangnya dengan bermain rubik.

Kemampuannya dalam bermain rubik pun, ia bagikan kepada para penggemarnya melalui unggahan video di akun Twitter resminya @petosagan.

“Orang-orang bertanya pada saya apa yang saya lakukan saat waktu luang di tour. Saya suka menyelesaikan rubik. Saya tidak terlalu jago tapi saya bisa menyelesaikannya. Apakah kamu bisa mengalahkan waktu yang saya dapat? ” tulis Sagan dalam twitternya.

Dalam videonya, ia yang sedang berada dalam mobil memperlihatkan keahliannya untuk menyelesaikan rubik.

“Orang-orang tidak mau menghabiskan waktu dengan saya karena saya terkadang menyebalkan, maka saya habiskan waktu saya dengan bermain rubik, ” katanya.

Baca juga: Akhiri mimpi buruk, pebalap Belanda Groenewegen menangi etape ketujuh

Baca juga: Peter Sagan pose selebrasi ala Hulk, ulangi adegan 2012

Sembari menyelesaikan rubiknya, Sagan terus berbicara dan memberitahu penggemarnya cara bermain yang benar.

“Ketika Daniel asyik membuat kopi, saya asyik bermain rubik. Kamu tahu cara menyelesaikannya? Saya tidak terlalu jago tapi akan menyenangkan kalau kita punya hobi, kan? “

Masih berkonsentrasi bermain, ia mengatakan bahwa hari itu setelah balapan etape ketujuh merupakan hari yang cukup baik, tapi menurutnya esok akan jadi hari yang sulit.

Di akhir video, ia pun berhasil menyelesaikan rubiknya dalam waktu 26 detik. “Dan aku menyelesaikan rubikku. “

Pada etape kedelapan pada Sabtu akan menempuh jarak 200 km dari Macon ke St Etienne. Peter Sagan masih menempati posisi ketiga klasemen umum dan masih mempertahankan jersey hijaunya.

Baca juga: Peter Sagan juarai etape kelima

Baca juga: Peringkat dunia balap sepeda

Pewarta: Shofi Ayudiana
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bottas ungguli Hamilton di FP2 GP Inggris

Jakarta (ANTARA) – Pebalap Mercedes Valtteri Bottas keluar sebagai yang tercepat di sesi latihan bebas FP2 GP Inggris di Sirkuit Silverstone, Jumat.

Bottas mencetak waktu tercepat 1 menit 26,732 detik untuk mengungguli rekan satu timnya, Lewis Hamilton di peringkat dua dengan selisih 0,069 detik, demikian laman resmi Formula 1.

Bottas sempat mencetak waktu tercepat menggunakan ban kompon medium sebelum beralih ke kompon lunak yang mana dia mampu memperbaiki catatan waktunya untuk membuka jarak 0,069 detik dari Hamilton.

Pebalap Ferrari Charles Leclerc terpatu 0,197 detik di tempat ketiga, disusul rekan satu timnya, Sebastian Vettel di peringkat empat.

Pierre Gasly, yang menjadi tercepat di FP1 untuk Red Bull, pada sesi latihan kedua hanya mampu finis kelima tercepat, sementara rekan satu timnya, Max Verstappen, di tempat ketujuh.

Baca juga: Gasly puncaki sesi latihan FP1 GP Inggris

Lando Norris, menjadi pebalap McLaren tercepat di peringkat enam, mengungguli rekan satu timnya, Carlos Sainz yang berada di peringkat delapan.

Alexander Albon membawa mobil Toro Rosso di peringkat sembilan mengungguli Sergio Perez dari tim Racing Point yang melengkapi peringkat 10 besar.

Pebalap Renault Daniel Ricciardo terpaksa menghentikan mobilnya di pinggir trek di 15 menit jelang akhir sesi karena masalah mesin.

George Russel juga kehilangan paruh kedua sesi latihan siang hari itu karena mengalami masalah di girbok mobil William.

Sesi latihan FP3 GP Inggris akan dilanjutkan pada Sabtu sebelum sesi kualifikasi.

Baca juga: Norris kembali nantikan momen pertarungan dengan Hamilton

Baca juga: Kecolongan di Austria, Leclerc akan lebih agresif di Inggris
 

Dukungan Mengalir untuk Rio Haryanto

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Gasly puncaki sesi latihan FP1 GP Inggris

Jakarta (ANTARA) – Pebalap Red Bull Pierre Gasly memuncaki sesi latihan bebas untuk pertama kalinya musim ini ketika menjadi yang tercepat di FP1 GP Inggris di Sirkuit Silverstone, Jumat.

Gasly mencatatkan waktu terbaik 1 menit 27,173 detik di lap terakhirnya untuk menyingkirkan pebalap Mercedes Valtteri Bottas, yang memimpin di sebagian besar sesi, ke tempat kedua dengan selisih waktu 0,456 detik, demikian laman resmi Formula 1.

Rekan satu tim Gasly, Max Verstappen di tempat ketiga tercepat mengungguli Lewis Hamilton dari Mercedes yang berada di tempat keempat.

Di seri balapan Formula 1 ke-1.007 kali ini, Red Bull menggunakan livery khusus bertemakan 007, kode agen rahasia asal Inggris, James Bond.

Hasil terbaik Gasly itu seakan menjawab kritik yang dilontarkan menyusul performa yang masih di bawah ekspektasi tim di awal musim ini.

Baca juga:Jauh dari ekspektasi, Bos Red Bull komentari performa Gasly

Baca juga:Norris kembali nantikan momen pertarungan dengan Hamilton

Sementara itu, dua pebalap Ferrari, Charles Leclerc dan Sebastian Vettel mencatatkan waktu di peringkat lima dan enam, di atas dua pebalap Renault, Nico Hulkenberg dan Daniel Ricciardo.

Sesi pagi sempat terhenti semenetara ketika Kimi Raikkonen menghentikan mobilnya di Luffield setelah tim Alfa Romeo lewat radio menyatakan ada bagian yang rusak.

Sesi latihan dilanjutkan kembali ketika marshal telah mengamankan mobil Raikkonen ke luar trek.

Laporan terakhir menyatakan jika Raikkonen mengalami masalah dengan power unit mobilnya. Aspal baru Silverstone juga terbukti cukup menyulitkan dengan sejumlah pebalap melintir di lintasan.

Pebalap Haas Romains Grosjean menjadi salah satu korbannya, ketika melintir di ujung jalur pit dan kehilangan sayap depannya. Grosjean ketika turun kembali ke trek juga melintir di Brooklands.

Rookie asal Inggris Lando Norris juga mendapati Sirkuit Silverstone cukup tangguh ketika dia kehilangan kendali mobil McLaren di tikungan terakhir demikian pula George Russell dengan mobil Williams. Hamilton dan Verstappen juga sempat melebar di trek. Tiga puluh menit menjelang akhir sesi, hujan membasahi Silverstone.

Alexander Albon dari Toro Rosso di peringkat sembilan diikuti oleh Carlos Sainz yang mengunci peringkat 10 besar untuk McLaren.

Baca juga:Kecolongan di Austria, Leclerc akan lebih agresif di Inggris

Baca juga:Hamilton berpeluang ramaikan perayaan di Silverstone
 

Felipe Massa Singgah di Jakarta

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Norris kembali nantikan momen pertarungan dengan Hamilton

Jakarta (ANTARA) – Lando Norris, usai mendapati perpanjangan kontrak dengan McLaren, menantikan kesempatan untuk kembali menantang rival senegaranya Lewis Hamilton dari tim Mercedes.

“Kita lihat dua tahun ke depan, banyak progres yang harus kita buat. Aku ingin balapan lebih sering dengan orang di samping kananku ini (Hamilton) di tahun-tahun selanjutnya, bukan hanya aku sendiri tapi juga tim, itu tujuan kami,” kata pebalap rookie asal Inggris dalam sesi jumpa pers jelang GP Inggris, Kamis malam waktu setempat, seperti dilansir laman resmi Formula 1.

Di GP Austria, Norris, yang start dari P5 mampu menyalip Hamilton di Tikungan 1 untuk naik ke P3, namun pebalap Mercedes itu mampu memperbaiki posisinya di lintasan lurus, berada di belakang Valtteri Bottas dan memanfaatkan slipstream.

Bukan pertarungan yang seimbang. “Tapi akan lebih bagus jika aku bisa bertahan lebih lama, itu posisi yang menjadi tujuan kami. Kami ingin berada di P3, kami ingin bertarung untuk podium,” kata Norris.

Pekan itu Norris finis P6 di Austria, menyamai hasil terbaiknya di awal musim ketika membalap di Bahrain.

Baca juga:McLaren perpanjang kontrak Lando Norris usai hasil positif awal musim

Sementara itu, Hamilton, yang gagal naik podium di Austria, bertekad bangkit di GP Inggris akhir pekan nanti.

Dengan lima trofi juara di Inggris, Hamilton menyamai rekor Jim Clark dan Alain Prost, dan akan mengincar kemenangan keenamnya di depan publik tuan rumah.

Mercedes pun telah memenangi lima dari enam balapan terakhir di Inggris.

“Ini adalah balapan yang telah menjadi event yang paling ditunggu-tunggu musim ini bagi saya dan ini akhir pekan yang selalu paling saya nikmati,” ungkap Hamilton.

Tiga pebalap Inggris yang berlaga musim ini yaitu Norris, Hamilton dan George Russell dari tim Williams, akan menghibur publik tuan rumah yang sebelumnya telah mendapat kabar baik dengan diperpanjangnya kontrak Silverstone di kalender Formula 1 hingga lima tahun ke depan.

Baca juga:Hamilton berpeluang ramaikan perayaan di Silverstone

Baca juga:Kecolongan di Austria, Leclerc akan lebih agresif di Inggris

Felipe Massa Singgah di Jakarta

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kecolongan di Austria, Leclerc akan lebih agresif di Inggris

Jakarta (ANTARA) – Pebalap Ferrari Charles Leclerc akan “mengatur ulang” agresivitasnya di balapan GP Inggris akhir pekan nanti setelah kehilangan podium juara di Austria.

Di Spielberg, Leclerc, yang memimpin hampir sepanjang lomba, mendapati Max Verstappen (Red Bull) lolos dari penalti setelah manuver di dua lap terakhir hingga kedua pebalap itu bersenggolan.

Leclerc yang disalip di lap-lap akhir itu pun mengaku merasa frustasi hanya bisa finis runner-up, namun melihat balapan GP Austria secara positif.

“Melihat ke belakang, aku senang karena sekarang kami bisa membalap seperti ini,” kata sang pebalap asal Monako seperti dikutip laman resmi Formula 1.

“Sebagai pebalap, kami selalu mencoba mengikuti aturan yang membatasi kami, jadi aku pastinya akan mengubah sedikit dan mengatur ulang agresiku,” kata Leclerc.

“Aku tak punya masalah dengan insiden itu dan mudah bagiku untuk menatap ke depan. Yang aku inginkan hanyalah konsistensi. Aku merasa ada insiden di masa lalu yang tidak terlalu besar, namun dikenai penalti.”

Baca juga:Juarai GP Austria, Verstappen akhiri kemenangan beruntun Mercedes

“Jika kami bisa membalap seperti itu sekarang, aku lebih senang untuk membalap demikian. Aku rasa itu bagus untuk Formula 1. Aku rasa itu yang diinginkan pebalap, tapi kita harus tahu apa yang bisa terjadi, dan itu lah kenapa kami membutuhkan konsistensi terkait penalti.” kata Leclerc yang saat ini berada di peringkat lima klasemen itu.

Sebastian Vettel tahun lalu mengemas kemenangan di Silverstone untuk Ferrari.

Ferrari pun akan menantikan sang rival, Mercedes, yang akan tampil lebih kuat di Inggris ketika pebalapnya, Lewis Hamilton turun di depan publik tuan rumah untuk mengincar kemenangan ke enam kalinya di kandang.

Baca juga:Hamilton berpeluang ramaikan perayaan di Silverstone

Baca juga:Meski tidak yakin di Silverstone, Ferrari tetap menanti kejutan

Felipe Massa Singgah di Jakarta

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Hamilton bertekad bangkit di Silverstone

Jakarta (ANTARA) – Lewis Hamilton bertekad bangkit dengan memenangkan kejuaraan Formula 1 di negeri sendiri pada Grand Prix Inggris akhir pekan ini di Sirkuit Silverstone yang jika berhasil bakal menjadi catatan keberhasilan keenamnya.

Setelah tercecer finis urutan kelima pada Grand Prix Austria dua pekan lalu, sang juara dunia dan timnya Mercedes diperkirakan bakal naik podium kembali dengan memenangkan sirkuit yang sudut-sudutnya lebih lebar dan kondisi sirkuit lebih dingin ketimbang Sirkuit Austria yang dilalui para pebalap Formula 1 dua pekan silam.

Kemenangan keenam dan kelima dalam enam tahun terakhir di trek yang dia sukai ini bisa menjadi kemenangan ketujuh Hamilton dalam 10 balapan yang sudah diselesaikan tahun ini dan sekaligus bisa memperlebar jarak kepemimpinan menjadi 31 poin dari penguntit terdekat yang juga rekan satu timnya, Valtteri Bottas.

“Ini adalah balapan yang telah menjadi event yang paling ditunggu-tunggu musim ini bagi saya dan ini akhir pekan yang selalu paling saya nikmati,” kata Hamilton yang menyambut kontrak baru lima tahun yang memastikan GP Inggris masuk kalender Formula 1 sampai 2024.

Jika menang lagi di Silverstone, Hamilton akan melampaui rekor Jim Clark yang juga dari Inggris dan Alain Prost dari Prancis yang saat ini sama-sama bersama dirinya memegang rekor lima kali juara di GP Inggris, demikian AFP.

Baca juga: Charles Leclerc janji lebih agresif

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Charles Leclerc janji lebih agresif

Jakarta (ANTARA) – Pebalap Ferrari Charles Leclerc menyatakan siap untuk lebih agresif membalap setelah dia tahu pasti tabrakan antara dia dengan Max Verstappen di Austria lalu tak membuat turunnya sanksi.

Kedua pebalap saat itu bertarung untuk memimpin pada lap terakhir GP Austria ketika Verstappen memaksa Leclerc melebar. Keduanya kemudian saling menyentuhkan roda mobilnya, tetapi wasit memutuskan tidak menghukumnya dengan menganggap hal itu sebagai satu insiden saja dalam balapan.

Leclerc mengaku sudah melupakan insiden itu tetapi kini dia menjadi tahu bahwa balapan lebih keras ternyata dibolehkan sehingga dia berjanji untuk lebih agresif pada balapan berikutnya.

Baca juga: F1 perpanjang kontrak Sirkuit Silverstone hingga 2024

“Saya kira dari insiden itu saya tak punya masalah apa-apa dan itu sangat memudahkan saya untuk melupakannya. Satu-satunya hal yang saya sukai mungkin agak sedikit konsistensi, saya merasa ada insiden lain di masa lalu yang tak begitu besar tapi dipenalti.”

