Valentino Rossi merasa sedikit stagnan

Jakarta (ANTARA) – Valentino Rossi mengharapkan kepala awak MotoGP mendatang David Munoz bisa menciptakan dampak besar setelah mengakui bahwa dia dan kepala awak Yamaha yang sekarang, Silvano Galbusera, agak sedikit stagnan.

Rossi masih tak bisa menang sejak balapan 2017 di Assen, dan hanya dua kali tampil di podium sepanjang musim ini, di bawah dua rekan satu timnya pada Petronas SRT Yamaha, Maverick Vinales dan Fabio Quartararo.

Berbicara menjelang GP Thailand, Rossi memastikan bahwa Munoz yang berusia 41 tahun akan menggantikan Galbusera.

“Kelihatannya kami agak sedikit stagnan,” kata Rossi seperti dikutip autosport.com. “Bersama dengan Yamaha, juga Silvano, kami berusaha memahami cara memperbaiki diri.”

Baca juga: Tiga Yamaha kuasai FP2 GP Thailand, Marquez fit usai kecelakaan

“Dan sejujurnya (Munoz) adalah nama pertama (di daftar saya) karena saya kenal sekali dia…tahun lalu dia bertugas baik sekali dengan Pecco (Bagnaia). Saya menyukai cara dia mengelola pada akhir musim lalu, ketika ada banyak tekanan.”

Galbusera kini alih tugas ke bagian pengujian dan sepertinya akan pindah haluan ke KTM tahun depan.

“Silvano ingin terus bekerja untuk Yamaha, tetapi dia juga ingin mencoba sesuatu yang tak begitu membuat stres,” kata Rossi. “Saat bersamaan, Yamaha juga ingin tahun depan tim uji lebih kuat, demi meningkatkan kinerja di Eropa.”

Galbusera sudah kerja bareng Rossi sejak 2014 setelah juara dunia MotoGP tujuh kali pecah kongsi dengan bos paling lamanya Jeremy Burgess.

Baca juga: Marquez siap turun di GP Thailand walau alami kecelakaan parah di FP1
 

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019