“Jika kita boleh membalap dengan cara itu, saya justru lebih dari senang membalap dengan cara itu. Saya kira itu bagus untuk Formula 1. Saya kira itulah yang diinginkan kami para pebalap.”

Seperti dikutip motorsportweek.com, Leclerc melanjutkan, “Sebagai pebalap, kami selalu mencoba sedekat-dekatnya dengan aturan yang memberi batas kepada kami. Oleh karena itu saya sudah pasti agak sedikit mengubah dan menyesuaikan agak sedikit agresivitas saya.”

Baca juga: McLaren perpanjang kontrak Lando Norris usai hasil positif awal musim

Bakti Sosial Sambil Konvoi Mobil Mewah

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Aris Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Dylan Teuns juarai etape keenam

Jakarta (ANTARA) – Pebalap asal Belgia Dylan Teuns memenangkan etape keenam Tour de France 2019 yang menempuh jarak 160,5 km dari Mulhouse ke puncak La Penche Des Belles Filles, Kamis.

Pebalap dari tim Bahrain-Merida itu berhasil mengalahkan pebalap Italia Giulio Ciccone, yang meraih jersey kuning di puncak La Penche Des Belles Filles setelah melewati tanjakan sepanjang 7 km dengan gradien rata-rata 8,7 persen.

Pada posisi ketiga ditempati oleh pebalap Belgia Sandro Meurisse.

Juara bertahan Geraint Thomas merupakan pebalap terkuat di antara yang lain dengan menempati posisi keempat, dua detik lebih awal dari pebalap Prancis Thibaut Pinot yang menempati peringkat kelima.

Sementara itu, rekan satu tim Thomas di Ineos, Egan Bernal yang sebelumnya dijagokan harus berakhir pada posisi kedua belas dengan selisih waktu sembilan detik di belakang Briton, demikian Reuters.

Baca juga: Patrick Bevin jadi pebalap pertama yang mundur

Pewarta: Shofi Ayudiana
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Arena MXGP Semarang siap digunakan

Semarang (ANTARA) – Wakil Wali Kota Semarang Hevearita G.Rahayu mengatakan arena kejuaraan dunia MXGP Semarang 2019 di Sirkuit BSB Mijen, Koya Semarang, sudah siap digunakan.

“Persiapan secara keseluruhan sudah selesai,” kata wakil wali kota yang akrab disapa Mbak Ita tersebut di sela mengecek persiapan arena balap itu di Semarang, Kamis.

Beberapa penyelesaian akhir yang masih dilakukan, kata dia, hanya menyisakan pembenahan paddock dan skybox di sekitar garis start pembalap.

“Untuk ‘track’ balap sudah selesai 100 persen,” tambahnya.

Salah satu hal lain yang masih menjadi perhatian berkaitan dengan kenyamanan penonton, kata dia, yakni kawasan di sekitar sirkuit yang cukup berdebu.

Ia menjelaskan petugas pemadam kebakaran sudah dikerahkan untuk membantu mengurangi debu sehingga tidak mengganggu kenyamanan penonton.

Dalam kunjungannya itu, Mbak Ita juga menyempatkan diri bertemu dengan sejumlah kru balap dari luar negeri.

Menurut dia, para kru dari berbagai negara tersebut mengaku senang ketika menjalani balapan di Semarang.

Sebanyak 41 pebalap dari 18 negara dipastikan ikut serta dalam kejuaraan dunia MXGP 2019 yang akan diselenggarakan di Kota Semarang, 12 hingga 14 Juli 2019.

Baca juga: Tiket MXGP Semarang paling murah Rp25 ribu

Baca juga: Pebalap dari 18 negara siap ramaikan MXGP Semarang 2019

Sirkuit MXGP di Jakabaring siap digunakan

Pewarta: Immanuel Citra Senjaya
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Dengan Rp25 ribu sudah bisa nonton MXGP

Semarang (ANTARA) – Wakil Wali Kota Semarang Hevearita G.Rahayu mengatakan tiket kejuaraan dunia MXGP Semarang 2019 yang akan digelar 12 hingga 14 Juli nanti bisa diperoleh dari harga Rp25 ribu.

“Dengan Rp25 ribu sudah bisa menyaksikan aksi para crosser dunia,” kata wakil wali kota yang akrab disapa Mbak Ita tersebut di sela mengecek persiapan arena balap itu di Semarang, Kamis.

Menurut dia, dengan tiket seharga Rp25 ribu tersebut penonton bisa menyaksikan dari tribun festival.

Ia menyebut tribun festival Sirkuit BSB Mijen tersebut bisa menampung hingga 100 ribu penonton.

“Sesuai dengan target Pak Wali Kota yang ingin memecahkan rekor jumlah penonton, diharapkan bisa tembus 125 ribu orang,” katanya.

Dengan harga tiket yang terjangkau itu, ia mengharapkan animo penonton bisa mulai terlihat saat pelaksanaan kualifikasi pada 13 Juli nanti.

Melalui gelaran ini, kata dia diharapkan pula ada multiplayer effect di bidang ekonomi Kota Semarang.

“Dari penyelenggaraan tahun lalu perputaran uangnya mencapai Rp35 miliar, tahun ini diharapkan bisa dua kali lipatnya,” katanya.

Sebanyak 41 pebalap dari 18 negara dipastikan ikut serta dalam kejuaraan dunia MXGP 2019 yang akan diselenggarakan di Kota Semarang, 12 hingga 14 Juli 2019.

Baca juga: Arena MXGP Semarang siap digunakan

Baca juga: DPRD: APBD Semarang anggarkan Rp12 miliar untuk gelaran MXGP

Sirkuit MXGP di Jakabaring siap digunakan

Pewarta: Immanuel Citra Senjaya
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Patrick Bevin jadi pebalap pertama yang mundur

Jakarta (ANTARA) – Pebalap sepeda asal Selandia Baru Patrick Bevin menjadi peserta pertama yang meninggalkan Tour de France tahun ini ketika timnya CCC mengumumkan bahwa ia tidak akan mengikuti etape keenam, Kamis.

Bevin jatuh pada etape ketiga, Senin, dekat Eparney dan mengalaminya lagi pada etape keempat, Selasa, ketika ia mengalami patah pada dua tulang rusuknya. Ia tetap mengikuti etape kelima namun dengan merasakan sakit.

“Saya jatuh pada sisi kiri saya dan membentur roda di dada,” kata Bevin melalui laman tim CCC dikutip AFP, Kamis.

“Saya pikir saya sudah berhasil lolos pada saat itu dan saya tidak punya masalah ketika kembali ke balapan, tidak ada kulit terkelupas atau apapun seperti itu.

“Saya kira ini tidak terlalu buruk namun seiring berjalannya etape, ini memburuk.”

Pemeriksaan sinar-X menunjukkan dua tulang rusuk patah pada sisi kiri, membuat tim tersebut menarik dia dari balapan.

“Meskipun Patrick ingin mencoba dan balapan pada etape enam, pagi ini kami secara kolektif membuat keputusan bahwa ia harus berhenti balapan agar pulih dengan baik dan fokus pada tujuannya pada paruh kedua musim ini,” kata kepala petugas medis CCC Max Testa.

Bevin juga keluar dari Tour tahun lalu setelah kesulitan untuk mengimbangi peloton di etape ke-14.

Baca juga: Pebalap waspadai lintasan etape keenam

Baca juga: Thomas: Bernal berpeluang menangkan etape keenam

Ajang balap sepeda dongkrak wisata Kuningan

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pebalap waspadai lintasan etape keenam

Jakarta (ANTARA) – Sejumlah pebalap mewaspadai lintasan pada etape keenam Tour de France 2019 yang akan berakhir di puncak Planche des Belles Filles, Kamis, yang panjang tanjakannya 7km dengan gradien rata-rata 8,7 persen.

Pebalap menilai tanjakan tersebut merupakan pendakian yang curam sehingga sulit untuk ditaklukkan.

Pebalap Prancis Julian Alaphilippe tim Deceuninck-Quick-Step pun sadar akan hal itu. Di etape keenam nanti, ia harus bisa mempertahankan jersey kuningnya.

“Semangat tim yang luar biasa begitu spesial untuk saya. Kami selalu berusaha keras untuk menang. Kemarin saya senang bisa membantu Elia Viviani untuk menang dan semua sudah bekerja keras hari ini,” kata Alaphilippe usai balapan etape kelima selesai, seperti dikutip di laman resmi Tour de France.

“Besok saya harus berusaha lebih keras dari biasanya. Meskipun saya lelah tapi hati saya tetap bergetar dan terdorong untuk melakukannya,” lanjutnya.

Begitupun dengan sang juara bertahan Geraint Thomas yang mengisyaratkan bahwa ia akan kalah di etape keenam nanti.

“Saya pernah balapan di sana beberapa tahun yang lalu, dan saya kehilangan jersey kuning. Jadi ini adalah sebuah memori yang buruk,” kata Thomas.

“Kita akan lihat bagaimana nanti. Saya tetap akan pergi, memberikan yang terbaik, dan berada di puncak (Planche des Belles Filles),” tambahnya.

Bos tim Ineos Dave Brailsford juga menyadari kesulitan yang akan dihadapi pebalap timnya.

“Sangat curam di bagian akhir dan akan ada perbedaan. Mungkin tidak banyak antara yang terbaik tapi jika seseorang memiliki hari yang buruk maka itu akan merugikan mereka,” kata Brailsford.

Ketika sebagian pebalap mewaspadai dan khawatir dengan lintasan nanti, pebalap Prancis Thibaut Pinot sepertinya tidak melihatnya sebagai masalah karena ia tinggal di wilayah tersebut dan tahu luar dalam tanjakan di sana.

Pinot finis kedua di sana saat Tour 2014, dimana ia finis ketiga secara umum.

Baca juga: Peter Sagan juarai etape kelima

Baca juga: Thomas: Bernal berpeluang menangkan etape keenam

Mahasiswa Prancis belajar Islam di pesantren Deli Serdang

Pewarta: Shofi Ayudiana
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tim Pertamina Prema Racing berharap tuah di Silverstone

Jakarta (ANTARA) – Tim Pertamina Prema Racing berharap mendapat tuah pada balapan Formula 2 di Sirkuit Silverstone, Inggris, pada akhir pekan ini lewat dua pebalap andalan Sean Gelael dan Mick Schumacher sehingga kembali mampu mendulang poin.

Harapan itu disampaikan langsung oleh Team Principal Prema Racing, Rene Rosin dalam keterangan resminya yang diterima di Jakarta, Kamis. Pihaknya optimistis pebalapnya mampu meraih hasil terbaik pada balapan satu level di bawah Formula 1 itu.

Kedua pebalap yang dimiliki itu, kata dia, sebenarnya tampil cukup bagus pada seri-seri sebelumnya. Hanya keberuntungan belum berpihak pada pebalap asal Indonesia itu maupun rekan satu timnya yang merupakan anak legenda F1 Michael Schumacher.

Di Red Bull Ring, Austria, Mick Schumacher yang start dari posisi 18 nyaris bisa naik podium. Hasil ini bakal dijadikan bekal untuk menghadapi persaingan ketat pada balapan di Negeri Ratu Elizabeth itu.

“Performa Mick itu menyegarkan kami, sekaligus memperlihatkan betapa kami telah bekerja keras. Sean juga sama cepatnya, hanya tantangan bagi dia tetaplah soal manajemen pemakaian ban. Dia dan kami serius mengatasinya di Silverstone nanti,” kata Rene Rosin.

Silverstone sendiri adalah trek yang belum lama ini diaspal ulang menyusul kasus drainase buruk saat balapan MotoGP tahun lalu. Bila suhu mendukung, performa Sean tampaknya akan berada pada level tinggi, seperti yang diperlihatkan pebalap Jagonya Ayam itu pada free practice dan kualifikasi selama ini.

Saat ini pebalap dari Tim Pertamina Prema Racing masih tertahan. Mick Schumacher baru mengumpulkan 22 poin dan berada di posisi 13. Sedangkan Sean Gelael berada di posisi 16 dengan 11 poin.

Sementara itu untuk posisi puncak klasemen masih dipegang oleh mantan pebalap Pertamina Prema Racing yang musim balapan tahun ini memperkuat tim ART Grand Prix Nyck de Vries dengan raihan 152 poin.

Race 1 dan 2 bisa disaksikan langsung via livestreaming di situs www.sean-gelael.com.

Jadwal F2 Silverstone (dalam WIB)

Jumat, 12 Juli
17.55 – 18.40: Free Practice
21.55 – 22.25: Qualifying

Sabtu, 13 Juli
21.45: Race 1 (29 lap atau 60′)

Minggu, 14 Juli
16.00: Race 2 (21 lap atau 45′)

Baca juga: Sean Gelael raih poin pertama musim ini

Baca juga: Sean Gelael kembali kemas poin di Race 2 GP Azerbaijan

Baca juga: Sean kemas poin di Race-1 GP Spanyol

Pewarta: Bayu Kuncahyo
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

KTM boyong Brad Binder ke MotoGP

Jakarta (ANTARA) – KTM siap memboyong pebalap Moto2 Brad Binder ke MotoGP untuk membela tim Red Bull KTM Tech 3 di musim balapan 2020.

KTM mengumumkan hal itu lewat aku Twitter resminya, Rabu sehingga Binder akan menjadi pebalap dari Afrika Selatan pertama yang akan berlaga di kelas premier sejak 2000.

Binder akan bertemu dengan seniornya yang merupakan lulusan Red Bull Rookies seperti Miguel Oliveira (Red Bull KTM Tech 3), Johann Zarco (Red Bull KTM Factory Racing) dan Joan Mir (Team Suzuki Ecstar) di MotoGP tahun depan.

“Saya menantikannya, ini perasaan yang luar biasa, tak bisa dibayangkan jika saya akan membalap di MotoGP tahun depan,” kata Binder seperti dikutip laman resmi MotoGP.

“Aku rasa tahun depan tujuan utamaku adalah belajar secepat mungkin dan belajar dari pebalap yang lebih berpengalaman di KTM.”

“Tentunya aku ingin langsung bisa tapi di MotoGP semuanya sangat sulit dan sangat ketat jadi kalian tahu, aku yakin akan butuh waktu bagiku untuk menemukan pijakan di MotoGP, tapi aku yakin kami bisa di sana.”

Binder menjalani balapan Grand Prix pertamanya pada 2011 dengan menyelesaikan lima balapan di kelas 125 cc di saat berlaga di Red Bull MotoGP Rookie Cup.

Dia turun sepenuhnya di Moto3 pada 2012. Antara 2012 dan 2015, Binder telah naik podium enam kali sebelum bersinar di musim Moto3 2016 dengan Red Bull KTM Ajo.

Tahun itu pebalap bernomor 41 itu menang di tujuh balapan dan naik podium empat kali untuk meraih juara dunia Moto3 2016.

Naik ke kelas Moto2 di tahun berikutnya, Binder baru mampu naik podium secara beruntun di tiga balapan terakhir yaitu Australia, Malaysia dan Valencia.

Sementara pada 2018, Binder meraih kemenangan pertamanya di kelas intermediate itu ketika turun di GP Jerman, yang kemudian diikuti dua kemenangan lainnya di Aragon dan Australia untuk finis peringkat tiga klasemen umum pebalap.

Tahun ini, dengan motor KTM Triumph Moto2, Binder sedikit kewalahan dan baru meraih dua podium beruntun di Belanda dan Jerman.

Baca juga:GP Jerman singkap batasan Ducati

“Bisa merekrut Binder bagi proyek MotoGP kami adalah momen yang menyenangkan karena dia telah bersama kami selama lima tahun dan salah satu juara dunia kami,” kata direktur motorsport KTM Pit Beirer.

“Brad memiliki gaya membalap yang berbeda yang memungkinkan ia mendorong motor dan proyek secara maksimal. Kami merasa itu cocok dengan kami dan kami tak sabar melihat bagaimana dia mengendalikan dan menyerang dengan motor MotoGP.”

Sementara itu manajer tim Red Bull KTM Tech3 Herve Poncharal menyambut baik berita bagus di paruh musim itu.

“Brad adalah orang yang telah kami ikuti sejak dia turun di kejuaraan di Red Bull MotoGP Rookies Cup dan kemudian di Moto3. Aku selalu terkesan dengan talentanya, agresivitasnya dan sikapnya yang tak kenal menyerah.”

“Dan ketika kalian menjalankan tim balap motor, ini adalah profil pebalap yang kalian inginkan.”

Binder akan memiliki kesempatan pertama menjajal motor MotoGP pada sesi tes pramusim di akhir musim nanti.

Baca juga:Rossi, Vinales akan uji purwarupa motor Yamaha 2020 di Brno

Pengamanan khusus untuk pembangunan sirkuit MotoGP

Penerjemah: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: AA Ariwibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Rossi, Vinales akan uji purwarupa motor Yamaha 2020 di Brno

Kami sedang fokus untuk mencoba meningkatkan akselerasi

Jakarta (ANTARA) – Valentino Rossi dan Maverick Vinales akan menguji coba purwarupa motor Yamaha M1 untuk musim 2020 setelah balapan GP Ceko di Sirkuit Brno, bulan depan.

Tepatnya Yamaha akan membawa purwarupa motornya di sesi tes resmi paruh musim pada 5 Agustus, demikian laman resmi MotoGP.

Manajer tim Monster Energy Yamaha MotoGP Massimo Meregalli mengakui hal itu merupakan pertanda baik mengingat kedua pebalap di dua tahun sebelumnya baru bisa menjajal purwarupa motor tahun berikutnya di akhir tahun.

Menurut Meregali, Yamaha harus mengorbankan sedikit tenaga mesinnya untuk meningkatkan kehalusan. Namun itu cukup berdampak ketika turun di trek cepat.

“Tapi kami masih harus berbenah. Sekarang kami sedang fokus untuk mencoba meningkatkan akselerasi karena kami ingin memperkecil jarak di kecepatan puncak,” kata Meregalli.

Di awal musim, Rossi mengemas dua podium beruntun namun menderita gagal finis di tiga balapan yang menjadikannya paruh musim terburuk sang pebalap asal Italia itu.

Sementara Vinales mengalami kesialan tiga kali di Argentina, Prancis dan Catalunya, sebelum menang di Assen, Belanda dan runner-up di Jerman.

Baca juga: Rossi akui paruh musim yang berat

Menyusul podium di Jerman Viñales mengaku cukup percaya diri dengan performa Yamaha.

“Aku sangat senang karena kami mendapati hasil yang bagus, aku dalam jalur yang benar dan entah bagaimana kami menemukan cara agar motor ini berkerja, khususnya untukku,” kata sang pebalap asal Spanyol itu.

“Di dua trek ini, dan aku kira Montmelo, bisa bertarung untuk menang sangat penting karena tahun kemarin kami sangat kewalahan. Aku tak sabar lagi untuk Brno untuk mencoba motor baru, hal-hal baru dan kita lihat apakah kami akan membuat kemajuan.”

Baca juga: GP Jerman singkap batasan Ducati

Baca juga: Satu dekade supremasi Marquez di Sachsenring

Pengamanan khusus untuk pembangunan sirkuit MotoGP

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ratu BMX dan fesyen serba hitam

Jakarta (ANTARA) – Atlet balap sepeda, Elga Kharisma mengungkap kecintaannya terhadap fesyen warna hitam yang memberi rasa percaya diri saat tampil di tengah publik.

“Iya suka hitam. Aku tuh identik sama warna hitam. Kaos, kemeja, sampai lemarinya tuh hitam. Ada dua sampai tiga saja yang warna putih atau oranye,” katanya di Jakarta, Kamis.

Perempuan muda kelahiran 14 November 1993 di Malang itu telah menyabet sejumlah gelar kejuaraan bergengsi, di antaranya SEA Games 2011, SEA Games 2013, dan SEA Games 2017 dengan membawa pulang medali emas.

Berkat rangkaian prestasi yang diraih, Elga dinobatkan sebagai “Ratu BMX” berkat kepiawaiannya dalam teknik maupun stamina bersepeda.

Baca juga: Elga Kharisma akui kaku setelah satu tahun vakum BMX

Baca juga: Elga Kharisma absen di Kejuaraan Asia karena cedera

Fesyen warna hitam tidak pernah lepas dari penampilan Elga di setiap rutinitas harian, termasuk saat gagal merebut gelar Juara Nasional BMX 2019 untuk kelas ‘women elite’ di Jakarta International BMX Track Pulomas, Jakarta pada 7 Juli 2019.

“Suka hitam sudah lama banget simpel dan enak dilihat dan kalau ada pilihan fesyen, pasti cari yang warna hitam dulu,” katanya.

Kombinasi hitam pada setiap penampilan Elga membawanya tampil lebih percaya diri.

“Kadang sepatu maunya hitam, tapi pernah adanya hijau atau merah. Kan aneh gak sih sepatu hijau, padahal set kita hitam,” katanya.

Aksesoris yang wajib berwarna hitam selain sepatu, kata Elga, adalah helm sepeda.

Bagi Elga warna hitam merupakan corak standar yang simpel dan pantas untuk dipadukan dengan berbagai jenis aksesoris lain.

Bahkan, warna hitam juga menghiasi dekorasi kamar tidur yang didominasi corak gelap.

“Kalau kamar dekorasinya mayoritas hitam sama sedikit warna putih. Kasur hitam, bantal putih, tv warna putih ada Play Station warna hitam,” katanya.

Baca juga: Finis keempat, Elga Kharisma gagal naik podium kejurnas BMX 2019

Pewarta: Andi Firdaus
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Thomas: Bernal berpeluang menangkan etape keenam

Jakarta (ANTARA) – Juara bertahan Geraint Thomas mengisyaratkan etape keenam Tour de France yang berakhir di puncak Planche des Belles Filles, Kamis, akan menguntungkan rekan satu timnya di Ineos, Egan Bernal dan ia berfirasat akan kalah darinya, demikian dilaporkan Reuters.

Tanjakan terakhir merupakan pendakian sepanjang 7 km dengan gradien rata-rata 8,7 persen yang menurut Thomas adalah jenis tanjakan pendek dan miring, dan diyakininya dapat menguntungkan pebalap lain.

“Pebalap membenci tanjakan semacam itu. Dibutuhkan pebalap yang kuat seperti Egan dan Yatesy (Adam Yates), Riche Porte dan Nairo Quintana dari tim lain,” kata pebalap asal Wales itu kepada wartawan usai balapan etape kelima, Rabu.

Thomas telah kalah dengan selisih waktu lima detik dari pebalap asal Kolombia Bernal ketika ia salah jalan saat menempuh tanjakan jelang finis di etape ketiga.

Namun, itu bukan sebuah sinyal, kata Thomas awal pekan ini.

“Saya pikir kita akan tahu besok,” ucapnya.

“Kita akan lihat bagaimana. Saya tetap akan pergi, memberikan yang terbaik dan berada di puncak,”

“Saya pernah balapan di sana beberapa tahun lalu ketika saya kehilangan jersey kuning, jadi ini adalah sebuah memori yang buruk,” tambahnya.

Sejak Planche des Belles Filles pertama kali dihadirkan pada tour di 2012, pebalap jersey kuning memenangkan balapan di etape selanjutnya, seperti Bradley Wiggins pada 2012, Vincenzo Nibali pada 2014, dan Chris Froome di 2017.

Hingga etape kelima, Thomas menempati peringkat tujuh klasemen umum pebalap dengan selisih 45 detik dari sang pemimpin Prancis Julian Alaphilippe dari tim Deceuninck-Quick-Step.

Penerjemah: Shofi Ayudiana
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Statistik GP Inggris

Jakarta (ANTARA) – Sirkuit Silverstone, Inggris akan menggelar balapan seri kesepuluh di kalender Formula 1 tahun ini.

Pebalap asal Inggris Lewis Hamilton dari tim Mercedes mengincar kemenangan keenam kalinya di GP Inggris. Dengan lima trofi juara di Inggris, Hamilton menyamai rekor Jim Clark dan Alain Prost, demikian dilansir Reuters.

Sementara itu Mercedes telah memenangi lima dari enam balapan terakhir GP Inggris.

Pole position tidak menjadi faktor penting di Silverstone mengingat setiap juara di sana mengawali balapan dari posisi empat atau lebih baik sejak tahun 2000.

Hanya ada tiga pebalap yang berlaga musim ini yang pernah menang di Silverstone yaitu Hamilton (2008,2014,2015,2016, dan 2017), Sebastian Vettel (2009, 2018) dan Kimi Raikkonen (2007).

Keseluruhan trek di Silverstone telah diaspal ulang untuk kali kedua dalam dua tahun terakhir.

GP Inggris, dengan Italia, adalah dua balapan yang tidak pernah absen dari kalender Formula 1 sejak tahun pertamanya, 1950. Tahun ini akan menjadi Grand Prix ke-53 yang digelar di Silverstone. Sejak itu Ferrari telah memenangi GP Inggris sebanyak 17 kali.

Baca juga: Hamilton berpeluang ramaikan perayaan di Silverstone

Baca juga: F1 perpanjang kontrak Sirkuit Silverstone hingga 2024

Jarak putaran: 5,892 km.
Jarak total balapan: 306,198 km (52 lap)
Pole position 2018: Lewis Hamilton
Juara 2018: Sebastian Vettel (Jerman) Ferrari
Rekor waktu putaran: Lewis Hamilton (Mercedes, 2017) 1 menit 30,621 detik
Waktu start: 13:10 GMT atau 20:10 WIB

Jumlah kemenangan
Hamilton telah mengemas 79 kemenangan dari 238 balapan dan mendekati rekor sepanjang masa yang dipegang Michael Schumacher dengan 91 kemenangan.

Hamilton juga telah menang 57 kali dari 109 balapan di era mesin v6 turbo hybrid yang dimulai pada 2014.

Vettel menjadi pebalap dengan jumlah kemenangan terbanyak ketiga yaitu 52.

Ferrari telah menang di 235 balapan sejak 1950, diikuti McLaren dengan 182, Williams 114, Mercedes 95 dan Red Bull 60.

Akhir pekan nanti adalah balapan ke 275 bagi Red Bull. Sementara McLaren dan Williams belum pernah menang lagi sejak 2012.

Baca juga: Bagi Horner, Verstappen lebih baik dari Hamilton saat ini

Baca juga: Tim dan pebalap antisipasi aspal baru Sirkuit Silverstone

Pole position
Hamilton telah start balapan dari posisi terdepan sebanyak 86 kali sepanjang karirnya, sementara Vettel meraih 56 pole position.

Tiga dari sembilan balapan musim ini telah dimenangi dari pole position yaitu Valtteri Bottas di Azerbaijan, dan Hamilton di Monako dan Prancis.

Hamilton telah mengantoni 142 kali finis podium sedangkan Vettel sebanyak 115.

Baca juga: Meski tidak yakin di Silverstone, Ferrari tetap menanti kejutan

Baca juga: Jauh dari ekspektasi, Bos Red Bull komentari performa Gasly

Felipe Massa Singgah di Jakarta

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Gilang Galiartha
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Hamilton berpeluang ramaikan perayaan di Silverstone

Jakarta (ANTARA) – Lewis Hamilton bisa meramaikan perayaan di Sirkuit Silverstone pada balapan GP Inggris akhir pekan nanti jika mampu meraih gelar juara keenam kalinya di depan pendukung tuan rumah.

Publik Inggris pun telah mendengar kabar baik pada Rabu ketika Formula 1 mengumumkan perpanjangan kontrak Silverstone untuk menggelar GP Inggris hingga lima tahun ke depan.

“Balapan ini telah menjadi ajang paling ditunggu tahun ini bagiku dan satu yang paling aku nikmati,” kata pebalap tim Mercedes itu seperti dikutip Reuters, Rabu.

Pebalap asal Inggris itu telah memenangi empat dari lima balapan terakhir di Silverstone, setelah dikalahkan tahun lalu oleh pebalap Ferrari Sebastian Vettel, yang mengawali balapan dari pole position.

Setelah balapan kesembilan musim ini, Hamilton saat ini memuncaki klasemen dengan jarak 31 poin dari pesaing terdekatnya, Valtteri Bottas, rekan satu timnya.

Baca juga:F1 perpanjang kontrak Sirkuit Silverstone hingga 2024

Mendapati kemenangan beruntun di awal musim ini dihentikan oleh Max Verstappen di GP Austria, Mercedes kembali difavoritkan menjadi juara di Inggris.

Bos Mercedes Toto Wolff mengungkapkan jika temperatur yang tinggi di Austria telah menguak kelemahan Mercedes yang bermasalah dengan sistem pendinginnya.

“Untungnya musim panas di Inggris terkenal dengan suhu yang tidak terlalu tinggi, jadi pendinginan tidak akan menjadi masalah utama bagi kami di Silverstone,” kata Wolff.

“Kami memiliki sejumlah performa terbaik kami tahun ini di beberapa trek dengan berbagai macam kecepatan menikung, jadi di atas kertas kami seharusnya dalam kondisi yang cukup bagus.”

Sementara itu bos tim Ferrari Mattia Binotto memprediksi tim Kuda Jingkrak tak memiliki peluang bagus di Silverstone walaupun meraih kemenangan di sana tahun lalu lewat Sebastian Vettel.

Charles Leclerc pun, rekan satu tim, dalam penampilan terbaiknya dua pekan lalu usai pole position dan finis P2 di Austria.

“Kami tak berharap Silverstone cocok dengan mobil kami terutama, tapi di setiap balapan, seperti yang kita telah lihat jika keseimbangan kekuatan bisa berganti, seringnya tiba-tiba.”

Red Bull yang bermarkas di Milton Keynes juga akan berharap merecoki rivalitas Ferrari dan Mercedes di persaingan tim papan atas akhir pekan nanti.

Baca juga:Bagi Horner, Verstappen lebih baik dari Hamilton saat ini

Baca juga:McLaren perpanjang kontrak Lando Norris usai hasil positif awal musim

Sementara pebalap muda Inggris Lando Norris, yang baru saja memperpanjang kontraknya dengan McLaren, juga akan berharap menghibur publik tuan rumah.

“Austria adalah momen yang bagus bagi kami,” kata Norris, yang start P5 dan finis keenam di Spielberg itu.

“Apakah akan menjadi akhir pekan yang serupa, aku tidak tahu. Silverstone mungkin sedikit lebih berat untuk melakukan overtake.”

“Tapi aku akan memiliki kesempatan untuk melakukan hal serupa, akan kulakukan.”

Trek di Silverstone mengalami perubahan dengan aspal baru untuk kali kedua dalam dua tahun terakhir ini menyusul masalah drainase yang menimbulkan pembatalan balapan MotoGP di sana tahun lalu yang diguyur hujan deras.

Dengan cuaca hari Minggu yang diperkirakan cerah, jumlah penonton bisa melebihi 140.500 orang, yang merupakan jumlah penonton terbanyak di satu balapan musim lalu.

“Ini adalah jumlah penonton terbanyak sejak (Nigel) Mansell yang menarik perhatian mereka ke sini pada 1992,” ungkap direktur pengelola Silverstone Stuart Pringle.

Baca juga:Tim dan pebalap antisipasi aspal baru Sirkuit Silverstone

Baca juga:Meski tidak yakin di Silverstone, Ferrari tetap menanti kejutan

Felipe Massa Singgah di Jakarta

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Peter Sagan pose selebrasi ala Hulk, ulangi adegan 2012

Jakarta (ANTARA) – Pebalap tim Bora-Hansgrohe, Peter Sagan, melakukan selebrasi dengan pose The Incredible Hulk saat menjuarai etape kelima Tour de France 2019 di Colmar, Prancis, Rabu setempat, mengulangi adegan serupa saat ia meraih kemenangan perdananya pada 2012.

Setelah melewati beberapa tanjakan di wilayah Alsace, pebalap asal Slovakia itu mengungguli Wout van Aert dari tim Jumbo-Visma dan Matteo Trentin dari Mitchelton-Scott di Colmar.

“Saya hanya perlu bersepeda dengan keinginan yang kuat maka kemenangan pun datang. Saya harus mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim saya. Mereka telah bekerja keras dan akhirnya kami menjuarai Tour de France,” katanya seperti dikutip laman resmi Tour de France.

“Kami sangat gembira. Kami menguasainya di sepanjang hari, di jalur datar hingga mencapai finis. Saya telah melakukan yang terbaik. Setiap orang butuh keberuntungan untuk bisa menang,” tambah Peter.

Pada etape kelima tersebut, Peter Sagan melesat jauh 300 meter sebelum garis finis dan sama sekali tidak membiarkan para rivalnya mendahuluinya.

Ini merupakan kemenangannya yang kedelepan dengan jersey hijaunya sebagai raja tanjakan. Berdasarkan catatan perhitungan, saat ini ia masih menempati posisi lima besar pada ajang Tour de France yang ke-106 itu.

Baca juga: Peter Sagan juarai etape kelima

Baca juga: Pebalap Italia Viviani raih kemenangan perdana di Tour de France

Penerjemah: Shofi Ayudiana
Editor: Gilang Galiartha
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Peter Sagan juarai etape kelima

Paris, Prancis (ANTARA) – Pebalap sepeda Slowakia Peter Sagan memenangkan etape kelima Tour de France di Colmar, sedangkan Julian Alaphilippe mempertahankan jersey kuning.

Etape sepanjang 175 km dari Saint-Dié-des-Vosges ini diakhiri dengan adu sprint setelah tanjakan terakhir Cinq Châteaux.

Sagan yang memuncaki klasemen jersey hijau mencatat kemenangan pertamanya dalam Tour de France tahun ini setelah memacu kencang untuk berada di depan Wout Van Aert dan Matteo Trentin.

Ini adalah kemenangan etape Tour de France ke-13 bagi Sagan yang memperkuat tim Bora-Hansgrohe. Tahun ini Sagan membidik bisa memenangi jersey hijau ketujuhnya dalam balapan itu.

Scott Trentin dari Mitchelto adalah pebalap yang pertama kali mengambil print, tetapi Sagan berhasil menyalipnya. Alaphilippe, yang mengenakan jersey kuning sejak kemenangan solonya pada etape ketiga di Épernay, menyentuh garis finis pada urutan kesepuluh, untuk tetap memimpin klasemen keseluruhan.

Mengutip The Guardian, finis urutan kedua dan mendapat bonus enam detik, Van Aert dari Jumbo-Visma membuat cacatan waktu Alaphilippe dipotong 14 detik. Etape keenam berlangsung di La Planche des Belles Fille, esok Kamis.

Baca juga: Pebalap Italia Viviani raih kemenangan perdana di Tour de France

Baca juga: Bos tim Ineos yakin latihan keras Thomas akan terbayar

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Gilang Galiartha
COPYRIGHT © ANTARA 2019

F1 perpanjang kontrak Sirkuit Silverstone hingga 2024

Jakarta (ANTARA) – Formula 1, Rabu, mengumumkan telah memperpanjang kontrak Sirkuit Silverstone untuk menggelar Grand Prix Inggris untuk lima tahun ke depan.

Masa depan balapan di tanah kelahiran Lewis Hamilton itu sempat diragukan pada 2017 ketika klausul istirahat (break clause) diaktifkan untuk menyudahi kontrak yang telah ada setelah grand prix Inggris akhir pekan ini.

British Racing Drivers’ Club (BRDC), pemilik Sirkuit Silverstone, pernah menyatakan jika kontrak sebelumnya yang diteken bersama mantan bos F1 Bernie Ecclestone tidak layak secara finansial karena ongkos yang membengkak.

Formula 1 menyatakan dalam pernyataan resmi jika kontrak baru itu memastikan Silverstone, yang juga menggelar GP pertama pada 1950, tetap berada dalam kalender Formula 1 hingga 2024.

Baca juga:Tim dan pebalap antisipasi aspal baru Sirkuit Silverstone

“Kami selalu mengatakan itu, jika dia memiliki masa depan jangka panjang, olah raga kita harus menjaga arena-arena bersejarahnya dan Silverstone serta Inggris Raya merepresentasikan tempat lahirnya olah raga ini,” kata bos Formula 1 Chase Carey seperti dikutip Reuters.

“Formula 1 adalah olah raga global, yang digelar di lima benua, ditonton lebih dari 500 juta penonton di seluruh dunia dan tujuan kami adalah untuk meningkatkan angka ini dengan membawa olah raga yang kami cintai ke negara-negara baru, sementara kami juga menjaga akarnya,” kata dia.

“Silverstone dan Grand Prix Inggris adalah bagian integral dari visi tersebut.”

Baca juga:McLaren perpanjang kontrak Lando Norris usai hasil positif awal musim

Sejarah mencatat Inggris dan Italia adalah dua negara yang selalu menjadi tuan rumah seri Formula 1 sejah tahun pertama kejuaraan dunia itu digelar.

Kontrak baru itu akan sangat menguntungkan dunia olah raga otomotif Inggris, yang memiliki tujuh dari sepuluh tim yang bertarung di F1 bermarkas di negara itu yang menawarkan puluhan ribu lapangan pekerjaan.

Juara dunia lima kali asal Inggris Lewis Hamilton telah menang lima kali di Silverstone dan balapan tahun kemarin di bekas lapangan udara Perang Dunia II itu menjadi GP yang paling banyak mendatangkan penonton dengan 140.500 penonton di hari balapan digelar.

“Silverstone adalah salah satu Grand Prix paling ikonik di F1 dan dengan warisan yang kaya seperti itu akan menjadi bencana jika olah raga itu dan para penggemarnya tidak mampu meneruskannya,” kata bos BRDC John Grant.

Baca juga:Meski tidak yakin di Silverstone, Ferrari tetap menanti kejutan

Tahun 2020 akan menjadi perayaan 70 tahun kejuaraan dunia jet darat itu yang pertama kalinya digelar di Silverstone, 13 Mei 1950.

Dengan ditekennya kontrak tersebut, perhatian kini tertuju ke Spanyol, Jerman dan Meksiko, yang belum mengantongi kontrak untuk 2020 sehingga terancam hilang dari kalender F1.

Italia juga belum mengonfirmasi kontrak baru walau pun ada persetujuan, tapi balapan di Monza diharapkan lanjut karena sejarah yang ia miliki.

Balapan jalan raya di Vietnam dan GP Belanda di Zandvoort akan melakoni debutnya di F1 tahun depan, yang tetap memiliki 21 seri balapan dalam satu musimnya.

Baca juga:Bagi Horner, Verstappen lebih baik dari Hamilton saat ini

Felipe Massa Singgah di Jakarta

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tour de France Stage 5

Pebalap tim Katusha Alpecin Mads Wurtz Schmidt dari Denmark, pebalap EF Education First, Simon Clarke dari Australia, pebalap Lotto Soudal Tim Wellens dari Belgia, mengenakan kaos polkadot dan pebalap Trek-Segafredo Toms Skujins dari Latvia memacu kecepatannya pada Stage 5 Tour de France di Prancis, Rabu (10/7/2019). Stage 5 tersebut menempuh jarak 175,5 km dari Saint-Die-des-Vosges ke Colmar. ANTARA FOTO/REUTERS/Christian Hartmann/wsj.

Bagi Horner, Verstappen lebih baik dari Hamilton saat ini

Jakarta (ANTARA) – Bos tim Red Bull Christian Horner menyebut Max Verstappen adalah pebalap yang saat ini lebih baik dari juara dunia lima kali Lewis Hamilton dari tim Mercedes.

“Sebagai pebalap dengan keadaannya sekarang, saya rasa bisa dibilang dalam 12 bulan terakhir dia adalah pebalap terbaik di dunia,” kata Horner seperti dikutip Reuters, Rabu.

Jelang balapan GP Inggris di Sirkuit Silverstone, kandang dari Hamilton, Horner memperkuat pernyataannya terhadap sang pebalap muda asal Belanda itu.

“Dia tidak memiliki mobil terbaik tapi ketika kalian lihat hasilnya dia mengeluarkan kemampuan mobilnya sejak Montreal tahun lalu, performa yang ia tampilkan, dia membuat nir kesalahan di periode itu.”

Lumrah jika generasi baru pebalap muncul, kata Horner. “Lewis diuntungkan dengan pengalaman, dia masih sangat cepat, dia punya mobil terbaik, dengan mesin yang dilumasi dengan sangat baik.”

“Bagi saya, Max adalah generasi yang datang itu.”

Baca juga: Jauh dari ekspektasi, Bos Red Bull komentari performa Gasly

Baca juga: Honda buka lembaran baru lewat kemenangan di Austria

Verstappen mempersembahkan kemenangan bagi Red Bull musim ini, juga bagi Honda sejak kembali ke F1, usai menjadi yang tercepat di GP Austria akhir Juni.

Verstappen saat ini berada di peringkat tiga klasemen pebalap, di atas dua pebalap Ferrari, dan telah mengambil peran sebagai pebalap utama Red Bull sejak kepergian Daniel Ricciardo ke Renault.

Dia pun telah menunjukkan kematangannya sejak itu.

Andaikan Verstappen dan Hamilton menjadi satu tim dengan mobil yang sepadan, Horner tetap akan mendukung Verstappen ketimbang Hamilton.

“Dari yang saya lihat di sini dan sekarang, aku tentu akan mendukung Max.”

Verstappen juga terkenal tak kenal basa basi, selain juga penuh tenaga di atas maupun di luar trek.

Musim kemarin menjadi saksi ketika dia mendapatkan hukuman setelah mendorong pebalap Prancis Esteban Ocon di pit. Kamera menangkap ulahnya setelah insiden di GP Brazil pada November.

“Dia penuh semangat. Itu adalah kenapa orang-orang ramah kepadanya. Dia tidak takut untuk bilang apa adanya. Apa kah itu hal yang buruk?” kata Horner.

“Saya lebih memilih memiliki pebalap seperti itu, yang memiliki gairah dan api semangat di perutnya dan kalian bisa menyalurkan itu. Olah raga ini mendambakan lebih banyak pebalap seperti Max Verstappen.”

Baca juga: McLaren perpanjang kontrak Lando Norris usai hasil positif awal musim

Baca juga: Tim dan pebalap antisipasi aspal baru Sirkuit Silverstone

Felipe Massa Singgah di Jakarta

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bos tim Ineos yakin latihan keras Thomas akan terbayar

Jakarta (ANTARA) – Pebalap Geraint Thomas kehilangan banyak waktu berharga pada ajang balap sepeda Tour de France pada Senin, dan kekurangan waktu balapan yang kompetitif setelah kecelakaan bulan lalu namun bos Team Ineos Dave Brailsford yakin hasil latihan kerasnya akan berbuah manis.

Para penantang di klasemen umum akan menghadapi ujian penting pertama mereka di etape keenam pada Kamis, yang finis di puncak Planche des Balles Filles setelah tanjakan sepanjang 7km dengan gradien rata-rata 8,7 persen, demikian dilaporkan Reuters.

Tak ada tempat untuk sembunyi dan semua mata akan tertuju kepada juara bertahan Geraint Thomas, yang tertinggal di belakang ketika menempuh tanjakan jelang finis etape tiga.

“Itu tak mengubah apapun,” kata Brailsford pada Selasa usai balapan etape empat selesai.

Thomas belum membalap lagi di tanjakan sejak Tour de Romandie pada awal Mei lalu, ketika dia menarik diri dari Tour de Suisse menyusul kecelakaan sebelum balapan sampai di pegunungan.

“Mereka menjalani banyak latihan pegunungan, ” kata Brailsford.

“Giro berlangsung sekitar 90 jam dan anak-anak ini berlatih untuk 118 (jam), mereka berlatih keras.”

Thomas hingga etape keempat berada di peringkat tujuh klasemen umum pebalap dengan selisih 45 detik dari pemegang jersey kuning Julian Alaphilippe dari tim Deceuninck-Quick-Step.

Ketika rival-rival mereka melihat kelemahan tim asal Inggris itu dengan absennya juara empat kali Chris Froome, Thomas dan rekan satu tim Egan Bernal, yang menjadi favorit juara tahun ini, akan menunjukkan kemampuannya di La Planche des Belles Filles.

“Sangat curam di bagian akhir dan akan ada perbedaan,” kata Brailsford. “Mungkin tidak banyak antara yang terbaik tapi jika seseorang memiliki hari yang buruk maka itu akan merugikan mereka.”

Salah satu rival tim Ineos adalah pebalap Prancis Thibaut Pinot, yang tinggal di wilayah tersebut dan tahu luar dalam tanjakan di sana.

Pinot finis kedua di sana saat Tour 2014, di mana dia finis ketiga secara umum. Dan Brailsford menyadari ancaman itu.

Setelah hasil solid time trial dengan Groupama-FDJ, Pinot saat ini berada 12 detik di belakang Bernal dan tujuh detik di belakang Thomas.

“Dia menyelesaikan time trial dengan baik,” kata Brailsford.

“Dia bisa memenangi balapan secara umum, siapa tahu, dia finis ketiga pada 2014. Dia dalam kondisi yang bagus, dia terlihat tajam, aku bilang begitu.”

Baca juga: Pebalap Italia Viviani raih kemenangan perdana di Tour de France

Baca juga: Pebalap Prancis Julian Alaphilippe menangi etape tiga

Ajang balap sepeda dongkrak wisata Kuningan

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

McLaren perpanjang kontrak Lando Norris usai hasil positif awal musim

Jakarta (ANTARA) – McLaren menepis spekulasi yang beredar di musim panas ini setelah mengumumkan jika mereka akan memperpanjang kontrak Lando Norris setelah melihat penampilan apik sang rookie pada awal tahun.

Dengan demikian, tim yang bermarkas di Woking, Inggris itu akan mempertahankan barisan pebalapnya tahun depan dengan Norris dan Carlos Sainz, yang sebelumnya telah mengantongi kontrak multi-tahun dengan McLaren setelah diboyong dari Renault musim lalu, demikian Reuters.

Tak disebutkan berapa gaji yang diterima Norris, walau pun tim mengindikasikan jika sang pebalap termuda asal Inggris di Formula 1 itu akan mendapat gaji yang sama dengan sebelumnya.
The Guardian melaporkan jika Norris menyepakati kontrak untuk membalap bersama McLaren hingga tiga tahun ke depan.

“Mereka adalah masa depan tim ini,” kata kepala tim McLaren Andreas Seidl di markas McLaren, Woking, Selasa.

Seidl mengatakan jika Norris telah lulus dari “masa percobaan” bersama McLaren.

“Kami ingin berkembang bersama… dan pada saat yang sama semoga kami juga bisa membuat progres yang sama dengan tim, memberi mereka mesin yang benar.”

Sebagai pebalap rookie, Norris menjalani awal musim dengan penampilan impresif. Di dua balapan terakhir, Norris start dari P5 dan mengemas poin di dua balapan tersebut. Sedangkan Sainz telah menyumbangkan poin dari lima balapan untuk berada di peringkat tujuh klasemen pebalap sementara.

Mereka membawa McLaren berada di peringkat empat klasemen saat ini setelah sembilan balapan dari 21 balapan, mengantongi 20 poin lebih banyak dari Renault sebagai pemasok mesin mereka.

McLaren belum pernah lagi memenangi balapan sejak 2012, atau titel juara dunia sejak 2008. Namun mereka sedang mencoba bangkit untuk tampil di depan pendukung tuan rumah di GP Inggris akhir pekan nanti.

Baca juga: Tim dan pebalap antisipasi aspal baru Sirkuit Silverstone

“Saya tak bisa membayangkan kombinasi pebalap yang lebih baik untuk McLaren,” kata kepala tim McLaren Zack Brown.

“Mereka membalap dengan baik untuk tim di tengah upaya kami untuk bangkit, mereka menempatkan kepentingan tim sebagai yang utama yang tidak lah mudah bagi seorang pebalap.”

Tahun lalu tim Toro Rosso dikabarkan pernah mendekati Norris. Dan dengan banyaknya tim yang mendekati Brown melihat performa Carlos dan Lando menjadi perhatian utama McLaren untuk tetap mempertahankan mereka.

“Dengan bursa pebalap yang sedang dibuka, kami di sini ingin menjadi tim pertama yang menyatakan ini lah yang sedang kami lakukan dan tahun depan tak pernah diragukan,” kata Brown.

Baca juga: Meski tidak yakin di Silverstone, Ferrari tetap menanti kejutan

Baca juga: Jauh dari ekspektasi, Bos Red Bull komentari performa Gasly
 

Felipe Massa Singgah di Jakarta

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tim dan pebalap antisipasi aspal baru Sirkuit Silverstone

Jakarta (ANTARA) – Tim dan pebalap Formula 1 harus memutar otak tentang pemakaian ban mengantisipasi aspal baru sirkuit Silverstone pada balapan GP Inggris akhir pekan nanti.

Sirkuit yang juga menggelar seri pertama balapan Formula 1 pada tahun perdananya itu telah dua kali diaspal ulang dalam dua tahun terakhir menyusul pembatalan balapan MotoGP di Silverstone karena hujan deras tahun lalu, demikian laman resmi Formula 1, Selasa malam.

Pengaspalan kedua dilakukan pada Juni untuk lebih menghaluskan permukaan trek.

Pebalap Toro Rosso Danill Kvyat mengatakan jika hal itu menyebabkan kebingungan di antara tim dan pebalap.

“Salah satu faktor yang tak bisa diketahui adalah seluruh bagian trek diaspal ulang lagi,” kata Kvyat. “Dan pada Jumat akan menarik melihat bagaimana perbedaannya dan seperti apa aspal baru itu. Akan menjadi faktor penting karena beban lateral di ban, dengan semua tikungan cepat di sini, akan sangat tinggi.”

Baca juga: Meski tidak yakin di Silverstone, Ferrari tetap menanti kejutan

Tak hanya Silverstone yang mengalami pengaspalan ulang di beberapa tahun terakhir. Sirkuit Paul Ricard dan Sirkuit Barcelona-Catalunya diaspal lagi pada 2018 sementara permukaan baru trek Hongaroring diletakkan pada 2016.

Teknisi balapan senior tim Williams Dave Robson pun menyatakan tidak tahu bagaimana ban akan bekerja di Silverstone.

“Ini akan menjadi tantangan pertama yang dihadapi pebalap dan teknisi dan jika ini dipahami makan setup bisa ditingkatkan, serta komponen yang diuji bisa dievaluasi.”

Sementara itu tim Renault juga belum sepenuhnya yakin tentang setup mobilnya di Silverstone hingga turun di sesi latihan bebas FP1 pada Jumat.

“Secara teori harusnya lebih lembut dan kami akan lihat bagaimana itu bekerja hingga akhir pekan. Akan semakin baik di setiap sesinya sehingga membuat perbedaan yang besar terhadap cara kerja ban,” direktur teknis sasis tim Renault Nick Chester.

Baca juga: Jauh dari ekspektasi, Bos Red Bull komentari performa Gasly

Baca juga : Mercedes ungkap kelemahan mereka di Austria

Felipe Massa Singgah di Jakarta

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Meski tidak yakin di Silverstone, Ferrari tetap menanti kejutan

Silverstone salah satu trek terberat di musim ini

Jakarta (ANTARA) – Kepala tim Ferrari Mattia Binotto tak yakin jika Sirkuit Silverstone, Inggris, cocok untuk Ferrari tahun ini namun kejutan bisa saja datang di balapan seri kesepuluh itu pada akhir pekan nanti.

“Silverstone salah satu trek terberat di musim ini, menjadi ujian sesungguhnya dari setup dan keseimbangan mobil,” kata Binotto seperti dikutip laman resmi Formula 1, Selasa.

“Kami tak berharap Silverstone cocok dengan mobil kami terutama, tapi di setiap balapan, seperti yang kita telah lihat jika keseimbangan kekuatan bisa berganti, seringnya tiba-tiba.”

Perubahan keseimbangan kekuatan yang dimaksud Binotto adalah kemenangan Red Bull lewat pebalapnya, Max Verstappen di GP Austria, dengan mengalahkan pebalap Ferrari Charles Leclerc di lap-lap terakhir.

Baca juga: Verstappen juarai GP Austria usai duel ketat dengan Leclerc

Baca juga: Ferrari tak ajukan banding terhadap “ulah” Verstappen di GP Austria

Selain itu, ban akan mendapat tekanan yang hebat di Silverstone dan umur ban akan memegang peranan penting di balapan.

Di GP Inggris nanti Ferrari akan membawa sejumlah paket kecil aerodinamika baru.

“Akhir pekan ini juga akan menjadi kesempatan untuk semakin memahami hasil kerja kami belakangan ini, yang telah menunjukkan kepada kami bisa mendekatkan jarak dengan kompetitor kami di trek dengan tipe tertentu,” kata Binotto.

Ketika sang kepala tim pesimistis dengan balapan akhir pekan nanti, tidak demikian para pebalap Ferrari.

Sebastian Vettel, juara GP Inggris tahun lalu, merasa balapan di Silverstone adalah salah satu yang spesial bagi setiap pebalap.

“Ada banyak bagian yang cepat. Juga sangat teknis khususnya di bagian pertama dari trek yang memiliki sejumlah tikungan baru,” kata Vettel.

“Jujur aku lebih memilih bagian yang dulu dengan tikungan yang cepat. Ada rangkaian tikungan epik di Formula 1 di sirkuit ini, seperti Maggots, becketts dan Chapel yang menuju ke Hangar Straight. Aku rasa setiap pebalap menikmati bagian itu dan aku juga pastinya.”

Ferrari menang di Silverstone tahun lalu, juga pada tahun pertama Formula 1 digelar.

Dengan paket aerodinamika baru yang akan dibawa di Inggris, rekan satu tim Vettel, Charles Leclerc akan berharap merasakan kemenangan di Silverstone pada ajang Formula 1 setelah pada 2017 menjuarai GP Inggris di Formula 2.

“Menjadi bagian dari balapan yang ikonik seperti yang satu ini selalu spesial dan kami akan berjuang untuk membuat hasil yang bagus,” kata Leclerc.

Setelah balapan kesembilan, Mercedes masih memuncaki klasemen konstruktor dengan 363 poin, Ferrari kedua dengan 228 poin dan Red Bull di peringkat tiga dengan 169 poin.

Lewis Hamilton dari Mercedes memimpin di klasemen pebalap dengan 197 poin, sementara Vettel di peringkat empat dengan selisih 74 poin dari pemuncak klasemen, Leclerc di peringkat lima dengan 105 poin.

Baca juga: Jauh dari ekspektasi, Bos Red Bull komentari performa Gasly

Baca juga: Mercedes ungkap kelemahan mereka di Austria
 

Felipe Massa Singgah di Jakarta

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Jauh dari ekspektasi, Bos Red Bull komentari performa Gasly

Dia mampu sebagai seorang pebalap, namun masih jauh jika dibandingkan dengan apa yang kita lihat sejauh ini

Jakarta (ANTARA) – Kepala tim Red Bull Christian Horner menyoroti performa salah satu pebalapnya, Pierre Gasly, yang belum memenuhi ekspektasi selama musim balapan tahun ini.

Gasly (23) asal Prancis menjalani musim balapan Formula 1 tahun ini bersama Red Bull setelah ditarik dari Toro Rosso namun belum menunjukkan kecepatan yang menyamai rekan satu timnya Max Verstappen yang baru berumur 21 tahun.

Sementara pebalap muda asal Belanda itu telah mengemas kemenangan pertamanya musim ini di Austria akhir Juni lalu, setelah sempat melorot ke posisi tujuh di lomba, Gasly hanya finis peringkat tujuh dan terpaut satu putaran.

“Ini adalah saat yang berat baginya,” kata Horner di London jelang GP Silverstone seperti dilansir Reuters, Selasa.

“Kalian bisa lihat dia cukup emosional di akhir karena dia mendapati dirinya berada di situasi di mana semakin keras dia mencoba, semakin lambat dia melaju.”

“Kami tahu dia mampu sebagai seorang pebalap, namun masih jauh jika dibandingkan dengan apa yang kita lihat sejauh ini.”

Hasil terbaik Gasly dalam sembilan balapan yang sudah berlangsung adalah finis kelima di Monako. Sedangkan Verstappen telah juara satu kali, ditambah finis podium tiga kali dan finis keempat di lima balapan lainnya.

Baca juga: Performa pebalap muda di Austria beri gambaran masa depan F1

Horner mengatakan jika Gasly hanya butuh mengembalikan kepercayaan dirinya kembali di tengah spekulasi yang beredar soal masa depannya di tim dan Formula 1.

“Tapi sebagai tim dia mendapatkan dukungan penuh kami, kami bekerja sebaik mungkin dengan dia.”

“Dia jangan terlalu fokus di data dan mencoba untuk menjadi sempurna, membalap saja dan abaikan rekan satu timnya. Itu nasihatku untuk dia,” kata Horner.

Gasly membalap di GP2 (sekarnag Formula 2) pada 2016 dan cukup meyakinkan ketika membela Toro Rosso tahun lalu hingga dipromosikan menggantikan kursi Daniel Ricciardo, yang pindah ke Renault, di Red Bull.

Gasly beberapa kali mengalami kecelakaan ketika tes pramusim, namun cukup kewalahan ketika disandingkan talenta muda seperti Verstappen yang dipandang sebagai juara masa depan.

“Olahraga bisa berubah sangat cepat di mana kepercayaan diri adalah faktor yang penting,” kata Horner.

“Aku kira jika dia mulai menemukan kepercayaan diri, mencoba dengan jalannya sendiri, kalian akan melihat perubahan di dirinya yang bisa meningkat cepat karena pada dasarnya dia adalah pebalap yang sangat percaya diri.”

Baca juga: Juarai GP Austria, Verstappen akhiri kemenangan beruntun Mercedes

Baca juga: Honda buka lembaran baru lewat kemenangan di Austria

Felipe Massa Singgah di Jakarta

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

DKI kirim dua atlet ke kejuaraan dunia BMX

Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengirimkan dua atlet BMX terbaiknya ke kejuaraan BMX World Championships 2019 yang digelar Union Cycliste Internationale (UCI) di Belgia, 23-28 Juli 2019.

Kedua atlet tersebut atas nama Raiden Raga dan Shahnaz Mumtaz. Keduanya diharapkan dapat menorehkan prestasi terbaiknya demi mengharumkan nama bangsa.

“Mereka telah punya bekal dan pengalaman berlaga di even internasional,” kata pelatih BMX DKI Jakarta Priyo Susanto, Selasa.

Yang terbaru adalah keikutsertaan keduanya pada kejuaraan Asia BMX Championship yang digelar di Malaysia, April 2019.

Shahnaz berhasil merebut podium kedua, sedangkan Raiden berhasil naik podium keempat.

Satu-satunya kendala yang dikhawatirkan Priyo akan kesiapan kedua atletnya ialah perbedaan zona waktu antara Indonesia dengan Belgia.

“Khawatirnya mereka ‘jetlag’, karena saat jam bertanding itu kira-kira waktu tidur kalau di Indonesia,” katanya.

Agar hal tersebut tak menjadi hambatan, Priyo mengantisipasi dengan membiasakan kedua atletnya beraktivitas pada pukul 2.00 hingga 3.00, yakni waktu perkiraan pertandingan saat kejuaraan berlangsung.

“Sekadar latihan sepeda statis, yang penting mereka terbiasa dulu dengan perbedaan waktunya,” kata Priyo.

Pembiasaan ini dilakukan sejak di Tanah Air karena kontingen tiba di Belgia hanya beberapa hari jelang pertandingan, sehingga masa adaptasinya terbilang singkat.

Sementara itu sang atlet, Shahnaz Mumtaz (13), justru mengkhawatirkan perbedaan cuaca Belgia dengan Indonesia.

“Ini pertama kalinya ke Eropa, pasti cuacanya berbeda,” katanya.

Shahnaz yang mematok bisa memboyong gelar juara itu mengaku menyegani calon lawan yang berasal dari Belanda dan Inggris.

Pebalap asal kedua negara itu disebutnya memiliki keunggulan dalam penguasaan teknik, kondisi fisik, serta kekuatannya.

“Olahraga di kedua negara itu berkembang pesat, tapi saya tetap optimistis bisa meraih gelar juara,” katanya.

Pewarta: Andi Firdaus
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Etape ketiga balap sepeda Tour de France

Pembalap memacau sepedanya saat etape ketiga Tour de France berjarak 215 kilometer dari Bincbe, Belgia ke Epernay, Prancis, Senin (8/7/2019). Pembalap sepeda asal Prancis Julian Alaphilippe dari tim Deceuninck-Quick Step menjadi yang tercepat di etape ketiga tersebut. ANTARA FOTO/REUTERS/Christian Hartmann/pras.

4 daerah batal jadi tuan rumah Tour de Singkarak 2019

seharusnya semua daerah bisa mengantisipasi kebutuhan anggaran setiap tahun

Padang (ANTARA) – Empat kabupaten dan kota di Sumatera Barat batal menjadi tuan rumah pelaksanaan Tour de Singkarak 2019 karena terkendala anggaran.

“Tiga kabupaten dan satu kota ini punya alasan, ada program prioritas di daerah masing-masing yang belum selesai. Karena APBD terbatas, mereka konsentrasi untuk itu dulu,” kata Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit yang dihubungi dari Padang, Selasa.

Empat daerah itu masing-masing Kabupaten Pasaman Barat, Padang Pariaman, Sijunjung dan Kota Solok.

Dengan tidak ikut sertanya empat daerah itu, serta Kabupaten Mentawai yang terkendala geografis karena berbentuk kepulauan, maka hanya 14 kabupaten dan kota di Sumbar yang menjadi tuan rumah TdS 2019.

Nasrul menilai Tour de Singkarak memiliki nilai strategis bagi Sumbar secara umum, tidak hanya untuk satu atau dua kabupaten dan kota saja. Pelaksanaannya juga rutin setiap tahun sejak 2009.

Apalagi menciptakan sebuah kegiatan bertaraf internasional hingga benar-benar dikenal seperti TdS bukan perkara mudah, ujarnya. Karena itu seharusnya semua daerah bisa mengantisipasi kebutuhan anggaran untuk pelaksanaan kegiatan tersebut setiap tahun.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Sumbar Oni Yulfian mengakui daerah yang tidak menjadi tuan rumah TdS 2019 bertambah dari 2018 yang hanya dua daerah.

Pada TdS 2018 hanya Kabupaten Pasaman Barat dan Padang Pariaman yang tidak ikut, tapi tahun ini Sijunjung dan Kota Solok juga terkendala karena anggaran.

Menurutnya sejak 2018, anggaran pelaksanaan TdS memang sebagian besar disediakan oleh daerah melalui APBD. Bantuan dari pemerintah pusat hanya sebatas promosi dan opening caremony.

Sejak itu  memang ada beberapa daerah yang tidak siap dari sisi anggarannya untuk menggelar lomba balap sepeda itu, ujarnya.

Meski demikian, dua daerah di Provinsi Jambi dipastikan bisa menjadi tuan rumah TdS 2019 yaitu pada etape 7 dan 8.

Terkait persiapan pelaksanaan TdS 2019, Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Sumatera Barat, Hendri Agung Indrianto menyebut saat ini tim survei sedang menyisir kondisi jalan serta kesiapan daerah sebagai tuan rumah ajang balap sepeda internasional itu.

Beberapa daerah sudah disurvei, terakhir di Solok Selatan sebagai lokasi finish etape 6 di Solok Selatan.

Tour de Singkarak ke-11 rencananya akan digelar 2-10 November 2019 terbagi sembilan etape dengan grand start di Kota Pariaman dan grand finish di Kota Padang.

Berikut etape TdS 2019 :

Etape I : Kota Pariaman – Tanah Datar.

Etape II : Pasaman – Bukittinggi

Etape III : Payakumbuh – Sawahlunto

Etape IV : Limapuluh Kota – Dharmasraya

Etape V : Kabupaten Solok – Agam

Etape VI : Padang Panjang – Solok Selatan

Etape VII : Kayu Aro – Kerinci

Etape VIII: Sungai Penuh – Pesisir Selatan

Etape IX : Pesisir Selatan – Padang.* 

Baca juga: Jambi Masuk Etape 7 dan 8 Tour de Singkarak 2019
Baca juga: Jesse Ewart keluar sebagai juara TDS 2018
 

Polda Sulteng Jaga Rute Lomba Balap Sepeda

Pewarta: Miko Elfisha
Editor: Dewanti Lestari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pebalap Prancis Julian Alaphilippe menangi etape tiga

Jakarta (ANTARA) – Pebalap asal Prancis Julian Alaphilippe dari tim Deceuninck-Quick Step menjadi pebalap tercepat di etape ketiga Tour de France, Senin sehingga ia berhak atas jersey kuning untuk pertama kalinya dalam balapan sepeda yang dilakukannya tahun ini.

Pebalap usia 27 asal Prancis, yang menjuarai dua etape tahun lalu juga sebagai raja tanjakan dengan jersey polkadot itu, membuat break solo di akhir lomba untuk merebut jersey kuning dari pebalap asal Belanda Mike Teunissen di etape yang menempuh jarak 215 kilometer dari Bincbe, Belgia ke Epernay, Prancis.

“Saya tidak bisa berkata-kata. Saya sungguh tidak menyangka dengan apa yang terjadi pada saya,”kata Alaphippe seperti dikutip Reuters.

Alaphippe mencapai garis finish dalam waktu empat jam, 40 menit dan 29 detik dengan selisih 26 detik dari pebalap asal Australia Michael Matthews dari tim Sunweb.

“Saya tahu etape ini cocok dengan saya. Saya berusaha untuk terhindar dari tabrakan dan perangkap. Saya merasa yakin maka saya meningkatkan kayuhan saya pada tanjakan Mutigny, namun saya tak pernah berpikir akan memisahkan diri,”tuturnya.

Ia melanjutkan, “Saya telah mengeluarkan seluruh kemampuan saya. Katanya saya 30 atau 40 detik lebih dulu. Sulit untuk menjadi yang terbaik seperti yang diharapkan. Saya berhasil dan sungguh gembira.”

Aliphilippe merupakan pemakai jersey kuning dari Prancis yang ke-85 setelah Eugene Christophe pada 1919.

Juara dunia balap sepeda selama tiga kali, Peter Sagan asal tim BORA-Hansgrohe, Slovakia dinobatkan sebagai sprinter terbaik dengan jersey hijaunya. Sementara pebalap Belgia dari tim Wellens Lotto Soudal mendapatkan jersey polka dot sebagai pendaki terbaik.

Untuk kategori pebalap muda terbaik dipegang oleh pebalap Belgia lainnya yaitu Wong Van Aert dari tim Jumbo-Visma.

Etape keempat akan dilaksanakan Selasa di Prancis pada lintasan yang relatif datar. Sementara panjang trek balapan adalah 213,5 kilometer dimulai dari Reims menuju Nancy.

Baca juga: Pebalap Prancis Pouly akan beri nama anaknya Ijen

Ajang balap sepeda dongkrak wisata Kuningan

Penerjemah: Shofi Ayudiana
Editor: Aris Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kota Palembang, MXGP dan destinasi wisata olahraga

Palembang (ANTARA) – Kota Palembang, Sumatera Selatan pada Agustus 2018 menjadi perhatian dunia karena perannya menjadi tuan rumah Asian Games XVIII bersama ibu kota negara Jakarta.

Berselang beberapa bulan, nama kota ini seakan tenggelam karena absennya dalam penyelenggaraan event internasional.

Namun, pada awal Juli 2019, kota ini kembali tersohor ke pentas olahraga dunia karena menghelat ajang bergengsi kejuaraan dunia seri Motocross Grand Prix (MXGP), 6-7 Juli. Tentunya tidak sulit untuk mengangkat kembali kota ini, karena sejatinya sudah punya nama.

Sejumlah pembalap dunia yang terlibat dalam seri motocross itu, seperti Tim Gajser, juara dunia MXGP 2016 ini bahkan sudah mengetahui Kota Palembang. “Ini memang kali pertama saya ke Palembang, tapi saya sudah tahu kota ini karena pernah ada Asian Games di sini,” kata Gajser.

Menjaga eksistensi sebagai kota penyelenggara event olahraga internasional ini, bukanlah hal yang mudah setelah Asian Games usai.

Peran kepala daerah sangat menentukannya seperti yang disampaikan Ketua Ikatan Motor Indonesia Sadikin Aksa. “Kenapa seri MXGP ini bisa ada di Palembang, salah satunya karena memang gubernurnya mau ada di sini,” kata Aksa.

Aksa menceritakan, Federasi Balap Motor Dunia (FIM/Fédération Internationale de Motocyclisme) telah menetapkan bahwa Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah untuk dua seri MXGP sejak 2017.

Dua tahun lalu, Kota Pangkal Pinang, Provinsi Bangka Belitung dan Semarang, Provinsi Jawa Tengah yang dipercaya. Kemudian pada 2018, dipilih Kota Palembang dan Semarang. Namun, karena Palembang menjadi tuan rumah Asian Games yang waktunya berdekatan dengan pelaksanaan seri MXGP maka dialihkan kembali ke Pangkal Pinang.

Rupanya, saat dihelat di Pangkal Pinang pada 2018 ada kendala di bidang transportasi logistik karena terbatasnya jadwal penerbangan dan sulitnya kapal untuk merapat ke dermaga karena laut yang dangkal.

Lantaran itu, Youthstream sebagai otoritas yang sudah dipercaya oleh FIM memutuskan untuk menghapus Kota Pangkal Pinang dalam kalender balapan 2019, sementara Kota Semarang tetap diberikan kesempatan.

Dalam kondisi ini, akhirnya IMI memberikan tawaran ke Pemerintah Provinsi Sumsel untuk menjadi tuan rumah MXGP seri ke-1, dan mendapatkan sambutan positif.

Setelah dilakukan survei dan adanya kesanggupan Pemprov Sumsel untuk mengeluarkan biaya komitmen fee, akhirnya kota ini dipercaya menjadi tuan rumah seri MXGP untuk kali pertamanya. Pengumuman resmi dilakukan pengurus IMI dan Gubernur Sumsel di Palembang, 27 Mei 2019.

Sirkuit unik Sirkuit Motocross OPI Mall, Palembang, Sumatera Selatan. (Antara News Sumsel/Dolly Rosana/19)
Setelah resmi ditunjuk sebagai tuan rumah, praktis persiapan pun terpaksa dikebut. Fokus utama ketika itu yakni bagaimana membangun sirkuit motocross berstandar internasional.

Awalnya, pemprov memplot lokasi di dalam Kompleks Olahraga Jakabaring Sport City, namun pekerjaan tidak dapat dilanjutkan karena tanah di areal tersebut masih labil. Jika dipaksakan maka pengerjaan akan membutuhkan waktu relatif lama.

Lalu, sirkuit dibuat persis di halaman Hotel Wydham, atau berlokasi hanya puluhan meter dari lobi hotel bintang lima tersebut. Hotel ini berada dalam satu kompleks OPI Mal yang juga di kawasan Jakabaring, atau hanya beberapa ratus meter dari JSC.

Pembuatan sirkuit tanah liat seluas 2 hektare ini kemudian dikebut dalam waktu tiga pekan dengan didampingi oleh sejumlah teknisi asal Yunani. Sirkuit dibangun dengan panjang lintasan 1,5 kilometer atau tergolong pendek karena semula direncanakan 1,9 kilometer.

Meski berbeda dari rencana awal, ternyata disinilah uniknya sirkuit OPI Mal. Sejumlah pembalap justru menyebut sirkuit ini sebagai sirkuit terbaik di dunia.

Tim Gajser, pembalap yang keluar sebagai pemenang seri di Palembang mengatakan bahwa ia baru kali menjumpai sebuah sirkuit yang persis berada di depan hotel tempat menginap. Ia tidak perlu berlama-lama menuju lokasi pertandingan seperti selama ini, karena sirkuit berada di pinggiran kota.

“Ini sesuatu yang baru dan spesial untuk semua orang, kamu menyelesaikan balapan dan langsung pergi ke kolam renang, atau kamar hotel. Jadi ini sangat bagus,” kata pembalap Tim HRC Honda ini.

Ia juga mengungkapkan kekagumannya pada sirkuit Palembang ini, yang menyuguhkan tantangan luar biasa bagi crosser.

Lintasannya dibuat pendek sehingga gundukan-gundukan tanah dibuat agak rapat, serta tikungan jauh lebih banyak. Kondisi ini membuat pembalap dunia terpaksa memutar otak untuk menemukan loncatan terbaiknya.

Walhasil, crosser sekaliber Tim Gajser pun harus menerima kenyataan bahwa dirinya terjatuh saat arena balapan kedua (race 2) MXGP. Akibatnya, ia gagal menjadi yang tercepat seperti di balapan pertama (race 1).

“Sebenarnya saya lebih suka lintasan yang panjang, agar saya bisa juga memacu motor dan energi saya. Tapi ini banyak sekali tikungannya, jadi ini tantangan juga bagi saya untuk mengubah sedikit ‘style’ dari biasanya,” kata dia.

Selain itu, cuaca panas Kota Palembang seperti layaknya kota-kota yang berada di garis khatulistiwa juga menyuguhkan tantangan bagi para pembalap. Bahkan pada balapan hari kedua atau hari terakhir, suhu udara tercatat mencapai 35 derajat celcius.

Meski demikian, ia mengaku sangat menikmati keberadaannya di Palembang dan berharap bisa datang kembali ke Palembang karena terpilih menjadi tuan rumah seri kejuaraan dunia MXGP pada tahun-tahun mendatang.

Youthstream CEO David Luongo juga mengungkapkan kekagumannya pada pelaksanaan MXGP di Palembang, mulai dari penyambutan peserta di Griya Agung pada acara gala dinner, acara pembukaan di sirkuit hingga perlombaan adu balapnya sendiri.

“Yang saya suka, ada semacam budaya masyarakat sini yang ditampilkan. Ada tari-tarian, ada musiknya. Ini menambah warna baru, dan benar-benar spesial bagi kami yang baru pertama kali ke Palembang. Kami pun merasa sangat dihargai,” kata dia.

Tuan rumah permanen Rangkaian Light Rail Transit (LRT) Palembang melintas di atas Sungai Musi, Palembang, Sumatera Selatan, Senin, 23 Juli 2018. (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi)

Sebanyak 40 crosser dunia ambil bagian pada ajang MXGP dan MX2 di Palembang ini yang aksinya disaksikan jutaan pasang mata di dunia karena setiap perlombaan ditayangkan secara live di jaringan televisi internasional. Bahkan berdasarkan situs MXGP.com dituliskan bahwa adu balap ini ditonton langsung sekitar 30.000 orang saat akhir pekan lalu.

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan sudah menyatakan berkeinginannya menjadi tuan rumah permanen untuk seri Motocross Grand Prix MXGP pada tahun-tahun mendatang setelah sukses menjadi penyelenggara pada 2019.

Staf Ahli Bidang Olahraga Irwansyah mengatakan, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru sudah menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah pada 2020 dan tahun-tahun berikutnya ke pemegang otoritas pelaksana MXGP. “Pemerintah Provinsi sudah menyatakan hal ini ke Youthstream, dan semoga saja disetujui,” kata dia.

Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan Sumsel tertarik menjadi tuan rumah permanen tak lain karena ingin menjaga kesinambungan Kota Palembang sebagai kota destinasi olahraga karena pada 2018 telah menjadi tuan rumah Asian Games 2018.

Seri Kejuaraan Dunia ini diharapkan dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah tersebut setelah melambat karena usainya gelaran Asian Games 2018.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan Regional VII Sumatera Bagian Selatan Panca Hadi Suryanto mengatakan, jika ingin tetap mendapatkan performa baik pada 2019 ini setidaknya Sumsel tetap memiliki pemicu perekonomian seperti ajang olahraga meski tidak sebesar Asian Games.

Pertumbuhan ekonomi Sumsel mengalami penurunan pada triwulan I 2019 jika dibandingkan triwulan IV 2018 yakni dari 6,04 persen menjadi 5,68 persen.

“Diakui faktor Asian Games tahun lalu cukup berpengaruh bagi Sumsel karena ada pembangunan infrastruktur dan kedatangan para pendatang sehingga wajar saja jika 2019 ini agak turun, tapi karena ada MXGP diharapkan tidak terlalu jauh,” kata Panca.

Sumsel yang dikenal sebagai satu-satunya provinsi yang fokus pada destinasi olahraga diharapkan terus mengembangkan keunggulan ini. Sektor pariwisata merupakan sektor yang menjanjikan bagi Sumsel karena memiliki dampak multi.

Kondisi ini berbeda dengan sektor pertambangan dan penggalian yang menjadi sumber perekonomian daerah sejak puluhan tahun lalu. Sektor ini cukup rentan karena tergantung dengan sumber daya alam dan harga di pasaran internasional karena sebagian besar diekspor ke luar negeri.

Untuk terus mengembangkannya tentunya sangat dibutuhkan inovasi. Salah satu langkah jitu yakni seperti yang sudah dilakukan saat perhelatan MXGP ini yakni menggandeng situs tiket.com untuk penjualan tiket dan para sponsor terutama yang bergerak di bidang otomotif.

Dengan begitu, Sumsel diharapkan terus merawat keunggulannya di bidang destinasi wisata olahraga demi kesejahteraan masyarakat.

Baca juga: Juara dunia MXGP sebut sirkuit Palembang terbaik di dunia
Baca juga: MXGP jadi tontonan warga Palembang di akhir pekan
Baca juga: Palembang ingin jadi tuan rumah permanen MXGP

 

Sirkuit MXGP di Jakabaring siap digunakan

Oleh Dolly Rosana
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Hinault sang legenda yakin Bernal rajai podium

Brussels, Belgia (ANTARA) – Egan Bernal akan memuncaki podium Tour de France di Paris dan cukup muda untuk melewati legenda balap sepeda mana pun, kata legenda balap sepeda asal Prancis, Bernard Hinault, kepada AFP, Senin.

Sang legenda yang kini berusia 64 tahun itu menjadi orang Prancis terakhir yang menjuarai Tour de France pada 1985 ketika dia memastikan juara kelima kalinya tour ini. Dia yakin Bernal akan melampaui pencapaiannya itu.

“Mungkin saja ada juara lima tour yang lain. Sudah ada Eddy Merckx, Jacques Anquetil, saya dan Miguel Indurain, tetapi tak alasan orang lain tak bisa juara lima tour.”

“Lihatlah Chris Froome, dia sudah memenangi empat dari tour itu dan mari kita tunggu bagaimana kondisi dia tahun depan,” kata Hinault.

Baca juga: Jumbo dan Teunissen kampiun team time-trial etape kedua

Dia justru lebih yakin pebalap tim Ineos lainnya akan melakukan pencapaian itu, bukan juara bertahan Geraint Thomas, melainkan Bernal walaupun pebalap muda berusia 22 tahun ini belum menjuarai satu pun tour.

“Saya yakin Bernal akan menjadi nomor satu di Paris tahun ini,” kata Hinault dalam wawancara eksklusif dengan AFP di Brussels.

“Dan Geraint tak jauh di belakang dia,” sambung dia. “Dia (Bernal) mungkin jauh melebihi (saya) seandainya Anda sejenak berpikir bahwa dia mungkin menjuarai Tour tahun ini.”

Baca juga: Peluang Quintana membesar setelah Froome absen

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Membuat kesalahan di Sachsenring, Quartararo janji tampil lebih kuat

Jakarta (ANTARA) – Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) membeberkan kesalahan yang ia buat di GP Jerman, Minggu, yang mengakibatkan ia gagal finis di balapan seri kesembilan itu.

Pebalap rookie asal Prancis itu mendapat sorotan di paruh musim ini setelah mampu meraih tiga pole position dan lima kali start dari baris terdepan.

Dia juga sedang mengincar finis podium ketiganya musim ini jika saja tidak terjatuh di Tikungan 3 Sirkuit Sachsenring ketika balapan baru berjalan dua putaran.

“Aku tidak apa-apa, aku hanya membuat kesalahan di start,” kata pebalap berusia 20 tahun itu seperti dilansir laman resmi MotoGP.

Quartararo start dari P2 namun melorot hingga ke P7 pada awal lap kedua sebelum terjatuh.

“Gigi pertama dan kedua OK, aku coba masukkan gigi ketika dan aku tak menggantinya. Sialnya aku mengerem terlalu dini dan aku bersenggolan dengan Jack (Miller) dan di lap kedua aku mencoba untuk menyalip (Danilo) Petrucci.”

“Aku sangat ragu apakah aku harus melakukkannya dan sayangnya itu adalah pilihan yang salah, dengan sudut yang terlalu miring, terlalu cepat dan aku kehilangan bagian depan. Jadi iya itu kesalahan pertama kami di balapan, kecelakaan pertama dan kami akan kembali lebih kuat,” kata Quartararo.

Baca juga:Cedera dua lengan tak hentikan Quartararo tantang Marquez di GP Jerman

Usai mengemas dua podium sejauh ini, Quartararo berada di peringkat delapan klasemen dengan 67 poin.

Dia mencapai hasil itu ketika sedang dalam proses penyembuhan operasi lengan kanannya. Di Sachsenring, Quartararo mendapati rasa sakit tambahan ketika bahu kirinya mengalami dislokasi ketika sesi latihan FP3.

Setelah GP Jerman, MotoGP akan menjalani libur musim panas sebelum melanjutkan balapan seri kesepuluh MotoGP di Sirkuit Brno, Republik Ceko pada 4 Augustus dan dilanjutkan sesi tes resmi tengah musim di sana pada hari berikutnya.

Baca juga:Rossi akui paruh musim yang berat

Baca juga:GP Jerman singkap batasan Ducati

Pengamanan khusus untuk pembangunan sirkuit MotoGP

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Rossi akui paruh musim yang berat

Jakarta (ANTARA) – Juara dunia sembilan kali Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha MotoGP) mengakui mendapati musim balapan yang lebih sulit bersama Yamaha di paruh pertama musim ini dari pada tahun sebelumnya.

Hal itu diungkapkan sang pebalap asal Italia usai finis di peringkat delapan di GP Jerman, Minggu, yang merupakan finis terburuknya musim ini terlepas dari tiga hasil gagal finis beruntun di tiga balapan sebelumnya.

“Aku tak puas karena ini balapan yang sulit, aku sangat kesulitan. Kami memakai ban belakang medium karena aku diberitahu jika tak mungkin balapan dengan ban keras, tapi aku malah banyak slide dan tak punya daya cengkeram yang cukup,” ungkap Rossi seperti dilansir laman resmi MotoGP.

“Masalah yang lebih besar setelah Assen di balapan aku merasa lebih kuat, tapi di sini kami mencoba konfirmasi tapi realitanya aku tak cukup cepat dan aku tak merasa bagus dengan motor.”

“Momen yang berat karena tahun lalu di bagian kejuaraan ini aku sangat kompetitif, dari Le Mans hingga Sachsenring aku menjalani sejumlah balapan yang bagus. Tahun ini lebih sulit, jadi kami harus memahami karena aku tak punya perasaan yang bagus dengan motor dan kami tak bisa secepat yang kami mau,” ungkap Rossi.

Baca juga:Vinales dan Yamaha akan jaga momentum setelah GP Jerman

Sementara itu, rekan satu timnya, Maverick Viñales justru sedang menikmati hasil positif dengan Yamaha setelah mempersembahkan trofi juara pertama kalinya musim ini bagi pabrikan asal Iwata, Jepang itu di Assen pekan lalu.

Kemudian di Jerman, pebalap bernomor 12 itu kembali naik podium setelah finis runner-up di belakang Marc Marquez (Repsol Honda) yang merajai GP Jerman untuk kali kesepuluh secara beruntun.

Viñales menjadi pebalap Yamaha dengan poin terbanyak pada peringkat lima dengan 85 poin, unggul lima poin dari Rossi pada peringkat enam hingga balapan kesembilan dengan sepuluh balapan tersisa musim ini.

Setelah GP Jerman, MotoGP akan menjalani libur musim panas sebelum melanjutkan balapan seri kesepuluh MotoGP di Sirkuit Brno, Republik Ceko pada 4 Augustus dan dilanjutkan sesi tes resmi tengah musim di sana pada hari berikutnya.

“Aku sangat senang karena kami mendapat hasil yang bagus, aku berada di jalur yang benar dan entah bagaimana kami menemukan jalan untuk membuat motor bekerja, khususnya bagi diriku.”

“Aku tak sabar untuk Brno untuk mencoba motor baru, hal baru dan melihat apakah kami akan membuat kemajuan.”

“Aku akan mencoba menjaga momentum ini hingga akhir musim,” pungkas Viñales.

Baca juga:GP Jerman singkap batasan Ducati

Baca juga:Satu dekade supremasi Marquez di Sachsenring

Pengamanan khusus untuk pembangunan sirkuit MotoGP

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

GP Jerman singkap batasan Ducati

Jakarta (ANTARA) – Ducati tidak mampu memberi perlawanan di baris terdepan ketika turun di GP Jerman di Sirkuit Sirkuit Sachsenring, Minggu, yang menunjukkan batasan dari mesin Desmosedici hari itu.

Danilo Petrucci menjadi pebalap tercepat Ducati hari itu yang finis P4 namun dengan jarak cukup jauh, 16,577 detik, dari sang juara lomba, Marc Marquez (Repsol Honda).

Rekan satu tim, Andrea Dovizioso dan pebalap tim satelit Jack Miller (Pramac Racing) finis tak jauh di belakang pebalap bernomor 9 itu.

“Tentu Andrea dan aku hari ini menunjukkan batasan dari motor, juga Jack karena kami, tiga Ducati, tiba bersama. Jadi mungkin ini sudah maksimal dari motor kami,” kata Petrucci seperti dikutip laman resmi MotoGP.

“Sangat, sangat sulit untuk mengendarai motor dengan kondisi seperti ini. Akan tetapi kami selalu kesulitan di trek ini, paling tidak kami mampu mengemas poin, tapi pemuncak kejuaraan sangat lah jauh dari kami,” kata sang pebalap asal Italia itu.

Ducati juga mengalami hasil buruk di kualifikasi GP Jerman setelah Petrucci dan Dovi hanya mampu mengunci posisi start P12 dan P13. Hanya Miller yang menemukan seting ban yang pas untuk start dari P5.

Baca juga:Satu dekade supremasi Marquez di Sachsenring

“Kami tahu Sachsenring bukan yang terbaik untuk motor kami, tapi jaraknya terlalu besar. Juga di dua balapan terakhir, kami tak mampu bertarung untuk podium. Ini buruk,” ungkap Dovizioso.

“Di balapan-balapan selanjutnya kami akan lebih kompetitif karena layout dari trek tapi daya saing kami tidak cukup bagus saat ini.”

Dovi hanya mampu mengemas 11 poin untuk tetap menjaga asa di peringkat dua klasemen pebalap, terpaut 58 poin dari Marquez di puncak.

Pebalap bernomor 04 itu menyadari jika Honda dan Marquez semakin kuat, ditambah performa Suzuki dan Yamaha yang lebih baik dari musim sebelumnya.

Setelah GP Jerman, MotoGP akan menjalani libur musim panas sebelum melanjutkan balapan seri kesepuluh MotoGP di Sirkuit Brno, Republik Ceko pada 4 Augustus dan dilanjutka sesi tes resmi tengah musim di sana pada hari berikutnya.

“Kami punya sesuatu untuk diuji di Brno dan kita lihat apakah kami bisa menemukan jalannya tapi tetap saja kami perlu sebuah strategi ke depan,” kata Dovi.

Baca juga:Vinales dan Yamaha akan jaga momentum setelah GP Jerman

Baca juga:Hasil GP Jerman dan klasemen pebalap
 

Pengamanan khusus untuk pembangunan sirkuit MotoGP

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Vinales dan Yamaha akan jaga momentum setelah GP Jerman

Jakarta (ANTARA) – Maverick Viñales (Monster Energy Yamaha MotoGP) berjanji akan mencoba menjaga momentum bersama Yamaha setelah mendapati hasil positif di dua balapan terakhir.

Pebalap asal Spanyol itu menjadi juara di Assen, Belanda pada pekan lalu dan runner-up di Sachsenring, Jerman pada Minggu.

“Bagi kami, kami paham jika di sini posisi terbaik adalah menjadi runner-up. Hanya kesalahan dari Marc yang bisa membuat kami menjadi yang pertama,” kata Viñales seperti dikutip laman resmi MotoGP.

Viñales dan Yamaha menyadari jika Marquez terlalu perkasa di Sirkuit Sachsenring dan terbukti pebalap bernomor 93 asal Spanyol itu mengemas kemenangan kesepuluh kali beruntun di sana hari itu.

“Aku start dengan baik dan memiliki lap-lap awal yang bagus, itu berarti banyak, sebagai persiapanku untuk Brno.”

“Kami harus terus bekerja. Aku sangat senang, kami memahami bagaimana arahnya, Yamaha berkerja di arah yang baik, aku tahu kekuatan dan kelemahan kami jadi akan bagus memiliki libur musim panas untuk memperbaiki motor dan diriku sendiri.”

Baca juga:Satu dekade supremasi Marquez di Sachsenring

Viñales membalap dengan baik di tiga seri terakhir jika saja tidak terlibat insiden tabrakan beruntun dengan Jorge Lorenzo di Barcelona.

Di Assen, dia mampu memberi perlawanan kepada Marquez untuk meraih trofi juara pertama bagi Yamaha musim ini.

Di Jerman, pebalap bernomor 12 itu mendapat ancaman dari Cal Crutchlow (LCR Honda Castrol) di akhir balapan untuk memperebutkan peringkat dua.

Viñales mengakui setelah hujan mengguyur Sachsenring pada malam hari sebelum lomba, menyebabkan suhu trek rendah dan sulit menentukan pilihan ban.

“Kami mencoba peruntungan dengan ban keras karena aku berkerja baik dengan ban keras namun dia berada di batasnya menjelang finis lomba.”

“Jika di sepuluh lap terakhir aku harus melambatkan diri, aku akan melambat tapi aku akan berada di depan, jadi kami memutuskan itu dan untungnya ban Cal menurun juga dan aku bisa mengatasinya.”

Dengan hasil itu Viñales menjadi pebalap Yamaha dengan poin terbanyak di klasemen pada peringkat lima dengan 85 poin, unggul lima poin dari rekan satu tim, Valentino Rossi yang berada di peringkat enam.

Rossi, yang finis P8 di Jerman, tampil kewalahan dengan Yamaha di empat balapan terakhir, tiga di antaranya adalah gagal finis.

Setelah libur musim panas, balapan seri kesepuluh MotoGP akan dilanjutkan di Sirkuit Brno, Republik Ceko pada 4 Augustus.

“Aku sangat senang karena kami mendapat hasil yang bagus, aku berada di jalur yang benar dan entah bagaimana kami menemukan jalan untuk membuat motor bekerja, khususnya bagi diriku.”

“Aku tak sabar untuk Brno untuk mencoba motor baru, hal baru dan melihat apakah kami akan membuat kemajuan.”

“Aku akan mencoba menjaga momentum ini hingga akhir musim,” pungkas Viñales

Baca juga:Hasil GP Jerman dan klasemen pebalap

Baca juga:Cedera dua lengan tak hentikan Quartararo tantang Marquez di GP Jerman
 

Pengamanan khusus untuk pembangunan sirkuit MotoGP

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Jumbo dan Teunissen kampiun team time-trial etape kedua

Brussels, Belgia (ANTARA) – Tim balap sepeda Belanda Jumbo-Visma merangsek untuk memenangkan team time-trial Tour de France etape kedua, Minggu, di mana pebalap Mike Teunissen mempertahankan jersey kuning setelah menyelesaikan etape kedua sepanjang 27,6 km di kota Brussels.

Teunissen mempertahankan kepemimpinannya ketika timnya mengalahkan Geraint Thomas dari Ineos dengan selisih 20 detik, dengan lima tim berikutnya terpaut satu sama lain dalam hitungan detik.

Ineos menjadi tim pertama yang menaklukkan arena, Minggu, dan memacu kecepatan untuk memaksa tim lain mengejar catatan waktunya, terus memimpin sampai Jumbo memacu mendahului catatan waktu itu sampai berselisih 20 detik di depan waktu tim Inggris yang nyaris mengantarkan Gianni Moscon merebut jersey kuning.

Alih-alih, pemenang kejutan sehari sebelumnya itu tidak hanya mempertahankan keunggulan, tetapi semakin jauh meninggalkan rival-rivalanya dari tim-tim lainnya.

“Ini waktu yang sepadan sekali,” kata juara bertahan Geraint Thomas di garis finis di Brussels Atomium yang aslinya dibangun untuk World Fair 1958. “Saya kesakitan sekali karena menabrak pembatas kemarin, tapi kabar baiknya saya sudah pulih sepenuhnya.”

Hasil ini menandakan Tour de France kali ini menjadi lomba terbuka dan kompetitif di mana perbedaan waktu yang sangat tipis di antara pebalap menunjukkan ketatnya perlombaan, demikian AFP.

Baca juga: Peluang Quintana membesar setelah Froome absen

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Gilang Galiartha
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Jorge Prado juarai MX2 seri Palembang

Palembang (ANTARA) – Pembalap Tim Red Bull KTM Jorge Prado berhasil menjuarai nomor MX2 seri ke-11 Kejuaraan Dunia Motocros di Sirkuit OPI Mal, Palembang, Sumatera Selatan, Minggu.

Prado menuai hasil positif seri Indonesia ini setelah tampil apik pada balapan pertama (race 1) dengan menjadi yang terdepan dengan catatan waktu 33:40,277 detik, dan finis pada urutan kedua pada balapan kedua (race 2) dengan membukukan waktu 33:55,121 detik.

Atas capaian pada dua race itu, pembalap asal Spanyol ini menjadi pemenang seri Palembang karena mengumpulkan poin tertinggi 47 poin dari 19 pembalap. Ia mendapatkan 25 poin pada race 1 dan 22 poin pada race 2.

Peringkat kedua seri ini ditempati rekan satu timnya, Tom Vialle, yang mengumpulkan 42 poin, disusul pembalap Dermark dari Tim Husqvarna, Thomas Kjer Olsen yang mengemas 40 poin.

Persaingan ketat seri MX2 Palembang terlihat jelas pada race kedua. Tiga pembalap ini –Tom Vialle, Thomas Kjer Olsen dan Jorge Prado– saling salip untuk menjadi yang terdepan. Meski ada Jago Geerts yang mengecoh, tapi yang naik podium tetaplah ketiga pembalap ini.

Pada laps pertama, Tom Vialle berhasil memimpin, namun pada laps kedua langsung digantikan Jago Geerts hingga laps ke-14. Lalu Geerts gagal mempertahankan dominasi pada laps ke-15 karena disalip Thomas Olsen yang sejak awal menguntitnya.

Olsen dari Tim KTM akhirnya finis terdepan, disusul rekan satu timnya Jorge Prado. Sementara Tom Vialle harus puas pada urutan ketiga pada race kedua ini.

Meski menempati urutan kedua pada race kedua ini, Prado tak mampu menjegal Jorge Prado sebagai pemenangnya sehingga semakin membuka peluangnya menjadi juara dunia tahun ini.

Prado memuncaki klasemen dengan 494 poin, disusul Thomas Kjer Olsen dengan 443 poin dan Jago Geerts 334 poin.

Meski terpaut jauh dari pesaing terdekatnya, bukan berarti posisi Jorge Prado di puncak klasemen telah aman. Seri kejuaraan dunia motocross ini masih menyisakan tujuh seri lagi.

Baca juga: Tim Gajser tercepat di MXGP Palembang

“Saya berharap di seri berikutnya di Semarang, Indonesia, pada pekan dapat tampil konsisten,” kata Prado dalam konferensi pers seusai perlombaan.

Hasi lomba MX2 seri Palembang-Indonesia:

  1. Jorge Prado (KTM) : 47 poin
  2. Tom Vialle (KTM) : 42 poin
  3. Thomas Kjer Olsen (HUsqvarna) : 40 poin
  4. Maxime Renaux (Yamaha) : 34 poin
  5. Jed Beaton (Husqvarna) :32 poin
  6. Brent Van Doninck (Honda) : 28 poin
  7. Calvin Vlaanderen (Honda): 26 poin
  8. Hendry Jacobi (Kawasaki) : 24 poin
  9. Bas Vaessen (KTM) : 24 poin
  10. Jago Geerts (Yamaha) : 21 poin
  11. Adam Sterry (Kawasaki) : 20 poin
  12. Iker Larranaga Olano (KTM) : 18 poin
  13. Mathys Boisrame (Honda) : 18 poin
  14. Mitchell Harrison (Kawasaki) : 16 poin
  15. Brian Strubhart Moreau (Kawasaki) : 15 poin
  16. Ricard Sikyna (KTM) : 13 poin
  17. Zachary Pichon (Honda) : 10 poin
  18. Delvintor Alfarizi (Honda) : 8 poin
  19. Mitchell Evans (Honda) : 2 poin

Baca juga: Ini jadwal kegiatan hari terakhir MXGP Palembang 2019

Sirkuit MXGP di Jakabaring siap digunakan

Pewarta: Dolly Rosana
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Balap sepeda Tour de France dimulai

Sejumlah pembalap memacu sepedanya saat berlaga pada etape pertama Tour de France yang menempuh jarak sepanjang 194,5 km mengelilingi rute sekitar Brussel, Sabtu (6/7/2019). Pembalap sepeda asal Belanda Mike Teunissen memenangi sprint jelang finis etape pertama Tour de France 2019 setelah sejumlah pembalap terlibat kecelakaan jelang garis akhir lomba. ANTARA FOTO/REUTERS/Johanna Geron/pras.

Satu dekade supremasi Marquez di Sachsenring

Jakarta (ANTARA) – Marc Marquez (Repsol Honda) melanjutkan dominasinya di Sirkuit Sachsenring, Jerman, dengan membukukan kemenangan sepuluh kali beruntunnya di sana.

Pebalap asal Spanyol itu tak mendapatkan perlawanan berarti untuk menyentuh garis finis pertama 4,587 detik di depan rival terdekatnya Maverick Viñales (Monster Energy Yamaha MotoGP), demikian laman resmi MotoGP.

Cal Crutchlow (LCR Honda Castrol), yang start dari P6 melengkapi podium GP Jerman pada peringkat tiga.

Ini adalah kemenangan kesepuluh secara beruntun Marquez di Sachsenring pada semua kelas yang tujuh di antaranya diraih pada kelas premier. Rekor sempurna yang juga diraihnya lewat sepuluh kali start dari pole position di sana.

Marquez juga menyamai rekor kemenangan di satu sirkuit yang dipegang Valentino Rossi di Sirkuit Mugello dengan tujuh kemenangan pada kelas premier.

“Bukan start yang bagus tapi ketika di tikungan pertama aku mengerem lambat,” kata Marquez seperti dikutip Reuters.

“Hanya itu rencanaku, dua lap lambat untuk memanaskan dengan baik ban depan khususnya, dan kemudian menekan. Dan itu lah persisnya yang aku lakukan, semua sesuai dengan rencana. Dan sedikit demi sedikit aku membuka jarak dan ketika unggul tiga detik aku bertahan di sana.”

“Pada akhirnya aku hanya menikmati balapan, memikirkan saudaraku, (Alex, yang menjadi juara Moto2 di Jerman).”

Marquez merayakan kemenangannya di pinggir trek bersama penggemarnya dan kembali ke pit dengan menarik balon pesta berbentuk angka 10.

Baca juga:Fakta dan Statistik GP Jerman
Baca juga:Cedera dua lengan tak hentikan Quartararo tantang Marquez di GP Jerman

Marquez meraih kemenangan pertamanya di sirkuit yang terletak dekat kota Chemnitz itu pada 2010 ketika dia berlomba pada kelas 125 cc (sekarang Moto3) kemudian dua tahun setelahnya menang dalam kelas Moto2 hingga tujuh kemenangan terakhir pada kelas MotoGP.

Sementara itu Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) yang mengincar podium ketiganya musim ini terjatuh di Tikungan 3 ketika balapan baru berjalan dua putaran.

Pebalap asal Prancis itu start dari P2 namun melorot hingga ke P7 pada awal lap kedua sebelum terjatuh.

Pada awal lomba Alex Rins (Suzuki Ecstar) menjadi penantang utama Marquez setelah melewati Viñales untuk posisi dua.

Namun Marquez terlalu dominan dengan memperlebar jarak hingga tiga detik dari rival terdekatnya pada separuh balapan sepanjang 30 putaran itu.

Harapan Rins sirna ketika dia terjatuh di Tikungan 11 saat balapan menyisakan 11 putaran. Ini merupakan kali kedua beruntun, setelah Assen, bagi pebalap asal Spanyol itu terjatuh dan gagal finis.

Marquez pun melenggang tanpa perlawanan untuk merebut kemenangan kelimanya musim ini.

Vinales dan Crutchlow terlampau jauh dari pimpinan lomba dengan putaran yang tersisa.

“Pada beberapa lap terakhir aku mengalami kendala dengan ban belakang dan aku kira Maverick bisa mengalaminya, tapi dia membalap dengan baik dan aku senang dia bisa meraih tempat kedua dan aku naik podium hari ini,” kata Crutchlow.

Andrea Dovizioso (Ducati Team) menjadi pebalap Ducati tercepat dengan finis P4 mengamankan poin berharga untuk menjaga jarak di klasemen.

Sepanjang lomba, Dovi mendapati perlawanan ketat dari dua pebalap Ducati lainnya, Danilo Petrucci, rekan satu tim, yang finis di P5 dan Jack Miller (Pramac Racing) pada peringkat tujuh.

Sementara itu Valentino Rossi (Monsters Energy Yamaha MotoGP) tak berkutik di belakang pebalap rookie Joan Mir (Suzuki Ecstar) untuk finis P8.

Franco Morbidelli (Petronas Yamaha SRT) finis P9, sedangkan Stefan Bradl yang menggantikan Jorge Lorenzo (Repsol Honda) yang cedera finis pada peringkat 10 besar.

Dengan hasil itu Marquez semakin kokoh di puncak klasemen dengan 185 poin diikuti Dovizioso pada peringkat dua dengan 127 poin hingga balapan kesembilan dari total 19 balapan musim ini.

Danilo Petrucci menguntit pada peringkat tiga dengan 121 poin, diikuti Rins pada peringkat empat dengan 101 poin.

Viñales menjadi pebalap Yamaha dengan poin terbanyak pada peringkat lima dengan 85 poin, unggul lima poin dari Rossi pada peringkat enam.

Jack Miller memimpin klasemen pebalap tim independen dengan 70 poin, unggul tiga poin dari Quartararo dan Cal Crutchlow.

Setelah libur musim panas, balapan seri kesepuluh MotoGP akan dilanjutkan di Sirkuit Brno, Republik Ceko pada 4 Augustus.

Baca juga:Hasil GP Jerman dan klasemen pebalap
Baca juga:Marquez raih kemenangan kesepuluh beruntun di Jerman
 

Pengamanan khusus untuk pembangunan sirkuit MotoGP

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2019